26 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 15010

Bupati Labuhanbatu Dilaporkan ke KPK

RANTAU- Beredar, salinan fotocopy surat laporan dugaan korupsi Bupati Labuhanbatu Tigor P Siregar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  bertanggal 13 Juni 2011. Disebutkan, dalam pembentukan unit layanan pengadaan (ULP) melalui surat keputusan (SK) Bupati Tigor bernomor 893/123/Pemb/2011 berpotensi terjadinya merugikan keuangan daerah.

Dalam surat yang ditandatangi pelapor dengan dibubuhi materai Rp6.000 itu, disebutkan pembentukan ULP tidak sesuai dan melanggar Perpres nomor 54/2010 khususnya, pasal 17 ayat (2) huruf g yang menetapkan tugas pokok dan wewenang ULP. Dimana seharusnya seluruh SKPD jika melakukan lelang pengadaan barang dan jasa  mesti melalui ULP.
“Tapi kenyataannya, Bupati Tigor masih memberikan salah satu SKPD untuk melakukan lelang pengadaan barang dan jasa secara sendiri,” demikian isi salinan surat pelapor bernomor 201106-000342XXX  atas nama pelapor H Siregar. Sedangkan, didalam peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) nomor 002/PRT/KA/VII/2009 pasal 223 mengatur PNS yang diperbantukan di ULP berhak mendapatkan jenjang karir struktural maupun fungsional.

Plt Assisten II Suprapto dan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Maheni Rijal membantah kalau ULP melanggar aturan. Disebutkannya, kedudukan ULP dalam struktur organisasi pemerintah daerah telah berpedoman pada Perpres 54/2010 yang saat ini belum ada penjelasannya diatur melalui Peraturan Kepala (Perka) LKPP dan ULP sendiri merupakan unit, bukan organisasi perangkat daerah.(riz/smg)

Eddy Sofyan Ngaku Kalah

Pasca Rekapitulasi Pilkada Ulang Tebing Tinggi

TEBING TINGGI- Calon Wali Kota Tebing Tinggi H Eddy Syofian mengucapkan selamat kepada seniornya Ir  Umar Zunaidi Hasibuan dan  Irham Taufik SH atas keberhasilan mereka memperoleh suara terbanyak pada pemungutan suara ulang Pilkada Tebing Tinggi 28 Juni lalu.

“Ini adalah proses demokrasi dan harus dihargai bersama. Untuk itu, kepada Bang Umar dan Bang Irham saya ucapkan selamat atas amanah rakyat untuk memimpin kota kita. Doa saya semoga sukses membawa amanah rakyat dan menjadikan ibadah untuk kemaslahatan kota kita,” ucap Eddy Syofian dalam siaran persnya, Senin (4/7), di kediamannya di Kampung Melayu, Kota Tebing Tinggi.

Terkait suksesnya pelaksanaan Pilkada ulang di kota itu, Eddy Syofian mengajak seluruh warga untuk bersatu kembali membangun kemajuan Tebing Tinggi ke depan bersama pemimpin yang baru terpilih.

“Proses demokrasi melalui Pilkada ulang, Alhamdulillah telah berlangsung aman, damai dan tenteram. Walau mungkin ada kelemahan ataupun kekurangan, hal itu wajar dalam suatu proses demokrasi. Yang jelas secara umum telah berlangsung baik,” ujar Eddy.

Mantan Pj Wali Kota Tebing Tinggi ini bersyukur, rasa kekhawatiran masyarakat bahwa kota Tebing Tinggi tidak kondusif pasca ditetapkannya Pilkada ulang oleh Mahkamah Konsitusi (MK) setelah kemenangan pasangan HM Syafri Chap dan Ir  Hafas Fadillah tidak terjadi, malah realitanya, kota itu tetap kondusif dan telah mampu terbangun rasa kebersamaan.

“Selama 9 bulan 12 hari saya memimpin kota Tebing Tinggi dengan prioritas utama membangun komunikasi tidak berjarak dengan semua komponen demi menjaga kekondusifan, sangat berpengaruh pada pengambilan kebijaksanaan dan program, terutama dalam melaksanakan Pilkada ulang,” ungkapnya.

Ketika ditanya niatnya untuk menggugat hasil Pilkada ulang ke Mahkamah Konstitusi (MK), Eddy Syofian menerima hasil Pilkada ulang tersebut.

“Jangan tambah derita rakyat Tebing Tinggi. Terimalah hasil ini dengan jiwa besar,” tandasnya.(mag-3)

Saya Maafkan, Tapi Dia Harus Dihukum Berat

Terkait Anak Pukuli Ibu Hingga Sekarat

Meski sekarat dipukul anaknya dengan alu, namun Nurwaida (51) ibu yang telah melahirkan Andry (29), tetap memberi maaf kepada anaknya itu.

“Saya memaafkannya. Bagaimanapun, dia (Andry,Red) anak kandung ku yang telah ku lahirkan dari rahim sendiri. Tapi saya minta, agar dia dihukum berat agar tidak melukai saya lagi nantinya,” ujar Nurwaida saat ditemui di RSU dr Djoelham Binjai, Senin (4/7) siang.

Guru SD di Binjai Estate yang tinggal di Jalan Sawo, Lingkungan II, Kelurahan Bandar Senembah, Binjai  Barat ini, sebelumnya dirawat di RS Bangkatan Binjai, dan akhirnya dirujuk ke RSU dr Djoelham, Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binjai Kota, guna memperoleh Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

Nurwaida kepada wartawan Sumut Pos mengaku, anaknya itu memang benar-benar ingin menghabisi nyawanya.  “Makanya, jika anak saya selesai menjalani hukuman. Saya tidak ingin Andry kembali kerumah. Sebab, target dia hanya ingin menghabisi saya. Biarlah dia mau kemana, karena dia sudah besar,” ungkap Nurwaida dengan mata berkaca-kaca.

Semua itu, kata Nurwaida, untuk mengantisipasi kejadian serupa. Sebab, bukan sekali atau dua kali perbuatan Andry ingin menghabisinya, tapi sudah berulang kali. Hanya saja, selama ini Andry kesulitan untuk menghabisi dirinya, Karena selalu dikawal adik-adiknya.

“Iya bang, setelah pulang dari Kalimantan itulah sifat bang Andry berubah drastis. Asal dekat dengan ibu, bang Andry selalu ingin menghabisi nyawa ibu. Untung kami selalu menjaga ibu, jika tidak sudah dari dulu ibu dihabisi bang Andry,” sahut Nina saat menemani ibunya.

Nurwaida berharap, agar nantinya Andry dapat berubah setelah menjalani hukuman atas perbuatannya itu.
“Mudah-mudahan dengan hukuman yang nanti dijalakannya, sifat Andry dapat berubah seperti dahulu, rajin salat, ngaji dan patuh terhadap orang tua,” kenang Nurwaida sedih, seraya menambahkan, Andry juga harus berubah agar tidak lagi memakai narkoba.(dan)

PN Stabat Sidangkan Orang Gila

LANGKAT- Sidang lanjutan penyalah gunaan narkoba di Pengadilan Negri (PN) Stabat, mendadak ramai dikerumuni warga, Senin (4/7). Pasalnya, sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Darminto SH, menghadirkan terdakwa pengidap sakit jiwa, Rudianto (26) warga Aceh Tamiang, NAD.

Dalam sidang itu, terdakwa seenaknya duduk dikursi pesakitan tanpa memperhatikan majelis hakim. Lucunya lagi, terdakwa harus dibantu petugas PN Stabat, untuk mengangkat kepalanya menghadap majelis. Aksi konyol terdakwa, sontak mengundang tawa pengunjung sidang yang melihat proses perjalanan sidang dengan agenda pembacaan eksepsi terdakwa.(mag-1)

Empat PNS Siantar Diperiksa KPK

JAKARTA- Meski sebelum Walikota Pematang Siantar RE Siahaan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah banyak saksi yang diperiksa, namun hingga kemarin (4/7), pemeriksaan terhadap saksi masih terus berlanjut dengan menghadirkan empat saksi dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemko Pematang Siantar.

Sesuai keterangan resmi pihak Humas KPK, keempat saksi, Risfani Sidauruk, Ariston Manurung, Tioria Napitupulu, dan Yani Muhammad Nasution. “Semuanya saksi, semua PNS Pemko Pematang Siantar,” ujar Jubir KPK Johan Budi SP, kemarin. RE Siahaan sendiri, tidak menjalani pemeriksaan setelah sebelumnya, Kamis (30/6) dan Jumat (1/7), pemilik nama lengkap Robert Edison Siahaan itu dimintai keterangan penyidik KPK. (sam)

RTS Raskin 615 Ton per Bulan

SERGAI-  Alokasi beras miskin (Raskin) Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2011 sebanyak 7.380.360 Kg yang di distribusikan ke 17 kecamatan.

“Setiap bulannya raskin disalurkan ke rumah tangga sasaran (RTS) sebanyak 41.002 KK atau 615.030 Kg raskin yang disalurkan setiap bulan,” kata Kepala Bagian Perekonomian, Nasrul Aziz Siregar kepada wartawan Sumut Pos, Senin (4/7).

Dia mengatakan, sampai bulan Juni, ada empat kecamatan yang masih belum tuntas pembayarannya, sehingga mempengaruhi pendistribusian raskin. Tetapi selebihnya tidak ada masalah.
“Kalau pembayarannya beres, pendistribusiannya juga lancar, tapi kalau tersendat, Bulog juga tidak menyalurkannya,” ujar Aziz.

Soal harga raskin sampai kepada RTS, terjadi variasi harga yang disebabkan biaya transportasi. Harga yang ditetapkan pemerintah per kilonya, Rp1600, tetapi dalam praktik dilapangan, mencapai Rp2 ribu lebih. (mag-15)
“Harga yang ditetapkan pemerintah memang Rp1.600, diluar itu tergantung kepada kesepakatan dengan aparat desa dan penerima raskin,” tandas Aziz.

Masyarakat penerima raskin mengaku, sangat membutuhkannya, terlebih dua musim tanam (MT) ini, warga tidak bisa menanam padi karena perbaikan irigasi Sungai Ular. “Kami sangat butuh raskin, apalagi sudah dua musim tanam tidak ke sawah, “ kata Hanafi Daulay (43) penerima raskin.(mag-15)

Jam Belajar Fleksibel

Siswa SMP Terbuka Dilatih Siap Kerja

Lomba khusus keterampilan Lomba Motivasi Belajar Mandiri (Lomojari) diyakini memberikan pengaruh baik bagi siswa SMP Terbuka. Pasalnya, dalam mengikuti ajang ini para siswa tidak hanya diberikan pelajaran reguler, tetapi mereka juga diberikan tambahan keterampilan.

Hal ini diungkapkan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kemdiknas, Didik Suhardi. “Paling tidak setelah lulus mereka punya keterampilan dasar. Harapannya bisa masuk dunia kerja sudah siap latih,” ujarnya ketika ditemui usai acara pembukaan Lomojari di Kemdiknas, Jakarta, Senin (4/7).

Didik mengatakan, siswa SMP Terbuka belajar secara mandiri selama 3-5 hari di Tempat Kegiatan Belajar (TKB) terdekat dengan tempat tinggalnya, didampingi guru pamong. Dia menjelaskan, bahan ajar yang digunakan menggunakan modul yang disusun dengan kalimat sederhana. Setiap satu atau dua kali dalam seminggu, mereka belajar tatap muka bersama guru bina di SMP negeri terdekat, yang menjadi sekolah induknya. “Jam belajar fleksibel dilakukan siang hingga sore hari disesuaikan kondisi peserta didik,” ujarnya.

Setelah tamat, lanjut Didik,  kebanyakan para siswa terjun ke dunia kerja atau bekerja membantu orangtua. Namun, ada sejumlah alumni SMP Terbuka melanjutkan ke sekolah menengah atas (SMA) atau sekolah menengah kejuruan (SMK). Bahkan, ada yang melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi sampai tamat. Sekarang mereka telah sukses meniti karir menjadi guru, dosen, perawat, polisi, pengusaha, dan sebagainya.

Lebih jauh Didik menambahkan, guna memberikan bekal keterampilan yang memadai, sejak 2001 pemerintah merintis Program Pendidikan Keterampilan Pra-vokasi bagi siswa SMP Terbuka. Program ini direncanakan dilaksanakan pada semua SMP Terbuka secara bertahap. Jenis pendidikan keterampilan pra-vokasional yang dipilih dan cara melaksanakannya diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing sekolah yang bersangkutan.
Didik menyebutkan, pemerintah hingga saat ini telah  memberikan dana bantuan sosial (block grant) secara langsung kepada SMP Terbuka. “Sampai saat ini sebanyak 5.352 TKB (73,54%) sudah melaksanakan program pendidikan keterampilan. Pada tahun ini pemerintah akan memberikan bantuan sosial bagi 500 tempat kegiatan belajar (TKB),” tukasnya.

Dijelaskan, penyelenggaraan SMP Terbuka juga melibatkan partisipasi masyarakat. Mulai tahun pelajaran 2002/2003 Yayasan Sekolah Rakyat Indonesia mengumpulkan dana untuk membiayai secara mandiri guru pamong untuk mendampingi siswa belajar di TKB Mandiri. Pada saat ini jumlah TKB Mandiri di seluruh Indonesia mencapai 374 lokasi tersebar di 56 kabupaten/kota pada 15 provinsi dan melayani 15.562 siswa. (cha/jpnn)

Jangan Merasa Kelas Dua

Sebanyak 45 SMP Terbuka dari 14 provinsi menampilkan hasil-hasil karya dalam pameran dan unjuk keterampilan pada Lomba Motivasi Belajar Mandiri (Lomojari) Bidang Keterampilan ke-9 Tahun 2011. Kegiatan yang diselenggarakan mulai 4-8 Juli 2011 di Plaza Insan Berprestasi Kemdiknas tersebut digelar oleh Ditjen Pendidikan Dasar Kemdiknas.

Plt Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemdiknas, Suyanto menyampaikan, siswa SMP Terbuka memiliki semangat luar biasa. Hal ini, kata dia, tercermin dari karya yang dihasilkan. “Harapan saya ketika anak sudah memiliki keterampilan, kepala sekolah dan guru  bisa mencarikan bapak angkat supaya karyanya laku dijual dan membuat pemberdayaan ekonomi anak dan orangtua,” katanya saat pembukaan Lomojaridi Kemdiknas, Jakarta, Senin (4/7).
Mantan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengatakan, keberadaan bapak angkat penting untuk eksistensi SMP Terbuka dan masa depan anak-anak. SMP Terbuka, kata dia, sederajat dengan SMP reguler. “Jangan merasa SMP Terbuka adalah SMP kelas dua. Jangan rendah diri,” ujarnya.

Ia mengimbau, para guru bina yang mengajar di SMP Terbuka untuk memperkuat revitalisasi pendidikan karakter di sekolah binaannya. Dia menyebutkan, karakter yang perlu diterapkan diantaranya kejujuran, etos kerja, simpati, empati, pluralisme, dan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara. “Hormat menghormati adalah karakter dan kepribadian penting untuk diintroduksikan pada siswa SMP Terbuka,” terangnya.

SMP Terbuka merupakan salah satu subsistem pendidikan formal, yang menerapkan prinsip pembelajaran secara mandiri. SMP Terbuka bertujuan memberikan kesempatan belajar yang lebih luas kepada anak-anak lulusan SD/MI atau sederajat yang tidak dapat mengikuti pendidikan di SMP reguler karena berbagai hambatan yang dihadapi.
Diketahui, pada saat ini terdapat 248.432 siswa SMP Terbuka di 2.111 sekolah. Mereka belajar  di 7.417 tempat kegiatan belajar (TKB) dilayani oleh 26.248 guru bina di sekolah induk dan 15.221 guru pamong. Selama lima tahun masa percepatan penuntasan Program Wajib Belajar Sembilan Tahun pada 2003-2008 yang lalu, SMP Terbuka telah menampung sekitar 50.000 anak usia 13-15 tahun setiap tahunnya. (cha/jpnn)

Bukti Messi

Argentina vs Kolombia

BUENOS AIRES – Start buruk dialami tuan rumah Argentina pada Copa America 2011. Dijagokan sebagai favorit juara, mereka hanya bermain seri dengan tim lemah Bolivia pada laga perdana. Akibatnya, tim berjuluk Tango itu kebanjiran kritik.

Publik Argentina mulai meragukan tim besutan Sergio Batista tersebut. Mereka pun punya tugas berat pada pertandingan kedua, yakni memulihkan kepercayaan penggemarnya. Masalahnya, lawan yang dihadapi adalah kuda hitam Kolombia, Kamis dini hari (7/7).

Sekarang Kolombia yang berkuasa di grup A dengan koleksi tiga angka dari kemenangan tipis atas Kosta Rika. Kolombia punya potensi membuat Argentina kesulitan karena memiliki pertahanan yang solid dan lini depan yang berbahaya.

Lihat saja deretan bek Kolombia, yakni Pablo Armero, Mario Yepes, Juan Zuniga, dan Luis Perea.
Di barisan cadangan masih ada Cristian Zapata. Kemudian, di lini depan ada Radamel Falcao dan Adrian Ramos, serta Teofilo Gutierrez dan Hugo Rodallega di bangku cadangan.

Karenanya, kalau Argentina tidak memperbaiki performanya dan tampil layaknya pertandingan pertama, maka mereka berada dalam bahaya. Batista harus mencari cara untuk memaksimalkan Lionel Messi di barisan depan.
Pada pertandingan pertama, Messi tidak mendapat penopang yang ideal. Lini tengah Argentina yang dihuni Javier Mascherano, Ever Banega, dan Angel Di Maria, gagal menjadi penyuplai bola bagi trisula lini depan Messi, Carlos Tevez, dan Ezequiel Lavezzi.

Beruntung, Sergio Aguero yang masuk menggantikan Lavezzi yang menjadi kartu mati di lini depan, mampu mencetak gol penyama skor, sehingga Argentina tidak perlu menuai malu di hadapan pendukungnya pada laga perdana.

Dengan hasil itu, kritik pun menghujani skuad Argentina. Messi yang dianggap sebagai bintang utama Argentina, menjadi sasaran empuk. Dia dianggap gagal melanjutkan performa hebatnya di Barcelona ke Argentina di Copa America.

Melihat Messi menjadi bulan-bulanan di media, Presiden AFA (asosiasi sepak bola Argentina) Julio Grondona tidak terima. Dia langsung membela Messi. “Messi selalu bermain baik, tidak pernah buruk, meski rekan-rekannya bermain buruk,” kata Grondona, kepada Radio Del Plata.

Dia juga menjelaskan betapa pemain yang disebut sebagai penerus kejayaan Diego Maradona itu telah bekerja keras di lapangan.

“Ketika bola tak juga datang padanya, Messi turun ke bawah untuk mencari bola,” jelas Grondona. (ham/jpnn)

Dapat Partner tak Sepadan

BEK Barcelona dan tim nasional Brasil Dani Alves meyakini Lionel Messi akan kesulitan untuk bermain sebagus di klub ketika dia bermain untuk tim nasional Argentina karena tidak ada dukungan dari rekan-rekannya di Nou Camp.
Seperti yang diketahui, Messi selalu gagal bersinar ketika bermain untuk Argentina. Pada pertandingan pembuka Copa America 2011, hal tersebut kembali terjadi, beruntung Argentina diselamatkan oleh Sergio Aguero yang mencetak gol penyama kedudukan sehingga Argentina terhindar dari kekalahan dari Bolivia.

Karena itu, Dani Alves mencoba untuk mengungkapkan teori mengapa Messi sulit bersinar saat membela Argentina.
“Di Argentina, mereka menginginkan Messi menjadi seperti apa yang dia lakukan untuk Barcelona. Tetapi dia tidak mempunyai rekan-rekan yang sepadan,” ujar Alves kepada wartawan seperti yang dilansir oleh Sport.es.
“Bahkan seorang pemain terbaik dunia sekalipun tidak dapat memenangkan pertandingan dengan dirinya sendiri,” pungkas Alves. (net/jpnn)

Tren Negatif Selecao

Brasil vs Venezuela

LA PLATA-Tim unggulan Copa Amerika 2011 Brasil harus menanggung malu akibat ditahan imbang 0-0 oleh tim underdog Venezuela saat kedua tim bertanding di Stadion Ciudad De La Plata, Senin (4/7) dinihari WIB.

Di bawah asuhan pelatih Mano Menezes, Brasil banyak mengandalkan pemain-pemain muda dan menggelar skema yang sangat agresif, 4-2-1-3 di mana Robinho, Neymar dan Alexander Pato menjadi trisula di lini depan.

Agresivitas tersebut coba diterjemahkan Neymar dkk di lapangan. Terbukti, tim ‘Samba’ bermain menyerang sejak awal. Tapi tidak jelasnya pola permainan mereka membuat serangan-serangan tersebut terlihat sporadis dan tidak berbahaya.

Di dua menit pertama, Brasil begitu menggebu-gebu menggedor pertahanan Venezuela, tetapi hasilnya hanya sebuah tendangan Robinho yang masih bisa diamankan oleh kiper Vinotinto, Renny Vega.

Mendapati pertahanan Venezuela yang cukup tangguh, pemain-pemain Brasil bak hilang akal. Praktis, selama 90 menit permainan, tidak banyak ancaman yang bisa mereka berikan ke gawang lawan.
Hingga wasit Raul Orosco asal Bolivia meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 0-0 pun bertahan. Hasil ini membuat kedua tim sama-sama memetik satu angka.

Hasil imbang ini kian mempertegas jika Brasil selalu meraih hasil buruk pada setiap laga pertama disebuah turnamen dalam beberapa edisi terakhir.

Kekecewaan ditunjukkan pelatih Mano Menezes usai Neymar dkk. gagal menembus gawang Venezuela. Brasil pun tidak terlihat bermain seperti tim yang terorganisir dan terlalu menggantungkan kepada bakat-bakat individu punggawanya.

Sebelumnya, pada turnamen edisi 2004, tim berjuluk Canarinho itu harus berjuang keras untuk menundukkan Chile 1-0 lewat gol Luis Fabiano di menit terakhir pertandingan. Sementara di kejuaraan tahun 2007, tim Samba justru takluk 0-2 dari Meksiko akibat gol Nerry Castillo dan Ramon Morales di pertandingan pertama yang mereka lakoni.
Namun Brasil berhasil menutup dua turnamen itu dengan kisah manis yakni gelar juara. Saat ini Brasil beserta tiga tim lainnya Venezuela, Paraguay dan Ekuador sama-sama mendulang poin satu. (bbs/jpnn)