Home Blog Page 15185

Melati Nilai Bertabur ‘A’

Bagi Melati, belajar bukan harus seintensif mungkin, tapi biarkan pikiran serileks mungkin. Dengan begitu setiap materi belajar mampu diterima dan diserap otak dengan baik.

Gadis kelahiran Jakarta 6 Februari 1991 ini awalnya menerapkan cara belajar yang diatur oleh orangtuanya. Yakni dengan melakukan belajar tambahan di bimbingan belajar dan harus belajar keras. Namun, hal tersebut malah menjadikan nilai dan prestasinya anjlok. “Setelah saya memberikan pengertian kepada orangtua saya, akhirnya mereka memberikan kebebasan kepada saya untuk menerapkan cara belajar yang saya inginkan. Dan hasilnya, banyak prestasi yang saya raih seperti menjadi pemilik indeks prestasi (IP) tertinggi di Jurusan Sistem Informasi STMIK ITMI,” katanya, Rabu (25/5).

Bahkan, pada semester lima lalu, Melati sempat meraih IP sempurna, yakni 4. “Pada semester empat saya juga meraih indeks prestasi yang lumayan bagus, yakni 3,8. Dan mudah-mudahan pada semester enam ini nilai saya tetap bertahan. Karena dengan prestasi ini pihak kampus memberikan beasiswa hingga 50 persen dan ini sangat membantu perekonomian keluarga saya,” tuturnya.

Anak sulung dari dua bersaudara pasangan Murdan (alm) dan Mawar ini juga menceritakan bagaimana cara belajarnya hingga bisa mencapai nilai sempurna tersebut. “Tak ada cara yang istimewa dalam cara belajar saya. Maksimal saya membaca hanya dua jam dan itu saya lakukan pada siang hari. Karena pada pukul 08.00-11.00 WIB dan 17.30-20.30 WIB saya menjalani perkuliahan,” jelas Melati.

Tapi tak hanya siang hari, lanjut Melati, Ia mengaku belajar setiap moodnya sedang datang. “Tidak tak bisa dipaksa, malah sia-sia jadinya,” kata gadis yang hobi menonton ini.

Prestasi yang paling membanggakan bagi Melati adalah saat ia mendapatkan IP sempurna tadi. “Saya juga terkejut saat mendapat nilai itu, A semua. Saya memberitahukan kepada mama. Ia tetap memotivasi saya untuk jangan cepat puas terhadap prestasi yang diraih,” katanya. (saz)

Jadikan Siswa Terampil Berbahasa Inggris

MAN Tanjung Morawa

Tanjung Morawa-Untuk menghasilkan generasi yang mumpuni, banyak kemampuan yang harus dibekali kepada para siswa saat ini. Baik kemampuan akademik maupun kemampuan interaksi sosial.

Tak hanya itu, kemampuan di bidang entrepreneurship dan kemampuan berbahasa asing juga sangat diperlukan untuk mempersiapkan siswa mampu bersaing di dunia pendidikan tingkat internasional. Karena itu, MAN Tanjung Morawa baru-baru ini mengundang Hana Van yang merupakan English Teacher Assistance di MAN 1 Medan. “Kegiatan ini merupakan satu program dari American-Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) sebagai ajang pertukaran guru antara Amerika dengan Indonesia,” terang M Asrul, Senin (30/5).

Menurut Asrul, Hana diundang dalam rangka peningkatan keterampilan berbahasa Inggris siswa MAN Tanjung Morawa. “Hal ini dalam rangka menunjang pembentukan klub Bahasa Inggris bagi siswa di sini. Ini juga merupakan program kerja MAN Tanjung Morawa,” tutur Asrul seraya menjelaskan ia juga merupakan seorang guru Bahasa Inggris.

Asrul menjelaskan, di MAN Tanjung Morawa setiap program yang membangun peningkatan pembelajaran sepenuhnya didukung olehnya. Pada umumnya, lanjut Asrul, siswa MAN Tanjung Morawa sudah mampu dan menguasai Bahasa Inggris. “Setelah Hana diundang ke sini, Hana mengungkapkan hal itu. Yang menjadi kendala terbesar adalah para siswa belum memiliki keberanian untuk saling berinteraksi menggunakan bahasa internasional tersebut,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Hana yang berkewarganegaraan Amerika, juga memberikan tips sukses untuk proses pembelajaran Bahasa Inggris bagi guru MAN Tanjung Morawa. “Satu di antaranya yakni dengan mengkombinasikan mata pelajaran yang akan diajarkan dengan games,” jelas Hana.

Pada saat itu, Hana juga memperagakan beberapa games di depan siswa MAN Tanjung Morawa. Asrul berharap anak didiknya suskes dalam berbahasa Inggris. (saz)

Gara-gara Futsal, Mahasiswa UHN Bentrok

MEDAN- Mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik Sipil Universitas HKBP Nommensen saling betrok di depan kampus mereka di Jalan Sutomo Ujung, Senin (30/5) siang. Akibatnya, jalan dari arah Jalan Sutomo dan Jalan Perintis Kemerdekaan ditutup.

Dari informasi yang dihimpun wartawan koran ini di lokasi kejadian, pemicu saling serang dan saling lempar itu berawal dari permainan futsal antara Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik dengan Fakultas Hukum beberapa waktu lalu. Usai pertandingan, dua orang mahasiswa dari Fakultas Hukum ditampari oleh mahasiswa Fakultas Teknik.
Namun, aksi penamparan itu berbuntut panjang. Mahasiswa Fakultas Hukum yang tidak terima balik menyerang. Aksi saling serang ini berawal dari dalam kampus, kemudian melebar hingga ke luar kampus dan memacetkan arus lalulintas di Jalan Sutomo dan Jalan Perintis Kemerdekaan.

“Mereka (mahasiswa Fakultas Teknik, Red) yang menampar kawan kami duluan. Itu tidak hanya dilakukan sekali, bahkan ada sampai dua kali. Jelas kami tidak terima. Lantas, inilah akibatnya,” ujar mahasiswa dari Fakultas Hukum yang meminta namanya tidak dikorankan.

Kapolsekta Medan Timur Kompol Patar Silalahi dan Kasat Shabara Kompol Benny Saragih yang ditemui wartawan koran ini di lokasi kejadian membenarkan peristiwa tersebut berawal dari permainan futsal.
“Ya, mungkin karena kalah atau bagaimana, katanya dua mahasiswa Fakultas Hukum ditampar oleh mahasiswa Fakultas Teknik dan berkembang hingga terjadi bentrok,” jelas Patar. (mag-8/jon)

PT Tirta Investama Komit Beri Layanan Prima

MEDAN– PT Tirta Investama, produsen air minum dalam kemasan (AMDK) Aqua, hari ini menegaskan komitmennya dalam memberikan produk dan layanan prima pada para pelanggannya di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara.
Sehubungan dengan adanya pemberitaan di harian Sumut Pos edisi 26 Mei 2011 mengenai keluhan atas satu kemasan Aqua gelas 240 ml, perusahaan telah melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap konsumen yang bersangkutan dan memberikan penjelasan yang diperlukan.

“Kami menghargai setiap informasi yang disampaikan kepada perusahaan untuk dapat ditindaklanjuti dan direspon dengan tepat sesuai ketentuan pelayanan konsumen yang berlaku,” kata Michael Limena, mewakili Manajemen Aqua, Senin (30/5).

Disebutkannya, Aqua sangat berkomitmen pada kualitas produk dan lingkungan yang tercermin dari berbagai sertifikasi yang dimiliki yaitu ISO 9001 untuk sistem jaminan mutu, ISO 22000 untuk sistem keamanan pangan dan ISO 14001 untuk sistem lingkungan. “Semua proses produksi kami juga sesuai dengan Standard Nasional Indonesia,” ungkapnya.
Bagi konsumen yang ingin menyampaikan keluhan, saran, perbaikan atau masukan lainnya, kata Michael, dapat menghubungi Aqua Menyapa di nomor 0807-15-888888.

Seperti diberitakan, Basrin (40), warga Jalan Bunga Cempaka, Medan Selayang, menemukan benda seperti lumut berwarna hitam di dalam kemasan air mineral merek Aqua cup 240 ml. Padahal, masa kedaluarsa air minuman tersebut berlaku hingga 10-11-12 (10 November 2012, Red). (azw)

Penggelap Cukai Miras Divonis Tiga Bulan

MEDAN- Pemilik PT Fherparin Philips Jongs divonis 3 bulan dan membayar denda Rp650 juta oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Medan, Senin (30/5). Vonis yang dijatuhkan hakim yang diketuai Erwin Malau, lebih ringan dari Jaksa Penunutut Umum (JPU), karena terbukti bersalah karena memperoduksi dan mengedarkan minuman berakohol merek Vigour dan Vodka tanpa pita cukai.

Hakim memvonis terdakwa bersalah atas dasar alat bukti yang dihadirkan dalam persidangan merupakan alat bukti yang sah. Perbuatan Phillipas Jong dengan mengedarkan produk minuman berakohol tanpa pita cukai itu terbukti merugikan negara ratusan juta rupiah lebih, sesuai Pasal 54 UU No 11 Tahun 1995 tentang mengedarkan, membuat produk tanpa cukai.

Atas putusan hakim yang ringan tersebut, usai sidang, Phillips Jong tersenyum ceria. Phillip yang saat itu mengenakan jaket dan topi, langsung kabur dan berlari meninggalkan kejaran wartawan, untuk dikonfirmasi. (rud)

Penyelidikan Gula Selundupan Ditutupi

MEDAN- Penyelidikan kasus dugaan penyelundupan ribuan ton gula pasir dari sebuah gudang di kawasan Mabar, Kecamatan Medan Labuhan, oleh Bidang Ekonomi Direktorat Reskrimsus Polda Sumut terkesan ditutup-tutupi. Pasalnya, setiap ditanyai soal hasil penyelidikan tersebut, Poldasu melalui Kabid Humas Poldasu AKBP Heru Prakoso selalu berdalih kasusnya dalam penyelidikan.

“Belum, masih dalam penyelidikan. Saya belum punya datanya, nanti kalau sudah ada pasti saya jelaskan,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Heru Prakoso, Senin (30/5).

Menanggapi hal itu, Direktur Keluarga Besar Putra Polri Polri (KBPPP), Hilmar Robinson Silalahi menyesalkan sikap Poldasu. Hilmar mengatakan, seharusnya Poldasu menjunjung tinggi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dengan tranparan mengungkapkan hasil penyelidikan ke masyarakat melalui media.

“Seharusnya mereka memberitahukan perkembangan penyelidikannya. Jangan terkean tertutup. Publik juga ingin tahu kinerja Polri dalam melakukan penyelidikan,” ujarnya. Dikatakannya, bila ada indikasi Polisi tertutup dengan penyelidikannya, bisa saja ada muncul kecurigaan, ada permainan anatara pemilik gudang dan Polisi. “Bisa saja ada indikasi permainan,” ucapnya.(adl)

Menawarkan Peluang Usaha

Perumahan Bilal City

MEDAN-Perumahan Bilal City yang berada di Jalan Bahayangkara, menawarkan peluang usaha bagi konsumennya jika memiliki perumahan yang mereka tawarkan. Pasalnya, perumahan satu ini berada di kawasan strategis yang mampu memberikan peluang usaha.

Revelino, Agency pemasaran Bintang Property mengatakan, perumahan yang mereka tawarkan turut menyediakan rumah toko atau ruko yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha. Sedangkan jumlah unit rumahnya terbatas. “Hunian yang dikonsep secara minimalis ini, juga dilengkapi ruko untuk memberikan kesempatan kepada konsumen untuk membuka usaha, apalagi lokasi tidak jauh dari pasar dan mudah terjangkau,” tuturnya.

Hunian Bilal city hanya menyediakan 3 unit rumah ukuran 6X13. Saat ini sedang melakukan pembangunan dua unit rumah yang telah dipesan konsumen. Sisanya, satu unit lagi untuk lokasi sebuah rumah. “Untuk rumah toko berlantai 3, dari 3 unit yang disediakan baru satu yang telah dipesan dan masih menyisakan dua unit lagi,” kata dia.

Selain itu, perumahan satu ini juga memberikan keamanan yang terjamin dengan tentunya melalui penyediaan pos keamanan di depan gerbang masuk Bilal City. “Unit rumah  yang kita sediakan memang lebih sedikit dibanding perumahan lain. Ini untuk kebih memudahkan menjangkau sisi pengamanan dan keamanannya,” tambahnya.
Perumahan Bilal City  ditawar ke pasar dengan harga murah. Untuk ukuran 6X13 hanya berkisar Rp235 juta, sedangkan untuk ruko berukuran 5X15 seharga Rp625 juta dan ruko ukuran 4X15 berkisar Rp565 uta.

Adapun untuk pembayarannya, kata dia, bisa dilakukan secara Tunai Keras, Tunai Bertahap, ataupun kredit melalui KPR bank. Bagi yang berminat, pihaknya tanpa memberikan batasan limit waktu, konsumen kapan saja bisa memesan ruko dan rumah yang tersedia. “Tapi dengan catatatan, jika rumah dan ruko tersebut belum dipesan oleh orang lain,” pungkasnya. (mag-21)

Inter Belum Lelah Juara

KEMENANGAN Inter Milan atas Palermo di final Copa Italia merupakan bukti tim asuhan Leonardo Araujo tak pernah lelah menyabet trofi kemenangan. Setidaknya inilah yang diakui kapten Javier Zanetti.
Inter akhirnya sukses mempertahankan trofi Copa Italia ke Giuseppe Meazza setelah menaklukkan Palermo 3-1 di partai puncak dini hari tadi. Zanetti mengklaim laga kontra Rosanero sebagai bukti bahwa La Beneamata masih memiliki mental juara.

“Kemenangan Copa adalah kebahagiaan untuk semua fans yang layak mendapatkan ini. Inter adalah keluarga saya, saya terlalu mencintai Inter dan kebanggaan ini tak akan terlupakan,” ujar Zanetti selepas laga.
Beberapa pekan sebelumnya, rival sekota Inter, AC Milan, mengangkat trofi Scudetto untuk kali pertama dalam tujuh tahun terakhir. Zanetti pun memperingati Milan bahwa I Nerazzurri akan kembali berjuang menyabet trofi tertinggi Serie A musim depan.

“Kami harap terus bermain dan menang. Malam ini kami membuktikan tim tak pernah lelah untuk menjadi juara, ini trofi ketiga musim ini, kami berharap selalu melakukannya dengan baik. Kami akan terus berjuang karena kami tim kuat. Milan juga tim kuat,” pungkas bek andalan Timnas Argentina itu.
Sebelum meraih tropi Copa Italia, Inter sudah membawa pulang SuperCopa Italia dan Piala Dunia Antarklub di awal musim lalu, di bawah asuhan Rafael Benitez. (net/jpnn)

Pertiwi Residence Tersisa 10 Unit Lagi

SATU lagi perumahan yang ikut meramaikan industri properti di Kota Medan, Perumahan Pertiwi Residence.
Perumahan siap huni satu ini berada di Jalan Pertiwi Medan akan menawarkan 40 unit rumah yang dibangun. Namun, dari 40 unit unit tersebut, sudah 30 unit terjual. “Tinggal 10 unit lagi yang belum terjual,” ujar Revelino, SS, Agency pemasaran Bintang Property.

Dikatakan Revelino, Perumahan Pertiwi Residence hadir dengan 4 tipe rumah. Yakni, tipe Bahari (tipe 70) dipatok dengan harga Rp285-Rp295 juta, tipe Nusa (tipe 30) dengan luas tanah 6 x 19 m, tipe Kirana (tipe 45) dengan luas tanah 6 x 17 m, dan tipe Dewi (tipe 36) yang harganya dipatok Rp169 juta.

Menurutnya, masing-masing tipe memiliki keunggulan. Khusus tipe 70 tersedia tiga ruang tidur, satu ruang keluarga, ruang makan, dapur, ruang tamu, garasi, dan halaman belakang rumah yang cocok untuk taman bermain anak-anak. “Kalau tipe Dewi yang memilki luas lebih minimalis, tersedia dua ruang tidur, ruang makan ruang tamu, dapur serta halaman belakang rumah berukuran 3.5 x 6 m,” tuturnya.

Hunian ini sangat strategis bagi keluarga yang memiliki mobilitas tinggi. Mulai dari sekolah hingga pusat perbelanjaan dapat dijangkau dengan mudah. “Lokasi di kawasan Pertiwi Residence ini cukup strategis sehingga mempermudah berbagai aktifitas,” bilang Revelino lagi.(mag-21)

Sukses untuk Jepang

ROMA-Beragam cara dimiliki untuk mengekspresikan sukses yang diraih timnya usai melakoni laga final. Tapi yang pasti, kebanyakan dari mereka sering mendidikasikan sukses yang diraihnya tadi untuk orang-orang yang dicintai.
Terkecuali Yuto Nagatomo, winger Inter Milan asal Jepang. Baginya, sukses kemarin dipersembahkan bagi negaranya yang sedang dilanda krisis nuklir yang diakibatkan gempa bumi, beberapa waktu lalu.

Nagatomo yang meninggalkan Jepang musim panas tahun lalu sadar benar dengan kondisi di negaranya. Hal itu lantas ikut memberinya motivasi sebelum membantu Inter menundukkan Palermo 3-1 di final Coppa Italia, Senin (30/5) dinihari WIB.

“Jepang sedang bergelut dengan masalah-masalah berat. Tergantung kepada kami dalam berusaha untuk mengirimkan beberapa kabar bagus kepada para korban. Itu adalah misi kami,” tegasnya.
Nagatomo baru berkiprah di Seri A Italia selama sekitar semusim setelah dipinjam Cesena dari FC Tokyo pada musim panas.

Penampilannya yang memuaskan membuat statusnya dipermanenkan Cesena, yang lantas meminjamkannya ke Inter pada pertengahan musim.

“Dalam satu tahun aku merasa sudah mendulang pengalaman sampai 10 tahun. Saya harus belajar dari kesalahan dan terus mengatasi hambatan, seperti sebelum Piala Dunia 2010,” simpulnya.
Sementara bagi striker asal Kamerun Samuel Eto’o, sukses yang diraih Nerrazuri membuatnya puas. Apalagi pada laga kemarin Eto’o memborong dua gol yang membuat dirinya mencatat rekor dengan mencetak 37 gol di berbagai kompetisi dalam satu musim.

“Mencetak 37 gol sungguh rekor yang luar biasa. Tapi meraih Coppa Italia merupakan pencapaian yang lebih memuaskan. Saya berterima kasih kepada suporter atas pencapaian ini,” kata Eto’o.
Setelah memenangi Coppa Italia, striker asal Kamerun ini menegaskan komitmennya pada Inter. Dia tetap bertahan di Inter musim depan.

“Presiden (Massimo) Moratti telah menyampaikan masa depan saya di klub. Setelah kemenangan yang luar biasa ini, semua menjadi jelas. Saya tetap akan di Inter,” jawabnya.
Inter harus kehilangan Scudetto dan Liga Champions musim ini. Namun, mereka sukses memenangi Supercoppa, Piala Dunia Antarklub dan terakhir Coppa Italia. (bbs/jpnn)