Home Blog Page 15203

Fakta Menarik Tentang David De Gea

Kiper Atletico Madrid ini disebut-sebut akan segera berkostum Manchester United musim depan. Kiper yang diakui kehebatannya setara Iker Casillas itu memang tengah hangat diperbincangkan. Namun tahukah anda beberapa fakta tentang kiper muda asal  Spanyol itu? Berikut rangkumannya.

  1. Saat Edwin van der Sar melakukan debutnya bersama Ajax, David De Gea masih berusia LIMA bulan.
  2. Hari ulang tahun De Gea sama dengan bek United, Rio Ferdinand, 7 November.
  3. Cristiano Ronaldo, top skor La Liga 2010/11 dan juga mantan pemain Manchester United, memuji De Gea dengan mengatakan, “Dia sangat bagus, luar biasa. Menurut saya Iker Casillas adalah kiper terbaik, tapi De Gea sangat spesial. Dia harusnya sudah bisa bermain di timnas senior. Dia tampil gemilang saat kami (Real Madrid) bermain menghadapi mereka (Atletico),”
  4. Musim ini De Gea bermain dalam 45 pertandingan di semua kompetisi dan mencatat 24 clean sheet.
  5. De Gea bermain untuk timnas junior Spanyol sejak tahun 2006 dan melakukan debutnya di timnas U-21 pada tahun 2009 dengan total delapan caps. Hingga kini De Gea belum bermain sekali pun untuk timnas senior Spanyol.
  6. De Gea turut membawa Atletico meraih gelar juara Piala Super Eropa 2010 dengan mengalahkan juara Liga Champions, Inter Milan. Pada pertandingan yang dimenangkan Atletico dengan skor 2-0 itu, De Gea menggagalkan tendangan penalti Diego Milito.
  7. De Gea gagal masuk skuad Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010. Pelatih Vicente Del Bosque memilih Iker Casillas, Pepe Reina, dan Victor Valdes meski nama De Gea masuk dalam skuad awal 30 pemain timnas Spanyol yang diproyeksikan ke Afrika Selatan.
  8. Musim lalu De Gea membawa Atletico menjuarai Liga Europa dengan mengalahkan Fulham 2-1 melalui babak perpanjangan waktu.
  9. Di Liga Champions, De Gea melakoni debutnya saat menghadapi Porto di tahun 2009 ketika masih berusia 18 tahun, masuk menggantikan Roberto yang cedera. “Saya sulit tidur malam itu karena pertandingan tersebut sangat emosional bagi saya,” kata De Gea waktu itu.
  10. Dengan usia yang masih 20 tahun, De Gea akan menjadi kiper termuda kedua setelah Joe Hart di tim inti klub Premier League musim depan. (net/jpnn)

Lucas Pemain Terbaik Liverpool

Penghargaan individual tahunan ala fans Liverpool, didapatkan gelandang pekerja Liverpool, Lucas Leiva.
Pemain asal Brasil itu mulanya mengalami kesulitan beradaptasi dengan permainan sepak bola Inggris namun dalam musim kompetisi kemarin ia justru menunjukkan performa yang luar biasa.
Penyerang asal Belanda, Dirk Kuyt menyusul di posisi kedua, diikuti Pepe Reina, Raul Meireles dan Luis Suarez melengkapi daftar lima besar.

“Saya amat gembira dan sungguh bangga bisa dipilih oleh para fans,” ucap Lucas pada Liverpoolfc.tv.
“Itu menunjukkan jika mereka sungguh menghargai kinerja yang saya lakukan untuk tim dan saya akan tetap sama – selalu memberikan 100% dalam setiap laga dan mencoba meraih hal yang bagus untuk klub ini, di mana saya merasa senang dan ingin menjadi juara.” “Saya pikir saya terus berkembang di setiap musim, tapi tentu saja musim ini sungguh spesial sebagai individual karena saya bermain dengan konsistensi. Itulah yang saya cari di musim sebelumnya.”
“Saya tak menyangka ini datang di musim pertama saya. Cara saya memulai karir di Liverpool tidaklah mudah, tapi saya sudah katakan jika saya takkan berubah,” imbuhnya.

“Masa-masa sulit membuat saya makin kuat dan saya mencoba berkembang sepanjang waktu. Itulah yang saya lakukan kini.” “Saya menanti musim depan dan akan mencoba kembali dengan lebih baik dari musim ini, serta mencoba membantu Liverpool mencapai tujuan yang penting.” (net/jpnn)

Hiddink Tolak Chelsea

Guus Hiddink kembali disebut-sebut akan melatih Chelsea. Namun pelatih asal Belanda tersebut menepis isu itu karena ingin fokus pada tugasnya di Tim Nasional Turki.

Hiddink jadi salah satu nama yang disebut-sebut akan mengisi kursi manajer Chelsea yang tengah kosong menyusul dipecatnya Carlo Ancelotti. Kabarnya dia punya peluang besar karena cukup sukses saat menangani The Blues pada paruh kedua musim 2008/2009.

Hiddink membantah isu yang beredar tersebut. Dia tetap akan fokus pada pekerjaannya di Turki yang tengah berjuang di kualifikasi Piala Eropa 2012.

“Saya sudah mendengar banyak rumor dan spekulasi,” ujar Hiddink, seperti dikutip Sportinglife. “Saya bilang kepada para pemain , mereka harus fokus ke Belgia dan begitu juga saya. Saya berkonsentrasi penuh untuk menyiapkan tim,” katanya. (net/jpnn)

Nasri Dirayu Evra ke MU

LONDON- Andalan Arsenal, Samir Nasri dirayu rekan senegaranya, Patrice Evra agar mempertimbangkan hengkang ke klubnya, Manchester United. Menurut Evra, Nasri sebaiknya pergi dari Emirates untuk mendapatkan gelar.
Bek sayap kiri Manchester United tersebut coba mengajak Nasri join ke Old Trafford agar tidak terus menerus bersusah payah mengejar gelar bersama The Gunners Arsenal yang tak kunjung datang.

Evra berkata kepada gelandang Arsenal tersebut di artikel The Sun, “Wahai pangeran kecil, jika kau ingin menjadi raja besar kau tahu harus kemana kau pergi,” “Setiap tahun di Manchester akan memberikan engkau garansi meraih gelar. Aku sudah 5 tahun berada di Old Traford, namun aku begitu kesulitan menghitung gelar yang telah ku menangkan 12? 13? 15?,”

Namun hal itu dijamin tidak akan mudah sebab sang bos, Arsene Wenger berusaha memagari bintang andalannya tersebut dengan kontrak jangka panjang bulan ini, namun pria 23 tahun itu sendiri belum memutuskan apa ia akan menerima hal tersebut.

Jika tidak itu artinya Nasri bakal berstatus free agent dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Arsenal punya opsi melepas sang bintang ke pada Rival untuk 25 Juta Poundsterling atau melihatnya bebas pergi dengan tangan hampa . (net/jpnn)

Selingkuhan Giggs Diancam Bunuh Oleh Fans

Jelang Final Liga Champion antara Barcelona versus Manchester United, salah satu andalan MU Ryan Giggs dituduh terlibat selingkuh dengan wanita bernama Imogen Thomas. Dan lanjutannya, Imogen Thomas mulai menuai ancaman. Termasuk ancaman pembunuhan dari seseorang yang
mengaku fans setia MU.

Malam hari kemarin ia harus melaporkan ancaman pembunuhan yang ia terima dari seseorang yang tak ia kenal kepada polisi Inggris. Ancaman tersebut ia dapatkan melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya.
Pelaku mengaku salah satu Mancunian, ia mengolok-olok Imogen sebagai pelacur pengganggu rumah tangga orang, serta menulis akan menembak dirinya tepat di kepalanya.

Bukan hanya Imogen yang diancam oleh sang pelaku, namun keluarga Imogen pun tak luput dari ancaman kekerasan yang ia layangkan. Pelaku tanpa nama tersebut cukup membuat Imogen gelisah.
Pasalnya ia mengaku paham betul tempat tinggal, detail mobil yang Imogen miliki, serta alamat orang-orang terdekat dari mantan bintang Big Brother Inggris tersebut.

Imogen sempat curhat kepada rekannya, “Aku merasa hidupku sedang dalam bahaya besar. Aku lapor polisi untuk ancaman yang kuterima dan juga sepupuku, dia padahal adalah orang yang paling penting bagiku”
Hari kemarin juga terlihat dua orang petugas kepolisian London mendatangi rumah  Imogen yang terletak di London bagian Barat Laut.

Salah satu sumber yang didapat The Sun menuturkan, polisi sedang menyelidiki tuduhan terkait ancaman berbahaya tersebut, dan hingga kini pemeriksaan masih terus berlangsung. (net/jpnn)

Berkat Dua Gol Setan

Argentina vs Paraguay

BUENOS AIRES – Argentina berhasil menundukkan salah satu rivalnya di Amerika Selatan, Paraguay dengan skor 4-2. Gabriel Hauche, yang punya julukan Demonio alias Setan, tampil jadi bintang kemenangan Tango (sebutan Argentina) dalam laga uji coba yang dihelat di Resistencia, Buenos Aires, Kamis (26/5) dinihari WIB itu.

Argentina dan Paraguay saat ini sama-sama tengah mempersiapkan diri untuk berlaga di Copa Amerika yang akan dihelat di Argentina pada bulan Juli nanti.

Kedua tim sama-sama menurunkan pemain yang mayoritas berasal dari kompetisi dalam negeri masing-masing. Untuk Argentina, itu pada dasarnya adalah tim lapis ketiga.
Baru sembilan menit laga berjalan, Hauche yang bermain untuk Racing Club sudah membuat Argentina memimpin. Paraguay membalas lewat Pablo Zeballos di menit ke-14.

Argentina lantas memulihkan keunggulan Argentina setelah sukses menanduk bola hasil tendangan bebas Diego Valeri ke dalam gawang Paraguay.
Keunggulan Argentina tersebut diperbesar oleh Hauche yang membuat gol keduanya di dalam laga semenit sebelum waktu turun minum.

Paraguay sempat menghidupkan asa setelah menipiskan ketinggalan jadi 2-3 lewat gol sundulan Elvis Marecos. Tetapi gol Enzo Perez pada menit 74 memupus kebangkitan Paraguay.
Usai menghadapi Paraguay, sebut Reuters, bulan depan Argentina dijadwalkan untuk menjalani tur menghadapi Nigeria dan Polandia, untuk menentukan komposisi tim untuk Copa Amerika. (net/jpnn)

Tropi Kedua Shakhtar Donetsk

UKRAINA-Shakhtar Donetsk kembali menunjukkan dominasi mereka dengan memenangi Piala Ukraina musim ini. Di final, Shakhtar menundukkan rival utama mereka di kompetisi domestik, Dynamo Kiev, dengan skor 2-0. Eduardo Da Silva dan Adriano yang menjadi penentu sukses Shakhtar dengan gol mereka di babak kedua di pertandingan ini.
Laga tersebut juga berjalan ketat, bahkan menjurus kasar yang membuat wasit harus mengeluarkan dua kartu merah, satu untuk Eduardo dan satu lagi untuk pemain belakang Dynamo Betao.

Apa pun itu, Shakhtar telah menegaskan dominasinya di musim ini karena di awal bulan sudah berhasil memastikan trofi juara Liga Utama Ukraina menjadi milik mereka.Trofi Piala Ukraina musim ini juga menjadi trofi ketujuh yang diraih Shakhtar sejak 1992. (net/jpnn)

PS Kosek III Tundukkan Siwo PWI Sumut

MEDAN- PS Kosek III Lanud Medan berhasil mengalahkan PS Siwo PWI Sumut dengan skor telak 4-1, dalam pertandingan persahabatan yang dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Kosek III Lanud Medan, Kamis (26/5) kemarin.
Empat gol Kosek III Lanud Medan diciptakan oleh Kol Tek. I Nyoman Sudarsana (2 gol), Mayor Kes. NHG Aritonang dan Ketkol. Tek Untung Kusmiandono.  Sedangkan  gol semata wayang PS SIWO PWI Sumut diciptakan oleh Syamsir.
Pertandingan itu sendiri berlangsung menarik, karena kedua tim bermain sportif dan PS Kosek III Lanud Medan berhasil unggul terlebih dahulu setelah mendapat hadiah penalti dari wasit Mayor ADM Marshal setelah pemain belakang PS Siwo PWI Sumut Abdul Malik Ariadi Hands ball di kotak penalti.

Kol Tek. I. Nyoman Sudarsana yang tampil sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya untuk menaklukkan penjaga gawang Denny pane, sehingga PS Kosek III Lanud Medan unggul 1-0.  Namun keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Syamsir berhasil menciptakan gol balasan ke gawang Kosek III Lanud Medan yang dikawal oleh Serda Wirna.
Namun, di pertengahan babak I Kosek III Lanud Medan kembali unggul lewat Kol. Tek I Nyoman Sudarsana.  Mayor Kes. NHG Aritonang turut  menambah gol.

Di babak II Kosek Lanud menambah gol melalui Letkol Lek. Untung  melengkapi keunggulan 4-1 hingga berakhirnya pertandingan.  (jun)

Oknum Pengurus PSSI Sumut Terlibat K-78

MEDAN-Aksi Kelompok 78 (K-78) ternyata tidak cuma mengakibatkan  deadlock-nya Kongres PSSI yang berlangsung di Jakarta pada 20 Mei lalu, tetapi juga telah  memecah belah kepengurusan PSSI di Sumatera Utara (Sumut).

Anggota Komisi Etik PSSI Sumut, Indra Gunawan, mengungkapkan  hal itu di Medan, Rabu (25/5). “Sejak awal, K-78 memang  telah memprovokasi beberapa unsur pengurus PSSI  Sumut. Stimulusnya, saya kira, tak lain adalah fulus. Mohon maaf, saya tidak  menyebutkan nama, tetapi saya kira pecinta sepak bola di Sumatera Utara ini sudah mengetahui siapa mereka,” ujarnya.

Menjelang kongres, lanjut Indra, perpecahan di PSSI Sumut  memuncak. Legalitas Idrus Djunaidi selaku pelaksana tugas (Plt) Ketua  Umum pasca meninggalnya H. Risuddin, Ketua Umum terpilih dalam Muswawarah  Provinsi PSSI Sumut 2009 lalu, coba digugat oleh beberapa unsur pengurus yang telah berafiliasi ke K-78.

“Mereka berkolaborasi dengan beberapa pengurus lain yang  sebelumnya tidak pernah aktif di PSSI Sumut, bahkan ada yang sudah  direshufle semasa H. Risuddin masih memimpin PSSI Sumut,” jelas Indra.

Puncaknya terjadi sehari sebelum kongres berlangsung. Sejumlah oknum pengurus yang berafilasi pada K-78 itu ngotot agar Komite Normalisasi  melegalkan mereka sebagai peserta dari Sumatera Utara. Padahal, Idrus Djunaidi  ketika itu juga sudah berada di Jakarta dengan legalitas yang dimilikinya,  yaitu SK pengangkatan sebagai Plt Ketua Umum dan mandat dari mayoritas pengurus harian  PSSI Sumatera Utara.

“Yang saya tahu, karena memang tidak membawa misi pribadi ke  Kongres tersebut, dengan besar hati Idrus Djunaidi meminta agar Komite  Normalisasi meniadakan hak suara Pengprov PSSI Sumut,” tambah Indra.
Sayang, lanjut dia, Komite Normalisasi akhirnya justru  melegalkan oknum pengurus PSSI Sumut yang terkontaminasi K-78 sebagai peserta kongres. Ini terjadi berkat lobi-lobi dari orang berpengaruh di  Komite Normalisasi yang sangat berkepentingan dengan suara Sumut dalam kongres lantaran ikut mencalonkan diri sebagai eksekutif komite (exco).

“Saat ini keterlibatan beberapa pengurus Pengprov PSSI Sumut  dalam Kelompok 78 sudah diketahui banyak pihak, termasuk pengurus cabang  (pengcab) PSSI beberapa kabupaten/kota di Sumatera Utara. Ini sangat memalukan, di saat sebagian besar fungsionaris PSSI Sumut sedang berupaya memperbaiki  citra dengan cara berupaya meloloskan Tim Sumut pada PON XVIII nanti,” tandas  Indra.
Apalagi, masih menurut Indra, para oknum pengurus tadi selama ini justru tak punya perhatian  terhadap Tim Pra-PON. Bahkan, melihat anak-anak di Tim Pra-PON berlatih pun mereka tak pernah.
Kekesalan yang sama juga diungkapkan Sekretaris Pengcab PSSI Karo Petra  Purba. Penggila sepak bola yang rela menghabiskan  banyak uang untuk pembinaan atlet di Kabupaten Karo itu mengaku sudah mengendus adanya keterlibatan beberapa oknum pengurus yang tergabung dalam K-78.
“Awalnya kita mengira K-78 adalah reformis sepak bola nasional. Nyatanya mereka yang justru  menghancurkan. Kita malu karena ada orang Sumut yang terlibat di dalamnya. Kalau  mereka-mereka yang terlibat di K-78 masih bercokol di tubuh PSSI  Sumatera Utara, maka bakal hancurlah masa depan sepak bola kita,” bilang Petra. (jun)

Melawan Mental

Indonesia vs Jepang

QINGDAO- Indonesia menemui rintangan lumayan berat pada babak perempat final Piala Sudirman 2011. Pebulu tangkis Merah Putih harus menjalani laga menentukan melawan Jepang di Qingdao Sports Center Gymnasium, Qingdao, Tiongkok, malam nanti (27/5).

Setelah sukses melewati ujian pertama dan mencapai target menjadi juara grup 1B, Indonesia harus mengahdapi ujian kedua untuk bisa memenuhi target melaju hingga ke babak semifinal. Untuk itu, Indonesia bakal menerapkan strategi yang berbeda dibanding saat melawan Malaysia pada Rabu (25/5).

Indonesia sampai sesi latihan kemarin petang (26/5) memang belum memastikan siapa saja yang akan ditampilkan saat menghadapi Jepang.

Alasannya, mereka masih melihat kondisi terakhir pebulu tangkis dan sedang menunggu masukan terkait komposisi terbaik yang dipersiapkan tampil dari tim pelatih.

“Nanti (malam ini, Red) baru kami rapatkan lagi, besok (pagi ini, Red) kami pastikan siapa yang akan diturunkan. Kami masih harus melakukan diskusi lebih jauh tentang lawan yang akan kami hadapi,” kata Manajer Tim Indonesia Hadi Nasri saat mendampingi anak asuhnya” latihan kemarin.

Namun, dari wawancara yang dilakukan saat sesi latihan itu, terlihat para ofisial dan pelatih memiliki kekhawatiran tinggi akan lawan yang akan dihadapi. Bahkan, Hadi kesulitan memprediksi di nomor apa saja Indonesia yang lebih unggul seperti saat melawan Malaysia.   Dia menilai, kekuatan tim Matahari Terbit lebih merata dibandingkan dengan lawan-lawan sebelumnya.  (aam/jpnn)