Home Blog Page 15206

Dua Tewas Ditembak, Satu Dibacok

Penyerangan Terhadap Polisi

PALU-  Tiga anggota Polda Sulteng yang bertugas di Pos di areal parkir BCA Cabang Palu, Sulteng diberondong orang tidak dikenal, siang kemarin (25/5). Akibatnya, dua meninggal di tempat dan satunya mengalami luka berat.

Korban meninggal diketahui bernama, Bripda Yudistira Pranata Putra (21) serta Bripda Ibrar (21). Yudistira mengalami luka tembak di dada kanan, lambung kiri, serta leher. Sementara korban Ibrar mengalami luka tembak di dada, kepala serta lengan tangannya. Selain kedua korban, satu anggota Ditobvit Polda Sulteng lainnya, juga mengalami luka tembak di patat serta betis kirinya, beruntung korban Bripda Dedi Edward dapat menyelamatkan diri.

Peristiwa penembakan tiga anggota polisi Rabu (25/5), bukan kasus perampokan. Hal tersebut ditegaskan Wakapolda Sulteng, Kombes Pol Ari Dono Sukmanto. Tiga orang anggota yang siaga di Bank BCA Cabang Palu langsung ditembak oleh pelaku yang diduga berjumlah empat orang, dan membawa kabur satu senjata jenis V2 milik anggota yang bertugas. Diduga para pelaku melakukan penembakan ke arah tiga anggota polisi ini, dari jarak sekitar 2- 3 meter.

Dari Jakarta, satu tim sub detasemen investigasi Densus 88 Mabes Polri diterbangkan ke Palu kemarin (25/5). Mereka bertugas membantu Polda Sulteng mengusut penembakan brutal itu.  “Tim statusnya diperbantukan. Kendali masih di Polda Sulteng,” ujar Kebag Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar.

Dari Banjarmasin, tangan kiri Briptu Ade (26) anggota Polsek Telaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) nyaris putus akibat dibcaok Muhammad Yusuf alias Uli (37) warga Desa Longawang RT 1 RK 1 Kecamatan Telaga Langsat. Insiden ini terjadi saat Ade menangkap pelaku pengrusakan sepeda motor.(rif/yn/jpnn)

Barca Pinjam Markas The Gunners

ARSENAL disingkirkan Barcelona di babak perempat final. Arsenal kalah agregat 3-4 sekalipun menang 2-1 di kandang sendiri. Namun, Arsenal tetap berbaik hati kepada Barca dengan meminjamkan kamp latihan mereka di London Colney sebagai tempat latihan untuk final.

“Arsenal dengan senang hati menerima permohonan Barca untuk menggunakan fasilitas latihan kami untuk persiapan final Liga Champions,” ungkap juru bicara Arsenal seperti dilansir Daily Mail.

Barca pun sudah berlatih di London Colney Rabu petang waktu setempat (25/5). Rencananya, Barca akan berlatih di sana sampai Kamis karena hari berikutnya Carles Puyol dkk sudah menjajal Wembley. “Latihan sekadar menjaga kondisi. Para pemain sangat rileks. Sebelum latihan, mereka juga punya banyak waktu menikmati Kota London,” ungkap Andoni Zubizarreta, direktur olahraga Barca kepada Marca.

Dalam latihan, sudah tampak bek tengah Gabriel Milito yang sebelumnya diragukan karena baru pulih dari cedera hamstring. Hanya, Milito kemungkinan besar tidak akan diturunkan di final karena opsi utama di jantung pertahanan adalah Puyol dan Gerard Pique.

Juga masih ada Eric Abidal dan Javier Mascherano. Kedua pemain memang tidak berposisi asli sebagai bek tengah. Abidal aslinya bek kiri, sedangkan Mascherano gelandang bertahan. Namun, baik Abidal dan Mascherano tampil tidak mengecewakan ketika diturunkan sebagai bek tengah di Barca.
“Itu (bek tengah) bukan posisi saya. Saya tahu saya kecil dan tidak tinggi.

Tapi, ketika saya dimainkan di posisi yang bukan spesialisasi saya, maka saya akan berusaha beradaptasi dan menampilkan permainan semaksimal mungkin,” ungkap Macherano seperti dilansir Daily Mail. (dns/jpnn)

Adang Persilakan KPK Jemput Paksa Nunun

JAKARTA- Status tersangka Nunun Nurbaeti dalam kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia telah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Suami Nunun, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Adang Daradjatun mempersilahkan KPK untuk melakukan proses hukum kepada istrinya.

Meski begitu, Adang memastikan bahwa dirinya tidak akan terlibat untuk menyerahkan istri tercintanya kepada KPK.
“Saya ikuti koridor hukum saja. Kalau KPK mau menjemput paksa ibu silahkan saja,” kata Adang saat ditemui wartawan jelang rapat paripurna DPR RI di gedung parlemen, Jakarta, kemarin (24/5).

Menurut Adang, KPK memiliki hak untuk menjemput paksa istrinya. Posisi Nunun saat ini berada di Singapura. Nunun masih menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya. “Saya sudah membuat surat resmi ke KPK bahwa, ibu berobat dengan alamat di Singapura,” ujarnya.

Pengobatan yang dijalani Nunun, membuat yang bersangkutan tidak bisa menghadiri sidang kasus suap pemilihan DGS BI. Adang menyatakan, meski istrinya sakit, sidang akhirnya tetap berproses dengan menghadirkan sejumlah saksi. Dia tidak menyangka jika Nunun pada rapat KPK bersama Komisi III Senin (23/5) lalu, menetapkan Nunun sebagai tersangka.

Jika ditetapkan sebagai tersangka, Adang menilai ada keganjilan. Empat orang saksi yang dihadirkan dalam persidangan, kata dia, sama sekali tidak menyebutkan keterlibatan Nunun. Tidak ada pernyataan bahwa Nunun menyerahkan secara langsung uang suap dalam pemilihan DGS BI.

Meski dirinya mempertanyakan penetapan tersangka Nunun, Adang menyatakan tidak akan menghambat upaya KPK melakukan tindakan hukum istrinya. Namun, dengan alasan moral, Adang menegaskan tidak mau mengantarkan Nunun untuk menjalani pemeriksaan di KPK. “Maaf dia itu istri saya dan saya tidak akan membiarkan istri saya masuk dalam permasalahan yang tidak jelas,” ujar mantan Wakapolri itu dengan nada tegas.

Di bagian lain, mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom lebih banyak diam saat ditanya tanggapannya tentang status tersangka yang kini disandang Nunun Nurbaeti. Kemarin (25/5) wanita yang dikenal sebagai sosialita kelas atas itu kembali dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus cek perjalanan dengan terdakwa para politisi PDIP di Pengadilan Tipikor.

Kemarin, Miranda datang untuk memberikan kesaksian terhadap terdakwa Ni Luh Mariani Tirtasari, Soewarno, Matheos Pormes, dan Soetanto Pranoto yang merupakan politisi PDIP. Namun di dalam persidangan, wanita kelahiran 19 Juni 1949 itu mendapat cecaran pertanyaan seputar Nunun.

Selain Miranda, kemarin mantan Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo juga dihadirkan sebagai saksi. Dalam persidangan Tjahjo mengaku sama sekali tidak mengenal Nunun. Pria yang kini menjabat sebagai Sekjen PDIP itu mengelak jika dirinya dikait-kaitkan dengan Nunun. “Kami sangat ingin Nunun segera ditangkap,” ungkapnya.(bay/kuh/iro/jpnn)

Polisi Gerebek Gudang CPO

MEDAN- Gudang yang diduga tempat penampungan CPO Jalan Platina Titipapan, Kecamatan Medan Deli,  digerebek petugas kepolisian dari Medan,

Rabu (25/5) sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam aksi penggerebekan tersebut, petugas kepolisian tidak berhasil mengamankan barang bukti, maupun oknum pria yang diduga sebagai pekerja maupun pengawas gedung. Tak hanya itu petugas juga mendapat perlawanan dari pihak pengelola gudang.(adl)

Kotoran Ditemukan dalam Aqua Cup

Kemasan Masih Terbungkus Rapi

MEDAN- Air minum mineral merek Aqua dalam kemasan cup plastik 240 ml ditemukan benda seperti lumut. Padahal, masa kedaluarsa air minuman tersebut berlaku hingga 10-11-12 (10 November 2011, Red).

Basrin (40), warga Jalan Bunga Cempaka, Pasar III No 56, yang pertama menemukan mengungkapkan, kemasan itu ditemukan pekan lalu saat dia menghadiri acara perwiritan yang digelar di rumah Yatimin di Lingkungan IV, Jalan Bunga Cempaka, Pasar III, Medan Selayang. Usai menggelar wirit, Basrin kemudian mambantu tuan rumah membagi-bagikan minuman dan makanan yang dibeli dari toko.

Basrin kaget begitu melihat ada benda aneh seperti lumut di dalam satu cup Aqua. Padahal, segel dan cup plastiknya masih utuh. “Saya langsung batalkan membagi-bagikan air minum Aqua itu, karena saya khawatir kalau diminum nanti bisa keracunan. Apalagi sekarang inikan musim makan dan minuman beracun, setelah itu saya kasih tahu sama Yatimin,” kata Basrin kepada Sumut Pos, Selasa (24/5).

Yatimin yang menerima laporan dari tamunya itu pun kaget. Alhasil, air minum Aqua tadi ia tarik kembali, lalu menggantikannya dengan air minum yang dimasaknya sendiri. “Saya tidak mau mengambil risiko. Dari pada tamu saya keracunan, lebih baik air minum Aqua yang saya bagi-bagikan tadi saya tarik kembali dan menggantikannya dengan air yang saya masak sendiri,” kata Yatimin.

Dengan ditemukannya benda seperti lumut di dalam air minum Aqua itu, Yatimin merasa kecewa. Padahal, selama ini Yatimin percaya dengan produk Aqua, tapi sekarang tidak lagi. “Padahal Aqua pelopor air minum dalam kemasan botol yang dikomersilkan dan tersebesar di seluruh Indonsia, tapi kok bisa ada benda seperti lumut di dalamnya? Kami rencananya akan mengadukannya ke pihak terkait tentang kasus ini,” ujar Yatimin.

Kepala Pabrik Aqua Berastagi, Wirnos yang bertemu Sumut Pos di Jalan AH Nasution kemarin mengatakan, munculnya benda seperti lumut di dalam air minuman Aqua cup itu akibat cuaca panas. Benda seperti itu bisa muncul bila air minum Aqua itu terkena sinar matahari. “Makanya penyimpanannya harus di tempat tertentu,” kilahnya.

Apakah semua air minum Aqua seperti itu? Wirnos yang didampingi tiga karyawan Aqua lainnya tidak bisa menjawab. Dalam pertemuan itu, Warno langsung mengalihkan pembicaraan dengan mengaku akan bertanggungjawab tentang kotoran yang ada di dalam Aqua cup tersebut dan mengganti kerugian yang diderita Yatimin dengan memberikan Aqua kemasan lainnya.

Namun Hendra, yang kebetulan datang mewakili masyarakat, tidak bersedia menerima ganti rugi yang ditawarkan pihak Aqua. Hendra akan melanjutkan kasus ini, mengingat Aqua telah melakukan pembohongan publik.(azw)

Jual Dua Cewek Ditangkap

MEDAN-  Setelah enam tahun menjalani bisnis menjual para wanita, Zulkarnain (43) alias Zul warga Jalan Asoka III, Kelurahan  Suka Maju, Sunggal ditangkap unit Sila Poldasu. Pasalnya, bapak beranak satu menjual dua wanita saat sedang transaksi di Hotel Darma Deli sebesar Rp1,4 juta, kemarin (25/5) sore.

Data yang dihimpun Posmetro Medan (grup Sumut Pos) penangkapan tersebut berawal Zul yang kerap mangkal dibelakang Medan Plaza ini dihubungi seorang waria alias bencong dan meminta agar menyediakan dua orang cewek yang akan diboking oleh pria hidung belang dengan tarif Rp700 ribu per orangnya.(eza/smg)

Baasyir Tolak Semua Dakwaan

JAKARTA – Terdakwa kasus terorisme Abu Bakar Baasyir menegaskan, tudingan jaksa penuntut umum (JPU) kepada dirinya tidak tepat. Dia beralasan bahwa apa yang dilakukannya adalah untuk menegakkan amar maruf nahi mungkar. Dia menuding semua dakwaan dan tuntutan yang dialamatkan kepada dirinya adalah pesanan negara-negara Barat.

“Saya dijerat dengan undang-undang teroris untuk diusahakan di penjara seumur hidup karena saya berusaha mengamalkan amar maruf nahi mungkar,” ungkap Baasyir dalam persidangan. (aga/jpnn)

Konsentrasi Giggs Buyar Akibat Skandal

MANCHESTER-Sebuah tim selalu melakukan persiapan yang matang bila menghadapi partai final, apalagi bila final itu adalah Liga Champions, yang merupakan partai puncak kompetisi antar klub Eropa paling bergengsi.

Namun begitu, ada kemungkinan persiapan The Red Devils menatap laga ini mengalami kendala disebabkan gelandang senior Ryan Giggs sedang dilanda masalah. Gelandang veteran tim itu kini menjadi sorotan karena perselingkuhannya dengan bintang program Big Brother, Imogen Thomas.

Imogen sendiri, dalam acara This Morning di stasiun televisi ITV pekan lalu, menangis dan mengaku menyesal tidak memiliki uang 50 ribu poundsterling (Rp688 juta), sehingga bisa meminta pengadilan mengeluarkan putusan serupa agar namanya dirahasiakan dari skandal.

Tapi kini semua itu berubah. Anggota parlemen dari Partai Liberal Demokrat, John Hemming, Senin lalu berani menyebut nama Giggs secara terbuka. “Nama Ryan Giggs sudah ramai dibicarakan sekitar 75 ribu orang di Twitter. Jadi tak penting lagi bagi kami untuk tidak mengatakannya ke depan publik,” kata Hemming.

Asmara Giggs dan Imogen, 28 tahun, dikabarkan sempat terjalin selama enam bulan. Keduanya kerap bertemu diam-diam di pelbagai hotel mewah. Kabar perselingkuhan Giggs itu—ia menikah dengan Stacey Cooke dan sudah dikaruniai dua anak—mengejutkan publik Inggris karena sebelumnya pemain ini disebut sebagai suami teladan.

Gelandang itu juga pernah menerima gelar kesatria dari Kerajaan Inggris pada 2007 dan sempat dinobatkan oleh BBC sebagai olahragawan dengan kepribadian terbaik pada 2009.

Sial bagi Giggs, belum lagi namanya yang sempat tercoreng membaik, masalah baru kini menghampirinya saat sekelompok orang tidak dikenal yang mengenakan penutup wajah melakukan aksi vandalisme di luar rumah Ryan Giggs yang mengakibatkan sejumlah mobil jadi korban perusakan.

Mobil-mobil tersebut dibocorkan bannya dan dilempari dengan telur. Tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut.

Di rumah yang terletak di kawasan Worsley, Greater Manchester, itu, Giggs tinggal bersama istrinya, Stacey Cooke, dan dua anaknya, Zach dan Libby. (bbs/jpnn)

Universitas Al Zaytun Ilegal

JAKARTA- Sorotan kepada Mahad Al Zaytun (MAZ) Indramayu kembali memanas. Kali ini, pesantren yang dikepalai Panji Gumilang disorot karena salah satu lembaga pendidikannya ilegal. Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) menyebutkan, Universitas Al Zaytun tidak berizin alias illegal.

Sebelumnya, MAZ menjadi perbincangan hangat karena diduga menjadi salah satu sarang gerakan Negara Islam Indonesia (NII). Dugaan tersebut berdasarkan keterangan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai. Dia menyebut Panji adalah mentor NII Komandemen Wilayah (KW) IX, sayap gerakan NII.

Namun, kali ini Mendiknas Mohammad Nuh tidak mengutak-atik dugaan Al Zaytun sebagai poros gerakan NII. Mantan rektor ITS itu menegaskan, Universitas Al Zaytun hingga sekarang belum mengantongi izin pendirian perguruan tinggi (PT). “Ini semua terlepas dari itu (NII, red),” tutur Nuh di depan anggota Komisi X DPR kemarin sore (25/5).

Universitas Al Zaytun, terdiri dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Informasi Teknologi, Fakultas Bahasa Terpadu, Fakultas Pertanian, Fakultas Pendidikan dan Fakultas Teknik Terpadu. Universitas ini juga bakal mengembangkan fakultas baru yaitu Fakultas Hukum dan Ekonomi.

Nuh lantas menjelaskan kronologi berdirinya Universitas Al Zaytun. Dalam paparannya, Universitas Al Zaytun sudah mulai pendidikan sejak 1999. Dalam setiap angkatan, ribuan mahasiswa berhasil direkrut. Saat ini, proses perkuliahan menggunakan gedung bernama Gd Jend. Besar H.M. Soeharto. Sesuai namanya, gedung perkuliahan ini diresmikan oleh Soeharto pada 23 Agustus 2005. Lalu, dibuka oleh Mendiknas Bambang Sudibyo (waktu itu) pada 27 Agustus 2005.

Dalam perkembangnannya, pada 2004 Yayasan Pesantren Indonesia (YPI) lembaga yang mengelola secara khusus Universitas Al Zaytun mengajukan permohonan izin operasional universitas. Izin ini dilayangkan ke Kemendiknas. “Namun demikian, mengingat persyaratannya belum dipenuhi maka Kemendiknas belum menerbitkan izin,” papar menteri asal Surabaya itu.

Nuh lantas menerangkan, dengan kondisi tadi pemerintah dalam hal ini Kemendiknas, tidak mengakui eksestensi Universitas Al Zaytun. Pada periode 2009-2011, Kemendiknas telah melakukan evaluasi terhadap usulan pendirian Universitas Al Zaytun.

Muncul tiga poin utama dari hasil evaluasi itu. Yaitu, Kemendiknas meminta agar akta pendirian YPI disesuaikan dengan ketentuan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan. Poin selanjutnya, YPI harus melengkapi berkas usulan pendirian Universtias Al Zaytun sesuai dengan ketentuan. Terakhir, YPI telah meminta maaf atas kesalahannya mahasiswa dan melakukan proses pembelajaran tanpa izin.

Nuh menegaskan khusus untuk pendidikan tinggi, Al Zaytun memilih mendaftarakan lembaganya ke Kemendiknas. Sedangkan untuk pendidikan dasar dan menengah, mereka mengajukan izin ke Kementerian Agama (Kemenag). “Kesimpulannya, Al Zaytun belum memiliki izin,” tutur mantan Menkominfo itu.

Untuk upaya kedepan, diharapkan YPI yang berada di bawah naungan Al Zaytun segera memproses perizinan. Sebab, jika masih tetap tidak berizin justru merugikan mahasiswa yang menutut ilmu di Universitas Al Zaytun. Dengan tidak mengantongi izin, otomatis ijazah juga tidak dilegalkan Kemendiknas. (wan/jpnn)

Banyak Iuran di SMP Negeri 1 Sunggal

083199517xxx
Di SMP N 1 Sunggal mengapa banyak sekali iurannya, sudahlah beli buku/LKS dipaksa pungutan Rp12.000/bulan nanti saat mengambil ijazah Rp100.000 lagi. Maaf Pak, katanya sekolah negeri gratis ada dana BOS. Saya jadi bingung kerja saya cuma penggalas sayuran, berat sekali rasanya. Adiknya juga minta sekolah di SMP Negeri 1 Sunggal. Padahal, menurut anak tetangga di sekolahnya tidak sama seperti di SMP Negeri I Sunggal, aneh lain sendiri aturannya mohon bapak yang berwenang memperhatikan nasib wong cilik terima kasih. Ponijo Sei Mencirim

087869384xxx
Kepada Yth Bapak Umar Sitorus, Kabag Humas Pemkab Deli Serdang saya mulai bertugas di SMPN 1 Sunggal sejak 1988 awal berdirinya bernama SMPN percontohan sekarang SMPN 1 Sunggal. Dulu kami bertugas tenang, aman dan nyaman. Dulu kami minjam ke BPDSU (sekarang PT Bank Sumut) tidak ada potongan 2 persen,  namun kini kami minjam ke Bank Sumut mungkin seiring perubahan nama bank berubah peraturan sehingga adanya potongan adm 2persen dari besar pinjaman, konon menurut bendahara 1 persen untuk Dinas, 0,5 persen untuk kepala sekolah dan sisanya uang lelah bendahara.  Saya pribadi sangat berharap bapak datang ke SMPN 1 Sunggal untuk klarifikasi berita via SMS dari Guru SMPN 1 Sunggal.

087869974xxx
Saya guru SMPN 1 Sunggal merasa sangat prihatin atas nasib yang dialami rekan saya Yusran, pegawai SMP N 1 Sunggal, pasalnya pengakuan rekan tersebut insentifnya digelapkan N sang bendahara menurut pengakuannya, insentif yang seharusnya diterima sejak Desember 2008 sampai  dengan Desember 2010 sebanyak 10 kali (per triwulan) namun yang diberikan oleh bendahara hanya 4 kali dengan rincian 170 per bulan x 3 bulan = 510 ribu jadi yang digelapkan sebesar 6×510 = Rp3.060.000 ribu. Menurut Pak Yusran hal ini telah disampaikan langsung secara lisan dan tertulis ke Disdikpora, namun belum ada tanggapan atau penyelesaian dari dinas katanya.  Dari rekan senasib seperjuangan.

083199543xxx
Membaca berita di beberapa harian mengenai SMP N 1 Sunggal akhir-akhir ini menjadi populer, hal ini perlu dicontoh di mana kepala sekolahnya merangkap kontraktor, buktinya mulai iuran kantin Rp25 ribu per hari, iuran Rp12 ribu per bulan per siswa, potongan insentif guru Rp25 ribu – Rp50 ribu, potongan bank sumut 2  persen,  wow asik, lezat, nikmat menjadi kepala sekolah rupanya semoga kepala sekolah yang lainnya dapat mengikuti jejaknya. Amin dari A Rohim Mahasiswa UNIMED.

Buat Laporan Tertulis
Terimakasih laporannya, kami melihat banyak sekali bukti-bukti yang disampaikan atas nama orang tua siswa, guru dan rekan-rekan guru lainnya. Dengan adanya bukti-bukti yang disampaikan via SMS, kami berharap dibuat juga dalam bentuk tertulis untuk dilaporkan ke Bupati Deli Serdang, Inspektorat, dan Disdikpora. Sehingga, prihal persoalan ini bisa diselesaikan dan diambil kebijakan yang sepantasnya.

Umar Sitorus
Kabag Humas Pemkab Deli Serdang

———

Kami Panggil Segera
Terimakasih atas partisipasi masyarakat yang telah melaporkan adanya ketidak sesuaian dalam hal pelaksanaan pemerintahan. Memang terkadang ada hal yang dianggap tidak transparans ketika ada dugaan unsur KKN.

Kemudian, prihal laporannya juga dikhawatirkan memunculkan dampak yang kurang sehat, saat laporan yang disampaikan berasal dari berbagai versi seperti orang tua siswa, guru dan korbannya. Tentunya kami anggap ini sebuah bentuk laporan yang cukup sebagai dasar untuk memanggil kepala dinas dan kepala sekolah. Tapi, lebih kuat lagi bila dilandasi surat laporan tertulis.

Pemanggilan yang akan kami lakukan, nantinya dilaksanakan Komisi D DPRD Deli Serdang. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian untuk meminta klarifikasi mengenai sejumlah hal yang muncul dalam laporan.
Sekarang ini, kami juga sedang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), pembahasan ini untuk mengkaji kinerja masing-masing dinas.

Khusus untuk Disdikpora Deli Serdang, di dalam draft LKPj kami menyarankan agar kapasitas kepala sekolah ditingkatkan, karena secara fasilitas fisik sekolah sudah sangat baik, jadi disdikpora harus mengganti kepala sekolah yang memiliki mental kurang baik dan lakukan rotasi serta promosi jabatan bagi guru-guru. Kami ingatkan Disdikpora, apabila kepala sekolah sudah tak layak, harus diganti.

Dwi Andi Syahputra Lubis
Wakil Ketua DPRD Deli Serdang