Home Blog Page 15207

Banyak Iuran di SMP Negeri 1 Sunggal

083199517xxx
Di SMP N 1 Sunggal mengapa banyak sekali iurannya, sudahlah beli buku/LKS dipaksa pungutan Rp12.000/bulan nanti saat mengambil ijazah Rp100.000 lagi. Maaf Pak, katanya sekolah negeri gratis ada dana BOS. Saya jadi bingung kerja saya cuma penggalas sayuran, berat sekali rasanya. Adiknya juga minta sekolah di SMP Negeri 1 Sunggal. Padahal, menurut anak tetangga di sekolahnya tidak sama seperti di SMP Negeri I Sunggal, aneh lain sendiri aturannya mohon bapak yang berwenang memperhatikan nasib wong cilik terima kasih. Ponijo Sei Mencirim

087869384xxx
Kepada Yth Bapak Umar Sitorus, Kabag Humas Pemkab Deli Serdang saya mulai bertugas di SMPN 1 Sunggal sejak 1988 awal berdirinya bernama SMPN percontohan sekarang SMPN 1 Sunggal. Dulu kami bertugas tenang, aman dan nyaman. Dulu kami minjam ke BPDSU (sekarang PT Bank Sumut) tidak ada potongan 2 persen,  namun kini kami minjam ke Bank Sumut mungkin seiring perubahan nama bank berubah peraturan sehingga adanya potongan adm 2persen dari besar pinjaman, konon menurut bendahara 1 persen untuk Dinas, 0,5 persen untuk kepala sekolah dan sisanya uang lelah bendahara.  Saya pribadi sangat berharap bapak datang ke SMPN 1 Sunggal untuk klarifikasi berita via SMS dari Guru SMPN 1 Sunggal.

087869974xxx
Saya guru SMPN 1 Sunggal merasa sangat prihatin atas nasib yang dialami rekan saya Yusran, pegawai SMP N 1 Sunggal, pasalnya pengakuan rekan tersebut insentifnya digelapkan N sang bendahara menurut pengakuannya, insentif yang seharusnya diterima sejak Desember 2008 sampai  dengan Desember 2010 sebanyak 10 kali (per triwulan) namun yang diberikan oleh bendahara hanya 4 kali dengan rincian 170 per bulan x 3 bulan = 510 ribu jadi yang digelapkan sebesar 6×510 = Rp3.060.000 ribu. Menurut Pak Yusran hal ini telah disampaikan langsung secara lisan dan tertulis ke Disdikpora, namun belum ada tanggapan atau penyelesaian dari dinas katanya.  Dari rekan senasib seperjuangan.

083199543xxx
Membaca berita di beberapa harian mengenai SMP N 1 Sunggal akhir-akhir ini menjadi populer, hal ini perlu dicontoh di mana kepala sekolahnya merangkap kontraktor, buktinya mulai iuran kantin Rp25 ribu per hari, iuran Rp12 ribu per bulan per siswa, potongan insentif guru Rp25 ribu – Rp50 ribu, potongan bank sumut 2  persen,  wow asik, lezat, nikmat menjadi kepala sekolah rupanya semoga kepala sekolah yang lainnya dapat mengikuti jejaknya. Amin dari A Rohim Mahasiswa UNIMED.

Buat Laporan Tertulis
Terimakasih laporannya, kami melihat banyak sekali bukti-bukti yang disampaikan atas nama orang tua siswa, guru dan rekan-rekan guru lainnya. Dengan adanya bukti-bukti yang disampaikan via SMS, kami berharap dibuat juga dalam bentuk tertulis untuk dilaporkan ke Bupati Deli Serdang, Inspektorat, dan Disdikpora. Sehingga, prihal persoalan ini bisa diselesaikan dan diambil kebijakan yang sepantasnya.

Umar Sitorus
Kabag Humas Pemkab Deli Serdang

———

Kami Panggil Segera
Terimakasih atas partisipasi masyarakat yang telah melaporkan adanya ketidak sesuaian dalam hal pelaksanaan pemerintahan. Memang terkadang ada hal yang dianggap tidak transparans ketika ada dugaan unsur KKN.

Kemudian, prihal laporannya juga dikhawatirkan memunculkan dampak yang kurang sehat, saat laporan yang disampaikan berasal dari berbagai versi seperti orang tua siswa, guru dan korbannya. Tentunya kami anggap ini sebuah bentuk laporan yang cukup sebagai dasar untuk memanggil kepala dinas dan kepala sekolah. Tapi, lebih kuat lagi bila dilandasi surat laporan tertulis.

Pemanggilan yang akan kami lakukan, nantinya dilaksanakan Komisi D DPRD Deli Serdang. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian untuk meminta klarifikasi mengenai sejumlah hal yang muncul dalam laporan.
Sekarang ini, kami juga sedang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), pembahasan ini untuk mengkaji kinerja masing-masing dinas.

Khusus untuk Disdikpora Deli Serdang, di dalam draft LKPj kami menyarankan agar kapasitas kepala sekolah ditingkatkan, karena secara fasilitas fisik sekolah sudah sangat baik, jadi disdikpora harus mengganti kepala sekolah yang memiliki mental kurang baik dan lakukan rotasi serta promosi jabatan bagi guru-guru. Kami ingatkan Disdikpora, apabila kepala sekolah sudah tak layak, harus diganti.

Dwi Andi Syahputra Lubis
Wakil Ketua DPRD Deli Serdang

Ajak Chicharito-Rooney Bergabung

MANCHESTER-Mantan striker The Red Devils Dwight Yorke meyakini jika mantan klubnya akan mengalahkan Barcelona guna meraih gelar Liga Champions, akhir pekan ini.

Pendapat Yorke ini seakan tak mnghiraukan jika musim ini Barcelona nyaris tak terkalahkan. “Begitu kita membicarakan Barcelona, maka kita membicarakan  tim terbaik. Tapi jangan bilang mereka tidak bisa dikalahkan,” ujarnya.

Yorke memang tak menampik jika Barcelona memiliki dua pemain hebat sekelas Lionel Messi dan Xavi Hernadez. Namun Yorke tetap optimis jika Sir Alex Ferguson memiliki strategi yang tepat untuk mengunci kedua pemain itu.

“Kami memiliki Javier Hernandez dan Rooney. Pertahanan Barcelona merupakan titik terlemah. Saya yakin ini dapat dimafaatkan untuk meraih kemenangan,” sambungnya.

Karena hal tersebut Yorke mengatakan bahwa merupakan sebuah kesalahan jika meremehkan The Red Devils saat menghadapi Barcelona pada partai final Liga Champions musim ini.

Seakan sepakat dengan Yorke, striker Barcelona Lionel Messi pun tak menampik kehebatan Rooney dan Javier Hernandez. Bahkan tanpa malu Messi mengajak kedua pemain tersebut bergabung ke Barcelona.
Messi menilai jika Chicharito memiliki semua kriteria untuk bermain bersamanya di Barcelona. “Javier Hernandez pastinya bisa pas bermain di sini di Barcelona,” ujar Messi.

“Dia bisa berbahasa Spanyol dan dia memiliki gaya yang hebat dalam bermain. Dia tak bisa ditebak ketika berhadapan dengan lawannya dan hal itu adalah sesuatu yang kami pertimbangkan sebagai kekuatan besar di tim kami.  Saya yakin Barcelona dan Real Madrid menginginkan pemain seperti dirinya,” tandasnya.

Tak hanya Javier Hernandez, Messi juga mengajak Wayne Rooney untuk bergabung bersamanya di Nou Camp.

“Wayne Rooney juga menjadi striker yang bisa mengisi peran di skuad Barcelona. Dia sudah bertahun-tahun bermain dan sudah bagus sejak muda. Saya yakin dia bisa beradaptasi dengan kultur sepak bola Spanyol,” tutur Messi.
Tapi terkait final Liga Champions nanti, Messi tak menampoik jika kedua pemain ini harus diwaspadai.

“Mereka memiliki pemain yang bagus di setiap posisi dan seperti halnya kami. Hal itu dibutuhkan untuk bisa memenangi pertandingan sekeras Liga Champions. Hernandez pastinya salah satu alasan mengapa United bisa bermain begitu bagus,” ungkap Messi.

“Dia masih sangat muda tapi mampu bersaing dengan banyak pemain hebat di Manchester United,” bilangnya. (bbs/jpnn)

Kasus Dugaan Korupsi Berhenti

081260002xxx
Sudah berapa kali sms saya di muat di Publik Interaktif menyangkut model dan gaya mafia kasus. Surat Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam No B-6678 perihal mohon petunjuk kepada Disdikpora menyangkut dugaan korupsi sekitar Rp93 miliar sungguh aneh? Mohon petunjuk tentang “apa”? Mengapa Disdikpora menganggap surat itu sebagai Penghentian Perkara? Apakah ada “Deal” tertentu secara tertutup sehingga sampai jabatan berakhirpun kasus ini tidak terungkap? Pejabat Kadisdikpora yang lama seharusnya bernyanyi apa kesepakatan yang telah dibuat sehubungan permintaan petunjuk dari Kejari?

Disdikpora Belum Berperkara
Terimakasih pertanyaannya, kami sampaikan sampai sekarang di Disdikpora Deli Serdang belum ada berperkara, jadi kami menganggap prihal surat tersebut sebagai bagian sudah dihentikannya penyeledikan dari kejaksaan, karena tidak cukup bukti. Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi hukum dan aturan yang ada.

Umar Sitorus
Kabag Humas Pemkab Deli Serdang

PSMS Tinggal Nama

Pemain Bubar

MEDAN-Skuad PSMS 2010/2011 resmi dibubarkan Rabu (25/5) pukul 20.00 WIB. Lewat rapat internal antara manajemen, pengurus dan pemain di Stadion Kebun Bunga juga diputuskan bahwa isu suap yang melanda selama ini tidak bisa dibuktikan.  Soal skuad yang baru, dijelaskan juga bahwa hal itu akan kembali dibahas pada rapat pengurus selanjutnya.

“Tim ini resmi kita bubarkan sejak pukul 20.00 WIB malam ini. Kita akan mempersiapkan tim yang lebih solid lagi untuk mencapai target yang sebelumnya gagal. Pertengahan Agustus kita akan bentuk tim yang baru. Apakah pemain-pemain yang ada sekarang atau pemain-pemain baru akan kita tentukan pada rapat pengurus,” terang Sekretaris Umum PSMS, Idris.

Rapat pengurus selanjutnya juga akan memutuskan siapa pelatih PSMS berikutnya. Apakah mempertahankan Suharto atau menunjuk pelatih baru. “Yang jelas tim ini sudah bubar bersama perangkatnya termasuk saya sebagai manajer. Keputusan siapa pelatih PSMS untuk musim depan juga menunggu rapat pengurus,” katanya.

Terkait isu suap itu, Idris menjelaskan tidak menemukan bukti-bukti kuat. “Isu suap hanya dugaan. Kami manajemen telah melakukan penyelidikan untuk mencari alat bukti. Ternyata sampai kemarin pukul lima sore tak ditemukan ada hal-hal yang menyimpang. Jadi dengan ini kami nyatakan masalah ini selesai,” ujar Idris SE didampingi beberapa unsur manajemen dan pengurus lainnya.

Sebelumnya dugaan suap muncul menyusul laporan gelandang PSMS, Donny Fernando Siregar yang mengaku dibujuk salah seorang manajemen Persiba Bantul. Donny diimingi kocek yang menggiurkan namun ia menolaknya. “ Dan isu yang menyebutkan ada pemain yang tergiur dengan tawaran mereka itu tidak benar. Jadi kita murni kalah karena teknis bukan non teknis,” pungkasnya. (ful)

Polisi dan Pembalap Jagokan MU

MEDAN – Final Liga Champion Eropa antara Manchester United (MU) versus Barcelona yang akan digelar di Stadion Wembley London Minggu (29/5) dinihari mendatang, turut menyita perhatian Warga Medan. Tak terkecuali polisi dan pembalap di kota ini.

Dukungan pun mengalir kepada kedua tim. Dalam kesempatan berbincang dengan awak koran ini, sejumlah Kapolsek ternyata menjagokan MU untuk angkat tropi.

“Saya pastikan MU lebih unggul dari Barcelona dengan skor 2-0. MU dari zaman Ferguson jadi pelatih, MU sudah memiliki mental juara di seluruh Liga. Di antaranya, kejuaraan FA, Charling Cup dan kejuaraan dunia sekalipun. Liga Champion MU juga sudah menjadi juara sebanyak 3 kali. Semua kunci ada pada pemain yang sangat hebat, juaranya pasti MU. Walaupun Barcelona mempunyai julukan The Dream Team tapi pasti bisa kalah,” Prediksi Kapolsek Medan Kota, Kompol Sandi Sinurat kemarin.

Hal senada juga diutarakan Kapolsek Patumbak, Kompol Soni W Siregar. “Saya memastikan MU yang mempunyai pemain berkualitas, pasti akan menang dengan skor 3-1 dari Barcelona. Yang pasti MU pasti akan jadi juara, karena pemainnya berkualitas,” beber Soni yakin.

Sementara itu, prediksi dari pembalap juga menarik. Adalah Eddy WS pereli Suzuki Sprectra Indocafe yang juga mendukung MU. “Mudah-mudahan MU menang, mengalahkan Barca cukup dengan mematikan Messi, serangan balik MU dapat menjebol gawang Barca, 1-0 untuk MU,” prediksinya.

Tak mau kalah, Acuan yang merupakan Mekanik tim PON Sumut juga berkomentar. Namun dia memilih netral. “Barca masih berpeluang besar untuk menang meskipun bermain di Stadion Wembley London yang bisa dibilang akan lebih memudahkan MU karena klub itu berasal dari Inggris. Tapi pertandingan itu akan berlangsung ketat mengingat masing-masing tim memiliki bintang dan strategi andalan,” tuturnya. (adl/jul)

Salurkan Bakat Lewat Gaul

Gita Suara Al Ulum atau disingkat ‘Gaul’ merupakan kegiatan ekstrakurikuler drumband yang paling diminati di MTs Al Ulum. Pasalnya, prestasi hingga popularitas grup ini tak diragukan lagi di kawasan Medan Area.

Grup yang beranggotakan 36 personel ini tak jarang mengisi berbagai acara dan kegiatan baik bernuansa Islami hingga kegiatan akademisi.

Ketua Gaul Edwin Effendi yang diwakilkan Mayoret, Indah Mayasari dan Gitapati, Tirza Arifni Siregar menjelaskan, saat ini mereka memiliki empat partitur lagu yang telah siap ditampilkan di mana pun.

“Dan kami beserta pelatih juga sedang mempersiapkan dua partitur lagu lagi yang bernuansa Pop dan Dangdut berupa musik lagu India. Ini kami persiapkan jelang berbagai kegiatan yang bakal kami ikuti sebagai pengisi acara,” katanya.

Sebelumnya, sambung Indah, mereka sempat menjadi pengiring acara pada MTQ Kota Medan yang digelar di Medan labuhan beberapa waktu lalu. “Kami merasa sangat senang menjadi wakil madrasah untuk mengharumkan namanya. Selain itu, pengalaman kami juga terus bertambah seiring semakin banyaknya jam terbang kami,” jelasnya.

Selama ini, sambung Tirza, Gaul selalu menjalani latihan intensif saat akan mengikuti berbagai kegiatan. “Biasanya sebelum mengikuti berbagai kegiatan, kami selalu berlatih dua hari sebelum hari H,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan, Gaul dan personelnya mengagendakan latihan di madrasah setiap Minggu pukul 09.00-12.00 WIB.
Sementara perbedaan drumband dengan marchingband terletak pada alat musik yang digunakan.(saz)

Tolak Kelompok 78 Beserta Antek-anteknya

MEDAN-Sepak bola Indonesia terancam dibekukan oleh FIFA terkait kericuhan yang terjadi pada Kongres PSSI beberapa hari lalu.
Banyak pengamat sepak bola menilai bahwa biang kekisruhan itu adalah Kelompok 78 (K-78) yang ngotot membela salah satu calon, meski tak direstui induk organisasi tertinggi sepak bola dunia.

Melihat kondisi itu, Forum Komunikasi Pelatih Sepak Bola Sumatera  Utara (FKPSBSU) turut prihatin. Sekretaris FKPSBSU, Helmi Yahya menuturkan bahwa FKPSBSU menyatakan penolakan kepada K-78, tak terkecuali antek-anteknya yang ada di Sumut. Menurut  Helmi, K-78 beserta antek-anteknya tadi bersikap egois dan tak peduli terhadap perkembangan dan kemajuan sepak bola nasional.

“Saya yakin K-78 itu sarat kepentingan. Mereka pasti tidak peduli  bagaimana nasib orang-orang yang terlibat di sepak bola, utamanya yang menjadikan sepak bola sebagai sandaran hidup seperti pemain, pelatih, wasit atau pun perangkat pertandingan,” bilang Helmy.

“Artinya, jika nanti Indonesia mendapat sanksi dari FIFA, mereka (K-78) tidak  merasakan dampaknya. Tapi, para pemain, wasit dan perangkat pertandingan bisa kehilangan sumber pencarian,” tambah Helmy lagi.

Ya, jika ditelaah lebih jauh, andai FIFA menjatuhkan sanksi kepada Indonesia, hampir dapat dipastikan jika sepak bola negeri ini bakal mati suri, sebab sponsorship bakal semakin menjauh. Penanaman modal yang dinilai tidak prospektif menjadi alasan paling sakti untuk menolak semua tawaran kerja sama yang digagas pengelola even.

Tak percaya? Lihatlah ketika kondisi belum separah ini saja,  tak cukup banyak yang bersedia menjadi sponsor utama sebuah even. Bahkan Piala Indonesia yang sejatinya bergulir setiap tahun, untuk tahun ini tidak bergulir karena ketiadaan sponsor.

Coba bayangkan apa yang akan terjadi bila Indonesia benar-benar mendapat sanksi dari FIFA. Masihkah ada pihak yang bersedia menjadi sponsorship sebuah turnamen atau pun kompetisi sepak bola?

Jika pun ada, pasti nilainya tidak seberapa karena kompetisi atau pun turnamen yang bergulir tidak diakui FIFA sehingga mengecilkan nilai ekonomis even tadi.

Imbasnya, gaji pemain pun akan semakin kecil dibanding yang mereka peroleh sekarang. Bahkan tak tertutup kemungkinan para pemain asing yang awalnya diharapkan menjadi modal untuk membangun industri sepak bola negeri ini kembali ke kampung halamannya masing-masing.

Karenanya Helmi berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan tegas guna menyelamatkan sepak bola nasional. Caranya, menginstruksikan kepada pasangan George Toisutta dan Arifin Panigoro mundur dari pencalonan, sebagaimana yang diinstruksikan FIFA.

“Saya yakin jika pemerintah mau, maka masalah yang melanda PSSI sekarang ini bisa selesai dalam waktu sekejap,” bilang Helmy.

“Sayangnya, hingga kini pemerintah terkesan tidak peduli. Begitupun, saya yakin seluruh insan sepak bola  tetap berharap agar  Indonesia terbebas dari sanksi, sehingga para pemain, pelatih, wasit dan perangkat pertandingan  tetap bisa menghidupi keluarganya,” bilang Helmy. (jun/ful/jpnn)

Burung Beracun

Tahu kah kamu burung Hooded Pitohui memiliki racun. Burung Hooded Pitohui ini ditemukan di Papua Nugini.

Burung ini memakan beberapa jenis kumbang yang mengandung neurotoxin kuat dan mengandung alkaloid yang dikenal sebagai batrachotoxin (racun yang juga ditemukan pada kulit Katak Panah Beracun Amerika Selatan).(net/jpnn)

Agung Rajai KBPPP Road Race

MEDAN-Tim Yamaha Alfa Scorpii BAF KYT 3Di Medan menegaskan dominasinya di lintasan balapan jalan raya Sumatera Utara.

Setelah sukses merebut podium teratas di beberapa kelas pada nomor kejuaraan seri nasional Motoprix, tim yang mengandalkan racer muda seperti Ivan Nando dan Agung Febri dengan Yamaha New Jupiter z, serta M Irvansyah Putra dengan Yamaha Vega ZR, kembali berjaya di pentas Ambarulan KBPPP Road Race 2011 yang berakhir Minggu (22/5) kemarin.

Tak tanggung, empat kelas berhasil dikuasai dari delapan kelas yang diikuti. Agung Febri dengan Yamaha New Jupiter Z tunggangannya berhasil mencapai podium teratas di kelas Bebek 4T TU s/d 125 cc.

Sukses Agung ini sendiri tak terlepas dari ketangguhan Yamaha New Jupiter Z yang ditungganginya dalam menaklukkan lintasan yang unik dan memiliki tingkat kesulitan yang tinggi di Simalungun itu. Ketangguhan dan settingan mesin New Jupiter Z memang benar-benar terbukti handal di lintasan yang terbilang ekstrim tersebut.

Sementara itu, M Irvansyah yang turun di kelas Bebek 4T Standart s/d 115 cc Pemula dan Bebek 4T Standart s/d 125 cc Pemula, tak menemui hambatan berarti untuk menduduki podium teratas. Akselerasi dan dapur pacu Yamaha Vega ZR yang dikendarainya juga tidak menemui hambatan di sepanjang lintasan.

Sedangkan Ivan Nando harus puas berada di urutan kedua di nomor Bebek 4T TU up s/d 115 cc. Ketatnya persaingan antar racer-racer Yamaha lainnya, memaksa Ivan harus puas menjadi runner up.

Manajer tim Yamaha Alfa Scorpii BAF KYT 3Di, Apmansyah Tanjung, mengakui keberhasilan di Simalungun ini membuktikan kualitas dan keunggulan timnya dari para rival maupun kompetitor lain.

Begitupun, ia bersama timnya tak mau besar kepala dan mengungkapkan tetap akan mengevaluasi hasil balapan ini. “Hasil ini cukup baik, tapi kami akan tetap mengevaluasi hasilnya,” katanya singkat di sela-sela persiapan timnya mengikuti balapan di kawasan NAD akhir pekan ini.  (jun)

Tindak Kepling

085763379xxx
Kepada Bapak Camat Medan Denai, tolong ditindak tegas oknum kepala lingkungan Tegal Sari Mandala III (A) karena sudah berkali-kali dilaporkan melakukan pungli untuk buat KTP, tapi nggak kapok juga. Mana janji Bapak yang mau menindak anggota yang melakukan pungli sudah lebih 10 tahun jadi kepling kenapa nggak kenyang juga.

Kami Cek
Terimakasih, saya akan cek terlebih dahulu. Karena, sampai saat ini kami belum ada menerima laporan warga mengenai tindakan seorang aparatur kepling.

Edy Mulya Matondang
Camat Medan Denai