Home Blog Page 15297

Kantor Pemerintah Diblokir, Aparat Tembaki Demonstran

SANAA – Demonstrasi anti pemerintah di Yaman terus membawa korban. Alih-alih mundur dan mau menjalankan transisi kekuasaan, sesuai dengan proposal yang diajukan organisasi regional Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) Presiden Ali Abdullah Saleh justru mengerahkan polisi dan tentara untuk membubarkan demonstran.
Pasukan keamanan menembaki para demonstran yang menutup dan memblokir sebuah gedung pemerintah di Kota Taiz, sekitar 250 kilometer selatan Sanaa, ibu kota Yaman, Senin (9/5). Saksi mata mengungkapkan bahwa seorang penjaga toko dan dua demonstran tewas seketika akibat muntahan timah panas dalam unjuk rasa terbesar anti pemerintah di kota tersebut.

Selain itu, sedikitnya 80 pengunjuk rasa terluka ketika pasukan keamanan berupaya membubarkan secara paksa demonstrasi anti pemerintah di sana. Sebagian besar aparat membubarkan massa dengan kendaraan lapis baja.
“Polisi dan tentara dalam jumlah besar menyerang para pengunjuk rasa. Bahkan mengejar para demonstran hingga ke area permukiman. Mereka juga menembakkan  peluru dan gas air mata secara gencar dan membabi buta,” ujar Bushra al-Maqtari, seorang aktivis di Kota Taiz.

Seorang dokter yang merawat para korban luka bertutur penjaga toko kios kecil tewas akibat peluru nyasar dari aparat.
Dua pengunjuk rasa tewas seketika akibat ditembak aparat keamanan. Para demonstran yang menduduki   jalan utama di Kota Taiz  telah melumpuhkan kegiatan masyarakat dan ekonomi di wilayah itu. Polisi  akhirnya menembakkan peluru tajam dan gas air mata.(rtr/afp/ap/cak/dwi/jpnn)

Diduga Akibat Pilot Paksakan Pendaratan

Merpati Tetap Terbangkan MA-60

JAKARTA-Kecelakaan Merpati di Kaimana, Papua Barat, membuat banyak pihak menyoroti kelayakan pesawat MA-60 buatan Cina. Namun, pihak Merpati bersikukuh tetap mengoperasikan pesawat jenis tersebut. Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (MNA), Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan, sebelum terbang, baik pesawat maupun kru sudah menjalani prosedur persiapan.

“Jadi, kami pastikan, saat berangkat dari Sorong, pesawat MA-60 maupun kru pesawat kami laik terbang,” ujarnya di Kementerian Perhubungan, kemarin (9/5).

Jhony mengakui, pesawat MA-60 memang belum mendapat sertifikat Federal Aviation Administration (FAA). Alasannya, sertifikat FAA hanya diperlukan bagi pesawat dari Amerika Serikat (AS). “Tapi, pesawat MA-60 tetap punya sertifikasi keselamatan standar Indonesia dan Cina,” katanya.

Menurut Jhony, sistem sertifikasi di luar FAA juga diterapkan oleh negara-negara yang menggunakan pesawat buatan non-AS. “Misalnya, di Filipina, Zimbabwe, maupun China. Pesawat MA-60 juga tidak menggunakan sertifikat FAA,” ucapnya.

Jhony mengatakan, pesawat MA-60 yang celaka di Papua adalah pesawat baru. Pesawat tersebut tiba di Indonesia pada 3 Desember 2010 dan mulai terbang pada 6 Desember 2010 untuk melayani rute Bali-Nusa Tenggara. “Kemudian, pada 16 Maret lalu, pesawat kami alihkan untuk melayani rute Papua,” terangnya.

Kelaikan pesawat untuk terbang, lanjut dia, juga ditunjukkan dari hasil catatan pemeriksaan sebelum terbang atau logbook yang tidak menunjukkan pernah ada gangguan teknis pada pesawat. “Kami sudah cek, logbook-nya clear (bersih dari catatan kerusakan, Red). Jadi, kondisi pesawat memang bagus,” jelasnya.

Jhony berharap kabar negatif seputar pesawat Merpati tidak terus diembuskan. Sebab, hal itu akan mengganggu proses restrukturisasi Merpati di tengah persaingan bisnis penerbangan yang ketat. “Kami ini BUMN yang struggle (berjuang untuk sehat, Red). Kami juga kesulitan keuangan. Tapi, kami jamin, hal itu tidak akan membuat kami mengorbankan aspek keselamatan,” ujarnya.

Pengamat penerbangan, Sri Subekti, memperkirakan kecelakaan pesawat Merpati itu disebabkan pilot memaksakan pendaratan di Bandara Kaimana. Padahal, saat itu hujan deras sehingga tidak mungkin menggunakan pendaratan visual. “Sudah sangat jelas, prosedur yang harus dilakukan penerbang adalah tidak memaksakan kehendak untuk tetap mendarat,” cetusnya.

Masalah utama di bandara-bandara kecil di Papua adalah minimnya alat bantu navigasi. Di Bandara Kaimana diketahui hanya ada ADF (automatic direction finder). “Alat bantu jenis ini hanya berguna untuk menuntun pesawat ke landasan pada saat cuaca bagus,” tambahnya.(wir/owi/c2/nw/jpnn)

Itu Konsekuensi Memperjuangkan Islam

Ba’asyir Dituntut Seumur Hidup

JAKARTA – Terdakwa kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir harus berhadapan dengan tututan penjara maksimal. Jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemarin (9/5) menuntut amir Jamaah Ansyarut Tauhid itu kurungan badan seumur hidup. Banyak pertimbangan memberatkan.

“Kami meminta majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan, merencanakan, dan atau menggerakkan orang lain untuk mengumpukan dana dalam upaya tindak pidana terorisme,” kata ketua JPU Andi M Taufik dalam sidang. Ba”asyir dijerat Pasal 14 Jo Pasal 11 UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme. Pidana terorisme yang disebut JPU adalah pelatihan militer alias I’idad.

JPU mengungkapkan, hal yang meringankan Ba’asyir hanya satu. Yakni karena dia sudah berusia lanjut. Hal yang memberatkan adalah karena Ba’asyir tidak mendukung upaya pemerintah memberantas terorisme, mengganggu stabilitas negara, dan sebagai pemuka agama seharusnya dia menjadi panutan yang baik. “Yang memberatkan lainnya, terdakwa sebelumnya pernah dihukum,” ungkap Andi.

JPU menilai I’idad yang digelar di Bukit Janto, Aceh Besar termasuk dalam pidana terorisme. Dasarnya adalah putusan majelis hakim untuk para terdakwa terorisme lain di pengadilan terpisah. Salah satunya adalah Ubaid alias Lutfi Haidaroh yang divonis sepuluh tahun penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

JPU menuding Ba’asyir merencanakan atau menggerakkan dan menghasut orang lain untuk sengaja menyediakan atau mengumpulkan dana menggelar I’idad. Itu berdasarkan kesaksian Haryadi Usman dan Syarif Usman, dua orang yang ditemui Ba’asyir untuk meminta sumbangan dana jihad. Haryadi Usman memberi Rp150 juta. Sedangkan dr Syarif Usman sebesar Rp200 juta. Ba’asyir juga memberi dana sebesar Rp5 juta, Rp120 juta, dan USD 5.000 untuk survei persiapan pelatihan militer di Aceh. Menanggapi tuntutan tersebut, Ba’asyir menyebut itu merupakan konsekuensi perjuangan. “Negara thoghut memang begini. Yang penting saya memperjuangkan Islam,” katanya. (aga/jpnn)

Indriyani Mau Tunangan, Sumayani Belum Ada Anak

Kepergian Indriana Puspa Sari Wardhani terasa berat bagi seorang pria bernama Ryan. Ryan adalah kekasih pramugari yang tewas dalam insiden jatuhnya pesawat Merpati di Teluk Kaimana, Papua Barat. Ryan dan Indriana merencanakan akan melangsungkan pertunangan mereka pada tahun depan.

“Padahal Indriana akan bertunangan tahun depan dengan Ryan yang saat ini bekerja di Merpati Bali, tapi sekarang Indriana lebih dulu meninggalkan Ryan,” kata Herina (46), salah seorang kerabat Indriana, di lokasi pemakaman TPU Wates, Mojokerto, Senin (9/5).

Herina menjelaskan, sebelum meninggal, keduanya sudah saling akrab dengan pihak keluarga masing-masing. “Pokoknya keduanya siap bertunangan dan menikah,” katanya.

Dari pengamatan, Ryan menghadiri acara pemakaman Indriana di TPU Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Ryan tak kuasa menahan air matanya saat melihat jenazah kekasihnya itu.

Meski berlinang air mata, Ryan terlihat tegar. Bahkan dia ikut membantu proses pemakaman wanita yang akan dinikahinya itu. Ryan juga membantu mencangkuli tanah untuk menimbun jenazah.

Yang sangat memilukan, Ryan menciumi foto Indriana beberapa kali. “Saya tidak bisa bilang apa-apa lagi, saya mencintai Indriana selamanya. Indriana adalah wanita hebat yang pernah saya kenal dan saya cintai,” kata Ryan sembari mencucurkan air mata.

Indriana Puspa Sari Wardhani bekerja sebagai pramugari Merpati sejak tahun 2008. Dia adalah satu dari enam kru pesawat yang tewas bersama 21 penumpang di Teluk Kaimana.

Sementara, keluarga Sumayani, pramugari Merpati tak kuasa menahan haru saat jenazahnyadimasukkan ke liang lahat. Jenazah diberangkatkan dari rumah duka, Kampung Bustaman, Semarang, Senin (9/5). Setelah disalatkan di musala setempat, jenazah dibawa ke rumah mertua di Jalan Ganesha Selatan, Pedurungan Tengah. Di sana, jenazah disemayamkan sekitar satu jam.

Saat jenazah dimasukkan ke liang lahat, isak tangis pecah. Tidak hanya keluarga, melainkan beberapa pramugari Merpati juga menangis. Meski demikian, prosesi pemakaman tetap berlangsung khusyuk. Sumayani merupakan anak sulung dari tiga bersaudara. Dia bekerja di Merpati sejak 7 tahun silam (sebelumnya ditulis 4 tahun) dan menikah, namun Sumayani belum dikarunia anak. (net/jpnn)

Medan Terus Memanas

Pancur Batu dan Berastagi Cenderung Hujan

Udara terasa gerah, panas terasa terik. Fenomena tersebut hari-hari ini melanda Kota Medan dan sekitarnya. Kemarin, Senin, suhu di Kota Medan mencapai 36 derajat celcius, padahal normalnya suhu di Medan hanya berkisar 32 derajat celcius.

Sayangnya, meski cukup tinggi, angka 36 derajat celcius ternyata masih di bawah prediksi. Ya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan suhu di Sumatera Utara (Sumut) khususnya Kota Medan akan mengalami peningkatan signifikan.

Selain itu, BMKG Maritim Belawan juga memprediksikan dalam sepekan atau pertengahan Bulan Mei Kawasan Belawan dan Medan sekitarnya akan terjadi musim kemarau. Data statistik menunjukkan suhu di Belawan mencapai 36 derajat celsius dengan kecepatan angin 10 hingga 12 knot. Hal ini dikatakan oleh Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Maritim Belawan, Surya Surbakti.

Surya mengatakan teriknya cuaca belakangan ini diakibatkan oleh awan konvektif yang menguap dari air laut. Jadi, terbentuklah awan konvektif mulai pagi hari hingga sore hari. “Teriknya cuaca saat ini didukung oleh terjadinya musim angin barat sehingga awan yang terbentuk tadi mengarah ke daerah lereng seperti di Pancur Batu dan Berastagi,” ujarnya Surya Surbakti di kantornya, Senin (9/5).

Lebih lanjut, dia menambahkan dengan awan yang terbentuk dan mengarah ke lereng, maka Pancur Batu dan Brastagi berpotensi hujan, sementara Kota Medan akan mengalami musim kemarau dengan terik matahari yang menggigit. Karena itu, Surya mengimbau agar warga tidak keluar rumah dan tidak melakukan aktivitas karena cuaca panas dapat menimbulkan dehidrasi.

Selain itu, tambah Surya, gelombang tinggi juga berpotensi di daerah Pantai Barat, Selat Malaka, Perairan Nias, Mentawai, Sibolga, Aceh bagian Barat yang mencapai 2 sampai 3 meter. Sementara di Aceh bagian Utara tinggi gelombang mencapai 3 sampai 5 meter. “Bagi para pekerja yang berhubungan dengan kelautan diharapkan untuk mewaspadai hal tersebut karena gelombang tinggi tersebut cukup berbahaya,” tegasnya.

Sebelumnya, kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Cabang Polonia Medan, Firman AMG, mengatakan suhu di Medan diprediksi akan mencapai 39 derajat celcius. “Cuaca hujan dalam beberapa hari belakangan ini di Kota Medan disebabkan cuaca anomali yang menyelimuti Kota Medan sehingga panas mancapai 39 derajat  celcius,” katanya, Sabtu (7/5).

Meskipun begitu perubahan cuaca yang terjadi saat ini di Medan belum ekstrim. Diperkirakan puncaknya Juni hingga September nanti.

“Ini bukan cuaca ekstrim. Bulan Juni sampai September nanti, Kota Medan sudah masuk musim kemarau. Jika pada siang harinya cuaca panas, ini disebabkan adanya pengaruh anomali cuaca atau perubahan cuaca,” beber Firman.
Firman juga mengatakan, cuaca ini kemungkinan akan berakhir pada akhir Desember, atau ketika memasuki awal Januari. “Cuaca seperti ini akan terus berlangsung sampai pertengahan atau akhir bulan Desember. Ataupun awal bulan Januari nanti,” tuturnya.

Sementara itu, terkait cuaca panas, sejumlah toko elektronik di Medan mengakui kenaikan omset penjualan kipas angin rata-rata 15 belas persen dalam sebulan terakhir. “Pembeli mengaku tidak tahan udara gerah baik siang maupun malam hari di dalam rumah, sehingga memerlukan kipas angin,” kata seorang penjual toko elektronik di kawasan Gatot Soebroto, Medan.

Persis dengan kipas angin, penjualan Air Conditioner (AC) untuk pemakaian di rumah tangga juga meningkat hingga 20 persen. Peningkatan ini dikarenakan suhu di Kota Medan sangat panas. Menurut seorang sales marketing AC yang berada di Jalan Gatot Subroto KM 6,7 Medan, Khairul Imran, penjualan AC pada Bulan Mei ini meningkat 20 persen dari dua bulan terakhir. (mag-11/bbs)

Resepnya, Minum Air Putih

Suhu panas Kota Medan, menurut BMKG Regional Sumut/NAD, Mei hingga akhir Juni 2011 mendatang akan menembus level 37 derajat celcius. Suhu yang panas ini jelas mengancam warga, pasalnya dapat mengakibatkan beberapa penyakit.

Bahkan, sinar ultraviolet berpotensi menimbulkan kanker kulit dan terjadinya jamur. “Cahaya matahari sangat tidak baik bila suhu panasnya mencapai 34 derajat celsius karena bisa merusak kulit dan bisa timbulkan kanker. Yang ditakutkan, sinar ultraviolet bisa sebabkan terjadi kanker kulit,” kata dokter ahli kulit, dr Irwan Rangkuti SpKK, Senin (9/5).

Namun menurutnya, kanker kulit dialami apabila terlalu lama dan secara terus-menerus terekspos atau terkena sinar ultraviolet. “Tidak serta-merta selama sebulan atau dua bulan masyarakat dapat terkena kanker kulit ini. Melainkan, seringnya terpapar sinar matahari selama bertahun-tahun,” jelasnya.

Selain itu, untuk jangka pendeknya, dokter yang berpraktik di RSUD dr Pirngadi Medan itu menjelaskan kewaspadaan terhadap penyakit jamur. “Panas, dapat menyebabkan seseorang itu berkeringat, baju menjadi lembab atau pun basah. Kalau dibiarkan bisa terjadi biang keringat. Dan, bisa terkena penyakit karena jamur (panu),” ujarnya. Secara terpisah, pengamat Kesehatan, dr Delyuzar SpPA (K), mengatakan panas lebih berpengaruh pada orang yang bekerja di luar ruangan. “Dalam kondisi ini, sebaiknya harus cukup minum air putih,” ucapnya.

Delyuzar menambahkan kalau tidak hanya penyakit kulit yang diwaspadai oleh warga. Pasalnya, suhu yang panas akan mempermudah debu untuk masuk ke tubuh dan rongga mulut sehingga bisa menyebabkan infeksi saluran nafas atas. “Kalau sudah begitu, daya tahan tubuh manusia akan mudah turun. Dalam keadaan seperti ini, disarankan banyak minum air putih, cukup makanan bergizi dan bervitamin. Untuk penguatan, tidak hanya air saja tapi juga yang mengandung elektrolit,” jelasnya. (mag-7)

Galang Keterbukaan di Sepak Bola

Anuar Shah

Kenyataan miris dari berbagai cabang olahraga nasional di tengah kebangkitan negara-negara tetangga menginspirasi Anuar Shah (44) untuk berkecimpung. Dengan melaksanakan prinsip keterbukaan, dirinya bertekad mengembalikan kejayaan persepakbolaan Sumatera Utara (Sumut) yang pernah ada.

Ya, seperti yang kita ketahui, di era 1970-an hingga 1980-an, Sumut bisa dikatakan sebagi kiblat sepak bola nasional. Setidaknya, daerah ini melahirkan banyak pemain berkualitas yang mengisi skuad tim-tim besar. Begitu juga dengan Persatuan Sepak Bola Medan Sekitar (PSMS) yang dijuluki ‘The Killer’ dan Persatuan Sepak Bola Deli Serdang (PSDS) dengan julukan ‘Traktor Kuning’ kerap menggetarkan lawan.

Namun kenyataan yang ada saat ini, persepakbolaan Sumut memprihatinkan. Kini, kejayaan di masa lalu pun bak dongeng sebelum tidur saja. “PSSI adalah sebuah organisasi yang butuh pengorbanan baik tenaga, waktu, pikiran, bahkan materi dari setiap orang yang terlibat di dalamnya. Itu pengabdian. Ketika semua itu diubah bahkan dijadikan ajang cari makan, hancurlah persepakbolaan kita. Perubahan itu hanya bisa dimulai dari atas ke bawah, bukan dari bawah ke atas,” ucap Anuar Shah, Jumat (6/5) lalu.

Untuk itu lanjutnya, kepengurusan di tiap cabang olahraga harus merangkul orang-orang yang memiliki perhatian dan kemauan berkorban tadi. Hanya dengan demikian manajemen yang baik baru dapat terlaksana, seperti penerapan pengawasan independen pada keuangan organisasi yang berperan besar pada kelangsungan program.
Terhadap urusan keuangan tadi, suami dari Mahsariany ini menawarkan beberapa metode. Dimulai dari iuran wajib dari seluruh pengurus untuk mendukung kas hingga penggalangan donasi dengan pendekatan-pendekatan persuasif. Dengan kekayaan  potensi di Sumut akan sangat banyak donatur yang dapat membantu. Untuk itu pula, pengurus harus mampu membangun link dengan berbagai elemen yang ada.

“Yang penting kita memiliki program jelas untuk kemajuan prestasi sepak bola bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan. Kepercayaan itu yang membuat beberapa bupati dan wali kota di Sumut ini juga figur-figur sepak bola seperti Randiman Tarigan dan Dr Mamad siap berjalan bersama saya. Dengan sistem audit independen yang akan saya terapkan semua pelanggaran akan terlihat jelas. Saya juga harus siap mundur bila melakukan kesalahan dan tidak ada kompromi bagi pengurus yang nakal,” tegasnya.

Begitu pun, ayah empat anak ini mengaku tidak akan berjalan lancar setelah sekian lama kepengurusan kerap diterpa dualisme. Hal itu pun pernah dialaminya saat menggelar Kompetisi Piala Medco U-15 , 2008 lalu. “Kalau kita memanam padi pasti ada rumput yang tumbuh di sekitarnya. Tapi kalau rumput yang kita tanam, tidak akan pernah tumbuh padi di situ. Artinya kalau baik yang kita buat, ada saja orang-orang yang mengganggu,” ucapnya berfilosofi. (jul)

Ambil Filosofi Memancing dan Berburu

Keterlibatan Anuar Shah di olahraga sudah dilakoni sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Dimulai di cabang beladiri, pria yang akrab disapa Aweng ini pernah mendapat didikan dari Winta Karna saat bergabung di Kala Hitam Jalan Listrik Medan.

Ketika harus mengikuti orangtua ke Kota Pematang Siantar, Aweng bergabung di Tangan Kosong (Tako) di bawah asuhan sang guru, Djamin Purba. Sepak bola pun menjadi permainan masa kecil meskipun tidak seserius cabang beladiri tadi.

Tak heran, waktu luang yang ada diisi dengan kegiatan yang juga berbau olahraga. “Kalau lagi ada waktu luang saya sekarang suka memancing dan berburu. Kedua olahraga ini menurut saya sangat menantang, jantan, juga membutuhkan kesabaran yang tinggi,” jelasnya.

Bagi Aweng cabang memancing dan memburu menawarkan sebuah proses yang berhubungan dengan suasana yang berbeda. Seperti kesabaran saat menunggu ikan menangkap umpan dilanjutkan dengan menarik pancing dan menaklukkan ikan sebelum akhirnya kembali dilepas. Memancing sendiri pernah dilakoninya selama dua hari dua malam tanpa tidur.

Berbagai daerah sudah pernah dijajakinya untuk kedua kegiatan tadi seperti Sabang, Pulau Berhala, Pelabuhan Ratu, sebagian besar kawasan di Aceh, Pulau Ilik Madina, hingga ke Negeri Gajah Putih, Thailand. Perjalanan yang meninggalkan beberapa kisah kelak untuk selalu diingat. “Waktu berburu babi hutan di Aceh saya yakin kalau ke tujuh peluru yang saya tembak itu kena. Tapi itu babi malah berjalan santai dan tidak terluka sedikit pun. Saya berpikir mungkin ini yang dibilang rantai babi itu. Kita juga dengan mendiang Samin Pardede pernah nyaris ditelan tornado waktu mancing di Pulau Ilik Madina,” kenangnya. (jul)

Sama-Sama Yakin

Man. City vs Tottenham

MANCHESTER-Panasnya persaingan di ajang English Premier League (EPL) bukan hanya terjadi diantara dua tim yang masih berpeluang juara, Manchester United dan Chelsea.

Tim lain di luar kedua tim ini pun terlibat persaingan yang tak kalah serunya untuk memperebutkan satu tiket tersisa di ajang Liga Champions musim depan.

Kenapa hanya satu? Ya, poin 67 yang dikumpulkan tim berperingkat ketiga Arsenal mustahil bisa dilampaui oleh tim-tim yang sejauh ini masih berada di luar zona Liga Champions.

Sebut saja nama-nama seperti Tottenham dan Liverpool yang baru mengumpulkan poin 56 dan 55 dengan tiga laga tersisa. Poin maksimal yang dapat dikumpulkan Tottenham adalah 65 sedangkan poin maksimal yang bisa dituai Liverpool adalah 64.

Artinya, jika kedua tim ini mampu meraih kemenangan pada semua laga tersisa, sebaliknya Manchester City yang menempati posisi keempat mengalami kekalahan pada semua partai, maka dua tim tadi unggul 3 dan 2 poin dari anak asuh Roberto Mancini. Artinya baik Tottenham dan Liverpool masih berpeluang besar masuk ke zona Liga Champions.

Karenanya, tak heran bila gelandang asal Belanda Nigel de Jong menyebut laga menghadapi Tottenham Hotspur dinihari nanti merupakan partai hidup mati.

De Jong pun berharap semua pemain tidak lagi membuat kesalahan agar tidak berakhir dengan kegagalan seperti yang terjadi di akhir minggu lalu, ketika mereka takluk 1-2  dari Everton meski sempat memimpin lebih dulu.
“Minggu ini akan menjadi minggu penting untuk  klub, pemain dan fans. Minggu ini menjadi laga hidup mati bagi Manchester City. Peringkat keempat berada dalam jangkauan dan segala sesuatunya ada di tangan kami. Kami harus bisa meraih kemenangan di laga ini,” kata De Jong.

Terkait peluang timnya saat menjamu Tottenham Hotspurs dinihari nanti De Jong mengatakan bahwa peluang untuk meraih kemenangan selalu terbuka, meskipun fakta membuktikan jika dalam lima pertandingan terakhir di City of Manchester, tuan rumah hanya menang sekali dan kalah sebanyak empat kali.

“Pada putaran pertama kami mampu menahan imbang mereka di White Hart Lane. Itu sebuah pertanda bagus. Yang pasti, hasil itu membuat kami semakin yakin dapat mengalahkan mereka,” bilang De Jong.

Terpisah, gelandang Tottenham Hotspurs Michaal Dawson mengatakan bahwa dirinya tetap yakin jika Spurs dapat masuk ke zona Liga Champions, meski pada akhir pekan lalu hanya bermain imbang 1-1 saat menjamu Blackpool.
Memang pada lima pertandingan terakhir penampilan anak asuh Harry Redknapp sangat mengecewakan. Dua kali kalah dan tiga kali bermain imbang merupakan catatan prestasi yang diraih Spurs .

Karenanya, laga dinihari nanti diharapkan menjadi momentum paling tepat untuk mendongkrak posisi Spurs. “Apa yang bisa kami lakukan di Manchester City tahun lalu (meraih kemenangan) memberikan kami peluang. Tapi saat ini mereka ada di posisi yang lebih baik,” tandasnya.

“Ini (masuk ke zona Liga Champions) hanya masalah waktu. Yang pasti, kami tetap yakin meraih kemenangan atas mereka, seperti yang pernah kami lakukan tahun lalu,” pungkas Dawson. (jun/bbs)

Laga Sisa tanpa Bale

TIDAK ada Gareth Bale dalam skuad Tottenham Hotspur saat melawat ke Manchester City dini hari nanti. Bale absen setelah mengalami cedera engkel ketika Tottenham ditahan seri 1-1 oleh Blackpool (7/5). Bale menjadi korban terjangan kapten Blackpool Charlie Adam pada menit ke-65.

“Dia terkena di ligamen engkel kiri dan saya tidak akan bisa memainkannya lagi di sisa musim,” ungkap Harry Redknapp di situs resmi klub.

Absennya Bale tentu saja mengurangi kekuatan Tottenham yang tengah berjuang bisa kembali finis empat besar di akhir musim. Meski begitu, Redknapp tidak ingin cederanya winger 21 tahun Wales itu menjadi alasan seandainya Spurs gagal memenuhi target.  “Kerugian besar kehilangan Gareth, tapi kami sudah terbiasa tanpa dirinya di beberapa laga terakhir,” tutur Redknapp.

“Dia kerap mengalami cedera belakangan dan itu sangat menyulitkannya menemukan kembali performa terbaik seperti di sepertiga awal musim. Dia sangat fantastis saat itu dan perannya tidak tergantikan. Dia mengkreasi gol sekaligus mencetak gol,” tutur Redknapp.

Yang dipikirkan Redknapp saat ini adalah menunggu berapa lama recovery cedera Bale. Sebab, kemungkinan Bale belum fit saat Tottenham menjalani pramusim di Afrika Selatan Juli nanti.(dns/jpnn)

Mohon Doa Restu PSMS Bertolak ke Tenggarong

MEDAN – Pagi ini 18 skuad PSMS plus sejumlah offisial berangkat ke Tenggarong Kalimantan Timur untuk melakoni pentas  Delapan Besar Divisi Utama Liga Indonesia.

Berangkat hanya dengan 18 pemain saja tentu sedikit riskan.Perinciannya, 16 pemain plus dua kiper. Tentu jumlah tersebut cukup sedikit, pasalnya PSMS akan melakoni tiga laga dalam rentan waktu enam hari.

“18 pemain berangkat besok (hari ini). Di delapan besar kami membawa dua kiper, satu  tidak ikut,” ujar Asisten Pelatih PSMS Edy Syahputra di Mes Kebun Bunga Medan kemarin.

Hari Jumat (13/5) mendatang, PSMS Medan akan menghadapi PSAP Sigli, Minggu (15/3), gantian tuan rumah Mitra Kukar yang menantang PSMS Medan. Di pertandingan terakhir Rabu (18/5), Persiba Bantul akan menjadi tim yang harus dijajal skuad asuhan pelatih Suharto.

Diakui Edy, 18 pemain yang dibawa adalah jumlah maksimal yang dimiliki tim. Pasca operasi cairan tendon kaki kiri Zulkarnain, praktis pemain yang ada hanya sejumlah itu. “Pemain sudah nggak ada lagi selain Zulkarnain yang masih dalam tahap pemulihan setelah operasi. 18 pemain itulah yang akan diberdayakan,” ujar Edy lagi.

Diakuinya, babak delapan besar yang sarat gengsi sedikit mengkhawatirkan pihak pelatih. Potensi cedera yang bisa saja menghampiri akan membuat PSMS krisis pemain. Tapi menurut Edy, kekhawatiran tersebut juga harus disiasati. “Terus terang kami sedikit khawatir dengan jumlah pemain yang ada. Tapi antisipasinya juga sudah kami siapkan. Selain kami yakin kondisi lapangan stadion yang bagus tidak akan terlalu berdampak pada kondisi pemain,” bebernya lagi.

Dari 18 pemain, gelandang menjadi pengoleksi pemain terbanyak. Ada tujuh nama pemain tengah yang ada di kubu PSMS Medan yakin, Alfian Habibi, M Afan Lubis, Almiro Valadares, Faisal Azmi, Tri Yudha Handoko, Ade Candra Kirana, Donny F Siregar. Banyaknya jumlah gelandang membuat Edy menuturkan, pihaknya akan memanfaatkan lini ini untuk berjuang pada pertandingan.

“Strateginya, di sektor gelandang yang berjibaku. Dengaan kondisi lapangan yang bagus, kami akan memberikan instruksi kepada pemain depan dan belakang untuk pandai-pandai memanfaatkan situasi dan menjaga dirinya.” kata mantan pelatih PS Madina Medan Jaya itu.

PSMS Medan dan tujuh tim lain yang bertarung di putaran Delapan Besar memang bisa saja melakukan penambahan pemain lokal. Tetapi menurut Edy, hal tersebut akan beresiko melemahkan. “Kalaupun ada pemain baru yang datang, kami tidak akan terima karena nanti malah beresiko membuat permainan tidak padu,” tandasnya. (ful)
Kebersamaan yang selama ini tercipta sudah membuat tim solid, jadi kami tidak mau mengambil resiko dengan menambah pemain,” tandas Edy. (ful)

CPNS Dipungut Rp200 Ribu

081361337xxx

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Medan mata duitan, tolong anggota DPRD Kota Medan periksa Kadis Kesehatan dr Edwin Effendy, kami CPNS di kutip biaya Rp200.000 untuk pengurusan menjadi PNS 100 persen, uang kinerja dan uang makan selalu diperlambat. Keluhan ini sudah kami sampaikan, tugas Bapak-Bapak yang terhormat untuk mencari bukti tugas kami menyampaikan.

Kami Tunggu Buktinya

Pertama kami sampaikan, bagi bapak/ibu yang menjadi korban atas pungutan liar seperti yang disebutkan untuk proses menjadi PNS 100 persen, hendaknya mengumpulkan data-data dan menyampaikan secara resmi ke DPRD Medan. Supaya laporan ini bisa ditindak lanjuti oleh DPRD Medan khususnya melalui Komisi B

Selanjutnya, kami berharap kerjasama masyarakat untuk melaporkan bukti-buktinya, sepanjang tidak ada bukti-bukti yang diterima DPRD Medan, tentunya kami kesulitan untuk menerima aspirasi ini, berkaitan identitas pelapor bisa dirahasiakan.

Muncul laporan via SMS tersebut, apa yang disebutkan sebenarnya bisa saja terjadi, sehingga Dinas Kesehatan harusnya menyikapi segera mungkin laporan tersebut dan harus pro aktif mencari tahu serta membangun sistem agar kecurangan ini tak terjadi. Kami sangat harapkan persoalan ini bisa ditanggapi secara positif, mungkin dalam masalah ini tak didapatkan oknumnya tapi ada itikad baik membangun sistem agar tidak terjadi lagi. Terimakasih.

Salman Al Farisi
Anggota Komisi B DPRD Medan

Hentikan Tudingan, Buat Laporan Jelas

Terimakasih laporannya, kami sampaikan kepada pengirim SMS, saya pastikan, bahwasannya sampai saat ini saya tidak ada meminta atau memerintahkan staf untuk memungutnya. Jadi saya sangat beharap, dari pada tuding menuding, sebaiknya sebutkan siapa saja yang dikutip dan laporkan pengutipnya. Kemudian, di mana dan kapan dilakukan pengutipan tersebut. Terimakasih atas kerjasamanya.

dr Edwin Effendy M Sc
Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan