29 C
Medan
Thursday, January 1, 2026
Home Blog Page 15393

Pabrik Mesin Tik Terakhir Tutup

MUMBAI- Pabrik mesin tik manual yang sempat populer di abad ke 20 segera punah. Pasalnya, satu-satunya pabrik pembuat mesin tik terakhir di dunia telah memutuskan menghentikan produksinya lantaran tak mampu bersaing dengan teknologi komputer.

Demikian dilansir laman PC Mag, Selasa (26/4). Pabrik terakhir pembuat mesin tik Godrej dan Boyce di Mumbai, India, memutuskan untuk menghentikan produksinya sejak mesin ini tergerus kecanggihan teknologi komputer.
“Sejak awal 2000 ke atas, komputer mulai mendominasi. Semua pabrik mesin tik berhenti berproduksi, kecuali kami. Sampai 2009, kami masih memproduksi 10.000 sampai 12.000 mesin tik per tahunnya,”ujar manajer operasi Godrej dan Boyce, Milind Dukle.

Ketika dibuka pada 1950, perusahaan ini  memproduksi lebih dari 50 ribu mesin tik per tahunnya. Pada 2009, perusahaan ini menghentikan produksi mesin tik alfabet dan menggantinya dengan produksi mesin tik berbahasa Arab.
Mesin tik pertama dikenal dengan nama bola ketik diproduksi di Eropa pada tahun 1870. Perusahaan Remington mulai memproduksi masal mesin tik yang telah dikembangkan tiga tahun kemudian dengan format QWERTY yang masih berlaku sampai sekarang.

Sampai awal 1900an, mesin tik muncul dalam berbagai variasi. Tapi, pada 1910, semua mesin tik mengikuti standardisasi yang telah ditetapkan secara global, diantaranya adalah peletakan tombol shift dan tombol simbol. (bbs/jpnn)

Pensiun Sebagai PNS di Usia 102 Tahun

NEBRASKA- Seorang wanita di Nebraska, negara bagian Amerika Serika (AS), Sally Gordon  baru memilih pensiun dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) diusia 102 tahun. Pilihan pensiun itu bukan diakibatkan kendala kesehatan ataupun masalah fisik, tapi hanya dikarenakan sudah waktunya.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (27/4), Gordon bekerja untuk tiga gubernur berbeda di negara bagian Nebraska. Selama itu, dia selalu menolak pensiun. Di usia 75 tahun, Sally memutuskan berkarir sebagai staf legislatif.
Diusianya yang sudah sangat tua, Gordon mengaku pensiun yang diambilnya di usia ke 102 tahun ini bukan karena faktor kesehatan. Pasalnya, selama ini Gordon memang dikenal sebagai wanita yang hidup sehat dan aktif.
“Saya memutuskan pensiun hanya karena memang sudah waktunya,” jelas Gardon.

Dulunya, Gardon seorang model. Dia biasanya mengenakan blazer merah menyala dengan tangan yang selalu terbungkus oleh syalnya. Gordon berkewarganegaraan Chicago, dibesarkan di Fort Collins, Colorado. Dia hijrah ke pada tahun 1927 dan menyaksikan pengrajin Italia mendesain mosaik lantai di State Capitol. (bbs/jpnn)

Rayap Makan Uang Rp1,9 Miliar

INDIA- Pegawai bank di India terkejut setelah melihat tumpukan uang kertas rusak senilai 10 juta rupee atau sekitar Rp1,9 milliar dimakan rayap. Padahal, uang itu disimpan di brankas.  Insiden itu berlangsung di State Bank of India (SBI) cabang distrik Barabanki di Kota Lucknow, Selasa (19/4) lalu demikian dilansir kantor berita Associated Press.
Polisi setempat pun awalnya bingung bagaimana bisa brankas yang berbahan baja bisa dimasuki rayap. Uang tersebut milik nasabah yang disimpan dalam brankas sejak Januari lalu.

Setelah diselidiki, ternyata ini akibat kelalaian pegawai bank, yang tidak disiplin memastikan pintu brankas tertutup rapat. Manajemen SBI menyatakan pegawai yang bersalah akan diberi sanksi.  “Ini kesalahan pihak bank, sehingga harus menanggung kerugian akibat ulah para rayap dan publik tidak harus ikut menderita kerugian,” kata pejabat SBI, Abhay Singh, yang dikutip harian Indian Express Newspaper.

Uang yang telah rusak dijamin diganti yang baru oleh Bank Sentral India, asalkan nomor serinya masih terlihat utuh. Sementara itu, pihak pengelola bank setempat mengeluh bahwa mereka selama ini bekerja di bangunan yang sudah tua sehingga sudah menjadi sarang rayap. (bbs/jpnn)

Indonesia-Cina Sudah 2000 Tahun

Perkuat Kerjasama Bidang Ekonomi

Hubungan Indonesia-Cina sudah terjalin sejak 2 ribu tahun lalu, sehingga banyak kemiripan secara sosial budaya. Hubungan kedua bangsa ini dimulai zaman kuno hingga zaman modern.

Demikian diungkapkan Perdana Menteri Cina, Wen Jiabao dalam pertemuan dengan sejumlah jurnalis yang dikutip dan kementrian luar negeri Cina. Pada pertemuan tersebut, Wen menyebutkan, dirinya akan mengunjungi Indonesia hari ini (besok, Red) hingga dua hari mendatang.

“Biksu Tiongkok (Cina, Red) yang terkenal, Fahien, mengunjungi Indonesia pada abad keempat Masehi. Pada abad ke-8, biksu terkemuka lain, Yijing, bertandang ke Indonesia dan pada masa itu pula banyak warga Cina bermigrasi ke Indonesia,” kata Wen.

Wen merupakan pimpinan utama Partai Komunis Cina menyatakan hasil pertemuannya dengan Ketua DPR RI, Marzuki Alie, beberapa hari lalu tentang asal usulnya.

“ Marzuki berkata kepada saya, sejumlah babak sejarah antara Cina dan Indonesia. Dia mengaku lahir di Sumatera dan banyak warga setempat yang mirip dengan orang Cina. Itu sebabnya dia merasa juga punya darah Tiongkok,” paparnya. Selanjutnya, dia menuturkan bahwa episode paling bersejarah bagi kedua bangsa adalah pada masa penjelajahan samudera oleh Laksamana Zheng He. Dia merupakan seorang Muslim dan pelaut Cina legendaris pada abad ke-15.

“Dia membantu pembangunan sejumlah masjid di Indonesia dan beberapa diantaranya masih terawat baik,” ujarnyaWen.

Babak penting lain, bagi Wen, adalah saat Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung pada 1955. PM Cina saat itu, Zhou Enlai, dan Presiden Soekarno melakukan upaya bersama yang luar biasa dalam menyukseskan konferensi itu.

KAA menghasilkan sepuluh prinsip bagi keharmonisan negara-negara Asia dan Afrika. “Saya kagum dengan kesan yang ditimbulkan Indonesia,”sebutnya mengingat Bandung.

Menyambut kehadiran PM Cina itu, Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa menyampaikan, kunjungan PM Wen Jiabao ke Jakarta akhir April 2011untuk mencapai hasil konkrit dengan pemerintah Indonesia di  enam bidang kerjasama. Salah satunya adalah mendorong hubungan ekonomi perdagangan yang saling menguntungkan. (bbs/jpnn)

Rosalina Anak Buah Politisi Demokrat

JAKARTA- Kasus penyuapan Sekretaris Menpora, Wafid Muharam bakal meluas bahkan menyentuh langan politisi. Mirdo Rosalina Manulang alias Rosalina yang merupakan perantara Wafid dan pengusaha PT Duta Graha Indah Mohammad Al Idris disebut-sebut sebagai orang kepercayaan salah satu petinggi partai terbesar.

Kamarudin Simanjuntak, kuasa hukum Rosalina pun mengakui bahwa sebenarnya atasan kliennya merupakan seorang politisi. Namun dia enggan menyebut siapa dan dari partai mana politisi tersebut. Lebih lanjut Kamarudin menerangkan bahwa perusahaan yang dimiliki politisi tersebut memang bergerak di bidang perantara atau broker.
“Perusahaannya masih ditelusuri KPK,” kata Kamarudin di Jakarta, kemarin (27/4). Lebih lanjut dia menerangkan, dalam kasus penyuapan ini, Rosalina mendapat tugas dari atasannya untuk mempertemukan Wafid dengan Idris. “Dia tidak tahu apa-apa cuma dapat perintah,” imbuhnya.

Terpisah, kuasa hukum Wafid, Adhyaksa Dault meminta kepada KPK untuk segera menelusuri apakah benar ada politisi yang terkait dalam kasus ini. Jika ada, dia berharap lembaga antikorupsi segera bertindak tegas kepada politisi tersebut.

Selain itu, mantan Kemenpora tersebut juga meminta agar kliennya memberikan keterangan sejujur-jujurnya kepada para penyidik apakah benar ada politisi di balik kasus yang menimpanya itu. “Saya berharap agar semuanya bisa cepat terbongkar,” ucapnya.

Di bagian lain Ketua Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Bonyamin Saiman mengaku memiliki data-data yang menunjukkan bahwa Rosalina memang bekerja pada seorang politisi. Politisi tersebut adalah Muhammad Nazaruddin, yang tak lain adalah Bendahara Umum DPP Partai Demokrat.

“Saya yakin karena saya mendapatkan informasi itu dari rekan saya yang juga anggota DPR,” kata dia kepada Jawa Pos (grup Sumut Pos), kemarin. Dia mengatakan, salah satu bukti bahwa Rosalina orang dekat Nazaruddin adalah keduanya sama-sama berkantor di jalan Buncit Raya No 27 Jakarta Selatan.

Bonyamin menambahkan, tidak mungkin Rosalina memiliki uang miliaran rupiah jika tidak dibekingi oleh orang-orang kaya. Karenanya, dia meminta agar KPK segera memeriksa Nazaruddin. (kuh/dyn/aga/fal/jpnn)

Bukan Ahli Keris

Meski kini sibuk mengurusi bisnis, mantan Menakertrans Erman Soeparno ternyata tak bisa jauh-jauh dari budaya.
Setelah aktif sebagai pembina Srimulat dan Ketoprak Humor, Presiden Direktur Truba Jaya Enginering ini pekan lalu terpilih sebagai ketua umum Serikat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI).

Meski memimpin masyarakat pelestari keris, Erman mengaku bukan kolektor keris. Modal dia maju dalam pemilihan ketua SNKI hanya tiga keris warisan leluhurnya. Meski secara rutin merawat keris yang dimilikinya, Erman bahkan mengaku tidak tahu tangguh atau tahun pembuatan keris-keris itu. “Saya bukan ahli keris, tapi mengagumi keris sebagai produk budaya bernilai tinggi,” katanya.

Terpilih sebagai ketua masyarakat perkerisan membuat Erman terobsesi menjadikan keris sebagai ikon pariwisata Indonesia. “UNESCO kan sudah mengakui keris sebagai warisan budaya dunia asli Indonesia. Mengapa tidak keris menjadi ikon pariwisata” terang pria kelahiran Kebumen ini.

Selain sebagai objek budaya, keris dinilai memiliki aspek ekonomis. Ini terlihat dari masih maraknya besalen atau industri keris di sejumlah daerah di Indonesia. (wan/c2/nw/jpnn)

Naskah Soal Banyak Rusak

Ada yang Hilang, Ada yang Salah

MEDAN- Dari hasil pantauan Ujian Nasional (UN) Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Rabu (27/4) yang dilakukan Komisi B DPRD, ditemukan adanya kekurangan dan kerusakan naskah soal serta lembar kertas jawaban (LKJ) di sejumlah sekolah.

Temuan itu terjadi saat anggota Komisi B DPRD Medan yang dipimpin Ketua Komisi B DPRD Medan Roma P Simare-mare yang didampingi anggota Komisi B DPRD Medan lainnya, M Yusuf dan Syamsul Bahri saat meninjau pelaksanaan UN di SMP Methodist 3, Jalan Perintis Kemerderkaan Medan.

Kepala Sekolah Methodist 3 Medan, Chen Yun Fak kepada para anggota Komisi B DPRD Medan menjelaskan, kerusakan naskah ujian terdapat pada mata ujian Bahasa Inggris pada paket 54. dimana  terdapat kekurangan lembar soal yakni 3 naskah soal tidak sempurna. Ke-3 naskah soal tersebut sama sama tidak memiliki lembaran halaman 9 dan 10 yaitu soal No 19, 20, 21, 22 dan 23.

Ironisnya, kekurangan lembar naskah ujian tersebut diketahui saat pertengahan ujian sudah berlangsung.
“Sehingga kalau kita ganti dengan naskah soal cadangan tak mungkin lagi, sebab sebagian sudah dikerjakan di LKJ. Kondisi seperti ini, peserta ujian sangat dirugikan,” ujar ChenYun.

Sedangkan, Ketua Yayasan Methodist-3, Kurniati Djuang menyampaikan, agar pihak DPRD Medan dapat memberikan masukan terkait pelaksanaan UN ke depan dapat lebih baik. Sehingga upaya peningkatan mutu pendidikan di kota Medan sama sama bertanggungjawab.

Keluhan yang sama juga disampaikan Kepala Sekolah SMP Sutomo 1 Medan, Dra Tania Salim menyebutkan, selama pelaksanaan UN mulai hari pertama sampai hari ke tiga mendapat banyak masalah terkait kekurangan naskah soal, kerusakan LKJ dan ketidakhadiran pengawas.

Dijelaskan Tania, seperti pada mata ujian Matematika, terjadi kesalahan soal dalam paket 46 (B). Dimana pada naskah tersebut terselip paket 39 (C) dan penyusunan soal terkesan amburadul. Kesalahan naskah soal tersebut sebanyak 41 set terdapat di beberapa ruangan. Begitu juga kerusakan LKJ, kertasnya banyak yang bergaris-garis. “Kita kuatir dengan keruskan LKJ akan berpengaruh terhadap hasil pemeriksaan komputer, yang rugi kan siswa juga,” ujar Tania. Sementara itu, kunjungan dewan ke SMP Sutomo sedikit kecewa melihat LKJ peserta ujian sudah dikumpulkan pengawas sementara sisa waktu sekitar 30 menit lagi.(ari)

Jangan Dibawa, Aku Pakai Baju Dulu…

Cahaya Massage Digerebek

MEDAN-Tempat mesum berkedok panti pijat Cahaya Massage di Jalan Brigjen Katamso Dalam No 90 Medan Maimun digerebek petugas Unit Vice Control dan Judi Sila Polresta Medan, Rabu (27/4) sore. Saat digerebek, seorang pekerja tertangkap basah sedang ‘kuda-kudaan’ dengan seorang tamu.

Penggerebekan berawal dari informasi warga yang resah dengan keberadaan panti pijat tersebut. Polisi pun langsung bergerak ke lokasi. Setelah dipastikan pekerja bersama tamu, polisi masuk memeriksa kamar. Dalam kamar berukuran 3×2,5 meter itu, petugas mendapati pekerja dan seorang pria sedang asyik memacu birahi.

Melihat polisi datang, kontan saja keduanya belingsatan dan buru-buru memakai baju. “Auuu.. Ihhh…Malu ah bang, tolonglah jangan dibawa bang. Biar aku pakai baju dulu,” teriak Warni, seorang tukang pijat. Dari lokasi polisi mengamankan kondom, daftar tamu, uang omset, foto-foto pemijat dan surat ijin yang sudah mati. (mag-8)

Sunata Diam Divonis 10 Tahun

JAKARTA-Abdullah Sunata, terdakwa teroris pelatihan militer di Aceh, divonis 10 tahun penjara oleh majelis hakim pimpinan Suhartoyo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (27 4).

Abdullah dengan sah dan meyakinkan ikut terlibat dalam unsur kegiatan teroris.
“Terdakwa divonis 10 tahun penjara. Vonis hukuman ini kami anggap sudah sesuai dengan kesalahannya dan dianggap tepat dan adil,” ujar Suhartoyo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (27/4).

Menurut Suhartoyo, keterlibatan Abdullah Sunata dalam unsur kegiatan teroris dibuktikan dengan memberikan bantuan dan menyembunyikan informasi adanya teroris. Suhartoyo membeberkan, beberapa hal yang memberatkan Abdullah Sunata yakni ikut serta mendukung pelaksanaan pelatihan di Aceh. Hal ini dibuktikan dengan Abdullah Sunata mengantar peserta pelatihan ke terminal sebelum diberangkatkan ke Aceh.

Saat divonis, Abdullah Sunata, hanya diam. Usai vonis, para pendukungnya menyalaminya. (net/jpnn)

Cirus Sinaga Populer Sebagai Pelindung Penggarap

LUBUK PAKAM- Begitu tersangkut kasus dugaan korupsi dalam penanganan perkara pencucian uang, nama Cirus Sinaga langsung populer. Tapi, di balik itu mantan Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam priode 2005-2008 juga populer di kalangan penggarap eks HGU PTPN 2 yang tersebar di Kabupaten Deli Serdang.

Dari catatan Sumut Pos, sejumlah lahan eks HGU PTPN 2 seluas 40 hektar yang berada di Jalan Dwikora, Tanjung Morawa yang digarap warga melibatkan nama Cirus Sinaga sebagai pelindung. Kemudian 30 hektar lahan eks HGU PTPN 2 yang berada di Jalan Simpang Damri, Kecamatan Tanjung Morawa juga menyeret nama mantan Manajer klub sepek bola PSDS Deli Serdang itu. Ditambah lagi lahan eks HGU PTPN 2 Kebun Batang Kuis-Bandar Klifa yang kini digarap warga serta lahan eks HGU PTPN 2 yang ada di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam juga mengkaitkan nama Cirus Sinaga sebagai pemilik.

Biasanya, nama Cirus Sinaga dikaitkan sebagai pelindung para penggarap. Tentu saja, keterlibatan nama Cirus Sinaga sebagai pelindung warga penggarap itu tidak gratis. Soalnya, setiap areal lahan garapan Cirus Sinaga dapat jatah lahan dengan luas bervariasi. Untuk lahan di Jalan Dwikora, Tanjung Morawa dan Jalan Simpang Damri, Tanjung Morawa, Cirus Sinaga mendirikan bangunan rumah permanen. Biasanya, di rumah tersebut ditempatkan penjaga rumah. Penjaga rumah tersebut biasanya keluarganya. Ketika wartawan Sumut Pos mendatangi kediaman, Rabu (27/4), rumah itu terlihat koosong. Menurut keterangan warga sekitar, bahwa pemilik rumah sedang keluar.

”Kabarnya rumah Pak Sinaga kini ditempati keluarganya,”bilang Misnan (43), warga sekitar. Selain itu, menurut Suharto (41),  Cirus Sinaga memiliki lahan di eks HGU PTPN 2. Bahkan, diklaim memiliki luas sekitar 40 hektar.(btr)