Home Blog Page 15530

Dukungan kepada Aweng Terus Mengalir

MEDAN-Gelaran Musdalub Pengprov PSSI Sumut disambut antusias oleh semua Pengcab PSSI Kabupaten/Kota yang ada di Sumut. Nyaris semua Pengcab memiliki harapan yang sama terhadap gelaran Musdalub tadi, yakni terjadi perbaikan di tubuh Pengprov PSSI.

Memang pasca wafatnya Ketua PSSI H Risuddin pada 19 November 2011 lalu, suasana di Pengprov PSSI Sumut tak lagi kondusif. Bahkan sempat terjadi silang pendapat terkait siapa yang paling berhak menyandang jabatan Plt Ketua PSSI Sumut.

Parahnya lagi, ada pula sejumlah oknum pengurus yang memanfaatkan konflik internal tadi untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Salah satunya adalah apa yang terjadi beberapa waktu lalu, tatkala sejumlah oknum pengurus mengutip uang pendaftaran kepada peserta turnamen/festival sepak bola yang pesertanya terdiri dari SSB dan siswa sekolah dasar (SD).

Padahal, nyaris semua pembina sepak bola, bukan hanya di Medan, di Indonesia, tapi juga diseantro bumi mengetahui lewat situs pengagas even, bahwa turnamen/festival sepak bola tadi tidak dikutip bayaran alias gratis.
Menyikapi tindakan oknum pengurus seperti yang disebutkan di atas tadi, Dewan Kehormatan PSSI Sumut Anuar Shah, atau yang akrab disapa Aweng bejanji akan menertibkannya.

“Tindakan manusia-manusia seperti ini lah yang merusak sepak bola Sumut. Ini akan saya bersihkan. Ke depan PSSI Sumut harus menjadi organisasi olah raga yang berwibawa, bermartabat dan mampu mengayomi atletnya,” bilang Aweng, Rabu (27/4) malam.

Sekum Pengcab PSSI Sergai Arifin Sinaga mendukung niat Aweng yang ingin membersihkan pengurus bermental bobrok. Tak sampai di situ, Arifin pun secara tegas mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung Aweng sebagai Ketua PSSI Sumut.

“Jika visi dan misinya bagus, kenapa tidak? Lagian, dari beberapa tokoh yang telah menyatakan niatnya maju sebagai  Ketua PSSI Sumut, baru Aweng yang peduli dengan sebuah tim yang materi pemainnya berasal dari seluruh daerah Kabupaten/Kota yang ada di Sumut,” bilang Arifin, Kamis (28/4) lalu.

“Kepedulian dia terhadap tim sepak bola Pra PON Sumut menjadi sebuah bukti jika dia tidak menginginkan jabatan semata, tapi lebih dari itu, apa yang telah dilakukannya membuktikan bahwa dia memiliki komitmen untuk membangkitkan potensi pemain yang ada di luar Kota Medan, yang pada akhirnya akan memajukan sepak bola di Sumut secara keseluruhan,” tambah Arifin lagi.

Tak hanya Arifin, Ketua Pengcab PSSI Labuhanbatu Utara Abdul Gani pun setuju jika Aweng memimpin PSSI Sumut. “Saya pikir PSSI Sumut membutuhkan figur ketua yang selain peduli, juga mampu bersikap tegas terhadap anggotanya,” bilang Abdul Gani. (jun)

Bintang Medan Menang Lagi

Bintang Medan menang tipis 1-0 kontra Kabau Minang FC di Stadion Teladan kemarin sore, lewat gol tunggal Ruslan Samuel di masa injury time. Sepanjang laga kedua tim sama kuat.

Pada pertandingan tersebut, tuan rumah dan tamu sama-sama melayangkan protes pada kepemimpinan wasit Mukhlisin. Namun akibatnya, Pelatih Bintang Medan Michael Feichtenbeiner juga harus mendapat kartu merah karena dianggap terlalu keras melakukan protes.

Pada temu pers usai pertandingan, Michael mengaku, protes yang dilakukannya terjadi lantaran dia menilai pengadil tersebut banyak melakukan kesalahan. Penganuliran gol Cosmin Vansea satu menit jelang babak pertama berakhir memicu protesnya. “Kami syukuri hasil kemenangan ini. Tapi yang patut menjadi catatan adalah kinerja wasit yang kurang baik. Gol Cosmin yang dianulir karena dianggap offside dan beberapa offside yang diberikan kepada Cosmin seharusnya tidak terjadi. Banyak juga penalti yang seharusnya dihadiahkan kepada kami, tapi wasit tidak menggubrisnya,” ungkapnya.

Tapi di sisi lain, dia juga memuji permainan tim asuhan Divaldo Alves tersebut terutama pertahanan di babak pertama. “Babak pertama, lini belakang lawan sangat bagus, tidak seperti babak kedua yang mengendur. Tapi kami akui, gol tersebut merupakan keberuntungan bagi kami. Karena apapun, gol di menit-menit terakhir itu adalah keberuntungan,” ungkapnya.

Sementara di tempat yang sama, Divaldo Alves juga menyatakan, tidak jelinya wasit menangkap momen-momen yang terjadi menyebabkan tim asuhannya harus takluk. “Jujur. Gol Bintang Medan tadi itu salah. Harusnya lemparan ke dalam itu diberikan untuk kami, bukan untuk lawan.,” paparnya.
Namun, masalah yang terjadi tidak itu saja. Diakuinya, skuad asuhan tampil di bawah performa sebenarnya. Namun, bukan tanpa penyebab, kekisruhan yang terjadi dengan beberapa orang di manajemen menjadi pemicu hasil buruk di Stadion Teladan tersebut. (ful)

Gerak Jalan Semarakkan 7 Tahun FUNtastic Yamaha

MEDAN-Sebanyak 60 regu dipastikan mengikuti lomba gerak jalan dalam gelaran 7 tahun FUNtastic Yamaha, Minggu (1/5) pagi. Mengambil start dan finish di Lapangan Benteng Medan, peserta yang dikategorikan kepada pelajar sekolah menengah umum itu akan menempuh rute sepanjang 5 km.

Divisi Manager Promotion & Motorsport PT Alfa Scorpii, Yong Ting Lee, mengatakan gelaran 7 tahun FUNtastic Yamaha merupakan bagian dari program Yamaha Terima Kasih Konsumen teranyar, yang terus dilakukan pabrikan sepedamotor berlambang garpu tala ini.

“Banyak kegiatan yang digelar pada acara 7 tahun FUNtastic Yamaha di Lapangan Benteng. Dan lomba gerak jalan pelajar juga merupakan bagian penting dari perhelatan kami kali ini. Karena bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional. Ini merupakan bakti dan ungkapan peduli kami bagi masyarakat,” kata Yong Ting Lee.

Ia menambahkan, rute yang akan ditempuh para peserta gerak jalan masih seputar kawasan kota Medan.
Yong Ting Lee mengungkapkan, dalam perhelatan kali ini, dengan tetap mengusung tema Yamaha Terima Kasih Konsumen, pihaknya merangkai beberapa sub tema sekaligus. “Ada sub tema yang penting dari event kali ini. Yaitu Yamaha Peduli Lingkungan, Yamaha Peduli Pendidikan serta Yamaha Peduli Kesehatan,” tandas Yong Ting Lee.
Dijelaskannya, Yamaha Peduli Lingkungan akan ditandai dengan penanaman pohon dan pembagian tong sampah. Terkait Yamaha Peduli Pendidikan, tambahnya, mereka mengelar gerak jalan, festival band pelajar, dan SMK Kontes serta Kreasi Mading aksi Sekolah.

“Yamaha Peduli Pendidikan akan melibatkan banyak pelajar dari sepuluh SMK dan SMU. Karena memang gelaran ini dilaksanakan bertepatan dengan hari pendidikan,” katanya.
Dalam even kali ini juga akan digelar Yamaha Modification Contes, servis gratis, safety ridding. Acara juga akan dimeriahkan Seventeen Band. (jun)

Pebasket Nasional Tetap Optimis

JAKARTA- Pelaksanaan degradasi di pelatnas basket putra proyeksi SEA Games 2011 tinggal menghitung hari. Menurut rencana, agenda penciutan tim tersebut bakal diumumkan Senin (2/5) lusa. Meskipun, awalnya jajaran pelatih bermaksud melakukan degradasi hari ini (30/5).

“Jajaran pelatih rupanya masih harus melakukan rapat dengan manajemen dan PB Perbasi. Jadinya akan diumumkan Senin nanti,” terang Fictor Gideon Roring, asisten pelatih timnas saat ditemui setelah sesi internal game di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut) tadi malam (29/4).

Meski begitu, semua pemain menyatakan optimismenya untuk terpilih menjadi bagian dari Pelatnas jilid kedua. Para penggawa Timnas sama-sama yakin takkan terdegradasi. Termasuk para pemain yang baru kali pertama dipanggil menjalani training center (TC) SEA Games.

“Saya itu selalu optimistis. Pokoknya asal menunjukkan kemampuan terbaik. Tapi semuanya tergantung pelatih,” ucap small forward asal Cahaya Lestari Surabaya (CLS) Knights Rachmad Febri Utomo.

Hal yang sama diungkapkan point guar Mario Gerungan. Penggawa Dell Aspac Jakarta tersebut juga tak takut untuk bersaing dengan pemain-pemain yang jauh lebih berpengalaman. Di posisi point guard sendiri bercokol nama-nama beken. Yakni Mario Wuysang, Faisal Julius Achmad serta Kelly Purwanto. Dibanding tiga pemain itu, Gerungan jelas bukan siapa-siapa. Ini adalah kali pertama dirinya bisa merasakan TC di Timnas.
“Kalau memang tak terpilih, saya sudah mendapatkan banyak pelajaran selama di TC ini. Saingan memang berat. Hanya usaha esktrakeras yang menjadi modal saya agar terpilih,” tegas Gerungan.
Pelatih kepala Rastafari Horongbala sendiri menyatakan senang dengan sikap optimistis anak asuhnya. Menurutnya, sikap seperti itu yang akan membuat tim menjadi kuat.

“Ya baguslah kalau mereka semua optimistis seperti itu,” tegas Rastafari.
Lelaki yang juga pelatih Pelita Jaya (PJ) Esia Jakarta tersebut mengaku masih kesulitan untuk menentukan enam pemain yang bakal didegradasi. Meskipun, para pemain itu sudah menjalani empat sesi internal game.
“Banyak pertimbangan yang harus dilakukan. Karena itu, kami tak boleh mengambil keputusan dengan gegabah,” tegas Rastafari. (ru/jpnn)

Gus Irawan Calon Tunggal Bursa Ketum KONI Sumut

MEDAN-Didampingi perwakilan Pengprov Cabang Olaharaga dan KONI Kota/Kabupaten, H Gus Irawan Pasaribu SE Ak MM mendaftarkan diri menjadi Ketua Umum KONI Sumatera Utara periode 2011-2015 ke sekretariat penjaringan di Gedung KONI Sumut Jalan William Iskandar Medan, Jumat (29/4).

Gus Irawan merupakan calon tunggal dan didukung oleh 65 suara dari 73 pemilik suara. Berkas pencalonan Gus Irawan diterima langsung oleh Ketua Tim Penjaringan Prof Irianto didampingi anggota dan pendukung Dirut Bank Sumut tersebut pada pukul 16.00 WIB.

Dalam sambutanya, Gus Irawan mengucapkan terima kasih kepada Pengprov dan KONI kabupaten/kota yang telah memberikan dukungan kepadanya. “Sebenarnya, dukungan tertulis sudah cukup bagi saya, tapi hari ini pada Pengprov cabang olahraga dan KONI kabupaten/kota datang langsung untuk mendampingi saya mendaftarkan diri,” ungkap Gus.

Gus Irawan juga memuji kebersamaan yang diperlihatkan Pengprov cabang olahraga dan KONI kabupaten/kota menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sumut tersebut. “Saya sangat bahagia, karena hari ini kita membangun kebersamaan yang merupakan contoh baik bagi organisasi lainnya,” ucapnya.
Gus berharap agar kebersamaan saat ini dipertahankan selalu dan selamanya, karena merupakan titik awal dalam memajukan olahraga Sumatera Utara. “Kebersamaan ini mendorong saya untuk lebih meningkatkan prestasi olahraga Sumatera Utara dalam periode mendatang, bila saya terpilih pada Musorprov nanti,” tegas Gus disambut tepuk tangan para pendukungnya.

Ketum KONI Sumut periode 2006-2010 tersebut juga berharap agar tim penyaringan bersifat independent, sehingga hasilnya nanti memuaskan semua pihak. “Kami telah melengkapi berkas, silahkan tim penyaringan melakukan verifikasi,” ucapnya.

Sedangkan, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Prof Irianto mengucapkan terima kasih kepada Gus Irawan yang telah mendaftarkan diri menjadi calon Ketua Umum KONI Sumut. “Calon ini merupakan calon tunggal dan didukung penuh oleh Pengprov dan KONI kabupaten/kota,” ungkap Irianto.

Irianto menjelaskan, sebanyak 65 suara dari 73 pemilik suara mendukung Gus Irawan. Bahkan, KONI kabupaten/kota 100 persen mendukung Dirut Bank Sumut tersebut. Pemilik suara pada Musorprov KONI Sumut tersebut dimiliki oleh 43 Pengprov cabang olahraga dan 30 KONI kabupaten/kota. (jun)

Persiapan Musorprov Rampung 90 Persen

MUSYAWARAH  Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sumatera Utara siap untuk digelar di Hotel Emerald Garden Medan pada 6-8 Mei 2011 mendatang. Hingga kini, persiapan panitia telah mencapai 90 persen.
Demikian dikatakan Ketua Penitia Musorprov KONI Sumut Drs Chairul Azmi MPd didampingi Ketua Tim Penjaringan Prof Irianto, anggota Drs Eddi Sibarani dan Misnan Mpd, Jumat (29/4).

Menurut Chairul Azmi, pihaknya telah menyampaikan undangan kepada seluruh Pengprov cabang olahraga dan KONI kabupaten/kota. Permohonan juga telah disampaikan kepada KONI Pusat. “KONI Pusat berjanji akan datang untuk melihat Musorprov kita ini,” ungkap Chairul.

Purek II Unimed ini juga optimis Musorprov KONI Sumut ini akan berjalan dengan baik dan tidak cacat. Pasalnya, agenda empat tahunan ini akan digelar sebaik-baiknya dengan mamatuhi Anggaran Dasar Rumah Tangga (AD/RT) KONI. “Kita yakin Musprov ini akan berjalan sesuai AD/RT KONI,” ucapnya.

Chairul menjelaskan, sebelumnya Musprov KONI Sumut direncanakan digelar di Berastagi. Namun, akibat hotel di sana tidak bisa memenuhi permintaan pantia, acara ini terpaksa digelar di Medan .
“Hotel di Berastagi telah banyak diboking oleh orang lain, sehingga jumlah kamar yang diminta pantia tidak cukup, sehingga terpaksa kita gelar di Medan,” jelasnya.

Panitia bersyukur karena sudah ada Calon Ketua Umum KONI Sumut, sehingga penggelaran Musorprov KONI Sumut digelar sesuai rencana. (jun)

Pole Milik Lorenzo

ESTORIL – Pembalap Yamaha Jorge Lorenzo akan memulai balapan di posisi terdepan MotoGP Portugal di Sirkuit Estoril hari ini, Minggu (1/5) sore WIB.

Itu terjadi usai Lorenzo tampil berada di posisi terdepan dengan catatan waktu tercepat di sesi kualifikasi di Sirkuit Estoril, Sabtu (30/4) malam WIB. Sementara Marco Simoncelli ada di posisi kedua.

Dalam sesi kualifikasi, Lorenzo berhasil mencatat waktu terbaik satu menit 37,161 detik. Dia unggul 0,133 detik atas Simoncelli yang menempati peringkat kedua.

Duet Repsol Honda, Dani Pedrosa dan Casey Stoner, akan start di belakang Simoncelli. Pedrosa menempati posisi ketiga dengan catatan waktu satu menit 37,324 detik. Pembalap Spanyol itu mengungguli Stoner yang berada di belakangnya dengan waktu satu menit 37,384 detik.

Berturut-turut di belakang Stoner diisi Ben Spies yang akan memulai balapan dari posisi kelima, Andrea Dovizioso di urutan keenam, dan Colin Edwards pada urutan ketujuh.
Juara dunia tujuh kali Valentino Rossi akan memulai balapan dari posisi kesembilan. Dua pembalap lain yang melengkapi posisi sepuluh besar adalah Cal Crutchlow dan Hector Barbera yang masing-masing akan start dari posisi kedelapan dan kesepuluh. (net/jpnn)

Grizzlies Unggulan Ke-8 Paling Garang

MEMPHIS – Kejutan besar terjadi juga di ronde pertama playoff musim ini. Tim dengan rekor terbaik di wilayah barat, San Antonio Spurs, takluk di ronde pertama oleh Memphis Grizzlies. Grizzlies adalah unggulan terakhir atau kedelapan di playoff wilayah barat.

Para penggawa Grizzlies pun menciptakan sejarah bagi timnya. Untuk pertama kalinya dalam sejarah tim, mereka lolos ke semifinal wilayah. Meski sebelumnya sudah pernah tiga kali lolos ke playoff, tak sekali pun Grizzlies lepas dari ronde pertama. Bahkan, menang pun tak pernah hingga rekor playoff mereka sebelumnya adalah 0-12.
Rekor selalu kalah di playoff itu pecah saat Grizzlies mencuri satu laga home Spurs, yaitu di game 1. Selanjutnya, mereka tinggal mempertahankan laga di kandang sendiri untuk lolos ke semifinal wilayah.

Kepastian lolos terjadi di game 6 yang berlangsung di kandang sendiri, kemarin. Grizzlies menang 99-91. Grizzlies pun menjadi tim unggulan kedelapan yang kedua, mampu menyingkirkan unggulan teratas dalam sejarah NBA.
“Tak banyak orang tahu kami datang, tapi kami membuat kegaduhan dan membuat orang menoleh. Itu tak akan terjadi jika kami kalah di seri ini,” ujar pelatih Grizzlies Lionel Hollins pada Associated Press.

“Kami menjadi salah satu tim unggulan kedelapan yang menundukkan tim unggulan pertama,” sambungnya.
Power forward Zach Randolph tampil garang untuk mengantarkan kemenangan Grizzlies. Pemilik panggilan Zebo itu menciptakan double-double dengan 31 poin dan sebelas rebound. 17 poin dilesakkannya di kuarter keempat saat Grizzlies meraih 29 poin di kuarter itu.

“Emosinya begitu tinggi, tak hanya bagi Memphis Grizzlies, tapi juga bagi segenap kota dan para penggemar. Pencapaian yang hebat. Kami haru senang, seharusnya gembira. Tapi ini sebuah titik balik yang cepat, kami menjalani laga berikutnya Minggu waktu setempat) dan harus siap,” tutur Zebo.( ady/jpnn)

Deg-degan Sebelum Pesta di Kandang Lawan

BOGOR-Laga pamungkas di Divisi Utama kontra Persikabo kemarin sungguh dramatis bagi PSMS. Selain mesti menang, PSMS juga berharap Persita kalah atau draw kontra Persih Tembilahan yang juga dimainkan bersamaan.
Nah, di sinilah sisi dramatisnya. Sepanjang laga, pihak manajemen terus bertanya kepada handai taulan di Tembilahan terkait hasil laga itu. Begitu juga dengan awak media yang terus berkoordinasi dengan wartawan di Tembilahan.

Rupanya terjadi isu menyesatkan terkait hasil pertandingan. Ada oknum Panpel Persikabo yang menyebar isu bahwa Persih sudah unggul 4-0 di babak pertama. Sementara di saat bersamaan PSMS baru menang 2-1 dari Persikabo di babak pertama. Hal itu disinyalir akal-akalan saja agar PSMS mengendurkan serangan karena peluang lolos semakin besar.

Ternyata setelah dikonfirmasi langsung laga Persih versus Persita draw 1-1 setelah tuan rumah sempat unggul lebih dulu. Kekhawatiran kian membuncah karena laga Persih versus Persita masih berlangsung ketika laga Persikabo versus PSMS sudah berakhir. Nah, detik-detik menanti hasil itu ternyata sangat mendebarkan.

“Lho, tapi kabarnya Per sita sudah kalah besar? Wah ternyata isu saja. Syukurlah mereka hanya imbang dan kita tetap lolos,” kata Edy Syahputra, Asisten Pelatih PSMS. Namun skuad PSMS enggan mengetahui hasil di laga persih versus Persita. Begitu menang, mereka langsung berlarian dan berpesta di ruang ganti Persikabo.

Namun di saat bersamaan, PSMS juga harus menyelamatkan diri dari amuk massa yang tak senang dengan hasil tersebut. Begitu wasit Fachri Akbar meniupkan peluit tanda berakhirnya laga, suporter tuan rumah berlabel Kabo Mania menyerbu ke dalam lapangan.

Para pemain langsung berhamburan lari ke pinggir lapangan. Keberingasan pendukung tuan rumah tak berhenti. Mereka menyerbu segelintir pendukung PSMS di tribun barat. Beruntung pihak keamanan dan panpel pertandingan sigap dan mampu meredam. Meskipun begitu, pihak suporter PSMS, dan seluruh skuad tidak bisa keluar dari stadion lebih dari dua jam.

“Beruntung Panpel dan keamanan berkoordinasi dengan baik. Kalau tidak kejadian serupa seperti di Jakarta Utara bisa kembali terjadi. Kita apresiasi kinerja panpel dan pihak keamanan,” bilang Kolonel Asren Nasution, warga Medan yang turut menonton laga itu. (ful)

Kado Indah Ultah ke-61

Kemenangan 3-2 atas Persikabo kemarin menyisakan kebahagiaan dobel bagi PSMS. Selain hasil itu menentukan lolosnya tim ke babak delapan besar, PSMS juga meraih kado istimewa di usianya yang tepat ke 61 tahun (April 1950-April 2011).

“Ini kemenangan istimewa karena kita berhasil lolos ke babak delapan besar. Langkah kita selanjutnya masih berat, tapi kita sangat mensyukuri nikmat ini,” kata Suharto.

Hal senada juga disampaikan Asisten Manajer PSMS, Benny Tomasoa. Benny bilang hasil bagus ini tak lepas dari peran seluruh pihak.

Dari kubu fans lewat ketua SMeCK Hooligan, Nata Simangunsong didapat komentar bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kinerja pemain dan pelatih hingga bisa lolos ke babak delapan besar.(ful)