Home Blog Page 2469

8 Tahun Tak Berfungsi, PUD Pasar Operasikan Kembali Lift di Pusat Pasar

MEDAN, SUMUTPOS – Setelah 8 tahun tak berfungsi, kini lift di Pusat Pasar Medan sudah kembali beroperasi. Perbaikan ini tentunya mempermudah akses pedagang dan pengunjung dari lantai I menuju lantai IV.

Hal ini diungkapkan Guntur Limbong, pedagang Lantai I Pusat Pasar kepada wartawan, Selasa (27/7/2022). Guntur menyambut positif perbaikan fasilitas di pasar tersebut yang dilakukan melalui kerja sama dengan CV. Bunga Jadi Buah (BJB).

Guntur yang juga tokoh pedagang dan menjabat pengurus beberapa organisasi pedagang menambahkan, pada prinsipnya pedagang Pusat Pasar Medan mendukung sepenuhnya pengutipan kontribusi maintenance Rp2 ribu per pedagang tiap hari oleh CV BJB. Hanya saja, masih ada sebagian pedagang yang belum paham dan belum mengerti, terlebih lagi adanya faktor X yang mempengaruhi.

“Begitupun, saya yakin pedagang secara menyeluruh akan membayar dan ini perlu kesabaran dan kerja keras CV BJB untuk sosialisasi. Lagi pula 53 pasar tidak akan terealisasi cepat kalau hanya fokus kepada kutipan kontribusi biasa,” ucap Guntur.

Sementara H Syahrial, pedagang daging Pusat Pasar Medan ketika dihubungi, mengaku, tidak keberatan dengan kutipan perawatan (maintenance) Rp2 ribu perpedagan perhari. “Kami semua pedagang daging mulai 25 Juni lalu membayar kontribusi maintenance. Lagi pula perbaikan telah dilakukan di Pasar Pusat Pasar Medan termasuk membersihkan sarang lawa-lawa sehingga lods daging menjadi bersih,” ujar Syahrial.

Hal senada disampaikan pula oleh Br Ginting, pedagang makanan dan minuman Lantai 4. Ia mengaku sangat senang dengan berfungsinya kembali fasilitas lift yang selama 8 tahun rusak. Dengan dilakukan perbaikan oleh CV BJB, ujarnya, akses konsumen dan pedagang dari Lantai I menuju Lantai 4 menjadi cepat dan praktis. “Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran direksi PUD Pasar yang telah bekerja sama dengan CV BJB melakukan perbaikan di Pasar Pusat Pasar Medan,” kata Br Ginting.

Sementara itu, Ketua Appsindo Milenial Deddy HS secara terpisah, meminta hentikan provokasi kepada pedagang. Sebab pedagang sudah melihat berbagai perbaikan yang dilakukan CV BJB di Pusat Pasar Medan. Kepala Pasar juga sudah memanggil dan sosialisasi kepada pedagang. “Berhentilah provokasi karena pedagang sudah paham. Artinya, kalau mau cuap- cuap di kedai kopi saja,” katanya.

Dirut CV BJB Obet J Sembiring mengatakan, telah melakukan perbaikan fasilitas di Pusat Pasar Medan, diantaranya pintu masuk, tangga eskalator, lift, pegangan tangga, lantai keramik rusak, peremajaan kabel, pengorekan parit dan lainnya. Perbaikan dilakukan secara bertahap dan mendapat pengawasan dari Kabag Penertiban dan Perawatan, Salman.

Obet juga membuka pintu kepada pedagang untuk menyampaikan saran jika ada pekerjaan yang kurang berkenan atau kurang puas. “Artinya, aspirasi dan masukan pedagang kita tampung untuk memajukan pasar ini,” pungkasnya. (map)

Mau Kabur ke Medan, Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Diamankan dari Dalam Bus

DIAMANKAN: Pelaku penggelapan sepeda motor, Ferdie Ginting diamankan ke Mapolsek Rambutan Resor Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Bermaksud kabur ke Kota Medan, Ferdie Ginting (39), pelaku penggelapan sepeda motor, diamankan dari dalam bus yang ditumpanginya di Jalur Tol Tebingtinggi-Medan KM 65, Rabu (27/7) sore. Pelaku yang diketahui warga Dusun IV Desa Bangun Rejo Gang Kasmir Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang ini, kemudian diboyong ke Mapolsek Rambutan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Rambutan AKP H Samosir membenarkan penangkapan tersebut. “Berkat adanya informasi dari korban Suwita (34), warga Dusun III Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. Personel langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku,” jelasnya.

Peristiwa penggelapan sepeda motor Vario BK 6894 XBE ini berawal ketika korban, Suwita yang mengendarai sepeda motornya, bertemu pelaku Ferdie di Jalan HM Yamin, Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kota Tebingtinggi. Beralasan mau mengutip setoran, Ferdie meminjam sepeda motor Suwita.

“Karena percaya, korban memberikan sepeda motornya. Dia percaya karena pelaku akan mengembalikan usai mengutip uang setoran. Tetapi hingga batas waktu dua hari, pelaku tak terlihat dan nomor handphonenya tidak bisa dihubungi,” ungkapnya.

Akibat kasus penggelepan tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp10 juta. Kemudian pelapor merasa keberatan dan melaporkannya ke Polsek Rambutan agar terlapor diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di NKRI. “Pasal yang dipersangkakan Pasal 372 KUH Pidana,” tegas AKP H Samosir. (ian)

HUT ke-19 Nias Selatan, Bupati Ajak Semua Bersatu Padu Ciptakan Nisel Lebih Baik

TIUP: Bupati Wakil Bupati Nias Selatan, dan didampingi istri ketika meniup lilin kue ulang tahun ke-19 Kabupaten Nias Selatan.

NISEL, SUMUTPOS.CO – Bupati Nias Selatan (Nisel), Hilarius Duha menyampaikan, dalam kurun 19 tahun sejak terbentuknya Kabupaten Nias Selatan, setiap pemimpin terpilih telah melaksanakan visi-misi serta berbagai program pembangunan dengan tujuan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, Hilarius mengajak semua untuk bersatu padu dalam menciptakan Nias Selatan yang lebih baik.

“Diantaranya dengan mengawal setiap pelaksanaan program kegiatan pemerintah dan memberikan masukan yang bersifat membangun, agar visi-misi yang telah dilahirkan dapat tumbuh dengan baik, sehingga hasilnya dapat dinikmati bersama demi kesejahteraan Nias Selatan tercinta,” kata Hilarius Duha dalam amanatnya pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-19 Kabupaten Nias Selatan dengan tema ‘Nias Selatan Bangkit, Ekonomi Pulih” di Lapangan Orurusa Telukdalam, Jalan Pancasila Kelurahan Pasar Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan. Kamis, (28/7).

Peringatan HUT Nisel tersebut berlangsung dengan hikmat. Terlihat hadir Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan, Wakil Bupati Nias, Kajari Nias Selatan, mewakili Kapolres Nias Selatan, mewakili Danlanal Nias, mewakili Dandim Nias, Pimpinan Partai Politik, Ketua KPU Kabupaten Nias Selatan, Ketua Bawaslu Kabupaten Nias Selatan, tokoh masyarakat, tokoh adat dan rohaniawan/i beserta undangan lainnya.

Pada peringatan hari jadi ke-19 Kabupaten Nias Selatan ini, sejarah singkat pembentukan Kabupaten Nias Selatan dibacakan oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Thomas Dakhi dan Pembacaan arti lambang Daerah Kabupaten Nias Selatan dibacakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias Selatan, Fa’atulo Sarumaha.

Peringatan hari jadi ke-19 Kabupaten Nias Selatan kali ini, dimeriahkan dengan atraksi marching band dan diteruskan dengan pembagian SK kepada pemenang PPPK. (mag-8)

Peduli pada Pendidikan Anak Karyawan, TPL Bangun Sekolah Alam

BELAJAR: Anak Karyawan TPL saat belajar di sekolah alam di Aek Nauli.

AEK NAULI, SUMUTPOS.CO – Toba Pulp Lestari (TPL) merupakan perusahaan HTI yang memiliki luas izin konsesi sebesar 167.912 Ha di lima sektor wilayah operasionalnya. TPL berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat.

TPL berkomitmen untuk mengelola hutan secara berkelanjutan dan memenuhi standard kelas dunia dalam empat aspek berkelanjutan ekonomi, lingkungan, sosial dan tata kelola perusahaan yang baik.

Di setiap sektor wilayah operasionalnya, TPL memiliki sekolah alam yang dibangun dan diperuntukkan untuk seluruh anak-anak yang tinggal di wilayah operasional perusahaan didirikan sejak tahun 2015 hingga sekarang.

Sekolah alam ini didirikan untuk setiap anak yang orang tuanya bekerja di wilayah sektor khususnya di areal konsesi. Sekolah alam ini juga merupakan sekolah yang mengajarkan anak-anak dengan cara yang lebih menyenangkan.

Di sekolah alam ini anak-anak juga dapat mendiskusikan pelajaran yang sulit disekolah formal mereka. Anak-anak ini dapat mengikuti sekolah alam selama 3 kali dalam seminggu. Salah satu sekolah alam TPL, berada di Sektor Aek Nauli, Kabupaten Simalungun.

Coking Naibaho, Incharge Plantation Askep TPL Sektor Aek Nauli, mengatakan perusahaan sangat peduli terhadap kehidupan Buruh Harian Lepas (BHL), karenanya perusahaan memberikan fasilitas tempat tinggal yang layak huni dan ramah anak dengan lingkungan yang asri. Tempat tinggal layak huni ini dengan fasilitas kamar, dapur, kamar mandi, ruang tengah, dan air bersih.

Bahkan jelasnya, perusahaan juga sangat memperhatikan kondisi anak dari BHL, dan terus membuka sekolah alam untuk anak yang belum memasuki usia sekolah di setiap sektor operasional perusahaan. Program pendidikan untuk anak-anak pekerja BHL ini, sebagai bentuk perhatian pada anak anak selama orang tua mereka bekerja.

“Dengan adanya sekolah alam ini, kita melihat ada peluang untuk mengembangkan pola pikir anak-anak yang belum mendapat pendidikan. Respon dari orang tua mereka juga sangat positif dan mendukung sekolah alam ini. Anak-anak yang sebelumnya tinggal di rumah ketika orangtuanya pergi bekerja, dapat membantu menambah pengetahuan dan mengisi waktu luang mereka. Sehingga kelak di masa depan, mereka dapat mencapai cita-cita yang mereka impikan,” jelas Coking.

Koordinator Yayasan Bonapasogit Sejahtera (YBS), Roselly Simanjuntak, menyampaikan tujuan didirikannya sekolah alam ini adalah untuk mengenalkan anak kepada lingkungan sekitarnya lewat eksplorasi langsung. Anak juga ditekankan untuk menghargai perbedaan dan memandang keberagaman sebagai sesuatu yang perlu dipelihara.

“Visi sekolah alam ini yaitu menjadi lembaga pendidikan yang mampu menjangkau anak-anak usia sekolah di sekitar HTI TPL dalam mencerdaskan dan mempersiapkan generasi bangsa untuk mencintai alam semesta.

Sedangkan misinya menyiapkan pemimpin masa depan yang tangguh, berilmu, beretika dan cinta lingkungan serta beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa,” terang Roselly.

Mewakili orangtua murid, Agusman Hulu dan Mawar sangat bersyukur dengan fasilitas sekolah alam yang diberikan TPL kepada anak-anak mereka.

“Sebelumnya anak saya coba sekolahkan di Parapat, namun karena lokasi yang jauh dan biaya yang besar tidak bisa berlanjut. Saya senang dengan adanya sekolah alam yang disediakan TPL ini, kami para orangtua terbantu karena tidak perlu jauh lagi mengantar anak untuk bersekolah,” ujar Agusman.

Sekolah alam ini merupakan salah satu komitmen TPL dalam mendukung kesejahteraan anak khususnya dalam dunia Pendidikan anak dan pemenuhan hak dasar anak. Semoga dengan adanya sekolah alam ini dapat memberikan motivasi yang lebih baik lagi dan dapat terus mendukung dunia pendidikan anak Indonesia. (rel/ram)

Butuh Sinergitas dan Satgas Senyelamatkan Harta Benda Wakaf

Para pembicara Seminar Nasional saat diabadikan usai memaparkan penyelamatan harta benda wakaf.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi III DPR RI H Raden Muhammad Syafii menyatakan, perlunya sinergitas dan pembentukan satuan tugas (Satgas) untuk penyelamatan harta benda wakaf. Sebab penyelesaian persoalan wakaf yang ada, diperlukan sinergitas pemerintah dengan stakeholder yang lain, seperti BPN, kejaksaan, pengadilan hingga kepolisian.

“Makanya, melalui seminar ini terbangun sinergitas tersebut, sehingga persoalan wakaf yang bisa diselesaikan lewat regulasi yang sudah ada. Seperti yang dilakukan di Banyuwangi, selain terbangun sinergitas juga terbentuknya Satgas yang mampu menyelesaikan ribuan sertifikat wakaf dalam tempo tiga bulan. Jadi mengapa hal tersebut tidak kita coba di Sumatera Utara ini,” kata Raden Muhammad Syafii saat menjadi Keynoye Speech pada Seminar Nasional Penyelamatan Harta Benda Wakaf yang digelar Badan Wakaf Indonesia di Aula T Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubsu di Medan, Rabu (27/7/2022) siang.

Legislator dari Partai Gerindra yang akrab disapa Romo ini mengakui, persoalan hukum harta benda wakaf masih banyak terjadi di Sumatera Utara. Meski demikian, perhatian terhadap lembaga BWI yang mengatasi persoalan wakaf di Sumut belum begitu menggembirakan.

Makanya dia menyambut positif semangat Gubsu Edy Rahmayadi yang berjanji memberikan perhatian dan dana dari APBD untuk penyelesaian persoalan wakaf di daerah ini. “Kita berharap di Sumatera Utara ini kita tidak kekurangan harta benda wakaf yang semata-mata untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.

Romo juga mengaku, banyak mendapat banyak laporan persoalan sengketa aset wakaf di Sumut. Ada lahan wakaf yang dikuasai pengusaha dimanfaatkan untuk kepentingannya. Bahkan ada pula lahan wakaf yang kini sudah didirikan pabrik, tambak dan lain sebagainya, tanpa memberi manfaat kepada masyarakat sekitar.

Karena itu, menurut Romo, langkah konkret penyelesaian persoalan wakaf di Sumut sangat diperlukan. Romo juga mengusulkan adanya peraturan daerah mengenai penyelamatan harta benda wakaf di Sumut. Sehingga nantinya ada komitmen khusus dari pemerintah daerah untuk penyelesaian persoalan tersebut. “Perda tersebut nantinya isinya mengatur tentang langkah strategis dan sederhana, ibarat kalau jantung tak lagi pasang ring tapi langsung by pass, akan lebih sederhana, tapi dari perda itu risikonya ada anggaran yang perlu dialokasikan,” kata Romo.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi berjanji akan membantu penyelesaian berbagai persoalan harta wakaf di Sumut. Antara lain dengan mengalokasikan anggaran pada APBD. “Saya mau tahun ini selesai, ikutkan keuangan kita (Pemprov Sumut), mana yang bisa dianggarkan,” ucap Edy Rahmayadi kepada kepala organisasi perangkat daerah Pemprov Sumut yang hadir pada saat seminar tersebut.

Diketahui, saat ini di Sumut ada 11.857 bidang tanah wakaf dengan luas 7.942 hektare. Dari total bidang tersebut baru 6.855 bidang yang sudah tersertifikat. Menurutnya banyak permasalahan wakaf terjadi akibat tanah tidak tersertifikat.

Untuk itu, Edy meminta, seluruh pihak untuk bersama-sama berkomitmen menyelesaikan permasalahan wakaf di Sumut. Edy menginginkan ada langkah-langkah konkret dalam penyelesaian persoalan aset wakaf tersebut. “Saya mau action, jadi kita konkret, kita harus sama-sama bisa memastikan bahwa wakaf di rakyat itu ada kepastian hukum dan keadilan, kalau tidak, nanti berantem terus rakyat saya ini,” pungkasnya.

Sedangkan Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi dalam pemaparannya menyampaikan, dibutuhkan terobosan dan reformasi hukum sehingga bisa mengatasi persoalan-persoalan baru dalam penyelesaian hukum wakaf di tanah air Makanya Wamenag Zainut mengakui setuju dilakukannya revisi atau amandemen UU tentang Wakaf.

Seminar nasional ini dihadiri ratusan peserta yang umumnya utusan pejabat Kemenag, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ormas Islam se Sumatera Utara. Seminar ini menghasilkan 5 rekomendasi, yakni pertama; perlunya langkah-langkah kongkrit untuk penyelamatan harta benda wakaf, dengan target penyelesaian secara periodik.

Kedua ; perlunya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk mempercepat langkah penyelamatan harta benda wakaf. Ketiga : perlu menindaklanjuti dengan MoU Kemenag, BPN, BWI tingkat Provinsi Sumatera Utara..

Keempat, perlunya dibuat Peraturan Daerah (Perda) tentang langkah langkah penyelamatan harta benda wakaf. Kelima, perlunya penyempurnaan atau revisi UU Nomor 41 tahun 2004 tentang wakaf. (adz)

Dukung Medan Automotive Festival 2022, bank bjb Tingkatkan Digital Payment di Bidang Otomotif

MEDAN, SUMUTPOS.CO – bank bjb terus berupaya meningkatkan transaksi digital payment di bidang otomotif demi meningkatkan fee based income digital banking.

Upaya tersebut dilakukan dengan mendukung acara Medan Automotive Festival 2022 dalam rangka HUT Bhayangkara ke-76 pada 24 Juli 2022 yang dihadiri Kapolrestabes Medan, Wakil Gubernur Sumatera, Wali Kota Medan dan Komandan TNI AU Lanud Soewondo Medan. Selain itu juga dihadiri Group Head Sales and Merchant Acquisition Digital Banking bank bjb Mukhsin Syahid.

Coprorate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan potensi bisnis pasar otomotif sangat besar dan menjanjikan untuk meningkatkan pengguna digital payment bank bjb.

“bank bjb mendukung Medan Automotive Festival 2022 untuk menjadi solusi digital dan kemajuan transformasi digital payment di bidang otomotif yang akan meningkatkan fee based income digital banking bank bjb,” ujar Widi.

Melalui program AUTODAY kerjsama dengan Kapolrestabes Medan, bank bjb memberikan promo menarik mulai dari diskon senilai Rp10 ribu untuk harga tiket masuk.

Selain itu, bank bjb juga memberikan potongan senilai Rp5 ribu pada setiap merchant yang memiliki tanda khusus (menggunakan QRIS bank bjb) dengan minimal transaksi Rp50 ribu.

“Program AUTODAY berlaku bagi pembayaran menggunakan QRIS bank bjb dengan aplikasi DigiCash dan DIGI by bank bjb,” kata Widi.

Transaksi digital melalui layanan bank bjb akan memudahkan nasabah khususnya pecinta otomotif karena bank bjb memiliki berbagai keunggulan di sektor infratsruktur Teknologi Informasi (TI) dan digitalisasi. Keunggulan ini memungkinkan produk bank bjb dapat diakses secara digital sehingga nasabah tidak perlu repot datang ke kantor bank.

Selain itu, pengguna digital payment tidak perlu khawatir karena bank bjb menggunakan sistem pengamanan berlapis sehingga akan sangat terlindungi.

“bank bjb senantiasa memudahkan dan memanjakan seluruh nasabah khususnya pecinta otomotif dalam melakukan transaksi digital melalui DigiCash dan DIGI by bank bjb,” kata Widi.(rel)

Batasi Masa Rawat Inap Pasien BPJS Kesehatan, DPRD Medan Minta Pemko Tindak Tegas Pihak RS

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Ihwan Ritonga

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Ihwan Ritonga meminta Pemko Medan untuk bertindak tegas dalam memberikan sanksi terhadap pihak Rumah Sakit (RS) yang memberikan pelayanan buruk bagi pasien BPJS Kesehatan, salah satunya RS yang membatasi masa rawat inap pasien BPJS Kesehatan.

Pasalnya, politisi Partai Gerindra itu menilai tindakan itu sebagai prilaku buruk yang sangat berseberangan dengan program Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang ingin meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Medan. “Sering pihak RS membatasi masa rawat inap bagi pasien BPJS. Pasien sudah disuruh pulang, padahal belum sembuh, alasannya masa rawat inap terbatas. Hal itu yang harus kita berantas,” ucap Ihwan Ritonga, Rabu (27/7/2022).

Dikatakan Ihwan, sejatinya tidak ada aturan dari pihak BPJS yang membatasi masa rawat inap (opname) bagi pasien BPJS. Namun sayang, Ihwan seringkali menerima aduan masyarakat terkait tindakan RS yang sering menyuruh pasien untuk pulang meski kondisinya masih sakit. Aduan itu kerap kali diterima Ihwan dari masyarakat ketika dirinya menggelar Sosialisasi Perda (Sosper) dan Reses.

“Bila ada pihak RS yang menyuruh pulang pasien BPJS padahal belum sembuh, laporkan sama kita, itu tindakan menyalah dan harus ditindak,” tegas Ihwan.

Dijelaskannya, Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan harus merespon terkait keluhan warga dengan adanya pelayanan buruk di RS.

“Tindakan akal-akalan pihak RS yang merugikan pasien harus dilindungi. Pemko Medan semestinya peduli dan cepat merespon dalam menyikapinya,” jelas Ihwan.

Saat ini, kata Ihwan, Wali Kota Medan Bobby Nasution sangat peduli untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga Kota Medan, bahkan menjadikan masalah kesehatan sebagai salah satu dari lima program prioritas Pemko Medan. Oleh karena itu, semua stakeholder wajib mendukung program tersebut dan memberikan tindakan tegas kepada pihak-pihak yang tidak merespon.

“Kita dari lembaga legislatif sangat mengapresiasi Wali Kota Medan terkait peningkatan pelayanan kesehatan bagi warga Kota Medan, bahkan kita mendukung penindakan tegas bagi yang memberikan pelayanan buruk,” pungkasnya. (rel)

Airlangga Dampingi Presiden Jokowi Terima Kunjungan Ketua Liga Parlementer Jepang-Indonesia

TOKYO, SUMUTPOS.CO – Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Ketua Liga Parlementer Jepang-Indonesia (Japan-Indonesia Parliamentary Friendship League) Nikai Toshihiro di Imperial Hotel, Tokyo, Jepang, Rabu.

Berdasarkan keterangan resmi keduanya membahas peran Jepang dan Indonesia di kancah internasional pada tahun depan.

“Presiden menjelaskan kerja sama yang sudah lama dan mengangkat isu terkait dengan tahun depan Indonesia akan memegang Keketuaan ASEAN dan Jepang memegang Keketuaan G7,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya selepas pertemuan. Rabu malam (27/7).

Airlangga menjelaskan bahwa pada tahun 2023, Indonesia dan Jepang akan memperingati 65 tahun hubungan diplomasi dan 50 tahun hubungan ASEAN-Jepang.

Pertemuan ASEAN-Jepang tahun depan juga direncanakan akan dilakukan di Jepang dan pada saat itu akan dihasilkan visi 50 tahun ke depan ASEAN dan Jepang.

“Tentunya dengan keketuaan Bapak Presiden Jokowi, kepentingan untuk ekonomi ke depan dan kerja sama strategis ke depan menjadi penting,” kata Airlangga.

Menurut Airlangga, visi tersebut sesuai dengan yang didukung oleh mantan Perdana Menteri Shinzo Abe bahwa Jepang adalah kemitraan strategis Indonesia.

Selanjutnya Menko Perekonomian mengatakan Presiden RI Joko Widodo meminta agar investasi lanjutan Pelabuhan Patimban, Jawa Barat, senilai Rp9,5 triliun dapat didorong untuk diteruskan.

“Tadi disebut terkait pengembangan Pelabuhan Patimban, di mana tahap pertama investasinya dengan loan JICA sebesar Rp14 triliun, dan ini (Presiden) minta didorong untuk investasi lanjutan sebesar Rp9,5 triliun,” kata Airlangga.

Pernyataan Airlangga itu terkait pertemuan Presiden RI Joko Widodo dengan sejumlah CEO perusahaan Jepang, di sela kunjungan kenegaraan di Tokyo, Jepang, Rabu.

Menurut Airlangga, Presiden juga mendorong dilakukannya tahap persiapan pembangunan akses jalan menuju Pelabuhan Patimban, yang akan dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol sepanjang 14,11 km dan melalui pinjaman sepanjang 22,94 km.

Dalam pertemuan dengan para CEO perusahaan Jepang, Presiden juga menyampaikan terkait pembangunan MRT, terutama Fase 2 mulai dari Bundaran HI sampai dengan Kota, dan Fase 2B dari Kota ke Ancol bagian barat.

Airlangga menuturkan, Presiden meminta perhitungan biaya pembangunan per kilometer, karena seluruh desain dan konstruksi dua fase MRT itu disiapkan konsultan Jepang.

“Sehingga diminta dilihat lebih detail. Demikian juga untuk proyek MRT Timur ke Barat,” terangnya.

Ketua Umum Partai Golkar juga mengatakan Presiden RI Joko Widodo meminta penyelesaian proyek proving ground atau fasilitas balai pengujian laik jalan kendaraan, yang terletak di Bekasi, dipercepat.

“Presiden juga meminta proyek proving ground di Bekasi, yang merupakan pengetesan otomotif dalam bentuk sirkuit dengan investasi sebesar Rp1,81 triliun dilakukan percepatan,” tutur Airlangga.

Airlangga mengatakan proyek proving ground di Bekasi yang melibatkan perusahaan Jepang Toyota Tsusho, sangat penting bagi ekspor otomotif Indonesia, sehingga perlu dilakukan percepatan.

“Beberapa negara lain, seperti Thailand maupun Vietnam, mereka sudah memiliki proving ground,” jelas Airlangga.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, yaitu mantan Perdana Menteri Jepang Suga Yoshihide, mantan Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang Moriyama Hiroshi, serta mantan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Hayashi Motoo.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi. (adv/*)

Warga Desa Jandi Keluhkan Rusaknya Irigasi

TINJAU:Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting didamingi Kadis PU Karo, Edward Sinulingga meninjau lahan pertanian warga Desa Jandi.

KARO, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting meninjau jaringan irigasi yang rusak di Desa Jandi, Kecamatan Juhar, Sabtu (23/7). Kondisi tersebut menyebabkan para petani terkendala bercocok tanam, terutama padi.

Wakil Bupati turut didampingi Kadis PU Karo, Edward Sinulingga, Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappedalitbang Evanlit Sembiring dan Kabid Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Ferinanta dan PLT Kadis Kominfo Frans Leonardo Surbakti juga sempat menggelar dialog interaktif dengan warga desa.

Dalam pertemuan tersebut masyarakat Desa Jandi mengaku beberapa tahun belakngan ini mereka tidak bisa lagi menanam padi. Lahan persawahan terpaksa mereka alihkan ke tanaman jagung.

Karena itu masyarakat meminta Pemkab Karo memperbaiki saluran irigasi yang sudah lama rusah tersebut. Hingga masyarakat kembali bisa menanam padi di lahan persawahan tersebut. Menanggapi permintaan tersebut, Wakil Bupati Karo mengaku telah berkordinasi dengan Bappeda, Dinas PU, dan Dinas Pertanian. “Dalam waktu dekat ini, instansi tersebut diminta segera membuat perencanaan perbaikan jaringan irigasi tersebut,” ujarnya.

Dalam kunjungan ini, Wakil Bupati juga berdialog dengan karang taruna desa. “Kepada kaum muda karang taruna ini agar selalu menjadi garda terdepan dalam memantau pemasalahan-permasalahan di desa dan selalu tetap berinovasi untk kemajuan desa,” katanya. (deo/ram)

DPD PMS Karo Diharap Memberi Dampak Positif Bagi Masyarakat

SELAMAT: Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting mengucapkan selamat pada Ketua DPD PMS Karo terpilih.

KARO, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Merga Silima (PMS) Kabupaten Karo di Jambur Pemkab Karo, Sabtu (23/7).

Dalam pelantikan pengurus DPD PMS Kabupaten Karo periode 2022-2027 ini, Wakil Bupati Karo berharap keberadaan PMS di Kabupaten Karo dapat memberi dampak yang positif bagi masyarakat dan menunjang pembangunan di Kabupaten Karo.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karo, saya ucapkan selamat atas pelantikan pengurus DPD Pemuda Merga Silima Kabupaten Karo,”ucapnya. Pemuda Merga Silima diharapkan dapat menjadi bagian dari program-program pemerintah, sehingga dapat mewujudkan hubungan yang harmonis dan sinergis serta melahirkan program program yang menunjang pembangunan di Kabupaten Karo.

Dalam pelantikan DPD PMS ini, Beres Brahmana terpilih sebagai ketua dan seluruh pengurus dilantik langsung oleh Ketua Umum Pemuda Merga Silima Mbelin Brahmana. Usai menghadiri acara pelantikan, wakil bupati melanjutkan kegiatan menuju Desa Jandi Kecamatan Juhar. Di desa Jandi, wakil bupati berkeliling meninjau lahan pertanian masyarakat dan bertemu dengan masyarakat. Dalam kunjungannya ini wakil bupati mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat dan memberikan motivasi kepada karang taruna serta mengajak untuk bisa berinovasi dengan memanfaatkan potensi yang ada dan mengembangkannya untuk memajukan desa. (deo/ram)