Home Blog Page 2468

Polres Asahan Tangkap Pengedar Sabu

PENGEDAR: MYN (45) dan FU (29), tersangka pengedar sabu yang ditangkap Polres Asahan.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Dua tersangka pengedar sabu, MYN (45) dan FU (29) masing-masing warga Jalan Dusun III Desa Urungpane Kecamatan Setiajanji Kabupaten Asahan ditangkap Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Asahan. Dalam penangkapan kedua tersangka, polisi menyita sabu seberat 0,32 gram.

“Kedua tersangka diamankan Rabu 20 Juli 2022 sekira pukul 19.30 WIB dari warung di Dusun III Desa Urungpane Kecamatan Setiajanji Kabupaten Asahan,” papar Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH, Selasa (26/7).

Kapolres AKBP Putu mengatakan kedua tersangka ditangkap atas adanya informasi masyarakat yang menyebutkan kedua laki-laki tersebut sering bertransaksi jual beli sabu.

“Setibanya petugas di lokasi, kedua pelaku terlihat sedang duduk duduk di warung mie sop dan kemudian dilakukan penggeledahan badan dan sekitar tempat duduk kedua pelaku ditemukan ponsel dan sabu,” jelasnya.

Sedangkan dari kediaman pelaku MYN, Kapolres menyebutkan ditemukan 1 buah dompet warna merah yang berisi satu buah timbangan eletrik,3 buah skop dan dua buah hp Android

“Untuk barang bukti diamankan 1 buah dompet berwarna putih, 1 unit Timbangan elektrik, 3 potong pipet skop, Uang Tunai sebesar Rp 200.000, 1 unit ponsel, serta sabu seberat 0,32 gram bruto,” ungkap Kapolres.

Berdasarkan hasil interogasi, tersangka mengakui bahwa sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisial A berdomisili di Tanjungbalai. “Saat ini kedua pelaku bersama barang bukti telah diamankan ke Mako Satres Narkoba Polres Asahan,” pungkasnya. (dat/azw)

Sidang di Gelar di PN Medan, Terdakwa Pasutri Bawa Balita Antar Sabu 2 Kg

KETERANGAN: Saksi polisi memberikan keterangan dalam penangkapan dua terdakwa kasus sabu di PN Medan, Kamis (28/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdesak kebutuhan hidup membuat pasangan suami istri (pasutri) asal Sumatera Selatan, yakni Putri Wulandari dan Eko Suprastio nekat antar 2 kilogram sabu ke Aceh melewati Medan.

Tidak hanya itu, dalam menjalankan aksinya pasutri tersebut juga turut bawa anaknya yang masih di bawah lima tahun (Balita); berumur 4 tahun.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maria FR Br Tarigan dalam dakwaannya menuturkan, perkara ini bermula pada 22 April 2022, sekitar pukul 10.00 WIB, saat Iskandar alias Is (DPO) menghubungi terdakwa Eko menawari pekerjaan menjadi kurir narkoba.

“Terdakwa diminta membawa paket narkoba dari Medan dengan tujuan ke daerah Bireuen, dan ditawari akan diberikan upah per bungkus sebesar Rp15 juta,” beber JPU, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri Medan, Kamis (28/7).

Selanjutnya, atas tawaran tersebut Eko memberitahukan kepada Putri, istri terdakwa. Karena banyaknya kebutuhan hidup, akhirnya pasutri tersebut menerima tawaran dari Iskandar.

Selanjutnya, pada 24 April 2022, sekitar pukul 06.30 WIB, kedua terdakwa dan anaknya yang masih berumur 4 tahun berangkat dari rumah di Kelurahan Pasar Muara Beliti Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan langsung menuju ke Medan.

Eko memberitahukan kepada Iskandar akan berangkat ke Medan dengan menggunakan mobil Toyota. Sekitar pukul 23.00 WIB, kedua terdakwa tiba di Pekan Baru dan menginap di Red Door.

Melalui telepon, Iskandar memberitahukan nanti ada yang menghubunginya dan menanyakan kode sandinya yakni Mobil Baru.

Kemudian, pada 25 April 2022, para terdakwa berangkat dari Pekan Baru. Lalu, pada Selasa 26 April 2022, sekitar pukul 07.00 WIB saat masuk Tol Tebing.

Selanjutnya, Eko diarahkan supaya keluar di Tol Amplas, kedua terdakwa lalu bertemu dengan terdakwa Zulkifli Alias Zul (diadili berkas terpisah) dan disuruh untuk mengikutinya.

Setelah Zul turun dari sepeda motor keduanya pun bertransaski, namun tiba-tiba datang petugas Kepolisian melakukan penggerebekan, setelah itu Eko langsung menghidupkan mobil lari tancap gas dan melihat dari spion, bahwa Zul telah ditangkap oleh petugas Kepolisian.

Eko lantas membuang sabu dipinggir Jalan dekat lampu merah Simpang Pemda, lalu belok kekanan ke Jalan Setia Budi lalu belok kekiri arah Jalan Ringroad setelah itu terdakwa tidak ingat lagi menuju jalan mana saja karena Eko, tidak hapal jalan di Medan.

Akhirnya, mobil yang dikemudikan Eko masuk parit di pinggir rel kretapi Jalan Pantai Timur, Medan Helvetia. Saat itu, mobil terdakwa sudah dikerumuni massa hingga diselamatkan oleh petugas Kepolisian dari amukan, kemudian kedua terdakwa berhasil ditangkap.

“Perbuatan terdakwa sebagimana diatur dan diancam Pidana pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” pungkas JPU. Usai dakwaan dibacakan, Majelis Hakim melanjutkan sidang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. (man/azw)

Selama Dua Bulan Terakhir, Polrestabes Medan Terima Pengaduan 55 Kasus Pencabulan

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan, AKP Madianta Ginting.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polrestabes Medan telah mencatat sebanyak 55 pengaduan atas kasus kekerasan seksual selama 2 bulan terakhir. Hal itu dibenarkan oleh Kanit Perelindungan Perempuan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Medan, AKP Madianta Ginting bahwa terhitung Juni-Juli, pihaknya telah menerima 55 pengaduan kasus pencabulan. Namun, dari kasus setinggi itu, aparat baru mengamankan 21 tersangka.

“Dua bulan terakhir Juni dan Juli 2022, kasus cabul yang ada dilaporkan di Polrestabes Medan ada sebanyak 55 kasus. Dari 55 kasus itu, ada sebanyak 21 tersangka sudah kita amankan,” ungkap Madianta kepada media, Kamis (28/7).

Madianta menjelaskan bahwa faktor penyebab kasus pencabulan di Kota Medan terbilang tinggi karena pengaruh penggunaan gadget. Dan pelakunya pun tidak jauh-jauh dari korban, yakni teman dekat hingga orangtuanya sendiri.

“Kalau kita lihat dari banyaknya kasus cabul saat ini, pengaruh dari penggunaan gadget yang tidak dibatasi. Umumnya memang teman-temannya, tetapi ada juga beberapa dilakukan oleh ayah tiri dan orang-orang terdekat korban,” imbuh Kanit PPA.

“Kami imbau kepada orangtua agar tetap memantau anak-anaknya, dibatasi untuk pengguna handphone. Kemudian pergaulan tetap dikontrol, karena anak-anak adalah masa depan dari bangsa kita,” pesan mantan Kapolsek Batangkuis itu.

Terbaru, Unit PPA Satreskrim Polrestabes Medan baru saja mengamankan pelaku tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak yang dilakukan oleh tersangka JS (55) yang merupakan ayah tiri korban yang berusia 16 tahun.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa menjelaskan bahwa pelaku telah ditahan dengan dijerat Pasal Persetubuhan terhadap Anak dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.

Senada dengan Madianta, Nurul Fauziah seorang pegiat media sosial yang berfokus pada parenting mengatakan, kelalaian orang tua dalam mengawasi menjadi penyebab utama dari kekerasan seksual pada anak.

“Aku yakin penyebab utama, karena kelalaian orangtua dalam mengawasi anaknya. Pemberian gawai yang terlalu dini, tidak ada batasan penggunaannya, bebasnya akses internet, kurang bijak memakai sosmed, belum lagi narkoba. Duh kompleks sekali masalah yang jadi pemicu kekerasan seksual,” kata Momblogger itu.

Ditambahkannya, orang tua juga semestinya melek dengan fakta yang ada, termasuk bangun bonding yang kuat sehingga anak mau terbuka dengan orangtua. “Yang perlu diperbaiki adalah cara orangtua dalam memperlakukan anaknya. Perlakukan anak dengan penuh kasih sayang, pastikan tangki cintanya senantiasa penuh, dengan begitu tidak mencari perhatian dan cinta dari orang lain yang nggak dia kenal.

Selain itu orangtua mulai mempersiapkan bekal pendidikan seksual sejak dini kepada anaknya dan berikan sesuai tahapan usia anak. Pahamkan berkali-kali, evaluasi apakah anak mengerti apa yang harus dilakukan dalam menjaga dirinya dengan melakukan role play,” pungkas Nurul.(mag-3/azw)

Unpab Perkenalkan Keragaman Budaya India pada Acara Wisuda

WISUDA UNPAB: Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM (tengah) dengan busana India menyanyikan lagu India dihadapan lulusan pascasarjana, sarjana dan diploma Unpab di Medan, Kamis (28/7).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

Dalam setiap acara wisuda, Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) berusaha memperkenalkan keragaman budaya yang ada di Indonesia.

PADA wisuda 1.124 lulusan pascasarjana, sarjana dan diploma yang merupakan angkatan 68 tersebut, Unpab memperkenalkan berbagai budaya India. Wisuda Unpab angkatan sebelumnya telah mengangkat tema beberapa budaya daerah di Sumut.

”Kami memilih tema dunia seni budaya dari negara India. Tema ini sejalan dengan cita-cita Unpab untuk menjadi world class university,” ungkap Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM pada wisuda di Gedung Selecta Medan, Kamis (28/7). Wisuda ini akan berlanjut Jumat (29/7) hari ini.

Mengetahui budaya dunia, kata rektor, sebagai wahana untuk berpikir secara global dan bertindak secara lokal. ”Pemilihan tema seni dan budaya India ingin mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk belajar bagaimana India bisa menjadi salah satu negara terkemuka, khususnya di bidang teknologi, kedokteran dan komputer,” ujar rektor.

Ditegaskan rektor, hubungan India dan Indonesia terjalin sejak hampir dua ribu tahun lalu. ”Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Konsul Jenderal India yang terhormat, Bapak Subham Singh yang hadir pada wisuda Unpab,” sebutnya.

Hadir pada kegiatan ini Konjen India Subham Singh, Ketua Umum Yayasan Prof Dr H Kadirun Yahya Dra Hj Yasmin Siti Khadijah, mewakili Pangdam I BB, mewakili Kapoldasu dan mewakili Plt kepala LLDikti Sumut dan para undangan.

Sembari mengucapkan selamat, rektor berharap lulusan Unpab dapat terus berkarya, memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Visi yang telah ditetapkan oleh isi dari Unpab yaitu world class university. Mahasiswa pun lebih didorong untuk siap menghadapi standard global, industri 4.0 dan society 5.0.

”Unpab sebagai penghasil sumber daya manusia berkualitas dituntut untuk menyiapkan kompetensi mahasiswa yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan zaman. Konsep link and match dengan dunia industri dan dunia kerja menjadi kata kunci dalam merancang dan melaksanakan proses pembelajaran,” papar rektor.

Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM juga merinci bahwa Unpab mewujudkan program
Kampus Merdeka-Merdeka Belajar, dengan tagline: Membangunan Desa, Membangunan Indonesia. Unpab lalu menyelenggarakan beberapa kegiatan dalam rangka membangun desa, yaitu melakukan MoU dengan desa-desa di Sumut dan melaksanakan program KKNT dan kampus mengajar ke desa-desa.

Rektor juga menyampaikan bahwa enam dari sebelas unicorn dan decacorn yang ada di Asia Tenggara lahir dan besar di Indonesia. Hal ini merupakan bukti bahwa kreativitas milenial Indonesia luar biasa dan hal tersebut harus diakselerasi dan diperkuat agar melahirkan para kreator baru.

Ia pun berharap ada pada wisudawan/wisudawati Unpab yang meraih kesuksesan serupa. Kampus Merdeka-Merdeka Belajar sebagai kebijakan untuk mewujudkan SDM yang unggul dan pelajar Pancasila yang tangguh.

”Ekosistem kampus merdeka yang sedang di bangun oleh Unpab diharapkan terwujudnya lingkungan kampus yang sehat, aman dan sinergi dengan para pemangku kepentingan. Gotong royong antar seluruh elemen kampus merupakan kunci membangun pendidikan tinggi yang optimal. Sehingga Unpab dapat terus menghasilkan lulusan yang berkualitas,” tegas rektor.

Untuk itu rektor membeberkan karakteristik pemimpin yang baik yang harus ada dalam diri seorang change agent. Meliputi visi yang jernih, memiliki kegigihan untuk mencapai target bersikap kritis dan analitis.

Kemudian sarat akan pengetahuan dan memimpin dengan memberikan contoh. Yang kelima, membangun hubungan yang kuat dengan orang-orang sekitarnya dengan membangun kepercayaan. ”Dengan kata lain, pemimpin yang baik harus memiliki integritas agar dapat dipercaya,” kata rektor Unpab.

Turut memberikan ucapan selamat dan motivasi melalui vidio antara lain Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar, Gubsu, Pangdam I BB, Kapoldasu, ketus DPRD Sumut, Plt kepala LLDikti Sumut, Kordinator Kopertais Sumut. Ungkapan senada disampaikan secara langsung oleh Konjen India dan ketua umum Yayasan Prof Dr H Kadirun Yahya. (dmp)

Inovasi Pembelajaran Berbasis Case Method dan Project Based

MOA: Dekan FE UMN Al-Washliyah Dr Anggia Sari Lubis MSi (5 kiri) dan Dekan FEB Universitas Brawijaya Abdul Ghofar MSi DBA Ak (6 kiri) bersama dekanat dua fakultas di Malang.

FAKULTAS Ekonomi Universitas Muslim Nusantara (FE UMN) Al-Washliyah terus meningkatkan inovasi pembelajaran berbasis case method dan project based learning.

Hal ini sejalan dengan dilaksanakan penandatangana Memorandum of Agreement (MoA) oleh Dekan FE UMN Al-Washliyah Dr Anggia Sari Lubis MSi dengan Dekan FEB Universitas Brawijaya Abdul Ghofar MSi DBA Ak di Malang pada 22 Juli 2022.

Nota kesepakatan teknis ini untuk mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 6 dan 7 dalam lingkup inovasi pembelajaran berbasis case method dan project based learning tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri ketua departemen dan program studi di lingkungan FEB Universitas Brawijaya. Sedangkan dekan FE UMN Al-Washliyah didampingi wakil dekan I dan II serta ketua program studi Akuntansi.

Wakil Dekan II FE UMN Al-Washliyah Alistraja Dison Silalahi SE MSi di Medan, kemarin mengutarakan bahwa Universitas Brawijaya Malang merupakan perguruan tinggi negeri dengan pencapaian IKU tertinggi untuk universitas yang ada di Indonesia.

FEB Univ Brawijaya merupakan fakultas dengan pencapaian IKU tertinggi di Universitas Brawijaya. ”Jadi merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kita FE UMN AW dapat diberikan kesempatan kerja sama,” katanya.

Ia berharap jalinan kerja sama ini dapat memberikan kemajuan bagi kedua fakultas. ‘”Semoga kedepannya implementasi lingkup MoA dapat berjalan dengan lancar,” sebutnya.

Wakil Dekan II FE UMN Al-Washliyah juga merincikan bahwa IKU 6 terkait kerja sama skala nasional dan internasional dalam tridharma perguruan tinggi baik pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sedangkan IKU 7 untuk inovasi pembelajaran dengan menggunakan case method dan team based Project dimana minimal 35 persen mata kuliah dalam kurikulum prodi menggunakan dua metode tersebut.

”FE UMN AW dan program studi di akan menerapkan dua metode tersebut dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu FE UMN Al-Washliyah melaksanakan Focus Grup Discussion (FGD) penerapan metode pembelajaran case study dan team based project ke FEB Universitas Brawijaya yang sudah menerapkan terlebih dahulu,” imbuh wakil dekan.

Terkait kerja sama ini, diapresiasi Rektor UMN Al-Washliyah Dr H KRT Hardi Mulyono K Surbakti MAP melalui Wakil Rektor II UMN Al-Washliyah Dr H Ridwanto MSi. Sebab mendukung program tridarma perguruan tinggi.

Sebelumnya Fakultas Hukum UMN Al-Washliyah beberapa hari lalu juga menandatangani MoA dengan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. UMN Al-Washliyah merupakan perguruan tinggi yang aktif menjalin kerja sama berskala nasional dan internasional. (dmp)

Airlangga Dukung Penuh 2022 Jadi Tahun Penempatan PMI

JAKARTA, SUMUTPOS.CO—Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendukung tahun 2022 sebagai Tahun Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Menurutnya, perbatasan negara penempatan PMK sudah mulai dibuka setelah menurunnya kasus Covid-19. Kondisi ini membuat calon PMI kembali memiliki kesempatan bekerja di luar negeri.

“Calon PMI sudah dapat kembali bekerja sesuai dengan keahlian di negara tujuan penempatan. Oleh karena itu, saya mendukung penuh tahun 2022 ini sebagai Tahun Penempatan Pekerja Migran Indonesia,” tutur Menko Airlangga saat memberikan sambutan dalam Rakornis BP2MI, Kamis (28/7/2022).

Airlangga menuturkan, PMI harus diberi akses pembiayaan yang tidak membebani dan jauh dari praktik rentenir. Menko Perekonomian mengaku, pemerintah membuktikan diri hadir untuk PMI melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Penempatan PMI.

Kebijakan ini terkait pembiayaan bagi calon PMI untuk meringankan biaya penempatan. Pemerintah meningkatkan Plafon KUR Penempatan PMI dari Rp 25 juta menjadi Rp 100 juta.

Selain itu, pencairan KUR PMI dapat dilaksanakan bertahap sesuai proses penempatan PMI dan yang terpenting tidak memerlukan agunan tambahan. Pada 2022, Pemerintah telah mengalokasikan plafon KUR untuk Penempatan PMI hingga mencapai Rp 390 miliar.

Sejak 2015 hingga 30 Juni 2022, realisasi KUR Penempatan PMI telah mencapai Rp 2,42 triliun dan disalurkan kepada sekitar 137 ribu PMI.

Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan, pemerintah juga mendorong seluruh Lembaga Keuangan Penyalur KUR utamanya HIMBARA dan BPD menjadi mitra PMI dalam penyaluran KUR Penempatan PMI dan pengiriman remitansi PMI.

Kerja sama Penyalur KUR, BP2MI dan P3MI diperlukan untuk menghadirkan ekosistem pembiayaan PMI yang mudah diakses, khususnya bagi PMI yang sudah berada di negara penempatan.

Pemerintah juga memberikan perhatian kepada purna PMI dengan berbagai program pemberdayaan. Purna PMI yang ingin berwirausaha dapat mengakses skema KUR lainnya dengan plafon maksimal Rp 500 juta. Purna PMI juga dapat memanfaatkan Program Kartu Prakerja untuk meningkatkan ketrampilan.

“Saya mengingatkan jika merantau untuk mencari nafkah, niatkanlah untuk ibadah supaya setiap langkah yang diambil menjadi berkah. Mencari penghidupan di luar negeri, apabila dirasa sudah cukup dari sisi ekonomi, kembalilah besarkan negeri ini, berjuanglah demi ibu pertiwi,” tutur Menko Airlangga untuk seluruh calon PMI. (adv/*)

Media Siber Menjamur, Wartawan Diminta Jangan Cuma Copas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di saat ini, keberadaan pers, terutama media Siber ibarat jamur yang tumbuh di musim hujan. Meski begitu, jangan hanya bermodalkan copy-paste berita, sudah mengaku dirinya wartawan.

Hal itu dikatakan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sumut, M Syahrir, dalam acara Ujian Calon Anggota Muda dan Kenaikan Tingkat Anggota Biasa PWI Sumut yang digelar Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumatera Utara (Sumut) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut di Hotel Polonia Medan, Kamis (28/7/2022).

“Inilah minusnya, dengan kecanggihan teknologi menciptakan wartawan menjadi pemalas,” ujar Syahrir.

Dikatakannya, pada Zaman Kemerdekaan Indonesia, pers itu keberadaannya dinamakan Pers Perjuangan. Sementara pada Zaman Orde Baru namanya Pers Pembangunan dan di Zaman Reformasi, Pers Keseimbangan. Karena itu, Syahrir mengajak wartawan di Sumut, agar bergabung menjadi anggota PWI.

“Jika wartawan ingin bergabung ke organisasi PWI, maka syarat mutlaknya sudah mengikuti UKW, karena ada alat ukur yang jelas, yakni harus mampu menulis dan menjalankan tugas-tugas reporting investigasi,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris SPS Sumut, Rianto Agly menambahkan, di era digital saat ini berbagai media bermunculan yang sangat luar biasa, terutama media sosial (Medsos). Bahkan, sambungnya, Medsos sangat rentan dengan berita hoaks, celakanya, banyak yang tidak mengakomodirnya, kawan-kawan wartawan di lapangan langsung menayangkan tanpa konfirmasi.

“Ini terjadi, salah satu di antaranya karena banyak grup di Medsos, sehingga mengambil berita dengan cara Copas. Dikhawatirkan jika yang diberitakan tidak senang, ini bisa berbahaya, apalagi saat ini yang diberitakan bisa langsung melaporkannya ke pihak berwajib,” tegasnya.

Menurutnya, eksistensi UU ITE harus diwaspadai oleh semua wartawan, sebab UU ini akan bisa tajam mengenai wartawan dalam jenjang manapun, jika tidak mampu bersikap berhati-hati dari berita-berita yang diproduksi terutama yang menyinggung dengan ranah di luar jurnalistik seperti Medsos.

“Inilah yang berbahaya saat ini, dengan begitu banyaknya media siber yang betul-betul bagus. Apalagi membuatnya juga sangat mudah, hanya modal Rp15 juta sudah mampu memiliki media siber. Namun, jika hanya Copas-copas buat apa. Memiliki media siber juga harus memiliki jaringan yang luas,” ungkapnya.

Dijelaskannya, organisasi pers yang bisa melakukan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) hanya ada empat di Indonesia, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Pewarta Foto Indonesia (PFI). Di luar itu, jika ada organisasi yang melakukan UKW maka masih diragukan. “Di PWI ini dapat memberikan advokasi bagi kawan-kawan yang terjerat hukum,” sebutnya.

Kemudian, terangnya, dalam Peraturan Dewan Pers, bagi peserta, ujian wartawan dibagi menjadi tiga, yakni Wartawan muda (Reporter), Wartawan Madya (Redaktur) dan Wartawan Utama (Pimred). “Untuk menjadi Wartawan Utama perjalanannya sangat panjang, untuk peningkatan dari Madya ke Wartawan Utama jenjangnya selama 3 tahun dan persyaratannya harus memiliki kartu UKW utama. Tanpa itu tidak akan bisa mempunyai media siber. Saat ini media siber mencapai seribuan, namun yang terdaftar di Dewan Pers hanya seratusan saja,” pungkasnya.

Ketua SPS Sumut sekaligus Ketua PWI Sumut, H Farianda Putra Sinik mengungkapkan, dampak dengan keberadaan online terhadap media cetak saat ini terjadi persaingan besar, banyak media cetak yang sudah tutup. Sedangkan, untuk iklan saja sudah dikuasai oleh media online sebanyak 77 persen, sisanya media cetak, media TV dan media radio. “Dulu cetak kan statis, kemudian terjadi perubahan, sudah banyak yang beralih ke online. Salah satu yang terkena dampak penuruban drastis adalah media cetak, terutama saat terjadi Covid-19,” ujarnya. (dwi/adz)

Grand Opening, KomputerMedan Usung Konsep One Stop It Shoping Solution

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kabar baik bagi para penggemar perangkat teknologi komputer di Kota Medan dan sekitarnya. Minggu (24/7/2022) lalu, KomputerMedan (KM) dengan bangga membuka IT Store barunya dengan mengusung konsep One Stop IT Shopping Solution terlengkap di Kota Medan.

KomputerMedan menyediakan beragam produk yang lengkap untuk kebutuhan di bidang komputer dan teknologi. KomputerMedan juga diharapkan dapat menjadi solusi untuk masyarakat Kota Medan dan sekitarnya yang selama ini kesulitan mencari produk-produk komputer berkualitas dengan tempat belanja yang nyaman dan lengkap.

“Dengan hadirnya KomputerMedan IT & Gaming Experience Store ini, kami dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Medan yang mau membeli produk IT terbaik, terlengkap dan bergaransi resmi. Serta harapannya bisa membantu pemerintah Kota Medan untuk mempercepat Transformasi Digital dan pertumbuhan sektor Ekonomi Kreatif berbasis teknologi digital,” ujar Hendra, Direktur Utama KomputerMedan.

Hendra juga mengungkapkan, dengan dibukanya satu-satunya Experience Store di bidang Komputer dan Gaming ini, bisa memberikan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman dan menyenangkan untuk semua pengunjung.

Pengunjung juga dapat merasakan dan melihat langsung produk teknologi terbaru yang mungkin bisa diterapkan di usaha maupun di kehidupan mereka. “Kami menyediakan beberapa experience zone di store ini seperti AR (Augmented Reality) & VR (Virtual Reality), Smart Home, Laptop-laptop terbaru, Hardware, Gaming Chair, Gaming Desk, Gaming Gear, Memory Zone, dan sebagainya,” ungkap Hendra.

KomputerMedan menyediakan beragam produk yang variatif dari beberapa brand IT ternama di Indonesia. Adapun brand yang dipasarkan adalah Asus, MSI, Lenovo, Acer, TP-Link, Kingston, PNY, Western Digital, Sandisk, Ruijie, Logitech, Rapoo, Intel, AMD, Razer, SteelSeries, Fantech, Epos by Sennheiser, RVTech, AbkonCore, Enlight, Thermaltake, Gigabyte, Paradox, Noctua, dan sebagainya. Produk-produk ini ditampilkan & ditata rapi sehingga pelanggan dapat merasakan langsung produknya dengan nyaman.

Tak hanya produk pilihan yang berkualitas, tim KomputerMedan senantiasa akan siap melayani dengan sepenuh hati untuk mendapatkan pengalaman belanja yang berkesan dan menyenangkan. Turut hadir juga beberapa pejabat daerah dalam acara Grand Opening KomputerMedan ,diantaranya Ketua DPRD Kota Medan Hasyim, SE.

Dalam sambutannya, Hasyim menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KomputerMedan karena telah berkontribusi memudahkan akses masyarakat Kota Medan untuk mendapatkan komputer yang berkualitas dan terjangkau.

Di acara Grand Opening, KomputerMedan juga memberikan promo harga khusus untuk beragam produknya. Harga promo ini bisa didapatkan selama seminggu sejak dari tanggal Grand Opening, yaitu 24-31 Juli 2022.

Untuk memeriahkan Acara Grand Opening ini, diadakan juga Kompetisi Gaming Tekken dan Valorant untuk para Gamers kota Medan dengan total hadiah jutaan rupiah. Beberapa Fun Games juga disediakan untuk para pengunjung seperti Beat Saber (Mixed Reality), Monster Hunter World, Genshin Impact, Forza Horizon 5, dan juga Grand Turismo 5. Ada juga Event Photo Contest dengan hadiah utama SmartPhone keren dari KomputerMedan.

KomputerMedan IT & Gaming Experience Store beralamat di Jalan Sutomo Ujung No 35 B-D, Kelurahan Gaharu, . Timur, Kota Medan, Sumatera Utara. Buka di Hari Senin s/d Hari Sabtu mulai dari Pkl 10.00 – 21.00 Wib .Untuk Informasi Produk dan Layanan hub 085210789989 atau Follow Media Sosial IG , FB , Twitter, Youtube , Tik tok , Google @komputermedan. (rel/adz)

Lomba B2SA, Ketua TP PKK Ingatkan Pentingnya Mengkonsumsi Makanan Sehat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seluruh Ketua TP PKK Kecamatan diminta untuk dapat mengenalkan dan mensosialisasikan keanekaragaman panganan lokal kepada masyarakat lewat potensi bahan pangan yang berada di wilayahnya masing-masing. Hal itu dilakukan agar masyarakat di Kota Medan, terutama kaum ibu bisa menghadirkan berbagai sajian yang menyehatkan untuk keluarganya.

“Ibu-ibu Ketua PKK Kecamatan harus bisa mensosialisasikan keanekaragaman pangan di wilayahnya masing-masing,” kata Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution dalam acara Lomba Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Tahun 2022 di Gedung Serba Guna PKK Kota Medan, Jalan Rotan Medan, Rabu (27/7/2022).

Adanya lomba pangan B2SA itu, Ketua TP PKK berharap bukan hanya sekadar mencari juara dan hadiah. Namun, imbuhnya, untuk memotivasi keluarga di Kota Medan agar mulai menyadari pentingnya mengkonsumsi panganan yang sehat.

“Ayo ibu-ibu, kita berikan anak-anak kita makanan yang sehat. Mereka adalah calon generasi penerus bangsa, maka sudah selayaknya pula dipersiapkan dengan baik melalui makanannya. Tidak harus mahal tapi yang terpenting panganan tersebut beragam, bergizi, seimbang dan aman,” pesannya.

Saat tiba di lokasi, Ketua TP PKK Kota Medan didampingi Wakil Ketua I TP PKK Ny Ismiralda Wiriya Alrahman meninjau stand PKK Kecamatan yang menyajikan berbagai olahan pangan non beras tersebut. Beragam makanan pun dihadirkan dengan memanfaatkan bahan pangan seperti jagung, singkong dan lainnya. Usai itu, Ketua TP PKK juga menyerahkan hadiah bagi para kecamatan pemenang lomba. (rel)