Home Blog Page 2476

Imbas Refocusing Anggaran untuk Covid-19, Dana Perbaikan Irigasi di Dairi Sangat Minim

Kabid SDA Dinas PUTR Kabupaten Dairi, Makarios Sagala.Rudy Sitanggang/Sumut Pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Dana perbaikan irigasi di Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Dairi Tahun Anggaran 2022, sangat minim. Untuk sementara ini, dana yang sudah tersedia atau diplot, hanya ada 4 paket proyek pembangunan irigasi.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Dairi, Hotmaida Butarbutar, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Makarios Sagala mengakui, dana perbaikan irigasi sangat minim, karena keterbatasan anggaran.

“Untuk 2022 ini, hanya ada 4 paket proyek yang sudah dianggarkan. Yakni 2 paket bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), 2 paket lagi dari Dana Alokasi Umum (DAU) pada APBD Dairi 2022,” ungkap Makarios, Selasa (26/7).

Untuk DAK, lanjut Makarios, lokasi irigasi yang diperbaiki itu di daerah irigasi Berampu, Kecamatan Berampu, dengan pagu anggaran sebesar Rp1.097 miliar. Selanjutnya, daerah irigasi Gabe Las di Kecamatan Lae Parira, dengan pagu anggaran Rp860 juta. Kedua proyek itu, diketahui sudah ditenderkan dan sudah ada pemenang.

“Sekarang tahap proses tanda tangan kontrak,” tuturnya.

Sementara untuk yang bersumber dari DAU, yakni pada irigasi Bonian, dengan pagu anggaran Rp176 juta. Serta daerah irigasi Lae Ambat, dengan pagu Rp200 juta. Keduanya berada di Kecamatan Silima Pungga-Pungga.

Makarios menyebutkan, minimnya anggaran untuk penanganan irigasi, baik sekunder maupun primer, imbas refocusing anggaran untuk Covid-19, pada 2 tahun anggaran lalu.

“Dan keterbatasan anggaran ini, merupakan satu kendala. Namun di P-APBD 2022, ada kami usulkan 24 titik penanganan irigasi. Kita lihat nanti, apa bisa direalisasikan atau tidak,” ujarnya.

Walaupun demikian, lanjutnya, jika dana ada, maka pihaknya akan melakukan penanganan dengan skala prioritas. Agar para petani tidak terkendala kebutuhan air yang menyebabkan gagal tanam/panen.

“Irigasi yang produktif di Dairi saat ini tinggal 160 dari total sebelumnya 207,” beber Makarios.

Ketidakaktifan itu, menurut Makarios, karena telah beralih fungsi.

“Petani mengalihkan irigasi untuk areal persawahan ke tanaman muda, seperti jagung dan bahkan beralih ke kopi. Pertimbangan petani, lebih untung tanam jagung dan kopi dari pada menanam padi di sawah,” pungkasnya. (rud/saz)

Pemilihan Kecamatan Terbaik Tingkat Labuhanbatu 2022, Tim Penilai Kunjungi 3 Kecamatan

TERIMA: Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Labuhanbatu, Sarimpunan, saat menerima berkas usai mengunjungi Kantor Camat Rantau Utara.Fajar Dame Harahap/Sumut Pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Labuhanbatu, Sarimpunan, yang juga Ketua Tim 1 Pembinaan dan Penilaian Kecamatan Terbaik Tingkat Kabupaten Labuhanbatu 2022, Kecamatan Rantau Utara, Selasa (26/7).

Pada kesempatan itu, Sarimpunan mengatakan, kedatangannya bersama rombongan dalam rangka untuk melakukan penilaian pada ajang Pemilihan Kecamatan Terbaik Tingkat Kabupaten Labuhanbatu 2022. Dia pun berharap, dengan diadakannya penilaian ini, dapat menunjang kinerja Pemkab Labuhanbatu, melalui kecamatan yang bersinergi dengan kelurahan, dalam menjalankan program pemerintah.

“Ini bisa berdampak baik untuk masyarakat Labuhanbatu,” ungkap Sarimpunan.

Di tempat terpisah, Tim 2 Pembinaan dan Penilaian Kecamatan Terbaik Tingkat Kabupaten Labuhanbatu 2022, yang dipimpin Staf Ahli Bupati, Jumingan, mengunjungi Kecamatan Panai Hulu. Pada kegiatan ini, dia mengatakan, pembinaan yang dilakukan tersebut merupakan perintah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

“Pemkab diperintahkan untuk melakukan pembinaan kepada kecamatan. Dan kecamatan terbaik yang terpilih di tiap kabupaten, akan menjadi perwakilan kabupaten untuk mengikuti event serupa tingkat provinsi.

Pada kegiatan itu, dilakukan pemaparan keunggulan-keunggulan kecamatan, yang disampaikan Camat Panai Hulu Andi Ramadhan Pane, dan Ketua TP PKK Kecamatan Panai Hulu Dini Suryani. Selanjutnya dilakukan pembinaan dari beberapa instansi Pemkab Labuhanbatu.

Sebelumnya, Ketua Tim 1 Pembinaan dan Penilaian Kecamatan Terbaik Tingkat Kabupaten Labuhanbatu 2022, Sarimpunan telah mengunjungi Kantor Camat Bilah Barat, Senin (25/7) lalu.

Pada kesempatan itu, dia berharap, para kepala desa dapat menjadi ujung tombak desa untuk berkontribusi dan bersinergi dengan kecamatan.

“Agar tugas pokok dan fungsinya berjalan dengan baik,” pungkas Sarimpunan. (fdh/saz)

Diduga Cabuli Keponakan, Paman Dilaporkan ke Polrestabes

Nek Miah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang pria berinisial P dilaporkan ke Polrestabes Medan atas dugaan kasus pencabulan anak di bawah umur sebut saja Bunga. Mirisnya, korban yang ditinggal bercerai orangtuanya itu dicabuli pamannya.

P dilaporkan oleh nenek si Bunga, Miah (60) setelah mengetahui gelagat mereka melakukan hal terlarang tersebut.

Berawal Senin (25/7), Nek Miah melihat cucunya yang masih duduk di bangki SMP itu dilecehkan oleh paman korban (uwak). Melihat itu, Nek Miah melaporkan paman korban di Polrestabes Medan. Pengaduan Nek Miah pun tercatat dalam laporan bernomor: STLLP/2327/VII/YAN.2.5/2022/SPKT/Polrestabes Medan.

“Saya curiga karena melihat tubuh cucuku merah-merah seperti bekas ciuman. Saat Bunga diinterogasi, cucunya mengaku sudah pernah dibawa uwaknya (paman dari Bunga) di satu hotel di Jalan Pancing Medan. Di hotel, cucunya mengaku awalnya hanya dicumbu dan belum ada dilakukan hubungan intim,” kata Nek Miah kepada wartawan.

Di lain waktu, Nek Miah kembali kaget melihat cucunya dan pamannya berinisial P itu keluar dari kamar pada Minggu (16/7) siang, di Jalan Kampung Mandailing Rumpun Bambu, Desa Saentis, Percut Seituan.

Sang cucu, setelah didesak oleh neneknya kemudian mengakui bahwa ia pernah disetubuhi oleh pamannya. Sontak mendengar pengakuan cucunya tersebut, Nek Miah membuat pengaduan ke Polrestabes Medan. Nenek yang membesarkan cucunya sejak kecil itu berharap terlapor segera dijebloskan ke penjara.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan pengaduan Nek Miah. “Laporannya sudah kami terima. Saat ini sudah kami lakukan proses penyelidikan. Mohon waktu ya, segera kami tuntaskan,” pungkas Kompol Fathir singkat. (mag-3/azw)

Dua Terdakwa Kurir Sabu 2 Kg Dituntut Mati

TUNTUTAN: JPU membacakan tuntutan terhadap kedua Terdakwa kasus sabu secara virtual di PN Medan, Selasa (26/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua terdakwa warga Aceh kurir sabu seberat 20 kilogram, masing-masing Zulfikar alias Fikar (36) dan Syafruddin alias Din (51) dituntut pidana mati. Tuntutan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fransiska Panggabean, secara virtual di Ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri Medan, Selasa (26/7).

Dalam nota tuntutannya, kedua terdakwa dinilai terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Meminta majelis hakim supaya menjatuhkan hukuman kepada kedua terdakwa masing-masing dengan pidana mati,” ujar JPU.

Menurut JPU, hal memberatkan, perbuatan kedua terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. “Hal meringankan, tidak ditemukan,” kata JPU lagi.

Usai mendengarkan tuntutan, Hakim Ketua Immanuel Tarigan, memberikan kesempatan kepada penasihat hukum kedua terdakwa, untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan.

Mengutip surat dakwaan, pada 30 Maret 2022 sekira pukul 08.00 WIB, terdakwa Zulfikar alias Fikar dihubungi oleh Bos Cakya (DPO) untuk mengantarkan satu unit mobil merk Toyota Innova berisi sabu seberat 20 kg kepada pemesan di Medan.

Keesokan harinya, Fikar dihubungi Bos Cakya untuk bertemu di depan Rumah Sakit Cut Mutia Lhokseumawe. Setelah bertemu, Bos Cakya mengatakan bahwa di dalam mobil ada 20 bungkus paket sabu.

Kemudian, Bos Cakya menyuruh Fikar untuk menghubungi terdakwa Syafruddin alias Din (berkas terpisah) untuk ikut bersamanya. Lalu, Bos Cakya memberikan uang jalan kepada Fikar sebesar Rp2 juta.

Selanjutnya, Fikar bersama Syafruddin berangkat menuju Medan untuk menyerahkan satu unit mobil berisi 20 bungkus paket sabu itu kepada penerima di pintu tol Helvetia.

Saat berada di Jalan Lintas Sumatera Medan-Aceh, Desa Paluh Manis Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, mobil yang dikendarai kedua terdakwa dihadang oleh mobil dari petugas Ditres Narkoba Polda Sumut. Petugas sebelumnya telah mendapatkan informasi adanya peredaran sabu dari Aceh ke Medan yang dibawa oleh kedua terdakwa.

Saat itu juga, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap kedua terdakwa dan ditemukan barang bukti berupa 20 bungkus plastik dalam kemasan teh cina warna hijau bertuliskan Guanyiwang berisi sabu seberat 20 kg.

Adapun upah yang dijanjikan oleh Bos Cakya kepada Fikar sebesar Rp20 juta. Sementara Syafruddin dijanjikan upah sebesar Rp30 juta apabila berhasil menyerahkan sabu tersebut kepada penerima di Medan.

Usai diamankan, kedua terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Ditres Narkoba Polda Sumut untuk penyidikan lebih lanjut. (man/azw)

Polisi Tembak Pelaku Pencurian di Dalam Rumah

PAPARKAN: Polres Asahan saat memaparkan tersangka pelaku pencurian, Korak.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Unit Jatanras Satuan Reskrim Polres Asahan menangkap tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Jalan Anggur Perumahan Harnania Kelurahan Sentang Kecamatan Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan.

Tersangka Ramadhan Syahri alias Korak (42) warga Jalan Sawo Kelurahan Sentang Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan. Dalam penangkapannya tersangja terpaksa ditembak petuga karena berupaya melawan petugas.

Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Mhd Said Husein SIK mengatakan pelaku diamankan Senin, (25/7) sekira pukul 11.00 WIB, setelah adanya informasi dari masyarakat bahwa ada seorang laki laki yang belum diketahui namanya hendak menjual ponsel merek Samsung A10 dan Samsung J2 Prime.

“Atas informasi yang diterima, Personel Unit Jatanras melakukan under cover buy kepada pelaku dengan berpura pura untuk membeli 2 unit ponsel dan sesuai dengan kesepakatan bahwa pelaku meminta untuk bertemu di depan tower,” kata Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Mhd Said Husein SIK, Selasa (26/7).

Setelah petugas bertemu dengan pelaku Ramadhan Syahri alias Korak, Kasat Reskrim mengatakan petugas menemukan 2 unit ponsel hasil curian oleh tersangka dan tersangka langsung diamankan.

“Ketika hendak diamankan, pelaku melakukan perlawanan yang dapat membahayakan petugas, sehingga terhadap pelaku diberikan tindakan tegas dan terukur mengenai kaki pelaku,”ujarnya.

Usai diberikan tindakan tegas dan terukur, pelaku di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kisaran untuk dilakukan perawatan medis dan selanjutnya di amankan ke Satuan Reskrim Polres Asahan.

“Barang bukti yang diamankan berupa satu ponsel merek Samsung A10 dan satu ponsel lagi merek Samsung J2 Prime serta 1 buah tas selempang warna hitam,” paparnya.

Kasat Reskrim menceritakan aksi pencurian yang dilakukan pelaku terjadi pada hari Jum’at tanggal 22 Juli 2022 sekira pukul 04.30 WIB yang dialami korban Supianto (30) warga Jalan Anggur Kelurahan Sentang Kecamatan Kota Kisaran Timur Asahan.

“Pelaku masuk ke dalam rumah korban dan mengambil barang barang berharga milik korban,” terangnya.

Atas peristiwa itu korban Supianto mengalami kehilangan dan kerugian berupa dua unit ponsel, satu buah cincin emas belah rotan dan 1 buah cincin emas bulat biasa, 1 buah tas sandang berisikan uang tunai Rp250.000, dua buah KTP atas nama Supianto dan Lifika Azmi, satu buah SIM C Supianto, dua kartu BPJS Kesehatan, serta kartu tanda kuliah Supianto, 2 buah dompet istri pelapor berisikan uang Rp360.000.

“Saat ini pelaku bersama sejumlah barang bukti telah diamankan di Satuan Reskrim Polres Asahan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas penyidik,”pungkas Kasat Reskrim Asahan. (dat/azw)

DPW PAN Sumut Buka Pendaftaran Celeg 2024, Gratis!

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna mencapai target 12 kursi di DPRD Sumut pada Pemilu 2024, DPW PAN Sumut membuka kran pendaftaran calon anggota legislatif (Caleg) untuk tingkat provinsi, dengan mengajak anak-anak muda dan tokoh-tokoh masyarakat bergabung. Tak hanya untuk mengerek elektabilitas, strategi pendaftaran caleg sejak dini itu ditengarai juga sebagai upaya membangun citra baru PAN sebagai poros tengah.

Ketua DPW PAN Sumut, Ahmad Fauzan Daulay menegaskan, penjaringan caleg tahap I yang dibuka mulai 26 Juli hingga 26 Desember 2022 ini, dilakukan tanpa mahar alias gratis. Karenanya, Fauzan mengajak putra putri terbaik Sumatera Utara untuk ikut mendaftar menjadi caleg PAN Sumut.

“Saya pastikan tidak ada pengutipan uang sepeser pun kepada siapa saja yang mendaftar menjadi Caleg PAN. Tidak ada uang pendaftaran atau apapun. Semua biaya dalam proses pencalegan ini ditanggung DPW PAN Sumut,” kata Fauzan saat melaunching pencalegan dini yang digelar di halaman kantor DPW PAN Sumut, Jalan Sei Lepan Nomor 2 Medan, Selasa (26/7/2022). Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris DPW PAN Sumut Hedra Cipta, Bendahara M Faisal, Ketua KPPW PAN Sumut M Gandhi Faisal Siregar, Sekretaris KPPW Suartono, Ketua Dewan Pakar Yahdi Khoir Harahap, Kabid Infokom Agus Salim Ujung, dan sejumlah ketua DPD PAN se-Sumut.

Fauzan menegaskan, setiap yang mendaftar menjadi caleg wajib membesarkan PAN di daerahnya masing-masing dengan merekrut anggota sebanyak-banyaknya. Hal ini dimaksudkan sebagai modal untuk mendongkrak suara pada Pemilu 2024 nanti. “Ini juga menjadi tolok ukur dalam menentukan nomor urut Caleg. Kita harus sama-sama berjuang, saya juga ikut berjuang membesarkan partai ini,” pintanya.

Dia pun mengimbau kepada para anggota DPRD di kabupaten kota yang telah terpilih dua hingga tiga periode untuk naik kelas ke tingkat provinsi. “Mari sama-sama kita besarkan partai ini. Jika kita sama-sama bersemangat, bukan mustahil target 2 kursi setiap dapil bisa kita raih,” tegasnya.

Fauzan juga berharap, DPW PAN Sumut di masa kepemimpinannya harus bisa mengikuti jejak kepengurusan sebelumnya. “Jika di masa kepengurusan Pak Yahdi, PAN bisa menambah kursi di DPRD Sumut dari 6 menjadi 8, maka kepengurusan hari ini kita harus bisa menaikkan kursi juga. Seminimal-minimalnya, jika dulu saya katakan 10 kursi, hari ini saya koreksi menjadi 12 kursi harus kita capai di 2024,” tegasnya.

Sementara Ketua Komite Pemenangan Pemilu Wilayah PAN Sumut, Muhammad Gandhi Faisal Siregar mengatakan, pendaftaran caleg ini terbuka untuk umum kepada masyarakat yang ingin menjadi caleg PAN untuk DPRD Sumut. “Kami terbuka, siapa saja boleh mendaftar. Memang kuota caleg terbatas 100 orang, tapi kita berharap yang mendaftar bisa lebih dari 100. Nanti, caleg-caleg yang telah mendaftar akan diseleksi berdasarkan skoring,” jelas Gandhi.

Dia juga mengatakan, mulai Rabu (27/7/2022), KPPW PAN Sumut akan memasang spanduk-spanduk di setiap kabupaten kota, agar masyarakat Sumatera Utara tahu pendafatarn caleg PAN ini. “Kami juga sangat berharap, kader-kader terbaik di kabupaten kota mau ikut mendaftar untuk naik kelas ke tingkat provinsi,” ajaknya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pakar Yahdi Khair Harahap mengimbau seluruh kader PAN harus berani mencalonkan diri menjadi caleg pada Pemilu 2024. Karena menurut Yahdi, tujuan didirikan partai ini adalah untuk meraih kekuasaan, baik itu melalui lembaga legislatif maupun eksekutif. “Mengubah kondisi dari yang tidak baik menjadi lebih baik adalah dengan kekuasaan. Nah, inilah saatnya kira rebut kekuasaan dengan kerja-kerja keras yang kita lakukan,” tandasnya. (adz)

Pangdam I/BB Bersama Wamentan RI Canangkan Demplot 113,59 Ha di Tuntungan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kodam I/Bukit Barisan beserta seluruh jajarannya, terus bertekad menyukseskan kedaulatan pangan nasional melalui berbagai strategi dan upaya yang dilakukan. Diantaranya dengan meningkatkan luas tambah tanam dan produktivitas pada daerah-daerah sentra produksi pangan, termasuk memanfaatkan lahan-lahan potensial.

Demikian disampaikan Pangdam I/BB, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, SE, MSi, saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan pendopo, Senin (25/7/2022).

Sebelumnya, Pangdam I/BB, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin bersama Wamentan RI Harvick Hasnul Qolbi dan Gubsu, Edy Rahmayadi serta unsur Forkopimda Sumut lainnya, melakukan penanaman jagung dan padi Demplot Kodam I/Bukit Barisan di Kecamatan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara.

“Di lahan demplot seluas 113,59 hektar ini, selain ditanam jagung dan padi, juga dibangun Pendopo Ketahanan Pangan yang salah satu fungsinya bisa untuk tempat pelatihan bidang pertanian maupun lokasi bersilaturahmi dan bertukar pikiran,” tutur Pangdam.

Jenderal yang dikenal murah senyum itu berharap, pencanangan demplot Ketahanan Pangan Kodam I/BB yang disinergikan dengan DPP Santri Tani NU ini akan semakin menambah realisasi dukungan program ketahanan pangan nasional maupun daerah. “Mudah-mudahan semangat dan motivasi kita semua dalam menyukseskan program ketahanan pangan akan lebih terpacu, sehingga sinergitas dan kemitraan ketahanan pangan ini akan mewujudkan ‘Petani Kaya, Negara Kuat,” ungkap Pangdam.

Hal senada juga diutarakan Wamentan RI, Harvick Hasnul Qolbi. Ia berharap sinergi dan semangat mewujudkan ketahanan pangan di acara ini harus terus dipupuk guna mewujudkan kedaulatan pangan. “Mari kita semua saling mendukung dan mohon jangan jadikan kegiatan hari ini hanya sekadar wacana, tapi menjadi kerja nyata untuk mensejahterakan rakyat, bangsa dan negara,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Wamentan RI turut menyerahkan bantuan bibit dan alat pertanian kepada Santri Tani NU wilayah setempat. Turut hadir acara tersebut diantaranya, Kapoldasu diwakili Irwasda, Danlantamal I Belawan, Dankosek I Medan, Kabindasu, Kajatisu, Kasdam I/BB, Irdam I/BB, Danlanud Soewondo, para PJU Kodam I/BB, Ketua DPRD Sumut, Ketua DPP Santri Tani NU, Toga dan Toma serta tamu undangan yang hadir. (adz)

Reckitt Indonesia Dinobatkan sebagai Perusahaan Terbaik untuk Bekerja di Asia pada 2022

Reckitt Indonesia mendapatkan nilai tertinggi dalam Total Engagement Assessment Model™(TEAM) - metode eksklusif HR Asia yang dikembangkan untuk mengukur tingkat keterlibatan karyawan.

JAKARTA, SUMUTPOS – Publikasi terpercaya di Asia untuk profesional SDM, HR Asia, baru-baru ini menobatkan Reckitt Indonesia sebagai salah satu perusahaan terbaik untuk bekerja di Asia pada tahun 2022, atau lebih dikenal dengan Best Companies to Work For in Asia in 2022.

Penghargaan yang mencakup 13 negara di seluruh kawasan Asia ini diselenggarakan oleh HR Asia untuk mengapresiasi praktik terbaik dalam mencapai efektivitas terkait keterlibatan karyawan dan manajemen sumber daya. Proses seleksi yang menyeluruh mencakup penilaian ekstensif terhadap keterlibatan karyawan perusahaan dan keunggulan tempat kerja.

HR Asia menilai 305 kandidat untuk penghargaan Best Companies to Work for in Asia dan 62 perusahaan menerima penghargaan bergengsi ini karena telah menunjukkan lingkungan kerja terbaiknya dari semua industri. Reckitt Indonesia mendapatkan nilai tertinggi dalam Total Engagement Assessment Model™(TEAM) – metode eksklusif HR Asia yang dikembangkan untuk mengukur tingkat keterlibatan karyawan.

William Ng, Penerbit Grup HR Asia mengatakan, “Lebih kredibel dari sekedar dukungan independen, Penghargaan ini didasarkan pada data penelitian yang solid, yang memungkinkan organisasi untuk mendapatkan keunggulan komparatif melalui karyawan mereka dan mengukuhkan reputasi korporat sebagai salah satu Perusahaan Terbaik di Asia untuk Bekerja.”

Reckitt Indonesia (sebelumnya Reckitt Benckiser) dikenal sebagai perusahaan di balik berbagai brand kategori Kesehatan dan Kebersihan serta Nutrisi seperti Dettol, Harpic, Vanish, Strepsils, Durex, dan Enfa. Mulai dua tahun lalu, Reckitt menjalani transformasi budaya korporat secara global untuk memfasilitasi budaya yang inklusif dan merangkul keberagaman sembari menguatkan fokus perusahaan terhadap inisiatif berkelanjutan.

Perusahaan meluncurkan inisiatif #StrongerTogether demi menciptakan peluang untuk berbagi kisah inspiratif dan menantang dari semua karyawan di seluruh dunia untuk membantu saling memahami dengan lebih baik, meningkatkan kesadaran, dan mendorong inklusivitas. Di Indonesia, sekitar 49% perempuan menjadi bagian dari karyawan Reckitt dan sepertiga dari tim Leadership perusahaan terdiri dari karyawan perempuan.

Srinivasan Appan, Presiden Direktur Reckitt Indonesia, berkomentar, “Perusahaan yang hebat dibangun oleh talenta terbaiknya. Itulah mengapa karyawan kami sangat berarti bagi kami, dan merupakan prioritas kami untuk membuat mereka merasa seperti di rumah sendiri. Saya merasa terhormat dan rendah hati bahwa kami, keluarga Reckitt Indonesia telah menerima penghargaan sebagai Perusahaan Terbaik untuk Bekerja dari HR Asia Awards.”

Reckitt menganut konsep #FreedomtoSucceed, yang memberikan ruang dan waktu bagi karyawan untuk mengukir kesuksesan mereka. Ini berarti memberikan fleksibilitas dan dukungan kepada karyawan untuk mencapai target mereka tanpa sistem yang kaku. Melalui manifesto Purpose, perusahaan melibatkan karyawan untuk bertindak sesuai Purpose atau ‘tujuan’ perusahaan, yaitu untuk melindungi, menyembuhkan, dan melestarikan dalam upaya bersama-sama menciptakan dunia yang lebih bersih dan sehat.  Wujud nyata dari Purpose ini diaktualisasikan dalam salah satu program dukungan sosial dan masyarakat Reckitt, yaitu Keluarga Sehat Indonesia Kuat.

Badai Prasthari, HR Director Reckitt Indonesia mengatakan, “Kami mendampingi karyawan dan membuka jalan bagi mereka untuk menjadi pemimpin hebat selanjutnya dengan memberikan budaya belajar yang berkelanjutan, melalui kegiatan pelatihan dan pengembangan yang konsisten. Reckitt tidak menggunakan sistem hierarki yang kaku dan proses yang menghalangi produktivitas. Dengan menciptakan lingkungan dengan semangat #FreedomtoSucceed, setiap orang dapat mencapai lebih banyak untuk diri mereka sendiri, perusahaan, dan bahkan untuk masyarakat. Apresiasi HR Asia mendorong kami untuk terus tumbuh sebagai individu dan sebagai satu kesatuan, sehingga kami dapat melayani tujuan kami dengan lebih baik dalam menciptakan dunia yang lebih bersih dan lebih sehat.” (rel)

Bridge PWI Sumut Matangkan Persiapan Porwanas

PANTAU : Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik memantau latihan calon atlet Bridge Porwanas Sumut binaan pelatih Perwira Sakti Lubis (tengah) di Kantor PWI, Jl. Adi Negoro, Medan, Selasa (26/7). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Calon atlet bridge Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara terus menjalani latihan intensif jelang diselenggarakannya Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) tahun 2022 di Kota Batu, Malang, Jawa Timur pada 21-27 November 2022 mendatang.

Sejauh ini atlet bridge PWI Sumut terdiri atas lima atlet, yakni Johny R Silalahi (Waspada), Riza Mulyadi (Antara), Deking Sembiring (Sumut Pos), Ariadi (Koran Medan), dan Arianda Tanjung (Waspada). Nantinya mereka akan memperebutkan dua medali emas di cabang olahraga bridge Porwanas.

Pelatih bridge Perwira Sakti Lubis, mengatakan jika sejauh ini progres para atlet berjalan baik, sesuai dengan hasil latihan selama satu bulan. Karena memang per Selasa (26/7) hari ini, latihan sudah masuk ke tahap berikutnya yakni dari standar four card major menuju five card major.

“Sementara untuk evaluasi, memang para atlet untuk lebih fokus saat latihan. Jadi maunya kalau sedang berlatih, masalah-masalah lain di kesampingkan dulu lah, fokus kepada latihan,” pinta Perwira.

Terkait target yang diusung di Porwanas, Perwira menilai dengan waktu tersisa yakni kurang lebih empat bulan harusnya ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para atlet. Apalagi memang saat ini peraturan sudah sangat ketat. Artinya untuk menjadi peserta harus diverfikasi terlebih dahulu, misalnya Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) dan lainnya.

“Kalau selama inikan dilihat di lapangan, banyak yang bukan wartawan bisa ikut, saat ini tentu akan lebih ketat lagi. Tentu dengan adanya UKW inikan lebih sempit kesempatan untuk bermain,” tegasnya.

Lanjut Perwira, untuk mengevaluasi hasil latihan selama ini para atlet akan menjalani try out dengan mengikuti Liga Bridge Sumbagut pada Sabtu (30/7) besok. Tak lupa, ia berpesan kepada para atlet agar selalu disiplin untuk berlatih, fokus dalam berlatih, dan mampu menguasai teknik.

“Memang atlet harus rajin, jangan malas untuk berlatih. Karena kuncinya semakin banyak berlatih, maka banyak pula pembelajaran yang kita dapatkan,” tutupnya. (dek)

Parbato Turut Berduka & Bantu Korban Kebakaran di Dairi 

Serahkan Bantuan: Pengurus Parbato foto bersama dengan keluarga korban kebakaran saat menyerahkan bantuan, Selasa (26/7/2022).(Rudy Sitanggang/Sumut Pos)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pengurus organisasi Partukkoan Batak Toba (Parbato) Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menyerahkan bantuan untuk keluarga korban kebakaran di Desa Silumboyah Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Selasa (26/7/2022).

Sebagaimana diketahui, tiga unit rumah hunian dimaksud, terbakar Jumat (22/7/2022). Seorang anak, Lamhot Banjarnahor (11), tewas dalam peristiwa itu. Korban, penyandang disabilitas, tidak dapat menyelamatkan diri. Korban ditemukan tewas di kamarnya.

Ketiga unit rumah semi permanen itu, satu unit milik Mangido Tua Banjarnahor istri boru Nadeak. Dua unit lainnya, milik Albiner Situmorang istri boru Simamora.

Menghindari kobaran api meluas, satu unit rumah milik Mariden Simanullang istri boru Lumban Gaol, terpaksa dibongkar.

Adapun penyerahan bantuan dari Parbato, diawali acara kebaktian singkat, dipandu Ketua Panitia pelantikan, Monang Habeahan.

Sementara Ketua Parbato Pardomuan J Manurung, pada kesempatan itu menyampaikan rasa turut berduka serta menghibur keluarga korban, agar tetap tabah.

“Dang baenon ni Debata na so tartaon ni jolma. Pos roha ta, adong rencana indah Debata di balik peristiwa on (Tuhan tidak membuat bencana yang tidak bisa kita hadapi. Yakinlah, Tuhan punya rencana indah dibalik peristiwa ini),” kata Pardomuan.

Para pengurus Parbato pun kemudian menyerahkan bantuan. Diantaranya beras, gula, pakaian bekas layak pakai dan uang tunai.

Bantuan itu, sebagaimana dikatakan Sekretaris Parbato Daniel Sianturi, diminta agar jangan dilihat dari bentuk maupun besaran. Namun, ketulusan hati segenap pengurus dan anggota Parbato.

Beberapa pengurus Parbato yang turut hadir pada kesempatan itu, Singkat Nababan, Simare-mare, Herrysson Yehuda Samosir, Gomgom Simanullang yang juga Kepala Desa Silumboyah. (Rud/Tri).