Home Blog Page 2478

Oknum Anggota Dewan Diduga Bekingi Mafia Tanah di Kebun PTPN II Bulu Cina

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Lahan HGU PTPN II seluas 382 hektare di Pasar 8, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparanperak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, saat ini dikuasai oknum diduga mafia tanah dan masyarakat penggarap. Saat ini lahan yang ditanami kelapa sawit itu, telah berdiri beberapa rumah penggarap yang berdekatan dengan rumah perkebunan.

Menurut informasi di lapangan, ada oknum anggota DPRD Kota Binjai yang diduga membekingi oknum mafia tanah dan penggarap di Kebun PTPN II Bulu Cina tersebut. “Oknum anggota dewan itu menguasai lebih dari 76 Ha lahan di sini, makanya banyak bendera partai. Kalau kami hanya cukup-cukup makan, yang penting ada lahan untuk bercocok tanam,“ ujar seorang warga penggarap yang minta namanya tak dipublikasikan, kemarin.

Menurutnya, saat ini, ada dua kelompok tani yang terkadang saling bergesekan di lapangan, terkait batas lahan garapan itu.

Sebelumnya, Insan Tani dan Nelayan (Intani) Sumut melihat, ada sebuah proses pembiaran oleh para pihak-pihak yang berwenang, sehingga membuat para penggarap atau oknum mafia tanah tidak mau pergi dari lahan Hak Guna Usaha PTPN II tersebut. Karenanya, Intani Sumut mendukung PTPN II segera melakukan okupasi lahan sebagai penyelamatan aset negara sehingga dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan dan negara.

“PTPN II harus bekerja sama denganTNI/Polri, dan unsur pemerintah lainnya, serta melibatkan peran serta tokoh masyarakat dan tokoh agama, sehingga para oknum mafia tanah yang mengambil keuntungan dari aset tersebut bisa diproses hukum,“ tegas Ir Yan Susendi, Wakil Ketua Intani Sumut.

Menurutnya, potensi lahan tidak optimal karena hanya memberikan keuntungan pribadi pada mafia penggarap tanpa memberikan keuntungan pada Negara. Yan Susendi yang aktif di pertanian hortikultura ini juga meminta ketegasan dari perusahaan plat merah tersebut.

“Perlu ketegasan dari pihak PTPN II, sehingga lahan Kebun Bulu Cina ini bisa segera dioptimalkan dan mengamankan lahan-lahan lain yang masih dikuasai oleh penggarap,“ tandas alumni Fakultas Pertanian UISU tahun 1988 itu. (rel/adz)

Iklab Raya Gelar Dialog Publik Sekaligus Pelantikan Pengurus Periode 2022-2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepengurusan Ikatan Keluarga Besar Labuhanbatu (Iklab) Raya Periode 2022-2024 segera dilantik di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman No.41 Medan, Sabtu (30/7/2022) pagi pukul. 09.00 WIB. Pelantikan ini dirangkai dengan dialog publik dengan tema, “Labuhanbatu dulu, kini, dan akan datang”.

Ketua Panitia Pelantikan Dr Anang Anas Azhar MA mengatakan, dialog publik ini akan menghadirkan ketiga Bupati Labuhanbatu Raya, anggota DPD RI Muhammad Nuh, dan Sekretaris Iklab Raya Drs Rivai Nasution MM mewakili tokoh pemekaran, sebagai pengantar tentang peran Iklab Raya dalam mewujudkan pemekaran Labuhanbatu menjadi tiga kabupaten.

Menurut Anang, saat ini persiapan yang dilakukan panitia sudah cukup maksimal. “Panitia telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk pengurus, peserta dan tamu undangan dengan estimasi 500 orang,” kata Anang bersama Sekretaris Umum Iklab Raya Drs Rivai Nasution MM didampingi sekretaris panitia Joko Imawan kepada wartawan, Selasa (26/7/2022).

Anang menyebutkan, kegiatan ini akan dihadiri Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Bupati Labuhanbatu Erik Estrada Ritonga, Bupati Labuhanbatu Selatan Edimin, Bupati Labuhanbatu Utara Hendri Yanto Sitorus, dan unsur Dewan Penasehat, Dewan Pembina, Dewan Pakar, serta tokoh-tokoh Labuhanbatu Raya, dan lainnya. “Untuk memeriahkan kegiatan ini, di akhir acara juga akan ada lucky draw,” sebutnya.

Untuk itu melalui pemberitaan ini, kata Anang, panitia mengundang seluruh Keluarga Besar Iklab Raya dan masyarakat Labuhanbatu Raya serta mahasiswa asal Labuhanbatu Raya yang berada di Kota Medan dan sekitarnya. “Mari kita hadiri dan meriahkan acara ini,” ajak Anang. (adz)

Imbas Penerapan Kembali Peraturan Dokumen Perjalanan, Penumpang KA di Sumut Turun 35 Persen

Stasiun Medan: Aktivitas pelayanan di Stasiun Kereta Api di Kota Medan. (Bagus Syahputra/Sumut Pos)

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Sepekan belakang ini, sejak 17 hingga 24 Juli 2022, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mengalami penurunan penumpang hingga 34 persen. Penurunan jumlah penumpang KA ini, tidak lepas imbas dari pengembalian pengetatan syarat perjalanan.

Pengetatan syarat perjalanan, sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 72 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19.

“Terdapat penurunan pelanggan sebesar 35 persen untuk KA antar kota yakni KA Sribilah dan KA Putri Deli,” ucap Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono, Selasa (26/7/2022).

Mahendro menjelaskan penurunan jumlah penumpang dilihat dari aktivitas perjalanan sebelumnya, KA Sribilah 7.454 pelanggan dan KA Putri Deli 20.260 pelanggan. Sedangkan, sejak diberlakukan SE Kemenhub terbaru pada 17 – 24 Juli 2022 terdapat 4.931 pelanggan KA Sribilah dan 12.258 KA Putri Deli.

“Meskipun di Sumatera Utara terjadi penurunan jumlah pelanggan, PT KAI Divre I Sumut akan tetap konsisten mengoperasikan KA sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah,” jelas Mahendro.

Namun begitu, Mahendro mengapresiasi pelanggan KA karena tetap mematuhi protokol kesehatan. Ia mengungkapkan sesuai dengan surat edaran tersebut, KAI hanya memberangkatkan pelanggan yang telah memenuhi persyaratan sesuai regulasi pemerintah.

“Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan tidak akan diizinkan untuk melanjutkan perjalanan,” kata Mahendro.

Mahendro juga mengatakan pihaknya untuk membantu pelanggan melengkapi syarat perjalanan, KAI Sumut telah membuka layanan vaksinasi di tiga tempat yaitu Klinik Mediska Medan, Stasiun Tebing Tinggi dan Rantauprapat. Pada kurun waktu 17 – 24 Juli, ada sebanyak 71 pelanggan yang mendapatkan layanan vaksin ketiga atau booster.

Tidak hanya itu, KAI Sumut juga menyediakan layanan pemeriksaan antigen di beberapa stasiun. Sebanyak 1.732 pelanggan telah memanfaatkan layanan antigen yang disediakan oleh KAI Sumut sejak 17 Juli 2022.

Selain itu, layanan vaksinasi dan antigen yang disediakan KAI Sumut merupakan upaya KAI untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 pada transportasi kereta api, sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan No. 72 Tahun 2022.

“Pelanggan KA dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk melengkapi syarat perjalanan KA sesuai aturan yang berlaku. Bagi pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” tandas Mahendro.

Berikut ini stasiun yang terdapat layanan antigen:

1. Stasiun Medan, jam operasional 06.00 – 19.00 WIB dan 06.00 – 22.30 WIB (weekend).

2. Stasiun Tebing Tinggi, jam operasional 07.30 – 17.00 WIB.

3. Stasiun Kisaran, jam operasional 08.00 – 20.00 WIB.

4. Stasiun Rantauprapat jam operasional 06.00 – 14.45 WIB dan 06.00 – 22.30 WIB (weekend).

5. Stasiun Mambang Muda, jam operasional 08.30 – 16.00 WIB.

6. Stasiun Tanjung Balai, jam operasional 07.30 – 19.30 WIB.
(Gus/Tri)

Dukung Bebas Tuberkulosis, Agincourt Resources Canangkan Program ENTAS-TB

Pertemuan koordinasi antara PT Agincourt Resources, Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, dan pemangku kepentingan dalam Program Menuju Tapanuli Selatan Bebas Tuberkulosis (ENTAS-TB) di Puskesmas Batangtoru, 22 Juli 2022. (Dok: PTAR).

BATANGTORU, SUMUTPOS  – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, meluncurkan Program Menuju Tapanuli Selatan Bebas Tuberkulosis (ENTAS-TB) dan menggelontorkan dana sebesar Rp450 juta guna menekan insiden penyakit menular tuberkulosis di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.

Program tersebut diharapkan bisa membantu target pemerintah Indonesia dalam menurunkan insiden Tuberkulosis (TB) dan penurunan kematian TB tingkat nasional. Perjanjian kerjasama Program ENTAS-TB untuk tahun 2022 telah diteken PTAR, Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, dan Yayasan Koninklijke Nederlandse Centrale Vereniging tot bestrijding der Tuberculose (KNCV) Indonesiapada 20 Juli 2022.

General Manager Operations PTAR, Rahmat Lubis, mengatakan kesehatan merupakan salah satu dari lima pilar implementasi Program Pengembangan Komunitas yang diadakan PTAR.

“Di program kesehatan kami fokus pada revitalisasi dan akselerasi mutu dan layanan kesehatan masyarakat. Misalnya saja peningkatan kualitas kesehatan bagi lansia, remaja sehat, ibu hamil, anak-anak, dan masyarakat umum,” tutur Rahmat.

Program ENTAS-TB bertujuan membantu menuntaskan masalah kesehatan di Tapanuli Selatan. Berdasarkan data Yayasan KNCV Indonesia, di Tapanuli Selatan terdapat 378 kasus TB. Angka ini setara dengan 36% dari perkiraan 1.037 kasus per 2021. Sementara, dalam Peta Jalan Eliminasi yang disusun Kementerian Kesehatan, target Indonesia pada 2030 yakni 90% penurunan insiden TB dan 95% penurunan kematian TB dibandingkan dengan 2014.

Senior Manager Community PTAR, Christine Pepah, mengatakan Program ENTAS-TB mendukung percepatan eliminasi TB 2030 melalui pengembangan jejaring kemitraan dan peningkatan kapasitas dengan penemuan kasus secara aktif dan pendampingan pasien TB di Tapanuli Selatan. Secara spesifik, program ini akan melahirkan Dokumen Rencana Aksi Daerah dan Forum Lintas Sektoral untuk eliminasi TB 2030.

“Program ini juga akan memperkuat kapasitas petugas kesehatan dan kader TB dalam penemuan secara aktif dan mendorong forum lintas sektor mewujudkan desa percontohan bebas TB di tujuh desa target di dua kecamatan, yakni Batangtoru dan Muara Batangtoru,” ujar Christine.

Tujuh desa target yaitu Kelurahan Aek Pining, Desa Telo, Desa Batuhula, Desa Hapesong Lama, Kelurahan Wek, Desa Terapung Raya, dan Desa Bandar Hapinis.

Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, Sri Khairunnisa, mengatakan Program ENTAS-TB yang saat ini difokuskan di dua kecamatan, yaitu Batangtoru dan Muara Batangtoru, ke depannya bisa diadopsi di kecamatan lain.

“Program yang dilakukan PTAR ini mendukung kegiatan yang sudah Pemkab lakukan. Harapan kami, program ini bisa menjadi pilot project yang diadopsi kecamatan lain guna mempercepat eliminasi TB,” kata Sri.

Ia mengapresiasi PTAR yang sudah mengadakan Program ENTAS-TB untuk membantu menuntaskan TB di Tapanuli Selatan dan turut berkontribusi menyelesaikan masalah penyakit menular TB di Indonesia.

Juga di Juli 2022, PTAR meluncurkan Program Revitalisasi Posyandu di tujuh desa percontohan menuju Desa Sehat Martabe di Kecamatan Batangtoru dan Kecamatan Muara Batangtoru. Program tersebut merangkul Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan dan penyedia jasa pelayanan kesehatan CV Sinergi Medika Indonesia.

Revitalisasi posyandu ditargetkan mampu menaikkan status gizi serta kesehatan ibu dan anak. Selain itu, revitalisasi posyandu dapat meningkatkan strata posyandu dan sistem pengelolaan posyandu di tujuh desa wilayah binaan.  (rel)

Milennial Culture Expo, 1000 Srikandi Sumut Deklarasikan Ganjar Pranowo Presiden 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO –  Millennial Culture Expo 2022 sukses diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara. Mengusung konsep seni dan budaya, kegiatan ini berhasil menarik 1,000  relawan baru untuk Srikandi Ganjar.

Menurut Ketua DPW Srikandi Ganjar Sumatera Utara, Firda Annisa, Millennial Culture Expo digelar untuk lebih mendekatkan figure Ganjar Pranowo kepada kaum muda, sekaligus visinya dalam bidang kebudayaan dan ekonomi.

“Ini merupakan wadah untuk memperkenalkan lebih jauh Pak Ganjar. Selain mengadakan pertunjukan seni, kami memfasilitasi UMKM yang ingin berjualan di area kegiatan. Sesuai dengan visi ekonomi kerakyatan Pak Ganjar yang selalu ingin  meningkatkan ekonomi rakyat dan pedagang kecil,” kata Firda.

Kegiatan ini mendapat sambutan baik, lanjut Firda, karena animo masyarakat Medan terhadap budaya dan seni memang tinggi. Untuk itu, kegiatan ini menjadi momentum yang tepat untuk  lebih mendekatkan mereka kepada sosok Ganjar Pranowo yang juga peduli pada kebudayaan Bangsa.

“Pak Ganjar merupakan sosok pemimpin yang peduli terhadap kebudayaan, semua kebudayaan di Indonesia, tidak hanya Jawa atau Jawa-sentris saja,” sambut Firda

Selain itu, sosoknya yang pro terhadap emansipasi wanita mendorong banyaknya perempuan yang memberikan dukungan untuk menjadi Presiden RI mendatang.

“Wanita saat ini ingin bisa mandiri. Pak Ganjar pemimpin yang peduli terhadap kemandirian perempuan di Indonesia. Jadi Pak Ganjar memang  merupakan jawaban bagi aspirasi wanita  Indonesia ke depan,” tambahnya.

Menurut Firda, Ganjar juga telah menjadi contoh pemimpin sekaligus kepala keluarga yang baik; sebagai sosok suami atau ayah yang layak menjadi menjadi  panutan, karena kepribadiannya yang family man. Hal ini sering menjadi perbincangan netizen wanita yang mengikuti sosok Ganjar.

“Pak Ganjar merupakan sosok pemimpin masyarakat yang efektif, sekaligus kepala keluarga yang harmonis, romantis dan bertanggung jawab. Bagi para milenial perempuan, Pak Ganjar layaknya sosok ayah dalam keluarga,” tambahnya

Firda menjanjikan relawan Srikandi Sumatera Utara akan terus mendukung dan mengawal Ganjar Pranowo hingga menjadi Presiden RI di 2024 mendatang dengan melakukan sosialisasi secara bertahap kepada perempuan di Sumatera Utara.

“Sosialiasi terus kami lakukan. Ini tempat ketiga yang kurang lebih selama 4 bulan terakhir kami lakukan. Mudah-mudahan selanjutnya bisa lebih gencar dalam meningkatkan kesadaran melalui gerakan perempuan ini, dengan berbagai macam kegiatan yang menyasar semua kalangan, bahkan bukan tidak mungkin akan terus dilakukan di setiap minggunya,” tekad Firda.

Firda pun berharap kegiatan tersebut dapat membangkitkan semangat dalam menciptakan wadah kreatif, khususnya untuk perempuan di Sumatera Utara.

“Harapannya, dengan proaktif menggelorakan kegiatan Srikandi Ganjar ini bukan hanya memberikan dukungan semata bagi Pak Ganjar tapi juga  mendorong perempuan di Sumatera Utara untuk semakin kreatif dan inovatif menyampaikan aspirasi positif yang membangun masyarakat,” tutupnya.(Rel)

Telkomsel Pastikan Kesiapan & Kenyamanan Akses Konektivitas Digital Terdepan untuk Wujudkan #CitaJadiNyata

Telkomsel sebagai Official Mobile Partner di gelaran XI ASEAN Para Games 2022 Solo mempersiapkan penambahan kapasitas dan optimalisasi jaringan pada 38 titik lokasi serta menyiapkan lebih dari 2.500 Telkomsel Prepaid Tourist Card berisi paket data 25 GB yang dapat diperoleh melalui tsel.id/tourist. Informasi lebih lanjut mengenai dukungan Telkomsel bisa diakses di telkomsel.com/aseanparagames.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menegaskan komitmennya dalam penyediaan infrastruktur jaringan berteknologi terdepan untuk kenyamanan pengalaman konektivitas digital yang prima, Telkomsel resmi mengambil peran sebagai Official Mobile Partner di gelaran XI ASEAN Para Games 2022 Solo, Jawa Tengah.

Sebagi leading digital telecommunication company, Telkomsel telah mempersiapkan penambahan kapasitas dan optimalisasi jaringan broadband di 38 titik di lokasi pelaksanaan kejuaraan olahraga paralympic se-Asia Tenggara tersebut dan sekitarnya.

Telkomsel juga menghadirkan lebih dari 2.500 Telkomsel Prepaid Tourist Card berisi paket data sebesar 25 GB untuk keperluan komunikasi kontingen dan atlet, panitia, jurnalis, relawan, hingga penonton mancanegara selama gelaran berlangsung. Dengan dukungan konektivitas terbaik di seluruh penjuru Indonesia, Telkomsel berharap dapat membuka lebih banyak peluang untuk menyatukan semangat kolaborasi antar bangsa dalam menjunjung kesetaraan, berbagi inspirasi, serta mewujudkan #CitaJadiNyata.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam menjelaskan, “Telkomsel mendukung penuh penyelenggaraan XI ASEAN Para Games 2022 dari aspek telekomunikasi dan digital. Sebagai Official Mobile Partner, Telkomsel membuka peluang bagi semua untuk membentuk persahabatan dan solidaritas di antara para penyandang disabilitas di 11 negara ASEAN.

Infrastruktur jaringan dan layanan sudah kami siagakan bagi pelanggan lokal maupun pelanggan baru mancanegara untuk mengantisipasi kebutuhan komunikasi dan promosi selama acara berlangsung.

Bekerja sama dengan INASPOC, Telkomsel juga menghadirkan kartu perdana khusus yang harapannya bisa digunakan oleh para atlet, panitia, jurnalis, relawan, hingga penonton mancanegara untuk berkomunikasi dengan sesama, berkabar dengan keluarga dan kerabat, maupun untuk turut membuka peluang berbagi momen istimewa dari XI ASEAN Para Games 2022.”

Sebagai Official Mobile Partner, Telkomsel telah memastikan kesiapan akses konektivitas andal dan terdepan untuk mendukung aktivitas digital para pengunjung baik dari dalam maupun luar negeri untuk mengabadikan keseruan momen selama penyelenggaraan XI ASEAN Para Games 2022 di Solo.

Telkomsel telah melakukan peningkatan kapasitas dan optimalisasi kualitas di 38 BTS 4G/LTE yang melayani 14 arena pertandingan XI ASEAN Para Games 2022 serta lokasi-lokasi pendukungnya, seperti akomodasi atlet dan panitia, media center, tempat wisata, hingga bandara.

Telkomsel menunaikan peningkatan kapasitas dan optimalisasi kualitas guna mengantisipasi lonjakan trafik yang mungkin terjadi selama perhelatan internasional tersebut berlangsung.

Telkomsel juga telah menyiagakan secara khusus 16 buah BTS 4G/LTE dan 2 buah Compact Mobile BTS (COMBAT) 4G/LTE untuk mengamankan momentum opening dan closing ceremony di Stadion Utama Manahan Solo, dan menghadirkan beberapa titik layanan dedicated wireless hotspot layanan Telkomsel Orbit sebagai penunjang. Telkomsel juga menghadirkan jaringan ultra broadband 5G, yang dapat dinikmati di area Balai Kota Surakarta dan sekitarnya.

Untuk kenyamanan kontingen, atlet, panitia, serta pengunjung dari mancangegara, Telkomsel juga menghadirkan kemudahan untuk pengalaman komunikasi dan aktivitas digital berkualitas dengan jaringan terbaik. Melalui komite resmi XI ASEAN Para Games 2022 (INASPOC), Telkomsel menyediakan 2.500 Telkomsel Prepaid Tourist Card guna mendukung kelancaran komunikasi para atlet, panitia, jurnalis, serta relawan XI ASEAN Para Games 2022 yang hadir dari berbagai negara ASEAN.

Dengan kartu perdana Telkomsel tersebut, pengguna bisa menikmati paket data sebesar 25 GB, kuota telepon lokal selama 25 menit, maupun kuota telepon internasional (IDD) selama 25 menit untuk 30 hari. Penonton dan pendukung kontingen yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) juga dapat memperoleh Telkomsel Prepaid Tourist Card seharga 100 ribu Rupiah dengan mengakses tsel.id/tourist dan melengkapi data paspor serta IMEI yang diperlukan untuk melakukan pemesanan (pre-order), atau dengan langsung mengunjungi Telkomsel Sales Booth yang berlokasi di 5 titik di sekitar venue pertandingan XI ASEAN Para Games 2022 : Manahan International Stadium Solo, Sritex Arena Solo, Jatidiri Swimming Center Semarang, Edutorium UMS Solo, dan Bandara Adi Soemarmo Surakarta.

Bersamaan dengan momen penyelenggaran XI ASEAN Para Games 2022, Telkomsel juga akan menggelar seminar pelatihan digital bagi komunitas Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang ada di wilayah Solo dan sekitarnya. Melalui kegiatan ini, Telkomsel berharap dapat mendorong kesetaraan dalam pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung perkembangan bisnis dari para UKM tersebut.

“Komitmen Telkomsel untuk membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan dengan kehadiran digital connectivitydigital platform, dan digital service bagi seluruh masyarakat Indonesia adalah selaras dengan semangat kesetaraan Striving for Equality yang diusung oleh XI ASEAN Para Games 2022. Untuk itu, sebagai Official Mobile Partner dari ajang pertunjukan keunggulan dari para penyandang disabilitas ini, Telkomsel berharap dapat menghadirkan pengalaman akses layanan terbaik sekaligus mendukung Solo sebagai kota yang ramah disabilitas dan sukses menjadi penyelenggara XI ASEAN Para Games 2022. Semoga kejuaraan olahraga disabilitas ini berjalan dengan lancar dan dapat membuka peluang untuk menyatukan semangat antar bangsa dalam menjunjung kesetaraan, berbagi inspirasi, dan mewujudkan #CitaJadiNyata,” pungkas Hendri.

Informasi lebih lengkap mengenai layanan digital Telkomsel selaku Official Mobile Partner di perhelatan XI ASEAN Para Games 2022 dapat diakses melalui telkomsel.com/aseanparagames.(rel)

Warga Kelurahan Baru Ladang Bambu Minta Pemko Medan Buat Drainase

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Medan, M Afri Rizki Lubis S.M., M.I.P meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk segera membuat drainase di sejumlah wilayah di Kelurahan Baru Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan.

Pasalnya, warga Kelurahan Baru Ladang Bambu kerap kali mengeluhkan kondisi banjir setiap kali turun hujan karena tak adanya drainase di sejumlah ruas jalan. Tak cuma itu, warga juga kerap kali mengeluhkan tidak adanya drainase di depan atau belakang rumah warga, sehingga limbah rumah tangga tidak dapat dialirkan dengan baik.

Hal itu diungkapkan Rizki Lubis saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.2 Tahun 2018 Tentang Penanggulangan Bencana di Jalan Bunga Kardiol Linkungan 3, Kelurahan Baru Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu (24/7).

“Saya akan sampaikan aspirasi warga ini kepada Dinas PU Kota Medan. Nantinya, kita akan minta agar Dinas PU dapat membangun drainase di Kelurahan Baru Ladang Bambu ini, baik drainase di jalan-jalan besar, maupun jalan kecil atau di depan rumah warga,” ucap Rizki.

Di hadapan perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan M Yamin Daulay dan Lurah Baru Ladang Bambu Yus Gemala, Rizki juga mengatakan bahwa masalah banjir memang merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Hal itu juga berbanding lurus dengan pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan drainase yang juga masuk ke dalam salah satu program prioritas.”Saya yakin aspirasi kita ini akan mendapatkan respon cepat dari OPD terkait. Mengingat, masalah banjir dam infrastruktur memang bagian dari program prioritas Wali Kota Medan,” ujar politisi Partai Golkar itu.

Sementara itu, perwakilan BPBD Kota Medan, M Yamin Daulay, mengingatkan masyarakat untuk selalu siap siaga atas kemungkinan adanya bencana. Apalagi selain banjir, Kecamatan Kawasan Medan Tuntungan, termasuk Kelurahan Baru Ladang Bambu masuk ke dalam kawasan yang sering terkena bencana angin puting beliung.

“BPBD siap melakukan evakuasi saat terjadi bencana. Namun selain itu, BPBD juga melakukan kegiatan pra bencana, salah satunya sosialisasi seperti yang kita lakukan saat ini agar masyarakat tahu apa yang harus pertama kali dilakukan ketika bencana datang,” katanya.

Sebelumnya, Lurah Baru Ladang Bambu, Yus Gemala menyebutkan kondisi wilayah kelurahan ladang bambu merupakan kawasan permukiman. Namun di kelurahan tersebut banyak ruas kawasan yang belum memiliki drainase belum ada sepanjang jalan.”Kita sudah meminta tolong agar segera dibuatkan. Untuk bencana banjir, ketika hujan deras karena tidak ada drainase maka sering terjadi banjir, walaupun ketika hujan berhenti banjir surut dengan sendirinya,” pungkasnya. (rel)

Dalam Penyelesaian IJEPA dan Kerangka Kerja Sama IPEF dan RCEP, Menko Airlangga Dorong Kepentingan Indonesia

TOKYO, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memulai rangkaian kunjungan kerja di Tokyo, dengan mengadakan pertemuan dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) Jepang Koichi Hagiuda.

Dalam pertemuan tersebut, salah satunya membahas terkait perkembangan kerjasama dalam Forum Public and Private Dialogue Track 1.5 : Japan Indonesia Co-Creation Partnership for Innovative.

“Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang telah menyepakati sejumlah bidang kerja sama, yaitu pengembangan sumber daya manusia (capacity building), teknologi digital, rantai pasok dan promosi industri hijau.

Ini termasuk proyek pengembangan sumber daya manusia yang bekerja sama dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kerja (BPPK) Bekasi atau yang lebih dikenal dengan CEVEST,” ujar Menko Airlangga.

Indonesia dan Jepang telah menyelesaikan general review IJEPA pada 2019 lalu, dan saat ini masih diadakan pembahasan protokol antara tim negosiasi kedua negara.  Menko Airlangga mengangkat sejumlah isu penting yang masih tertunda dalam pembahasan yaitu terkait permintaan Indonesia atas akses pasar untuk ekspor tuna kaleng ke Jepang.

“Kami melihat ada complementary antara demand di Jepang dan supply di Indonesia atas produk tuna ini, sehingga Indonesia berharap Jepang dapat menurunkan tarif untuk produk tuna Indonesia agar Indonesia memiliki level playing field yang sama dengan negara lain di kawasan,” ujar Menko Airlangga.  Seperti diketahui, Thailand saat ini telah memiliki tarif yang lebih rendah untuk mengekspor tuna mereka ke Jepang.

Selain itu, pertemuan juga membahas investasi yang telah dilakukan oleh pemerintah Jepang di industri otomotif Indonesia. Lebih lanjut Menteri Hagiuda mengatakan, “Kemajuan kerjasama di industri otomotif antar kedua negara sudah sangat baik. Sejumlah perusahaan Jepang juga terus meningkatkan komitmen investasinya di Indonesia.”

Mitsubishi telah berkomitmen untuk memulai produksi electric vehicle di Indonesia pada awal tahun 2023 yang bertujuan untuk memperluas pasar ekspor. Selain Mitsubishi dan Toyota, Nissan juga akan mengembangkan produksi electric vehicle di Indonesia.  Nissan rencananya akan menggunakan teknologi lain yang juga ramah lingkungan dan sudah mempertimbangkan menggunakan bahan bakar berbasis hidrogen.

Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga juga menyampaikan respon terhadap permintaan Pemerintah Jepang terkait kebijakan sertifikat bebas radio aktif untuk produk pertanian, perikanan dan makanan asal Jepang.

Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 12 Tahun 2022 tentang Pengawasan Keamanan Pangan Terhadap Pemasukan Pangan Asal Hewan dan Pangan Segar Asal Tumbuhan ke Dalam Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Cemaran Radioaktif.

Tujuan dari Permentan ini yakni untuk memastikan pangan segar asal hewan dan tumbuhan yang dimasukkan ke dalam wilayah NKRI memenuhi persyaratan keamanan pangan. Badan POM telah melakukan revisi peraturan terkait dengan persyaratan sertifikat bebas radioaktif untuk makanan olahan.

Menko Airlangga menjelaskan, “Badan POM telah menerbitkan revisi peraturan dan tidak lagi mewajibkan sertifikat bebas radioaktif untuk makanan olahan Jepang yang masuk ke Indonesia.”

Menko Airlangga juga mengangkat isu terkait pengaturan impor baja. Saat ini, Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan Neraca Komoditas dalam rangka penerbitan izin impor produk baja yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2023.

Pengalokasian dilakukan berdasarkan data supply-demand, kapasitas produksi perusahaan, dan record atas kinerja realisasi impornya, dengan tujuan agar penggunaan baja impor sebagai bahan baku tepat sasaran.

“Baja sangat diperlukan untuk industri pengguna. Oleh karena itu, pengaturan pengalokasian impor baja dilakukan secara selektif, namun dengan proses yang transparan dan akuntabel, dengan tetap menjaga agar tidak melanggar ketentuan WTO,” ungkap Menko Airlangga.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang juga menyampaikan, “Untuk impor baja yang sangat diperlukan untuk industri, Pemerintah sedang menyiapkan kebijakan untuk melakukan relaksasi tarif, dan Tim Teknis akan segera menyelesaikan.”

Menteri Agus juga menyampaikan terima kasih kepada industri otomotif Jepang yang telah melakukan perluasan pasar produk otomotif Indonesia, salah satunya untuk melakukan ekspor dari Indonesia ke Australia.

Dalam pertemuan ini, juga dibahas mengenai potensi kolaborasi lanjutan antara kedua negara, mengingat kerjasama antara Pemerintah Jepang dan Indonesia telah berlangsung selama hampir 50 tahun. Menteri Hagiuda menyampaikan, “Tahun depan adalah 50 Tahun Persahabatan ASEAN – Jepang. Kita ingin ada proyek besar kerja sama di bidang ekonomi, bersama dengan dunia usaha.”

Dalam kerangka IPEF (Indo-Pacific Economic Frameworks), Indonesia terbuka untuk berdiskusi dan telah mengikuti pembahasan kerangka kerja sama ini sejak launching di Jepang pada Mei 2022 lalu dan pertemuan teknis di Singapura pada pertengahan Juni lalu.

Indonesia berharap selain 4 pilar, Indonesia juga membutuhkan yang terkait dengan clean energy dan akses pasar. Oleh karena itu diperlukan penetapan komponen, prosedur dan mekanisme IPEF dengan jelas.

Selain itu, Indonesia juga menyambut baik inisiatif ASEAN – Japan Investing For the Future (AJIF) dan sebagai anggota ASEAN, Indonesia akan ikut membahas inisiatif ini dengan anggota lain. Sedangkan yang terkait dengan RCEP, Indonesia berkomitmen penuh untuk segera mengimplementasikan perjanjian yang ditandatangani pada 2020 yang lalu.

Saat ini proses ratifikasi sudah memasuki tahapan akhir, diharapkan dapat selesai pada Agustus 2022 ini dan RCEP bisa segera implementasi. “Saya percaya, inisiatif AJIF dapat menjadi pelengkap RCEP dalam kerja sama pengembangan ekonomi di kawasan,“ terang Menko Airlangga.

Sebagai penutup dari pertemuan tersebut, Menteri Hagiuda menyampaikan bahwa Pemerintah Jepang sangat senang bahwa kedua belah pihak telah melihat ke arah yang sama dan berharap untuk dapat segera meneruskan pembahasan dalam pertemuan ini.

“Kita bisa meneruskan pembahasan ini, baik melalui pembahasan secara langsung maupun secara online. Saya ada rencana untuk kembali datang ke Indonesia, meneruskan hubungan yang sudah baik ini,” tutup Menteri Hagiuda. (ekon/ltg/fsr/hls/adv/*)

Menko Airlangga: JBIC Menjadikan Indonesia sebagai Prioritas Utama, dan Tertarik untuk Masuk ke Sektor Kesehatan dan Pangan

TOKYO, SUMUTPOS.CO – Pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Gubernur Japan Bank for International Cooperation (JBIC) yang baru Nobumitsu Hayashi digelar di Hotel Imperial Tokyo, Jepang, Senin (25/07). Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga didampingi oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso. Pertemuan selama hampir 2 jam itu berlangsung dengan pembahasan yang lebih fokus kepada berbagai proyek JBIC yang ada di Indonesia.

Mengawali pertemuan, Menko Airlangga menyampaikan bahwa JBIC berperan besar dalam pembangunan ekonomi Indonesia sebagai sumber pendanaan maupun penasihat dalam berbagai proyek infrastruktur. JBIC setiap tahun membuat survei atas perusahaan manufaktur Jepang yang melakukan bisnis di luar Jepang (Survey on Overseas Business Operations by Japanese Manufacturing Companies). Seperti kita ketahui pada survei tahun 2021, dari Daftar “Promising Countries for Overseas Business” , Indonesia masih di peringkat ke-6 atau di bawah Vietnam dan Thailand. “Indonesia ingin lebih tinggi dari Vietnam dan Thailand, inilah alasan utama kenapa kami menemui JBIC di Tokyo,” ungkap Menko Airlangga.

JBIC memiliki spesialisasi yang salah satunya adalah pembiayaan di sektor energi. “Beberapa proyek infrastruktur utama seperti Pembangkit Listrik Tanjung Jati-B, Jawa 1, dan pembangkit panas bumi Sarula dan Muara Laboh, serta proyek LNG Tangguh. Proyek-proyek ini menyediakan sumber energi yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan ekonomi Indonesia.” ujar Menko Airlangga.

Menko Airlangga menambahkan bahwa fokus Indonesia untuk dua tahun ke depan adalah memulihkan ekonomi dan kembali mencapai pertumbuhan ekonomi tinggi dan berkelanjutan, yang salah satunya didukung oleh ketersediaan infrastruktur energi. Pemerintah Indonesia segera mengambil langkah konkret untuk melaksanakan transisi energi ke Energi Baru dan Terbarukan (EBT) untuk mencapai Nationally Determined Contributions (NDC) pengurangan emisi karbon 29% pada 2030. Pemerintah Jepang juga telah melakukan banyak kolaborasi dengan Indonesia dalam pengurangan emisi karbon. Salah satunya melalui skema Joint Crediting Mechanism (JCM). Skema ini juga sedang dipertimbangkan sebagai bagian dalam kerja sama pendanaan JBIC dengan Indonesia dalam program transisi energi.

Proyek besar yang juga menjadi pembahasan adalah terkait Proyek Masela yang akan menjadi semakin strategis, terutama pasca perang Ukraina dan Rusia dan karena melonjaknya kebutuhan gas dari negara-negara G7. Gas menjadi sangat penting karena dapat digunakan sebagai bahan baku ammonia, pupuk, dan gas juga bisa digunakan membangun methanol yaitu salah satu blending untuk biofuel. Nilai investasi proyek ini mencapai US$19,85 miliar. Namun demikian, proyek ini mempunyai tantangan ke depan yaitu adanya percepatan transisi energi, persyaratan dekarbonisasi, dan perubahan industri hulu migas, sehingga perlu dievaluasi dan diidentifikasi ulang mengenai ruang lingkup proyeknya.

Gubernur JBIC Hayashi menyampaikan, “Indonesia negara sangat strategis dan merupakan customer JBIC terpenting, karena itu saya sangat berbahagia bisa bertemu langsung dengan Menko Airlangga dan Menteri Agus. Dukungan JBIC di bidang energi dengan mendukung listrik 11,6 GW yang sangat membantu pembangunan ekonomi Indonesia.”

Selain membahas mengenai energi, pertemuan juga membahas pengembangan sektor otomotif di Indonesia. Di Indonesia, hampir 90% prinsipalnya berasal dari Jepang dan JBIC ikut membiayai pengembangan sektor otomotif. “Kami mendukung investasi perusahaan Jepang di sektor manufaktur terutama di sektor otomotif, karena dengan dukungan kuat Pemerintah RI selama ini, otomotif Jepang menjadi sangat dicintai di Indonesia bahkan melebihi di Jepang sendiri. JBIC akan lebih mendorong peningkatan nilai dari investasi yang sudah ada,” terang Gubernur Hayashi.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang berharap agar ada proyek-proyek industri manufaktur yang besar di Indonesia dapat didukung oleh JBIC. Gubernur Hayashi menyambut baik harapan Menteri Agus dan menjanjikan akan terus mendukung investasi perusahaan Jepang di industri manufaktur, khususnya sektor otomotif.

Menko Airlangga juga menyampaikan harapan agar JBIC juga mendorong investasi di sektor lain yang sangat potensial, terutama sejak masa pandemi dan krisis global ini, yaitu sektor kesehatan (medical) dan sektor pangan (food). “Sektor Kesehatan sudah mengembangkan layanan Kesehatan di KEK (Kawasan Ekonomi Khusus), yaitu di KEK Kesehatan di Sanur Bali. Di KEK boleh melakukan penelitian clinical-trial dan memungkinkan Dokter Asing untuk bisa praktek,” terang Menko Airlangga.

Di kesempatan itu pula, Menko Airlangga mengingatkan, sejalan dengan terjadinya krisis global yang salah satunya di bidang pangan dan pupuk, maka dia pun mengundang JBIC untuk membiayai.

Gubernur Hayashi menerangkan, “JBIC sangat mendukung tawaran investasi di bidang pangan dan pupuk, seiring meningkatnya jumlah populasi penduduk, kebutuhan pangan juga akan terus meningkat. Namun, pangan dan pupuk ini memerlukan supply chain yang baik. JBIC akan sangat mendukung investasi baru di pangan dan pupuk.”

Menteri Agus menambahkan bahwa pada September 2022 akan ada acara Business Forum yang mengulas Industri Farmasi, sehingga dia mengundang JBIC untuk berpartisipasi.

Dalam penutupnya Menko Airlangga mengatakan, “Kami sangat senang mendengar bahwa proyek-proyek utama di Indonesia akan menjadi prioritas bagi JBIC. Indonesia yang mempunyai populasi dan ukuran ekonomi terbesar di kawasan sangat tepat untuk menjadi prioritas utama JBIC.” (ekon/adv/*)

Tutup Festival Kuliner 2022, Transaksi Keuangan Capai Rp600 Jutaan

FESTIVAL KULINER: Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama istri, Kahiyang Ayu saat daang ke Festival Kuliner 2022 Medan The Kitchen of Asia di Jalan Masjid Raya Al Mashun Medan.istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu, menutup Festival Kuliner 2022 Medan The Kitchen of Asia di Jalan Masjid Raya Al Mashun Medan, Minggu (24/7) petang.

Pemko Medan pun mengklaim, kegiatan tersebut berhasil menarik antusiasme masyarakat karena menghadirkan kuliner khas Kota Medan dan Asia. Buktinya, perhelatan yang berlangsung selama lima hari tersebut berhasil menciptakan transaksi keuangan hingga Rp605.778.000. “Total transaksi keuangan mencapai Rp605.778.000,” ucap Bobby .

Dikatakan Bobby, festival kuliner berlangsung selama 5 hari, yakni mulai 19-24 Juli dan diikuti 78 stand dan 6 food truck yang terdiri dari hidangan Western sebanyak 6 stand, Korean (8 stand), Thailand (4 stand), Japanese (5 stand), Malaysian (3 stand), Taiwan (2 stand), Indian (3 stand), Singapore (2 stand), Arabian (4 stand) dan Nusantara (37 stand).

Di hadapan ratusan para pengunjung yang hadir, Bobby Nasution juga berharap agar festival kuliner ini dapat mengedukasi para pelaku UMKM yang bergerak di bidang kuliner agar dapat menjaga dagangannya sehingga senantiasa higienis dan layak konsumsi bagi para konsumen yang membelinya.

Sebab, sambung Bobby, memasak tidak hanya menghidupkan kompor dan memasukkan bahan makanan ke dalam panci atau penggorengan, tetapi juga harus ada tata cara dan etika yang harus diperhatikan, terutama menyangkut higienis dan kebersihan yang harus dijaga.

Sebelumnya, Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono dalam laporannya menjelaskan, tujuan digelarnya festival kuliner tersebut adalah untuk mewujudkan Kota Medan sebagai The Kitchen of Asia. Di samping itu, untuk mendorong dan menumbuhkembangkan rasa bangga masyarakat atas warisan kuliner yang berasal dari bumbu dan rempah. “Melalui event ini, Pemko Medan memberikan ruang dan peluang UMKM di bidang kuliner untuk berkembang, kemudian menarik wisatawan untuk berkunjung dan mencoba kuliner Kota Medan,” kata Agus.

Selama lima hari event berlangsung, lanjut Agus, transaksi keuangan yang terjadi sebesar Rp605.778.000 dengan perincian hari pertama sebesar Rp62.067.000, hari kedua Rp67.718.000, hari ketiga Rp103.796.000, hari keempat Rp141.177.000 dan hari kelima Rp231.560.000. (map/ila)