Home Blog Page 2529

Dishub Medan Kurban 10 Ekor Sapi, Iswar : Semoga Mengugurkan Dosa-dosa Kita

KURBAN:Dishub Medan saat penyembelihan kurban di Kantor Dishub Medan Jalan TB Simatupang,Senin (11/7)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka perayaan Idul Fitri 1443H/2022, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan menggelar penyembelihan hewan kurban di Kantor Dishub Kota Medan, Jalan T.B Simatupang, Kecamatan Medan Sunggal, Senin (11/7) pagi.

Kepada Sumut Pos, Kadis Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis S.SiT MT mengatakan, di tahun ini, Dishub Medan menyembelih 10 ekor sapi kurban yang dikumpulkan dari para pegawai dan staf serta keluarga di Dinas Perhubungan Kota Medan.

“Alhamdulillah, tahun ini Dishub Medan berkurban dengan 10 ekor sapi. Tahun lalu 5 ekor sapi, artinya ada peningkatan yang signifikan di tahun ini,” ucap Iswar didampingi Sekretaris Suriono di sela-sela kegiatan penyembelihan.

Nantinya, kata Iswar, daging-daging kurban tersebut akan dibagikan kepada masyarakat di sekitar kantor Dishub Medan di Kecamatan Medan Sunggal.

Dikatakan Iswar, dirinya bersama istri dan dua anaknya dan keluarganya yang lain juga turut berkurban 1 ekor sapi dari total 10 ekor sapi yang disembelih di Kantor Dishub Medan. Ia berharap, sapi-sapi yang dikurbankan tahun ini dapat menjadi penghapus dosa-dosa.

“Alhamdulillah saya dan keluarga masih bisa berkurban tahun ini, ini merupakan bentuk rasa syukur kita. Semoga mengugurkan dosa-dosa kita,” ujarnya.

Dijelaskannya, penyembelihan hewan kurban merupakan kegiatan rutin Dishub Medan setiap tahunnya.

“Saya berharap pegawai kita lainnya yang sudah mampu berkurban bisa berkurban di Idul Adha selanjutnya. Harapannya di tahun depan, jumlah hewan kurban yang kita sembelih bisa terus meningkat. Mari kita lebih meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, semoga ini menjadi ladang amal kita di hari akhir nanti,” pungkasnya.
(map/azw)

MPW PP Sumut Kurban 18 Ekor Hewan Lembu

BERSAMA: PP Sumut foto bersama usai pembagian daging kurban.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka merayakan hari raya Idul Adha 1443 M Tahun 2022, Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumatera Utara (Sumut) bersama pengurus lainya, melaksankan kegiatan kurban.

Ketua MPW PP Sumut, Kodrat Shah didampingi Sekretaris MPW PP Sumut, Ikbal Hanafi Hasibuan, Jumat (8/7/2022) mengatakan bahwa, pelaksanaan kegiatan kurban akan dilakukan di Desa Seruwai, Medan Labuhan dengan jumlah hewan kurban sebanyak 18 ekor lembu.

Ketua MPW PP Sumut, Kodrat Shah menyebutkan bahwa, kegiatan kurban di Hari Raya Idul Adha 1443 M Tahun 2022 dengan tema “Keikhlasan dan Kebaikan Sosial” sebagai bentuk dari wujud nyata dan keperdulian pengurus Pemuda Pancasila terhadap masyarakat sesama umat beragma.

“Kegiatan keperdulian ini adalah bentuk dari ucapan rasa syukur kita atas nikmat rejeki yang diberikan Allah Swt dan juga melaksanakan program tahunan yang telah diagendakan setiap tahunnya,” ucap Kodrat Shah.

Sementara, Ketua Panitia pelaksanaan hewan kurban, Hikmet Nasution didampingi Sekretaris Panitia kurban, Iwansyah serta kordinator hewan qurban (humas) MPW PP Sumut, Rianto Ahgly menjelaskan bahwa, sebanyak 18 ekor hewan kurban akan dibagikan ditiap panti panti asuhan dan masyarakat kurang mampu serta masyarakat yang membutuhkan,”ungkap disampaikan Hikmet Nasution.(rel/azw)

Laksanakan Instruksi AHY, DPC Demokrat Medan Berbagi Daging Kurban

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Memperingati Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Medan melakukan penyembelihan hewan kurban di Kantor DPC Jalan DI Panjaitan, Senin (11/7/2022). Ketua DPC Demokrat Kota Medan, Burhanuddin Sitepu mengucapkan terima kasih kepada para shohibul kurban yang telah menyisihkan sebagian hartanya dan mempercayakan DPC Partai Demokrat Kota Medan untuk menyembelih dan menyalurkan daging kurban.

“Daging kurban ini akan kita bagikan kepada masyarakat, kader dan simpatisan. Hal ini sesuai dengan instruksi Ketum AHY untuk selalu peduli dan berbagi kepada masyarakat,” kata Burhanuddin Sitepu kepada wartawan di sela kegiatan.

Burhanuddin menambahkan, penyembelihan hewan kurban ini merupakan program nasional Partai Demokrat yang alhamdulillah bisa terlaksana setiap tahunnya. “Semoga daging kurban yang diberikan kepada warga sekitar bisa menjadi amal jariyah bagi para shohibul kurban dan warga yang menerima bisa menikmati daging kurban bersama keluarga, kerabat dan handai tolan,” pungkasnya.

Sementara, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Lokot Nasution melalui Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Sumut Pangeran SE mengapresiasi penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan DPC Partai Demokrat Kota Medan ini. Dikatakannya, progam ini merupakan program nasional yang diinstruksikan langsung oleh Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dilaksanakan secara struktural oleh DPP, DPD dan DPC Partai Demokrat, maupun secara personal oleh para kader Partai Demokrat di Indonesia.

“Saya sampaikan terima kasih atas kekompakan dan kesolidan semuanya. Alhamdulillah dalam momentum Idul Adha kali ini, Demokrat bisa berbagi untuk masyarakat dan tetap konsisten untuk kepentingan rakyat,” kata Pangeran didampingi Kepala Bakomstra DPD Partai Demokrat Sumut Chairil Huda.

Adapun penyembelihan hewan kurban di kantor DPC Partai Demokrat sebanyak 2 ekor sapi yang dagingnya akan dibagikan kepada warga dan kader. Kegiatan juga ini dihadiri jajaran pengurus DPC Partai Demokrat Kota Medan yakni Sekretaris Parlindungan Sipahutar, Bendahara Ishaq Abrar Mustafa Tarigan, Ketua Bappilu Subanto, Ketua BPOKK Deni Kurniawan, Ketua Bintang Muda Indonesia (BMI) Medan, Mejelis Nurul Burhanuddin, para relawan dan simpatisan lainnya. (adz)

Wali Kota Binjai Lepas 13 Peserta MTQ Korpri

LEPAS: Wali Kota Binjai H Amir Hamzah melepas 13 peserta MTQ Korpri di Halaman Balai Kota Binjai, Senin (11/7).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sedikitnya 13 peserta MTQ Korpri Tingkat Sumut dilepas Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah, Senin (11/7). Pelepasan ini dilakukan usai Amir memimpin apel gabungan di halaman apel Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman.

Dalam arahannya, Amir menyampaikan bahwa dalam beberapa bulan ke depan Pemerintah Kota Binjai akan menghadapi beberapa kegiatan yang harus disikapi dengan serius. Yakni penyusunan perubahan APBD TA 2022 dan penyusunan rancangan APBD TA 2023.

Dia menyebutkan Perubahan APBD TA 2022 lebih cenderung pada rasionalisasi anggaran. Artinya, menyesuaikan kembali belanja kegiatan dengan tingkat pendapatan yang akan diperoleh berdasarkan realisasi semester pertama.

Wali Kota Binjai menyampaikan rendahnya PAD Kota Binjai salah satunya disebabkan oleh pandemi. Namun, menurutnya, hal tersebut tidak dijadikan alasan.

“Rendahnya PAD di Kota Binjai padahal sudah triwulan kedua, seharusnya sudah mencapai di angka 40 persen,” kata Wali Kota.

“Kita maklum karena salah satu penyebabnya adalah Covid-19. Tapi itu bukan hal yang seharusnya kita jadikan alasan. Saya berharap tolong dimaksimalkan kegiatan-kegiatan yang ada,” sambungnya.

Dalam apel tersebut, Wali Kota Binjai juga melepas perwakilan Korpri Kota Binjai yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2022, yang berlangsung pada 11 Juli 2022 sampai 14 Juli 2022 di Parapat, Kabupaten Simalungun.

“MTQ Korpri adalah bagian dari pembinaan anggota Korpri, dan memiliki makna yang penting dan strategis untuk menciptakan anggota Korpri yang bertaqwa kepada Allah SWT. Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Binjai merasa senang dan bangga melepas saudara-saudara menuju MTQ Korpri ke-6 Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Selamat berlomba, semoga dapat membawa nama Kota Binjai yang kita cintai ini,” tukasnya. (ted)

Kurban Asyik tanpa Pelastik di Perumahan Puri Zahara 2

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sampah plastik masih menjadi salah satu pekerjaan rumah yang wajib segera diselesaikan Indonesia. Pasalnya, Indonesia merupakan negara kedua penghasil limbah plastik terbesar di dunia setelah Tiongkok.

Menurut data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (Inaplas) dan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2021, limbah plastik yang dihasilkan Indonesia mencapai 66 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3,2 juta ton terbuang ke laut.

Dengan jumlah sebanyak itu, akan ada masalah serius bagi keberlangsungan lingkungan dan manusia. Sebab, sampah plastik baru bisa terurai secara alami dalam kurun waktu 100-500 tahun.

Berangkat dari hal tersebut, BKM Masjid Al Falah, STM Al Falah, Majelis Taklim Muslimah Puri Zahara 2 dan Bank Sampah Puri Zahara 2, Medan Tuntungan, berinisiatif menggelar kegiatan Kurban Asyik tanpa sampah plastik. Direktur Bank Sampah Perumahan Puri Zahara 2, Ami Patimura mengatakan, sampah plastik dapat memicu kanker karena sampah plastik tidak dapat terurai sepenuhnya.

“Dan bisa jadi, 10 tahun lagi akan lebih banyak sampah plastik ketimbang ikan di laut jika kita tidak mulai gerakan minim sampah plastik dari sekarang. Makanya pada kurban kali ini, kami sudah menghemat sampah plastik sekitar 1.200-an lembar,” kata Ami kepada wartawan di sela kegiatan.

Sebagai pengganti plastik, untuk wadah daging mereka menggunakan besek beralaskan daun pisang. “Selain mudah terurai, besek bekas setelah dicuci bersih bisa digunakan lagi sebagai wadah bumbu, wadah tanaman dan wadah semai bibit, semoga langkah langkah kecil ini dapat ditiru oleh orang lain,” harap Ami.

Sedangkan ketua pelaksana kurban, Andro Sadeq mengatakan, ada 11 sapi dan 9 kambing yang disembelih, kemarin (10/7). “Kami ucapkan terima kasih kepada para pekurban, semoga dengan kurban ini keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT semakin meningkat,” harapnya.

Sedangkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Utara dr Tengku Amri Fadli MKes yang menyempatkan hadir pada Kurban Asyik tanpa Plastik ini mengatakan, ini baru pertama kali dilakukan masyarakat umum, memakai besek beralaskan daun pisang untuk wadah daging kurban.

Hadir juga pada acara kali ini Kepala Dinas Ligkungan Hidup Kota Medan Zulfansyah Ali Saputra ST MEng, Camat Medan Tuntungan Harry Indrawan Tarigan dan ketua STM Al Falah Laksamana Putra. (adz)

Bangunan Penyimpanan Limbah B3 RSUD Doloksanggul Akui Langgar Permenkes

SALAHI ATURAN: Bangunan Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di RSUD Doloksanggul, hanya berjarak lebih kurang 20 meter dari Laboratorium PCR.Deddy Simbolon/Sumut Pos.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – RSUD Doloksanggul milik Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas), mengakui, bangunan tempat penyimpanan sementara (TPS) limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang ditempatkan di belakang Laboratorium PCR, tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Kementerian Kesehatan (Permenkes).

Disebutkan pada pasal 32, bangunan tempat penyimpanan limbah B3 paling sedikit 500 meter dari pemukiman. Sementara, bangunan TPS B3 di rumah sakit pelat merah ini, hanya berjarak 20 meter ke ruangan Laboratorium PCR.

“Sesuai Permenkes memang menyalahi, di pasal 32, paling sedikit 500 meter ke permukiman,” ungkap Maria Simanjuntak, selaku perwakilan bidang yang menangani limbah B3, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana RSUD Doloksanggul Robert Silaban, Delima Situmorang, Fernando Purba, Darma Manalu, dan Sihite di RSUD Doloksanggul, Selasa (5/7).

Meski mengaku melanggar aturan, menurut Robert, itu dilakukan karena lokasi lahan rumah sakit sangat terbatas, dan karena faktor lainnya.

“Jadi mau bagaimana? Kondisinya 20 meter lebih kurang, karena lokasi kita terbatas, dan faktor yang lain-lain,” ungkap Robert.

Menurut Robert, dengan lokasi yang terbatas itu, pihak rumah sakit tetap membangun tempat penyimpanan limbah B3, karena tidak ada lagi lahan.

“ Ya, itulah kondisinya,” tuturnya.

Disinggung, apakah limbah B3 itu berbahaya? Dan jika berbahaya, berapa persen kebahayaannya ketika dekat dengan pasien atau masyarakat yang berkunjung? Maria mengaku berbahaya.

“Berbahaya pak, tapi semua limbah B3 yang diambil dari ruangan sudah dipacking,” bebernya.

Sebelumnya, Maria yang juga PPTK dalam pengelolaan limbah B3, mengatakan, dalam pengelolaan limbah medis padat sudah secara tepat dan benar. Dia menyebutkan, mulai mengumpulkan, memilah, dan membuang atau memusnahkan sampah medis padat pada RSUD Doloksanggul, sudah dengan peratalan yang dianjurkan sesuai prosedur.

“Saat ini sebagai kerja sama untuk limbah B3, kami bekerja sama dengan pihak PT Asmat sebagai pihak pengangkut,” jelas Maria.

Dari pihak PT Asmat ini, lanjut Maria, sistim kerja samanya, pengangkutan dilakukan sepekan hingga 3 bulan sekali untuk mengambil limbah B3.

Tergantung beratnya,” ujarnya, seraya mengaku, lupa sudah berapa kilogram limbah B3 yang sudah diangkut oleh PT Asmat selama ini.

Dia juga menjelaskan, dalam kerja sama dengan PT Asmat ini, rumah sakit menggunakan anggaran dari BLUD untuk pembayaran, dengan harga per kilogram Rp32 ribu.

Disinggung, sudah berapa anggaran BLUD terserap untuk biaya mengangkut limbah B3 yang diberikan kepada PT Asmat? Maria pun mengaku lupa lagi.

“Lupa saya. Kalau kapasitas angkutnya, sampai 1,5 ton lebih,” katanya.

Terpisah, Direktur RSUD Doloksanggul dr Heppy Suranta Depari, terkesan mengelak dari penjelasan Kabid Sapras dan Maria, soal bangunan tempat penyimpanan limbah B3 yang dilokasikan berdekatan dengan ruangan pasien, yang hanya berjarak lebih kurang 20 meter.

“Tidak ada kami akui, melanggar aturan. Kami hanya melakukan sesuai di dokuemen UKL/UPL RSUD Doloksanggul. Dan sekarang kami juga sedang urus dokumen perubahan untuk penambahaan mesin pengolahaan limbah ke Dinas Lingkungan Hidup. Saya rasa cukup demikian penjelasan saya, untuk tambahan dari konfirmasi ke Tim RSUD Doloksanggul, yang sebelumnya memberikan pernyataan terkait limbah B3,” tuturnya melalui WhatsApp, Rabu (6/7).

Ketika disinggung kembali, itu pengakuan Tim RSUD Doloksanggul, Heppy kembali mengelak, dan mengaku, itu merupakan kesalahaan penyampaian.

“Itu kesalahaan pemyampaiannya. Terima kasih,” katanya.

Dia pun menegaskan, rumah sakit melakukan itu sudah sesuai aturan dengan dokumen UKL/UPL.

“Intinya, kami melakukan sesuai dengan dokumen UKL/UPL. Kalau untuk jarak itu, kami sedang mengajukan dokumen perubahaan UKL/UPL. Kalau itu menyalahi, nanti kami akan lihat hasil dari pengusulan kami,” pungkas Heppy. (des/saz)

Gubernur Edy Lantik 11 Pejabat Eselon II Dijajaran Pemprov Sumut

Gubernur Sumut, Edy Rahyamadi saat memimpin pelantikan 11 pejabat eselon II di Rumah Dinas Gubernur Sumut.(BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara melantik pejabat eselon II dijajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut di Aula Tengku, Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Kota Medan, Senin (11/7) pagi. Sebanyak 11 pejabat dilantik disejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

11 pejabat dilantik tersebut, yakni Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Faisal Arif Nasution SSos MSi menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Ir Ardan Noor MM menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Kemudian, Kepala Satuan Polisi Pamong, Praja Tuahta Ramajaya Saragih AP MSi menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. Kepala Biro Umum, M Mahfullah Pratama Daulay SSTP MAP menjadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja. Kepala Dinas Perhubungan Alfi Syahriza ST MEng Sc menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ir Supryanto MM menjadi Kepala Dinas Perhubungan. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dr H Asren Nasution M A menjadi Kepala Dinas Pendidikan.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan,
Drs. Basarin Yunus Tanjung MSi menjadi Kepala Dinas Sosial. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes menjadi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Selanjutnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dr Tengku Amri Fadli MKes menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Safruddin SH MHum menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah.

Gubernur Sumut, Edy Rahyamadi mengatakan kepada pejabat eselon II baru dilantik untuk segera beradaptasi dan melakukan terobosan untuk meningkatkan kinerja dimasing-masing OPD.

“Silahkan bekerja dengan baik, rakyat menunggu hasil kerja kita. Tunjukkan kualitas dan kinerja yang baik,” sebut Gubernur Edy.

Mantan Pangkostrad itu, menjelaskan untuk rotasi jabatan dijajaran Pemprov Sumut hal yang biasa dalam struktur organisasi. Karena, untuk meningkatkan kinerja.

“Mari bekerja maksimal dan ikhlas,” kata mantan Ketua Umum PSSI itu.

Pelantikan berlangsung pukul 07.00 WIB. Pelantikan dilaksanakan pagi hari. Karena, Gubernur Edy akan terbang ke Jakarta untuk menghadiri rapat bersama Presiden Joko Widodo.(gus)

Wawako Binjai dan Anggota DPR RI Serahkan 2 Ekor Sapi Qurban ke Masjid Agung

SERAHKAN: Wakil Wali Kota Binjai Rizky Yunanda Sitepu (3 kanan) bersama Anggota DPR RI Delia Pratiwi br Sitepu (kanan), saat menyerahkan sapi qurban Idul Adha 1443 Hijriah kepada Ketua Badan Kemakmuran Masjid Agung, Jaharudin Batubara, dan Ketua Dewan Masjid Kota Binjai Dhama Malem (kiri).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Walikota Binjai yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) H.Rizky Yunanda Sitepu,STP, M.P bersama kakak kandungnya Delia Pratiwi Br Sitepu, SH yang merupakan anggota DPR RI dari Partai Golkar, Sabtu (9/7/2022) menyerahkan 2 ekor hewan kurban sapi dalam menyambut Hari Raya Idhul Adha 2022 untuk Kota Binjai.

Penyerahan seekor sapi hewan kurban dimulai dari Mesjid Agung kota Binjai pada pukul 11.00 WIB dan kemudian seekor sapi lagi ke Masjid Al Muhtadin Kelurahan Damai Kecamatan Binjai Utara yang diterima Camat Binjai Utara Hilman Angga Lukha,S.STP.

Wakil Wali Kota Binjai H.Rizky Yunanda Sitepu bersama Delia Pratiwi Br Sitepu yang langsung bersama timnya membawa hewan kurban seekor sapi diterima oleh Ketua Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Mesjid Agung Ustad.Drs.H. Jaharuddin Batubara,MA dan Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Binjai Dr.H. Dharma Malem, Camat Binjai Timur Ariyandi Ayun.S.STP, dihalaman parkir masjid tersebut.

Pada saat memberikan hewan kurban seekor sapi ke pengurus BKM Mesjid Agung ini dikatakan Wakil Wali Kota, bahwa menyambut hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Minggu 10 Juli pada tahun 2022 ini, dirinya bersama kakaknya selaku anggota DPR RI diberikan oleh Allah SWT rezeki dan kesehatan, sehingga hati tergerak untuk saling berbagi dengan masyarakat di hari raya umat Islam pada hari raya Idul Adha.

“Ini merupakan momen yang paling tepat bagi umat Islam dalam berbagi dan saling membantu, dengan memberikan sedekah, infaq, dan bekurban semampu kita. Berkurban menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk menyucikan diri dan harta benda yang dimiliki,” ujar H.Rizky Yunanda Sitepu. Mantan anggota DPRD Sumut dari Partai Golkar ini mengatakan, berkurban diibaratkan seperti membilas segala rezeki yang diperoleh. Dimana bertujuan untuk terhindar dari penyakit hati seperti iri, dengki, tamak dan pelit. “Tak hanya itu saja, perlu diingat jika rezeki yang didapat juga terdapat hak orang lain yang membutuhkan. Jadi kita dianjurkan berkurban bagi umat Islam yang mampu,” ujarnya.

Sedangkan anggota DPR RI Delia Pratiwi mengatakan, manfaat berkurban bagi umat Islam adalah sebagai ungkapan rasa syukur. Sebagai umat Islam, saat mendapatkan rezeki sebaiknya dibarengi dengan rasa syukur kepada Allah SWT. “Jadi dalam berkurban bukan sebanyak apa yang kita berikan tapi lebih bermakna se ikhlas hati kita,” kata Delia.

Ketua BKM Mesjid Agung Kota Binjai Ustad Jaharuddin Batubara seusai menerima bantuan hewan kurban dari Wakil Wali Kota Binjai menyampaikan, bahwa pengurus BKM dan panitia kurban Masjid Agung sangat berterimakasih dan bersyukur sekali kepada Allah SWT atas pemberian hewan kurban dari Wakil Wali Kota Binjai. “Saya memberikan apresiasi, penghargaan karena telah ikut berbagi bersama, karena setiap rezeki yang kita terima pasti ada hak mereka yaitu warga yang tidak mampu,” kata Jaharuddin.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Binjai H. Dharma Malem mengatakan, pemberian hewan kurban dari Wakil Wali Kota Rizky Yunanda Sitepu dan Delia Pratiwi, sangat berarti sekali bagi warga yang menerima daging kurban. Sumbangan sapi hewan kurban ini, nanti dagingnya akan kami salurkan kepada warga disekitar mesjid agung.

Beberapa warga yang menyaksikan pemberian hewan kurban berupa sapi dari Wakil Wali Kota Binjai Rizky Yunanda Sitepu bersama anggota DPR RI Delia Pratiwi Br Sitepu di Masjid Agung dan Mesjid Al Muhtadin Kelurahan Damai mengatakan. di saat kondisi ekonomi yang sangat sulit yang dihadapi masyarakat akibat covid 19 yang melanda seluruh dunia dan khususnya di Binjai. Ada sosok pejabat yang peduli dan tergerak hatinya untuk berbagi dan menyumbangkan hewan kurban untuk dibagikan daging kurban itu.

“Semoga kepedulian dan jiwa sosialnya akan terus berlanjut, bukan disaat sekarang saja tapi tetap dilakukan bapak Rizky dan Delia dikesempatan yang lain. Yakinlah amal dan pebuatan baik akan berbalas dengan kebaikan juga, dan semoga Allah SWT memberikan perlindungan, kesehatan kepada orang baik, orang yang peduli kepada sesama,” ujar warga yang menerima kurban. (ila)

Hewan Kurban di Pemko Tebingtinggi 1.043 Ekor

Kadis Kominfo Kita Tebingtinggi, Dedi Parulian Siagian. sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kadis Kominfo Kota Tebingtinggi juga sebagai Jubir Pemko Tebingtinggi Dedi Parulian Siagian mengatakan nilai qurban tahun ini di Kota Tebingtinggi meningkat dari tahun sebelumnya.

“Berdasarkan Data Jumlah Hewan Qurban Tahun 2022 yang telah kami himpun per 4 Juli 2022, total untuk qurban sapi sebanyak 678 ekor dan qurban kambing 356 ekor. Jumlah hewan qurban sapi ini mengalami peningkatan sebanyak 35 ekor dibanding Tahun 2021 lalu, sedangkan untuk kambing mengalami penurunan sebanyak 15 ekor dibanding tahun lalu,” kata Dedi Siagian.

Dedi mengatakan dengan melihat nilai qurbannya tahun ini meningkat dari tahun lalu, alhamdulillah bersyukur, meningkatnya nilai qurban insya allah adalah cerminan meningkatnya keimanan dan ketaqwaan kita di Kota Tebingtinggi.

Pj Walikota Tebingtinggi melalui Jubir juga meminta kepada panitia qurban agar memperhatikan Surat Edaran Nomor 520/4353/DKPP tentang pemotongan hewan hewan kurban yang telah diterbitkan pada Juni 2022 lalu.

“Juga mengingatkan agar pelaksanaan qurban baik yang dilakukan oleh OPD maupun masyarakat agar memperhatikan Surat Edaran Wali Kota Tebingtinggi Nomor 520/4353/DKPP tentang pemotongan hewan kurban karena saat ini kita masih dalam pandemi Covid-19 dan juga untuk mengantisipasi penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang saat ini terjadi peningkatan dibeberapa daerah di Indonesia,” ucapnya.

Beliau berharap perayaan Idul Adha 1443 H ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan tetap menjaga suasana tetap kondusif. Adapun rincian dari data jumlah hewan qurban Idul Adha 1443 Hijriah Tahun 2022 di Kota Tebingtinggi per tanggal 4 Juli 2022, Sekretariat Daerah Kota Tebingtinggi, Lembu 3 ekor, Dinas Perhubungan, Lembu 2 ekor, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Lembu 7 ekor.

Dinas Lingkungan Hidu, Lembu 2 ekor, Dinas Kominfo, Lembu 3 ekor dan Kambing 5 ekor, Dinas Pemadam Kebakaran, Lembu 2 ekor, RSUD Kumpulan Pane, Lembu 2 ekor, wilayah Kecamatan Padang Hulu, Lembu 139 ekor dan Kambing 30 ekor, wilayah Kecamatan Padang Hilir, Lembu 132 ekor dan Kambing 161 ekor, wilayah Kecamatan Rambutan, Lembu 154 ekor dan Kambing 131 ekor, wilayah Kecamatan Tebingtinggi Kota, Lembu 82 ekor dan Kambing 13 ekor dan wilayah Kecamatan Bajenis, Lembu 150 ekor dan Kambing 16 ekor. (ian/han)