Home Blog Page 2542

Ketua TP PKK Humbahas Berharap Konsep Tri Sentra Pendidikan Diterapkan

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Ketua TP PKK Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas) Lidya Kristina, mengajak para guru agama SD dan SMP, untuk menerapkan Konsep Tri Sentra Pendidikan sebagai upaya membentuk karakter anak.

Ajakan itu disampaikan Lidya saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Pendidikan Karakter bagi Guru Agama SD dan SMP se-Kabupaten Humbahas di Aula Hutamas, Jalan Tano Tubu, Perkantoran Doloksanggul, Selasa (5/7).

Pada kegiatan yang diikuti ratusan guru agama ini, Lidya menyampaikan materi soal pengasuhan anak positif, dan orangtua bahagia membahagiakan. Selain itu, juga mendefinisikan agama ke sekitar anak terkait kekerasan anak, radikalisme, narkoba, pornografi, penyimpangan seksual, separatisme, seks bebas, dan krisis kepribadian.

Menurutnya, guru harus bisa menjadi lebih kreatif dalam memberikan pembelajaran kepada anak. Dengan harapan, sebagai guru agama harus membangun Tri Sentra Pendidikan. “Karena Konsep Tri Sentra Pendidikan ini sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter anak,” ungkap Lidya.

Lidya juga menjelaskan, Konsep Tri Sentra Pendidikan ini adalah penguatan karakter yang dilakukan guna menyelaraskan program sekolah dengan keluarga dan masyarakat, untuk membentuk karakter anak didik. “Artinya, sekolah, keluarga, dan masyarakat, akan saling bertukar informasi secara terpadu mengenai kegiatan apa saja yang dilakukan anak atau siswa,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, bila tidak diselaraskan, apa yang dilakukan di sekolah dengan lingkungan masyarakat, dan keluarga, maka penanaman karakter dengan nilai-nilai baik karakter dalam diri anak tidak akan berhasil.

Menurut Lidya, generasi muda saat ini tengah terpengaruh paham-paham radikalisme, narkoba, pornografi, penyimpangan seksual, separatisme, seks bebas, dan krisis kepribadian. Untuk itu, sebagai guru agama harus membangun Tri Sentra Pendidikan. Sehingga apa yang tidak mampu dijangkau oleh sekolah akan dijangkau oleh lingkungan masyarakat, dan keluarga. “Jadi, semuanya harus aktif,” kata Lidya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Humbahas, Jonny Gultom sangat mengharapkan adanya pendidikan perubahan karakter dalam pembelajaran lingkungan sekolah terhadap guru, orang tua, dan anak, dalam mewujudkan kecerdasan yang mempunyai integritas. “Karena ini juga sesuai visi kita dalam peningkatan SDM unggul dan bermentalitas unggul,” ujarnya. (des/saz)

Pemkab Labuhanbatu Terima Penghargaan BPJS Ketenagakerjaan

TERIMA: Direktur RSUD Rantauprapat Syafril Harahap saat menerima piagam penghargaan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan.Fajar Dame Harahap/Sumut Pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Pemkab Labuhanbatu melalui RSUD Rantauprapat, menerima piagam penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagut di Hotel Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Senin (4/7) lalu.

Piagam penghargaan itu, diterima langsung Direktur RSUD Rantauprapat Syafril Harahap, atas peran serta Pemkab Labuhanbatu dalam mengoptimalkan penyelenggaraan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) di Kabupaten Labuhanbatu.

Sebelumnya, Syafril juga mengikuti rapat koordinasi tentang implementasi pelaksanaan program Jamsostek. Pada rapat tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Afifi Lubis menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan merupakan lembaga yang dapat memberikan jaminan perlindungan bagi seluruh tenaga kerja. Bahkan, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan jaminan perlindungan, seperti kecelakaan kerja, keselamatan kerja, pensiunan, jaminan hari tua, hingga jaminan kematian.

“Untuk itu, setiap warga negara pelaku usaha, wajib mengikuti program pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan ini,” ungkap Afifi.

Afifi juga meminta kepada seluruh bupati dan wali kota se-Sumut, agar lebih teliti dan dapat memastikan perlindungan terhadap seluruh tenaga kerja Non-ASN, tenaga kontrak, pengajar, honorer, serta guru kontrak, dalam program Jamsostek tersebut.

“Dalam hal pelaksanaannya, BPJS Ketenagakerjaan akan sulit menjalankan amanah ini, jika tidak ada dukungan beberapa pihak. Kepada seluruh bupati dan wali kota, agar memperhatikan ini,” harapnya. Hadir dalam rapat tersebut, Deputi Direktur Wilayah Kanwil Sumbagut BPJS Ketenagakerjaan Panji Wibisana, para kepala daerah di Sumut atau perwakilan, para kepala daerah dari Aceh atau perwakilan, dan tamu undangan lainnya. (fdh/saz)

Jalan Rusak Menuju Bukit Lawang Diblokir Masyarakat Kuala

KUALA, SUMUTPOS.CO – Seratusan masyarakat yang didominasi kaum ibu-ibu memblokir jalan rusak menuju objek wisata Bukit Lawang, Rabu (6/7) pagi. Aksi damai yang dilakukan masyarakat berlangsung di Lingkungan VII Kampung Banten, Kelurahan Pekan Kuala, Kecamatan Kuala, Langkat.

“Kami menuntut agar jalan rusak ini segera diperbaiki. Kami sudah dijanjikan 3 tahun untuk perbaikan, tapi tidak juga diperbaiki,” teriak massa.

Pantauan wartawan, aksi damai ini berujung kemacetan mengular panjang. Truk maupun mobil pribadi yang berjalan dari arah Kuala menuju Bahorok dan sebaliknya, terpaksa harus berhenti.

“Rencana perbaikan pengaspalan jalan mulai dari Pekan Kuala sampai Simpang Buluh Duri,” sambung massa.

Polsek Kuala yang mendapat informasi ini turun ke lokasi. Kapolsek Kuala, AKP Ilham dan anggota, turun untuk melakukan penggalangan massa. (ted/ila)

Indonesia U-19 vs Thailand U-19: Demi Asa Juara

BERAT: Striker Timnas U-19 Indonesia, Ronaldo Kwateh bakal menghadapi lawan berat Thailand pada pertandingan ketiga grup A Piala AFF U-19, malam ini.

SUMUTPOS.CO – TIMNAS Indonesia U19 kembali mendapat lawan berat pada pertandingan ke-3 Grup A AFF Cup U-19 2022 yang akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (6/7) malam ini pukul 20.00 WIB. Duel melawan Thailand ini diprediksi tidak akan mudah bagi Timnas Indonesia U19. Kendati sukses meraih kemenangan pertama dengan skor telah 7-0 saat menghadapi Brunei Darussalam, Garuda Nusantara disebut masih memiliki banyak kekurangan.

Sebagai pemegang gelar juara Piala AFF U-19 terbanyak, Thailand jelas jadi lawan yang tak bisa dianggap enteng oleh Timnas Indonesia. Apalagi sepanjang babak penyisihan grup kali ini, Thailand belum pernah kalah dan mampu menyapu dua pertandingan dengan kemenangan.

Pada laga perdana, Thailand U-19 sukses menang tipis 1-0 atas Filipina. Sementara di laga kedua, skuat arahan Salvador Valero Garcia itu mampu mencukur Myanmar tiga gol tanpa balas. Hasil dua kemenangan beruntun, membuat Thailand kini kokoh di puncak klasemen sementar Grup A Piala AFF U-19 dengan 6 angka.

Dikutip dari situs web resmi AFF, Pelatih Thailand Salvador Garcia, mengaku puas dengan permainan timnya. Dia pun menyebut kedalaman skuad timnya di Piala AFF U19 bakal menjadi pembeda karena dia bisa melakukan rotasi pemain tanpa mempengaruhi permainan di lapangan. “Pertandingan melawan Myanmar adalah performa yang jauh lebih baik daripada melawan Filipina. Kami melakukan perubahan 8 pemain (di line up), dan mereka menunjukkan kesiapannya, sehingga kami memiliki banyak pilihan,” kata Salvador Garcia.

Sementara Timnas Indonesia, sejauh ini masih berada di tempat kedua usai catatkan satu hasil seri kontra Vietnam dan satu kemenangan 7-0 saat berjumpa Brunei Darussalam. Berkaca dari kondisi tersebut, jelas laga kontra Thailand hari Rabu nanti wajib dimenangkan Indonesia untuk memperbesar asa lolos ke semifinal dan jadi juara di akhir turnamen.

Melihat tren positif yang diraih Timnas Indonesia usai pesta gol ke gawang Brunei, peluang untuk kembali menang saat bertemu Thailand terbilang cukup besar. Apalagi Timnas Indonesia pernah mengalahkan Thailand dalam perebutan tempat ketiga Piala AFF U-19 tahun 2018 lalu.

Dikutip dari Antara, pelatih Timnas Indonesia U19, Shin Tae-yong, mengaku senang timnya menang saat melawan Brunei. Namun, dia berharap Marselino Ferdinan dan kawan-kawan bisa bermain lebih baik saat menghadapi Thailand U19. “Ada beberapa kekurangan yang mesti dibenahi. Semoga kami bisa memperbaikinya agar kami mendapat hasil yang bagus saat menghadapi Thailand,” kata Shin Tae-yong.

Jamaah Tarekat Naqsabandiyah di Sumut Tetapkan Idul Adha 8 Juli

ILUSTRASI: Foto jamaah tarekat saat Salat Idul Adha, tahun lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lebih awal dari Pemerintah, Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah di Sumatera Utara tetapkan perayaan Idul Adha pada Jumat (8/7). Sedangkan, Kementerian Agama menetapkan 10 Dzulhijjah 1443 Hijriah, jatuh pada Minggu (10/7).

Seorang jamaah Tarekat Naqsabandiyah, Syekh Muda Markum mengungkapkan jamaah Tarekat Naqsabandiyah akan melaksanakan salah Idul Adha 1443 Hijriah, yang dipusatkan di Pondok Pesantren Bandar Tinggi, Kabupaten Simalungun.

“Salat Idul Adha Jumat mendatang ini, Pondok Pesantren Bandar Tinggi Simalungun,” ucap Markum kepada wartawan di Kota Medan, Rabu (6/7) siang.

Markum menjelaskan untuk Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah di Kota Medan dan sekitarnya akan melaksanakan Salat Idul Adha di Marendal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Kalau di Medan, kemungkinan di Marendal,” tutur Markum.

Selain pelaksanaan salat Idul Adha, Markum Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah di Sumatera Utara juga akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan Pondok Pesantren Bandar Tinggi, Kabupaten Simalungun.

“Baru saya dapat informasi, 3 ekor lembu,” ungkap Markum.

Markum menjelaskan bahwa penetapan 10 Dzulhijjah tahun ini, berdasarkan hisab Qamariyah. Begitu juga, jamaah ini juga menetapkan 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1443 Hijriah juga lebih awal dari penetapan Pemerintah Indonesia.

“Jadi, untuk penetapan ini. Kita sudah lakukan sebelum atau sejak 1 Ramadhan kemarin, berdasarkan kalender Qamariyah,” tandas Markum.(gus/ila)

Waspadai Puncak Covid di Akhir Juli, Warga PB Selayang I Diminta Ikut Vaksinasi Booster

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Kelurahan Padang Bulan (PB) Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, diajak untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 secara lengkap atau vaksinasi booster. Mengingat, tingkat vaksinasi booster di Kelurahan PB Selayang I terbilang masih sangat rendah. Sementara, Presiden RI Joko Widodo telah mengingatkan masyarakat tentang waspada puncak Covid-19 di akhr Bulan Juli 2022.

Ajakan itu disampaikan Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai NasDem, Habiburrahman Sinuraya S.ST saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Perda No.4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Sei Batu Gingging, Kelurahan PB Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, Senin (4/7) sore.

“Menurut Pak Presiden, kita harus waspadai Covid-19 yang diprediksi akan mencapai puncaknya sekitar dua sampai tiga pekan lagi. Untuk itu, vaksin booster ini memang benar-benar kita butuhkan, sayangnya Kelurahan PB Selayang I ini tingkat vaksinasi boosternya masih rendah,” ucap Habiburrahman.

Di hadapan Camat Medan Selayang Viza Fandhana dan Lurah PB Selayang I Reza yang hadir dalam kegiatan itu, Habib Sinuraya juga menjelaskan, bahwa ke depannya pemerintah juga akan memberlakukan vaksinasi booster sebagai salah satu syarat untuk masuk ke tempat-tempat keramaian.

“Jadi saya mohon, mari lah kita sukseskan vaksinasi booster ini. Bagi yang sudah vaksin pertama dan kedua saya ucapkan terimakasih, tapi tolong dilengkapi dengan booster. InsyaAllah aman, saya sendiri sudah vaksin booster sejak lama. Dalam agama kita (Islam), booster ini adalah ikhtiar agar tidak terkena Covid-19 dan menjaga kesehatan,” ujarnya.

Saat ini, sambung Habib, Pemerintah Kota (Pemko) Medan juga tengah berfokus dalam meningkatkan fasilitas dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Terbukti, sejumlah RS di Kota Medan, baik RS milik pemerintah dan swasta terus dibangun dan sebagian besar lainnya terus membenahi fasilitasnya.

“Ini bukti keseriusan Pemko Medan dalam melindungi kesehatan warganya. Untuk mendukung hal ini, Pemko Medan juga terus menambah kuota peserta BPJS PBI kepada warga yang belum memiliki jaminan kesehatan. Bahkan untuk yang belum memiliki BPJS PBI, tetap dapat dirawat di RS Pirngadi dengan status pasien unregister,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Habib juga menawarkan dirinya untuk dapat membantu masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan agar dapat memiliki BPJS Kesehatan gratis atau BPJS PBI. Syaratnya, cukup dengan menyerahkan fotokopi KK dan KTP.

Pengurusan itu hanya dapat diberikan kepada warga yang belum memiliki BPJS Kesehatan, bukan yang memiliki BPJS Kesehatan mandiri namun menunggak iuran pembayarannya. Bagi warga yang menunggak iurannya dan ingin dialihkan ke BPJS PBI, harus melunasi terlebih dahulu semua tunggakannya.

“Namun saat ini, Fraksi NasDem telah mengusulkan ke DPR RI agar BPJS yang menunggak bisa diberikan ‘pemutihan’, hal ini pun mendapatkan dukungan dari Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution. Bila ini disetujui, maka warga yang menunggak iurannya dan tidak mampu lagi membayar secara mandiri bisa dialihkan ke BPJS PBI,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Habib juga mengingatkan Camat Medan Selayang dan Lurah PB Selayang I tentang pentingnya kesehatan anak dengan serius melakukan penanganan stunting.

“Saat ini stunting juga jadi fokus Wali Kota Medan, stunting ini berbahaya. Tolong agar kita di kecamatan dan kelurahan juga ikut fokus dalam menanganinya,” tuturnya.

Pantauan Sumut Pos, kegiatan itu juga dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhannya, salah satunya seperti yang disampaikan Herianto. Warga lingkungan 2 itu mengatakan, kondisi parit di lingkungannya tidak berfungsi. Selain itu, jalan di lingkungan 2 juga mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Hujan sebentar saja langsung banjir, paritnya tidak berfungsi. Jalan disini pun rusak, mohon kepada bapak dewan, kecamatan, kelurahan supaya diperhatikan. Sudah bolak-balik kami usulkan supaya diperbaiki jalan dan paritnya, tapi tidak ada realisasinya sampai saat ini,” keluh Herianto.

Menanggapi keluhan itu, Habib pun berjanji untuk segera menyampaikannya ke Dinas PU Kota Medan. Ia berharap, anggaran yang besar di Dinas PU Kota Medan saat segera dipergunakan untuk mengatasi masalah drainase dan jalan rusak di Kota Medan.

“Kepada kelurahan, saya minta juga untuk memanfaatkan Dana Kelurahannya untuk pembangunan fisik yang memang bisa dikerjakan oleh Dana Kelurahan,” pungkasnya. (map/ila)

Jalan Nasional KM. 7 Telukdalam-Gunungsitoli Terancam Putus

Amblas : Jalan Nasional KM 7 Telukdalam - Gunungsitoli amblas dan terancam putus.

NIAS, SUMUTPOS.CO – Jalan nasional Telukdalam menuju Kota Gunungsitoli, tepatnya di pertengahan jembatan Sa’ua dengan Batu Atola (Batu Lubang) kilometer 7, Desa Bawoza,’ua Kecamatan Teluk Dalam, amblas akibat hantaman ombak laut. Bahkan, terancam putus dan mengancam keselamatan pengendara serta akses perekonomian masyarakat lumpuh.

Ketua Pemuda Peduli Nias Kabupaten Nias Selatan, Heldys Loi (35) kepada wartawan Sumutpos.co mengatakan jika jalan tersebut belum ditangani secepatnya oleh pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional BBPJN Sumut, maka diprediksi bisa putus.

“Sehingga muaranya bisa mengakibatkan akses penghubung utama dari Teluk Dalam-Gunungsitoli lumpuh total,” ungkap Loi.

Ia menambahkan, apalagi dengan kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Pulau Nias hari ini, dapat membawa berkat, khususnya pada akses jalan nasional. Pasalnya, jika akses jalan lumpuh maka berefek pada perekonomian masyarakat.

“Semoga Pak Presiden kita Joko Widodo segera memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, untuk segera memperbaiki jalan nasional yang rusak ataupun amblas, khusus jalan nasional Telukdalam menuju Gunungsitoli,” harapnya.

Hal senada juga salah seorang supir travel, Herman Telaumbanua (38), berharap agar jalan tersebut segera dipasang rambu di titik jalan yang amblas, untuk menghindari korban jiwa.

“Kiranya pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional BBPJN Sumut, punya hati untuk memasang rambu, guna mencegah korban jiwa, bila perlu segera dibangun”, harapnya.

Untuk diketahui, di dua titik jalan nasional Telukdalam rute Gunungsitoli yang amblas masih belum terpasang rambu peringatan. (mag-8/ila).

Fraksi PKS DPRD Sumut Pertanyakan Persiapan W20 di Danau Toba, Promosi Belum Masif

Hendro Susanto.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelaksanaan kegiatan Women 20 (W20) Summit di Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada 19 hingga 21 Juli 2022, mendapat kritikan dari Fraksi PKS DPRD Sumut. Kegiatan bertaraf internasional itu dinilai minim publikasi, sehingga gaung kegiatan besar ini tidak diketahui masyarakat luas.

“Kami melihat, belum massifnya promosi pada kegiatan W-20 Summit ini. Belum lagi koordinasinya belum mantap kali,” kata Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut, Hendro Susanto kepada Sumut Pos, Selasa (5/7) siang.

Untuk di Kota Medan sendiri, sebagai ibu Kota Provinsi Sumut, dari pantau Sumut Pos belum terlihat spanduk-spanduk bertulis kegiatan W-20 di jalan-jalan protokol di kota terbesar nomor tiga di Indonesia ini. Dengan begitu, Hendro meminta kepada Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi untuk melakukan pengecekan langsung kegiatan skala internasional yang akan berlangsung di Parapat, Kabupaten Simalungun itu. “Kita meminta agar kiranya Gubsu lebih serius dan mengambil alih. Untuk melakukan persiapan guna mensukseskan W-20 Summit,” pinta anggota Komisi E DPRD Sumut itu.

Hendro mengatakan, jangan sampai buat malu Sumut sebagai tuan rumah W20 dengan segala persiapan dan publikasi yang tidak maksimal dilakukan oleh pihak penyelenggara. Karena, dunia akan melihat itu. “Jika ada kendala, tolong Gubsu sampaikan ke kami di DPRD sumut, kita mendukung 1.000 persen, kegiatan W20 summit ini,” tegas politisi PKS tersebut.

Selain itu, Hendro mengajak masyarakat Sumut untuk mendukung dan menyukseskan bersama W20 tersebut. Tujukan masyarakat dengan keramahan, kebudayaan, adat istiadat, dan lain-lainnya. “Sehingga peserta yang akan hadir dari 20 negara akan memiliki kesan mendalam saat berada selama di danau toba. Harapannya mereka bisa membantu mempromosikan keindahan destinasi danau toba di negara mereka nantinya,” jelasnya.

Hendro juga mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun untuk dapat membantu Pemprov Sumut dan pihak penyelenggara W-20 dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi kegiatan kesiapan sudah sejauh mana. “Berdasarkan informasi yang kami peroleh, bahwa W20 summit adalah forum yang mewakili suara perempuan dan mendorong pelibatan isu terkait perempuan ke dalam komitmen G20. Forum ini membahas isu pembangunan perempuan, kesetaraan gender, pertumbuhan inklusif, serta kerja sama perempuan dalam sektor ekonomi internasional,” kata Hendro.

Dia juga mengapresiasi akan dilaksanakan pertemuan W20 Summit di kawasan wisata Danau Toba. Ia menilai kegiatan ini, sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi Provinsi Sumut. Karena, dipercaya sebagai tuan rumah. Harusnya ini dijadikan momentum untuk membangkitkan destinasi wisata di sumut dan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi di sumut dengan adanya kegiatan tersebut. “Kembali lagi, saya ingatkan Gubernur dan jajarannya harus serius dalam mempersiapkan kegiatan W20 summit ini. Mengingat waktunya tinggal lebih kurang 2 pekan lagi,” ucapnya.

Hendro mengungkapkan puluhan delegasi dari negara-negara anggota Group of Twenty (G20) akan hadir di acara tersebut. Hal ini, menjadi peluang untuk menjawab kepercayaan negara indonesia, menjadi tuan rumah yang sukses dalam melaksanakan W-20 summit mendatang. “Saya juga menilai ajang W-20 summit ini, menjadi wadah untuk promosikan Sumut, khususnya Danau Toba. Bukan hanya terkait alam. Tetapi, juga budaya dan infrastruktur, karena itu persiapannya harus benar-benar matang dong,” tuturnya.

Hendro meminta kepastian Pemprov Sumut untuk melakukan perbaikan dan pembenahan jalan menuju ke Danau Toba. Jangan sampai jalan yang rusak membuat malu Indonesia yang dinilai pembangunan infrastruktur tidak berjalan dengan baik di mata para delegasi yang hadir. “Sudah mantap belum?. Gubsu harus memastikan hal tersebut. Agar jangan sampai kita malu karena kurangnya kesiapan dan kesungguhan kita. Tolong ya, Gubsu dan jajarannya lebih serius lagi menyiapkan W-20 Summit,” pungkasnya.(gus)