Home Blog Page 2591

DPRD Medan Desak Polrestabes Razia Diskotik Heaven7

Ilustrasi Hiburan malam

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meski sering disebut-sebut dan diduga kuat menjadi sarang narkoba, lokasi hiburan malam Heaven7 hingga kini masih luput dari penindakan Polrestabes Medan. Dengan bebas, diskotik yang beralamat di Jalan Abdullah Lubis, Kecamatan Medan Baru tersebut mengudara dan beroperasi hingga pagi.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPRD Medan, Rudiyanto Simangunsong mendesak pihak kepolisian agar segera melakukan penindakan terhadap lokasi hiburan malam yang diduga menjadi sarang narkoba tersebut.

“Kami minta Kapolrestabes Medan dapat melakukan pembersihan narkoba dengan melakukan razia yang intensif dan terukur. Terutama tempat hiburan malam, agar segera disterilkan dari narkoba,” ucap Rudiyanto, Jumat (17/6).

Dikatakan Rudiyanto, semua informasi masyarakat mengenai peredaran narkoba di Kota Medan harus segera ditindaklanjuti Polrestabes Medan. “Ini penting dilakukan agar peredaran narkoba di Kota Medan bisa benar-benar dibersihkan,” ujarnya.

Selain itu, Rudiyanto juga meminta Pemko Medan untuk dapat melakukan razia ke lokasi hiburan malam Heaven7 yang melanggar jam operasional.

“Tentu Heaven7 mengangkangi peraturan PPKM Level I yang dikeluarkan Pemko Medan, yang harusnya beroperasi sampai pukul 22.00 WIB. Ini harus ditindak tegas. Kami harap Wali Kota dapat menindak aparat bawahannya jika tidak kunjung melakukan tindakan,” tegasnya.

Dilanjutkan politisi PKS itu, dirinya juga mengapresiasi Satres Narkoba Polrestabes Medan yang sebelumnya telah melakukan Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di kawasan Jalan Jermal XV, Kecamatan Percut Seituan, Rabu (15/6) yang lalu.

“Kami berharap informasi yang didapat dari tersangka yang diamankan dapat ditindaklanjuti, sehingga para bandarnya juga bisa ditangkap. Razia seperti ini harus rutin dilakukan agar anak-anak kita bisa selamat dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” pungkasunya. (map/ila)

Sambut Hari Bhayangkara ke-76, Polda Sumut Gelar Bakti Kesehatan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melakukan kegiatan vaksinasi, khitanan masal dan operasi bibir sumbing, di Gedung Serba Guna Politeknik Pariwisata Negeri Medan, Jumat (17/6).

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, dan beberapa perwakilan Kodam I/BB.

Panca mengatakan, kegiatan bakti sosial (Baksos) ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia yang dipantau langsung oleh Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.

“Saya selaku Kapolda Sumut mengucapkan terima kasih atas dukungan teman-teman Forkopimda, mahasiswa dan elemen masyarakat, tenaga profesional yang mendukung kegiatan rangkaian bakti kesehatan yang akan terus kita laksanakan dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat,” ujar Panca kepada wartawan.

Dia menambahkan, Polri memiliki program untuk memperingati Hari Bhayangkara yang salah satunya mendukung program pemerintah dibidang kesehatan terutama masalah stunting yang ada di Sumut. “Ada beberapa kegiatan yang kita laksanakan hari ini, yaitu vaksinasi, khitanan massal, operasi bibir sumbing, termasuk donor darah dan membantu masyarakat yang mengalami cacat dan operasi dilaksanakan di Nias,” ungkapnya.

Panca berharap, dengan adanya kegiatan kesehatan yang dilaksanakan Polda Sumut bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat. (dwi/ila)

Peringati World Refugge Day, Tingkatkan Kepedulian dan Solidaritas Publik di Medan

DAMPINGI: Yayasan Geutanyoe didampingi Yafsi saat audiensi dengan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam memperingati Hari Pengungsi Sedunia atau World Refugge Day (WRD) 2022, Yayasan Geutanyoe akan menyelenggarakan festival kebudayaan yang akan berlangsung di Taman Sri Deli Medan pada Sabtu (18/6) hingga Senin (20/6) mendatang.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut akan diisi berbagai kegiatan kebudayaan seperti festival makanan, pertunjukan seni tari, teater, dan lomba puisi. Diacara pembukaan yang berlangsung pada Sabtu (18/6) akan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman.

Direktur Yayasan Geutanyoe Sumatera Utara, Datok Sarboini mengatakan, Yayasan Geutanyoe sebagai salah satu organisasi masyarakat sipil di Indonesia menginisiasi kegiatan pertukaran kebudayaan masyarakat dan pengungsi dengan tujuan meningkatkan kepahaman publik di Kota Medan dan Sumatera Utara secara umum pada pengalaman hidup dan kebudayaan para pengungsi yang telah melalui perjalanan panjang penuh rintangan untuk mencapai rasa aman dan keselamatan di kota mereka.

“Selain itu tujuannya juga meningkatkan kepedulian dan solidaritas publik di Medan untuk bersama-sama mendukung peran-peran pemerintah, LSM, dan Badan-badan PBB dalam memberi rasa aman dan perlindungan kepada para pengungsi di kota mereka,” katanya, dalam keterangan tertulis, Jumat (17/6).

Sarboini juga menuturkan, dalam acara pertukaran kebudayaan di Medan yang dilaksanakan selama tiga hari, 18 hingga 20 Juni 2022 nantinya dibuka untuk umum.

“Nantinya juga ada festival makanan yang berisi pameran makanan tradisional pengungsi dan makanan tradisional masyarakat lokal, pertunjukan seni tari dari pengungsi dan masyarakat lokal, pertunjukan seni teater yang disajikan oleh Teater Rumah Mata dan perlombaan puisi bertema ‘Pengungsi di Kota Kami’,” tuturnya.

“Untuk festival makanan akan menampilkan 20 jenis makanan tradisional, 10 dari makanan tradisional pengungsi dan 10 jenis makanan tradisional masyakat lokal,” sambung Sarboini.

Sementara itu, dalam audiensi yang dilakukan Yayasan Geutanyoe didampingi oleh Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (Yafsi) kepada Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman. Wakil Wali Kota Medan tersebut sangat mengapresiasi kegiatan yang akan berlangsung pada Sabtu (18/6) mendatang.

Untuk diketahui, Hari Pengungsi Sedunia atau World Refugee Day (WRD) adalah hari internasional yang ditetapkan oleh PBB untuk menghormati para pengungsi di seluruh dunia. WRD setiap tahun jatuh pada tanggal 20 Juni. Masyarakat dunia merayakan kekuatan dan keberanian orang-orang yang terpaksa meninggalkan negara asal mereka untuk menghindari konflik atau penganiayaan.

Hari Pengungsi Sedunia adalah kesempatan untuk membangun empati dan pemahaman atas penderitaan pengungsi dan untuk mengenali ketahanan mereka dalam membangun kembali kehidupan. Siapapun mereka, orang yang terpaksa mengungsi harus diperlakukan dengan bermartabat.

Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) memilih tema Hari Pengungsi Sedunia tahun 2022 ‘Mencari Kesalamatan (Seeking Safety)’. Tema ini dijabarkan dalam lima makna yang mengakar dalam Hak Asasi Manusia. Pertama, hak untuk mencari suaka. Kedua, akses aman. Ketiga, tidak ada pushback. Keempat, tidak ada diskriminasi dan kelima, perlakuan yang manusiawi.(gus/ila)

Distankan Pastikan Seluruh Hewan Berkaki Empat Masuk ke Medan Dalam Kondisi Sehat

PERIKASA KESEHATAN: Tim dokter hewan memeriksakan kesehatan sapi untuk kurban Idul Adha.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan berkaki empat terus menyebar di Sumatera Utara, termasuk di Kota Medan. Berdasarkan data dari Provinsi Sumut, per 14 Mei 2022, sebanyak 134 kasus PMK telah ditemukan di Kota Medan.

Berbeda dengan data di Provinsi Sumut, Pemko Medan melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) mengatakan, hingga saat ini pihaknya justru baru mencatat 25 kasus PMK di Kota Medan.

“Banyak daerah perbatasan Kota Medan yang ada ternak sapi, seperti sekitar Marelan dan Kampunglalang. Jadi terdata itu Kota Medan, padahal Deliserdang. Yang kami tahu (PMK di Medan) sekitar 25 ekor. Itupun bukan sapi dari Medan sendiri, tetapi sapi yang baru dibeli para pedagang sapi dari kawasan Aceh Tamiang,” ucap Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan, Ikhsar Risyad Marbun kepada Sumut Pos, Jumat (17/6).

Untuk itu, kata Ikhsar, menjelang perayaan Idul Adha di Bulan Juli mendatang, Distankan Kota Medan telah membentuk tim yang melibatkan Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan, Kejari Medan, Kejari Belawan, dan Dandim 0201/Medan.

“Kalau ada kira-kira yang mendapatkan hewan (sapi) masuk dari luar Kota Medan dan terbukti membawa wabah, maka akan kita usir itu kembali ke daerahnya. Untuk itu, tim kita ini sudah standby di 21 kecamatan di Kota Medan,” ujarnya.

Oleh karena itu, sambung Ikhsar, setiap hewan yang masuk ke Kota Medan harus membawa surat keterangan sehat dari daerah asalnya. “Wajib bawa surat keterangan sehat. Kalau suratnya tidak ada, langsung kita depak dari Medan. Kalau suratnya ada, tim kita pun akan periksa ulang. Kalau diperiksa dokter hewan kita hasilnya terjangkit PMK, akan dipulangkan,” katanya.

Dikatan Ikhsar, nantinya tim yang dibentuk akan berkeliling ke titik-titik penjualan hewan kurban menjelang Idul Adha di Kota Medan. Termasuk di Rumah Potong Hewan (RPH) yang ada di Kota Medan, dokter hewan dari Distankan Medan tetap berjaga dan memeriksa seluruh hewan yang akan dipotong. “Kalau ke perternakan kita tidak ada periksa, karena tidak boleh ada peternakan hewan berkaki empat di Kota Medan, itu diatur dalam Perda Tentang Pelarangan Ternak Hewan Berkaki Empat di Kota Medan,” terangnya.

Tak cuma itu, Ikhsar juga memastikan jika setiap sapi yang masuk ke Kota Medan dan telah diperiksa kesehatannya akan divaksinasi PMK untuk tetap menjaga kesehatannya, sekalipun hewan tersebut telah terbukti sehat. Sebab saat ini, Pemko Medan telah menerima pasokan vaksin PMK dari Pemerintah Provinsi. “Nanti kami juga akan memberikan selebaran tentang cara mengkonsumsi daging itu (agar terhindar dari PMK). Itu sudah kita siapkan dan akan kita sebar ke masjid-masjid. Dan soal pengawasan PMK ini, ini akan terus berlanjut, tidak hanya sampai Idul Adha saja,” pungkasnya. (map/ila)

Operasi Patuh Toba, Poldasu Berikan 1.139 Teguran

Berikan Teguran: Petugas Lantas Poldasu saat melakukan tindakan teguran kepada masyarakat, dalam Ops Patuh Toba 2022, Kamis (16/6). dewi/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditlantas Polda Sumut) mendata, ada 48 pelanggaran melalui sistem ETLE Stastis, dengan 1.139 teguran terhadap pengendara motor maupun pengemudi mobil.

Hal itu sesuai pelanggaran yang di data Ditlantas Polda Sumut dakam Operasi Patuh Toba 2022 hingga hari ke empat, Kamis (16/6) malam.

“Untuk kejadian kecelakaan lalu lintas di hari ke empat tercatat ada satu peristiwa dan luka ringan sebanyak satu orang,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Dikatakannya, selama digelarnya Ops Patuh Toba 2022, personel yang dilibatkan n

terus melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan. “Selain mengatur arus lalu lintas, lanjutnya, personel juga memberikan tindakan simpatik dengan memberikan edukasi dan peneguran tilang kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, dengan mengedepankan edukasi, petugas juga menerapkan tilang teguran yang bertujuan untuk membantu mengingatkan masyarakat betapa pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas. “Kami harap masyarakat lebih tertib dan disiplin dalam mematuhi peraturan lalu lintas karena ini demi keselamatan kita bersama,” pungkasnya. (dwi/ila)

Pengamanan Aset BUMN, PTPN III Apresiasi Kodam I/BB

FOTO BERSAMA: BUMN SEVP Bussiness Support PTPN III (Persero) Tengku Rinel bersama staf dan Pangdam I Bukit Barisan, Kasdam I Bukit Barisan dan lainnya, foto bersama.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – BUMN SEVP Bussiness Support PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Tengku Rinel memberikan apresiasi kepada Pangdam I Bukit Barisan yang telah bekerja sama dengan PTPN III (Persero) dalam pengamanan asset BUMN. Hal ini disampaikan Tengku Rinel pada saat kunjungan ke Makodam I Bukit Barisan Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Rabu (15/6).

Kedatangan Tengku Rinel disambut langsung oleh Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, SE, MSi. Hadir pada acara tersebut Pangdam I Bukit Barisan, Kasdam I Bukit Barisan, para Asisten Kasdam I Bukit Barisan, Kapuskop I Bukit Barisan, serta mewakili Direksi PTPN III (Persero) SEVP Bussiness Support Tengku Rinel, Kepala Bagian Umum, DR. Christian Orchard Tharanon, SH. MKn dan Kepala Sub Bagian Humas, Tondi Hendriyan Lubis, SH.

“Kami sangat mengapresiasi kepada TNI khususnya Kodam I Bukit Barisan yang selama ini telah membantu mengamankan aset PTPN III (Persero). Hal ini terwujud dengan adanya kerjasama yang selama ini telah terjalin antara PTPN III (Persero) dengan Kodam I Bukit Barisan dalam rangka penyelamatan dan pengamanan aset. Dan selanjutnya kami berharap sinergitas dengan Kodam I Bukit Barisan dapat terus berjalan semakin baik dalam koridor penyelamatan dan pengamanan aset milik negara,” ujar Tengku Rinel pada kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara PTPN III (Persero) dengan Kodam I Bukit Barisan tentang Kerjasama Bantuan Personil dan Penyediaan Sarana Latihan di Wilayah Kerja PTPN III (Persero).

Pada kesempatan yang sama, Pangdam I Bukit Barisan menyambut baik sekaligus mengapresiasi Kkerjasama dan kepercayaan yang diberikan kepada Kodam I Bukit Barisan. Dan berharap kerjasama ini dapat lebih baik, serta satuan keamanan PTPN III (Persero) semakin baik dan wilayah operasi PTPN III (Persero) dapat semakin terjaga.

Perjanjian Kerjasama tersebut merupakan wujud sinergitas antara TNI dan Pelaku Usaha. Kehadiran TNI khususnya Kodam I Bukit Barisan, selama ini dipandang memberi kontribusi yang sangat positif khususnya bagi Perkebunan milik Negara. Semoga kedepannya Perjanjian Kerjasama ini memeberikan manfaat bagi terciptanya keamanan berinvestasi khususnya di perkebunan milik negara. (ila)

Tingkatkan Kondusivitas Kecamatan Medan Selayang Gelar NGOMPAS

PATROLI: Muspika bersama polisi, Patroli mengelilingi sejumlah wilayah di kecamatan Medan Selayang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna mewujudkan Kota Medan yang lebih kondusif, Kecamatan Medan Selayang menggelar kegiatan Ngopi Sambil Jaga Poskamling Selayang (NGOMPAS), Kamis (16/6).

Kegiatan yang merupakan Kolaborasi tiga pilar unsur Muspika ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban umum di wilayah Kecamatan Medan Selayang, sekaligus berdiskusi dengan warga terkait upaya dan langkah mengurangi tindak kriminalitas.

Berdasarkan pantauan, ke-giatan NGOMPAS diawali dengan Patroli bersama mengelilingi sejumlah wilayah yang ada di kecamatan Medan Selayang. Sebelum patroli, petugas melakukan apel n

bersama di halaman kantor Kecamatan yang dipimpin Camat Medan Selayang Viza Fandhana.

Dalam kegiatan itu, turut hadir Danyon Kaveleri 6/Naga Karimata Letkol Kav. Nugraha Yudha Prawiranegara, Kapolsek Medan Sunggal Kompol Candra Yudha Pranata, dan perwakilan Danramil 07/MT, Lurah PB Selayang I, Reza serta Organisasi Karang Taruna.

Sekitar pukul 22.00 WIB, Camat Medan Selayang, Danyon Kaveleri 6/Naga Karimata, dan Kapolsek Medan Sunggal berkeliling dengan menggunakan sepeda motor. Mereka berkeliling mulai dari jalan Ringroad masuk ke jalan Setia Budi dan berakhir di Poskamling di Jalan Sei Asahan Nomor 70 lingkungan IV, Kelurahan PB Selayang I, Medan Selayang.

Saat tiba di Poskamling, Camat Medan Selayang Viza Fandhana dan unsur Muspika menjumpai beberapa warga yang sedang berkumpul di salah satu warung. Saat itu, Viza menjelaskan kehadirannya bersama tim kepada warga.

“Bapak- bapak lagi berkumpul ya, kami ada bapak Danyon dan Kapolsek hadir disini untuk melakukan patroli keliling dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban umum sekaligus berjaga di Poskamling. Gimana kondisi keamanan di lingkungan ini, aman kan pak,” ucap Viza.

Mendengar ucapan Viza, warga merasa senang karena kegiatan tersebut dapat meningkatkan keamanan di wilayah.”Kami senang dan dukung kegiatan ini karena kami dapat merasa lebih aman dan keamanan lingkungan juga semakin terjaga,” ujar seorang warga, M Salim.

Menurut M Salim, adanya Poskamling ini membuat warga yang ada di lingkungan menjadi lebih aman. Apalagi, Salim mengaku jika dirinya selama ini menjaga gudang setiap malam. Sehingga dengan adanya Poskamling ini, dirinya merasa sangat terbantu. “Selain menjadikan warga lebih aman dan nyaman, keberadaan poskamling juga sangat membantu saya ketika menjaga gudang, karena tidak begitu repot ketika waktu berjaga,” tuturnya.

Selanjutnya, Viza Fandhana menjelaskan bahwa selain berpatroli dan berjaga di Poskamling, kegiatan Kolaborasi tiga pilar ini juga dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait masalah keamanan dan ketertiban.

Viza mengaku, kegiatan yang dinamai NGOMPAS ini akan rutin dilakukan guna meningkatkan keamanan dan ketertiban umum di wilayah Kecamatan Medan Selayang.”Kegiatan NGOMPAS ini akan rutin kita lakukan berkolaborasi dengan unsur Muspika Polsek Sunggal dan Koramil 07/MT dan di dukung Kaveleri 6/Naga Karimata agar memastikan keamanan dan ketertiban umum terjaga dengan baik demi terwujudnya Medan Kondusif sesuai Visi Pak Bobby Nasution,” jelas Viza Fandhana sembari mengungkapkan masyarakat juga diminta ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Viza menambahkan, di Kecamatan Medan Selayang terdapat 74 Poskamling dari 63 lingkungan. Kedepannya, pihaknya akan lebih mengaktifkan kembali poskamling yang kurang aktif, salah satunya melalui kegiatan NGOMPAS. Viza pun berharap, kegiatan ini dapat mengurangi jumlah kriminalitas dan meningkatkan keamanan.

“Kita berharap kegiatan NGOMPAS ini dapat mengurangi tindakan kriminalitas dan dapat meningkatkan keamanan. Sehingga, masyarakat dapat merasa aman dan nyaman tinggal di wilayah Kecamatan Medan Selayang. Untuk titik rawan, wilayah ini termasuk titik rawan, ke depannya kita akan petakan titik rawan dan akan kita kunjungi seperti malam ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Medan Sunggal Kompol Candra Yudha Pranata mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung kegiatan NGOMPAS yang digelar Kecamatan Medan Selayang. Pasalnya, kegiatan positif ini dinilai dapat mendeteksi dini setiap gangguan Kamtibmas.”Artinya dengan adanya warga berjaga di Poskamling bukan hanya sekedar berkumpul, tetapi juga menjaga lingkungannya,” pungkasnya. (map/ila)