Home Blog Page 2663

Pemkab Dairi Peringati Hari Kebangkitan Nasional

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, peringati Hari Kebangkitan Nasional Ke-114 di halaman Kantor Bupati di jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Jumat (20/5/2022).

Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu bertindak sebagai Inspektur upacara. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop mengatakan,
Eddy KA Berutu membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate.

Usai membacakan pidato menteri, Eddy KA Berutu menambahkan, dalam momentum hari kebangkitan nasional, kita dapat bangkit, kuat jadi bangsa yang besar karena adanya perbedaan.

Ia berpesan bahwa perbedaan itu selalu ada, yang paling penting harus bersatu menutup kelemahan untuk wujudkan cita-cita bangsa.

“Mari kita bersatu, hilangkan perbedaan, yang kurang baik mari kita perbaiki. Mari kita senantiasa bersatu manfaatkan momentum yang ada untuk maju lebih cepat lagi,” ucapnya.

Hadir unsur Forkopimda Dairi, Sekretaris Daerah, Budianta Pinem, Ketua TP PKK Ny Romy Mariani Simarmata dan lainya.(rud).

UPACARA: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu pimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional.SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi.

Penanganan Banjir Rob, Pemko Medan Diminta Jangan Hanya Wacana

BERMAIN: Anak-anak bermain di genangan banjir rob Belawan, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi IV DPRD Medan, Haris Kelana Damanik ST, mengaku prihatin atas terjadinya banjir air pasang laut (Rob) yang begitu dahsyat di Kecamatan Medan Belawan. Pasalnya, kian hari banjir rob di Belawan terbilang kian parah. Apalagi, hingga saat ini belum ada penanganan serius dari Pemko Medan.

Pemko Medan diminta bergerak cepat dalam menyelesaikan masalah banjir rob di Belawan dan tidak menjadikan penyelesaian masalah banjir rob Belawan menjadi wacana semata.

“Pemko Medan diminta jangan hanya sebatas wacana rencana perbaikan, namun harus ada penanganan serius saat terjadi banjir dan berkolaborasi semua unsur,” ucap Haris Kelana, Jumat (20/5) menyikapi kondisi banjir Rob yang tak kunjung surut selama 3 hari di Belawan.

Menurut Haris yang menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan itu, parahnya banjir Rob kali ini dikarenakan banyakmya daerah resapan air yang sudah berubah fungsi menjadi bangunan industri.”Bahkan banyak wilayah yang dulunya hutan Bakau (mangrove), tapi saat ini beralih fungsi dan terjadi reklamasi pantai,” ujarnya.

Bukan itu saja, kata Haris, besarnya banjir Rob juga dikarenakan tingginya sendimentasi lumpur di selat pinggir pantai dan gorong-gorong di daerah Belawan yang sudah lama tidak pernah dilakukan normalisasi sungai.

Untuk itu, guna memastikan adanya dugaan reklamasi pantai dan ruang terbuka hijau (RTH) yang beralih fungsi menjadi kawasan industri, DPRD Kota Medan akan meninjau kembali Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Medan.

“Bila nantinya telah terjadi pelanggaran RDTR dan RTRW, kita minta Wali Kota Medan untuk segera melakukan evaluasi atau menindak tegas. Saat ini dari kasat mata saja telah banyak paluh yang sebelumnya menjadi resapan air tapi saat ini berubah menjadi depot kontainer serta gedung industri,” katanya.

Haris meminta Pemko Medan untuk betul-betul dapat mengamankan zona yang tertuang sesuai RDTR dan RTRW. Dan dalam waktu dekat, pihaknya di Komisi IV akan segera memanggil BAPPEDA dan Dinas PKPPR Kota Medan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mengetahui masalah dan mencari solusinya. “Kita sangat prihatin melihat kondisi warga Belawan yang terus menderita akibat buruknya dampak dari banjir Rob ini,” pungkasnya. (rel)

Pemkab Dairi & Consultan Dari Jerman Jalin Kerjasama Tingkatkan Pendapatan Petani Kopi

KERJASAMA. Bupati Dairi, Eddy KA Berutu bersama Harm Van Oudenhouven menunjukkan dokumen nota kesepakatan untuk peningkatan pendapatan petani kopi.SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi

DAIRI,SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, menjalin kerjasama dengan EDE Consulting GmbH representative offfice Indonesia (HRNS Indonesia).

Kerjasama dimaksud ditandai penandatangan memorandum of understanding (MoU)/nota kesepakatan dilakukan, Bupati Dairi, Eddy Kelemg Ate Berutu dengan, Harm Van Oudenhouven di Kantor Bupati Dairi, Jumat (20/5/2022).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop mengatakan, dalam pertemuan Harm Van Oudenhouven memaparkan, perusahaan mereka merancang dan mengatur proyek pengembangan agrikultur berkesinambungan diseluruh dunia.

Misalnya merancang, implementasi dan manajemen proyek yang berkontribusi meningkatkan taraf hidup petani kopi melalui pendekatan bisnis menuju pembangunan berkesinambungan, ucapnya.

Lanjut Harm, perjanjian kerjasama ini momentum bagi mereka membuktikan agar pertanian dan hal lain didalamnya tumbuh lebih maju termasuk menarik minat pihak luar datang ke kabupaten Dairi.

Ia menambahkan, kehadiran mereka juga untuk menyediakan pelatihan bagi petani praktek agrikultur secara baik. Selanjutnya, meningkatkan kualitas produk, pemasaran, dan pengembangan kelembagaan kelompok tani, ungkapnya

Bupati Dairi, Eddy KA Berutu mengatakan, Pemkab Dairi berkomitmen mengembangkan budidaya tanaman kopi, agar semakin terkenal dengan kualitas mendunia.

“Kita sangat mengharapkan dukungan semua pihak termasuk perusahaan dan lembaga dari luar seperti Ede Consulting GmbH representative offfice Indonesia (HRNS Indonesia). Ini jadi motivasi bagi kita melakukan komitmen dimaksud”, ujar Eddy.

“Kami senang dan bangga dengan kerjasama ini, kami membutuhkan best practice (pelatihan terbaik) seperti yang sudah dilakukan Ede consulting di Afrika Selatan. Karena masyarakat kabupaten Dairi mayoritas petani”, katanya.

Hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), Budianta Pinem, Kepala Bappeda, Charles Bantjcin, Kadis Pertanian, Robot Simanullang, Kadis Lingkungan Hidup, Amper Nainggolan dan lainya. (rud).

Luncurkan Gernas BBI, Jokowi Minta Belanja Produk Lokal Diperbesar

Presiden mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai dan membeli produk-produk Indonesia, serta bangga menggunakan produk dalam negeri.

Belitung, SUMUTPOS.CO – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan agar alokasi belanja produk dalam negeri harus lebih besar. Langkah itu diharapkan banyak pihak bisa terbantu, khususnya kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Demikian ditegaskan Presiden RI Joko Widodo saat meluncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) #CahayaBangkaBelitung yang digelar secara hibrida pada hari ini, di Pantai Tanjung Kelayang, Belitung, Bangka Belitung pada Jumat (20/5).

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai dan membeli produk-produk Indonesia, serta bangga menggunakan produk dalam negeri. Seluruh masyarakat bisa menjadi pembeli, pengguna sekaligus membantu memasarkannya. Produk tersebut bukan hanya barang, tapi juga obyek wisata, baik wisata alam maupun wisata budaya. Tapi, harus diingat peningkatan pemasaran harus diikuti dengan kualitas produk dan pelayanan,” tegas Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan, gejolak perekonomian global dapat diatasi dengan strategi membelanjakan uang, baik Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), swasta, maupun masyarakat untuk membeli produk dalam negeri. “Minimal 40 persen belanja pemerintah pusat dan daerah, serta belanja barang dan modal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus dialokasikan untuk membeli produk dalam negeri, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ungkap Presiden Jokowi.

Gernas BBI bertema ”Laskar UMKM Bangka Belitung Mendunia” turut dihadiri secara daring Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Angela Tanoesoedibjo. Hadir secara langsung di lokasi Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Odo Manuhutu.

Menko Luhut berharap, selain lada, produk lain dari Bangka Belitung juga dapat merambah pasar global. “Terima kasih atas peran dari berbagai pihak yang menunjukkan semangat BBI dan Bangga Wisata Indonesia (BWI),” ujar Luhut.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menambahkan, dalam dua tahun terakhir, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membuktikan dapat menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Indonesia. Sebanyak 64,19 juta UMKM di Indonesia memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional sebesar 61,97 persen atau senilai Rp 8,6 triliun pada 2021. UMKM juga menyerap 119,6 juta atau 97 persen dari total tenaga kerja di Indonesia

“Target Gernas BBI Babel adalah menghasilkan lima ribu UMKM Babel bergabung di platform digital. Pemilihan tanggal 20 Mei 2022 sebagai puncak acara Gernas BBI Bangka Belitung yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, menjadi momentum kebangkitan UMKM Indonesia, khususnya UMKM Bangka Belitung, setelah terdampak pandemi Covid-19. Kami berharap pelaku UMKM di seluruh Indonesia, khususnya di Bangka Belitung, dapat bersaing di pasar global,” jelas Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi menyebutkan, Kementerian Perdagangan juga telah menggelar serangkaian kegiatan dan pendampingan terhadap pelaku UMKM  sejak Februari 2022 berkolaborasi dengan Bank Indonesia KPW Bangka Belitung, Bank BCA, PT Timah, Bukalapak, Blibli, dan pemerintah daerah melalui rangkaian bimbingan teknis kepada pelaku UMKM Babel serta penyelenggaraan Pameran (In Store Promotion) Produk Unggulan Bangka Belitung di Summarecon Mal Serpong, Tangerang.

Selama Februari–April 2022, sebanyak 3.210 UMKM Bangka Belitung telah difasilitasi pembinaan dan pendampingan untuk bergabung di platform digital. Bersama semua pemangku kepentingan, Kementerian Perdagangan akan terus melakukan pendampingan kepada UMKM Babek untuk mencapai target 5 ribu UMKM Babel bergabung di platform digital.

Secara khusus, Mendag Lutfi juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota Kepulauan Bangka Belitung, Bank Indonesia, Bank BCA, Wingsfood, Mustika Ratu, Telkom Indonesia, Yokke, PT Angkasa Pura II, PT Timah, Bukalapak, Blibli, Tokopedia, BNI Xpora, idEA, Himbara, serta APPBI. Selanjutnya dukungan publikasi dari TVRI, Mahaka, serta Tribunnews dan pihak-pihak lainnya yang telah membantu dan bekerja sama menyukseskan kegiatan Gernas BBI dan BWI #CahayaBangkaBelitung.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, BBI harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Implementasi jangan hanya slogan, tetapi perlu kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita gunakan produk lokal untuk memajukan UMKM Indonesia,” kata Wamendag Jerry.

Adapun Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan gernas BBI. “Bank Indonesia mendukung keberhasilan penyelenggaraan gernas BBI dan akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Mari, kita digitalkan UMKM menuju Indonesia maju,” ujar Perry.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaludin mengajak pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk saling mendukung dan melengkapi dengan bertujar produk. Sehingga, dapat saling mempromosikan produk unggulan daerah.

Lima UMKM Babel Raih UMKM Champion

Dalam peluncuran tersebut, lima UMKM Babel didapuk menjadi UMKM Champion dan diganjar penghargaan berupa uang pembinaan dari sponsor. Kelima UMKM tersebut yaitu Keripik Cumi Nina, makanan ringan Pak Umar, Batik Kampung Katak, lada premium Billiton Spice, dan fesyen muslim Bgaye Belitong.

Kriteria penilaian UMKM Champion yaitu adanya legalitas usaha dan sertifikat produk serta nilai tambah, menggunakan produk berbahan baku kearifan lokal, dan melakukan pemasaran produk secara daring. Syarar slanjutnya mendorong pemberdayaan sosial masyarakat (disabilitas, pemberdayaan perempuan, dan penciptaan lapangan pekerjaan) dan membukukan kenaikan nilai transaksi penjualan pascapelatihan dan pendampingan Gernas BBI.

Turut digelar penandatanganan perjanjian kerja sama (Memorandum of Understanding/MoU) antara PT Menara Cipta Mulia dengan Badan Pengelola Geopark Belitung. Perjanjian tersebut terkait pengembangan dan pengelolaan kawasan geosite sebagai bagian UNESCO Global Geopark.(*/rel)

Cegah Longsor Terulang, Dinas PU Medan Bangun Tanggul di TPU Kristen Simalingkar B

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menindaklanjuti hasil peninjauan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Medan membuat tanggul setinggi enam meter di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Simalingkar B Kecamatan Medan Tuntungan yang beberapa waktu lalu mengalami longsor akibat tergerus arus Sungai Babura.

Dinas PU melalui UPT Operasional Pemeliharaan Jalan dan Drainase (OPJD) Medan Selatan menurunkan sebanyak 12 petugas. Selain menggunakan alat manual berupa cangkul, sekop, dan jarum jahit, Dinas PU juga menurunkan alat berat berupa eskavator ampibi untuk memperlancarkan pekerjaan mengatasi dampak longsor di pekuburan khusus Covid-19 tersebut.

Para petugas UPT POJD Medan Selatan ini membangun tanggul dengan menggunakan kantong berisi pasir (sandbag). Tanggul yang dibangun ini setinggi enam meter dan ditempatkan pada lokasi longsor yang panjang mencapai 50 meter. “Tanggul ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kembali erosi di bibir sungai akibat arus Sungai Babura,” ucap Kepada Dinas PU, Topan Obaja Putra Ginting, kemari di Medan.

Topan menerangkan, dalam penanganan dampak longsor di TPU Kristen Simalingkar B ini, Dinas PU Medan berkolaborasi dengan Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS). “Dalam kolaborasi ini, pihak BWSS menyediakan sandbag geotextile, juga menyediakan pipa galvanish,” kata Topan. (rel)

Diduga Korslet, Grosir Gelas di Tembung Terbakar

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Grosir Gelas di Jalan Garuda, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, terbakar pada Kamis (19/5) malam. Kuat dugaan, penyebab kebakaran akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

Menurut keterangan warga, kebakaran diduga korsleting listrik atau arus pendek di bagian meteran PLN. Saat itu, pemilik grosir turun dari lantai dua dan hendak pulang ke rumahnya. Namun saat bersamaan melihat api yang sudah membesar di bagian meteran PLN yang berada di samping.

Pemilik grosir segera menghubungi polisi hingga diteruskan ke pemadam kebakaran. Akan tetapi, api keburu cepat membesar dan menghanguskan barang yang ada di dalam grosir karena mudah terbakar. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berjibaku menjinakkan si jago merah. Api akhirnya berhasil dipadamkan hampir dua jam kemudian.

Personel Polsek Percut Seituan bersama Tim Inafis Polrestabes Medan yang tiba di lokasi melakukan olah TKP. Selanjutnya, meminta keterangan saksi termasuk saksi korban untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Kapolsek Percut Seituan Kompol M Agustiawan melalui Kasi Humas Aiptu Basramansyah mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. Namun akibat kebakaran tersebut korban mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. “Korban jiwa nihil. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kita juga sudah koordinasi dengan Bidang Labfor Polda Sumut untuk memastikan asal api,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Pusdalops-PB BPBD Kota Medan Ronald F Sihotang mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.22 WIB. “Objek terbakar satu unit rumah permanen tempat usaha grosir gelas dengan persentase terbakar ±90 persen. Selain itu, satu unit rumah terimbas bagian plafon teras dengan persentase terbakar ±10 persen,” ungkapnya.

Ronald menuturkan, dalam kebakaran itu korban jiwa nihil. “Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Api dapat dipadamkan pada pukul 21.15 WIB,” pungkasnya. (ris/ila)

Ditreskrimsus Poldasu Terima Penghargaan dari Bulog

Penghargaan: Direskrimsus Poldasu Kombes Pol John CE Nababan saat menerima piagam penghargaan dari Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut Arif Mandu, di Kantor Ditreskrimsus Polda Sumut, Kamis (19/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dianggap berhasil mengawal dan membantu penyelamatan keuangan negara di Perum Bulog, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditreskrimsus Polda Sumut) mendapatkan penghargaan dari Dirut Perum Bulog Komjen (P) Drs Budi Waseso.

Penghargaan diberikan kepada personel Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut, atas prestasinya dalam mengawal dan membantu penyelamatan keuangan negara sebesar Rp81.187.063.849, yang terdiri dari biaya storage dan demurage dalam kegiatan pengadaan beras impor dari Thailand dan Pakistan TA 2018.

Penyerahan piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut, Arif Mandu kepada Direskrimsus Poldasu, Kombes Pol John CE Nababan, disaksikan Perwakilan Perum Bulog Pusat, Ilhamsyah selaku Kasubdit Pelayanan dan Bantuan Hukum Perum Bulog serta Tommy Indra Jaya selaku Kepala Seksi Pelayanan Hukum dan Kasubdit Tipikor, AKBP James Hutajulu, di Kantor Ditreskrimsus Polda Sumut, Kamis (19/5).

Direskrimsus Polda Sumut, John CE Nababan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dirut Perum Bulog atas apresiasi dan penghargaan yang telah diberikan kepada Polda Sumut. “Kita juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari masyarakat Sumut kepada Polda Sumut dalam upaya pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di wilayah Provinsi Sumut,” ujarnya.

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Sumut juga telah menorehkan berbagai prestasi, di antaranya penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Hari Anti Korupsi Sedunia sebagai Aparat Penegak Hukum dengan penanganan Tindak Pidana Korupsi Terbaik Tahun 2021, Penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI dalam pengungkapan Tindak Pidana Korupsi Vaksinasi Ilegal, Penghargaan dari Dirjen Perbendaharaan Provinsi Sumut Kementerian Keuangan RI dlm upaya mengawal dan menyelamatkan keuangan negara yang bersumber dari APBN Tahun 2021, serta berbagai prestasi lainnya. (dwi/ila)

Yasora Apresiasi Menteri BUMN 

SEMINAR NASIONAL: Menteri BUMN Erick Thohir diabadikan bersama jajaran Pengurus dan Anggota Yasora Medan, usai pelaksanaan Seminar Nasional yang dipusatkan di GOR Angsapura Jalan AR Hakim Medan, Kamis (19/5) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menteri BUMN H Erick Thohir BA MBA mengatakan BUMN adalah milik rakyat. Sehingga bagaimana BUMN ini bisa selalu bermanfaat bagi rakyat, yang dimulai dari nilai-nilai AKHLAK, singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.

“Akhlak ini sejalan dengan revolusi mental yang digagas Presiden Joko Widodo. Nilai akhlak ini begitu penting, karena kekuasaan tanpa akhlak adalah kezaliman, kekayaan tanpa akhlak adalah kerakusan, dan kepintaran tanpa akhlak adalah tipu daya yang menjerumuskan,” ujar Erick Thohir yang bertindak sebagai narasumber pada Seminar Nasional (Semnas) yang digelar Yayasan Sosial Angsapura (Yasora) di GOR Angsapura Jalan AR Hakim simpang Jalan Bromo Medan, Kamis (19/5) malam.

Seminar Nasional bertema “Bersama Merajut Indonesia Maju, Makmur dan Mendunia” itu dihadiri kurang lebih 1000 peserta, meliputi unsur Pemprovsu, Pemko Medan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, kalangan Akademisi, Pengusaha, Pengurus Organisasi Sosial, Keluarga Besar Yasora serta warga masyarakat Sumut lainnya di sejumlah Kabupaten/Kota.

Lebih lanjut menurut Erick Thohir, tahun ini adalah eranya Indonesia. Perbedaan menjadi kekuatan bagi Indonesia. Dengan keberagaman kita, suku, agama, ribuan pulau itulah Indonesia. Dengan kekuatan gotong-royong, banyak kejadian-kejadian yang menganggap kita akan runtuh tapi nyatanya tidak, mulai dari krisis 1998, krisis finansial 2008, dan pandemi Covid-19. Berkat kerja sama semua pihak, kita buktikan bahwa mereka salah,” sebut Erick Thohir yang mengaku mengenal Angsapura ketika ia masih aktif di Pengurus Pusat Perbasi.

Di bagian lain, dalam seminar yang dimoderatori Darwin SE,  Menteri BUMN yang melakukan kunjungan kerja di Sumut dalam beberapa hari itu menegaskan, berkat transformasi yang terus dilakukan di Kementerian BUMN, dividen BUMN mengalami kenaikan yang cukup pesat. Dalam data Laporan Keuangan Konsolidasi BUMN, pada Kuartal III Tahun 2021, dividen mencapai Rp 61  triliun meningkat 4x lipat dibandingkan tahun 2020 yang mencapai Rp13 triliun hingga akhir tahun.

Menurut Erick, terdapat beberapa BUMN yang menjadi penyumbang terbesar dividen, yaitu BUMN yang bergerak di bidang industri keuangan, seperti perbankan dan asuransi, industri Telekomunikasi, serta energi dan pertambangan. Meskipun mendapat dividen yang cukup besar, Erick tidak mau jumawa. Berbagai transformasi akan terus dilakukan sebagai bentuk kontribusi maksimal sebagai ladang pemasukan bagi Negara dan penggerak perekonomian Indonesia.

“Transformasi perubahan harus kita dorong terus, jangan gara-gara sudah untung Rp61 triliun, 4 kali lipat dari tahun kemarin, (kita sudah) sudah tenang. Enggak. Ingat ini pertama kalinya Indonesia defisit anggaran lebih dari 3%. Ibu Menteri Keuangan yang menyatakan. Berarti apa? Tidak mungkin kita terus bersandar dengan pemasukan dari pajak, jadi perlu ada pemasukan lain salah satunya dividen, kita lagi usaha,” pungkasnya.

Sejalan dengan makin dilonggarkannya pemakaian masker di ruang terbuka menyusul menurunnya tingkat penyebaran wabah Covid-19 di Indonesia khususnya di Sumut, Erick Thohir mengajak Pemprovsu, Pemko Medan, Pengusaha dan elemen masyarakat lainnya untuk bergandengan tangan membangkitkan perekonomian Indonesia agar kita bisa sejajar dengan negara-negara lainnya yang sudah lebih dulu terlepas dan terbebas dari wabah mematikan tersebut.

Sebelumnya, Sekretaris Badan Pembina Yasora Medan Tarman Hartono SE MM mewakili Ketua Umum Yasora dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya kepada Menteri BUMN Erick Thohir yang masih meluangkan waktu dan kesempatannya berbagi ilmu dan pengalaman kepada masyarakat Sumut dalam Seminar Nasional yang digelar Yasora.

“Masyarakat Sumut khususnya keluarga besar Yasora dan para pengusaha di Kota Medan harus bangga dengan kehadiran tokoh muda seperti Menteri BUMN yang dikenal energi dan memiliki banyak inovatif dan kreatif dalam membangun Indonasia melalui BUMN. Diharapkan kahadirannya di tengah-tengah keluarga besar Yasora serta elemen masyarakat lainnya dan pemerintah setempat, dapat  membawa angin segar dan perubahan dalam kebangkitan ekonomi Sumut,” ujar Tarman Hartono.

Lebih lanjut Tarman memaparkan, sekilas ingin memperkenalkan kepada Menteri bahwa Yayasan Sosial  Angsapura adalah sebuah Yayasan yang terdiri dari beberapa bidang, antara lain bidang sosial

yang meliputi Balai persemayaman. Kegiatan sosial kemasyarakatan, antara lain Pemberian bantuan kepada masyarakat  yang kurang mampu/pra sejahtera, korban bencana alam, dan lainnya.

Ada juga Bidang Taman Damai Sejahtera meliputi Vihara dan Krematorium. Pada Bidang kesehatan, ada poliklinik yang kebanyakan pasiennya adalah masyarakat  kurang mampu. Pada bidang pendidikan, walaupun kita masi belum mempunyai gedung sekolah,  kegiatan bidang ini lebih dititik beratkan kepada pemberian beasiswa kepada  masyarakat yang kurang mampu.

“Di samping itu juga ada bidang kesenian yang lebih kepada pelatihan tim tarian dan tim  karaoke yang selalu berpartisipasi kepada kegiatan pemerintah dan masyarakat bila  diperlukan. Dan bidang lainnya humas dan bagian pemeriksa untuk pembenahan internal  organisasi. Di Bidang Olahraga , kita mempunyai beberapa cabang olahraga yaitu : bulu tangkis,

team bulu tangkis kita saat ini sudah beberapa kali menjuarai berbagai event, dan sering  diminta oleh Pemda untuk memperkuat kontingen Sumut di PON,” ujar Tarman.

Selain itu, juga ada team tenis meja, tim bola basket kita fokus kepada pembinaan atlet muda dan veteran, berhubung keterbatasan dana Tim Angsapura Sania, yang sudah lama kita nonaktifkan. Yayasan sosial kita juga ada di berbagai daerah dan hari ini juga para anggota/pengurus hadir bersama kita.

“Terima kasih kepada Muspika Medan Area dan unsur panitia yang telah berpartisipasi dalam menyuskseskan Seminar Nasional Bersama Merajut Indonesia Maju, Makmur dan Medunia yang digelar Yasora,” papar Tarman.

Seminar tersebut diakhiri dengan penyerahan cenderamata oleh Sekretaris Badan Pembina Taan Hartono SE MM kepada Menteri BUMN H Erick Thohir BA MBA. (RIL)

Dinsos Medan akan Kelola Rumah Perlindungan Sosial

RPS: Rumah Perlindungan Sosial (RPS) di Jalan Bunga Turi II Kel. Sidomulyo, Kecamata Medan Tuntungan Medan yang akan dikelola Dinsos Medan untuk membina para PMKS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menaruh perhatian besar kepada para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Medan. Melihat hal itu, Bobby memerintahkan agar Dinas Sosial membangun satu wadah yang bisa dimanfaatkan untuk membina para PMKS.

Tak butuh waktu lama, di awal-awal menjabat Wali Kota, Bobby langsung meninjau lokasi untuk dibangun wadah tersebut yang dinamai Rumah Perlindungan Sosial (RPS) di Jalan Bunga Turi II Kelurahan Sidumolyo Kecamatan Medan Tuntungan.

Dan saat ini, RPS sudah berdiri tahap pertama. Direncanakan pada 2022 ini RPS akan rampung 100 persen dan sudah bisa digunakan pada 2023 mendatang. Hal itu dijelaskan Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti kepada wartawan Rabu (18/5) lalu.

“Gedung RPS sudah selesai pada tahap 1 dilanjutkan pembangunan tahun ini. Insya Allah 2023 sudah bisa beroperasi. Yang membangun fisiknya Dinas P2PR. Nanti bakal diserahterimakan dan kita segera mengelola. Ini semua bisa kita percepat berkat atensi pak Wali yang sangat tinggi terhadap para penyandang masalah sosial,” papar Khoiruddin.

Kelak, di RPS para PMKS akan mendapatkan banyak pembinaan dan pelatihan. Dijelaskan Khoiruddin, para PMKS yang akan dibina bakal dilatih sejumlah life skill atau keahlian hidup untuk bekal mendapatkan penghasilan.

Sebab para PMKS yang selama ini kerap terjaring razia petugas, seluruhnya mengeluhkan kondisi ekonomi. Sehingga akhirnya mereka turun ke jalan untuk mengemis, mengamen dan sebagainya.

“Makannya nanti kita latih mereka keahlian sesuai dengan minat dan bakat mereka. Ada yang senangnya di bidang pertanian, perikanan, seni, musik, kuliner itu semua akan kita latih. Dan Insya Allah kebutuhan makan minum bagi PMKS yang mendapatkan pembinaan di RPS milik Pemko Medan ini, kita sediakan,” ujarnya.

Di antara kategori PMKS, ada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Ini juga akan mendapatkan perhatian. “ODGJ kita akan rawat dengan menyediakan juga pihak kesehatan,” lanjut Khoiruddin sembari bilang bahwa kapasitas RPS bisa menampung sekitar 200 orang.

Menariknya, semangat kolaborasi juga akan diusung pada pengelolaan RPS tersebut. Dinas terkait untuk melatih skill, merawat kesehatan para PMKS akan dimaksimalkan dengan dinas terakit seperti Dinas UMKM, Dinkes dan pihak lainnya. Termasuk dengan pihak universitas. Kolaborasi ini sangat penting, sebab ketika PMKS kelak sudah punya keahlian maka bisa ditempatkan di dunia kerja atau usaha.

Agar dalam operasional kelak berjalan lancar sesuai dengan rencana, Dinsos juga akan menggandeng universitas besar dalam pengkajian. “Pengkajian dalam waktu dekat akan kita laksanakan,” kata Khoiruddin.

Dan semangat besar dari didirikannya RPS ini adalah bagaimana Pemko Medan yang dipimpin Bobby Nasution, lewat Dinsos berhasil membina dan melatih PMKS agar bisa kembali ke masyarakat dengan status yang lebih baik.

“Dulunya PMKS, tak ada skill, tak punya keahlian, nanti kita latih kemudian mumpuni, punya kepercayaan diri lebih baik. Mereka akan siap kerja, siap buka usaha, inilah cita-cita Pak Wali dan cita-cita kita semua. Dan dengan skill dan kesempatan yang terbuka, semoga tak ada lagi warga Medan yang mencari kehidupan di jalanan,” pungkas Khoiruddin. (*)

Survei INES: Airlangganomic Antarkan Ketum Golkar di Posisi Teratas Elektabilitas Capres

JAKARTA, SUMUTPOS.CO — Survei Indonesia Network Election Survey (INES) menemukan mayoritas reponden memilih Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden yang dipilihnya jika pilpres digelar hari ini.

Airlangga yang meraih elektabilitas 19,1 persen, berhasil mengalahkan nama Ketum Gerindra Prabowo Subianto (16,7 persen) dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (9,7 persen).

Direktur Eksekutif INES Herry Soetomo menuturkan, hasil survei lembaganya menemukan faktor yang membuat Airlangga dipilih mayoritas 1.888 reponden yakni terkait keberhasilan di bidang ekonomi.

“Tingginya keterpilihan Airlangga karena Airlangganomic yang dikatakan berhasil, terutama dalam kondisi ekonomi nasional menuju perbaikan. Dimana pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2022 mencapai 5,01 persen secara tahunan,” tutur Herry Soetomo dalam keterangan, Sabtu (21/5).

Selain soal kebijakan ekonomi, faktor lain yang membuat Menko Perekonomian itu memiliki elektabilitas tertinggi yakni, Airlangga dinilai sebagai tokoh yang membawa kesejukan di masyarakat.

“Airlangga dianggap tokoh yang perilaku politiknya membawakan kesejukan di masyarakat dan tidak menimbulkan polarsisasi,” ujar Herry.

Survei INES memang menunjukkan Airlangga berada di posisi bawah soal tokoh yang pernyataan dan tindakannya dianggap memunculkan polarisasi. Airlangga hanya dianggap 5,9 persen reponden yang memiliki perilaku pencitraan dan berpotensi memunculkan polarisasi.

Posisi teratas dari kategori ini memunculkan nama Anies Baswedan (89,7 persen), disusul Ganjar Pranowo (80,8 persen), dan Sandiaga Uno (50,3 persen).

“Akibat perilaku politik mereka, tercipta opini di masyarakat akan satu isu tertentu tentang politik terbentuk akibat perilaku para elite. Hasilnya, masyarakat menjadi terpolarisasi,” tegas Herry.

Sementara, dari survei yang sama, Golkar menjadi partai yang paling banyak dipilih reponden. Baik dengan simulasi pertanyaan terbuka, maupun tertutup.

Pada simulasi pertanyaan terbuka, Golkar dipilih 12,2 persen responden, diikuti Gerindra (11,1 persen), PDIP (10,9 persen), dan Demokrat (9,8 persen). Selanjutnya, ada PKB dengan 5,8 persen, PKS (4,3 persen) dan Nasdem dengan 4,2 persen.

Pada simulasi pertanyaan tertutup, partai berlambang pohon beringin tetap menjadi yang teratas dengan 16,3 persen, disusul Gerindra (15,3 persen), dan PDIP dengan 14,6 persen. Posisi selanjutnya sama dengan pada simulasi pertanyaan terbuka.

Survei INES sendiri digelar mulai 13-28 April 2022. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,27 persen. Tingkat kepercayaan survei sekitar 95 persen. (adv/*)