25 C
Medan
Sunday, February 8, 2026
Home Blog Page 2674

Polres Tebingtinggi Kembali Operasi Yustisi Malam Hari

OPERASI: Personel gabungan Polri, TNI dan Satpol PP Kota Tebingtinggi melakukan operasi yustisi di Jalan Gatot Subroto Kota Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Masih banyak masyarakat beraktivitas di malam hari tidak memenuhi standar protokol kesehatan, membuat jajaran Polres Tebingtinggi kembali melakukan operasi yustisi di Jalan Gatot Subroto, Sabtu(19/3)malam.

Selain pemberian sanksi kepada pelanggaran Prokes, petugas gabungan dari Polri, TNI dan Satpol PP juga membagikan masker gratis kepada warga yang tidak memakai masker, sembari mengimbau akan pentingnya mematuhi 5 M, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mencuci tangan dan menghindari mobilitas.

Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto mengatakan sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2021, tentang perpanjangan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 , Level2, Level 1 dan Intruksi Gubsu Nomor : 188.54/20/INST/2021.Tentang PPKM dalan rangka penfendalian penyebaran Covid-19 di Sumatera Utara.

“Kegiatan operasi yustisi didukung juga dengan Instruksi Wali Kota Tebingtinggi Tahun 2021 tentang PPKM penyebaran Covid-19 tahun 2019,” paparnya.

Sasaran operasi yustisi, bilang AKP Agus Arianto meliputi wilayah Polsek Padang Hulu Resor Tebingtinggi. target operasi yustisi adalah masyarakat pengguna kenderaan roda dua, roda tiga dan roda empat yang makan dan belanja di warung Bakso di jalan Gatot Subroto Simpang AMD Kelurahan Lubuk baru Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi.

“Masyarakat yang belanja serta makan di warung serta kedai Jalan Gatot Subroto masih ditemukan atau ada yang belum memakai masker dan personel Polsek Padang Hulu dipimpin oleh Kanit Sabhara Polsek Padang Hulu membagikan masker kepada masyarakat yang belum memakai, dan mengimbau agar mematuhi protokol kesehatan,”papar Agus Arianto. (ian/han)

Polres Tebingtinggi Monitoring Minyak Goreng ke Toko dan Distributor

MONITORING: Jajaran Sat Intelkam Polres Tebingtinggi ketika melakukan monitoring ketersedian dan harga minyak goreng curah di kawasan toko Jalan KF Tandean Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka mengantisipasi ketersedian minyak goreng (migor) curah dan kemasan, Sat Reskrim Polres Tebingtinggi melakukan monitoring dan pengecekan ketersedian minyak goreng curah di tingkat pengecer dan grosir yang ada di Kota Tebingtinggi, Minggu (20/3).

Kanit Tipidter Polres Tebingtinggi Ipda Gari menjelaskan, pelaksanaan monitoring untuk melihat langsung ketersedian minyak goreng curah dan kemasan di Kota Tebingtinggi.

“Untuk monitoring dilakukan di agen dan toko kawasan Jalan KF Tandean Kota Tebingtinggi. Hasilnya, ketersedian pasokan minyak goreng curah dan kemasan di tingkat pemasok dan pengecer cukup, harga untuk kemasan bervariasi, sedangkan minyak goreng curah tingkat pengecer Rp14.400 per liter” paparnya.

Dilaksanakannya monitoring rutin oleh personel Sat Intelkam Polres Tebingtinggi terhadap distributor, grosir dan pengecer minyak goreng curah dan kemasan yang ada di Kota Tebingtinggi, bilang Ipda Gari berdasarkan pencabutan peraturan Menteri Perdagangan No. 06 Tahun 2022 tentang penetapan harga eceran tertinggi minyak goreng sawit terhitung mulai tanggal 16 Maret 2022.

Pemilik Toko JN di Jalan KF Tandean Kota Tebingtinggi, Yapto Surjaya (33) menyatakan bahwa stok untuk minyak curah sebanyak 1.200 liter, minyak goreng curah yang telah didistribusikan sebanyak 400 liter, dan sisa stok minyak goreng curah 900 liter. “Harga yang kami jual kepada masyarakat dan pengecer Rp13.950 per liter,” papar Yapto.

Sedangkan pantaun harga minyak goreng curah di Pasar Sakti Kota Tebingtinggi kepada pedagang eceren, untuk harga minyak goreng curah Rp 14.400 per liter.(ian/han)

PWI Binjai dan Yonif Raider 100/PS Latihan Tembak

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Komandan Batalyon Infanteri Raider 100/Prajurit Setia, Letkol Muhammad Basserawan mengundang insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Binjai untuk datang ke markas komando, Minggu (20/3). Tujuannya, dalam rangka silaturahim sebagai pejabat baru di Kota Binjai dan Kabupaten Langkat.

Ketua PWI Kota Binjai, Arma Delisa Budi mengucapkan terima kasih atas undangannya berkunjung ke mako. “Sebagai pejabat baru, ini undangan yang harus kita sambut baik dan dukung agar sinergitas dan keakraban insan pers dengan TNI yang sudah terjalin, dapat lebih ditingkatkan lagi,” ujar Budi.

Selain dalam rangka silaturahim, Danyonif juga mengajak insan pers latihan nembak di lapangan belakang Mako Yonif Raider. Pjs Pasi Intelijen, Letda Alan memaparkan bagaimana cara memegang senjata yang baik dan benar. Bahkan, Letda Alan juga mengajarkan cara menembak yang baik dengan posisi tiarap, duduk dan sambil jalan. Insan pers yang melakukan latihan nembak juga dibimbing Letda Purba dan anggotanya.

Ketua PWI Binjai yang akrab disapa Budi mengakui sedikit agak gugup. Bagi Budi, hal tersebut biasa. Sebab, insan pers kesehariannya pegang pulpen dan kamera. “Tapi setelah sudah nembak, nagih jadinya. Kepingin lagi,” seru Budi.

Dalam proses latihan ini, insan pers diberi kesempatan menembak 5 kali. Dari 7 insan pers yang menembak, 2 di antara mereka memberi hasil yang cukup baik. “Menembak ini tidak sembarangan. Butuh konsentrasi dan ketenangan. Kalau ada yang sedang emosi, sulit nanti tembakan kena bidik yang tepat,” kata Letda Alan saat memberi penjelasan dan teknis menembak.

Puas melatih akurasi dan ketenangan di tengah bidik senjata laras panjang, Danyon mengenalkan kendaraan tempur mereka. Bahkan, insan pers juga diajak berkeliling Mako Yonif Raider 100/PS di Desa Namu Ukur Utara, Sei Bingai, Langkat. (ted/azw)

Airlangga: Pelatihan Vokasi Bisa Tarik Investor Melalui Jaminan Kualitas SDM

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai isu ketenagakerjaan menjadi bagian penting kemajuan pembangunan dan perekonomian nasional. Pemerintah sendiri sudah menetapkan sasaran pembangunan nasional periode 2019-2024 menitikberatkan pada peningkatan investasi.

Dalam konteks ketenagakerjaan, ada sejumlah alasan peran investasi menjadi sangat penting. Yakni, membuka lapangan kerja, memperbesar peluang alih teknologi dan pengetahuan, memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), mendorong peningkatan produktivitas, dan memberi sumbangan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Airlangga menuturkan, perbaikan produktivitas tenaga kerja bisa dilakukan dengan dukungan kualitas SDM yang mumpuni. Salah satunya dengan akselerasi kemampuan SDM melalui pelatihan-pelatihan.

“Kualitas SDM mumpuni akan memperbaiki tingkat produktivitas, dan tentunya akan menjadi pertimbangan utama investor dalam dan luar negeri ketika akan menanamkan modalnya di Indonesia,” ujar Menko Airlangga, saat mewakili Presiden Joko Widodo, dalam acara “Kick-Off Pelatihan Vokasi Tahun 2022”, secara virtual, Sabtu (19/3).

Airlangga yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar ini menambahkan, pandemi Covid-19 membuat SDM harus bisa mengimbangi akselerasi di sektor digital.

Menko Perekonomian memprediksi, tenaga kerja Indonesia membutuhkan fleksibilitas dan kompetensi di bidang digital untuk lebih mumpuni di masa mendatang.

Ia menegaskan, pelatihan vokasi sebagai bagian dari akselerasi kompetensi SDM nasional untuk kebutuhan di masa depan.

“Semua tenaga kerja harus bersiap dan terbiasa menghadapi pola pengembangan diri sepanjang hayat. Artinya pelatihan vokasi untuk re-skilling dan up-skilling adalah bagian dari lifelong learning sebagai upaya work-life balance,” tutur Menko Airlangga.

Airlangga mengaku, pelatihan vokasi menjadi solusi untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga kerja terampil. Menurutnya, insan pelatihan vokasi akan memegang peranan penting untuk kemajuan Indonesia.

Selain pelatihan vokasi, Airlangga meminta Kementerian Ketenagakerjaan sebagai koordinator pembinaan pelatihan vokasi bersama seluruh pihak terkait terutama dunia industri agar lebih adaptif dengan perubahan. Terutama dalam pengembangan kompetensi digital.

“Tak lupa, juga harus mengintegrasikan antara jaminan sosial tenaga kerja dan pelayanan informasi pasar kerja agar mampu melindungi tenaga kerja saat krisis,” ucap Menko Airlangga.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menegaskan, ada insentif pajak hingga 200 persen dari investasi yang dilakukan perusahaan atau industri yang mendukung pelatihan vokasi.

“Saya berharap program link and match dengan pola ini dapat terus didorong dan direalisasikan, karena bagi dunia industri artinya ini dilakukan sesuai kebutuhan. Biaya ditalangi oleh industri dan dibayar pemerintah sampai dua kali lipatnya, atau bisa dibilang mendapatkan insentifnya 100 persen,” tegas Airlangga. (adv/*)

Dugaan Penipuan Cek Kosong, Oknum Anggota Dewan Ditahan di Rutan Tanjungpura

TAHANAN: Oknum Anggota DPRD Langkat saat akan diantarkan ke Rutan Tanjungpura.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Kabar tidak sedap datang dari lembaga legislatif di Kabupaten Langkat. Seorang oknum wakil rakyat berinisial Az ditahan Kejaksaan Negeri Langkat atas kasus dugaan penipuan cek kosong.

Informasi dirangkum, Minggu (20/3), oknum politisi berusia 54 tahun ini juga sempat viral melalui video yang tersebar luas di media sosial. Dalam video berdurasi 17 detik, Az yang diketahui politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini terekam dan diduga sedang mengisap narkotika jenis sabu.

Az terlihat telanjang dada diduga sedang menyabu bersama temannya. Meski video tersebut tersebar luas di media sosial, namun Az diduga tidak diproses atau selamat. Pun demikian, Az ketimpa apes dalam perkara lain. Kini, dia sudah dititipkan di Rumah Tahanan Tanjungpura sejak sepekan belakangan.

Az ditahan mulanya dari laporan korban ke Polres Langkat. Pria yang dikabarkan sebagai Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Langkat ini berutang ke pengusaha panglong.

Saat ditagih oleh korban, Az diduga terus menghindar dan akhirnya membayar dengan cek Bank Sumut. Malang bagi korban, cek tersebut kosong saat dicairkannya. “Saudara Az sudah kita limpahkan (ke jaksa),” ujar Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP M Said Husen ketika dikonfirmasi, akhir pekan lalu.

Terpisah, Kasi Pidum Kejari Langkat, Indra Hasibuan mengamini ada penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap II setelah berkas dari penyidik kepolisian dinyatakan lengkap. “Ya benar, ditahan di Rutan Tanjung Pura,” ujar Indra. Disoal modus penipuan yang dilakukan tersangka, menurut dia, korban menerima cek kosong. “Dia (tersangka), ada ambil barang dari panglong, lalu (bayar) pakai cek kosong. Jangan bilang palsu, jangan bilang fiktif, hati-hati abang. Aku bilang cek kosong,” bebernya.

Disinggung apakah ada modus lain, dia menolak menjabarkan. “Nantilah itu bang, itu materi perkara,” pungkasnya sembari tertawa kecil. (ted/azw)

Minyak Goreng Masih Terbatas di Karo

SIDAK: Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang saat sidak mengecek minyak goreng di Pusat Pasar Kabanjahe Karo, Jumat (17/3).

KARO, SUMUTPOS.CO – Meski pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng yang berlaku mulai 1 Februari 2022, namun pedagang tetap saja menjualnya di atas HET.

Hal ini terungkap saat Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang bersama Wakil Bupati, Theopilus Ginting, Kapolres, AKBP Ronny Nicholas Sidabutar SH SIk MH dan Dandim 0205/TK Letkol Inf Benny Angga Ambar Suoro melakukan sidak minyak goreng di Pusat Pasar Kabanjahe, Jumat (18/3)

Sesuai dengan kebijakan pemerintah yang berlaku mulai 1 Februari 2022 bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak curah Rp11.500 per liter sedangkan harga minyak goreng kemasan sederhana Rp13.000 per liter, harga minyak goreng kemasan premium sebesar Rp14.000 per liter.

Namun faktanya di lapangan dari pedagang bahwa harga jual minyak goreng curah yang ada di pasar berkisar Rp17.000-Rp20.000 per liter sedangkan harga minyak kemasan berkisar pada Rp40.000-Rp58.000 per liter.

Sejumlah pedagang minyak goreng curah eceran mengaku masih menjual minyak goreng curah di atas ketentuan.Alasannya, karena harus menambah biaya transport, termasuk kemasan.

Mereka juga mengungkapkan, saat ini di pasaran minyak goreng masih ada, akan tetapi barangnya terbatas.

Ada pula pedagang yang memilih menjual minyak goreng curah non subsidi, dan tidak lagi menyediakan minyak goreng kemasan. Alasnnya, tidak ingin repot, selain itu barangnya juga tidak selalu tersedia.

“Sudah dua minggu ini tidak jual minyak goreng kemasan. Saya pilih jual curah non subsidi, biar fokus,” kata penjual minyak goreng di Pasar Kabanjahe.

Untuk menghadapi situasi seperti sekarang, terlebih jelang bulan Ramadan, dia berharap agar pemerintah lebih menyederhanakan kebijakan minyak goreng. Sebab bagi pedagang maupun masyarakat, yang penting barangnya ada. Sebab, tidak berubah meski pun harga murah, tapi barangnya tidak ada. (deo/azw)

Warga Desa Nogorejo Gelar Syukuran Jalan Diaspal

GUNTING PITA: Wabup Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar menggunting pita di acara syukuran Warga Dusun VII, Desa Nogorejo, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, atas pengaspalan jalan, Sabtu (19/3).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Warga Dusun VII, Desa Nogorejo, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, menggelar syukuran pengaspalan jalan di dusun tersebut, Sabtu (19/3), pukul 11.00 WIB. Syukuran itu dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar didampingi Camat Galang, M Faisal Nasution SSTP MAP.

Di acara yang turut dihadiri anggota DPRD Deliserdang Ir Darbani Dalimunthe, pengurus Kepala Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Deliserdang, tokoh masyarakat Nogorejo Suyono, tokoh agama, pengajian dan remaja masjid, pengurus organisasi kepemudaan (OKP) setempat, dan lainnya itu, Wabup menyampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang memberi apresiasi terselenggaranya syukuran tersebut atas dibangunnya jalan.

“Di Kabupaten Deliserdang, ada 380 desa dan 14 kelurahan di 22 kecamatan. Untuk pembangunan, tentunya perlu proses.Karenya, diminta kepada masyarakat agar merawat jalan yang telah diaspal,” kata Wabup.

Jika ada lubang kecil karena rusak, sambung Wabup, hendaknya masyarakat bergotong royong membeli semen agar jangan sampai lubang kecil tersebut berdampak melebar, akhirnya rusak sebelum waktu yang ditentukan.

Di kesempatan itu, Wabup juga berpesan agar masyarakat patuh dan taat kepada pemerintah. Bagi yang belum vaksin diimbau untuk segera vaksin.

“Saat ini, virus berkembang di mana-mana. Corona masih di sekitar kita. Jangan sampai masyarakat ada yang belum divaksin, karena angka kematian warga Deli Serdang akibat virus Corona angkanya cukup tinggi. Harus vaksin, maka kehidupan masyarakat akan normal seperti sedia kala,” imbau Wabup.

Wabup juga mengingatkan, agar warga Desa Nogorejo jangan saling bersitegang dalam menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Jangan sampai terjadi konflik.

“Sebentar lagi masyarakat akan melaksanakan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa. Jangan karena berbeda pilihan, suami tidak cakapan sama istri. Pada intinya, perbedaan itu bagus. Namun jangan sampai menjadi konflik antara warga dan sahabat selama ini. Siapa pun yang menang itulah putra terbaik dan itulah kepala desa kita,” pesan Wabup.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Ustadz Rokip menyatakan warga mengapresiasi pengaspalan jalan tersebut. “Kesemuanya jalan (infrastruktur) Desa Nogo Rejo saat ini telah teraspal, maka dari itu kami sepakat mengadakan acara yang sangat sederhana ini, namun punya nilai yang sangat tinggi,” katanya.

Di tempat yang sama, anggota DPRD Deliserdang, Ir H Dharbani Dalimunthe, mengatakan pengaspalan jalan sudah semestinya dibangun pemerintah.

Maka dari itu, masyarakat diminta untuk tetap mendukung pemerintah. “Kesemuanya perlu proses. Saya selaku anggota dewan yang mewakili rakyat, khususnya Desa Nogotejo. Jalan yang telah diaspal agar dirawat karena kapasitas jalan tonase 8 ton. Kalau dilalui di atasnya pasti sebelum waktunya sudah rusak lagi,” kata Darbani. (btr/azw)

Kelurahan Harjosari II Perlu Penambahan Petugas dan Armada Kebersihan

SOSIALISASI: Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Golkar, M Rizki Nugraha SE saat Sosialisasi Produk Hukum Daerah Ketiga Perda No.6 Tahun 2015 di Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (20/3). (IST).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan terus mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk terus menambah petugas dan fasilitas permasalahan yang ada di Kota Medan. Sebab dengan mencukupinya petugas dan fasilitas persampahan, maka percaya penanganan masalah persampahan di Kota Medan dapat segera teratasi.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Golkar, M Rizki Nugraha SE dalam kegiatan Sosialisasi Produk Hukum Daerah Ketiga Perda No.6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Persampahan
di Jalan Panca Karya No.89, Lingkungan V, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (20/3).

“Bayangkan saja, Kelurahan Harjosari II ini terdiri 17 lingkungan, tapi melati (petugas penyapu jalan) nya hanya 4 orang dan bestari (becak pengangkut sampahnya hanya ada 5 unit. Tentu ini sangat kurang, dan kita meminta agar petugas dan armada sampah ini dapat ditambah supaya masalah kebersihan ini dapat segera teratasi,” ucap Rizki Nugraha.

Namun Alhamdulillah, kata Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Medan yang duduk di Komisi IV itu, saat ini Pemko Medan telah menganggarkan penambahan armada sampah berupa truk sampah dan becak pengangkut sampah.

“Keseriusan Pak Wali yang ingin segera menyelesaikan masalah sampah di Kota Medan ini patut kita apresiasi,” ujarnya.

Dihadapan Lurah Harjosari II Muhammad Arbi Utama S.STP yang baru saja dilantik pada Jumat (18/3) kemarin, Rizki juga meminta agar pihak Kelurahan dapat terus mendukung program Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam menyelesaikan masalah persampahan di Kota Medan.

“Saya punya harapan besar dengan Lurah baru ini agar lebih memperhatikan Kelurahan Harjosari II. Beliau harus memberikan setiap informasi, agar kita bisa sama-sama menyelesaikan masalah yang ada,” katanya.

Selaian masalah sampah, Rizki juga berharap agar Lurah Harjosari II bersama pada kepala lingkungan yang ada dijajarannya dapat membantu Pemko Medan dalam menyosialisasikan program pemberdayaan para pelaku UMKM sebagai salah satu wujud percepatan pertumbuhan ekonomi di Kota Medan.

“Pemko Medan ingin merubah wajah Kota Medan menjadi lebih baik, kesempatan ini sangat baik bagi masyarakat kita sebagai pelaku UMKM. Tugas Pak Lurah, tolong dibantu agar warganya dapat memanfaatkan program-program UMKM yang ada di Dinas Koperasi dan UMKM,” ungkapnya.

Sebelumnya, Lurah Harjosari II Muhammad Arbi Utama mengatakan, dirinya langsung bekerja begitu dilantik pada Jumat lalu. Dari pantauannya, pada 17 lingkungan yang ada di Kelurahan Harjosari II, hanya terdapat 4 petugas penyapu jalan (melati) dan 5 becak pengangkut sampah (bestari).

“Ini sudah kita laporkan dan akan segera kita carikan solusinya,” pungkasnya.

Sementara itu, masih dalam kegiatan yang memenuhi protokol kesehatan itu, sejumlah warga mengeluhkan berbagai keluhan, salah satunya masalah banjir yang terjadi akibat buruknya fungsi drainase. Bahkan di Kelurahan Harjosari II, masih ada beberapa wilayah permukiman penduduk yang tidak memiliki parit.

Menjawab hal itu, Rizki Nugraha mengaku akan segera menindaklanjuti keluhan warga kepada Dinas PU Kota Medan.

“Akan segera saya sampaikan kepada OPD terkait. Apalagi masalah sampah, drainase dan banjir, memang menjadi priorotas kerja Wali Kota Medan Bobby Nasution,” pungkasnya.(map)