Home Blog Page 2673

Tingkatkan Jumlah Pembeli, PUD Pasar Diminta Manfaatkan Layanan Online

KUNJUNGAN: Komisi III DPRD Kota Medan saat kunjungan ke kantor PUD Pasar Kota Medan, Selasa (17/5.).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi III DPRD Kota Medan mendorong PUD Pasar Kota Medan untuk lebih inovatif dalam menarik minat pembeli untum berbelanja di 53 pasar tradisional yang ada di bawah naungan PUD Pasar Kota Medan.

Dalam kunjungan Komisi III DPRD Kota Medan ke kantor PUD Pasar Kota Medan, Selasa (17/5), Ketua Komisi III DPRD Kota Medan, Afif Abdillah mengatakan bahwa inovasi yang diciptakan harus benar- benar bisa meningkatkan jumlah pengunjung ke pasar tradisional. “Memang revitalisasi pasar itu penting, tapi program promosi, seperti membuat inovasi juga penting. Contoh, kita buat membership untuk pembeli. Nanti, PUD Pasar menyediakan hadiah menarik untuk membership itu,” ucap Afif.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Wakil Ketua Komisi Ishaq Abrar Mustafa, Sekretaris Hendri Duin dan para anggota seperti Mulia Nasution, Dhiyaul Hayati dan sejumlah anggota lainnya itu, Afif Abdillah mengatakan, bahwa dalam waktu dekat, Komisi III akan memanggil Traveloka dan pihak swasta lainnya untuk membahas peluang kerjasama dalam menciptakan pasar tradisional Kota Medan sebagai pasar wisata.

Di pasar wisata itu, nantinya harus mencerminkan pasar yang benar- benar bersih dan sangat representatif sebagai pasar wisata. “Di pasar wisata itu juga bisa dijual oleh- oleh khas Kota Medan. Intinya, bagaimana upaya PUD Pasar Medan membuat warga mau berpaling lagi berbelanja ke pasar tradisional,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Dhiyaul Hayati mengusulkan agar PUD Pasar Kota Medan memiliki kajian khusus terkait jumlah pengunjung pasar tradisonal setiap harinya. Dengan begitu, akan diketahui naik turunnya jumlah pengunjung pasar tradisional. Bila jumlah pengunjungnya menurun, maka harus dicari penyebabnya apa.”Selain itu, ada gak survei kepuasan pengunjung? Buka saja linenya di IG kah, Twitter kah, dan Medsos lainnya. Ini tujuannya, agar pasar tradisional kita lebih inovatif lagi,” katanya.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan, Suwarno mengatakan akan meningkatkan inovasi. Untuk itu saat ini, pihaknya sedang membangun grosir online. Grosir online itu nantinya akan memasarkan produk- produk dari Kota Medan.

“Untuk tahap awal, nanti akan kita pasarkan produk dari Pasar Induk,” paparnya didampingi Direktur Operasional PUD Pasar Kota Medan, Ismail Pardede, Direktur Keuangan PUD Kota Medan, Fernando Napitupulu dan pejabat PUD Pasar Kota Medan lainnya.

Selain itu, PUD Pasar Kota Medan juga sedang sibuk merevitalisasi sejumlah pasar, seperti perawatan eskalator di Pusat Pasar, memperbaiki atap yang bocor dan lampu penerangan di sejumlah pasar lainnya. (rel)

Mendag Kumpulkan Menteri Ekonomi ASEAN Guna Perkuat Perekonomian

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi menggelar Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers’ Special Meeting) yang dilaksanakan di Bali pada 17–18 Mei 2022.

JIMBARAN, SUMUTPOS.CO – Usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN–Amerika Serikat (AS), para Menteri Ekonomi ASEAN akan bertolak ke Bali untuk memenuhi undangan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi. Agenda khusus ini akan menitikberatkan pembahasan pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN.

Pertemuan ini disebut pertemuan khusus karena tidak dijadwalkan sebelumnya dalam agenda resmi ASEAN. Selain itu, pertemuan ini diinisiasi bukan oleh negara pimpinan ASEAN yang saat ini dipegang Kamboja, melainkan inisiatif Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi.

“Dan tentunya khusus karena pertemuan ini adalah kali pertama para menteri ASEAN kembali bertemu secara fisik sejak diterapkannya protokol kesehatan Covid-19 dua setengah tahun silam,” kata Mendag Lutfi menjelaskan.

Mendag Lutfi menyampaikan, “Setidaknya ada tiga alasan strategis utama kenapa kami berinisiatif mengundang para menteri ekonomi ASEAN menghadiri Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN di Bali besok.”

Pertama, menurut Mendag, adalah kesuksesan ASEAN dalam KTT ASEAN–AS minggu lalu ketika Indonesia menjadi negara koordinator ASEAN. Keberhasilan KTT ASEAN–AS minggu lalu adalah momentum penting yang harus segera ditindaklanjuti dengan positif dan konkret.

“Kondisi perekonomian dunia saat ini sangat rapuh dan tidak pasti. ASEAN justru beruntung mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif. Apalagi ASEAN sebagai satu komunitas adalah perekonomian ketujuh terbesar di dunia,” tambah Mendag Lutfi.

KTT ASEAN–AS minggu lalu ditutup dengan pernyataan bersama bahwa kerja sama ASEAN–AS akan ditingkatkan ke level kerja sama ekonomi yang komprehensif untuk ditandatangani pada pertemuan lanjutan di bulan November tahun ini.

Mendag Lutfi menyampaikan alasan kedua yang menjadikan AEM Special Meeting di Bali ini sangat penting. Menurut Mendag Lutfi, AEM Special Meeting di Bali akan memprioritaskan bagaimana sepuluh negara anggota ASEAN bisa lebih menyatu lagi dalam melindungi pertumbuhan ekonomi ASEAN, sambil meningkatkan integrasi dan kontribusi ASEAN terhadap perekonomian dunia.(*/sih)

Sebanyak 1000 Pedagang Kaki Lima & Warung Dapat Bantuan Rp300.000

BERFOTO: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu, Dandim 0206, Letkol Arh Ridwan Budi Sulystiawan, Kapolres AKBP Wahyudi Rahman, Wakil Ketua DPRD, Wanseptember Situmorang dan warga penerima bantuan foto bersama usai melakukan seremoni penyerahan secara simbolis.SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi.

DAIRI,SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu bersama Dandim 0206, Letkol Arh Ridwan Budi Sulistyawan, secara simbolis menyerahkan bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung (BTPKLW) di halaman Kantor Koramil Sidikalang, Rabu (18/5/2022).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop, Rabu (18/5) mengatakan, penyerahan bantuan program pemerintah pusat tersebut, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membantu para pelaku usaha dimasa pandemi Covid-19.

Dan untuk kabupaten Dairi, Kodim 0206 dipercayakan untuk pembagian BTPKLW dimaksud. Bupati Dairi, Eddy KA Berutu dalam sambutanya menyebutkan, kita patut bersyukur pendemi Covid-19 telah melandai sehingga kita sudah mulai bebas beraktifitas di luar ruangan.

“Dampak pandemi Covid-29 pada sektor ekonomi, tentu belum pulih 100%. Sehingga pemerintah pusat meluncurkan program bantuan ini terutama bagi pedagang kaki lima dan warung,” kata Eddy.

Bantuan ini diharapkan dapat menggerakkan kembali ekonomi masyarakat tingkat bawah untuk menjaga daya beli, keberlangsungan usaha dan penghidupan masyarakat yang menjalankan usaha mikro terutama pemilik warung dengan besaran bantuan masing-masing Rp300 ribu, katanya.

Sementara itu, Dandim 0206, Letkol Arh Ridwan Budi Sulistyawan mengatakan, yang mendapat program BTPKLW terdapat di 5 kecamatan yakni kecamatan Sidikalang, Tanah Pinem, Sumbul, Silima Pungga-Pungga dan Tigalingga.

Untuk kabupaten Dairi, terdapat 1000 penerima yang dibagi dalam 5 lokasi. Sesuai rencana, akan disalurkan selama 5 hari dengan total 5000 orang penerima, ujar Ridwan.

Ditambahkan, penghunjukan TNI untuk menyalurkan program bantuan ini, atas dasar TNI bisa menjangkau seluruh wilayah, ucapnya.

Hadir Kapolres AKBP Wahyudi Rahman, Wakil ketua DPRD, Wanseptember Situmorang, Kepala Dinas Sosial, Anggara Sinurat dan lainya. (rud).

WALHI Sumut: Kejahatan Hutan Berlindung dalam Perhutanan Sosial

MEDAN, SUMUTPOS.CO – WALHI Sumatera Utara menilai, Program Perhutanan Sosial yang digadang Pemerintahan Jokowi sejak periode pertama pemerintahannya, masih ditemukan berbagai persoalan di lapangan. Diantaranya, tumpang tindih penguasaan hutan yang menimbulkan konflik antara pemegang izin perhutanan sosial (KTH–kelompok tani hutan) dengan oknum pengusaha/pemodal.

Manager Advokasi WALHI Sumut, Khairul Bukhari menjelaskan, Perhutanan Sosial adalah sistem pengelolaan hutan lestari yang dilaksanakan dalam kawasan hutan Negara atau Hutan Hak/Hutan Adat yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat atau masyarakat hukum adat sebagai pelaku utama untuk meningkatkan kesejahteraannya, keseimbangan lingkungan dan dinamika sosial budaya dalam bentuk Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Adat dan kemitraan kehutanan. (P9 tahun 2021 tentang Pengelolaan Perhutanan Sosial).

“Di Sumatera Utara, izin-izin perhutanan sosial tersebut telah terbit, namun sampai saat ini masih ditemukan berbagai persoalan di lapangan,” kata Khairul Bukhari dalam temu pers yang digelar di Setia Kupie, Jalan Amaliun, Rabu (18/5/2022).

Disebutnya, dalam 2 tahun terakhir, WALHI Sumatera Utara menemukan ada 10 kasus konflik perhutanan sosial pasca izin di 6 kabupaten di Sumatera Utara yakni Langkat, Labura, Karo, Taput, Madina, Sergai, dengan luas areal mencapai ± 7.322 Ha. Corak konflik tenurial yang terjadi yaitu, pertama; tumpang tindih penguasaan hutan terjadi antara pemegang izin perhutanan sosial (KTH – kelompok tani hutan) dengan oknum pengusaha/pemodal.

“Akibatnya, KTH yang secara sah telah mendapatkan izin kelola hutan dan memanfaatkan hutan secara lestari harus berhadapan dengan praktik pengelolaan hutan yang merusak hutan; sawit, pertambakan, dan pengambilan kayu untuk kebutuhan industri arang) oleh oknum pengusaha/pemodal.
Kedua; kebijakan perhutanan sosial dimanfaatkan oleh oknum pengusaha/pemodal tertentu untuk mendapatkan akses kelola hutan secara sah dengan menggunakan identitas
masyarakat lokal sebagai pengurus dan anggota kelompok tani hutan,” beber aktivis yang akrab disapa Ari ini.

Menurutnya, petani sering dijadikan objek oleh oknum pemodal untuk menguasai sumber daya hutan. Lemahnya verifikasi teknis dalam proses pengusulan izin Perhutanan Sosial merupakan penyebabnya. “Di lapangan, proses tersebut dilakukan tanpa diketahui oleh petani yang namanya didaftarkan sebagai engusul izin Perhutanan Sosial. Akibatnya, setelah terbitnya izin, konflik antara masyarakat dengan pengusaha/pemodal pun terjadi,” ungkapnya.

Konflik ini, lanjut Ari, berakibat pada berbagai intimidasi dan kriminalisasi yang dialami masyarakat. “Contohnya kasus kriminalisasi 2 orang pengurus kelompok tani nipah di Desa Kuala Serapuh, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat pada 2021 lalu,” ungkapnya.

Terkait persoalan ini, WALHI Sumatera Utara mendesak Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Gubernur Sumatera Utara, Dinas Kehutanan Sumatera Utara, Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Sumatera, GAKKUM KLHK wilayah Sumatera, dan DPRD Provinsi Sumatera Utara untuk menginventarisasi dan mengevaluasi izin-izin aktivitas ekstraktif yang di dalam kawasan hutan di Sumatera Utara. Menelusuri luasan (30%) kawasan hutan di Sumatera Utara dan kesesuaiannya dengan daya dukung lingkungan hidup antar generasi.

WALHI Sumut juga meminta dibentuk tim multistakeholder dalam rangka pencegahan kerusakan, penyelesaian konflik tenurial dan penegakan hukum di kawasan hutan. “Melakukan pendampingan pasca terbit izin perhutanan sosial dan melakukan evaluasi – proyeksi izin perhutanan sosial,” pungkasnya. (adz)

Bobby Apresiasi Polisi Berantas Begal dan Premanisme

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Maraknya aksi begal dan premanisme di Kota Medan belakangan ini langsung menjadi perhatian serius Wali Kota Medan Bobby Nasution. Orang nomor satu di Pemko Medan ini pun bertekad mengatasinya, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama yang melakukan aktivitas ekonomi pada malam hari. Bahkan, menantu Presiden Joko Widodo ini menargetkan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1443 H, masalah begal dan premanisme harus dituntaskan.

Sejumlah upaya dilakukan Bobby Nasution untuk mengatasi begal dan premanisme tersebut. Selain melakukan patroli bersama hingga dini hari, suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu itu juga menggelar rapat bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda serta perwakilan warga Medan Amplas. Rapat ini dilakukan guna mencari solusi dan langkah yang dilakukan agar begal dan premanisme ini dapat diminimalisir bahkan dihilangkan.

Kemudian menggelar silaturahmi dengan TNI, Polri serta Komunitas Motor di Kota Medan sebagai upaya untuk menjaga kamtibmas bersama. Selain itu, untuk memberantas begal dan premanisme ini, Bobby Nasution juga mengajak berbagai pihak seperti kepolisian dan TNI untuk menghilangkan premanisme dari wajah Kota Medan.

Lalu, menggelar silaturahmi antara Pemko Medan, TNI dan Polri dengan Pengurus/Ketua Komunitas Motor di Kota Medan sebagai upaya untuk menjaga kamtibmas bersama. Dikatakan Bobby, Pemko Medan bersama Polrestabes Medan akan berupaya mengurangi bahkan menghilangkan kegiatan yang merugikan masyarakat, khususnya bagi warga yang melakukan kegiatan ekonomi di malam hari akibat maraknya aksi begal dan premanisme tersebut.

“Pemilik tempat makan mengeluhkan sepinya jalanan dan pembeli bukan karena pandemi Covid-19 melainkan maraknya aktivitas geng motor yang membuat masyarakat enggan keluar rumah. Begitupun dengan teman-teman ojek online yang mencari nafkah pada saat dini hari. Ini yang harus kita selesaikan,” tegas Bobby baru-baru ini.

Upaya yang dilakukan Bobby Nasution dalam melawan premanisme dan begal di Kota Medan mendapat dukungan dari Dekan Fakultas Hukum Universitas Medan Area (UMA) Dr M Citra Ramadhan SH MH.

Menurut Citra, fenomena begal dan premanisme merupakan salah satu khazanah sosiologis pergulatan kehidupan yang terjadi di perkotaan ketika kerasnya hidup. Kondisi itu, imbuhnya, memaksa semua orang untuk menekuni bidang apapun manakala cara yang dirasa wajar dirasa sulit demi memenuhi kebutuhan.

“Hal ini dapat diindikasikan bahwa alasan klasik desakan ekonomi serta pola survivalitas di perkotaan yang kian sengit, maka memunculkan tindakan kriminal. Pelaku begal dan premanisme dalam melakukan kejahatan jalanan (street crime) seperti pencurian dengan ancaman kekerasan, pemerasan, bahkan penganiayaan, yang tentunya dapat mengganggu ketertiban umum serta menimbulkan keresahan di masyarakat. Tentunya saya sangat mendukung langkah yang dilakukan Pak Wali ini,” ungkap Citra.

Selanjutnya, Citra menilai fenomena begal dan premanisme yang semakin meningkat belakangan ini menyita perhatian Wali Kota. Terkait itu, bilangnya, Bobby Nasution meminta kepada pihak Polri dan TNI untuk memberantas begal dan premanisme tersebut. Upaya yang dilakukan Bobby Nasution ini, termasuk ikut patroli langsung hingga dini hari, jelas Citra, membuahkan hasil. “Aksi begal dan premanisme mengalami penurunan yang signifikan dalam waktu singkat,” paparnya.

Oleh karenanya, kata Citra, upaya yang dilakukan Bobby Nasution ini patut untuk diapresiasi. Meski demikian Citra mengingatkan, street crime sudah mengakar di Kota Medan sehingga harus terus mendapat perhatian serius dengan melakukan penanganan yang berkesinambungan dengan melibatkan seluruh masyarakat.

“Dengan demikian para aktor yang berfungsi sebagai penjaga kedamaian (peace maintenance) juga terbantu dengan adanya bantuan masyarakat dalam bentuk sekecil apa pun. Kita harapkan indeks kejahatan jalanan (street crime index) cenderung mengalami penurunan bahkan nihil demi menjaga ketertiban umum,” harapnya. (rel)

Dorong Pemanfaatan Transaksi Online, Bank Mandiri Luncurkan Kantor Cabang Digital dan Digital Box

DIABADIKAN : Regional CEO I/Sumatera 1, Lourentius Aris Budiyanto bersama tamu undangan diabadikan usai meresmikan Digital Box di lantai 1 Centre Point Mall Medan, Rabu (18/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Mandiri terus bertransformasi dengan mengadopsi perkembangan teknologi digital guna meningkatkan kualitas produk dan layanan. Untuk itu, Bank Mandiri Region I/ Sumatera 1 berinisiatif mengembangkan 21 kantor cabang regular di Provinsi Sumut, Kepri, dan Riau menjadi kantor cabang modern yang mengedepankan transaksi berbasis teknologi digital (smart branch). Tak hanya itu, sebanyak 3 digital box juga dihadirkan di sejumlah lokasi publik sehingga tetap dapat diakses nasabah pada akhir pekan.

Di cabang digital dan digital box ini, nasabah akan dapat menikmati pengalaman bertransaksi digital ala Bank Mandiri yang mudah, cepat dan aman, seperti layanan pembukaan rekening online, cara pembayaran transaksi praktis via Mandiri Online, maupun cara pembelian produk investasi dan lain-lain.

Menurut Regional CEO I/Sumatera 1, Lourentius Aris Budiyanto, inovasi smart branch tersebut dilakukan sebagai bentuk adaptasi perseroan pada perkembangan bisnis terkini sejalan dengan revolusi industri 4.0 sekaligus sebagai inisiatif upaya pemenuhan layanan nasabah di tengah pandemi covid-19.

Inisiatif ini juga merupakan implementasi visi terbaru perseroan untuk menjadi mitra finansial pilihan utama nasabah dengan misi menyediakan solusi perbankan digital yang handal dan simpel sehingga ke depannya Bank Mandiri dapat menjadi modern digital bank terbaik, kata Aris saat meresmikan kehadiran Digital Box di lantai 1 Centre Point Mall Medan, Rabu (18/5).

Sejalan dengan agenda adaptasi terhadap kebiasaan baru new normal, dia melanjutkan, Bank Mandiri harus terus berinovasi dan berkreasi untuk mendapatkan metode distribusi yang lebih efisien, mengurangi kontak/interaksi secara langsung, dengan cara menambah titik kontak nasabah di channel digital.

“Inisiatif kami menempatkan digital box di Centre Point Mall Medan ini juga karena lokasi pusat perbelanjaan ini merupakan salah satu yang teramai di Medan dan banyak dikunjungi karyawan, professionals dan entrepreneurs yang well educated serta technology savvy. Ini juga sejalan dengan keinginan kami untuk menjadi urban locomotive yang menyasar masyarakat kota,” kata Aris.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya terus mendorong penggunaan aplikasi perbankan dari Bank Mandiri seperti Livin by Mandiri, Kopra, dan Mandiri Agen sebagai produk digital utama perseroan bagi nasabah retail dan corporate. Dengan berbagai kemudahan layanan keuangan yang diberikan, produk ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat yang membutuhkan keleluasaan dalam bertransaksi secara Digital.

“Pascaperesmian digital box di Centre Point Mall Medan ini, kami akan segera meresmikan pengoperasian kantor cabang digital dan digital box lain agar layanan digital kami dapat menjangkau semakin banyak nasabah dan masyarakat umum,” katanya. (rel)

TP PKK Sumut Suvervisi Kegiatan Program Prioritas PKK Dairi

PAPARAN: Ketua TP PKK Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata (kanan) memberikan pemaparan disela suvervisi dilakukan TP PKK Provsu di gedung Balai Budaya Sidikalang, Selasa (17/5/2022).SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Tim penggerak PKK provinsi Sumatera Utara bersama organisasi perangkat daerah (OPD), suvervisi kegiatan program prioritas dilaksanakan TP PKK Kabupaten Dairi.

Suvervisi, Selasa (17/5/2022). Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop menerangkan, kunjungan tim suvervisi PKK Provsu diterima Ketua TP PKK Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata di gedung Balai Budaya Sidikalang, Selasa (17/5/2022).

Lanjut Iswan, adapun kegiatan program prioritas PKK Dairi tahun 2022 yang di suvervisi antaralain, desa pelaksana tertib administrasi PKK, PAAR, UP2K PKK, Hatinya PKK, IVA Test, Kesrak KKBPK Kesehatan, LBS dan Posyandu, sebutnya.

Dalam sambutanya, Ketua TP PKK Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata memaparkan sejumlah program prioritas dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK. Romy menyebut, PKK Dairi telah melaksanakan kegiatan prioritas program sekretariat dan program kelompok kerja (pokja) mulai pokja I-IV.

Untuk pemilihan desa binaan, sebut Romy, Camat melihat desa mana yang layak dijadikan binaan sesuai kriterai ditentukan. Salah satunya, terkait kesiapan kepala desa maupun masyarakat serta tim penggerak PKK desa.

” Prinsipnya, kami melakukan seleksi diawal baru dilakukan penetapan melalui SK Bupati Dairi, ” tuturnya. Untuk mensukseskan program, Romy meminta komitmen OPD.

Ditambahkan Romy, berdasarkan keputusan Bupati Dairi Nomor 67/463/II/2022 tentang penetapan desa binaan tim penggerak PKK Kabupaten Dairi, telah melakukan pembinaan di 5 desa yakni desa binaan Hatinya PKK di desa Kalang Simbara, kecamatan Sidikalang.

Selanjutnya, desa percontohan UP2K PKK di desa Juma Siulok, kecamatan Siempat Nempu, desa percontohan pola asuh anak dan remaja (PAAR) di desa Lau Sireme, kecamatan Tigalingga.

Betikutnya, desa perontohan Iva test (Insveksi Asamasetat ) di desa Kaban Julu, kecamatan Lae Parira serta desa percontohan tertib admisitrasi di desa Bintang Mersada, kecamatan Sidikalang. (rud).

Relawan N4J akan Gelar Rakernas II 2022

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Relawan Nusantara untuk Jokowi (N4J) akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) II tahun 2022 di Gedung Kampus Utara Universitas Prima Indonesia (Unpri) Jalan Sampul Medan, Jumat (20/5/2022). Rakernas yang mengambil tema ‘Indonesia Maju, Indonesia Emas 2045’ ini akan menghadirkan sejumlab narasumber secara virtual, baik dari pusat maupun provinsi dan daerah. Diantaranya Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan (narasumber 1), Menteri BUMN Erick Thohir (narasumber 2).

Sementara dari provinsi, ada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (narasumber 3), Wali Kota Medan Bobby Nasution (narasumber 4) serta ditutup Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah. Dengan narasumber internal, Penasihat N4J, Dr RE Nainggolan.

Rakernas melalui Zoom Meeting dan disiarkan melalui siaran langsung YouTube ini juga rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo yang akan memberikan pengarahan. Diikuti seluruh relawan N4J melalui sambungan jarak jauh. (adz)

Lewat Program Migor Rakyat, Mendag Pastikan Minyak Curah Tepat Sasaran

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan meninjau pelaksanaan program MigorRakyat di Jakarta, Selasa (17 Mei).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Perdagangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara bersinergi dengan pelaku usaha minyak goreng meluncurkan Program Migor Rakyat. Program ini bertujuan agar penjualan minyak goreng curah senilai Rp 14.000/liter dapat tepat sasaran, yaitu untuk masyarakat berpendapatan rendah.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian pengusaha migor untuk rakyat. Sepenuhnya dijalankan melalui proses bisnis antara distributor minyak goreng dengan para pengecer atau pelaku usaha kecil. Tidak ada subsidi minyak goreng untuk para pengusaha dan pada waktunya akan menjadi suatu terobosan bisnis model baru,” ujar Mendag Lutfi saat meninjau implementasi program di Jakarta pada Selasa (17/5).

Sementara Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan menjelaskan, Program MigorRakyat menekankan pada transaksi eceran langsung kepada penerima manfaat, yaitu kelompok masyarakat berpendapatan rendah.

Implementasi dilaksanakan oleh pelaku usaha minyak goreng menggunakan teknologi aplikasi digital untuk memastikan penjualan migor curahRp14.000/liter tepat sasaran. Para pengecer akan melakukan penjualan kepada masyarakat sebanyak 1 atau 2 liter per hari berbasis kartu identitas atau KTP.

“Daftar lokasi penjualan (titik jual) Program MigorRakyat yang menggunakan platform Gurih Indomarko dan Warung Pangan IDFood dapat diakses oleh siapa saja. Saat ini sudah ada 1200 lokasi yang tersebar di lima provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatra Utara, dan Sulawesi Utara. Dalam waktu dekat, jumlahnya akan menjadi 10.000 lokasi diseluruh Indonesia,” (*/sih)

Pengamat: Nasdem Diprediksi Gabung Koalisi Indonesia Bersatu

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pengamat politik Albertus Dino menilai terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) berpotensi menarik Partai Nasdem untuk ikut bergabung. Menurutnya, peluang Nasdem ikut bergabung dengan Golkar, PAN, dan PPP lebih besar dibandingkan Demokrat.

“Kemungkinan Nasdem bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu ini lebih besar jika dibandingkan Demokrat untuk bergabung dengan koalisi itu,” tutur Albertus dalam keterangan, Selasa (17/5/2022).

Ia menilai ada sejumlah faktor yang membuat Nasdem lebih berpeluang untuk ikut bergabung bersama Koalisi Indonesia Bersatu.

Pertama, adanya faktor kedekatan secara personal antara Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Keakraban Surya Paloh dan Airlangga terlihat saat keduanya bertemu beberapa waktu lalu.

“Saya melihat saat pertemuan antara Surya Paloh dan Airlangga Hartarto yang lalu terjalin sangat akrab. Nasdem menerima dengan tangan terbuka kehadiran Golkar,” ujar Albertus Dino.

Direktur Eksekutif Laboratorium Suara Indonesia (LSI) ini menambahkan, kondisi berbeda justru ditunjukkan saat Surya Paloh menerima kunjungan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Saya kira itu tidak seakrab Airlangga dari Golkar,” ujarnya.

Faktor kedua, yakni, baik Nasdem maupun Golkar sama-sama partai politik pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo. Hal ini memudahkan Nasdem untuk ikut bergabung dengan KIB yang berisi PAN maupun PPP yang juga pendukung pemerintah.

Faktor ketiga, kata Albertus, Nasdem lebih kemungkinan tertarik untuk bergabung dengan KIB karena sosok Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu dinilai menjadi figur yang mampu menyatukan masyarakat yang sudah telanjur terpolarisasi setelah pilpres 2019.

Terlebih, KIB digagas untuk meredam polarisasi dan menyatukan masyarakat Indonesia.

Menurut Albertus, faktor keempat yang membuat Nasdem lebih memungkinkan untuk bergabung dengan KIB yakni, sosok Surya Paloh maupun sebagian besar kader Nasdem merupakan diaspora dari Partai Golkar. Nasdem didirikan setelah Surya Paloh gagal menjadi ketua umum Golkar beberapa waktu lalu.

Albertus menilai, masih ada chemistry antara kader Nasdem dengan Partai Golkar.

“Ini akan sangat menarik jika Nasdem akhirnya bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu,” tegas Albertus Dino. (adv/*)