Home Blog Page 2734

Harimau Sumatera Kembali Mangsa Ternak Warga

Ilustrasi

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Harimau Sumatera kembali meneror warga Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, dengan cara memangsa hewan ternak masyarakat. Kali ini, lembu milik Sahdan Bangun, yang menjadi korban mangsa satwa liar tersebut.

Sebagaimana diketahui, sedikitnya ada 4 kasus hewan ternak dimangsa Harimau Sumatera di kecamatan tersebut. Terakhir, harimau ini memangsa hewan ternak masyarakat terjadi di Dusun Sumber Waras, Desa Sei Serdang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat.

“Menindaklanjuti laporan adanya ternak yang dimangsa Harimau Sumatera di Dusun Sumber Waras, tim gabungan meliputi pihak BBKSDA Sumut, BB TNGL Sumut, organisasi konservasi satwa liar WCS dan SRP, serta kepala dusun, telah melakukan upaya penanganan. Di antaranya mengamankan lokasi, serta dilakukan penghalauan dengan menggunakan ledakan petasan dan dentuman, pada Kamis (7/4) lalu,” ungkap Herbert Aritonang, selaku Kepala Seksi Konservasi Wilayah 2 Stabat, Kabupaten Langkat, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut, akhir pekan lalu.

Menurut Herbert, dari kondisi bangkai lembu, diperkirakan telah dimangsa pada Selasa (5/4) lalu. Pemilik ternak atas nama Sadan Bangun, baru mengetahui pada keesokan harinya, Rabu. Dan selanjutnya melaporkan kepada mitra SRP (Sumatran Ranger Project) yang ada di Sumber Waras.

Pada Kamis itu, lanjut Herbert, dilakukan penanganan oleh tim gabungan. Bangkai lembu ditemukan di lokasi kebun milik almarhum Herman. Setelah dilakukan penghaluan, tim melakukan penjagaan di Dusun Sumber Waras, dan akan melakukan patroli keesokan harinya.

Pada patroli Jumat (8/4), posisi bangkai bergeser dan diperkirakan dimakan oleh satwa liar. Kemudian dilakukan penghalauan dengan menggunakan ledakan dan dentuman. Kemudian sisa bangkai dibakar, dengan tujuan agar Harimau Sumatera tidak kembali ke lokasi.

Dari peristiwa itu, tim melakukan sosialisai kepada masyarakat dan menyerahkan beberapa alat mitigasi, berupa mercon dan petasan, untuk menghalau satwa liar dilindungi tersebut. (mag-2/saz)

Dukung Ketahanan Keluarga Generali Berikan Edukasi Keuangan Keluarga

Windra Krismansyah (Head of Corporate Communications sekaligus Program Manager THSN Indonesia) sedang melakukan edukasi literasi pengelolaan keuangan keluarga kepada Komunitas Ibu Profesional Sumatera Utara.

MEDAN, SUMUTPOS.CO –  Sejalan dengan value Live The Community, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) terus aktif melakukan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program-program dari The Human Safety Net (THSN).

Kali ini THSN Generali menggelar edukasi literasi pengelolaan keuangan keluarga kepada pada ibu yang tergabung dalam Komunitasi Ibu Profesional Sumatera Utara, yang diselenggarakan pada pada pekan awal Ramadhan 2022 di wilayah Tuntungan, Medan, Sumatera Utara.

Bertema “Cerdas Atur Perencanaan Keuangan Keuangan Ala Ibu Masa Kini”, Generali meningkatkan pemahaman para Ibu dalam mengalokasikan pos-pos keuangan keluarga secara disiplin dan sesuai dengan kebutuhan keluarga, serta memastikan keamanan keluarga di masa depan. Generali juga memberikan literasi tentang pentingnya proteksi asuransi bagi keluarga, apalagi di tengah kondisi pandemi saat ini.

Windra Krismansyah, Head of Corporate Communications sekaligus Program Manager The Human Safety Net Indonesia mengungkapkan, di dalam keluarga, seorang Ibu memiliki banyak peran yang salah satunya adalah sebagai “manager keuangan”, untuk itu penting bagi mereka untuk lebih memahami perencanaan finansial, mengatur dan mengalokasikan pengeluaran, dan bagaimana meminimalisir risiko keuangan keluarga jika terjadi hal-hal yang tidak terduga.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para Ibu bisa lebih smart, karena keluarga merupakan unsur masyarakat terkecil yang merupakan titik awal yang sangat penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dengan adanya kesiapan perencaaan finansial yang baik.

Program ini juga sejalan dan merupakan bukti nyata dukungan terhadap program Pemerintah untuk terus mendorong literasi finansial di Indonesia, yang saat ini masih tingkatannya relatif kecil,” ujarnya.

Menurut data yang dihimpun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks literasi keuangan masyarakat  Indonesia masih belum well literate yang masih menunjukkan angka 38,03% , dimana literasi keuangan perempuan sendiri menunjukkan baru sebesar 36,13%.

Di sisi lain, survey menunjukkan bahwa 7 dari 10  Ibu kesulitan mengelola keuangan di masa pandemi yang menunjukkan pengelolaan keuangan keluarga menjadi salah satu tantangan tersendiri yang dihadapi oleh para Ibu, khususnya di masa pandemi Covid-19 .

Pada kesempatan yang sama, Komunitas Ibu Profesional Sumatera Utara juga memperkenalkan konsep unik untuk meningkatkan hubungan di dalam keluarga melalui kreasi permainan board game “HAYOO..!”.

Dengan konsep bermain sederhana, kreasi ini bisa membuat masing-masing anggota keluarga menjadi lebih dekat dan mengenal satu sama lain, dalam kebiasaan, hobi dan sebagainya.

Program The Human Safety Net (THSN) sendiri merupakan gerakan global rantai kebaikan ‘people helping people’ dari Generali Group yang sudah bergerak di 23 negara. Di Indonesia sendiri, THSN sudah berjalan sejak tahun 2017 yang sangat melibatkan keterlibatan fisik dan hati dari seluruh tim Generali, mulai dari manajemen, karyawan dan para tenaga pemasar. Gerakan THSN Indonesia bergerak dengan 3 fokus utama, yakni kesehatan ibu hamil & balita, pembangunan karakter anak dan parenting class yang mencakup literasi keuangan.

Dalam menjalankan berbagai programnya dan untuk lebih memperluas dampak yang diberikan, The Human Safety Net Indonesia menggandeng kerjasama dengan Komunitas Ibu Profesional yang berfokus kepada profesi ibu, meningkatkan kualitasnya dalam menjalankan peraannya sebagai ibu, sebagai wanita, dan sebagai istri, cekatan dalam mengelola manajemen domestiknya, bisa mandiri secara finansial dan tetap menempatkan anak dan keluarga sebagai prioritas paling atas, serta keberadaannya sangat bermanfaat bagi dirinya sendiri, keluarganya dan masyarakat sekitarnya.

Saat ini, Komunitas Ibu Profesional sendiri telah menjangkau 45 titik di seluruh kota, maupun kabupaten serta bersinergi dengan 30.167 wanita yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan 4 negara.

Inisiatif dan kolaborasi ini sangat penting, dimana sebagaimana kita ketahui tingkat isu domestik keluarga terus meningkat, khususnya di masa pandemi seperti sekarang ini. Dengan adanya pengelolaan keuangan yang baik serta dengan cara-cara baru dalam meningkatkan kualitas hubungan, akan menunjang kesejahteraan keluarga.

Kedepannya, Generali Indonesia melalui THSN dan mitra organisasi non profitnya, termasuk Ibu Profesional akan terus berkolaborasi,  berpartisipasi aktif dalam menunjukkan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat dan komunitas di Indonesia dengan program-program yang fokus pada keluarga, anak-anak, dan literasi keuangan. (rel/sih)

PKK dan Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Binjai Gelar Lomba Hafalan

BINJAI, SUMUTPOS.CO – TP PKK Binjai bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Binjai, menggelar perlombaan hafalan Surat Yasin dan Ar-Rahman pada 12-14 April 2022. Asisten 2 Kota Binjai, Affan Siregar membuka perlombaan tersebut di Pendopo Umar Baki, Selasa (12/4) lalu.

Affan mengatakan, kegiatan positif yang dilaksanakan ini, akan membangkitkan semangat dan motivasi dari generasi muda Kota Binjai. “Semoga generasi-generasi terbaik yang turut berkompetisi dalam kegiatan ini, ke depannya dapat berkontribusi dalam membangun umat,” ungkap Affan.

Ketua TP PKK Kota Binjai Hj Nurhayati, dalam sambutannya menyampaikan, Ramadan merupakan bulan yang penuh rahmat, untuk diisi dengan berbagai kegiatan positif. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah Subhanahu wa Taala.

Dia menyebutkan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan Ramadan di Kota Binjai. “Saya berpesan kepada para peserta, agar kegiatan ini dapat dijadikan motivasi untuk tetap melakukan kegiatan positif, terutama yang berkaitan dengan syiar agama,” serunya.

Perlombaan yang memperebutkan trofi, sertifikat, dan uang tunai ini, diperuntukkan bagi ibu-ibu kader TP PKK Kota Binjai, ibu-ibu pengajian, serta remaja di Kota Binjai. Sebanyak 136 peserta meramaikan perlombaaan ini, yang terdiri dari 25 hafalan Surat Yasin, 20 hafalan Surat Ar-Rahman, 19 hafalan Al-Waqiah, 23 hafalan Al-Mulk, 25 orang kategori hafalan juz 1 atau juz 30 putri, dan 24 orang untuk kategori hafalan juz 1 atau juz 30 putra. (ted/saz)

Stunting Deliserdang Terendah di Sumut

BERSAMA: Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, diabadikan bersama peserta Aksi 1 Analisis Stunting Konvergensi Penurunan Stunting di Kabupaten Karo 2022 di Hotel Suite Pakar Berastagi, Rabu (13/4).

SUMUTPOS.CO – Angka stunting di Kabupaten Deliserdang berada di kisaran 12,5 persen. Angka itu menunjukkan kondisi baik, dan dihasilkan dari kerja sama tim yang simultan dan berkesinambungan. Persentase tersebut, pun menjadi yang terendah jika dibandingkan kabupaten/kota lain di Sumatera Utara (Sumut).

Kondisi ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Deliserdang, Darwin Zein, saat membuka Lokakarya Meeting Kelompok Kerja (Pokja) Maternal Neonatal/Pokja Pencegahan Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir Kabupaten Deliserdang di Aula Cendana, Lantai 2 Kantor Bupati Deliserdang, Rabu (13/4).

“MPHD Indonesia adalah proyek kerja sama USAID dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yang dilakukan selama 5 tahun, dari 2020 sampai 2025. Tujuannya, untuk memperluas akses penggunaan layanan berbasis data dan penggunaan informasi terkait, dengan kualitas layanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir di sektor swasta,” ungkap Darwin. Soal lokakarya tersebut, Darwin menegaskan, pelaksanaannya menitikberatkan pada pembahasan tentang pencegahan kematian ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Deliserdang.

“Apakah bisa kita lakukan? Jawabannya, pasti bisa. Karena Deliserdang luar biasa. Kekompakan dan soliditas itu modal yang kita miliki. Semua sektor pendukung ada di Deliserdang, tinggal niat kita saja,” katanya.

Dia berharap, pertemuan atau lokakarya tersebut bisa berlangsung secara berkesinambungan. Misalnya, 2 pekan sekali atau sebulan sekali. Setelah itu, baru dilakukan evaluasi. Karena menurut Darwin, bila tidak ada evaluasi, maka tidak bisa diketahui apa kelebihan dan kelemahan yang telah dilakukan. “Semua itu bermuara pada teamwork yang baik dan tercapainya tujuan yang diharapkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Senior Program Manager MPHD, Apsari Diana Kusmastuti menjelaskan, USAID Momentum atau MPHD Spesificly berkegiatan di rumah sakit swasta atau fasilitas kesehatan (faskes) swasta. “Jadi MPHD adalah program Kemenkes sejak 2021 dan didanai USAID, untuk membantu penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Indonesia. Satu di antaranya di Sumut,” katanya.

Untuk Sumut, ada 4 kabupaten yang didampingi MPHD, yakni Kabupaten Deliserdang, Asahan, Langkat, dan Karo. Indonesia, lanjut Diana, masih masuk di 5 besar angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Dan itu berdasarkan data tahun lalu. Karena itu, MPHD memiliki 3 pilar program untuk menurunkan angka tersebut. Pertama, membantu dan memastikan kualitas akses layanan data kesehatan ibu dan anak. Kedua, penguatan kualitas pelayanan. Dan ketiga, penguatan komitmen.

Sementara itu, Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, menghadiri pelaksanaan Aksi 1 Analisis Stunting Konvergensi Penurunan Stunting di Kabupaten Karo 2022, yang digelar di Hotel Suite Pakar Berastagi, Rabu (13/4).

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Hasil Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) 2019, angka stunting di Kabupaten Karo mencapai 38,46 persen, dan menurun pada 2021 menjadi 25,3 persen. Artinya, dalam 2 tahun penurunan stunting di Kabupaten Karo menurun mencapai 13,16 persen, atau 6,58 persen per tahunnya.

Untuk mendukung pelaksanaan intervensi penurunan stunting, dilakukan melalui 8 aksi konvergensi stunting terintegrasi, di antaranya analisis situasi program penurunan stunting, penyusunan rencana kegiatan, rembuk stunting, peraturan bupati/wali kota tentang peran desa, pembinaan kader pembangunan manusia, sistem manajemen data stunting, pengukuran dan publikasi data stunting, serta review kinerja tahunan.

Pada kesempatan ini, Theopilus menyebutkan, dalam melaksanakan aksi konvergensi penurunan stunting tersebut, Kabupaten Karo mengawali dengan melaksanakan Aksi 1 yang merupakan dasar penentuan Desa Lokasi Fokus (Lokus) Stunting, yang dilaksanakan pada Rabu (13/4), dan telah ditetapkan dalam SK Bupati Karo.

Pada 2021, ada 27 Desa Lokus, pada 2022 ada 15 Desa Lokus yang akan diintervensi dengan program kegiatan oleh OPD terkait, serta didukung program tingkat desa dari Dana Desa Serta.

Theopilus juga berharap kepada Perangkat Daerah dan Pemerintah Desa yang telah menetapkan rencana kegiatan untuk penurunan stunting di Kabupaten Karo pada 2022 dan 2023, supaya tetap berkomitmen dan memastikan kegiatan kegiatan yang dimaksud terintegrasi ke Renja dan RKPD atau RKP Desa.

“Begitu juga bagi unsur pendukung dan pelaksana baik dari PKK, kecamatan, Puskesmas, dan pihak lainnya, agar memberikan yang terbaik untuk percepatan penurunan stunting di Karo,” ujarnya.

Pada pertemuan Aksi 1 yang dilaksanakan ini, akan ditentukan Desa Lokus pada 2023, yang direncanakan sebanyak 20 desa.

Turut hadir pada acara ini, Ketua TP PKK Kabupaten Karo Vera Rika, Tim Tenaga Ahli Pendamping Ditjen Bina Bangda Kemendagri Regional 1, Kepala Dinas Kesehatan drg Irna Safrina br Milala, perwakilan Bappeda, camat se-Kabupaten Karo, kepala Puskesmas se-Kabupaten Karo, dan tamu undangan lainnya. (btr/deo/saz)

Polres Karo Data Warga Penerima Bantuan Tunai

APEL: Polres Karo saat menggelar apel persiapan pendataan warga penerima Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung serta Nela-yan di Lapa-ngan Apel Mapolres Karo, Selasa (12/4).

KARO, SUMUTPOS.CO – Polres Karo menggelar apel persiapan pendataan masyarakat penerima Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung serta Nelayan (BT-PKLWN) di Lapangan Apel Mapolres Karo, Jalan Veteran Kabanjahe, Selasa (12/4) lalu.

Apel dipimpin Kapolres Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, didampingi Waka Polres Kompol Aron Siahaan, Kabag Ops Kompol Diarma Munthe, dan para PJU Polres Karo.

Bantuan ini akan disalurkan Polri terhadap warga terdampak pandemi Covid-19. Dengan harapan, bantuan ini dapat membantu mengembangkan usaha mereka yang ada di wilayah Kabupaten Karo.

Dalam arahannya, Ronny mengatakan, Polri dipercayakan pemerintah untuk mendata sasaran masyarakat yang berhak menerima BT-PKLWN.

“Saya minta tugas pendataan ini dilaksanakan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab,” ungkap Ronny, seraya meminta program bantuan ini diserahkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Program BT-PKLWN merupakan bukti perhatian dan kehadiran Pemerintah melalui Polri, dalam upaya mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari dampak pandemi Covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Karo.

“Bantuan ini diharapkan dapat menggerakkan kembali ekonomi masyarakat tingkat bawah, untuk menjaga daya beli, keberlangsungan usaha dan penghidupan masyarakat yang menjalankan usaha mikro, terutama PKL dan pemilik warung. Terlebih saat ini menjelang Idul Fitri, sehingga warga masyarakat yang berhak menerimanya sangat membutuhkan bantuan ini,” tutur Ronny, seraya berharap, masyarakat dapat mempergunakan bantuan ini sesuai dengan kebutuhannya, agar bantuan yang diberikan ini tepat sasaran.

Pendataan sasaran penerima bantuan sebanyak 12.500 orang ini, ditargetkan terkumpul selama 5 hari ke depan.

Penyampaian materi penggunaan aplikasi BT-PKLWLN Polri (Puskeu Presisi) akan digunakan petugas, untuk pengimputan data sasaran penerima bantuan.

Seperti diketahui, program BT-PKLWN, masyarakat penerima manfaat mendapatkan bantuan uang tunai Rp100 ribu per bulan, yang akan diberikan sekaligus untuk 3 bulan.

Masyarakat yang berhak menerima bantuan tersebut adalah yang belum pernah sama sekali menerima program bantuan yang lain dari pemerintah.

Pendataan yang dilalukan petugas, dengan mendatangi langsung masyarakat yang berhak. Kemudian petugas mengimput data melalui aplikasi BT-PKLWLN Polri.

Setelah data diterima, Puskeu Polri langsung memverifikasi data sasaran. Masyarakat yang sudah terverifikasi akan menerima undangan untuk penyerahan bantuan tunai di Polres Karo. (deo/saz)

Pahami dan Teliti, Pasar Perdana dan Pasar Sekunder Saham

Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumatera Utara, M Pintor Nasution.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Investasi saham menjadi salah satu alternatif bagi investor untuk mempertahankan nilai uang agar terus meningkat di masa yang akan datang. Ada dua cara bagi investor untuk membeli saham, yaitu di pasar perdana atau di pasar sekunder. Apa bedanya?.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara, M Pintor Nasution menjelaskan bahwa istilah pasar perdana adalah pasar ketika saham perusahaan pertama kali ditawarkan kepada publik. Investor hanya dapat membeli saham di pasar perdana dengan penjualan saham yang dilakukan oleh perusahaan sekuritas sebagai Penjamin Emisi Efek (underwriter) bersama perusahaan-perusahaan sekuritas yang menjadi agen penjual dalam penawaran saham ketika perusahaan melakukan go public.

“Sementara, istilah pasar sekunder adalah tempat bertransaksi saham ketika saham perusahaan publik sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sehingga, di pasar sekunder investor tidak hanya dapat membeli saham, namun dapat juga menjual sahamnya,” ucap Pintor dalam keterangan tertulis, Senin (11/4).

Pintor mengungkapkan bahwa investor yang menjadi pembeli dan penjual akan bertemu di pasar sekunder melalui perantara Perusahaan Efek sebagai Perantara Pedagang Efek (broker dealer). Transaksi perdagangan saham dilakukan melalui sistem perdagangan elektronik milik Perusahaan Efek yang digunakan investor.

“Harga saham di pasar perdana memiliki harga yang tetap selama masa penawaran efek, sesuai harga saham yang telah disepakati antara Penjamin Emisi Efek dengan Calon Perusahaan Tercatat. Investor hanya dapat membeli saham perusahaan di pasar perdana dalam periode waktu tertentu dan tidak ada biaya transaksi ketika investor membeli saham di pasar perdana,” jelasnya.

Sedangkan di pasar sekunder, selama perusahaan publik masih tercatat di BEI, tidak ada batasan waktu untuk membeli saham tertentu.

Pintor mengatakan harga saham di pasar sekunder bersifat dinamis dan dapat bergerak setiap waktu dengan batasan pergerakan harga yang sudah ditentukan dalam peraturan BEI.

“Pergerakan harga saham di pasar sekunder disebabkan oleh mekanisme penawaran jual dan permintaan beli yang dilakukan antar investor yang biasanya mengacu kepada perkembangan kinerja perusahaan tercatat,” kata Pintor.

Perlu diketahui bahwa ada biaya transaksi yang dibebankan kepada investor melalui Perusahaan Efek. Biaya transaksi tersebut meliputi biaya perantara pedagang Efek (broker dealer), fasilitator perdagangan yaitu Bursa Efek (BEI), lembaga kliring & penjaminan (KPEI) serta lembaga penyimpanan & penyelesaian (KSEI).

“Uang hasil penjualan saham di pasar perdana akan menjadi milik Perusahaan Tercatat apabila merupakan penerbitan saham baru,” ucapnya.

Ia mengatakan beberapa penggunaan dana hasil penawaran umum oleh perusahaan diantaranya seperti modal perusahaan melakukan ekspansi usaha, pembayaran utang-utang perusahaan atau kebutuhan lainnya, yang dalam jangka panjang akan membuat nilai perusahaan bertambah. Sementara uang hasil penjualan di pasar sekunder menjadi milik investor yang menjual saham tersebut.

“Ketika perusahaan melakukan go public dan sahamnya dimiliki oleh investor publik, maka status perusahaan akan menjadi perusahaan terbuka,” sebut Pintor.

Menurutnya, pemegang saham perusahaan menjadi bertambah banyak, itu sebabnya perusahaan wajib menjalankan prinsip keterbukaan informasi, beberapa diantaranya menyampaikan laporan keuangan perusahaan setiap kuartal dan auditan tahunan, agar informasi kinerja keuangan perusahaan dapat diketahui oleh publik, baik yang sudah menjadi investor atau yang sudah memiliki saham perusahaan, maupun calon investor yang ingin memiliki saham perusahaan. Keterbukaan informasi tersebut dapat disampaikan melalui media massa, website perusahaan, dan website Bursa Efek Indonesia.

Bagi perusahaan yang ingin menawarkan sahamnya kepada publik melalui pasar perdana, dapat menghubungi Perusahaan Efek yang memiliki izin sebagai penjamin emisi efek.

Kemudian, Perusahaan juga harus menghubungi lembaga dan profesi penunjang pasar modal untuk mempersiapkan kelengkapan syarat dalam rangka penawaran umum perdana saham, yaitu akuntan publik, konsultan hukum pasar modal, biro administrasi efek dan profesi penunjang lainnya yang dibutuhkan.

Selain itu, calon perusahaan tercatat yang mau melakukan penawaran umum perdana saham juga harus melakukan pendaftaran ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang nantinya akan memberikan pernyataan efektif pada prospektus saham yang akan ditawarkan kepada publik.

“Perusahaan juga harus melakukan pendaftaran pencatatan efek di BEI agar saham perusahaan ketika sudah selesai masa penawaran di pasar perdana, dapat segera tercatat di BEI (pasar sekunder), dan investor bisa mentransaksikan saham tersebut,” tandasnya.(gus)

Maret, Ekspor Karet Sumut Nai 18,1 Persen

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setelah Januari dan Februari yang lalu kinerja ekspor karet Sumatera melemah karena penurunan volume yang tajam, akhirnya ekspor untuk pengapalan Maret memperlihatkan perbaikan. Volume ekspor Maret sebesar 33.882 ton atau naik 18,1% dari bulan sebelumnya.

Kenaikan ini seiring dengan naiknya demand dan semakin sedikitnya volume yang delay shipment (penundaan pengapalan). Adanya peningkatan demand berasal dari China, Brazil, dan Turkey. “Namun, bila dilihat secara total volume triwulan-1 tahun ini masih mengalami penurunan 4,97% menjadi 95.188 ton bila dibandingkan triwulan-1 tahun lalu,” terang Sekretaris Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut, Edy Irwansyah.

Negara tujuan ekspor pada Maret ada sebanyak 31 negara, lima besar negara tujuan ekspor adalah Jepang (38,70%), China (9,03%), Brazil (8,66%), Turkey (7,56%) dan Canada (7,42%).

Masih menurut keterangan Edy, Ekspor karet Sumut ke Rusia bulan lalu berada pada urutan ke-18 dari 34 negara dengan volume 374 ton. Namun, pada bulan Maret tidak ada ekspor ke negara ini. Salah satu penyebabnya adalah karena kapal pengangkut karet berhenti beroperasi ke Rusia yang saat ini masih konflik dengan Ukraina. Walaupun tidak ada ekspor ke Rusia, sama sekali tidak mempengaruhi kinerja ekspor.

Harga rata-rata karet jenis TSR20 di bursa berjangka Singapura pada bulan Maret mengalami penurunan 4,95 sen dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 174,62 sen AS. Harga TSR20 pada perdagangan 7 April tercatat 173,4 sen atau turun 1,2 sen AS dibandingkan harga rata-rata Maret. Menurunnya harga karet dipicu adanya kekhawatiran menurunnya permintaan dari China karena negara ini lockdown lagi akibat meningkatnya kasus Covid-19. Kondisi gugur daun di Sumatera Utara mulai pulih, diharapkan produksi kebun karet semakin membaik.(mag-1/ram)

Penjualan Xpander Masih Terbaik di Bulan Maret 2022

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Catatan penjualan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di bulan Maret 2022 kembali menunjukkan angka yang positif. Penjualan kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi Motors di Indonesia mencatat total 10.592 unit dan berhasil mempertahankan pangsa pasarnya di 12,9%.

“Pada kuartal pertama tahun 2022 ini, kami berhasil mempertahankan penjualan kami dengan sangat baik. Kami terus bersaing diposisi atas dan hal tersebut menjadi tantangan tersendiri untuk kami. Kami didorong untuk terus mengeksplor strategi-strategi terbaik kami agar tetap bertahan dan terus bersaing diposisi atas.

Salah satu strategi kami yaitu dengan memberikan pengalaman terbaik untuk konsumen dengan selalu memberikan performa yang optimal untuk setiap layanan yang kami hadirkan. Kami juga ingin memberikan apresiasi tertinggi kami untuk konsumen di Indonesia yang telah memberikan kepercayaannya kepada kami sebagai rekan dalam menghadapi seluruh petualangan hidup mereka.

Kami juga berharap seluruh pengalaman yang kami hadirkan dapat terus menjaga dan meningkatkan loyalitas konsumen terhadap brand dan produk kami serta membantu kami untuk tetap berada di posisi yang strategis baik secara brand maupun penjualan,” tukas Tetsuhiro Tsuchida, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI

Dalam penjualannya di bulan Maret 2022, kendaraan penumpang MMKSI mencatat penjualan 6.991 unit. Sedangkan di segemen kendaraan niaga ringan, MMKSI berhasil mencatat penjualan 3.601 unit. Model Xpander (termasuk Xpander Cross) mendominasi penjualan MMKSI hingga 43% dan L300 berkontribusi hampir 25% serta Pajero Sport berkontribusi 23% terhadap penjualan MMKSI.

Seluruh model kendaraan Mitsubishi Motors juga telah membuktikan eksistensi serta keunggulannya di pasar otomotif Indonesia sepanjang kuartal pertama tahun 2022 ini.

Detail catatan penjualan MMKSI pada bulan Maret 2022 adalah sebagai berikut: Xpander (termasuk Xpander Cross) menjaga pangsa pasar di segmen small MPV sebesar 25,4% atau telah terjual sebanyak 4.547 unit.

Pajero Sport meraih pangsa pasar sebesar 50% di segmen medium SUV 2.500 cc (4×2 dan 4×4) dengan total penjualan 2.441 unit. L300 juga mempertahankan posisinya di segmen small pick-up 4×2 dengan pangsa pasar 64,3% atau 2.627 unit terjual.Begitupula dengan model Mitsubishi Triton yang tetap mempertahankan posisinya di segmen pick-up 4×4 dengan pangsa pasar 45.7% atau terjual sebanyak 954 unit. (rel/ram)

Barcelona vs Frankfurt: Kans Terakhir

SUMUTPOS.CO – BARCELONA harus puas bermain imbang 1-1 pada leg pertama perempat final Liga Europa melawan Eintracht Frankfurt pada Jumat (9/4) pekan lalu. Dari segi serangan, Frankfurt tampil lebih baik. Sepanjang 90 menit laga, tuan rumah melesakkan 16 tembakan, 5 di antaranya mengarah ke gawang. Namun, Barca mendominasi penguasaan bola dengan angka 66 persen.

Frankfurt juga kena sial karena harus tampil dengan 10 pemain setelah Tuta, diusir keluar lapangan pada menit 78. Namun, meski unggul jumlah pemain, Barca tidak mampu menambah gol.

Pekan ini, kedua tim akan kembali berjumpa. Kali ini Barcelona akan berperan sebagai n

tuan rumah di Stadion Camp Nou. Laga leg kedua akan berlangsung pada Jumat (15/4), mulai pukul 02.00 dini hari WIB.

Jelang laga, Barca ternyata punya catatan buruk kala mentas di kandang sendiri. Menukil laman France24, Blaugrana baru sekali menang di Eropa dalam laga kandangnya kala menaklukan Dynamo Kiev 1-0 di ajang Liga Champions kemarin. Sejak terlempar di Euroa League, Barca bermain imbang kala bersua Napoli dan Galatasaray di Camp Nou.

Dengan tak lagi diberlakukannya skema gol tandang, Barca masih difavoritkan untuk melaju ke empat besar. Pasalnya, tim besutan Xavi Hernandez punya catatan yang lumayan impresif di LaLiga. Sudah 15 laga mereka tak terkalahkan. Bahkan, 12 di antaranya berbuah kemenangan.

Musim ini, gelar Europa League merupakan satu-satunya piala yang mungkin bisa diraih Barcelona. Kans mereka mendulang prestasi di kompetisi kelas dua Eropa terbilang lumayan besar. Sementara di ajang La Liga, mereka tengah tercecer 12 angka dari Real Madrid yang memuncaki klasemen sementara.

Di sisi lain, Frankfurt saat ini masih terpatri di papan tengah Bundesliga. Mereka belum pernah menang dalam lima laga terakhirnya. Namun mereka memiliki rekor bagus. Die Alder hanya sekali kalah melawan tim Spanyol yakni kala bersua Real Madrid di final Piala Eropa 1960 lalu.

Pemenang dari laga Barcelona vs Frankfurt nantinya bakal bersua pemenang antara Lyon melawan West Ham United.