Home Blog Page 2735

Live Musik di Hotel De Paris Terus Berlangsung, Pemko Medan Tak Tegas

Hotel De Paris Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keberadaan dan operasional live musik di De Paris Hotel, Jalan Danau Marsabut, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan masih terus mendapatkan protes dari masyarakat sekitar. Hingga kini, masyarakat mengaku kerap merasa terganggu dengan adanya suara musik yang tidak menggunakan kedap suara dan beroperasi hingga larut malam itu.

Hal ini pun membuat anggota DPRD Kota Medan, Sahat Simbolon angkat bicara. Sahat berharap, Pemko Medan tanggap terhadap keluhan masyarakat tersebut. Dikatakan politisi partai Gerindra tersebut, hal ini sudah berulang-ulang kali dikeluhkan masyarakat, namun belum juga ada tindakan tegas terhadap pelaku usaha.”Kalau saja peraturan benar dan tegas dilaksanakan, tidak mungkin para pelanggar aturan ini masih melanggar aturan secara berulang-ulang,” ucap Sahat, Selasa (12/4).

Dikatakan Anggota Komisi I DPRD Medan itu, ketegasan pihak terkait dan Pemko Medan masih terkesan kurang serius. Harusnya dengan kejadian ini, pemerintah dapat memperkuat langkah dalam menindak dan menegakkan peraturan. Sehingga, para pengusaha dapat mengetahui batas waktu operasional dan masyarakat beristirahat tidak terganggu.”Segeralah ditindak, pihak terkait harus menanggapi keluhan masyarakat. Pemerintah harus menegakkan peraturan dan tanggap kepada keluhan Masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, puluhan warga lingkungan l, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat menyatakan protes atas kembali beroperasinya live musik di De Paris Hotel. Menurut warga, hotel yang diresmikan pada tanggal 4 oktober tahun 2020 silam itu kurang memperhatikan kepadatan penduduk di wilayahnya yang membuat masyarakat terganggu.

Ditambahkan warga lagi, live musik pada lantai atas Hotel De Paris atas nyaris beroperasi setiap malam tanpa menggunakan peredam suara sehingga membuat warga terganggu saat beristirahat. Warga pun berharap agar semua pihak bisa mendengarkan aspirasi mereka demi ketentraman ditengah-tengah masyarakat. (rel)

11 TKI Ilegal Dipulangkan dari Malaysia

BOYONG: Petugas Satpolair Poldasu memboyong 11 TKI Ilegal dari kapal nelayan.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Satpolair Polres Tanjungbalai bekerja sama dengan Direktorat Polairud Polda Sumut mengamankan kapal mengangkut 11 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Ilegal yang dipulangkan dari Malaysia.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan, ke-15 TKI Ilegal tersebut pulang ke Indonesia melalui perairan Asahan dengan menumpangi kapal pada Minggu (10/4) lalu.

saat itu personel Satpolair Polres Tanjungbalai sedang patroli di perairan Tanjungbalai, Asahan menggunakan KPll-2004 dan KPll -2022.

“Saat melakukan patroli, personel Satpolair Polres Tanjungbalai melihat kapal tanpa nama bermesin Mitsubisi PS 100.4. Silinder Gt 10 yang sedang berlayar di Tanjung Jumpul dari laut menuju Perairan Asahan. Oleh petugas langsung diberhentikan,”ungkap Hadi Wahyudi, Rabu(13/4).

Kemudian, lanjut Hadi, personel melakukan pemeriksaan dan ditemukan 15 orang di dalam kapal, terdiri dari 11 orang PMI/TKI Ilegal dan 4 orang ABK tanpa dokumen lengkap.

Hadi menambahkan, PMI/TKI ilegal tersebut pulang ke Indonesia setelah bekerja di Malaysia, yang diantaranya sebagai nelayan, pedagang kedai, dan pekerja bangunan di daerah Sikimcan Malaysia. Para TKI Ilegal tersebut membayar ongkos kapal pukat Malaysia sebesar RM 1.400 dan RM 400. Dan saat berada di tengah laut, dijemput oleh nelayan Indonesia.

“Para TKI Ilegal beserta kapal yang mengangkut mereka dibawa ke Mako Ditpolairud Polda Sumut untuk diproses dan ditindaklanjuti,”pungkasnya. (dwi/han)

2 Kurir Sabu Dituntut Hukuman Mati

DITUNTUT:Seorang terdakwa kurir sabu memohon keringanan hukuman usai dituntut pidana mati, Selasa (12/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Vernando Simanjuntak (40) warga Jalan Flamboyan Raya, Medan Tuntungan dan Eric Ambalagen (38) warga Jalan Asoka Pasar VI Gang Perintis, Medan Selayang, masing-masing dituntut hukuman mati. Keduanya dinilai terbukti atas kasus kurir sabu seberat 22 kilogram.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ramboo Loly Sinurat dalam nota tuntutannya menyatakan, perbuatan kedua terdakwa dinilai melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, agar menjatuhkan terdakwa Vernando dan Eric masing-masing dengan pidana mati,” tegasnya dalam sidang virtual di Ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri Medan, Selasa (12/4).

Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim diketuai Immanuel Tarigan memberikan kesempatan kepada penasihat hukum terdakwa, untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan. Mengutip surat dakwaan, perkara bermula pada 10 Oktober 2021, Jefri alias Uwak alias Kolok (DPO) menghubungi terdakwa Vernando Simanjuntak memberikan pekerjaan untuk menjemput sabu.

Menanggapi itu, terdakwa Vernando bersedia dan mengajak terdakwa Eric Ambalagen untuk menjemput sabu tersebut ke Tanjungbalai. Malam harinya kedua terdakwa berangkat berangkat ke Tanjungbalai dan sesampainya di Jalan Lintas Kota Kisaran, Jefri (DPO) menghubungi terdakwa Vernando dan mengarahkan kedua terdakwa berhenti di Jalan Protokol tepatnya di Masjid Menara.

Ditempat tersebut, kedua terdakwa dihampiri oleh seorang pria yang tidak dikenal dengan menggunakan sepeda motor dan menggiring kedua terdakwa ke suatu tempat.

Setelah sampai, tiba-tiba datang lagi seseorang laki-laki menemui kedua terdakwa untuk memastikan bahwa kedua terdakwa adalah orang yang diutus oleh Jefri, sedangkan seorang laki-laki yang menggunakan sepeda motor meninggalkan kedua terdakwa.

Lalu, tiba-tiba datang kembali seseorang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor Supra sambil membawa 1 buah goni yang berisikan Narkotika jenis sabu-sabu dan orang tersebut memasukkan 1 buah goni yang berisikan sabu ke dalam 1 unit mobil Avanza yang dibawa kedua terdakwa.

Setelah goni tersebut sudah berada di mobil, kedua terdakwa pergi melanjutkan perjalanan ke Medan. Selanjutnya, pada 11 Oktober 2021 dinihari, pada saat kedua terdakwa melintas jalan Perkebunan Sei Balai Kelurahan Sei Balai, Kabupaten Batubara ban mobil yang dikendari kedua terdakwa mengalami bocor.

Disaat itu juga, empat orang pria yang mengaku polisi dengan menggunakan mobil melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan di dalam mobil, petugas menemukan 1 goni yang berisikan 22 bungkus Teh Cina yang berisikan 22 kg sabu.

Ketika kedua terdakwa diinterogasi mengatakan bahwa mereka diperintahkan oleh Jefri untuk menjemput sabu dan diiming-imingi upah Rp110 juta. Selanjutnya, kedua terdakwa dan barang barang bukti 22 kg sabu dibawa ke Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut. (man)

Arif Ripai Minta Apkasindo jadi Ruang Temu bagi Petani Sawit di Labura

AEKKANOPAN, SUMUTPOS.CO – Berkumpul dengan perwakilan petani sawit dari 8 kecamatan di Labuhanbatu Utara (Labura), Sekretaris DPW Apkasindo Sumut Arif Ripai SP menegaskan, regenerasi pengurus DPD Apkasindo Labura akan menjadi tonggak awal perkembangan petani sawit dan menjadi ruang temu petani agar mudah mencapai akses kepentingannya di Labuhanbatu Utara. Hal tersebut ia sampaikan saat buka puasa bersama dengan petani sawit binaan Apkasindo di Batik Cafe, Aekkanopan, Rabu (13/04/22).

Arif Ripai SP, yang juga Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Labura mengungkapkan, luas kabupaten Labuhanbatu Utara lebih kurang sebesar 359 ribu hektar. Dari luas tersebut, 30 persennya berisi pohon sawit yang terbagi menjadi kebun korporasi dan kebun rakyat. “Apkasindo bertanggung jawab penuh terhadap petani sawit, mulai dari edukasi dan pembinaan agar ke depan, hasil produksinya meningkat,” tegasnya.

Arif juga berharap, ke depan Apkasindo Labura harus menciptakan sinergitas dengan program pemerintah, perusahan swasta dan petani kelapa sawit. Ini diharapkan agar petani kelapa sawit dapat meningkatkan perekonomian sehingga dapat menekan laju inflasi dengan naiknya daya beli masyarakat. “PSR, program kelembagaan petani dan menjangkau pupuk murah adalah mimpi yang harus direbut bersama dalam Apkasindo ini,” tandasnya.

Edi Sucipto, perwakilan petani sawit Labura dalam pertemuan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Apkasindo Sumatera Utara yang telah memfasilitasi pelatihan-pelatihan kepada petani kelapa sawit. “Sebagai petani, saya bersyukur dan berterima kasih tentunya kepada Apkasindo telah menjadi fasilitator bagi petani sawit agar lebih produktif dalam bertani”, ucap Edi.

Pertemuan ini tentu adalah langkah konsolidatif bagi petani sawit di Labura, sebab kabupaten ini terkenal dengan perkebunan kelapa sawitnya. Langkah menyatukan petani kelapa sawit di Labuhanbatu Utara hal yang tepat. “Mudah-mudahan petani di Labuhanbatu utara dapatkan akses yang baik agar produktivitasnya meningkat terus ke depan”, harap edi.

Iftar Apkasindo Sumut dengan Petani kelapa sawit di Labuhanbatu Utara ini juga di hadiri oleh beberapa pengurus DPW Apkasindo Sumatera Utara. (rel/adz)

Pengamat: BLT Migor yang Diinisiasi Airlangga Paling Tepat Saat Ini

JAKARTA, SUMUTPOS.CO — Pengamat kebijakan public dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Robi Nurhadi menilai kebijakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) paling tepat untuk mengatasi dampak naiknya harga komoditas bahan pokok belakangan ini.

Menurutnya, kebijakan BLT Minyak Goreng menjadi respons cepat pemerintah melihat rendahnya daya beli masyarakat akibat harga minyak yang dilepaskan pada keekonomian pasar.

Robi melihat, kebijakan ini menunjukkan respons cepat dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang melihat tingginya harga minyak dan ketidakmampuan Kementerian Perdagangan mengendalikan harga.

BLT Minyak Goreng rencananya diberikan kepada sekitar 20,5 juta keluarga dan 2,5 juta pedagang kaki lima yang berjualan gorengan.

Airlangga sendiri yang mengumumkan BLT Minyak Goreng ini akan diberikan selama tiga bulan, mulai April 2022. Besaran tiap bulannya Rp 100 ribu yang dibayar di awal pada April.

Jadi, penerima BLT langsung mendapatkan Rp 300 ribu pada April. Selain BLT Minyak Goreng, pemerintah juga masih memberikan bantuan untuk Penerima Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, dan BLT Dana Desa.

Menurut Robi, BLT menjadi kebijakan paling tepat saat ini karena sifatnya yang sangat fleksibel dan cair penggunaannya. Selain itu, distribusi BLT lebih mudah dibanding bantuan lain, seperti bantuan sosial sembako.

Bahkan, berdasarkan pengalaman di Indonesia, bansos justru menyeret salah satu menteri ke penjara akibat kasus korupsi.

“Kan lebih mudah, karena terdistribusi langsung pada rekening orang atau kelompok yang menjadi tujuan,” kata Robi dalam keterangan, Rabu (14/4).

Kepala Pusat Penelitian Pascasarjana Unas ini menambahkan, kemudahan BLT inilah yang membuat kebijakan serupa ini juga banyak diadopsi bukan hanya di Indonesia dan Asia, tetapi juga di Amerika, Afrika, maupun Eropa.

“BLT ini telah menjadi model kebijakan yang banyak digunakan. Negara-negara Eropa juga banyak memberikan bantuan kepada warganya dengan model BLT,” kata Robi.

Ia mengatakan, BLT umumnya diberikan bila ada kejadian yang membuat masyarakat mengalami ketidakmampuan yang tiba-tiba di negara-negara maju seperti Eropa dan Amerika.

“Itu pilihan model kebijakan yang tepat. Tinggal bagaimana melakukan implementasi dan pengawasannya,” tegas dia.

Robi menilai banyak kebijakan ekonomi yang bisa jadi buah pemikiran Airlangga. Namun, Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut sering cenderung diam, sehingga luput dari pengamatan publik.

Ia menduga kecil kemungkinan Airlangga tidak terlibat atau tidak berkontribusi pada program kerja di tingkat publik. Namun, kecenderungan diam itu membuat seolah seluruh kebijakan merupakan inisiasi Menteri Keuangan atau Presiden Jokowi langsung.

“Padahal, bisa jadi, sebenarnya ia (Airlangga) sendiri yang justru punya inisiatif atas banyak kebijakan ekonomi,” tegas Robi. (adv/*)

Bupati Dairi Sebut Siapkan Pendaftaran Indikasi Geografis Kopi Arabika

BINCANG: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (kanan) berbincang dengan Gubernur Sumatera Utara, Edi Rahmayadi saat menghadiri seminar Roving Seminar Kekayaan Intelektual di Medan, Rabu (14/4/2022).SUMUT POS.CO/Komimfo Dairi.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tengah mempersiapkan pendaftaran indikasi gografis kopi arabika ke Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham). Hal itu disampaikan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu saat menghadiri roving seminar kekayaan intelektual di Medan, Rabu (13/4/2022). Kegiatan itu diselenggarakan Direktorat Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop mengatakan, dalam seminar itu, Eddy KA Berutu memyampaikan, kopi arabika dikembangkan para petani di kabupaten Dairi.

Memiliki kualitas baik, reputasai, karakteristik dan tumbuh subur sehingga cocok didaftarkan memperoleh indikasi geografis, katanya. Eddy mengatakan, saat ini Pemkab Dairi tengah menjalin kerjasama dengan komunitas masyarakat untuk mempersiapkan indikasi geografis kopi arabika dimaksud.

Eddy mengatakan, kopi robusta Dairi sudah lebih dulu didaftarkan sebagai kekayaan intelektual indikasi geografis. “Saya berharap, selain kopi robusta, kopi arabika juga didaftarkan di indikasi geografis,” ucapnya.

Lanjut Eddy, kekayaan intelektual adalah suatu karya yang timbul dari kemampuan intelektual manusia yang merupakan aset berharga bernilai ekonomi. Indikasi Geografis adalah suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang dan/atau produk yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia atau kombinasi dari kedua faktor tersebut memberikan reputasi, kualitas, dan karakteristik tertentu pada barang dan/atau produk yang dihasilkan.

Menurutnya, perlindungan dan pemanfaatan karya intelektual membutuhkan dukungan dari masyarakat dan perguruan tinggi. Hal ini penting guna mempercepat pembangunan ekonomi wilayah berbasis intelektual, pungkasnya. (rud).

Kecamatan Medan Johor Bersama Organisasi Gelar Kolaborasi Safari Ramadhan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bulan suci Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah, dimana umat muslim berlomba-lomba dalam memperbanyak ibadah dan kebaikan. Selain sebagai bulan penuh berkah, Ramadhan juga menjadi bulan yang baik untuk berbagi dengan sesama. Momentum bulan suci ini pun dimanfaatkan oleh Kecamatan Medan Johor dengan melakukan kegiatan religius guna mendapatkan keberkahan.

Kegiatan religius yang bertajuk Kolaborasi Safari Ramadhan 1443 H ini terwujud atas gabungan beberapa organisasi yang ada di Kecamatan Medan Johor. Dalam agendanya kegiatan Kolaborasi Safari Ramadhan ini mengunjungi Masjid- masjid di enam Kelurahan yang ada di Kecamatan Medan Johor.

Pemko Medan pun di bulan Ramadan tahun ini tidak melakukan pembatasan ibadah. Selain angka Covid-19 yang cenderung menurunkan, jumlah masyarakat yang telah di vaksin juga terus meningkat, oleh karenanya tidak ada pembatasan ibadah di bulan ramadhan. Hal ini juga ditegaskan oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution, bahwa Pembatasan ibadah tidak ada dilakukan, namun penerapan Prokes tetap berlaku agar masyarakat tetap aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan.

“Kita telah menetapkan ibadah berjamaah tidak dibatasi. Namun kita lakukan himbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi prokes selama menjalankan ibadah, sehingga masyarakat tetap aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadan,” kata Bobby Nasution baru-baru ini.

Atas dasar kebijakan Bobby Nasution ini juga Kecamatan Medan Johor membuat program Kolaborasi Safari Ramadhan. Camat Medan Johor Chandra Dalimunthe menjelaskan bahwa di bulan suci ini pihaknya bersama beberapa organisasi yang ada di Kecamatan Medan Johor menggelar kegiatan religius bertajuk Kolaborasi Safari Ramadhan 1443 H.

Chandra Dalimunthe mengungkapkan awal terwujudnya kegiatan religius ini dikarenakan setiap organisasi yang ada di Kecamatan Medan Johor akan membuat agenda kegiatan selama bulan Ramadhan, dimana konsep kegiatannya memiliki tujuan yang sama. Sehingga kita berinisiatif untuk menggabungkan seluruh kegiatan yang akan digelar organisasi ini dengan agenda kegiatan dinamakan Kolaborasi Safari Ramadhan gang ditandai dengan pembentukan kepanitiaan.

“Ada delapan Organisasi di Kecamatan Medan Johor, kita gabungkan dan buat kegiatan religius bertajuk Kolaborasi Safari Ramadhan 1443 H. Dalam kegiatan ini kita mengunjungi satu masjid di setiap kelurahan yang ada di Kecamatan Medan Johor pada hari Jumat dan Sabtu setiap minggunya,” Jelas Camat Medan Johor.

Chandra Dalimunthe menambahkan, Kolaborasi Safari Ramadhan ini berlangsung selama enam hari yang telah dimulai dari tanggal 8 April 2022 di Masjid Al Munawwarah, Jalan STM Kelurahan Sukamaju dan akan berakhir pada tanggal 23 April 2022 di Masjid Nurul Huda, jalan Jamin Ginting, Kelurahan Kwala Bekala.

“Kita melakukan Kolaborasi Safari Ramadhan ini setelah shalat tarawih. Artinya kita hadir ikut shalat isya dan tarawih berjamaah, baru memulai kegiatan tersebut. Agenda yang kita lakukan adalah memberikan bantuan sembako untuk BKM masjid dan memberikan santunan kepada 15 anak yatim piatu di sekitar masjid. Semua dana bantuan ini berasal dari sukarela maupun sumbangan baik itu dari jajaran Kecamatan Medan Johor, Organisasi maupun masyarakat,” Sebut Camat Medan Johor.

Dijelaskan Chandra Dalimunthe, selain memberikan bantuan untuk BKM Masjid dan anak yatim-piatu, kegiatan Kolaborasi Safari Ramadhan ini juga untuk meningkatkan silaturahmi sekaligus sebagai sarana untuk menyampaikan program prioritas pembangunan Pemko Medan. Disamping itu juga sebagai wadah untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi masyarakat.

“Kita sebagai perpanjangan tangan Pemko Medan juga menginginkan melalui kegiatan Kolaborasi Safari Ramadhan ini dapat meningkatkan silaturahmi dan dapat menjadi wadah untuk masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan keluhannya. Selain itu juga kita dapat menyampaikan program prioritas pembangunan bapak Wali Kota Medan yang memerlukan dukungan masyarakat untuk mewujudkannya,” ungkap Chandra Dalimunthe. (rel)

5 Manfaat Galaxy Tab S8 Series 5G, Mau Coba yang Mana?

Galaxy Tab S8 Series 5G

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Samsung Electronics Indonesia telah meluncurkan Galaxy Tab S8 Series 5G, tablet yang mendobrak segala batasan untuk menjawab kebutuhan work and play masa kini. Samsung Galaxy Tab S8 Series 5G ditopang oleh prosesor terbaru Snapdragon 8 Gen 1. Prosesor octa-core dengan fabrikasi 4nm ini memiliki peningkatan kinerja 24 persen CPU dan 52 persen GPU dibandingkan pendahulunya, sehingga Galaxy Tab S8 Series 5G mampu menghadirkan performa yang lebih kuat di samping lebih hemat daya.

“Samsung Galaxy Tab S8 Series 5G dirancang untuk memberikan banyak manfaat bagi pengguna, supaya mampu menikmati pengalaman work and play yang semakin seru dan nyaman. Didukung prosesor yang mumpuni, nikmati cinematic experience yang imersif untuk hiburan maupun video conference, kenyamanan membuka beberapa aplikasi saat multi-tasking, gaming seru, hingga kesempatan untuk mengasah kreativitas,” kata Annisa Maulina, Product Marketing Manager Mobile Experience, Samsung Electronics Indonesia.

Berikut ini 5 kemudahan yang diberikan Samsung Galaxy Tab S8 Series 5G:
1. Multitasking Jadi Lancar
Prosesor menentukan kinerja tablet saat berinteraksi dan menjalankan berbagai aplikasi yang ditanamkan di dalamnya. Cepat lambatnya proses ini akan menentukan juga pengalaman kita saat menggunakan perangkat tersebut.

Dengan prosesor mumpuni, Samsung Galaxy Tab S8 Series 5G menyajikan kinerja yang lebih powerful saat menjalankan berbagai aplikasi. Ini akan terasa pengaruhnya saat Anda melakukan multitasking.

Samsung Galaxy Tab S8 Series 5G memiliki fitur multi-active windows di mana Anda bisa multitasking dengan menjalankan sampai tiga aplikasi sekaligus. Misalnya, sambil mengikuti meeting melalui aplikasi video call, Anda bisa mencatat perkembangan di dalam rapat dengan Samsung Notes, dan browsing data-data penunjang di Internet. Dengan performa yang powerful itu, kegiatan multitasking ini bisa dilakukan tanpa hambatan.

2. Pengalaman Desktop Mode yang Makin Smooth
Salah satu keunggulan tablet flagship Galaxy Tab S8 Series 5G adalah Anda bisa mengubah tampilannya dari tablet mode ke desktop mode melalui fitur bernama Samsung DeX. Dengan fitur ini Anda akan menikmati pengalaman menggunakan tablet seperti menggunakan PC yang memudahkan Anda ini untuk menyelesaikan tugas kantor atau tugas-tugas kuliah.

Samsung DeX memungkinkan Anda membuka dan menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan, sehingga Anda bisa melakukan multitasking dan membantu Anda menyelesaikan pekerjaan kantor atau tugas-tugas kuliah dengan lebih cepat. Untuk itulah, sebagaimana fitur multi-active window, Samsung DeX juga memerlukan kemampuan processing yang kuat supaya dapat memroses setiap perintah yang diberikan untuk menjalankan berbagai aplikasi dengan lancar dan smooth.

3. Hiburan makin Enjoyable
Salah satu keunggulan memiliki tablet Galaxy Tab S8 Series 5G berlayar besar yang ramping dan sekaligus tangguh dengan material armor aluminium adalah, Anda bebas menikmati hiburan di mana saja dan kapan saja, setinggi apapun mobilitas Anda.

Jadi Anda tak perlu lagi khawatir saat streaming serial favorit di rumah atau bahkan saat dalam perjalanan ke kantor. Putar playlist favorit Anda di Spotify untuk menemani aktivitas bekerja di rumah atau di kantor bagi yang sudah WFO. Saat pergi liburan, cukup bawa tablet untuk menikmati hiburan kala bersantai di mana saja.

Kemampuan processing yang kuat akan membuat kegiatan menikmati hiburan jadi memuaskan. Apalagi jika Anda sudah berada di jaringan 5G yang ngebut, streaming serial pada resolusi yang tinggi akan terasa smooth.

Engine yang mumpuni ini juga akan mengoptimalkan kemampuan tablet menghadirkan audio berkualitas cinematic untuk pengalaman sound yang kaya dan realistik saat Anda menonton atau menikmati musik. Samsung Galaxy Tab S8 Series 5G sudah diperkuat dengan premium sound melalui quad-speaker dan teknologi Dolby Atmos.

4. Pengalaman Gaming yang Bisa Diandalkan
Sebagai tablet premium, Samsung Galaxy Tab S8 Series 5G sangat serbaguna. Tidak hanya untuk memaksimalkan hari-hari Anda saat bekerja, kuliah, atau menikmati mobile entertainment, tablet ini juga bisa dipakai untuk membunuh kebosanan dengan main game.

Ditopang oleh layar luas nan jernih dan refresh rate yang tinggi, audio yang imersif, konektivitas 5G, dan yang terpenting dukungan engine yang kuat, Anda akan menikmati pengalaman gaming yang bisa diandalkan.

Prosesor baru ini akan memberi Anda pengalaman bermain game yang minim lag, gameplay yang mulus, loading yang cepat, dan response time yang tinggi. Main game setelah belajar atau bekerja, sekarang bebas merdeka!

5. Tambah Kreatif
Samsung Galaxy Tab S8 Series 5G sudah dilengkapi dengan berbagai aplikasi kreatif yang bisa Anda gunakan untuk mengasah bakat kreatif Anda, dari menulis, menggambar, membuat sketsa, membuat art desain, video editing, dan sebagainya.

Anda bisa menulis dan menyimpan berbagai ide kreatif Anda dengan aplikasi Noteshelf. Redakan stress di tengah kesibukan Anda dengan menggambar atau mewarnai melalui berbagai template yang tersedia di aplikasi Penup. Anda juga bisa menjadi illustrator atau digital artist yang handal dengan aplikasi Clip Studio Paint.

Berbagai aplikasi kreatif tadi bisa berjalan dengan lancar dengan dukungan prosesor yang kuat macam Snapdragon 8 Gen 1 ini. Makin lancar aplikasinya, makin lancar pula upaya Anda untuk meningkatkan kreativitas.

Performa engine yang kuat ini ditopang pula oleh kapasitas memori RAM dan internal storage yang besar. Galaxy Tab S8 Series 5G sudah mendukung RAM hingga 12GB dan memori internal 256GB yang bisa di-expand sampai 1TB dengan kartu memori eksternal.

Samsung Galaxy Tab S8 Series 5G juga sudah menggunakan baterai besar yang memungkinkan pengguna menikmati berbagai manfaat tablet ini dalam waktu yang lebih lama, tanpa sering-sering diisi ulang daya baterainya. Jika daya baterai mendekati kritis, bisa segera diisi ulang karena tablet ini sudah mendukung super fast-charging sampai 45W.

Anda bisa mendapatkan tablet ini dengan harga mulai dari Rp9.999.000 untuk Samsung Galaxy Tab S8 (WiFi), Rp12.999.000 untuk Galaxy Tab S8 5G (8GB/128GB), Rp 16.999.000 untuk Galaxy Tab S8+ 5G (8GB/256GB), dan Rp 19.999.000 untuk Galaxy Tab S8 Ultra 5G (12GB/256GB).

Anda bisa menikmati performa kuat tablet Samsung Galaxy Tab S8 Series 5G ini dengan penawaran menarik pada periode 1 April – 15 Mei 2022 di Samsung.com/id. Dapatkan gratis Keyboard Cover dan tambahan cashback untuk pembelian produk wearables dan aksesoris pilihan. (rel/adz)

PLN UP3 Pematangsiantar Lakukan Penandatangan Nota Kesepakatan dengan REI

NOTA KESEPAKATAN: Manager PLN UP3 Siantar Petrus Gading Aji dan Ketua REI Komisariat Siantar Gabriel K Pandiangan melakukan MoU.

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – PT PLN Wilayah Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama empat Komisariat Real Estate Indonesia Kota Tebing Tinggi di Siantar, Selasa (12/4/2022). Nota kesepakatan tersebut mengenai pelayanan penyambungan listrik rumah baru REI.

Penandatanganan dilakukan oleh Manajer PT PLN UP3 Pematangsiantar Petrus Gading Aji, Ketua REI Komisariat Pematangsiantar, Gabriel K Pandiangan, Ketua REI Komisariat Simalungun, Boston RH Purba, Ketua REI Komisariat Kabupaten Asahan, Zulfan Siregar dan Ketua REI Komisariat Tebing Tinggi, Mhd Ansari Akbar ST di kantor PLN UP3 Pematangsiantar.

Petrus Gading Aji mengatakan, penandatanganan nota kesepakatan ini merupakan salah satu upaya perwujudan PLN dalam rangka memberikan peningkatan pelayanan pada pelanggan.Dalam hal ini pelanggan, lanjutnya, di segmen perumahan.

“Dengan adanya kerjasama ini, PLN UP3 Pematangsiantar bisa mengetahui terlebih dahulu lokasi-lokasi mana yang akan dibangun perumahannya. Sehingga pada saat hari H pembangunan nanti, kami sudah siap, artinya pengerjaannya tidak kejar-kejaran dengan developer perumahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya siap berkolaborasi, berkoordinasi dan bekerjasama bukan hanya di bidang kelistrikan saja tetapi juga siap membantu untuk pemasangan layanan Internet. Dengan adanya pemasangan listrik dan Internet secara bersama maka akan menambah nilai jual dan banyak yang berminat.

“PLN siap bekerjasama dengan REI dalam pelayanan penyambungan listrik di lokasi perumahan. Dan ke depan, harapannya PLN tidak hanya bekerjasama dengan REI saja tetapi juga asosiasi lainnya,” tuturnya.

Ketua REI Komisariat Pematangsiantar, Gabriel K Pandiangan mengungkapkan, pihaknya sangat berterima kasih kepada pihak PLN UP3 Pematangsiantar. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan layanan sambungan listrik ini berjalan dengan lancar.

Ditambahkan Ketua REI Komisariat Simalungun, Boston RH Purba, dengan adanya nota kesepakatan ini berarti sudah saling memahami bagaimana kekuatan dan kemampuan developer disingkronkan dengan kinerja PLN. Sehingga akan terjalin harmonisasi yang mana diketahui bahwa PLN adalah satu-satunya penyedia listrik dan adanya listrik menjadi salah satu syarat utama dari pembangunan.

“Kami berharap PLN bisa memahami dan membentuk sinergitas dengan REI. Ke depan, kerjasama ini bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. (ila)

Pemprov dan BMKG Tekan Angka Korban Bencana Hingga Nol

istimewa ARAHAN: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat menyampaikan arahan pada Seminar Dinamika Atmosfer Regional Pemprov Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Selasa (12/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), berkomitmen menekan korban bencana alam hingga angka nol atau zero victim. Hal tersebut dapat dicapai melalui sistem peringatan dini dan tindakan dini.

Berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) 2021, Sumut masuk ke kategori sedang, dengan skor 143,83. Meski dalam kategori sedang, sepanjang 2021, bencana hidrometeorologi di Sumut cukup tinggi. Yakni bencana terkait atmosfer, air, dan laut yang mengakibatkan intensitas hujan tinggi, angin kencang, puting beliung, banjir, tanah longsor, kekeringan, serta kebakaran hutan dan lahan.

Tercatat, sepanjang 2021, terjadi 44 kali bencana banjir dan banjir bandang, serta 22 kali tanah longsor. Bencana ini merenggut 27 korban jiwa, 69 orang luka-luka, 3 orang hilang, dan 296 orang terpaksa mengungsi.

“Secara nasional, risiko bencana Sumut di urutan 16. Dan di 2021, banjir bandang serta tanah longsor sudah merenggut banyak nyawa masyarakat. Kita harus berkomitmen menekan korban jiwa sekuat tenaga,” ungkap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, saat menyampaikan sambutan di Seminar Dinamika Atmosfer Regional Pemprov Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Selasa (12/4).

Edy juga mengingatkan masyarakat, untuk menjaga kelestarian alam. Karena menurutnya, bencana alam terjadi tidak terlepas dari ulah manusia yang merusak lingkungannya. Dengan laju pertumbuhan penduduk 1,28 persen (data BPS), isu kerusakan lingkungan menurutnya akan meningkat.

“Kita harus menjaga alam, maka alam akan menjaga kita, kita harus jaga keseimbangannya. Dan sekarang jumlah penduduk Sumut sudah mencapai sekitar 15 juta jiwa dan terus bertumbuh. Kalau kita tidak memperhitungkan ini, mengabaikan peringatan BMKG, sudah pasti sulit menghindari jatuhnya korban jiwa,” tutur Edy.

Sementara itu, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, saat ini kebiasaan masyarakat Indonesia dan sebagian besar negara berkembang, kurang peduli dengan peringatan dini dan prakiraan cuaca. Sehingga, jatuhnya korban jiwa sulit dihindari, karena tidak adanya aksi cepat dini.

“Kurang dipedulikan dan tidak mendapat aksi cepat, sehingga bisa berakibat buruk. Sekarang kita berupaya zero victim,” jelasnya, melalui video conference.

Dia juga mengingatkan, pentingnya mitigasi awal pemanasan global, karena pemanasan global memicu kondisi cuaca ekstrem. Cuaca ekstrem menurutnya akan meningkatkan terjadinya bencana hidrometeorologi.

“Kalau tidak kita mitigasi awal, kondisi bisa lebih buruk lagi, panas akan bertambah dan terus bertambah,” beber Dwikorita.

Pada seminar ini, Pemprov Sumut dan BMKG juga menandatangani nota kesepahaman untuk menekan korban jiwa pada bencana alam. Melalui nota kesepahaman ini, sinergi, konektivitas, dan kerja sama yang kuat akan tercipta, sehingga bisa mewujudkan zero victim.

Hadir pada seminar tersebut, Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah 1 Medan Edison Kurniawan, Kepala BPBD Sumut Abdul Haris Lubis, dan OPD terkait. Hadir juga Rektor USU Muryanto Amin, OPD kabupaten/kota se-Sumut secara virtual. (gus/saz)