29 C
Medan
Monday, February 2, 2026
Home Blog Page 2772

Satlantas Polres Asahan Lakukan Penyemprotan Disinfektan

SEMPROT: Personel Satlantas Polres Asahan lakukan penyemprotan disinfektan.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Asahan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh ruangan Mako Satlantas Polres Asahan, Jumat (28/1).

Kasat Lantas Polres Asahan AKP Jodi Indrawan SIK menyampaikan, penyemprotan cairan disinfektan di Mako Satlantas adalah bentuk pencegahan dan pengendalian sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus Corona di lingkungan Sat Lantas Polres Asahan.

“Penyemprotan ini kita lakukan sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) pada masa Pandemik Covid-19 guna mengantisipasi paparan Covid-19 sebagai Adaptasi Kebiasaan Baru,”kata AKP Jodi Indrawan SIK.

Di tempat berbeda, Ketua Satgas Covid-19 Asahan, Surya B.Sc melalui Juru Bicara Satgas Covid-19, Syamsuddin kepada awak media mengatakan tak bosan-bosannya terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat asahan agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Mari kita jaga dan tetap mempertahankan Prokes dengan tetap memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” ujarnya. (dat/han)

Tipu Toko Bangunan Ratusan Juta, Karyawan PT NPK Bahilang Diciduk Polisi

DIAMANKAN : Pelaku penipuan hingga ratusan juta rupiah, Agustian Saragih diamankan Polres Tebingtinggi.sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Seorang karyawan perkebunan swasta PT NPK Bahilang bagian R&D Agustian Saragih (27) warga Dusun I Desa Bahilang, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), ditangkap aparat Polres Tebingtinggi setelah ketahuan melakukan tindak pidana penipuan.

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi melalui Kasi Humas Aiptu Agus Arianto kepada wartawan, Jumat (28/1), membenarkan telah melakukan penangkapan terhadap pelaku penipuan seorang karyawan PT NPK Bahilang bagian R&D.

Disebutkan, penipuan itu dilakukan tersangka dengan cara berbelanja ke toko Mitra Bangunan milik korban Rickianto Susanto (33) warga Jalan Thamrin Kelurahan Pasar Gambir, Kecamatan Tebingtinggi Kota.

“Pelaku dengan mengatas namakan perusahaan PT NPK Bahilang R&D mendatangi toko korban dan membeli sejumlah barang dengan mempergunakan fotokopi Surat Pesanan Lokal (SPL) yang ditandatangani Dr Ir Yohanes MS Samosir (Head PT NPK R&D), Ir Zulkasta Sinuraya SP (Manager PT NPK R&D) dan Linda (KTU PT NPK R&D). Tapi ternyata, SPL tersebut adalah palsu,” jelas Aiptu Agus Arianto.

Dijelaskannya, korban berhasil melakukan pembelian secara berulang-ulang dengan waktu yang berbeda sampai 10 kali dengan memakai SPL fiktif dan palsu. Akibat perbuatan pelaku, korban Rickianto Susanto mengalami kerugian Rp 122.599.000.

“Perbuatan pelaku terbongkar, saat korban menghubungi Linda untuk memberitahukan bahwa barang yang dipesan tidak ada. Linda selaku KTU PT Bahilang merasa terkejut karena tidak pernah melakukan pemesanan dan tidak pernah mengeluarkan SPL,” bebernya.

Kini pelaku sudah diamankan dan para saksi telah dimintai keterangan. Pelaku terancam dengan Pasal 378 dari KUHPidana. (ian/han)

70 Mahasiswa STAIS Tebingtinggi Ikuti KKL

LEPAS : Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan bersama Ketua STAIS Tebingtinggi Deli Chairuddin Siregar melepas 70 mahasiswa untuk pelaksanaan KKL.sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menyambut baik KKL (Kuliah Kerja Lapangan) STAIS (Sekolah Tinggi Agama Islam) Tebingtinggi Deli Kota Tebingtinggi tahun 2022.

“Kami, Pemerintah Kota Tebingtinggi menyambut baik kegiatan Kuliah Kerja Lapangan ini. Yang mana ini adalah merupakan bagian dari pada satu program meninggalkan kampus sebelum memperoleh predikat seorang sarjana,” jelas Umar Zunaidi Hasibuan ketika melepas 70 Mahasiswa asal STAIS Tebingtinggi untuk melaksanakan KKL di Halaman Kantor Balai Kota Pemko Tebingtinggi, Jalan Sutomo, Kamis(27/1) sore.

Ditambahkan Umar, sebagai pengabdian langsung ke tengah masyarakat, mempraktekkan keilmuan semasa di bangku kuliah, para mahasiswa dan mahasiswi diharapkan bisa memberikan ilmu yang baik dan membantu masyarakat.

Diingatkan Umar Zunaidi, bahwa saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, bilamana nanti dalam menjalani program KKL masing masing kita mengambil peran dan tanggung jawab untuk menjaga dan mengedukasi masyarakat akan pentingnya kesadaran melaksanakan vaksin dan menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

“Diharapkan kepada mahasiswa mahasiswi agar kiranya memberi kontribusi kepada Kota Tebingtinggi dan memiliki karakter yang tangguh, berjiwa melayani kepada masyarakat dan kemaslahatan ummat,” pinta Umar.

Sementara itu, Ketua STAIS Tebingtinggi Deli Kota Tebingtinggi Dr Chairuddin Siregar berharap kiranya dengan KKL ini, mahasiswa dan mahasiswi bisa bersinergi dengan masyarakat ditempat mereka melaksanakan kegiatan KKLnya serta diharapkan juga ikut membangun peradaban terutama akhlak remaja.

“STAIS Tebingtinggi Deli Kota Tebingtinggi melepas sebanyak 70 mahasiswa dan mahasiswi di Kelurahan yang ada di Kota Tebingtinggi, kita harapkan mereka bisa memberikan kontribusi bagi kemajuan Tebingtinggi selama KKL dan juga setelah tamat menyandang gelar sarjana,” bilangnya.

Hadir dalam acara tersebut Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Idham Khalid, Kaban Kesbangpol Zubir Husni Harahap, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, Camat serta Dosen. (ian/han)

Personel Samapta Polres Asahan Patroli Bersepeda Pantau Situasi Kamtibmas

KAMTIBMAS: Personel Polres Asahan memberikan pesan kamtibmas dan imbauan disiplin Prokes di sejumlah Pasar.sopian/sumut pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Berbagai upaya dilakukan pihak kepolisian khususnya Polres Asahan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Seperti halnya yang dilakukan personel Sat Samapta Polres Asahan, yang melakukan patroli bersepeda, Rabu (26/1) pukul 09.00 wib.

Dipimpin KBO Sat Samapta Polres Asahan Ipda Boris Regen Pardosi SH, sebanyak 6 personel melakukan patroli bersepeda dengan sasaran pasar-pasar keramaian di pusat kota Kisaran.

“Patroli bersepeda ini kita sesuai perintah arahan dari Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIk MH dalam meningkatkan pelayanan Polri untuk menjaga keamanan dan kertetiban di tengah-tengah masyarakat, serta memudahkan petugas agar lebih leluasa langsung menyapa warga yang ditemui di pasar pusat keramaian kota Kisaran,”kata Ipda Boris Regen Pardosi SH.

Selain melakukan patroli bersepeda, pihaknya juga berkoordinasi dengan pengelola pasar untuk menerapkan protokol kesehatan di pasar guna mencegah penyebaran Covid 19.

“Kami juga membagikan masker kepada pedagang dan masyarakat yang tidak memakai masker, serta memberikan teguran agar selalu mendisiplinkan pola hidup sehat dengan mematuhi Protokol Kesehatan,”ujarnya.

Di tempat berbeda Ketua Satgas Covid-19 Asahan, Surya B.Sc melalui Juru Bicara Satgas Covid-19, Syamsuddin kepada awak media mengatakan tak bosan-bosannya terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat asahan agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Mari kita jaga dan tetap mempertahankan Prokes dengan tetap memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” ujarnya. (dat/han)

Kabid Administrasi Pemerintahan Desa Mengaku Tak Ingat Biaya Surat Pilkades

BERI KETERANGAN: Kabid APD DPMDP2A Humbahas Jerry Silitonga tengah angkat kaki memberikan keterangan kepada wartawan, saat di ruang kerja Kepala Dinas PMDP2A, Kamis (27/1). Gemayel Simbolon/sumut pos.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Pasca pemilihan kepala desa serentak di 85 desa, 10 Kecamatan se Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) pada 22 November 2021 lalu, Pemerintah Humbahas menghabiskan anggaran hingga Rp4,5 miliar.

Kepala Bidang Adminitrasi Pemerintahaan Desa (APD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Perlindungan Perempuan dan Anak (DPMDP2A) Jerry Silitonga, malah tidak ingat berapa biaya pengadaan surat suara Pilkades serentak yang diselenggarakan akhir tahun 2021 itu.

“ Saya kurang hafal karena kebetulan Panitia Pejabat Teknis Kegiatan (PPTK), Inrawati,” kata Jerry saat disinggung wartawan,” Kamis (27/1) di ruang kerja Kepala Dinas PMDP2A.

Namun, Jerry mengatakan, dalam per lembar untuk surat suaranya sekitar Rp 1.100. Dengan jumlah surat suara yang dicetak 79 ribu lembar.

Lagi-lagi, Jerry yang duduk menjawab pertanyaan wartawan sambil duduk dengan mengangkat kakinya, selain biaya surat suara. Ia juga enggan merinci biaya pengadaan baliho, dan spanduknya yang telah dihabiskan dari anggaran Rp4,5 miliar tersebut.

Malah, ia menyebut soal baliho yang dicetak untuk 85 desa itu ada 85 lembar. Dengan rincian, per satu lembar dengan ukuran 3×4 meter. Dan, untuk spanduk, kata Jerry, sebanyak 170 lembar dengan ukuran 1×5 meter.

Untuk pencetakan spanduk itu, dituliskan sosialisasi Pilkades damai. Sedangkan, baliho sosialisasi menghayokan partisipasi pemilih ketika Calon Kepala Desa sudah ditetapkan.

“Selain biaya pencetakan baliho dan spanduk, juga biaya pemasangan baliho diberikan kepada pemerintah desa di luar dana hibah yang sudah ditransfer ke PPKD,” jawabnya.

Dan untuk proses pengadaan surat suara, baliho dan spanduk, menurut Jerry, pihaknya melakukan kerja sama dengan pihak ketiga kepada penyedia jasa dengan dilakukan melalui penunjukan langsung (PL).

Lebih lanjut Jerri mengatakan, dari anggaran Rp4,5 miliar itu, sebanyak Rp2,3 miliar diberikan melalui hibah kepada 85 Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) yang menyelenggarakan Pilkades serentak.

Hibah itu tadi, lanjutnya, ditransfer langsung ke desa setelah PPKD di SK-kan oleh penjabat kepala desa setempat. Dan jumlah dana yang ditransfer berbeda sesuai dengan jumlah PPKD.

“Komposisi PPKD disesuaikan dengan jumlah penduduk. Jumlah PPKD dalam Pilkades serentak sebanyak tujuh sampai sembilan orang. PPKD dengan jumlah tujuh orang, dana yang hibah yang ditransfer sebanyak Rp 23 juta sedangkan PPKD yang berjumlah sembilan orang dana hibah yang ditransfer sebanyak Rp 33 juta,” katanya.

Lanjutnya, dari jumlah dana hibah yang ditransfer, sudah termasuk biaya honorer PPKD, alat tulis kantor (ATK), sewa peralatan, tenda, pengeras suara, makan/minum rapat dan SPPD.

Sementara, kucuran yang lainnya, juga di hibahkan ke pengamanan kepada TNI/Polri sebesar Rp 500 juta. Dana hibah tadi di poskan ke Polres Humbahas.

Selain dana hibah yang dikucurkan ke PPKD dan TNI/Polri. Dana itu juga, diposkan di PMDP2A sekitar Rp 1, 7 miliar.

Dana Rp 1,7 miliar itu diperuntukkan untuk biaya makan/minum rapat, SPPD, pembekalan PPKD, pengadaan surat suara, baliho/spanduk, peralatan pemilihan di TPS.

Jerry menambahkan, sementara untuk kotak suara dan bilik suara, dilakukan dengan cara pinjam pakai dipinjam dari KPUD setempat.

“Karena kotak suara serta bilik suara kita pinjam pakai dari KPU, maka dana yang sudah tertampung di Silpakan. Selain itu, biaya pelantikan kepala desa terpilih turut disilpakan. Sebab pelantikan kepala desa terpilih sudah melewati tahun anggaran berjalan,” sebut Jerry. (des/han)

Razia Narkoba Angkot di Awal 2022, 10 Hari, Jaring 10 Sopir Positif

RAZIA: Tim gabungan Dishub, BNN, Satpol PP, Dinkes Kota Medan, serta TNI/Polri, saat menggelar razia narkoba kepada para sopir angkot di Kota Medan, Jumat (28/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai bentuk konsistensi dalam memberantas narkoba dan memberi rasa aman serta nyaman bagi para penumpang angkutan umum, Pemko Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan kembali menggelar razia kepada para sopir angkutan kota (angkot).

Hingga Jumat (28/1) sore, razia yang dilakukan di depan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto Medan ini, merupakan hari ke-10 gelaran razia narkoba kepada sopir angkot tersebut. Dan selama 10 hari digelar, ada sebanyak 10 sopir yang terjaring, dan dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Kepada Sumut Pos, Kepala Dishub Kota Medan, Iswar Lubis mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pihaknya bersama tim gabungan dari TNI/Polri, BNN, Satpol PP, dan dari Dinas Kesehatan Kota Medan, untuk meminimalisir kecelakaan akibat kelalaian sopir angkot.

“Kegiatan ini dilakukan berperiode, jadi untuk awal 2022 ini, kami lakukan 15 hari. Dan hari ini (kemarin, red) sudah masuk hari ke-10. Selama 10 hari, sudah ada 10 sopir angkot yang terjaring,” ungkap Iswar, Jumat (28/1).

Lebih lanjut Iswar mengatakan, pelaksanaan tes urine biasanya dilakukan pada sore hari. Sementara dari pagi hingga siang, dilakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen pengendara. Dari hari pertama sampai ke-10 razia di Januari 2022 ini, total ada 70 sopir angkot yang telah dites urine, dan 10 orang di antaranya dinyatakan positif narkoba oleh BNN.

Karena itu, menurutnya, Dishub Kota Medan masih akan melakukan razia 4 hari ke depan, atau hingga akhir Januari 2022, di berbagai tempat atau ruas jalan di Kota Medan. Sebab selain menjaring sopir angkot, mereka juga ingin memastikan kesiapan dokumen kendaraan.

“Jadi fokus kami banyak. Ada untuk penertiban angkutan umum dan barang, mulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen kendaraan maupun kesiapan dari pengemudi,” jelas Iswar.

Iswar menyebutkan, selain menggelar pemeriksaan dokumen dan tes urine, tim gabungan juga menggelar operasi yustisi, dengan membagikan ribuan masker kepada para pengendara yang tidak menggunakan masker. Apalagi akhir-akhir ini, angka Covid-19 kembali meningkat di Kota Medan, sehingga perlu memastikan para pengendara dan penumpang untuk tetap memakai masker.

“Yang tidak memakai masker kami berhentikan dan diberikan masker. Serta diedukasi, agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) selama berkendara,” jelasnya.

Sementara itu, lanjutnya, jika dibandingkan dengan razia tes urine pada akhir 2021 lalu, jumlah sopir angkot yang positif menggunakan narkoba, berkurang cukup jauh. Pada akhir tahun lalu, jumlahnya mencapai 70 orang.

Dia pun berharap, seluruh sopir angkot di Kota Medan dapat mengutamakan keselamatan selama berkendara dan menghindari penggunaan obat-obatan terlarang.

“Sesuai instruksi Pak Wali, semua sopir angkot di Medan harus tertib, baik secara administrasi maupun kesiapan sopirnya secara pribadi. Demi keselamatan semua pihak, tidak boleh ada sopir yang menggunakan narkoba, ini penting,” pungkas Iswar. (map/saz)

Edy Dukung Penuh Sumut Jadi Tuan Rumah HPN 2023

BERSAMA: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, diabadikan bersama pengurus PWI Sumut usai beraudensi di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jumat (28/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), H Edy Rahmayadi menegaskan, pihaknya siap mendukung Sumut sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2023 mendatang.

Penegasan ini disampaikan Edy saat menerima audensi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut H Farianda Putra Sinik dan jajaran di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Jenderal Sudirman Me-dan, Jumat (28/1).

“Kami mendukung dan siap melaksanakan peringatan HPN 2023 mendatang di Sumut,” ungkap Edy, yang saat itu didampingi Asisten Administrasi Umum M Fitriyus, dan Kepala Biro Umum Mahfullah Daulay.

Lebih lanjut Edy mengatakan, dipercayanya Sumut sebagai tuan rumah HPN 2023 oleh PWI Pusat, tentunya hal tersebut menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi Sumut.

“Dan ini harus dimanfaatkan n sebaik-baiknya,” katanya.

Untuk itu, dia pun meminta kepada pengurus PWI Sumut, untuk mempelajari dan mempersiapkan program-program serta rangkaian kegiatan dalam pelaksanaan HPN 2023 tersebut.

“Tolong siapkan dan rancang program dan kegiatannya,” imbau Edy.

Edy juga menjelaskan, pihaknya pada tahun-tahun sebelumnya, memang belum menyanggupi Sumut sebagai tuan rumah HPN.

“Karena infrastruktur kita saat itu belum memadai. Kan malu kita nanti dengan tamu yang datang dari seluruh Indonesia,” katanya lagi.

Pada kesempatan itu, dia juga menyampaikan keinginannya untuk menghadiri peringatan HPN 2022 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 9 Februari 2022 mendatang, yang acara puncaknya akan dihadiri Presiden Joko Widodo.

“Namun maaf, saya di 8 sampai 9 Februari 2022 ada kegiatan dengan Menpora, Bappenas, Gubernur Aceh, KONI Pusat, dan lainnya, untuk membahas persiapan PON 2024 di Sumut dan Aceh sebagai tuah rumah. Namun begitu, nanti saya akan wakilkan kepada Wakil Gubernur untuk berangkat ke Kendari,” tutur Edy.

Sementara itu, Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik, yang saat itu didampingi Sekretaris SR Hamonangan Pangggabean, Wakil Ketua Bidang Organisasi Rifki Warisan, serta Wakil Ketua Bidang Media Siber dan Multimedia Austin Antariksa Tumengkol, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Sumut, yang telah mendukung penuh Sumut sebagai tuan rumah HPN 2023.

Farianda menjelaskan, PWI Sumut akan memberangkatkan 25 orang pengurus untuk mengikuti peringatan HPN 2022 di Kota Kendari, yang digelar pada 6-10 Februari 2022.

“Selain mengikuti beberapa rangkaian kegiatan pada HPN 2022 di Kendari, PWI Sumut juga akan mempromosikan dan mengampanyekan Sumut untuk dijadikan sebagai tuan rumah HPN 2023 mendatang,” pungkasnya. (dek/saz)

Trans Metro Deli Masih Gratis, Bakal Bertarif Mulai Tahun Ini

NAIK: Sejumlah warga saat akan menaiki bus Trans Metro Deli menuju Lapangan Merdeka Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Animo masyarakat Kota Medan terhadap angkutan Trans Metro Deli (TMD), yang merupakan bus dengan sistem pembelian pelayanan oleh pemerintah kepada operator angkutan umum atau Buy The Service (BTS), terlihat sangat tinggi hingga saat ini.

Sejak beroperasi 16 November 2020 lalu, bus TMD yang kini telah beroperasi pada 5 koridor di Kota Medan, tampak terus digandrungi. Pantauan Sumut Pos, khusus pada jam-jam kerja, 5 koridor tersebut selalu dipenuhi calon penumpang, terutama untuk koridor Lapangan Merdeka-Belawan.

“Alhamdulillah animo masyarakat terhadap bus TMD sangat tinggi. Sudah beroperasi selama satu tahun lebih, dan sampai saat ini, masih terus diminati masyarakat,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Iswar Lubis, Jumat (28/1).

Diakui Iswar, hingga saat ini bus TMD masih beroperasi dengan tarif Rp0, alias gratis. Sehingga bisa saja, tarif gratis tersebut yang jadi satu alasan tingginya animo masyarakat terhadap moda transportasi ini.

“Sampai sekarang tarifnya masih Rp0. Tapi kami yakin, tidak serta merta hanya karena masih gratis, tapi masyarakat juga butuh moda transportasi massal yang modern, layak, aman, nyaman, dan tepat waktu,” tuturnya.

Dia menjelaskan, hingga saat ini tarif bus TMD Rp0, karena masih disubsidi oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Namun begitu, ke depannya bus TMD di Kota Medan bakal bertarif sama seperti bus BTS lainnya di Indonesia.

“Bus BTS di seluruh Indonesia semuanya sudah bertarif, hanya di Medan yang masih Rp0. Makanya ke depannya, bus TMD pasti akan bertarif. Tapi kapan dan berapa tarifnya, itu bukan kami yang menentukan, tapi Kemenhub. Karena bus BTS ini adalah program Kemenhub. Kemungkinan bisa saja mulai tahun ini sudah bertarif. Kita tunggu saja keputusan dari pusat,” jelas Iswar.

Iswar meyakini, bertarifnya bus TMD di Kota Medan ke depannya, tidak akan membuat bus ini ditinggal para peminatnya. Pasalnya, masyarakat Kota Medan juga membutuhkan moda transportasi massal yang nyaman dan tepat waktu.

“Bus TMD ini kan mengedepankan pelayanan, maka yakinlah, Saat masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik dalam bertransportasi, maka masyarakat pasti akan tetap menggunakannya, meskipun bertarif. Wajar kalau bertarif, kan memang harus disesuaikan juga dengan transportasi umum lainnya,” katanya lagi.

Sesuai instruksi Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, yang ingin mengatasi masalah kemacetan di Kota Medan dengan meningkatkan moda transportasi massal, saat ini Pemko Medan juga telah meminta tambahan koridor bus TMD ke pemerintah pusat. Nantinya, angkutan umum lainnya, seperti angkutan kota (angkot) akan dijadikan feeder atau angkutan pengumpan bagi bus BTS.

“Pemko Medan sudah mengajukan untuk penambahan koridor bus TMD. Jadi ke depannya, angkot-angkot di Medan juga akan lebih diberdayakan dengan dijadikan feeder,” pungkas Iswar. (map/saz)

Masyarakat Jangan Panic Buying, Minyak Goreng Cukup hingga 4 Bulan ke Depan

SUSUN: Pegawai supermarket saat mengatur susunan minyak goreng di rak toko. Pemko Medan memastikan, persediaan minyak goreng cukup hingga 4 bulan ke depan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan, Damikrot memastikan, ketersediaan minyak goreng di Kota Medan masih cukup. Karena itu, masyarakat diminta tidak panik sehingga membeli di luar ketentuan pemerintah, yakni maksimal 2 liter per orang.

“Alhamdulillah, ketersediaan minyak goreng kita masih cukup hingga 4 bulan ke depan. Karena itu, masyarakat diminta belanja sesuai kebutuhan. Jangan panic buying,” imbau Damikrot, Kamis (27/1) lalu.

Damikrot juga menjelaskan, jika ditemukan penimbunan, maka akan ditangkap dan diproses pidana oleh pihak kepolisian.

“Ada 2 pihak yang bisa melakukan penimbunan, yakni distributor dan masyarakat. Khusus masyarakat, kemungkinan karena khawatir ketersediaan minyak goreng terbatas. Jangan khawatir, kami sudah menggandeng sejumlah produsen minyak goreng untuk pengadaan hingga 4 bulan ke depan,” katanya.

Terkait kemungkinan pembelian di atas 2 liter, dia mengatakan, jika masih sebatas kewajaran, misalnya 4 liter, tentu masih bisa dimaklumi. Sebab menurutnya, pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) memang sangat membutuhkan minyak goreng untuk berusaha.

Meski demikian, sambung Damikrot, pihaknya senantiasa mengimbau, memantau, serta menyosialisasikan kebijakan pemerintah, soal harga eceran tertinggi (HET) Rp14 ribu, serta membeli 2 liter per orang.

“Kalau pemerintah, sifatnya hanya mengimbau. Sedangkan jika terjadi tindak pidana, tentu ditangani pihak kepolisian,” tuturnya.

Untuk memberi kenyamanan pada masyarakat, lanjutnya, Dinas Perdagangan Kota Medan akan rutin menggelar pasar murah sebagai wujud tindak lanjut instruksi pemerintah, yakni ke pasar ritel. Khusus ritel, imbuh Damikrot, sejauh ini menjual minyak goreng Rp14 ribu per liter. Namun untuk pasar tradisional belum bisa dijalankan, sebab pedagang mengaku saat membeli, harganya sudah Rp18 ribu per liter.

“Sampai saat ini di pasar tradisional memang masih bervariasi, sekitar Rp19 ribu sampai Rp20 ribu per liter. Nah, jika persediaan mereka habis, kami sarankan untuk menjualnya sesuai instruksi pemerintah,” ujarnya.

Dia pun mengatakan, pasar murah yang digelar Pemko Medan telah menyalurkan minyak goreng murah mencapai 25.000 liter. Pasar murah tersebut akan terus berlanjut di sejumlah titik, bahkan harganya hanya Rp12 ribu per liter.

“Menjelang Tahun Baru Imlek ini, kami gelar pasar murah di sejumlah titik dengan harga minyak goreng Rp12 ribu per liter,” pungkas Damikrot. (map/saz)

Nixon Jabat Kasipidum Kejari Medan Gantikan Riachad SP Sihombing

PIMPIN: Kajari Medan T Rahmatsyah, saat memimpin sertijab Kasipidum lama ke yang baru, Kamis (27/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Teuku Rahmatsyah, memimpin pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Medan, Nixon Andreas Lubis, Kamis (27/1/) lalu.

Pelantikan Nixon, menyusul keluarnya Keputusan Jaksa Agung RI No: KEP-IV-882/C/12/2021 tertanggal 9 Desember 2021, sebagai Kasi Pidum Kejari Medan, menggantikan Riachad SP Sihombing. Nixon sebelumnya menjabat sebagai Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pematangsiantar.

Sementara pejabat lama, Riachad, mendapatkan promosi sebagai Kasi Penuntutan pada Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut).

Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut, hanya dihadiri sejumlah pejabat struktural eselon 4 dan eselon 5 lingkup Kejari Medan, dan dari Ibu-ibu Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Kota Medan.

Dalam sambutannya, Kajari Medan, Teuku Rahmatsyah mengatakan, mutasi merupakan hal biasa di kejaksaan, yang bertujuan penyegaran dan dalam rangka pembinaan jabatan. Dia pun meminta, pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan internal maupun eksternal kejaksaan. Sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

“Amanah jabatan ini harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berintegritas. Selalu jaga kekompakan dalam bertugas,” pungkas Rahmatsyah. (man/saz)