29 C
Medan
Saturday, January 31, 2026
Home Blog Page 2796

Menko Airlangga Sampaikan Arah Pengembangan UMKM di Masa Mendatang

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 berasal dari aktivitas ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di masa pandemi Covid-19 ini, pemulihan UMKM menjadi salah satu program utama Pemerintah dan diwujudkan melalui dukungan kebijakan terhadap UMKM dan korporasi dengan anggaran yang mencapai Rp162,40 triliun dari total anggaran dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional 2021 yang mencapai Rp744,77 triliun.

“Berbagai kebijakan Pemerintah untuk memulihkan UMKM antara lain Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM), Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT-PKLW) dan tambahan subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR) 3%,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan keynote speech dalam acara KUR Award 2021 di Jakarta, Selasa (18/01).

Dengan suku bunga KUR 3% maka pertumbuhan KUR pada tahun 2021 meningkat pesat hingga mencapai 41,9% dengan realisasi penyaluran KUR tahun 2021 yang mencapai Rp281,86 triliun, atau sekitar 98,9% dari perubahan target tahun 2021 sebesar Rp285 triliun, dengan Non Performing Loan (NPL) yang relatif rendah sebesar 0,98%.

Peningkatan yang terjadi tidak hanya pada nominal penyaluran KUR, namun juga pada jumlah UMKM penerima KUR yang meningkat dari sebesar 6,1 juta debitur pada tahun 2020 menjadi 7,4 juta debitur pada tahun 2021.

“Tahun 2022 ini, Pemerintah kembali meningkatkan plafon KUR menjadi Rp373,17 triliun dan memperpanjang tambahan subsidi bunga KUR 3% sehingga suku bunga KUR 3% berlanjut hingga akhir Juni 2022,” ujar Menko Airlangga.

Pencapaian yang positif pada program KUR ini tidak terlepas dari kerja sama yang kuat di antara para pihak yang telah mendukung KUR yakni 14 Menteri dan Kepala Lembaga teknis anggota Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM, seluruh kepala daerah, penyalur dan penjamin KUR.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga menyampaikan beberapa hal untuk pengembangan UMKM pada masa yang akan datang. Pertama, kepada Lembaga Penyalur agar memberikan kemudahan dan memperluas akses pembiayaan kepada UMKM sesuai dengan Peraturan Menko Perekonomian (Permenko) terkait KUR.

Kedua, Menko Airlangga meminta agar Pemerintah Daerah mengunggah data UMKM yang potensial pada Sistem Informasi Kredit Program. Ketiga, Kementerian/Lembaga diharapkan dapat membuat petunjuk teknis pemberian KUR di sektornya masing-masing yang sejalan dengan Permenko tersebut.

Keempat, agar setiap K/L dan Pemda membuat program korporatisasi UMKM antara lain dengan program one village one product dengan pola pengelolaan secara cluster yang basis pembiayaannya menggunakan KUR khusus.

Menutup sambutannya, Menko Airlangga mengucapkan selamat kepada para pemenang  Penyalur KUR, Penjamin KUR, Pemerintah Daerah dan Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Kementerian Keuangan pendukung Program KUR. Diharapkan melalui pemberian penghargaan ini dapat meningkatkan kinerja dan capaian dalam program KUR sehingga UMKM dapat lebih maju lagi dan berdaya saing tinggi.

Penghargaan yang diserahkan dalam KUR Award 2021 antara lain Penyalur KUR terbaik, Penjamin KUR terbaik, Pemerintah Daerah terbaik, dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan terbaik dalam rangka mendukung program KUR tahun 2021.

Sebagai informasi, untuk kategori Penyalur KUR Terbaik dari Bank Umum diraih oleh Bank Rakyat Indonesia, dari Bank Daerah diraih oleh BPD Bali, dan dari Lembaga Keuangan Non Bank diraih oleh Koperasi Guna Prima Dana. Untuk kategori Penjamin Kredit terbaik diraih oleh Jaminan Kredit Indonesia. Sementara itu provinsi dengan KUR terbaik diraih oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, untuk kabupaten/kota di wilayah Pulau Jawa dengan KUR terbaik diraih oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan, dan untuk kabupaten/kota di luar wilayah Pulau Jawa dengan KUR terbaik diraih oleh Pemerintah Kabupaten Mesuji.

Turut hadir dalam acara ini antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, para Eselon I dari K/L terkait, Pemerintah Daerah, serta direksi bank penyalur dan penjamin KUR. (map/fsr/*)

Bobby Diminta Bantu PSMS

Rafriandi Nasution.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kegagalan PSMS Medan lolos ke Liga 1 menjadi pelajaran berharga bagi sepak bola Kota Medan. Semua pihak diharapkan duduk bersama memikirkan bagaimana kemajuan klub yang dijuluki Ayam Kinantan ini ke depan.

Hal itu dikatakan Pemerhati Sepak Bola Sumatera Utara, Rafriandi Nasution kepada wartawan, Selasa (18/1). “Jangan saling menyalahkan. Sekarang kita fokus bagaimana PSMS ke depan,” ujar Rafriandi.

Rafriandi menambahkan, Liga 2 musim 2021 menjadi pelajaran, dimana tiga tim yang lolos memang baik secara finansial. Persis Solo dan Rans Cilegon disebut layak menjadi contoh PSMS, karena dikelola dengan manajemen professional.

“PSMS harus mencontoh kedua klub itu. Mereka benar-benar ditangani dengan manajemen profesional. Mereka benar-benar paham dengan industri sepak bola,” paparnya.

Kaesang Pangareb dan Raffi Ahmad dinilai mampu menjadikan sepakbola sebagai industri, sehingga mengundang pasar dan promosinya bisa menghasilkan dukungan iklan produk dan investasi keuangan.

“Kalau tak salah, kedua klub itu menghabiskan anggaran sekitar Rp80 miliar hingga Rp90 miliar semusim. Itu semua berasal dari sponsor. Jadi wajar mereka promosi ke Liga 1,” sebut Rafriandi.

Sedangkan untuk PSMS, Rafriandi menilai kekuatan modalnya pada Liga 2 musim 2021 masih jauh dari target kisaran Rp25 miliar hingga Rp30 miliar. Dengan modal minim, tentu manajemen kesulitan mendatangkan pemain dan pelatih berkualitas.

Mantan Ketua Badan Liga Instansi (BLI) Sumatera Utara ini percaya PSMS bisa mengikuti langkah mereka. Namun dengan syarat dilakukan perbaikan di manajemen dan memberikan kesempatan kepada investor.

“Berikan kesempatan kepada investor. Saya menilai masih banyak pengusaha muda di Kota Medan ini yang peduli dengan PSMS. Berikan kesempatan kepada mereka,” harapnya.

Rafriandi menyarankan agar Wali Kota Medan, Bobby Nasution ikut membantu PSMS. Sebagai sosok muda, Bobby dinilai sangat tepat untuk membantu PSMS.

“Saya kira Pak Bobby Nasution juga bisa membantu PSMS. Saya yakin, kalau tepat komunukasi dan ketemu formulanya, Bobby Nasution bisa menemukan figur yang tepat mengelola PSMS, sehingga kembali menjadi kebanggaan warga Medan,” paparnya.

Selain itu, Bobby disebutkan memiliki daya tarik tersendiri. Dia yakin, bila Bobby mengambil peran, maka banyak investor yang datang. “Saya kira, Pak Bobby sudah bisa duduk bersama dengan Pak Edy Rahmayadi dan Pak Kodrat Shah untuk membicarakan kemajuan PSMS itu,” harapnya.

Rafriandi menambahkan, dengan keterlibatan Bobby Nasution, maka Edy Rahmayadi sebagai Gubernur Sumatera Utara bisa fokus mempersiapkan tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024. Masih benyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terkait tuan rumah PON 2024 nanti.

“Persiapan tuan rumah PON 2024 itu cukup banyak, mulai dari venue, atlet, pemberdayaan ekonomi dan lainnya. Saya kira, sudah saatnya Gubsu kita fokus ke sana,” pungkasnya. (dek)

Bimtek Penyusunan SKP Tebingtinggi, Sekdako Janji Perbaiki Kinerja ASN

BIMTEK: Aparatur Sipil Negara di jajaran Pemko Tebingtinggi mengikuti Bimtek dengan sasaran kinerja ASN.sopian/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sekdako Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi membuka Bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) ASN di lingkungan Pemko Tebingtinggi di gedung Laboratorium Terpadu, Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Selasa (18/1)

Dimiyathi menyampaikan, pemerintah sampai saat ini terus melakukan pernyempurnaan pada berbagai bidang untuk para ASN yang berdinas di pemerintahan.

Perbaikan yang dilakukan Pemerintah diawali dengan rekrutmen ASN yang semakin tahun terus membaik, dan dilanjutkan salah satunya lewat penyusunan SKP ini.

“Image yang menyebutkan “Kojo tak kojo seribu lima ratus”, artinya ASN kerja gak kerja dapat gaji. Dengan penilaian SKP inilah image tersebut dapat dihilangkan,” ujar Dimiyathi.

Disampaikan Sekdako Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi, melalui SKP inilah dapat dinilai prestasi kerja seorang ASN yang nantinya dapat ikut berkompetisi, untuk meningkatkan karirnya secara terbuka dimana saja. “Saat ini ASN mutasi antar departemen atau daerah dibolehkan, asal mampu bersaing, jangan berpikir masuk pegawai sampai pensiun di Tebingtinggi aja,” tambahnya. Untuk itu, Dimiyathi kembali berpesan kepada peserta Bimtek agar mengikuti kegiatan ini dengan serius dan dapat manfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tebingtinggi, Syaiful Fahri dalam laporanya menyampaikan kegiatan Bimtek diikuti 89 peserta ASN di lingkungan Pemkot Tebingtinggi dan berlangsung selama 2 hari tinggal 17-18 Januari dengan menghadirkan narasumber dari BKN VI Medan.

Turut hadir pada kegiatan Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Tebingtinggi Saiful Fahri, Narasumber dari Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara Eni Nurani dan Desi Ariyanti dan peserta Bimtek Penyusunan SKP ASN Pemkot Tebingtinggi. (ian/han)

Bupati Asahan Divaksin Booster

VAKSIN: Bupati Asahan H. Surya, BSc mendapat suntikan vaksin dosis lanjutan (booster).DERMAWAN/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan (Booster) yang diprioritaskan kepada lansia dan petugas pelayan publik, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa (18/1).

Demikian disampaika Bupati Asahan H. Surya, BSc setelah selesai mendapatkan vaksin Covid-19 dosis lanjutan (booster) yang diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, OPD dan Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta pengurus.

Bupati Asahan juga mengatakan, masyarakat Kabupaten Asahan yang ingin melakukan vaksinasi Covid-19 booster dapat melakukannya di seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Asahan, RSUD HAMS Kisaran, Rumah Sakit Setia Husodo, Rumah Sakit Bunda Mulia, Klinik Polres Asahan, Klinik Rumkitban 01.08.01 Kisaran dan Klinik PTPN IV Pulau Raja.

Selanjutnya, Bupati Asahan juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan Prokes Covid-19 (memakai masker, cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas), karena Prokes Covid-19 yang paling ampuh dalam mencegah penyebaran wabah covid-19.

Diakhir sambutannya, Bupati Asahan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang mengikuti vaksinasi Covid-19 Booster, yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari penyebaran wabah virus Covid-19. (dat/han)

Kumpulkan PJU dan Kapolsek, Kapolres Asahan Ingatkan Personel Serius Bertugas

ARAHAN: Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira didampingi Wakapolres Kompol Sri Juliani memberikan arahan kepada para PJU dan Kapolsek.dermawan/sumut pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH memberikan arahan kepada para PJU dan Kapolsek sejajaran Polres Asahan, Senin (17/1) sekira pukul 09.00 WIB.

Dalam arahannya, Kapolres Asahan didampingi Wakapolres Kompol Sri Juliani Siregar SH menyampaikan, batas akhir vaksinasi sampai tanggal 19 Januari 2022 dengan target harian 11.000 orang guna mengejar target yang sudah ditentukan, dan Bag Ops sudah mengeluarkan Renlak dengan 75 sekolah setiap harinya.

“Kepada personel Polres Asahan wajib melaksanakan penyuntikan Booster beserta keluarganya dan anak usia minimal 18 tahun,”kata Kapolres AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH. Kapolres mengimbau kepada personel untuk melakukan pendekatan kepada Kepsek, Guru, Murid dan orangtua siswa/i serta gandeng Forkopincam dalam rangka meningkatkan Vaksin.

“Diharapakan kepada para PJU dan Kapolsek sejajaran dan personel agar serius dalam melaksanakan tugas, sosialisasikan kepada keluarga murid/guru, arahkan anggota untuk sopan, jangan marah marah dan emosi, serta sampaikan bahwa vaksin aman karena sudah banyak anak-anak yang sudah di vaksin, dan Dokter Anak juga sudah disiapkan jika ada anak-anak yang divaksin bermasalah,”ujarnya sembari mengingatkan bahwa waktu 3 hari agar di maksimalkan, guna mencapai target vaksinasi.

Berkaitan dengan kasus tindak pidana judi, Kapolres Asahan menegaskan dirinya sudah mengeluarkan perintah yang terdiri dari Kasat Reskrim, Kasat Intel dan Kasi Propam, agar para Kapolsek menindak lanjuti arahan dari pimpinan. “Saya minta agar jangan ada lagi segala bentuk permainan judi di wilayah hukum Kab. Asahan,”tegas Kapolres. (dat/han)