28 C
Medan
Wednesday, January 28, 2026
Home Blog Page 2846

PT Inalum Salurkan Bantuan TJSL kepada Pemkot Tanjungbalai

TANJUNG BALAI, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Inalum menyerahkan bantuan TJSL berupa 1 Unit Pickup Pengangkat Sampah dan 1 Ton Beras kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai di Kantor Walikota Tanjungbalai Selasa (14/12). 

Bantuan diserahkan langsung oleh Benny Wiwoho selaku Direktur Eksekutif SDM Inalum bersama Ismail Midi selaku Senior Vice President CSR & PKBL Inalum kepada PLT Wali Kota Tanjungbalai, Waris Thalib yang didampingi Kadis Lingkungan Hidup, Fitra Hadi Dalimunthe.

Direktur Eksekutif SDM Inalum, Benny Wiwoho berharap melalui bantuan yang diberikan dapat membantu terutama dalam penanggulangan sampah di kota Tanjungbalai.

“Melalui bantuan 1 unit Pickup Pengangkut Sampah ini beserta bantuan dari Inalum sebelumnya diharapakan dapat membantu terutama dalam menangani sampah di kota Tanjungbalai. Hal yang paling penting juga adalah mengubah pola pikir masyarakat untuk bersama-sama menangani sampah ini, sehingga tidak menjadi beban yang lebih berat lagi buat lingkungan dan masyarakat. Kami selalu terbuka dan siap untuk berdiskusi dalam menyelesaikan masalah-masalah ini”, ujar Benny.

Benny mengatakan bahwa Tanjungbalai yang letaknya di Hilir Sungai Asahan memiliki hubungan erat dengan operasional perusahaan. Oleh karena itu kami mengajak masyarakat di Tanjung Balai untuk turut bersama menjaga naturalisasi dan kelestarian Sungai Asahan agar tidak berdampak buruk bagi masyarakat dan juga lingkungan. 

PLT Wali Kota Tanjungbalai, Waris Thalib mengucapkan terima kasih kepada INALUM atas kepeduliannya dalam membantu Kota tanjungbalai menjadi lebih baik lagi dengan manyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

“Mewakili Pemkot Tanjungbalai dan masyarakat Tanjungbalai, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan oleh PT INALUM. Melalui bantuan ini, kami akan berusaha dalam memberikan progress yang lebih baik lagi kedepannya”, tutur Waris.(rel)

Habiburrahman Tampung Curhat Warga, Banjir dan Sampah Banyak Dikeluhkan

RESES: Habiburrahman Sinuraya saat reses di Jalan Antariksa Gang Pipa 4 Kerurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia, Minggu (19/12).markus/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PERSOALAN banjir dan sampah banyak dikeluhkan masyarakat saat pelaksanaan reses anggota DPRD Kota Medan. Curahan hati (curhat) ini terungkap saat reses Habiburrahman Sinuraya di Jalan Antariksa Gang Pipa 4 Kerurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia, Minggu (19/12).

RESES: Habiburrahman Sinuraya saat reses di Jalan Antariksa Gang Pipa 4 Kerurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia, Minggu (19/12).markus/sumu tpos.

Dalam reses tersebut, Suriyadi warga Jalan Antariksa mengeluhkan sudah bertahun-tahun daerahnya selalu setiap turun hujan banjir, padahal daerah tersebut dikelilingi 2 aliran sungai yaitu sungai Babura dan sungai Deli. “Dari saya kecil sampai sekarang ini, banjir belum juga bisa diatasi. Banjir menjadikan kami tidak nyaman dan mengalami kerugian besar, karena banyak peralatan perabotan yang rusak,” ujarnya.

Selain itu, Inur warga Jalan Pipa 4 meminta agar didaerah tersebut mempunyai fasilitas umum seperti lapangan bola, agar anak-anak mereka dapat bermain di fasilitas tersebut.

Lain halnya dengan Misniati yang mengeluhkan banyak penerangan lampu jalan tidak berfungsi dan ini nantinya menjadi rawan kejahatan. “Lampu jalan banyak yang mati, terus disekita ini juga banyak sampah tidak diangkat oleh pihak terkait,” katanya.

Menanggapi itu, Habiburrahman mengatakan, warga mendukung penuh kinerja Wali Kota Medan dalam membangun Kota Medan bebas dari banjir, dengan memperbaiki semua dranase-dranase di Kota Medan. Dan rencana di Tahun 2023 akan membuat saluran pembuangan air sungai, rencana matang ini akan dikerjakan oleh Kementerian PU PR.

Lalu ia mengatakan, di anggaran Tahun 2022 Wali Kota Medan menambahkan anggaran sebesar Rp 350 Miliar untuk perbaikan drenase dan perbaikan jalan L. “Sebagai bentuk keseriusan Wali Kota dalam membangun Kota Medan agar Kota Medan bebas dari banjir dan jalan berlubang,”katanya.

Selain itu, kata Habib, di Kelurahan Sari Rejo ada 531 keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program pemberian batuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin (KM) ini sudah masuk dalam Data Terpadu Kesejateraan Sosial (DTKS). “Kalau ada warga Sari Rejo yang mampu hendaknya jangan menerima PKH berikan kepada yang benar-benar membutuhkan,”imbaunya.

Selanjutnya terkait masalah penerangan lampu jalan, ia meminta warga melakukan pendataan kemudian diserahkan ke kelurahan.

Turut hadir dalam reses tersebut adalah Perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Sosial, BPJS Kesehatan, Lurah Sari Rejo dan tokoh masyarakat. (map/ila)

Rizki Nugraha Serap Aspirasi: Warga Keluhkan Jalan Rusak, BPJS dan Bansos

CENDERAMATA: M Rizki Nugraha memberikan cenderamata di sela-sela reses di Jalan Pelajar Ujung, Medan Amplas, Minggu (19/12). markus/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – M Rizki Nugraha melaksanakan reses masa sidang 1 tahun sidang ketiga di Jalan Pelajar Ujung, Medan Denai dan Jalan Pelajar Siti Rejo 3, Medan Amplas, Minggu (19/12) sore. Dalam kesempatan itu, banyak warga mengeluhkan kondisi jalan yang masih belum tersentuh perbaikan, Sebagian warga lainnya juga mengeluhkan soal fungsi drainase, BPJS, bantuan UMKM, hingga bantuan sosial dari pemerintah.

CENDERAMATA: M Rizki Nugraha memberikan cenderamata di sela-sela reses di Jalan Pelajar Ujung, Medan Amplas, Minggu (19/12). markus/sumutpos.

Di Jalan Selamat, salah satu warga Supardi, meminta agar Pemerintah Kota dapat memperbaiki tutup drainase dilingkungannya yang pecah. Sementara warga lainnya, Sri handayani yang tinggal di Lingkungan 4, Kelurahan Amplas justru meminta agar Pemerintah Kota dapat membuka saluran air dari Jalan Luka ke Jalan Selambo.

Tak cuma itu, warga Kel Amplas Santi mengusulkan, agar Pemerintah dapat memfasilirasi warga di daerahnya dengan memperbanyak kegiatan positif seperti olahraga agar dapar menjauhkan generasi muda dari narkoba.

Atas berbagai aspirasi itu, Rizki Nugraha mengaku menampung semua aspirasi yang disampaikan warga, Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Medan ini pun meminta kepada warga untuk bersabar. “Mudah mudahan pembangunan segera bisa terlaksana. Kita akan sampaikan semua aspirasi bapak dan ibu ke dinas terkait,” ucap Anggota Komisi IV ini.

Dalam kesempatan itu juga, Rizki berpesan agar kepala lingkungan senantiasa bekerja untuk warga dan selalu berkoordinasi dengan lurah. Rizki juga menjelaskan kepada warga, bahwa reses dilakukan untuk menampung aspirasi yang akan ditampung pada sidang paripurna nantinya. “Untuk itu semua usulan dan masukan akan kita tampung untuk dibawa dalam sidang paripurna DPRD Medan,” katanya. (map/ila)

Video Beredar di Medsos Soal Limbah Dibuang ke Parit, Suwarno: Yang Keluar Air, Bukan Kotoran

CEK PARIT: Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno, didampingi sejumlah jajaran, mengecek kondisi parit di Pasar Kampunglalang, Senin (20/12). prans hasibuan/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gerak cepat (gercep) ditunjukan jajaran PUD Pasar Medan menyikapi video yang menyebut limbah dibuang di parit Pasar Kampunglalang, Senin (20/12).

CEK PARIT: Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno, didampingi sejumlah jajaran, mengecek kondisi parit di Pasar Kampunglalang, Senin (20/12). prans hasibuan/sumut pos.

Mulanya, Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno, menginstruksikan jajaran segera menindaklanjuti informasi yang diterima lewat media sosial tersebut. Pada video yang beredar, lokasi parit tersebut bertepatan dengan tempat pedagang ayam yang selalu membuang kotoran ayam di parit.

Jelang matahari terbenam, Kepala Cabang II Budi F Putra bergerak ke Pasar Kampunglalang. Didampingi Kepala Pasar Kampung Lalang Dohar, dan pengelola kamar mandi Parlin Sianturi, Budi bergerak meninjau lokasi. Kamar mandi dan parit yang seperti ada dalam video langsung dicek. Untuk sementara waktu, kontrol pembuangan air ditutup dengan jaring agar limbah tidak sampai keluar.

Menjelang pukul 21.00 WIB, Dirut PUD Pasar Medan Suwarno didampingi Direktur Operasional, Ismail Pardede meninjau lokasi. Dari peninjauan didapati bahwa parit itu juga menjadi pembuangan limbah dari rumah warga yang berada di belakang lapak pedagang ayam dan kamar mandi.

“Berdasarkan dari pengecekan yang dilakukan oleh rekan-rekan PUD Pasar dan pihak pengelola kamar mandi, tidak ada keluar kotoran manusia dari kamar mandi kita sebagaimana video yang beredar di media sosial, dan juga salah satu media online. Jadi yang keluar itu hanya air saja,” kata Suwarno kepada wartawan, Selasa (21/12).

Pihaknya diakui dia akan berkoordinasi dengan dinas terkait soal drainase tersebut. “Sebab pihak PUD Pasar hanya sebatas mengelola saja, gedungnya masih di bawah naungan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Ruang,” pungkasnya. (prn/ila)

Dua Terdakwa Kadernya Divonis 10 Bulan, Ratusan Massa PDIP Duduki PN Medan

DEMO: Ratusan massa PDIP berunjuk rasa di depan Kantor PN Medan, sebelum vonis dua rekannya yang menjadi terdakwa kasus pengancaman dan pengrusakan, Selasa (21/12).

MEDAN, SUMTUPOS.CO – Ratusan massa dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung kantor Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (21/12). Pasalnya, mereka meminta PN Medan bersikap adil, memutus perkara dua rekannya yakni Yuddy Susanto alias Ayu dan Rudi Yanto alias Tekleng. Kedua rekannya, disidang atas kasus dugaan pengancaman dan pengrusakan yang akan menjalani sidang vonis, dihari yang sama.

DEMO: Ratusan massa PDIP berunjuk rasa di depan Kantor PN Medan, sebelum vonis dua rekannya yang menjadi terdakwa kasus pengancaman dan pengrusakan, Selasa (21/12).

Amatan wartawan di lokasi kejadian, ratusan massa menduduki pelataran parkir depan gedung utama Pengadilan Negeri Medan sejak pukul 13.00 WIB tepat tiga jam sebelum sidang di gelar. Kondisi tersebut membuat pihak kepolisian terpaksa menurunkan personel melakukan pengawalan di sekitar lokasi.

Sementara, pada persidangan yang berlangsung sekira pukul 16.00 WIBn

Ketua majelis hakim Jarihat Simarmata menjatuhkan vonis selama 10 bulan penjara terhadap masing-masing terdakwa.

Tak puas dengan putusan hakim, tampak seorang wanita berseragam PDIP memanggil dan mencaci maki JPU Ramboo Sinurat, yang langsung meninggalkan ruangan sidang.

Terpisah, Humas Pengadilan Negeri Medan, Immanuel Tarigan yang diwawancarai wartawan di luar persidangan menyampaikan, kedua terdakwa divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 10 bulan penjara. Namun kedua terdakwa masih diberikan kesempatan melakukan upaya hukum tanpa perintah penahanan.

“Kedua terdakwa dituntut 1 tahun 6 bulan, majelis hakim memutus 10 bulan tanpa perintah tahan. Jadi para terdakwa masih diberi kesempatan melakukan upaya hukum apabila tidak terima, yang jelas tidak ada perintah tahan,” jelasnya.

Terpisah pada kesempatan yang sama, Kuasa Hukum kedua terdakwa, Rion Aritonang menyebutkan, dalam perkara tersebut tidak ada fakta persidangan yang menyebutkan bahwa kedua kliennya bersalah. “Bahkan ada satu hal yang membuktikan bahwa salah satu klien kita ini tidak berada di lokasi kejadian. Jadi kita tetep berharap bahwa proses hukum perkara ini tetap akan dilanjutkan, tentu dengan upaya hukum yang akan kita ambil,” pungkasnya. (man/ila)

Jangan Pecat Jika Gagal Ujian PPPK, Guru Honor Sekolah Negeri Minta Perlindungan Wali Kota

KETERANGAN: Beberapa guru tidak tetap Kota Medan, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Medan, Selasa (21/12). prans hasibuan/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Forum Guru Tidak Tetap (FGTT) Kota Medan meminta agar mereka yang ikut ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II namun gagal, agar tidak dipecat serta dapat dikembalikan ke sekolah induk tempat semula mengajar. Terutama mereka yang bertugas pada sekolah-sekolah negeri di Kota Medan.

KETERANGAN: Beberapa guru tidak tetap Kota Medan, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Medan, Selasa (21/12). prans hasibuan/sumutpos.

Demikian disampaikan beberapa guru tidak tetap Kota Medan kepada wartawan di Medan, Selasa (21/12). Yakni di antaranya Rahma Nasution, Nita Novianti Harahap, Magdalena Siregar, Naimah Sari, Murni Sitompul, dan Dian Melati.

“Sekarang setelah ujian tahap II ini selesai, kembali lagi kami dihadapkan dengan kenyataan formasi yang ada di sekolah negeri itu akan diisi oleh yang bukan guru honor induk yang selama ini bertugas, maka kami sangat rentan sekali untuk dipecat,” kata Ketua FGTT Kota Medan, Rahma Nasution.

Kondisi ini menurutnya tidak fair. Pangkal masalahnya adalah, kesulitan yang sangat luar biasa karena mereka berhadapan dengan guru-guru swasta yang sudah memegang sertifikasi pendidik atau serdik. “Hal ini menjadi sebuah kesedihan kepada seluruh guru honorer yang bertugas di sekolah negeri,” terangnya.

Terlebih para guru swasta yang bakal lulus PPPK itu, sambung dia, telah mendapat afirmasi serdik nilai maksimal dari kompetensi teknis itu sebesar 500. Alhasil, sepintar dan sekuat apapun guru honor negeri ini pasti tidak akan menang melawan guru-guru swasta yang sudah sertifikasi.

“Itu terbukti dari proses ujian tahap II (PPPK) tahun ini rata-rata yang paling besar lulus adalah guru-guru swasta yang memiliki sertifikat pendidik,” imbuh Nita selaku Sekretaris FGTT Medan.

Pihaknya ogah mencari ‘kambing hitam’ dalam hal ini. Namun secara regulasi, mereka yang gagal ini dapat diberdayakan lagi melalui diskresi pemda setempat. “Kami bukanlah tidak mampu dalam ujian tahap II, namun bisa dilihat dari daftar nilai yang kami bawa bahwa rata-rata guru honor di sekolah negeri kalah pada nilai teknis,” kata Nita lagi.

Karenanya dalam waktu dekat, pihaknya ingin sekali beraudiensi dengan Ketua DPRD Medan, Hasyim SE, guna menyampaikan sejumlah permasalahan ini. Melalui ketua dewan pula, diharap mereka dapat menjembatani bertemu Wali Kota Bobby Nasution, supaya nanti mengeluarkan diskresi mengenai ini.

“Pak Rajuddin Sagala, Wakil Ketua DPRD Medan, kebetulan sebagai pembina kami berjanji akan memfasilitasi pertemuan dengan Pak Hasyim. Semoga saja dalam pertemuan nanti, beliau dapat mengakomodir aspirasi kami ini,” ucap mereka kompak.

Kepada menantu Presiden Joko Widodo, FGTT Medan berharap bisa mengikuti program pemerintah untuk bisa serdik, seperti halnya guru-guru sekolah negeri lain yang ada di Sumut. Salah satu caranya, melalui penandatanganan surat keputusan (SK) pengangkatan mereka setahun sekali yang langsung ditandatangani oleh kepala daerah.

Hal tersebut berbenturan dengan regulasi pemerintah pusat, bahwa untuk bisa memeroleh dana serdik, mesti ada tekenan SK pengangkatan dari kepala daerah

“Di Medan, guru honor yang bertugas di sekolah negeri, walaupun sudah puluhan tahun mengajar tidak bisa mendapat serdik karena SK-nya tidak dikeluarkan Dinas Pendidikan. Padahal Deli Serdang bisa, lantaran bupatinya bersedia mengeluarkan SK itu,” ungkap Rahma.

Terakhir, selain faktor kesejahteraan, pihaknya minta agar Pemko Medan memerhatikan perlindungan terhadap mereka melalui bantuan atau subsidi untuk mendapatkan BPJS Kesehatan.

“Jika dihitung secara UMK gaji kami sangat jauh sekali, rata-rata mendapat Rp800 ribu/bulan, ditambah insentif dari wali kota sekitar Rp1 juta sehingga total Rp1,8 juta, padahal UMK Medan sudah mendekati Rp3 juta,” ujarnya.

Mereka yakin kepemimpinan Bobby Nasution dan Aulia Rachman saat ini akan bisa mewujudkan hal itu karena keduanya sangat peduli dengan nasib guru terutama para guru honor sekolah negeri. (prn/ila)

Peringatan Hari Ibu, Gubsu: Ibu adalah Motivasi Terbesar untuk Sukses

CIUM ISTRI: Gubsu Edy Rahmayadi memberikan nasi tumpeng kepada istrinya sambil memberikan ciuman, saat menghadiri acara Peringatan Hari Ibu ke- 93 Tahun 2021 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Selasa (21/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sosok ibu merupakan motivasi terbesar bagi anak-anaknya untuk sukses. Sama halnya dengan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, yang menjadikan ibunya sebagai motivasi untuk mencapai kesuksesan.

CIUM ISTRI: Gubsu Edy Rahmayadi memberikan nasi tumpeng kepada istrinya sambil memberikan ciuman, saat menghadiri acara Peringatan Hari Ibu ke- 93 Tahun 2021 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Selasa (21/12).

Hal itu diungkapkannya pada Peringatan Puncak Hari Ibu ke-93 Provinsi Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Selasa (21/12).

Edy menceritakan, ibunya dulu penjual kue bersama dirinya, yang langsung mengantarkan kuenya. Ibunya sempat mengalami kejadian tidak mengenakkan sewaktu mengantar kue ke suatu rumah. Lantaran tempat kuenya belum dikembalikan, ibunya akhirnya menunggu di luar rumah sepanjang hari. Melihat hal itu, Edy merasa ibunya diperlakukan tidak semestinya. Sejak saat itu, ia berjanji pada dirinya untuk sukses agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi pada ibunya. Ia juga berdoa agar dirinya bisa sukses.

Kepada para orang tua, Edy berpesan untuk senantiasa mendoakan anak-anaknya masing-masing. “Jadi anak-anak itu didoakan, inilah doa, tapi anak itu juga harus berjuang, juang tanpa doa itu omong kosong,” ucap Edy.

Mengenai peringatan Hari Ibu ke-93, Edy mengharapkan agar peringatan tersebut tidak hanya menjadi slogan-slogan semata. Ia mengharapkan adanya perubahan yang berarti setiap tahun.

“Selamat Hari Ibu, jangan hanya dijadikan slogan, Sumatera Utara harus bermartabat, baru Indonesia maju, kalau tak bermartabat ini, tak maju-maju Indonesia,” kata Edy.

Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Nawal Lubis menyampaikan makna Hari Ibu, yakni perjuangan kaum perempuan yang telah menempuh jalan panjang untuk menunjukkan peranan perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nawal juga menyampaikan tema Hari Ibu tahun 2021 adalah Perempuan Berdaya Indonesia Maju.

Adapun fokus pada peringatan Hari Ibu antara lain, peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan yang berperpektif gender. Pengangkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak. Penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Penurunan pekerja anak dan pencegahan perkawinan anak.

Nawal juga menyebutkan, Pemprov Sumut juga mengadakan berbagai kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Ibu ke-93. Mulai dari seminar edukasi keluarga tentang peran kaum ibu dalam tumbuh kembang anak, edukasi keluarga menjadi orang tua hebat, hingga seminar ketahanan keluarga.

Pada peringatan puncak tersebut, juga ditandai dengan pemotongan tumpeng, peragaan busana, pameran UMKM, hingga penyerahan bantuan kepada penyandang disabilitas.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Pangdam I/BB Mayjend TNI Hassanudin, Wakil Ketua I TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari, organisasi perempuan dan OPD Pemprov Sumut. (prn/ila)

PN Medan Rayakan Natal Secara Sederhana

FOTO BERSAMA: Warga PN Medan foto bersama di sela-sela merayakan Natal secara sederhana, Selasa (21/12). agusman/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengadilan Negeri (PN) Medan merayakan Natal Tahun 2021 secara sederhana. Perayaan yang dilaksanakan di Ruang Cakra Utama tersebut, berlangsung khidmat dan lancar, Selasa (21/12).

FOTO BERSAMA: Warga PN Medan foto bersama di sela-sela merayakan Natal secara sederhana, Selasa (21/12). agusman/sumutpos.

Humas PN Medan, Immanuel Tarigan kepada wartawan menyampaikan, ibadah Natal warga kristen di PN Medan dihadiri Ketua, Wakil Ketua, para Hakim, Panitera dan seluruh karyawan PN Medan. “Perayaan Natal di PN Medan tahun ini diselenggarakan secara sederhana dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker,” ujarnya.

Immanuel menambahkan, renungan Natal disampaikan oleh Pdt DB Sirait yang mengajak umat Kristiani hidup dalam kasih dan damai sejahtera dengan seluruh umat manusia, baik dalam kehidupan keluarga, sosial maupun dalam lingkungan pekerjaan. “Acara diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama,” pungkas Immanuel. (man/ila)

Hasil Seleksi CPNS 2021 Diumumkan Besok

LIVE SCORE: Seorang peserta melihat live score tes CPNS di Kantor BPSDM Bali. Pemerintah akan mengumumkan hasil seleksi CPNS 2021 mulai besok.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masa penantian peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021 segera berakhir. Sebab, panitia seleksi nasional (Panselnas) bakal mengumumkan hasil seleksi tes besok, Kamis (23/12) dan Jumat (24/12).

LIVE SCORE: Seorang peserta melihat live score tes CPNS di Kantor BPSDM Bali. Pemerintah akan mengumumkan hasil seleksi CPNS 2021 mulai besok.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan jadwal lanjutan seleksi penerimaan CPNS 2021 melalui surat bernomor 18256/B-KS.04.01/SD/K/2021. Mengingat, pengolahan serta rekonsiliasi hasil integrasi nilai seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) telah dirampungkan panselnas.

Hasil integrasi nilai itu dihitung 40 persen untuk SKD dan 60 persen SKB. Bagi peserta seleksi yang memiliki nilai sama dari hasil pengolahan integrasi tersebut, kelulusan akhirnya ditentukan nilai kumulatif SKD peserta tertinggi. Jika nilai kumulatif SKD masih sama, penentuan kelulusan akhir didasarkan secara berurutan. Mulai nilai tes karakteristik pribadi (TKP), tes inteligensia umum (TIU), hingga tes wawasan kebangsaan (TWK) yang tertinggi.

Jika nilai masih sama, penentuan kelulusan akhir didasarkan pada indeks prestasi kumulatif (IPK) peserta tertinggi bagi lulusan diploma/sarjana/magister. Penentuan bagi lulusan SMA/sederajat berdasar nilai rata-rata tertinggi yang tertulis di ijazah. Namun, bila nilai masih sama, penentuan kelulusan didasarkan pada usia pelamar yang tertinggi.

Hasil seleksi tengah diberikan kepada instansi terkait untuk kemudian dapat diumumkan setiap instansi. “Pengumuman hasil seleksi oleh PPPK instansi pada 23–24 Desember 2021,” tutur Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja Sama BKN Satya Pratama kemarin (20/12).

Setelahnya, ada masa sanggah yang diperuntukkan peserta yang merasa keberatan dengan hasil yang diumumkan. Masa sanggah akan berlangsung pada 25–27 Desember 2021. Diikuti jawaban sanggah mulai 25 Desember 2021–3 Januari 2022.

Selanjutnya, hasil kembali diumumkan pada 4–6 Januari 2022. Peserta yang lolos diharuskan menyampaikan kelengkapan dokumen dan daftar riwayat hidup untuk kemudian diusulkan penetapan NIP-nya. Penetapan NIP akan dimulai 22 Januari hingga 22 Februari 2022.

Jadwal seleksi ini sejatinya mundur dari target awal. Sebelumnya, seluruh proses seleksi diharapkan rampung pada akhir 2021. Menurut Satya, seluruh rangkaian tersebut mundur lantaran proses kesiapan seleksi diselenggarakan dalam masa pandemi Covid-19. “Karena kesiapan dan permintaan instansi,” ungkapnya.

Disinggung tentang kursi kosong, Satya mengisyaratkan adanya formasi yang tidak terisi pada seleksi CPNS 2021. Sebab, tidak ada peminat. Sayangnya, dia enggan membeberkan jenis formasi tersebut. Nanti formasi yang kosong ini tidak diisi dan tetap dikosongkan. (jpc)

Aturan Perjalanan Selama Nataru, Pesawat Boleh Full, KA Dibatasi 80 Persen

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kasus positif varian baru Covid-19, Omicron sudah ditemukan di Indonesia. Meski begitu, tidak akan ada penyekatan dalam pengendalian arus mobilitas selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Rekayasa lalu lintas pun bakal disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Ilustrasi.

“Kami tegaskan, tidak ada penyekatan. Yang ada adalah pengetatan prokes di semua sarana dan prasarana transportasi,” jelas Jubir Kementerian Perhubungan Adita Irawati.

Sebelumnya, penyekatan saat Nataru itu terus mengikuti dinamika yang berkembang dalam penanganan Covid-19. Adita menjelaskan, secara umum, pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) harus menunjukkan bukti vaksinasi lengkap dua dosis. Disertai hasil negatif tes antigen dengan sampel maksimal 1 x 24 jam. Kemudian, menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

“Mereka yang belum menerima vaksin lengkap sementara dibatasi mobilitasnya. Anak 12 tahun ke bawah wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 3 x 24 jam,” terangnyan

Pembatasan kapasitas diterapkan di semua moda transportasi. Transportasi laut sebesar 75 persen dari kapasitas maksimal. Kemudian, pesawat udara boleh menggunakan 100 persen kapasitas. “Namun, dengan syarat, menyediakan tiga baris kursi kosong untuk penumpang yang bergejala atau sakit,” katanya.

Kapasitas kereta api dibatasi 80 persen pada KA jarak jauh antarkota serta 70 persen untuk KA lokal dan perkotaan. Kemudian, KA untuk perjalanan rutin atau komuter di daerah aglomerasi dibatasi 45 persen dari kapasitas.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengungkapkan, mobil penumpang umum akan dibatasi hanya sampai 75 persen kapasitas dari maksimal. ’’Demikian juga kapal penyeberangan,” ucapnya.

Mengenai rekayasa lalu lintas, strategi contraflow, one-way, hingga pemberlakuan ganjil-genap sangat mungkin dilakukan. Namun, eksekusinya diserahkan pada diskresi kepolisian. ’’Jika pihak kepolisian menilai perlu diberlakukan, nantinya akan dibantu PUPR BUJT, dishub, satpol PP, dan petugas setempat. Sangat situasional, tergantung kebutuhan di lapangan,” papar Budi.

Sementara itu, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, info terakhir menunjukkan bahwa perkembangan kasus Omicron terus meluas di lebih dari 90 negara, termasuk Indonesia. Saat ini Indonesia masih menutup pintu bagi WNA dari 11 negara untuk datang ke Indonesia. WNI yang datang dari negara-negara red list itu harus menjalani karantina selama 14 hari. ’’Mengikuti perkembangan yang terjadi, pemerintah akan melakukan penambahan negara UK, Norwegia, dan Denmark, serta menghapus Hongkong dalam daftar tersebut,” papar Luhut.

Pemerintah juga mulai melihat peningkatan kedatangan pelaku perjalanan luar negeri dari berbagai negara di beberapa pintu masuk. Tidak hanya dari penerbangan udara. “Pemerintah melakukan pengetatan di pintu-pintu masuk kedatangan menuju Indonesia. Kami juga mempertimbangkan untuk meningkatkan masa karantina menjadi 14 hari jika persebaran varian Omicron terus meluas,” kata mantan Menkopolhukam itu.

Untuk mengantisipasi lonjakan PPLN yang tiba di Indonesia, pemerintah menyiapkan tempat-tempat atau wisma karantina baru. Tujuannya, kondisi kepulangan mereka tetap kondusif dan sesuai dengan protokol. Pemerintah juga akan mengkaji kesiapan Bandara Juanda sebagai pintu masuk baru bagi PPLN yang akan pulang ke tanah air.

Meski telah ditemukan kasus Omicron, Luhut menyebut kasus Covid-19 di tanah air berada di tingkat yang rendah. Kasus aktif dan perawatan di rumah sakit Jawa-Bali juga masih menunjukkan tren penurunan. Namun, pemerintah tetap mempersiapkan langkah-langkah antisipasi.

Penelitian menunjukkan bahwa Omicron menyebar lebih cepat. Meski kemungkinannya lebih ringan, hal itu tetap berisiko meningkatkan perawatan RS sebagaimana yang terjadi di UK. ’’Berita baiknya, sampai saat ini tingkat kematian karena Omicron masih rendah, meski kita tetap masih harus menunggu informasi tambahan,” tutur Luhut.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengamati peningkatan jumlah kedatangan luar negeri melalui laut dan darat dalam sepekan terakhir. Dua tempat itu memiliki positivity rate tinggi. “Maka akan kami perkuat surveilans di pintu masuk itu,” ujarnya. Selain dengan genome sequencing, Kemenkes akan menggunakan tes PCR dengan metode S-gene target failure (SGTF). Metode tersebut dinilai paling efektif untuk melihat potensi Omicron dengan kurun waktu empat jam.

Di sisi lain, penguatan kekebalan melalui vaksinasi juga terus digeber. Menurut Budi, besok vaksinasi bisa menuntaskan target 40 persen populasi atau 108 juta orang. Lalu, vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun mencapai 5.042.000 suntikan. “Kami imbau agar masyarakat mempercepat vaksinasi agar mencegah masuknya Omicron ke komunitas lokal,” tuturnya.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, pemerintah tengah mempertimbangkan pemberian vaksin booster Covid-19 secepatnya. Vaksin Merah Putih dipertimbangkan untuk menjadi vaksin booster. (jpg)