Home Blog Page 2847

Tiga Pesawat Susi Air Diusir dari Hanggar

USIR: Hanggar saat mengakut barang-barang dari Pesawat Susi Air.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Bukan hanya tiga pesawat yang dikeluarkan paksa dari hanggar milik Pemkab Malinau, Rabu (2/2), tetapi juga seluruh peralatan dan perlengkapan teknisi Susi Air. Satpol PP Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, yang melakukan eksekusi terhadap maskapai penerbangan milik mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berdalih hanya menjalankan perintah atasan.

“Tapi, eksekusi yang kami lakukan bukan sembarangan. Ini memang merupakan proses terakhir. Apa yang menjadi penyebab proses terakhir seperti ini pasti ada tahapannya,” kata Kasatpol PP Malinau Kamran Daik.

Dia menegaskan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Indri selaku perwakilan Susi Air di Malinau. Bahkan, para teknisi Susi Air-lah yang membantu satpol PP mengeluarkan pesawat-pesawat dari hanggar milik Pemkab Malinau di Bandara Robert Atty Bessing.

“Kami tidak mungkin bisa memindahkan pesawat itu karena cara mengendalikannya saja kami tidak tahu. Malah yang dari belakang dan depan teknisi Susi Air yang membantu,” jelasnya.

Berdasar informasi yang beredar, eksekusi itu dilakukan karena kontrak Susi Air telah habis. Susi Air melayani penerbangan di Kalimantan Utara (Kaltara) sejak 10 tahun lalu.

Corporate Secretary Susi Air Nadine Kaiser membantah kabar tentang kontrak habis tersebut. Putri Susi Pudjiastuti itu menjelaskan, pada November 2021, pihaknya telah mengajukan surat perpanjangan kontrak untuk 2022 kepada Pemkab Malinau. Surat balasan yang diterima, kata Nadine, memang berupa penolakan perpanjangan, tetapi tanpa didasari alasan yang jelas.

Dia menambahkan, setelah menerima surat penolakan tersebut, pihaknya kembali mengajukan permohonan perpanjangan kontrak untuk waktu enam bulan. Sebab, sejumlah pesawat Susi Air di Bandara Robert Atty Bessing, Malinau, masih long maintenance (dalam perawatan jangka panjang). Namun, permohonan itu tetap ditolak Pemkab Malinau tanpa alasan yang jelas.

“Setelah beberapa kali menyurati, bahkan kami minta untuk perpanjang tiga bulan saja, masih juga ditolak. Kok sekarang pemda bilang kami diusir karena tidak pernah perpanjang kontrak. Informasi yang kami dapat, tim Pemkab Malinau sudah memberikan kontrak hanggar kepada pihak lain,” ungkap Nadine. (jgp/ila)

Tiga pesawat yang dikeluarkan paksa dari hanggar berjenis Pilatus Porter PK-VVW, Cessna Grand Caravan C200B PK-BVR, dan Air Tractor AT-802 PK-VVY. Nadine berharap tiga pesawat itu bisa dimasukkan ke hanggar lagi lantaran ini terkait dengan keamanan pesawat. “Bila pesawat dikeluarkan dari hanggar, harus ada tempat yang sudah mendapat approval karena spare part ini menyangkut keselamatan (penerbangan),” tegasnya.

Pada 2022 ini, kata Nadine, Susi Air merupakan pemenang kontrak perintis daerah dan kontrak pemerintah. “Tapi, malah kami yang diminta pindah,” ujarnya. Penentuan tempat pesawat tersebut dipindahkan, kata Kamran, merupakan hasil komunikasi dengan pihak-pihak terkait. “Direkomendasikan langsung oleh Kepala Bandara Mustaji,” katanya.

Lewat akun Twitter pribadinya, Susi Pudjiastuti menyesali insiden tersebut. “Kuasa.. wewenang.. begitu hebatnya.. Apa yang kau lakukan 10 tahun terbang dan melayani wilayah Kaltara yang sulit dijangkau, ternyata…,” tulis Susi.

Atasi Kelangkaan Minyak Goreng di Medan, Pemko Gelar Pasar Murah di 5 Titik

BERBINCANG: Wali Kota Medan Bobby Nasution berbincang dengan seorang pedagang sayur di Pasar Petisah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengakui adanya kelangkaan Minyak Goreng (Migor) di pasaran, terkhusus setelah Pemerintah Pusat menetapkan harga Rp14.000 perliter dan kini turun menjadi Rp11.500 perliter. Untuk menghadapi kelangkaan itu, Pemko Medan dalam hal ini Dinas Perdagangan mengadakan pasar murah di lima titik pasar-pasar tradisional yang dikelola PUD Pasar Kota Medan.

Kamis (3/2) kemarin, Dinas Perdagangan dan PUD Pasar Kota Medan bekerjasama dengan Distributor minyak goreng kembali menggelar operasi pasar Minyak Goreng, di Pasar Petisah dan 4 pasar lainnya di Kota Medan.

Berbeda dari operasi pasar sebelumnya, harga minyak goreng yang dijual ini merupakan Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 06 tahun 2022 yakni Rp13.500.

Selain di Pasar Petisah, operasi pasar minyak goreng ini juga akan dilakukan di empat pasar tradisional lainnya, yakni Pasar Halat, Pusat Pasar, Pasar Sei Sikambing, dan Pasar Sukaramai selama lima hari kedepan. Diharapkan, operasi pasar minyak goreng ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok khususnya minyak goreng dengan harga yang relatif murah.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan Damikrot mengungkapkan, sudah beberapa pekan ini Pemko Medan menggelar operasi pasar minyak goreng. Sesuai arahan Wali Kota Medan Bobby Nasution, pasar murah yang dilakukan bersama PUD Pasar dan bekerjasama dengan distributor minyak goreng ini dilakukan untuk mengatasi harga yang masih cenderung naik dan mengurangi kelangkaan minyak goreng yang terjadi di beberapa tempat.

“Operasi pasar minyak goreng ini kembali kita lakukan untuk mengatasi harga yang masih relatif naik dan mengurangi kelangkaan minyak goreng. Berbeda dari sebelumnya, minyak goreng yang dijual dalam operasi minyak goreng ini turun Rp500, sehingga per liternya dijual Rp13.500,” kata Damikrot.

Dijelaskannya, operasi pasar minyak goreng ini akan dilakukan selama lima hari kerja, mulai dari tanggal 3 Februari sampai dengan 8 Februari 2022 di lima pasar tradisional di Kota Medan. “Kita berharap operasi pasar minyak goreng ini dapat bermanfaat dan membantu masyarakat yang memerlukan minyak goreng dengan harga yang terjangkau,” ucapnya.

Pantauan Sumut Pos, Kamis (3/2) kemarin, Dirut PUD Pasar Kota Medan, Suwarno tampak meninjau langsung penyelenggaraan pasar murah di Pasar Petisah Kota Medan. Suwarno tampak didampingi oleh Dirops Ismail Pardede, Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu, Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi, dan Kepala Pasar Petisah Tahap I Maludin Sidebang.

Suwarno menuturkan, berdasarkan hasil peninjauan di beberapa pasar tradisional di Kota Medan, stok minyak goreng memang cenderung kosong.

“Terlebih minyak curah, banyak yang kosong di beberapa pasar tradisional saat ini,” ujar Suwarno.

Ia pun mengaku, di pasar-pasar tradisional saat ini harga minyak goreng masih beragam. Hingga kini, masih ada pedagang pasar tradisional yang mematok harga hingga Rp20 ribu per liter. “Saat ini harga minyak goreng masih beragam, bahkan ada yang Rp 20 ribu, kita tidak bisa paksakan karena mereka beli dari supplier dengan harga yang sudah tinggi,” katanya.

Dikatakan Suwarno, sebanyak 3.000 liter minyak goreng dijual untuk masyarakat dengan harga Rp13.500. Operasi pasar murah minyak goreng akan digelar di lima titik selama satu minggu ke depan. “Hari ini (kemarin) kita gelar pasar murah di Pasar Petisah, ini sudah yang ketiga kalinya kita gelar di Pasar Petisah. Dan untuk satu minggu ke depan akan digelar di lima titik,” ujar Suwarno.

Adapun lima titik pasar tradisional yang akan digelar pasar murah minyak goreng yakni di Pasar Petisah, Pasar Sei Sikambing, Pasar Halat, Pusat Pasar, dan Pasar Sukaramai. “Targetnya masing-masing pasar itu yang kita sediakan sebanyak 3000 liter, masing-masing maksimal tiga kali digelar pasar murah minyak goreng,” tuturnya.

Sementara untuk batasan pembelian minyak goreng di pasar murah sendiri, Suwarno mengatakan, setiap warga bisa membeli hingga lima liter per orang.

“Kita tidak batasi, tetapi supaya tidak terjadi panic buying, maksimal lima liter lah per orang, tidak lebih. Supaya semua warga juga bisa merasakan pasar murah ini,” ucapnya. Sejauh ini, lanjut Suwarno, pihaknya bersama Pemko Medan dan bekerjasama dengan PT Musim Mas sudah menggelar beberapa kali operasi pasar murah minyak goreng.

Ia berharap dengan digelarnya Pasar Murah minyak goreng secara berkala, dapat meringankan beban masyarakat untuk membeli minyak goreng dengan harga terjangkau. “Ini sudah lebih murah dari kemarin Rp14.000, kita berharap dengan cara estafet seperti ini warga dari masing-masing wilayah pasar bisa merasakan harga minyak goreng yang terjangkau,” pungkasnya.

Sebelumnya, DPRD Medan meminta Pemko Medan untuk melakukan operasi pasar secara rutin. Pasalnya sejak pemerintah menetapkan turunnya harga minyak goreng menjadi Rp11.500 perliter, stok minyak goreng di pasaran justru menjadi langka. (map/ila)

 

 

Telkomsel Gelar Meet the Cast Bersama Pemain Film Merindu Cahaya de Amstel

Telkomsel gelar acara Meet the Cast bersama para pemain film Merindu Cahaya de Amstel (4/2). Kegiatan ini special digelar untuk para jurnalis dan pelanggan Telkomsel di wilayah Sumatera. Dalam acara ini Rachel Amanda dan Rita Nurmaliza selaku pemain film tersebut hadir dan menyapa para pelanggan secara virtual.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel gelar acara Meet the Cast bersama para pemain film Merindu Cahaya de Amstel (4/2). Kegiatan ini special digelar untuk para jurnalis dan pelanggan Telkomsel di wilayah Sumatera. Dalam acara ini Rachel Amanda dan Rita Nurmaliza selaku pemain film tersebut hadir dan menyapa para pelanggan secara virtual. “Merindu Cahaya de Amstel” merupakan film orisinal MAXstream yang diadaptasi dari novel romansa populer karya Arumi E dan terinspirasi dari kisah nyata seorang mualaf. Hingga saat ini film tersebut masih menghiasi layar bioskop di Indonesia.

General Manager DLS and Direct Sales Area Sumatera Telkomsel Aka Kandias Al Amin mengatakan “Melalui kegiatan Meet the Cast ini, Telkomsel ingin menghadirkan pengalaman seru kepada jurnalis dan pelanggan untuk dapat berbincang langsung bersama para pemain film Merindu Cahaya de Amstel. Hadirnya film tersebut merupakan suatu pencapaian special bagi Telkomsel, karena menjadikan MAXstream sebagai Over the Top video platform pertama yang menayangkan film orisinal di layar lebar. Tentunya, hal ini juga merupakan semangat Telkomsel dalam melayani pelanggan melalui berbagai produk dan layanan hiburan digital terdepan.”

Pada acara ini, Hadir secara ekslusive beberapa pemain film Merindu Cahaya de Amstel seperti Rachel Amanda dan Rita Nurmaliza yang bercerita mengenai proses pembuatan film dan kisah menarik didalamnya. Dalam kegiatan yang dihadirkan secara virtual ini, para media dan pelanggan yang hadir juga berkesempatan berbincang serta bertanya langsung dengan para pemain film tersebut.

Film “Merindu Cahaya de Amstel” yang semula merupakan sebuah karya novel mampu dihadirkan ke dalam bentuk karya audio visual berkat kolaborasi yang terjalin antara MAXstream dengan rumah produksi Unlimited Production. Disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu, film bergenre drama romansa ini berkisah tentang cinta segitiga yang dialami oleh Khadijah Venhoveen (Amanda Rawles), seorang mualaf yang tinggal di Amsterdam dengan Mala (Rachel Amanda) dan Nicolaas Van Dijk (Bryan Domani). Tak hanya mengisahkan sisi romansa Khadijah, film ini juga mengisahkan cerita perjuangan Khadijah sebelum menemukan Islam. Turut dibintangi oleh Maudy Koesnaedi, Ridwan Remin, Oki Setiana Dewi, dan Rita Nurmaliza, film “Merindu Cahaya de Amstel” ini merupakan kisah nyata yang dikemas secara menarik dan inspiratif untuk ditonton.

“Kami berharap hadirnya film “Merindu Cahaya de Amstel” ini dapat memberikan tontonan yang inspiratif dan menghibur bagi masyarakat Indonesia. Kedepannya, Telkomsel akan terus menghadirkan beragam konten orisinal yang bervariatif serta menghibur dengan mengoptimalkan kolaborasi antara MAXstream dan sineas lokal. Hal ini sejalan dengan komitmen Telkomsel untuk mendukung kemajuan industri hiburan di Tanah Air yang tidak hanya menghibur tetapi juga berkualitas.” Ungkap Aka Kandias.

SK Perpanjangan Dinilai Tidak Sah, Petahana Komisioner KPID Sumut Bisa Gugur

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Sumatera Utara, Dr Mirza Nasution SH MHum.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Surat Keputusan (SK) perpanjangan masa jabatan komisioner Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Sumut periode 2016-2019 dinilai tidak sah, sehingga posisi 2 peserta yang diklaim sebagai petahana dan terpilih dalam 7 anggota KPID Sumut periode 2021-2024 terancam gugur.

Menurut Pakar Hukum Tata Negara Universitas Sumatera Utara, Dr Mirza Nasution SH MHum, fakta tersebut dapat dianalisis melalui SK perpanjangan mereka yang terbit tanggal 12 Agustus 2019 dengan nomor surat 800/8211 dan ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Dr Ir Hj Sabrina MSi.

Padahal, menurut Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 Pasal 10 Ayat 3 dan Peraturan Komisi Penyiaran Indonesia Nomor 1/P/KPI/07/2014 Bab I Ketentuan Umum Pasal I Ayat 2 secara tegas dinyatakan, Anggota KPI Daerah dipilih oleh DPRD provinsi dan secara administratif disahkan oleh gubernur. “Artinya, norma hukum yang menyatakan itu dalam undang-undang, kan jelas, terang, kan begitu. Bahkan dalam peraturan komisi penyiaran juga sama. Untuk level pusat, presiden dan DPR ya. Kalau di provinsi itu gubernur dan DPRD provinsi,” tegas alumnus Doktor Ilmu Hukum USU Tahun 2008 tersebut, Jumat (4/2/2022).

Mirza menyatakan, lolosnya 2 orang yang diklaim sebagai petahana, menciptakan opini terjadinya suatu permainan di dalamnya. “Saya sebagai orang yang baru pertama dihadapkan dengan ini, ada merasa sesuatu. Saya yakin ada sesuatu yang terjadi. Bagaimana mekanismenya? Kalau tidak dilalui secara benar, maka salah satu penyelesaiannya bisa digugurkan,” asumsi Mirza.

Agar persoalan ini tidak berkepanjangan, menyentuh jalur hukum dan menjadi sorotan negatif oleh publik, Mirza meminta DPRD Sumut cepat mengambil kebijakan. Baik dengan membangun dialog, musyawarah, mediasi atau konfirmasi kepada publik.

Sebenarnya, selain soal SK perpanjangan yang tidak sah ini, beberapa calon anggota KPID Sumut Periode 2021-2024 juga telah melaporkan perkara mekanisme pemilihan yang amburadul kepada Ketua DPRD Sumut, Drs. Baskami Ginting pada Kamis 3 Februari 2022 kemarin.

Pertemuan mereka dengan pimpinan dewan tersebut adalah dilontarkannya komitmen Baskami untuk tidak meneken hasil penetapan 7 nama terpilih calon KPID Sumut periode 2021-2024 oleh komisi A, sebelum kisruh yang terjadi selesai. (adz)

Tak Tercover BPJS Kesehatan, Keluarga Korban Begal Butuh Bantuan

DIRAWAT: Indrajit Dermawan, warga Jalan Sekip, tengah terbaring lemah di ruang ICU RS Bunda Thamrin.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sabariyah, keluarga korban begal, membutuhkan bantuan dari dermawan. Sebab, cucunya, Indrajit Dermawan (17) warga Jalan Sekip, Medan Petisah, kini tengah terbaring lemah di ruang ICU RS Bunda Thamrin, Medan, akibat kebrutalan pelaku begal.

Tak tanggung-tanggung, biaya perawatan yang harus dibayarkan mencapai ratusan juta rupiah. Selain harus memikirkan biaya perawatan yang cukup besar, kondisi cucu Sabariyah hingga kini tak sadarkan diri sejak lima hari belakangan.

Diungkapkan Sabariyah, kejadian naas yang menimpa cucunya terjadi pada Sabtu (29/1) dini hari lalu. Saat itu, Indrajit yang tengah mengendarai sepeda motor bersama temannya diserang orang tak dikenal dan dibacok ketika melintas di kawasan Jalan Kapten Sumarsono.

Indrajit langsung dilarikan ke RS Advent. Namun karena kondisi keuangan, dia sempat tak mendapatkan perawatan. Sementara, BPJS Kesehatan tak meng-cover lantaran korban tindak kriminal. “Malam itu pihak rumah sakit minta jaminan uang kepada keluarga sekitar Rp5 juta. Karena kita tidak punya uang sempat bingung, apalagi BPJS Kesehatan tidak meng-cover korban kriminal,” jelas Sabariyah, Kamis (3/2).

Singkat cerita, Indrajit akhirnya dibolehkan keluar dari RS Advent dan dirujuk ke RS Bunda Thamrin untuk mendapat penanganan medis. Korban keganasan begal tersebut dijamin salah seorang anggota DPRD Medan yang datang. Korban kemudian menjalani operasi pada bagian batok kepalanya lantaran mengalami luka berat akibat bacokan. Kini, kondisi korban masih belum sadarkan diri hingga harus mendapatkan perawatan serius di ruang ICU.

Menurut Sabariyah, biaya perawatan di rumah sakit terus membengkak hingga Rp110 juta, sehingga pihak keluarga makin kesulitan. “Rencananya kami mau pindahkan ke RSUD Pirngadi Medan lewat bantuan bapak anggota dewan (DPRD Medan), karena di RS Bunda Thamrin biayanya cukup besar. Tapi, masih menjadi persoalan karena kami belum punya uang untuk melunasi biaya perawatan cukup yang besar. Kami cuma bisa pasrah saat ini,” ujarnya.

Dia berharap, ada dermawan atau siapapun yang bisa membantu biaya perawatan Indrajit selama dirawat di RS Bunda Thamrin dan RS Advent. “Hanya pasrah dan doa agar bisa mendapatkan keajaiban, tetapi tetap berusaha. Karena keterbatasan ekonomi, kami memposting di akun media sosial. Harapannya, ada ‘malaikat’ yang datang untuk mengulurkan bantuan atas masalah yang kami hadapi,” harapnya.

Diketahui, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) 82/2018 pasal 52 menyebut pelayanan kesehatan akibat tindak pidana penganiayaan, kekerasan seksual, korban terorisme, dan tindak pidana perdagangan orang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan tidak dijamin oleh pelayanan kesehatan BPJS.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan Sari Quratulainy membenarkan bahwasanya korban tindak pidana tidak ditanggung biaya perawatannya di rumah sakit. “Aturan lengkapnya ada di Perpres Nomor 82/2018, telah diatur apa saja yang tidak termasuk jaminan BPJS. Itu masuk ke dalam penjaminan LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban),” ujarnya. (ris/ila)

Audiensi Gemilang Anak Indonesia, Nawal Lubis Bangga Atas Berbagai Prestasi

audiensi: Ketua Tim TP PKK Sumatera Utara Nawal Lubis menerima audiensi Pengurus Gemilang Anak Indonesia di Rumah Dinas Gubernur.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis meminta Pengurus Gemilang Anak Indonesia lebih mengaktifkan remaja pada kegiatan sosial, perhatian dengan lingkungan sekitar, serta peduli antar sesama. Sehingga kepedulian sosial dan budi pekerti tertanam dengan baik sejak dini.

“Ke depan kita harus lebih menanamkan budi pekerti pada anak, kepedulian sosial dan lingkungan sekitar. Saya lihat anak sekarang kepeduliannya sangat berkurang, contohnya membuang sampah dan lainnya,” ucap Nawal Lubis saat menerima audiensi Pengurus Gemilang Anak Indonesia, di Rumah Dinas Gubernur di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Kamis (3/2).

Hadir di antaranya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumut Nurlela, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Syaifuddin, Ketua Pokja I TP PKK Sumut Bidasari, Ketua Gemilang Anak Indonesia Rizki Dwi bersama Sekretarisnya Febianto.

Untuk kegiatan Gemilang Anak Indonesia, Nawal Lubis juga sangat mendukung serta merasa bangga atas berbagai prestasi yang telah raih. Di antaranya pada ajang kompetisi Miss Global Internasional Kids and Teens Indonesia 2021 beberapa waktu yang lalu di Kota Medan. Nawal melihat kemampuan dan bakat anak-anak sudah sangat mumpuni.

Di antaranya kemampuan dan kepercayaan diri mengenakan busana, wawasan serta penguasan bahasa asing yang sudah cukup baik. “Mereka kesehariannya memakai Bahasa Inggris, yang saya takutkan mereka lebih ahli bahasa asing dari pada Bahasa Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Gemilang Anak Indonesia Rizki Dwi pada kesempatan itu menyampaikan, perwakilan anak Sumut yang berprestasi pada Miss Global Internasional Kids and Teens Indonesia 2021 yang lalu, akan melaju berkompetisi pada tingkat nasional di Tranformers Hotel and Resort Kota Batu Malang, Jawa Timur, 24 – 28 Februari 2022. “Kita mengucapkan terima kasih atas segala dukungan Ibu Nawal serta lainnya selama ini, dan kita juga meminta izin untuk berangkat membawa anak perwakilan Sumut pada tingkat nasional di Jawa Timur pada Februari ini,” ucap Rizki.

Dijelaskan Rizki, anak perwakilan Sumut yang berkompetisi nantinya sebanyak enam orang dalam dua kategori yakni Kids and Teens. Keseluruhannya merupakan juara satu sampai tiga dalam kompetisi Miss Global Internasional Kids and Teens Indonesia 2021 yang lalu di Medan.

Di antaranya kategori Kids diwakilkan oleh Dwi Aprillia Riswidiyani, Stephanie Aurelia Putri dan Balqis Faisal. Serta pada kategori Teens diwakilkan oleh Richellen Febrionne, Dhia Rizki Fathiya Nasution dan Sakina Ginting.(gus/ila)

Rayakan Hari Raya Imlek 2022, Mitsubishi Tebar Angpao

APLIKASI: Dengan melakukan booking dan memilih e-coupon melalui MMID, mengunduh dan mendaftarkan kendaraan di MMID lalu menukarkan e-coupon.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bagi-bagi angpao sebagai bagian dari perayaan Hari Raya Imlek 2022. Bertajuk “Mitsubishi Tebar Angpao”, program tersebut berlangsung 1-28 Februari 2022 di jaringan diler resmi Mitsubishi Motors 3S di seluruh Indonesia.

“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik dan menguntungkan bagi konsumen dalam mendapatkan potongan harga untuk biaya perawatan kendaraan yang efisien. Untuk kenyamanan dan mendapatkan manfaat maksimal dalam proses perawatan kendaraan, konsumen dapat memanfaatkan service booking melalui layanan Mitsubishi Motors Customer Care, maupun aplikasi MMID,” terang Eiichiro Hamazaki, Director of After Sales Division PT MMKSI dalam keterangan resminya, Rabu (2/2).

Untuk diketahui, program ini hanya berlaku bagi konsumen kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi saja. Adapun layanan yang diberikan meliputi perbaikan umum, perawatan berkala, servis gratis, SMART package hingga Extended SMART package.

Melalui program ini konsumen berkesempatan mendapat diskon 5-10 persen, atau maksimal Rp100 ribu, untuk pembelian suku cadang dan aksesori dengan total kurang dari Rp1 juta.

Lalu ada pula diskon 5-20 persen, atau diskon maksimal Rp200 ribu untuk pembelian suku cadang dan aksesori lebih dari Rp1 juta.

Selain itu, terdapat diskon tambahan sebesar Rp40 ribu untuk pengguna aplikasi MMID baik yang melakukan booking, maupun datang langsung dengan melakukan redeem e-coupon.

Untuk mendapatkan keuntungan tambahan diskon, konsumen hanya perlu melakukan service booking dengan berbagai macam channel, memilih angpao pada website dan melakukan screen shoot. Bukti screen shiit bisa dipakai untuk pembelian suku cadang dan aksesoris.

Cara lainnya adalah melakukan service booking melalui aplikasi MMID dengan melakukan booking dan memilih e-coupon melalui MMID, mengunduh dan mendaftarkan kendaraan di MMID lalu menukarkan e-coupon.

Memilih angpao pada website dan melakukan screen shoot. Bukti screen shoot ditunjukan pada service advisor dan diskon dapat digunakan untuk pembelian suku cadang dan aksesoris. (rel/ram)

Sejak Merger pada Februari 2021, Laba BSI Lampaui Target dan Tumbuh 38 Persen

BERSAMA: Direksi PT Bank Syariah Indonesia Tbk berfoto bersama usai pers konferens Kinerja Triwulan IV 2021 di Jakarta.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) di tahun pertama sejak merger pada Februari 2021 menorehkan kinerja positif, dengan perolehan laba bersih mencapai Rp3,03 triliun naik 38,42% secara year on year (YoY). Raihan impresif itu sejalan dengan konsistensi BSI dalam membangun pondasi, tranformasi digital dan pengembangan ekosistem halal di Indonesia.

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Hery Gunardi menyampaikan pihaknya akan terus berkomitmen menjaga kinerja yang terus bertumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

“Kami akanterus focus menumbuhkan bisnis syariah yang berkelanjutan dan sehat, mengedepankan fee based dan akselerasi digital, serta membangun pondasi yang kokoh untuk pengembangan ekosistem halal di Indonesia dan kancah global. Pembukaan kantor representatif BSI Di Dubai di awal tahun ini akan menjadi kado istimewa dan hub bagi perbankan syariah nasional,” ujarnya.

Hery menjelaskan kinerja BSI yang gemilang di tahun pertamanya disokong oleh pembiayaan yang tumbuh dan sehat di semua segmen yaitu konsumer, korporasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), gadai emas hingga kartu pembiayaan. Perseroan pun mampu mengoptimalkan penghimpunan dana murah. Kinerja apik itu tak lepas pula dari akselerasi digitalisasi yang dilakukan perseroan.

Hery menyebut total penyaluran pembiayaan mencapai Rp171,29 triliun atau naik sekitar 9,32% secara YoY dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp156,70 triliun. Rinciannya, pembiayaan consumer mencapai Rp82,33 triliun, naik sekitar 19,99% secara YoY dari sebelumnya yang sebesar Rp 68,61 triliun.

Disusul pembiayaan gadai emas yang bertumbuh 12,92% secara YoY. Sementara itu pembiayaan mikro tumbuh 12,77% dan pembiayaan komersial tumbuh 6,86%. Dari sisi kualitas pembiayaan, BSI mencatatkan NPF Nett yang membaik menjadi 0,87% pada Desember 2021.

“Akselerasi digital menjadi kunci kami untuk terus bergerak mengikuti perubahan perilaku nasabah yang serba dinamis, cepat dan aman. Kami ingin mempertahankan dan terus menumbuhkan kinerja positif ini ke depan. Sehingga kami bias menjadi tokoh utama dalam pengembangan ekonomi syariah di Tanah Air. Dengan hadirnya BSI, ekonomi syariah bukan sekadar alternatif, namun menjadi salah satu pondasi utama perekonomian Indonesia,” ujarHeryoptimistis.

Terkait digitalisasi, perseroan terus berinovasi dalam melakukan transformasi. Hal ini terlihat dari keseriusan dalam menggarap kanal digital BSI Mobile dan E-Channel. Per Desember 2021, transaksi kumulatif BSI Mobile mencapai 124,54 juta transaksi atau tumbuh sekitar 169% secara YoY.

Hery pun menjelaskan soal penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK). Perseroan terus meningkatkan pertumbuhan tabungan khususnya tabungan Wadiah. Posisi Desember 2021, tabungan Wadiah tumbuh signifikan yang mencapai 15,30% secara YoY atau menjadi Rp34,10 triliun. Sementara untuk total tabunganmencapai Rp99,37 triliun atau bertumbuh 12,84% pada kurun waktu yang sama.

Pertumbuhan tabungan tersebut berdampak kepada membaiknya biaya dana atau cost of fund yang menjadi 2,03%. Persentase tersebut menurun dibandingkan dengan Desember 2020 yang sekitar 2,68%. Selain dari sisi bisnis, BSI pun terus mengimplementasikan prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable finance) di semua sector bisnis dan tanggungjawab sosia lperseroan.

Upaya itu di antaranya terealisasi melalui penyaluran pembiayaan keuangan berkelanjutan yang nilainya mencapai Rp46,15 triliun atau berkontribusi 27% terhadap total portofolio pembiayaan BSI. Sepanjang 2021, BSI pun telah menyalurkan zakat perseroan sebesar Rp102 miliar dengan focus utama pemberdayaan ekonomi, kemanusiaan, pendidikan dan BSI Care.

Saat ini BSI memiliki 14 desa berdaya di seluruh Indonesia. Di desa berdaya itu BSI mengembangkan potensi ekonomi desa yang meliputi sector pertanian, peternakan dan perikanan. Sedangkan BSI Care menyasar generasi milenial melalui program BSI Scholarship yang bekerjasama dengan 31 kampus ternama di Indonesia. BSI juga berpartisipasi aktif dan bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana alam.

Kontribusi BSI Untuk UMKM

Pada usianya yang baru genap 1 tahun, BSI telah memiliki segudang capaian dalam mendorong pertumbuhan segmen UMKM. Di antaranya peningkatan pembiayaan di sektor UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi negara. Sepanjang 2021 pembiayaan kepada segmen UMKM telah mencapai Rp39,4 triliun secara nasional dengan kualitas yang terjaga. Nilai tersebut sekitar 23,05% dari total penyaluran pembiayaan BSI.

“BSI juga mewujudkan komitmen nyata dalam mengembangka pelaku UMKM melalui BSI UMKM Center. Harapannya dapat memfasilitasi UMKM di daerah untuk pemasaran, pelatihan bersama serta ajang co-working space dan berbagi informasi sesame pelaku UMKM. Sehingga pelaku UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi bangsa ini bisa kami bantu untuk terus meningkatkan skala usaha,” kata Herymenekankan.

Selainitu, BSI telah meluncurkan program Talenta Wirausaha BSI yakni program incubator bagi para wirausahawan muda untuk membangun dan meningkatkan kapasitas usahanya (scale up). Melalui program strategis tersebut, diharapkan wirausahawan muda mampu bertahan dan bersaing dengan beragam bisnis yang sudah mapan. Program ini menyasar generasi milenial dengan target 5.000 peserta dari 26 wilayah terpilih di Indonesia.

Tak ketinggalan dukungan BSI terhadap UMKM juga dimplementasikan dalam pengembangan platform per trade area, mengoptimalkan peran agregator dan reseller, hingga perluasan pasar serta peningkatan SDM. BSI pun memberikan bantuan dana untuk UMKM melalui payung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) seperti program subsidi margin, subsidi KUR Super Mikro serta sinergi dengan berbagai kementerian dan BUMN yang memiliki UMKM binaan dengan kualitas baik.

Di Milad ke-1 Menjadi “Energi BaruUntuk Indonesia”

Hery pun mengatakansebagai bank syariahterbesar di Tanah Air hasil merger 3 (tiga) bank syariahmilikHimbara, BSI siapmenjadi “EnergiBaruuntuk Indonesia”. Hal ini dibuktikan dengan upaya mem berikan kinerja positif untuk se luruh pemangku kepentingan sertamenjadi mitra perbankan syariah yang handal, tangguh dan unik sehingga mampu bersaing di dalam negeri dan kancah global.

“Pada 1 Februari ini, BSI memperingati milad pertama. Menjadi “Energi Baru untuk Indonesia” BSI optimis dapat memberikan warna baru untuk kemajuan perekonomian syariah dan kemajuan ekosistem halal di Indonesia. Sesuai dengan harapan pemerintah yang telah disampaikan Presiden dalam salah satu pidatonya mengenai ekonomi syariah, menyampaikan harapan besar yakni menjadikan BSI sebagai raksasa besar kebangkitan ekonomi syariah dan Indonesia sebagai pusat dan gravitasi ekonomi syariah dunia pada 2024,” lanjut dia.

Sebagai gambaran, rangkaian milad BSI dimulai sejak 2 Februari 2022 yang diawali denganTasyakuran Milad dan pemberian santunan bagi 1.111 anak yatim di seluruh Indonesia dan Wakaf Serentak untuk pembangunan Masjid BSI di Bakauheni Lampung. BSI juga akan meresmikan Masjid BSI di Kawasan Wisata Gunung Bromo.

Pada puncak acara, BSI akanmenggelar BSI Nation Fundraising Concert. Nantinya dana donasi yang terkumpul dari konser ini akan disalurkan Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat untuk bantuan sosial dan kemanusiaan, pendidikan dan program lain.

Special Serba Satu di Milad Pertama

Selain itu sebagai wujud apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesetiaan nasabah selama satu tahun, BSI juga menghadirkan berbagai promo menarik. Seperti kemudahan pengajuan pembiayaan BSI Oto dengan cashback hingga Rp1 juta dan biaya admin Rp1. Di sektor property, BSI Griya memberikan penawaran menarik angsuran tetap dan promo margin setara 1,11% serta fasilitas menarik di antaranya bebas biaya provisi, appraisal, dan penalti.

Ada pula berbagai promo menarik dari kartu pembiayaan BSI Hasanah Card. Seperti potongan harga hingga Rp1 juta, cashback hingga Rp500 ribu, dan program Buy 1 Get 1 Free.

Untuk investasi emas, BSI Cicil Emas menawarkan special margin dan hadiah langsung mini gold. Baginasabah pembiayaan mikro, BSI membagikan Logam Mulia Antam seberat 1 gram kepada 111 nasabah yang melakukan pencairan tercepat pada Februari 2022.

Pengguna BSI Mobile juga mendapatkan keistimewaan bebas biaya admin untuk transaksi pembayaran dan pembelian. Informasi lebih lanjut promo Milad BSI 1 dapatdiunduh melalui kanalwww.bankbsi.co.id (rel/ram)

 

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Personel Polres Asahan Patroli Dialogis

PIMPIN RAKOR: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Waka Polres Kompol Asrul Ribert Sembiring dalam rakor penanganan Covid-19 di Kota Tebingtinggi.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Personel Sat Samapta Polres Asahan melakukan patroli antisipasi 3C (Curas, Curat dan Curanmor) di titik rawan tindak kejahatan, Perumahan dan Pos Kamling, Rabu (2/2) pukul 21.30 WIB.

Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH menyampaikan, selain untuk mencegah setiap gangguan kamtibmas seperti curat, curas dan curanmor, kegiatan patroli juga dilaksanakan sebagai sarana untuk mendekatkan diri antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta dan terjalin komunikasi yang baik.

“Dengan komunikasi yang baik maka bisa saling bertukar informasi untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di Wilayah Hukum Polres Asahan,” kata Kapolres AKBP Putu.

Selain itu juga kata Kapolres, pada kegiatan patroli tersebut personel turut mengimbau masyarakat senantiasa mematuhi protokol kesehatan serta menjaga kebersihan diri dan lingkungannya.

“Dalam menciptakan siskamtibmas yang kondusif, peran serta Masyarakat sangat diharapkan dalam upaya pemeliharaan kamtibmas di lingkungan tempat tinggalnya, jika menemui hal-hal yang mencurigakan dapat langsung menghubungi Kepolisian terdekat agar segera ditindaklanjuti,”pesan Kapolres.

Di tempat berbeda, Ketua Satgas Covid-19 Asahan, Surya B.Sc melalui Juru Bicara Satgas Covid-19, Syamsuddin kepada awak media mengatakan tak bosan-bosannya terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat asahan agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Mari kita jaga dan tetap mempertahankan Prokes dengan tetap memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” ujarnya. (dat/han)

Satpol PP Tak Berdaya Hentikan Galian C Ilegal BatangKuis

BEROPERASI: Lokasi galian C ilegal yang tetap beroperasi meski sudah sering diminta ditertibkan oleh petugas Satpol PP Deliserdang.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Lokasi galian C diduga tanpa izin di Dusun II dan Dusun V Desa Sena Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten DeliSerdang masih tetap beroperasi, Rabu (2/2).

Padahal, Satpol PP Deliserdang sudah bolak balik menertibkan galian C tersebut. Larangan Satpol PP itupun diduga dianggap angin lalu oleh pengelola galian C diduga tanpa izin itu.

Pantauan, Rabu (2/2), di lokasi galian C di Dusun II, Desa Sena, Kecamatan Batangkuis tersebut, puluhan truk menunggu antrian untuk mengangkut tanah yang dikorek dengan menggunakan alat berat atau escavator.

Begitu juga di lokasi galian C Dusun V Desa Sena Kecamatan Batangkuis. Aktivitas di lokasi galian C itu tak jauh beda dengan aktivitas galian C di Dusun II Desa Sena Kecamatan Batang Kuis.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Deliserdang Kompol I Kadek Heri SIk ketika dikonfirmasi hanya mengucapkan terimakasih atas informasinya dan akan mengecek lokasinya.

Sedangkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Deliserdang, Marzuki, ketika dikonfirmasi mengatakan sudah melakukan kordinasi dengan Satpol PP Propinsi Sumut untuk menertibkan galian C diduga tanpa izin tersebut. Namun belum diketahui secara pasti kapan Satpol PP Propinsi Sumut turun untuk menertibkan galian C tanpa izin itu. “Masih menunggu bang,” ujarnya. (btr/han)