SOSIALISASI: Dharma Wanita Labuhanbatu sosialisasi pelatihan untuk menjaga kesehatan mental paskapandemi Covid 19 di Aula Kantor PKK Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (7/12).fajar/SUMUT POS.
LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Labuhanbatu, Maya Hasmita Erik Adtrada Ritonga mengimbau warga agar selalu menjaga kesehatan. Karena dengan pola sehat, akan siap menghadapi gelombang ketiga Covid-19.
SOSIALISASI: Dharma Wanita Labuhanbatu sosialisasi pelatihan untuk menjaga kesehatan mental paskapandemi Covid 19 di Aula Kantor PKK Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (7/12).fajar/SUMUT POS.
Hal itu dikatakannya saat membuka acara pelatihan Sosialisasi Pelatihan untuk Menjaga Kesehatan Mental Paskapandemi Covid-19, di Aula Kantor PKK Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (7/12).
Kegiatan sosialisasi tersebut, diikuti organisasi Kewanitaan dari Forum Komunikasi Pemerintahan Daerah (Forkopimda), Organisasi Profesi dan sejumlah Ormas Kewanitaan.
Dalam sambutannya, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Maya Hasmita Erik Adtrada Ritonga menyampaikan pentingnya mengikuti Sosialisasi pelatihan untuk menjaga kesehatan mental Paska Pandemi Covid-19.
“Dengan kita terbiasa menjaga kesehatan, maka kita akan siap menghadapi gelombang ketiga Covid-19. Vaksinasi tetap kunci utama, agar tubuh kita kebal dari serangan virus Covid-19 ini,” ungkapnya.
Kepada seluruh tamu undangan yang hadir, Penasehat DWP Labuhanbatu mengajak, agar seluruh keluarga dan jiran tetangga “menghalo-halokan”, agar tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Mari kita ajak keluarga, sahabat, jiran tetangga, agar tetap menerapkan Protokol kesehatan, sehingga Kabupaten Labuhanbatu yang dipimpin Bapak Erik Adtrada Ritonga dan Ellya Rosa dapat menjadi zona hijau. Supaya kita semua dapat beraktifitas seperti sedia sediakala,” pungkasnya. (fdh/azw)
UPACARA: Bupati Asahan H Surya BSc Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Asahan pimpin upacara di Halaman Kantor Bupati Asahan, Selasa (7/12).
Peringatan Hari Gerakan Pramuka ke-60 Tahun 2021.
Tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Asahan di Halaman Kantor Bupati Asahan, Selasa (7/12)
ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H Surya BSc selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Asahan memimpin Upacara Peringatan Hari Gerakan Pramuka ke-60 Tahun 2021 Tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Asahan di Halaman Kantor Bupati Asahan, Selasa (7/12).
UPACARA: Bupati Asahan H Surya BSc Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Asahan pimpin upacara di Halaman Kantor Bupati Asahan, Selasa (7/12).
Peringatan Hari Gerakan Pramuka ke-60 Tahun 2021.
Tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Asahan di Halaman Kantor Bupati Asahan, Selasa (7/12)
Sebelum membacakan amanat Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Bupati Asahan memberikan penganugerahan tanda penghargaan Gerakan Pramuka Tahun 2021 Kwarcab Pramuka Asahan kepada Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi, Darma Bakti Endang Priadi SPd, Panca Warsa VI Suardi SPd, Panca Warsa V Efrizal SPd, Panca Warsa II Nurazmah SPd MPd, Panca Warsa I Joko Prastyo, Panca Warsa I Suri Rikawati SPd.
Di kesempatan ini Bupati Asahan H Surya,BSc menyampaikan amanat Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Drs Budi Waseso yang mengatakan, setelah Pandemi Covid-19, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah membentuk satuan tugas untuk membantu menanggulangi Covid-19. Berbagai hal telah dilakukan mulai pembagian alat pelindung diri, melaksanakan vaksinasi untuk anggota Gerakan Pramuka dan lainnya.
“Memasuki adaptasi kebiasaan baru, saya mengajak para pramuka untuk menjadi Duta Perubahan Priaku dan diharapkan Pramuka dapat memberi contoh unuk mengubah prilaku masyarakat luas agar hidup Iebih sehat dalam upaya menanggulang pandemi Covid-19,” katanya.
Dalam upacara ini turut hadir Wakil Bupati Asahan (Wakil Mabicab Gerakan Pramuka Asahan), Mewakili Dandim 0208/Asahan, Mewakili Kapolres Asahan, Mewakili Kajari Asahan, Mewakili Danyon 126/KC, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan (Sekretaris Mabicab Gerakan Pramuka Asahan), OPD, camat, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Asahan, peserta didik Kwarcab Gerakan Pramuka Asahan. (dat/azw)
VAKSINASI: Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochammad Kunto Wibisono didampingi Wakapolres Kompol Asrul Robert Sembiring gelar vaksinasi pelajar di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi, Selasa (7/12).SOPIAN/SUMUT POS.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Polres Tebingtinggi mengejar target vaksinasi bagi masyarakat dan pelajar se-Kota Tebingtinggi di Halaman Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Selasa (7/12). Target vaksinasi sebanyak 500 dosis vaksin dalam hari itu. Vaksiansi diperuntukan untuk tahap I dan tahap II yang berdomisili di Kota Tebingtinggi.
VAKSINASI: Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochammad Kunto Wibisono didampingi Wakapolres Kompol Asrul Robert Sembiring gelar vaksinasi pelajar di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi, Selasa (7/12).SOPIAN/SUMUT POS.
Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochmmad Kunto Wibisono mengatakan target vaksinasi dikejar sebelum masuk masa libur Natal dan Tahun Baru.
“Vaksinasi untuk memberikan kekebalan tubuh kepada masyarakat dalam menghadapi gelombang tiga penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polres Tebingtinggi. Kami berharap agar masyarakat tetap mau mengikuti vaksin,” jelas AKBP M Kunto Wibisono.
Kepada masyarakat yang sudah vaksin juga diminta untuk mematuhi prokes, karena obat paling ampuh menangani Covid-19 yaitu dengan memakai masker apabila melakukan aktivitas diluar rumah, rajin mencuci tangan dengan menggunakan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan menghindari mobilitas warga.
Sedangkan menghadapi pandemi Covid-19 gelombang tiga dalam masa libur Natal dan Tahun Baru, pemerintah telah memberlakukan Level 3 PPKM.
“Maka dengan adanya PPKM tersebut, kita berharap kepada masyarakat agar bertempat dirumah saja, jangan melakukan liburan dan berkunjung kerumah kerabat, karena dampaknya, bisa menimbulkan penyebaran pandemi Covid-19 dari klaster keluarga,” paparnya. (ian/azw)
UNJUKRASA: Ratusan masyarakat dari Desa Palipi Kecamatan Silima Punggapungga unjuk rasa di Kantor DPRD untuk meminta penghitungan ulang surat suara Pilkades di Depan Kantor DPRD Dairi, Senin (6/12).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, 25 November 2021 lalu, kembali menuai protes. Seratusan masyarakat desa Palipi, kecamatan Silima Punggapungga, kabupaten Dairi merupakan pendukung serta kandidat menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor DPRD Dairi, Senin (6/12).
UNJUKRASA: Ratusan masyarakat dari Desa Palipi Kecamatan Silima Punggapungga unjuk rasa di Kantor DPRD untuk meminta penghitungan ulang surat suara Pilkades di Depan Kantor DPRD Dairi, Senin (6/12).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
Aksi warga itu, menuntut supaya panitia kabupaten mendesak panitia pemilihan kepala desa (P2KD) Palipi, melakukan penghitungan ulang surat suara. Penghitungan suara ulang dianggap perlu, karena dituding ada kecurangan.
Massa pendukung calon kades nomor urut 1, Hemat Silaban, berorasi di depan Kantor DPRD di Jalan Sisingamangaraja Sidikalang. Mereka mendesak DPRD untuk meminta Pemkab Dairi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes) supaya mendesak P2KD memenuhi permintaan mereka melakukan penghitungan ulang.
Setelah beberapa saat melakukan orasi, Ketua DPRD, Sabam Sibarani dan lainya, meminta massa supaya aspirasi disampaikan digedung DPRD. Sabam meminta supaya, perwakilan warga melakukan pertemuan.
Pertemuan dipimpin Ketua DPRD, Sabam Sibarani, didampingi Ketua Farksi Nasdem, Nasib Marudur Sihombing, Anggota Fraksi Demokrat, Bona Tindaon, Juangga Silaban, dan Jembal Ginting.
DPRD juga menghadirkan mantan Kepala Dinas Pemdes yang sekarang telah dimutasi menjadi Kasat Pol PP, Junihardi Siregar dan Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan dan Administrasi Desa, Selamat Bancin.
Koordinator aksi mewakili warga desa Palipi, Robinson Simbolon menyampaikan, kedatangan mereka ke DPRD untuk meminta P2KD Palipi, melakukan perhitungan ulang surat suara.
Menurut mereka, perhitungan ulang perlu dilakukan karena ada diduga pemilih siluman.
Seperti diketahui, Pilkades Palipi hanya selisih 1 suara antara calon nomor urut 2, Rudi Sianturi dengan nomor urut 1, Hemat Silaban. Dan Rudi Sianturi, terpilih sebagai kades Palipi. Robinson mengatakan, mereka menuntut penghitungan ulang karena P2KD diduga mengakomodir pemilih siluman pada Pilkades lalu.
Robinson menegaskan, dalam Pilkades Palipi lalu, ada seorang pemilih yakni Vanner Sinaga merupakan warga desa Pangaribuan, memilih di Desa Palipi.
Menurut Robinson, Vanner terdata sesuai KTP dan KK, merupakan warga Desa Pangaribuan, Kecamatan Siempat Nempu Hulu.
Ia mengatakan, pada saat Vanner Sinaga melakukan pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS), kandidat mereka, Hemat Silaban dan masyarakat lainya, sudah memberitahu kepada P2KD bahwa yang bersangkutan sudah tidak penduduk Desa Palipi lagi dan sudah pindah ke Desa Pangaribuan.
Tetapi laporan itu tidak diakomodir P2KD dan diabaikan. Selanjutnya, pada saat penghitungan surat suara, P2KD semena-mena dengan mengutamakan kemaunya. Di mana, kertas suara yang ditusuk lebih dari satu kali, dinyatakan tidak sah dan kertas yang dibatalkan suara nomor urut 1, Hemat Silaban.
“Selisih suara hanya 1, kami meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi supaya dilakukan penghitungan ulang,” tegas Robinson.
Ketua DPRD Sabam Sibarani, meminta Junihardi menjelaskan kepada warga. Junihardi menyampaikan, terkait Pilkades Palipi sudah dialksanakan sesuai aturan ditetapkan. Terkait tuntutan warga, jika ada dianggap tidak sesuai aturan silahkan digugat ke pengadilan. Menurutnya, P2KD sudah melaksanakan Pilkades sesuai diatur dalam peraturan daerah (Perda) dan peraturan bupati (Perbup).
Usai pertemuan, koordinator aksi Robinson Simbolon, kepada wartawan mengatakan, sangat kecewa karena Pemkab Dairi tidak mengakomodir tuntutan mereka untuk melakukannpenghitungan ulang.
Robinson mengatakan, panitia kabupaten dalam hal ini Dispemdes, selalu mengarahkan supaya menggugat ke pengadilan bila ada tidak pas dalam Pilkades serentak lalu. (rud/azw)
MEDAN, SUMUTPOS.CO-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Utara (Kesbangpol Sumut) menggelar acara Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019, Tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya, di Restoran Kenanga, Jalan Jamin Ginting Km 12, Nomor 12, Kemenangan Tani Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (6/12).
Bersama: Sekretaris Komisi A DPRD Sumut, Jonius TP Hutabarat bersama Koordinator P2M BNNP Sumut Soritua Sihombing, Ketua DPD GMNI Sumut Paulus P Gulo dan pihak Kesbangpol Provsu, di di Restoran Kenanga, Jalan Jamin Ginting Km 12, Nomor 12, Kemenangan Tani Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (6/12). Sumut Pos/ Dwi.
Dalam kegiatan ini, bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Sumatera Utara (GMNI Sumut).
Sekretaris Komisi A DPRD Sumut, Jonius TP Hutabarat mengatakan, masyarakat paling banyak terpapar narkoba, mulai dari kalangan anak-anak, orangtua dan remaja. “Kami dalam hal ini melalui politik anggaran yang ada di legislatif bekerja sama dengan Pemerintah, dalam hal ini Kesbangpol Provsu untuk mampu bertemu dengan masyarakat, khususnya mahasiswa. Sebab mereka yang paling banyak terpapar,” ujarnya.
Oleh karena itu, kata dia, sebagai langkah, pihaknya telah menyarankan Gubsu membentuk tim terpadu lintas sektoral, baik TNI/ Polri, Angkatan Laut, Beacukai, BNN, penggiat pencegahan Narkoba, dan lainnya. “Ini salah satu upaya kita untuk bersinergi dengan konsep bersama dalam hal memberantas penyalahgunaan narkoba. Sebab, kita melihat Sumut merupakan pintu masuk narkoba dengan letak geografis yang strategis,” ucapnya.
Koordinator P2M BNNP Sumut, Soritua Sihombing mengungkapkan, pihaknya bersama Kesbangpol Provsu sering melakukan kegiatan sosialisasi pencegahan Narkoba sebagai amanah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 dan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 19 Tahun 2021. Bahwa upaya pencegahan dikarenakan Sumut prevalensi pengguna dan pemakai Narkoba peringkat 1, sehingga harus disosialisasikan kepada yang belum terpapar agar memahami bahayanya Narkoba, dalam bentuk pencegahan.
“Harapannya, agar mereka nantinya tidak mau menggunakan narkoba dan jika ada di sekitar mereka yang terpapar agar mau melaporkannya ke BNN dan instansi terkait, untuk mendapat pelayanan rehabilitasi. Dengan begitu permintaan berkurang dan tentunya pengguna juga akan menurun,” harapnya.
Pihaknya juga saling berkoordinasi dengan institusi Kepolisian baik Polda Sumut dan Polres. Begitu juga untuk pengawasan masuknya barang dari luar negeri, baik di Bandara dan di Pelabuhan juga ada satu spot yakni interduction, di sana ada tim-tim pengawasan, baik BNN, Beacukai dan Kepolisian.
Dalam kegiatan tersebut, dia juga mengapresiasi salah seorang peserta yang berharap agar Negara melegalkan ganja. Hal ini atas nama Komunitas Lingkar Ganja Nasional yang berjuang agar ganja dilegalkan. Namun, Soritua menegaskan, pihaknya bersama Kemenkes RI dan instansi terkait belum melegalkan penggunaan ganja, sebab anatomi unsur zat Tetrahidrokannibol (THC) dari ganja yang tumbuh di Indonesia berbeda dengan yang tumbuh di Eropah. “Dari hasil uji laboratorium dampak mudharatnya pun lebih besar dibandingkan manfaatnya. Sebab mengandung unsur yang membuat pengguna berhalusinasi sehingga dapat melakukan tindakan yang tidak dibenarkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kabag Ops Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP Hendri Rickson Sibarani, saat disinggung terkait penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri, dia menyebutkan, bahwa jumlah pelaku tindak pidana di Poldasu dan sejajaran sesuai data Tahun 2020, sebanyak 32 orang, yang terlibat penyalahgunaan Narkoba baik pengguna maupun pengedar.”Dalam hal ini cuma ada satu kata secara tegas, pecat dan tindak pidana bagi personel yang terlibat, terutama pengedar. Dan ini sudah dibuktikan,” ujarnya.
Hendri memaparkan contoh-contoh kasus yang terjadi di Poldasu sejajaran, seperti dugaan kasus 11 polisi di Tanjungbalai. Seharusnya mendapatkan penghargaan, tetapi karena tergiur uang, mereka malah diduga menyelundupkan 11 bungkus barang bukti narkoba dengan menjualnya dan akhirnya tertangkap dan dipecat Tidak Dengan Hormat (PTDH). “Ini bentuk ketegasan Polri. Begitu juga dengan kasus Polsek Kutalimbaru Deliserdang, yang diduga melecehkan dan mencekoki Narkoba kepada istri tersangka Narkoba yang sedang hamil,” bebernya.
Ketua DPD GMNI Sumut, Paulus P Gulo mengapresiasi acara tersebut. Sebab hal ini penting untuk mahasiswa-mahasiswa di Sumut. “Terutama yang tergabung di dalam DPD GMNI Sumut, agar mengetahui bahaya Narkoba dan Sumut menjadi peringkat 1 pengguna dan pengedar Narkoba,” ujarnya. (dwi/ila)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Angka penyebaran Covid-19 di tanah air, termasuk di Kota Medan terus melandai. Namun begitu, warga Kota Medan tetap diimbau untuk terus mematuhi prokotol kesehatan (prokes) guna mencegah terjadinya peningkatan angka penyebaran Covid-19. Apalagi saat ini, dunia kembali diancam dengan Covid-19 varian baru yang disebut Omicron.
Pasalnya, varian Omicron asal Afrika Selatan yang disebut-sebut 500 kali lebih menular dari Covid-19 yang pertama kali ditemukan di China. Tak cuma itu, varian Omicron tersebut juga telah ditemukan di negara-negara tetangga seperti di Malaysia dan Singapura.
Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Medan, M Afri Rizki Lubis SM M.IP saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No.4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Kanal Titi Kuning, Kelurahan Titi Kuning Lingkungan 15, Kecamatan Medan Johor, Senin (6/12).
“Alhamdulillah angka penyebaran Covid-19 di Medan terus menurun, tapi kami memohon agar kita semua tetap mematuhi prokes. Saat ini varian Omicron yang jauh lebih cepat penularannya sudah ditemukan di Malaysia dan Singapura, artinya sudah semakin dekat dengan kita, kita tetap harus waspada. Tetap prokes, itu kuncinya,” ucap Rizki dihadapan Kasi Trantib Medan Johor Rustam Harahap dan Lurah Titi Kuning Sri Ayu yang turut hadir dalam kegiatan itu.
Dikatakan Ketua Komisi III DPRD Medan itu, selain harus tetap mengedepankan prokes 5M secara ketat, masyarakat Kota Medan juga harus mendukung program vaksinasi Covid-19 yang terus gencar dilakukan pemerintah.
“Khususnya vaksinasi lansia, saya harapkan bapak/ibu agar mau membawa orangtuanya agar divaksin. Ini untuk keselamatan orangtua kita, untuk keselamatan kita bersama. Kalau pandemi Covid-19 ini segera berakhir, maka kita juga yang akan diuntungkan, ekonomi kembali berjalan,” ujarnya.
Rizki juga menjelaskan, di dalam Perda No.4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan itu, masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pengobatan secara gratis, apalagi bagi masyarakat yang tidak mampu.
“Makanya saat ini Pemerintah Kota Medan dibawah kepemimpinan Pak Bobby Nasution sedang mengejar target UHC (Universal Health Coverage). Salah satu caranya, Pemko Medan akan menambah 100 ribu peserta BPJS PBI di tahun 2022 dari APBD yang baru saja kami sahkan di DPRD Medan,” pungkasnya.
Pantau Sumut Pos, guna mencegah terjadinya kerumunan, Rizki Lubis menggelar Sosialisasi Perda No.4/2012 di Kecamatan Medan Johor pada Hari Senin (6/12) kemarin dalam dua sesi dan di dua tempat yang berbeda.
Selain di Jalan Kanal Titi Kuning, Kelurahan Titi Kuning Lingkungan 15 pada pagi hari, Rizki Lubis juga menggelar kegiatan yang sama di Jalan M Basir Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor pada siang hari. (map)
MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kejuaraan Danau Toba Rally 2021 di Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) kawasan Aek Nauli, Kabupaten Simalungun Sumatera Utara tinggal menghitung hari.
Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut selaku penyelenggaran event nasional ini, berupaya maksimal dalam memberikan yang terbaik, demi suksesnya kegiatan Rally Nasional pada 11-12 Desember 2021.
Ketua Pengprov IMI Sumut H. Harun Mustafa Nasution mengatakan kegiatan Danau Toba Rally tahun ini sangat spesial dan penuh semangat.
Karena selain akan menjadi cikal bakal kembali bergulirnya Kejuaran Rally Tingkat Dunia di Sumut, kegiatan ini juga didukung oleh pemerintah dan pihak swasta.
“Alhamdulillah sampai saat ini persiapan terus dilakukan untuk hasil yang terbaik. Kita juga bersyukur event kali ini banyak didukung sejumlah pihak, salah satunya pihak TPL yang sangat antusias memberikan dukungan dalam acara ini,” ungkap Harun.
Lebih lanjut Harun mengatakan Danau Toba Rally 2021 dengan lokasi SS (Special Stages/trayek khusus) di kawasan HTI TPL memiliki sejarah yang sangat berarti bagi para perally.
Event terakhir kali berlangsung pada tahun 1997 WRC (World Rally Championship) .
“Kawasan HTI Aek Nauli TPL memiliki lokasi rute terbaik di dunia dan sudah diakui para atlit rally papan atas dunia.
Sehingga kita sebagai masyarakat Indonesia dan khususnya Sumatera Utara harus bangga dengan daerah ini,” sebut Harun, Minggu sore (5/12/2021) pasca rapat kordinasi antara IMI dan TPL di Medan.
Danau Toba Rally 2021 juga diharapkan mampu memberikan nilai positif bagi perekonomian masyarakat Sumatera Utara, sekaligus sebagai semangat baru bagi kebangkitan Destinasi Pariwisata pasca pandemic Covid-19.
Ketua Panitia Danau Toba Rally 2021 Mahyudanil mengatakan sampai saat ini panitia telah menerima 56 atlet rally di Indonesia, berikut dengan para crew dan mekanik mesin.
Para peserta kejuaraan mengikuti putaran 1 kejurnas pada hari pertama, dan putaran ke- 2.
“Hari 1 memperlombakan 6 SS dengan jarak tempuh total 79,46 km, dan hari kedua juga 6 SS dengan jarak tempuh 78,90 km. Danau Toba Rally 2021 menentukan siapa pereli terbaik tahun ini, karena ada banyak poin kejurnas diperebutkan,” tutur Mahyudanil di dampingi Sekretaris Panitia Edwin Nasution.
Menurut Mahyudanil saat ini para peserta dan crew pembalap, telah tersebar disejumlah hotel di kawasan Prapat Simalungun sampai akhir balapan berlangsung. Sehingga diharapkan dapat mendongkrak prekonomian di kawasan tersebut.
“Kegiatan reli di Danau Toba ini juga diharapkan mampu menghadirkan multiplayer efek dalam peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan program sport tourisme dari Dinas Pariwisata Sumut, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Danau Toba yang merupakan destinasi wisata prioritas nasional,” katanya.
Sementara itu Direktur TPL Jandres Silalahi menyambut dengan hormat dan mendukung penuh terlaksananya event nasional Danau Toba Rally 2021. Hutan Tanaman Industri dalam PT Toba Pulp Lestari di kawasan Danau Toba dengan potensi rute rally di dalamnya, merupakan kebanggaan Sumatera Utara dan Indonesia.
“Event Danau Toba Rally 2021 ini diharapkan dapat mendorong kebangkitan ekonomi Sumatera Utara, olahraga nasional, pariwisata Danau Toba sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas, dan alam Indonesia yang dikelola dalam komitmen berkelanjutan,” tutur Jandres. (rel/ram)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Perubahan perilaku masyarakat ke arah Less Contact Economy diperkirakan akan berlanjut dan memiliki kontribusi yang besar pada pertumbuhan ekonomi di masa depan. Komposisi masyarakat juga akan didominasi oleh anak-anak muda, para digital-natives yang adaptif terhadap perubahan teknologi dan akan menjadi penopang konsumsi global di masa depan.
Berbagai studi seperti Google Temasek dan Bain and Company (2021) menunjukkan bahwa pada tahun 2020 yang lalu, sekitar 350 juta orang penduduk di ASEAN telah memanfaatkan layanan ekonomi digital, dimana 60 juta diantaranya merupakan pelanggan baru sejak merebaknya pandemi Covid-19. Kondisi ini menandai adanya pergeseran lanskap perekonomian global menuju tatanan ekonomi yang baru, dimana peranan ekonomi digital akan semakin dominan.
Hal ini menjadi peluang khususnya bagi para Kader IPNU sebagai generasi muda untuk bersama-sama mempercepat akselerasi transformasi digital di berbagai sektor, sehingga dapat berkontribusi positif terhadap percepatan pemulihan ekonomi.
“Saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) yang bersama-sama dengan seluruh tatanan masyarakat dalam mendukung upaya Pemerintah untuk mewujudkan SDM Indonesia yang unggul dan masyarakat yang berdaya saing. Semoga acara ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam menyampaikan keynote speech pada acara Latihan Kepimpinan Nasional (LAKNAS) IPNU yang bertajuk Kepemimpinan dan Upaya Membangun Perekonomian Negara di Era Digital dan Society 5.0, yang dilakukan secara virtual, Senin (6/12).
Potensi ekonomi digital Indonesia tentunya didukung oleh sejumlah faktor, antara lain total penduduk yang terbesar ke-4 di dunia dengan jumlah penduduk usia produktif mencapai 191,08 juta atau 70,7%. Dari sisi digital user, jumlah mobile connection di negara saat ini mencapai 345,3 juta (125,6% dari total populasi) dengan rata-rata waktu yang dihabiskan orang untuk berselancar di internet selama 8 Jam 52 Menit. Sepanjang tahun 2020, trafik internet mengalami peningkatan 15-20%.
Di samping itu, kini telah muncul juga gelombang teknologi baru, antara lain artificial intelligence, IoT, blockchain, cloud computing, dan jaringan 5G. Teknologi AI bahkan telah diberdayakan dan semakin banyak diadopsi di berbagai aplikasi, mulai dari tugas sehari-hari yang sederhana, smart assistant, dan keuangan, hingga perintah yang sangat spesifik seperti control operations, dan pengamanan data. Pemanfaatan AI diyakini akan dapat meningkatkan efisiensi bisnis, produktivitas dan mendorong inovasi di berbagai sektor.
Bonus demografi yang diproyeksikan akan dimiliki di tahun 2030, nantinya akan membuat mayoritas penduduk Indonesia adalah generasi Z dan Milenial yang berusia 8 s.d. 39 tahun. Ini artinya, para Kader IPNU sebagai generasi saat ini akan terlibat didalamnya. Kemampuan dan keunggulan digital-natives yang dimiliki generasi ini harus terus diasah.
Selain itu, generasi ini juga harus berjiwa mandiri, kreatif, adaptif, kolaboratif, dan inovatif agar dapat berdaya saing memasuki era society 5.0. Keahlian SDM dalam memanfaatkan teknologi menjadi modal penting untuk menghadapi era society 5.0.
Berbagai inisiatif dalam mendorong pemanfaatan ekonomi digital untuk kepentingan masyarakat telah dilakukan oleh pemerintah, seperti pembentukan Roadmap E-Commerce Indonesia 2017-2019, White Paper on Digital for Future Economy, Indonesia Digital Roadmap 2021-2024, Making Indonesia 4.0, Cetak Biru Sistem Pembayaran Indonesia 2025/BSPI 2025 dan Action Plan Inovasi Keuangan Digital 2020-2024.
“Saya berharap melalui kegiatan ini, akan terlahir generasi muda berjiwa pemimpin yang berkarakter dan berdaya saing tinggi, sehingga mampu menjadi game changeryang mampu merespon segala tantangan dan persoalan khususnya dalam upaya membangun perekonomian nasional di era digital saat ini,” pungkas Menko Airlangga. (frh/fsr/*)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meminta pengusaha waralaba terus beradaptasi di tengah pandemi Covid-19 dengan terus melakukan inovasi. Kemampuan itu diyakini akan membuat pengusaha waralaba bertahan dan mampu berkontribusi positif bagi perekonomian nasional.
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi secara virtual membuka Indonesia Franchise Forum dan Bizfest 2021 diselenggarakan di Hotel The Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (7 Des).
Hal tersebut disampaikan Mendag Lutfi dalam pembukaan Indonesia Franchise Forum-Bizfest 2021 yang digelar di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta Selasa, (7/12). Acara ini juga disiarkan secara daring.
“Pemerintah terus mendorong pengembangan bisnis waralaba di dalam negeri karena potensi pasar Indonesia yang besar dan menjanjikan. Tercatat pada 2020, bisnis waralaba di Indonesia masih tetap dapat berkontribusi dalam penyerapan lebih dari 628 ribu tenaga kerja dan mencatat omzet sebesar Rp54,4 miliar,” ungkap Mendag Lutfi.
Menurut Mendag, Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi waralaba asing karena waralaba lokal sudah menjadi tuan rumah dan menguasai pasar dalam negeri, bahkan mulai merambah pasar regional. “Kemendag cukup optimistis, dengan kolaborasi pemerintah, dunia usaha dan asosiasi, waralaba Indonesia dapat menguasai dan bersaing di pasar global,” tegas Mendag.
Bizfest 2021 merupakan salah satu bagian dari Gerakan Nasional Ayo Berbisnis yang diselenggarakan secara hibrida oleh Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi) serta didukung sepenuhnya oleh Kementerian Perdagangan.
Sementara itu, Ketua AFI Anang Sukandar menyampaikan, Bizfest 2021 diharapkan dapat mendorong peningkatan konsumsi domestik untuk menarik investasi guna terus memutar roda perekonomian nasional. “Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan positif lagi di titik 5,5—6 persen. AFI mendukung dan mengapresiasi serta berharap kegiatan ini dapat membantu peluang binis menjadi waralaba unggulan yang dapat menjadi produk berlisensi,” jelas Anang.
Sementara itu, Ketua WALI Tri Raharjo mengemukakan, berangkat dari banyaknya gerai usaha yang tutup di awal pandemi Covid-19, berbagai asosiasi turut mendorong kegiatan ini dan mencanangkan gerakan nasional Ayo Berbisnis untuk mencapai dua hal. Pertama, transaksi di gerai waralaba kembali pulih. Kedua, tumbuh wirausaha-wirausaha baru melalui waralaba, lisensi, dan peluang usaha.
“Berdasarkan data yang dihimpun pada kuartal IV 2021, 25 persen pelaku usaha sudah pulih 100 persen. Angin segar itu cukup menggembirakan bagi kita semua. Artinya, bisnis telah berangsur pulih secara umum,” ujar Tri.
Tri juga mengungkapkan lima strategi bisnis untuk menghadapi 2022. “Pertama, mampu beradaptasi secara cepat dan tepat terhadap era normal baru agar tetap relevan dengan kebutuhan konsumen. Kedua, inovasi merupakan hal yang penting. Ketiga, merujuk marketing in crisis, membuat strategi yang tepat saat krisis. Misalnya, menggenjot penjualan saat pelonggaran untuk bersiap saat pembatasan. Keempat, membangun jaringan, kerja tim, dan kolaborasi. Kelima, mengelola keuangan dan skenario pemasaran mengantisipasi pembatasan,” ungkap Tri.
Sementara itu, Ketua Asensi Susanty Widjaya menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun pada kuartal III 2021, terjadi pemulihan ekonomi di titik 3 persen serta industri lisensi dan franchise naik 25—30 persen.
“Asensi berkomitmen meningkatkan skala usaha bagi wirausaha agar dapat terus mempertahankan bisnis dan meningkatkan bisnisnya di pasar domestik dan mancanagera. Karena itu, Asensi mengapresiasi penuh kolaborasi pemerintah dan asosiasi yang terwujud dalam Bizfest 2021,” kata Susanty.
BizFest 2021 terdiri atas tiga subkegiatan. Pertama, Festival Peluang Bisnis yang merupakan pameran kemitraan, waralaba, dan lisensi pada 11–12 Desember 2021 di Marchand Hype Station Bintaro. Kedua, Festival Belanja berupa pemberian potongan harga, baik harga produk maupun harga kemitraan, oleh para pelaku usaha waralaba dan lisensi anggota AFI, WALI, dan Asensi selama periode 7–12 Desember 2021.
Ketiga, BizFest Award atau penyerahan penghargaan kepada tiga pelaku usaha waralaba/waralaba potensial terpilih. Terdapat lima kategori penghargaan, yaitu The Best Customer Service, The Best Marketing Campaign, The Best Team Work, The Best Business Campaign, dan The Best Sales. Penyerahan BizFest Award diagendakan pada 13 Desember 2021 di Hotel Pullman Central Park Jakarta. Penyerahan penghargaan tersebut sekaligus menutup rangkaian BizFest 2021.
Diawali Indonesia Franchise Forum
Pembukaan festival bisnis lisensi dan waralaba BizFest 2021 ditandai dengan gelaran Indonesia Franchise Forum (IFF) yang bertujuan untuk mencetak pelaku usaha bidang lisensi dan waralaba yang dapat membuka lebih banyak peluang kerja. IFF merupakan forum dialog para pelaku usaha waralaba di Indonesia yang bertujuan membahas strategi transformasi bisnis waralaba di masa pandemi dengan memanfaatkan teknologi. IFF diharapkan memberi masukan bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan peningkatan peran waralaba dalam perekonomian Indonesia.
Hadir sebagai pembicara dalam IFF yaitu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan, perwakilan KADIN Indonesia Yongky Susilo, dan CEO Nyayap Terbang Bersama Kenneth Chandra. Bertindak sebagai moderator komedian Cak Lontong.
Dalam kesempatan ini, Oke Nurwan menegaskan, PPKM belum akan berhenti selama pandemi Covid-19 belum dideklarasikan berakhir. Pembukaan kegiatan perekonomian dan aktivitas sosial lainnya disesuaikan kinerja penanganan pandemi Covid-19.
Dengan memberi lisensi, Oke menambahkan, pemilik usaha dapat mengembangkan usaha tanpa modal besar karena berasal dari masyarakat yang membeli lisensinya. “Yang boleh dilisensikan adalah peluang usaha yang sudah menguntungkan selama lima tahun. Hal itu diawasi pemerintah melalui Kemendag,” tegas Oke.
Sementara itu, Yongky memaparkan busines outlook 2022 sebagai prediksi untuk menghadapi 5—10 tahun ke depan. Menurutnya, situasi sudah mendekati normal. Masyarakat telah kembali memenuhi jalanan, restauran, dan pusat perbelanjaan. Bisnis pun banyak berubah selama dua tahun terakhir.
Mengantisipasi 2022, lepas dari varian Omicron, adalah the year of cooking. “Tahun depan adalah saatnya berbisnis, berwirausaha, dan berbelanja. Berbelanja, dalam skala makro, dapat memutar roda perokonomian nasional,” jelas Yongky.
Pembukaan IFF-Bizfest 2021 dapat disaksikan ulang di tautan https://www.kemendag.go.id/s/iffbizfest2021. (*/sih)
REKOR MURI: Senior Manager MURI, Yusuf Ngadri (kiri) memberi penghargaan Rekor Dunia dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada Sukur H Nababan, yang juga salah Tokoh Batak dan Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan atas prakarsanya membuat Lomba Cipta Lagu Batak dengan peserta terbanyak di dunia, di GNB Cafe Bekasi Senin (6/12). ISTIMEWA
MEDAN, SUMUTPOS.CO—Salah seorang tokoh Batak, Sukur H Nababan, diganjar penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
REKOR MURI: Senior Manager MURI, Yusuf Ngadri (kiri) memberi penghargaan Rekor Dunia dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada Sukur H Nababan, yang juga salah Tokoh Batak dan Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan atas prakarsanya membuat Lomba Cipta Lagu Batak dengan peserta terbanyak di dunia, di GNB Cafe Bekasi Senin (6/12). ISTIMEWA
Penghargaan itu diberikan untuk Sukur atas prakarsanya membuat Lomba Cipta Lagu Batak dengan peserta terbanyak di dunia.
Anggota Komisi V DPR yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini, menerima rekor dunia yang diberikan Founder sekaligus Ketua Umum MURI, Jaya Suprana.
“Dengan ini MURI menyatakan dan mengukuhkan, bahwa Lomba Cipta Lagu Batak 2021 sebagai rekor dunia, bukan hanya rekor Indonesia,” ujar pria yang akrab disapa Kang Jaya, secara virtual di acara penyerahan Rekor Muri kepada pembina artis Batak Sukur H Nababan, Senin (6/12/2021).
Kenapa rekor dunia, menurut Kang Jaya, karena belum pernah ada Lomba Cipta lagu Batak dengan peserta terbanyak di negara lain, melainkan hanya di Indonesia.
“Rekor ini diberikan kepada pemrakarsanya Sukur H Nababan,” tuturnya.
Lebih lanjut, ungkap dia, Batak dan menyanyi adalah dua kata yang sinkron dan menyatu. Ia apresiasi Sukur Nababan atas anugerah kemahiran bisa menyanyi didukung dengan filosofi kehidupan orang Batak dalam prosesi dari kelahiran sampai dengan tutup usia disisi dengan nyanyi.
“Baik nyanyian suka maupun duka,” ujar Kang Jaya.
Menurutnya, Lomba Cipta Lagu Batak 2021 ini diikuti 368 pencipta lagu dengan 625 lagu yang masuk ke panitia. Dari jumlah tersebut, ada 103 karya lagu menjadi finalis untuk maju ke grand final.
Grand final sendiri dilaksanakan empat hari berturut-turut mulai 6 sampai 9 Desember 2021 setiap pukul 19.00 WIB secara live streaming di channel YouTube Thebataksband, Instagram Thebataksband maupun Facebook TheBataksBand.
Seluruh lagu yang maju ke grand final diarasemen oleh The Bataks Band yang juga memeroleh MURI mengarasemen 103 lagu dengan kualitas dan waktu yang terbatas.
The Bataks Band adalah grup band anak- anak muda bertalenta yang dibentuk dan dibina langsung, Sukur H Nababan.
Lomba Cipta Lagu Batak 2021 juga didukung oleh artis-artis Batak papan atas sebanyak 42 orang untuk menyanyikan seluruh lagu yang maju ke grand final, seperti Rita Butarbutar, Trio Ambisi, Amigos Band, Victor Hutabarat dan lainnya. Seluruh artis yang tampil juga dianugerahi MURI
“Kini tinggal menunggu keputusan dewan juri. Segera kita akan menikmati musik yang menyungguhkan nada-nada tinggi, dan andung-andung teknis pernapasan yang hebat,” pungkas Kang Jaya.
Sementara Sukur H Nababan mengatakan MURI ini adalah bagian dari kepeduliannya sebagai orang Batak untuk membumikan budaya.
“Semoga penghargaan ini bisa menjadi motivasi seluruh warga Batak untuk terus berbuat dan mengabdi,” tuturnya. (rel/prn)