29 C
Medan
Friday, January 23, 2026
Home Blog Page 2929

Fitriani Manurung Harapkan Pecatur Medan Bisa Berkiprah Ditingkat Nasional dan Internasional

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kejuaraan catur memperebutkan Piala Wali Kota Medan yang dilangsungkan selama dua hari, Sabtu-Minggu (20-21/11/2021) di Hotel Madani, Jalan SM Raja Medan berlangsung sukses.

Ketua Persatuan Catur Republik Indonesia (PERCASI) Kota Medan, Dr.Hj.Fitriani Manurung, S.Pd, M.Pd menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mensukseskan Kejuaraan Catur yang dilangsungkan selama dua hari.

“Pertama saya sampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mensukseskan Kejuaraan Catur tingkat Kota Medan memperebutkan Piala Wali Kota Medan ini. Terkhusus kepada panitia dan sponsor yang sudah memberikan dukungan yang sangat maksimal,” ucap Fitriani Manurung kepada wartawan di Medan, Minggu (21/11/2021) sore.

Perempuan yang akrab disapa Bunda Fitri ini mengharapkan kejuaraan seperti yang dilaksanakan ini harus dijadikan ajang untuk membina bakat para pecatur-pecatur Kota Medan.

“Kami sangat mengharapkan ajang ini juga akan menjadi sebuah proses yang melahirkan pecatur-pecatur handal yang dapat berkiprah di tingkat nasional bahkan internasional dengan harapan kira nya percasi kota Medan mendapat perhatian dan bimbingan terutama dari Pemko Medan, KONI Kota Medan, Percasi Sumut berserta seluruh stakeholder yang dapat berperan serta dalam meningkatkan kualitas catur di Kota Medan,” harapnya.

Dr.Hj.Fitriani Manurung menegaskan kejuaraan catur kali ini sekaligus sebagai seleksi atlit catur kota Medan, untuk menghadapi Por provsu 2022.

“Kejuaraan ini juga sekaligus sebagai persiapan dan seleksi para pecatur Kota Medan dalam menghadapi Porprovsu tahun depan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Medan Eddy H. Sibarani menegaskan kepada seluruh peserta terutama yang meraih prestasi pada kejuaraan ini untuk tidak berpuas diri.

“Saya ingatkan kepada semuanya khusunya kepada peserta yang meraih prestasi untuk tidak berpuas diri. Teruslah berlatih guna mempersiapkan event-event penting yang akan segera dilaksanakan,” harapnya.

Sementara itu dalam arahannya, Kadispora Kota Medan Pulungan Harahap mengharapkan catur kota Medan bisa berbicara banyak di turnamen-turnamen yang akan diselengarakan dalam waktu dekat.

“Jadi ada event Porrprovsu tahun depan, juga ada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 mendatang, kita mengharapkan atlet catur Kota Medan bisa berbicara banyak di ecent-event tersebut,” harapnya.

Berikut Daftar Hasil Kejuaraan Catur Piala Wali Kota Medan 2021 untuk Juara Kategori Putra :

  1. Adrian Pinem
  2. Dedi Junaedi
  3. Dermawan Tarigan
  4. Sukardi
  5. Joko Junianto
  6. Erwinsyah
  7. Nurdin Syamsir
  8. Akun Nasution
  9. Andrean Hutagalung
  10. Mukhsin
  11. Edi raja parinduri
    map12. Gunawan
  12. Kulit Leonardus
  13. Benny Indra
  14. Roy tua Sitanggang
  15. Dahrian Nasution
  16. Ignatius Arisanto
  17. Haposan pardede
  18. Suherman
  19. Jhony Latuperisa

Juara Kategori Putri :

  1. Maria Siahaan
  2. Delima Pardede
  3. Riska Safitri
    (map)

Literasi Digital Netizen Fair 2021l, Kementerian Kominfo Ajak Masyarakat Makin Cakap Digital

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Saat ini Indonesia juga sedang menjalankan agenda nasional transformasi digital yang diimplementasikan melalui percepatan perluasan infrastruktur digital di seluruh penjuru negeri yang juga diimbangi dengan penyiapan sumber daya manusia talenta digital.

Merespon kebutuhan tersebut, Kementerian Kominfo bersama GNLD Siberkreasi menginisiasi Program Literasi Digital Nasional yang tahun ini akan menjangkau setidaknya 12,5 juta masyarakat di 514 kabupaten/kota pada 34 provinsi Indonesia.

Program ini diimplementasikan melalui berbagai kelas, lokakarya, serta seminar baik secara luring maupun daring yang mengacu pada empat pilar literasi digital, yaitu: Kecakapan Digital, Keamanan Digital; Etika Digital; serta Budaya Digital.

“Memasuki era baru dimana realitas bukan saja di ruang fisik tapi juga ruang digital, maka melalui Literasi Digital Nasional masyarakat dapat memperluas potensi yang bisa dilakukan di ruang digital” ujar Semuel Pangerapan, Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo melalui keterangan tertulis, Senin (22/11).

Bertempat di berbagai ibukota provinsi, Kementerian Kominfo bersama GNLD Siberkreasi selenggarakan Literasi Digital Netizen Fair 2021. Kegiatan ini dihadiri oleh 20.000 peserta secara luring dan lebih dari 250.000 peserta secara daring di berbagai Ibu Kota Provinsi Indonesia yang diadakan secara serentak pada tanggal 23-24 November 2021.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat kelas-kelas, talkshow interaktif yang akan membahas pilar-pilar literasi digital serta isu-isu relevan, juga berbagai ruang pamer dari komunitas-komunitas lokal.

Literasi Digital Netizen Fair 2021 di Kota Medan

Di Kota Medan, Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar Literasi Digital Netizen Fair 2021 di Hotel Four Point di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, 23 dan 24 November 2021.

Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan ini ialah kecakapan digital, etika berdigital, budaya digital, keamanan digital, konten kreator dan podcast.

Kegiatan ini, pada hari pertama menghadirkan berbagai narasumber mewakili komunitas, akademisi, publik figur, dan para pemangku kepentingan majemuk lainnya di bidang literasi digital, seperti Eko A Simanjuntak (Digital Skil), Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan, Mansyur Syah, O.K Guntur Alamsyah (Publik Speaking), Haryana (Digital Ethic), Madzalifah (Publik Speaking) dan Ayu.

Di hari kedua, mengahdirkan narasumber, yaitu Rahmat HP Hasibuan (Digital Safety), Mardimpu Sihombing (Digital Safety), Ali Daud Hasibuan (Digital Culture), Mizwar SE, Rizki Mitra Hamdani (Content Creator), dan Rio Purba.

Kegiatan Netizen Fair 2021 ini merupakan kegiatan yang gratis dan terbuka untuk umum. Adapun informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dapat diakses melalui info.literasidigital.id atau media sosial Siberkreasi.(gus)

Malu Aib Terbongkar, Ibu Buang Anak Hidup-hidup ke Sungai

INTEROGASI: Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira menginterogasi tersangka FA, yang tega membuang anaknya ke sungai Sitiotio. DERMAWAN/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Sat Reskrim Polres Asahan akhirnya berhasil mengungkap temuan bayi dalam karung dalam keadaan tak bernyawa di aliran Sungai Sitiotio, Dusun V, Desa Sei Silau, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, Kamis (16/11).

INTEROGASI: Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira menginterogasi tersangka FA, yang tega membuang anaknya ke sungai Sitiotio. DERMAWAN/SUMUT POS.

Bayi malang itu ternyata dilahirkan seorang wanita berinisial FA (18) warga Desa Sei Silau, Kecamatan Setia Janji. “Dari pengakuan tersangka FA petugas kami, saat dilahirkan anaknya masih dalam keadaan hidup. Namun karena panik, anaknya dimasukkan karung dan dibuang ke sungai,”ungkap Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira dalam siaran persnya, Jumat (19/11).

Dijelaskan Kapolres, motif dari tersangka FA membuang anak yang baru dilahirkannya untuk menutupi aibnya. Sebab anak yang dilahirkan dari persetubuhan diluar nikah.

Untuk kasus ini, sambung AKBP Putu Yudha Prawira, tersangka FA dijerat pasal 342 KUHP tentang ibu membunuh bayi yang baru dilahirkan dengan terencana, dengan ancaman 9 tahun penjara.

Sebelumnya, warga di seputaran Sungai Sitiotio digemparkan temuan bayi yang sudah sudah tak bernyawa lagi nyangkut di aliran sungai.

Warsimin yang sedang ke ladangnya, curiga mencium aroma busuk. setelah dicari tahu, ternyata berasal dari sebuah karung yang sangkut di aliran sungai. Saat diperiksa, isinya bayi yang sudah membusuk.

Temuan itu pun langsung dilaporkan ke Polsek Prapat Janji hingga diteruskan ke Polres Asahan. Mendapat laporan tersebut, petugas melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan. Dan petugas akhirnya berhasil mengamankan tersangka FA, ibu kandung yang tewas membuang bayi yang dilahirkannya dalam keadaan hidup-hidup.

Keberhasilan mengungkap kasus inipun mendapat perhatian dari Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Asahan, Awaluddin SAg, MH.

Awaluddin mengapresiasi kinerja Polres Asahan yang serius mengungkap pelaku pembuangan anak tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi atas kinerja Kapolres Asahan dan jajarannya atas pengungkapan kasus ini. Saya acungkan jempol yang terus berhasil mengungkap kasus-kasus kekerasan terhadap anak dengan waktu yang relatif singkat,”pungkasnya Awaluddin. (dat/han)

Jaga Marwah dan Soliditas Partai, Demokrat Medan Kukuhkan Satgas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satuan Tugas (Satgas) DPC Partai Demokrat Kota Medan resmi dibentuk dan dikukuhkan, Minggu (21/11). Diharapkan, Satgas ini mampu menjaga kedaulatan, kehormatan, dan soliditas Partai Demokrat, khususnya di Kota Medan.

Hadir dalam pengukuhan itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan Burhanuddin Sitepu, Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Demokrat Armyn Simatupang, Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Sumut Masdar Limbong, Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Humbahas Jonni Naibaho, dan lainnya. “Satgas ini dibentuk untuk menjaga kedaulatan, kehormatan, dan soliditas Partai Demokrat, khususnya di Kota Medan,” kata Burhanuddin Sitepu dalam amanatnya saat memimpin upacara pengukuhan sekaligus penutupan pendidikan dan pelatihan dasar Satgas DPC Partai Demokrat Kota Medan.

Burhanuddin berharap, kader-kader Partai Demokrat yang tergabung dalam Satgas, mampu memberikan yang terbaik kepada masyarakat. “Komando Satgas ini saya serahkan kepada Muhammad Hatta. Beliau salah satu kader terbaik yang dimiliki Partai Demokrat Kota Medan yang paham hukum dan undang-undang. Atas dasar itu saya mengamanahkan Satgas ini kepada beliau,” ungkap Burhanuddin Sitepu.

Burhanuddin juga berharap, keberadaan Satgas bemanfaat secara umum bagi masyarakat Kota Medan. “Kita harus siap bersama masyarakat. Pembentukan Satgas ini saya laksanakan, sesuai perintah DPP,” tegasnya.

Usai upacara, kepada wartawan, Burhanuddin mengungkapkan, yang mendasari terbentuknya Satgas ini adalah tegline Partai Demokrat, “Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit”. Disebutnya, Partai Demokrat adalah partai masyarakat. Karenanya, Burhanuddin mengaku telah membuat program kerja yang mampu menyentuh langsung masyarakat.

Pertama, ambulans gratis yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kemudian Majelis Nurul Burhanuddin yang terdiri dari 50 ustad dan guru agama yang siap jika dibutuhkan untuk kegiatan keagamaan maupun pengajian. “Siapapun yang membutuhkan, silahkan hubungi DPC Partai Demokrat. Begitu juga dengan Satgas ini, pada dasarnya adalah milik warga Kota Medan,” tegasnya.

Disebut Burhanuddin, pengukuhan Satgas DPC Partai Demokrat ini juga sekaligus menjawab surat dari DPP Partai Demokrat yang memerintahkan kepada seluruh kader di manapun berada, untuk menjaga kehormatan, soliditas dan keharmonisan partai sebagai target ke depan. “Jangan sekali-kali ada oknum yang mengklaim dirinya sebagai kader Demokrat tetapi tidak terdaftar sebagai kader. Satgas akan berbicara dengan caranya sendiri,” tegas Burhanuddin.

Dia juga mengungkapkan, SK Satgas DPC Partai Demokrat Kota Medan ini juga telah disampaikan secara langsung ke DPP Partai Demokrat. Dan yang diterima Direktur Eksekutif Partai Demokrat Sigit Raditya. “Menurut Pak Sigit, satu-satunya DPC yang telah menindaklanjuti surat DPP untuk membentuk Satgas ini baru Kota Medan,” pungkas Burhanddin.

Sementara, Armyn Simatupang memberi apresiasi kepada Ketua DPC Partai Demokrat Burhanuddin Sitepu. Menurutnya, DPC Partai Demokrat Kota Medan sangat berperan aktif, sehingga apa yang dibutuhkan partai ke depan sudah terpenuhi. “Apapun itu, harus dilandasi dengan semangat juang. Kita adalah salah satu yang mengawal kedaulatan dan kehormatan Partai Demokrat. Saya berharap, langkah yang dilakukan DPC Kota Medan ini dapat diikuti DPC lainnya di Sumut,” pungkasnya.

Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Sumut, Masdar Limbong juga memberikan apresiasinya. Dia pun mengakui, baru DPC Demokrat Kota Medan yang membentuk Satgas di Sumatera Utara, bahkan se-Indonesia. “Semoga ini bisa menjadi contoh bagi DPC lain,” pungkasnya. (adz)

Dukung Peningkatan Produksi PT Inalum, PLN Siap Pasok Listrik dengan Energi Ramah Lingkungan

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI – Kementerian ESDM – PLN ke Inalum pad (16/11/2021) membahas rencana Inalum meningkatkan kapasitas produksi aluminium.

KUNJUNGAN KERJA: Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan M Ikbal bersama rombongan dan perwakilan Komisi VII DPR RI, dalam kunjungan kerja ke PT Inalum.

Dalam kunjungan kerja tersebut hadir Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimatan, M. Ikbal Nur, EVP RSP PLN, Supriyadi, General Manager PLN UIW Sumatera Utara Pandapotan Manurung, GM PLN UIP Sumatera Bagian Utara Octavianus Padudung, GM PLN UIK Sumatera Bagian Utara Purnomo dan Perwakilan dan Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga, Sugeng Suparwoto, Novri Ompusunggu, Nasril Bahar dan Bambang Wuryanto, serta Perwakilan Ditjen Gatrik, Rida Mulyana, dan Perwakilan Ditjen EBTKE, Chrisnawan Anditya.

Indonesia dikenal sebagai Negara dengan jumlah bauksit terbesar kedua di Dunia setelah Amerika Serikat. Memanfaatkan potensi tersebut, Inalum berencana meningkatkan kapasitas produksi dengan menggunakan bahan dasar Bauksit sebagai bahan utama produksi logam aluminium sebesar 1 juta ton.

Komisi VII DPR menyambut baik informasi ini, karena saat ini Pemerintah terus berupaya menggiatkan sektor perindustrian melalui peningkatan kapasitas produksi, dengan memindahkan perkembangan industri hulu menjadi industri yang mengolah barang jadi (hilirisasi).

Kebutuhan pasokan energi listrik untuk memenuhi kebutuhan akibat peningkatan kapasitas produksi ini dijawab langsung. “PLN siap memasok berapapun daya yang dibutuhkan oleh PT Inalum,” pungkas M. Ikbal Nur.

Saat ini dan sampai dengan 10 tahun ke depan berdasarkan RUPTL 2021 – 2023, kelistrikan Sumatera akan memiliki daya mampu sebesar 16.221 MW, dengan beban puncak sebesar 11.661 MW sehingga terdapat cadangan sebesar 4.561 MW, saat ini proyek pembangunan PLTA Asahan 3 sudah masuk 40.78% dan tahun depan diperkirakan progressnya akan lebih agresif.

Pada kesempatan tersebut rombongan melakukan site visit ke proyek PLTA Asahan 3 dan PLTA Sigura – gura.
PLTA Asahan 3 Sebagai Salah Satu Wujud Komitmen Transformasi PLN Green
Komitmen Indonesia Terhadap Perubahan Iklim Global sebagai upaya menurunkan emisi lewat penggunaan bauran energi EBT dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Hal ini dipertegas Komisi VII DPR RI yang ikut bersama rombongan, Bambang.
“EBT bukan lagi pilihan tetapi keharusan, bagaimana bisa menghasilkan energi yang affordable namun bersih dan sustainable,” ujarnya.

Proyek Asahan 3 (154 MW) oleh Pemerintah Indonesia dimaksudkan untuk meningkatkan power balance di Sumatera Utara, mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi regional, serta penggunaan EBT. PLN terikat untuk tetap melaksanakan proyek Asahan 3 sesuai perjanjian penerusan pinjaman PLN dan Kementerian Keuangan.
Presentase bauran energi EBT dan kapasitas EBT pada bulan September 2021 sudah mencapai 12.56% dari total target bauran EBT sebesar 23% pada 2025. PLN berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan PLTA skala besar seperti yang tercermin dalam RUPTL dari 10.3 GW PLTA, PLTM dan PS yang akan dikembangkan sampai tahun 2030 dimana 51% diantaranya dikembangkan oleh PLN. (ila)

Komitmen Memperkuat Kerja Sama Global untuk Menuju Dunia yang Lebih Baik Pasca Pandemi Covid-19

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pandemi Covid-19 telah memberi kita kesempatan untuk melakukan “reset and reshape” dunia dengan cara yang lebih selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Negara-negara di seluruh dunia juga telah berkomitmen untuk mencapai SDGs pada tahun 2030. Dengan tantangan besar yang dihadapi dalam masa pandemi bagi setiap negara, upaya untuk mempercepat pencapaian SDGs harus terus ditingkatkan. Di sinilah kerja sama global sangat dibutuhkan.

”Negara-negara maju telah mengelola situasi pandemi dengan lebih baik, tetapi banyak negara berkembang yang masih berjuang untuk mengakses vaksin,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan dalam The Annual Global Town Hall Conference dengan tema “Managing Competition, Conflict, and Cooperation in a Pandemic World”, yang diselenggarakan secara virtual oleh Foreign Policy Community of Indonesia, Sabtu (20/11).

The United Nations mencatat sedikitnya terdapat 48 negara yang menghadapi risiko tinggi atau sangat tinggi mengalami “lost generation” akibat berkurangnya kesempatan pendidikan, kehilangan pekerjaan, dan terkendala sistem perawatan kesehatan.

Kerja sama global dalam mencegah kondisi krisis yang berkepanjangan perlu dilakukan, khususnya dalam membantu negara-negara paling miskin dan rentan, kemitraan global dalam bentuk dukungan pendanaan, penangguhan pembayaran utang, dan akses teknologi.

Diperlukan juga mekanisme pembiayaan yang inovatif untuk menutup kesenjangan pendanaan SDGs, termasuk melalui blended finance dan sustainable private investment untuk menghidupkan kembali perekonomian dan menciptakan lapangan kerja.

Pandemi Covid-19 telah menunjukkan bahwa dunia jauh lebih erat terhubung daripada yang diperkirakan banyak orang, dan bahwa pandemi belum berakhir sampai setiap negara aman. Hal ini juga menjadi mendapat perhatian dalam penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia.

Presidensi G20 Indonesia bukan hanya suatu tantangan besar, tetapi juga harapan. Dengan mengangkat tema ”Recover Together, Recover Stronger”, Indonesia mendorong upaya bersama bagi pemulihan ekonomi dunia. Seperti yang digarisbawahi Presiden RI Joko Widodo, prinsip utama yang harus dipegang adalah pertumbuhan yang inklusif, berpusat pada masyarakat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan peningkatan produktivitas, peningkatan ketahanan, dan memastikan stabilitas ekonomi dan keuangan di seluruh dunia.

Salah satu prioritas dalam Presidensi G20 adalah mengembangkan sumber pembiayaan yang dapat mendukung upaya setiap negara dalam menyediakan pembiayaan berkelanjutan untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim seperti yang dijanjikan dalam The Glasgow Pact pada COP26. Perjanjian tersebut juga menandai upaya global dalam mengurangi penggunaan batubara secara bertahap untuk mencapai ekonomi rendah karbon.

Indonesia akan berusaha semaksimal mungkin agar G20 dapat bermanfaat bagi semua negara. Inklusivitas adalah prioritas utama bagi kepemimpinan Indonesia, dengan komitmen untuk memastikan tidak ada yang tertinggal.

Indonesia juga menegaskan kembali dukungan terhadap multilateralisme. Musyawarah dan mufakat telah tertanam dalam DNA bangsa dan tertulis dalam konstitusi. Indonesia berkomitmen untuk mencapai multilateralisme efektif yang mengalirkan pekerjaan nyata dan memberikan hasil terukur yang bermanfaat bagi semua orang.

”Upaya pemulihan global harus dilakukan secara sistematis dan terkoordinasi. Kita harus tetap berkomitmen untuk memperkuat kerja sama global yang akan membawa kita ke dunia yang lebih baik pasca Covid-19. Saya yakin kerjasama ini akan semakin maju dan berdampak positif bagi kita,” pungkas Menko Airlangga. (map/fsr/*)

Kejari Binjai Fasilitator Perdamaian Tersangka dengan Korban Pencurian

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Suasana haru menyelimuti aula lantai 2 Kantor Kejaksaan Negeri Binjai, akhir pekan lalu. Tersangka pencurian berinisial MF berakhir damai dengan korbannya.

Perdamaian disaksikan korban dan istri beserta anak-anaknya. Kejari Binjai yang peduli memberikan bingkisan kepada anak-anak tersangka sekaligus berpesan untuk rajin belajar.

Kejari Binjai yang menjadi fasilitator perdamaian melalui program restorative justice. Korban mengucapkan terima kasih kepada Kejari Binjai yang telah memfasilitasi perdamaian dengan tersangka yang disangkakan Pasal 362.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kejari Binjai khususnya kepada Bapak Fatah yang telah membantu saya untuk perdamaian dan menyelesaikan masalah ini,” ujar korban.

Penuntut umum melihat perkara MF dapat berakhir damai lantaran tersangka juga belum pernah dihukum berdasarkan putusan majelis hakim pengadilan negeri. “Seperti yang disampaikan bapak jaksa tadi bahwa setiap permasalahan itu tidak boleh emosi dan juga harus menggunakan hati nurani. Saya juga memikirkan anak-anaknya (tersangka), maka saya kasih kesempatan berdamai,” tambah korban.

Tersangka dikaruniai tiga orang anak. Kepada tersangka, korban berpesan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

“Mulai hari dan seterusnya, jadilah orang yang lebih baik lagi,” serunya.

Sementara, Kasi Pidum Kejari Binjai, Fatah Chotib menjelaskan, penuntut umum sudah menyerahkan surat ketetapan penghentian penuntutan kepada tersangka. Menurut dia, penghentian penuntutan ini telah dilalui serangkaian proses dan hal tersebut juga diketahui oleh penyidik kepolisian.

“Proses perdamaian sudah lama yakni sekitar seminggu sebelum tahap II. Kami melihat dalam berkas perkara bahwa ada kemungkinan perkara ini dapat diselesaikan secara damai,” ujar Fatah.

Mantan Kasi Barang Bukti Kejari Pematangsiantar ini menjelaskan, penghentian penuntutan tersebut juga dilaporkannya ke Aspidum hingga Jampidum. Penuntut umum sebagai fasilitator menghadapkan kedua belah pihak antara tersangka dengan korban.

Dia mengucapkan puji syukur karena keluarga korban memaafkan tersangka yang bekerja kesehariannya sebagai buruh bangunan. “Restorasi justice ini dilakukan atas pesan dari Bapak Jaksa Agung bahwa menangani perkara dengan hati nurani. Tahun lalu ada 1 perkara restorative justice dan tahun ini 1 telah dilakukan, tapi kita usahakan lagi akan ada RJ (restorative justice) pada perkara lain yang memang memungkinkan,” tandasnya. (ted)

Foto: Teddy Akbari/Sumut Pos
Tersangka mengucapkan terima kasih kepada Kasi Pidum Kejari Binjai, Fatah Chotib dengan cara bersujud di hadapannya

Kasi Pidum Kejari Binjai, Fatah Chotib memberikan bingkisan kepada anak-anak tersangka sekaligus berpesan untuk rajin belajar

Kasi Pidum Kejari Binjai, Fatah Chotib menyerahkan surat ketetapan penghentian penuntutan kepada tersangka

John Lubis Terima Mandat dari PP PKSI

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PP PKSI) Lisa Rudianita L, ingin korfball (bola kerajang) menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

MANDAT: Ketua Umum PP PKSI Lisa Rudianita L didampingi Bendahara Andi Iriawaty, memberikan mandat pembentukan Pengprov PKSI kepada Ketum KONI Sumut John Ismadi Lubis didampingi Waketum III Yanto Pasaribu, Jumat (19/11).

Keinginan itu disampaikan Lisa Rudianita saat melakukan audiensi sekaligus sosialisasi korfball dengan Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis dan Ketua BAPOMI Sumut dr Liliana Puspa Sari di Gedung KONI Sumatera Utara, Jumat (19/11).

“Kami datang berempat untuk sosialisasi dulu sekaligus memberikan mandat pembentukan Pengprov PKSI Sumut kepada Pak John Lubis. Kami ingin agar korfball dipertandingkan pada PON 2024,” jelas Lisa.

“Ini sebenarnya bukan cabor baru di Indonesia. Korfball bahkan sudah pernah dipertandingkan pada PON I sampai PON IV di Makassar dan pada era 1980-an hingga 1990-an tetap dikembangkan,” tambahnya.

Lisa Rudianita mendatangi KONI Sumut bersama Sekretaris Jenderal PP PKSI Benny Indra Kesuma, Bendahara Andi Iriawaty dan unsur pengurus Mona N.

Sedangkan John Lubis didampingi Wakil Ketua Umum II KONI Sumut Yanto Pasaribu, Sekretaris Umum Chairul Azmi, Wasekum Dr Mesnan MKes, Wakil Bendahara TP Sihombing, Kabid Binpres Dr Budi Valianto dan Wakabid Rudi Rinaldi serta Wakabid Humas Johny R Silalahi dan Pujianto.

Menurut Lisa, korfball sedianya akan dipertandingan pada PON XX Papua 2021, karena sudah melakukan eksibisi di PON XIX Jawa Barat 2016. Namun karena ketidaksiapan Papua menyediakan sarana prasarana, membuat korfball batal mentas bersama sembilan cabor lainnya.

“Pada eksebisi PON 2016 di Sentul, terlihat animo besar daerah dan masyarakat menyambut korfball sebagai tontonan yang sangat menarik. PKSI juga sudah punya 19 Pengprov, sehingga kami berharap korfball dapat dipertandingkan nantinya di sini (Sumut),” ujarnya lagi.

Ketua BAPOMI Sumut dr Liliana Puspa Sari bersama Sekretaris dr Sri Rezeki
yang ikut menghadiri sosialiasi itu, menyambut baik kehadiran korfball di daerah ini sekaligus ingin mengembangkannya melalui kampus.

“Kami dari Badan Pembina Olahraga Mahasiswa (BAPOMI) tertarik dengan korfball dan ingin mensosialisasinya melalui perguruan tinggi. Kalau bisa nantinya juga dipertandingkan pada Pomnas (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional),” kata Liliana.

Mengenai kans korfball untuk dipertandingkan pada PON 2024, John Lubis mengatakan sangat memungkinkan, karena PKSI sudah resmi diterima sebagai anggota KONI pada tahun 2015.

“Tapi yang jelas sampai sekarang belum ada cabor yang pasti dipertandingkan pada PON 2024. Yang ada masih usulan dengan rincian Sumut 33 cabor dan Aceh 32 cabor,” pungkas John Lubis. (dek)

Parulian Simanungkalit Raih 5 Runner Up dan The Most Inovation Video

The Most Man Internasional Indonesia 2021

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Saat mengikuti Male Peagent The Most Man International Indonesia 2021, Parulian Simanungkalit tidak pernah bermimpi menjadi pemenang. Tujuannya hanya satu, yaitu mengasah bakatnya sebagainya pekerja kreatif.

Oleh karena itu, saat pengumuman masuk sebagai grandfinalis dan akhirnya menjadi 5 Runner up, membuat dirinya bangga pada dirinya sendiri.

“Jujur, menjadi finalis saja sudah membuat saya senang. Apalagi saat menjadi 5 Runner up. Karena saya benar-benar tidak punya target dalam ajang ini. Hanya untuk mengasah bakat saja. Karena itu, saya tidak mimpi terlalu besar,” ujarnya.

Selain mendapatkan predikat sebagai 5 Runner up, pada ajang yang sama, pria yang akrab disapa Lian ini juga menyabet The Most Inspiration Video.

Dalam video tersebut, Lian menceritakan tentang keindahan Danau Toba yang wajib dikunjungi. Tetapi keindahan Danau Toba tersebut mulai tercemar karena banyaknya sampah plastik.

“Melalui video ini, saya ingin mengungkapkan bahwa sampah plastik bukan hanya mencemari lingkungan, tetapi juga mengikis keindahan. Padahal, keindahan Danau Toba bukan hanya terkenal di Indonesia, tapi hingga luar negeri,” jelasnya.

Kebahagian yang melingkupinya membuat Lian semakin optimis untuk menjadi pekerja kreatif. Selain bisa menyalurkan hobinya yaitu Travelling, pekerja kreatif membuat dirinya mampu mengembangkan berbagai ide yang terlintas di kepala.

“Bisa dicek melalui akun media sosial saya. Pekerja kreatif saat ini belum membuat saya terjamin secara materi. Tetapi, saya bahagia karena melakukan sesuatu sesuai dengan kesenangan dan menghasilkan duit,” tutupnya. (ram)

e-Parking di Medan Keren Banget Guys…!!!

Video Seketika Viral, Warga Luar Medan Salut Lihat Penerapannya

TANGKAP LAYAR: Foto hasil tangkap layar dari video viral yang diupload akun TikTok _acid7, terkait e-Parking di Kota Medan.
(ISTIMEWA/SUMUTPOS.CO)

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Video yang direkam warga dari luar Kota Medan saat berkunjung ke Jalan Ahmad Yani (Kesawan) Kota Medan, seketika viral. Pasalnya, si perekam video mengatakan, Kota Medan menjadi sangat keren, karena telah menerapkan sistem parkir nontunai, alias parkir elektronik atau e-Parking.

Bahkan dia menyebutkan, Jakarta sebagai Ibukota, harus merasa malu saat melihat kemajuan Kota Medan yang telah lebih dulu menerapkan e-Parking.

“Guys, ini keren banget sih guys. Jakarta harusnya malu banget sih. Ini di Medan, parkirnya itu sudah digital semua cuy. Ini keren banget tuh, (bayar parkirnya) bisa pakai QRIS, e-money, debit. Ini keren banget, sumpah,” tutur warga luar Kota Medan tersebut, dalam video yang diunggahnya lewat aplikasi Tik-Tok, dengan akun bernama _acid7.

Pria dalam video tersebut juga mengaku salut dengan para petugas Dishub Kota Medan, yang ditugaskan khusus dengan seragam bertuliskan ‘Petugas e-Parking’ di bagian belakang rompi yang mereka kenakan, sembari menggenggam perangkat pembayaran e-Parking.

Dia pun mengatakan, seharusnya semua wilayah di Indonesia sudah menerapkan e-Parking, seperti yang telah diterapkan di Jalan Kesawan Kota Medan, dan puluhan titik lainnya di Ibukota Sumatera Utara ini.

“Ini keren banget sih, luar biasa loh. Harusnya satu Indonesia pakek kayak ginian (e-Parking) semua,” ujarnya kepada 2 personel Dishub Kota Medan yang saat itu ditugaskan sebagai petugas e-Parking.

Setelahnya, si perekam video pun tampak masuk ke dalam mobil dan mengobrol dengan temannya, sembari terus memuji penerapan e-Parking di Jalan Kesawan Kota Medan.

“Tadi ngobrol-ngobrol sama teman-teman Dishub, itu semua pakek mesin. Bayarnya pakek e-Tol, dikasih cash gak mau dia, cahs gak ada dia,” kata mereka dalam perbincangan di dalam mobil, sembari memperhatikan petugas parkir yang sedang bertugas di lapangan.

Dengan begitu, mereka pun meyakini, tidak akan ada lagi kesempatan bagi pihak-pihak yang ingin melakukan korupsi dari pengutipan retribusi parkir di lapangan.

“Wah ini gila, keren banget sih Medan sih. Luar biasa. Gak boleh korupsi lagi guys,” pungkasnya. (map/saz)