Home Blog Page 2929

Baznas Asahan Salurkan Bantuan kepada 505 Pelajar Kurang Mampu

BANTUAN: Bupati Asahan H. Surya, BSc menyerahkan bantuan peralatan sekolah dan uang tunai kepada siswa siswi kurang mampu. DERMAWAN/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H. Surya, BSc didampingi Asisten Pemerintahan Buwono Prawana, SIP, Kadis Pendidikan Drs. H.Supriyanto,MPd, Kadis Kominfo H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, MSi, Ketua Baznas Kab. Asahan Kepala Bagian Kesra, Kepala SMP 2, Rabu hadiri sekaligus menyerahkan bantuan dana pendidikan kepada sejumlah siswa-siswi kurang mampu di SMPN 2 Kisaran, Selasa (21/12).

BANTUAN: Bupati Asahan H. Surya, BSc menyerahkan bantuan peralatan sekolah dan uang tunai kepada siswa siswi kurang mampu. DERMAWAN/SUMUT POS.

Ketua Baznas Kab. Asahan dalam laporannya, menyampaikan bahwa Penyaluran Bantuan Baznas kepada Siswa/Siswi kurang mampu pada hari ini sebanyak 505 orang dari 25 Kecamatan se-Kabupaten Asahan.

Bantuan yang diserahkan terdiri dari Peralatan Sekolah dan Uang Rp.325.000,- dan merupakan alokasi dana Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Asahan, Bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Asahan kepada perwakilan Siswa/Siswi.

Bupati Asahaan H. Surya, BSc berharap dana zakat yang dikelola Baznas Kabupaten Asahan dapat memberikan manfaat lebih banyak kepada keluarga kurang mampu di Kabupaten Asahan.

Bupati Asahan juga meminta kepada semua Kepala OPD agar mengimbau bawahannya untuk dapat menyalurkan zakat mall melalui Baznas, sebagai lembaga resmi yang telah diatur oleh undang-undang.

Mengakhiri sambutannya Bupati berharap kepada Siswa/Siswi Penerima Bantuan untuk dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan untuk Keperluan Pendidikan, jangan digunakan untuk keperluan lain agar memberikan manfaat yang baik.

“Saya juga berpesan kepada anak anakku para penerima bantuan, agar kelak menjadi Pemimpin di masa depan dan kalau jadi pemimpin jadilah pemimpin yang mengayomi dan rendah hati serta memberi manfaat kepada semua orang”pesannya.(dat/han)

Kapolres Asahan Beri Penghargaan kepada Personel Bhabinkamtibmas

PENGHARGAAN: Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH memberikan piagam penghargaan kepada Aipda Nasarudin.darul/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH memberikan piagam penghargaan kepada personel yang berprestasi di halaman apel pagi Polres Asahan, Senin (20/12) pukul 08.00 WIB.

PENGHARGAAN: Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH memberikan piagam penghargaan kepada Aipda Nasarudin.darul/SUMUT POS.

Personel yang mendapat piagam penghargaan adalah Aipda Nasarudin, yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan.

“Pemberian penghargaan ini harus menjadi motivasi kepada seluruh rekan-rekan personel agar dalam melaksanakan tugas lebih baik lagi bekerja keras, disiplin, tekun dan optimistis adalah kunci dasar pada sebuah keberhasilan,”ujar Kapolres asahan.

Selain itu, AKBP Putu Yudha Prawira menyampaikan kepada setiap personel SPKT, agar dapat memberikan pelayanan dengan baik, berikan Senyum, Salam dan Sapa, ciptakan rasa nyaman kepada masyarakat dalam menerima pengaduan.

“Dalam pencapaian target vaksinasi oleh Polres Asahan hingga saat ini masih belum mencapai target, untuk itu diharapkan kepada rekan-rekan personel dalam 2 hari ke depan pencapaian vaksinasi harus bisa ditingkatkan,”katanya sembari mengajak personel Polres Asahan tidak melakukan pelanggaran yang mencoreng citra Polri dan diri sendiri.(dat/han)

PSR Koperasi MLML Binaan PT Siringo-ringo, Bupati Tinjau Panen Perdana Peremajaan Sawit

TINJAU: Bupati Labuhanbatu meninjau langsung panen perdana program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Koperasi Maju Lancar Mandiri Labuhanbatu (MLML) binaan PT Siringo-ringo. fajar/sumut pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga meninjau langsung panen perdana program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Koperasi Maju Lancar Mandiri Labuhanbatu (MLML) binaan PT Siringo-ringo di Kelurahan Pulo Padang, Kecamatan Rantau Utara, Selasa (21/12).

TINJAU: Bupati Labuhanbatu meninjau langsung panen perdana program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Koperasi Maju Lancar Mandiri Labuhanbatu (MLML) binaan PT Siringo-ringo. fajar/sumut pos.

Panen perdana di kebun sawit milik Rolen Ritonga adalah salah satu kebun masyarakat yang mengikuti program PSR pada bulan Mei tahun 2019, yang juga dilakukan tanam perdana oleh Bupati Labuhanbatu yang menjabat masa itu.

Bupati Labuhanbatu mengucapkan terima kasih kepada PT Siringo-Ringo Musim Mas Group yang telah membina dan mendampingi petani dalam wadah Koperasi Maju Lancar Mandiri Labuhanbatu yang telah bersama-sama berperan memfasilitasi peningkatan hasil produksi kelapa sawit dan sumber daya para petani kelapa sawit khususnya.

“Kepada bapak ibu para petani yang belum mengikuti program peremajaan kelapa sawit rakyat ini, Mari kita manfaatkan kesempatan ini agar kebun kelapa sawit kita terbangun sesuai dengan standar perkebunan dan kita informasikan kepada saudara-saudara kita yang belum mengikuti di lingkungan kita masing-masing agar mengikuti program ini,” kata Erik.

Bupati berharap kedepan akan semakin tumbuh lagi perusahaan-perusahaan yang bermitra dan membina masyarakat petani kelapa sawit dan dapat menjembatani hubungan antara sesama petani pelaku usaha stakeholder lembaga terkait lainnya dan pemerintah.

“Dan kepada para pengurus koperasi Maju Lancar Mandiri Labuhanbatu Mari kita jalin dan tingkatkan komunikasi dan kerjasama dengan dinas instansi terkait. Sehingga arah kebijakan pembangunan program kegiatan yang dilaksanakan lebih terarah dan lebih berhasil. Saya berharap agar terus tumbuh Perusahaan yang bermitra terhadap masyarakat Labuhanbatu,” harapnya.

Bupati mengatakan mengikuti program PSR syaratnya itu mudah, dan menguntungkan, terbukti, hanya dengan waktu 29 bulan sudah bisa menghasilkan, karena perawatanya sesuai dengan mekanisme Standar perawatan.

“Untuk program ini syaratnya sangat mudah, dan hanya dengan 29 bulan sudah bisa menghasilkan. Karena, perawatannya sesuai standar mekanisme,” katanya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Maju Lancar Mandiri Labuhanbatu Abdul Rajab Ritonga mengatakan, Koperasi MLML berdiri sejak tahun 2017 dengan 21 orang pengurus, dan untuk saat ini telah menghantarkan sekitar 51,5 Hektar mengikuti PSR . “Harapan saya Kedepan PT Siringo-ringo bisa membimbing petani agar menjadi petani yang berkualitas,” ucapnya.

Mewakili Direksi PT Siringo-ringo Siswondo Parman mengatakan, berkat perjuangan Koperasi MLML sejak 2017 kini telah mendapat jawaban yang memuaskan. Didominasi murni dari petani swadaya hari ini berusia 29 bulan sawit binaan telah menghasilkan, sementara untuk biasanya diatas 36 bulan baru bisa produksi. “Saya sangat berharap kedepan hal seperti ini dapat terus ditingkatkan, agar lebih banyak lagi petani-petani yang berhasil dan produktif,” kata Siswondo.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perkebunan Sumatera Utara Ir.Lies Handayani Siregar, menyampaikan, program PSR adalah program strategi nasional yang lahir sejak tahun 2015, yang saat ini memberikan bantuan hiba 30 juta per Hektar. Program PSR, di labuhanbatu diusulkan pada tahun 2018 seluas 58 Hektar, namun karena ada yang mengundurkan diri tersisa 51,5 Hektar dan semua milik petani Swadaya.

“Saya berharap ini dapat terus berkembang, agar petani sawit di Labuhanbatu memperoleh hasil yang terbaik, karena bila perawatan perkebunan melalui pembinaan maka hasilnya pun signifikan,” jelas Lis Handayani.

Terlihat hadir mendampingi Bupati Labuhanbatu, Kadis perkebunan provsu, hadir juga Kepala Dinas pertanian Labuhanbatu Agus Salim Rambe, Asisten II Ikramsyah, Camat Rantau Utara Turing Ritonga, para staf dan petinggi PT Siringo-Ringo Pengurus Koperasi MLML dan Anggota.

Rangkaian kegiatan, di lokasi Bupati labuhanbatu melakukan panen perdana kelapa sawit menggunakan alat panen sawit, selain itu Bupati juga menerima Cinderamata dari PT Siringo-ringo. (fdh/ram)

Gelar Aksi Tuntut Pelantikan Kades Ditunda, Dispemdes: Kades Terpilih Dilantik 22 Desember 2021

AKSI: Puluhan masyarakat 2 desa di Kabupaten Dairi menggelar aksi unjukrasa ke kantor DPRD dan Bupari Dairi minta pelantikan kades terpilih ditunda, Selasa (21/12).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Puluhan masyarakat dari 2 desa yakni Desa Lae Hole 1, Kecamatan Parbuluan dan Desa Palipi, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, menggelar aksi unjukrasa ke Kantor DPRD dan Kantor Bupati Dairi, Selasa (21/12).

AKSI: Puluhan masyarakat 2 desa di Kabupaten Dairi menggelar aksi unjukrasa ke kantor DPRD dan Bupari Dairi minta pelantikan kades terpilih ditunda, Selasa (21/12).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Meski hujan, aksi masyarakat yang didominasi ibu-ibu tersebut, untuk meminta Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menunda pelantikan kepala desa di 2 desa tersebut. Menurut masyarakat, pelaksanaan Pilkades di 2 desa itu masih bermasalah.

Koordinator aksi Robinson Simbolon mengatakan, aksi mereka meminta Pemkab Dairi menunda pelantikan kepala desa yang direncanakan, Rabu (22/12).

“Selesaikan dulu sengketa Pilkades di 2 desa itu. Apabila pelantikan tetap dilanjutkan, maka warga dari 2 desa akan melakukan aksi yang lebih besar. Kita akan melakukan parlemen rakyat, karena Pemkab Dairi dan DPRD telah bersama-sama membohongi rakyat,” ucap Robinson.

Robinson mengatakan, masyarakat sudah menyampaikan surat keberatan ke Pemkab Dairi. Bahkan, dalam surat tersebut sudah disampaikan sejumlah pelanggaran/kecurangan antaralain adanya 11 surat suara sah, dianggap batal oleh panitia pemilihan kepala desa (P2KD).

Selanjutnya, berita acara hasil penghitungan suara tidak diberikan kepada saksi calon nomor urut 2, Ketua P2KD telah bersikap tidak netral serta menunda penetapan calon kades terpilih. Sudah seminggu lebih janji mereka untuk membalas surat masyarakat seperti dijanjikan saat aksi sebelumnya.

“Katanya 6 hari sebelum pelantikan kades terpilih kami sudah mendapat jawaban dari pemkab Dairi. Kami sudah menerima surat balasan, tapi isinya mengabaikan semua tuntutan warga sehingga kami akan tetus menuntut sampai tuntutan kami mendapat jawaban,” kata Robinson.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Administrasi dan Pemerintahan Desa pada Dispemdes Dairi, Selamat Bancin dikonfirmasi mengatakan, semua kepala desa terpilih dalam Pilkades serentak, 25 November 2021 lalu, akan dilantik di GOR Sidikalang pada Rabu (22/12).

“Sampai hari ini, semua kades terpilih sudah terkonfirmasi siap dilantik besok. Tidak ada dasar penundaan pelantikan, karena surat keberatan masyarakat 2 desa sudah kita balas,” ucapnya.

Amatan wartawan, aksi 2 desa di gedung DPRD Dairi dan kantor Bupati Dairi, tidak mendapat respons dari anggota DPRD maupun Bupati Dairi. Aksi warga yang digelar sejak pagi hari itu, mendapat pengawalan anggota Polres Dairi. (rud/ram)

Pencarian Korban Mobil Terjun ke Jurang di Pakpak Bharat Dihentikan, Dua Korban Belum Ditemukan

PAKPAK BHARAT, SUMUTPOS.CO – Tim SAR gabungan menghentikan proses pencarian dan evakuasi jasad korban mobil Innova yang terjun ke jurang di Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jahe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Ilustrasi.

Humas SAR Medan, Sariman Sitorus menjelaskan penghentian dilakukan sejak Sabtu (18/12) kemarin.

Karena, proses pencarian dan evakuasi korban sudah dilakukan selama 7 hari, terhitung dari hari kejadian mobil travel itu masuk ke jurang pada Minggu (12/12).

“Kemarin, hari Sabtu itu sudah dihentikan,” sebut Humas SAR Medan, Sariman Sitorus, saat dikonfirmasi Sumut Pos, Selasa (21/12) siang.

Sariman menjelaskan dari proses pencarian dan evakuasi korban selama sepekan ini.

Sudah berhasil menemukan 5 korban dalam keadaan meninggal dunia. Sedangkan, dua korban lagi, masih dinyatakan hilang sampai saat ini.

“Operasi dihentikan karena sudah sesuai SOP. Tujuh hari (pencarian) dan memang itu hasil evaluasi bersama keseluruhan tim, termasuk keluarga korban,” tutur Sariman.

Meski pencarian dan evakuasi dihentikan, Sariman mengungkapkan pihaknya tetap melakukan pemantauan untuk menemukan dua korban, yang sampai saat ini masih dinyatakan hilang.

“Makanya tidak ditutup, hanya dihentikan pencarian dilanjutkan dengan pemantauan. Jadi bila mana ada ditemukan (korban) kita evakuasi,” tandas Sariman.

Diberitakan sebelumnya bahwa pada Minggu (12/12) sekitar pukul 05.00 WIB.

Di mana, saat minibus travel yang dikemudikan oleh Arman (50) dengan membawa enam orang penumpang berangkat dari arah Subulussalam menuju Medan.

Setibanya, di lokasi tepatnya di Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jahe, Kabupaten Pakpak Bharat pengemudi mobil diduga mengantuk sehingga mobil yang dikemudikannya oleng ke kanan jalan dan masuk ke dalam jurang aliran sungai Lae Kombih.

Berikut identitas korban :

A.Korban berhasil ditemukan dan dievakuasi:

1.Arman Yusuf, (50) (Supir) alamat Desa Gampong Kubu Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, Aceh.

2.Fitri Elfirati (26) alamat Dusun Lueng Kubu Batang, Desa Padang Panyang Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten, Nagan Raya, Aceh.

3.Khairumi (22) alamat: Desa Ujong Tanoh Darat Kecamatan, Meureubo Kabupaten Aceh Barat, Aceh.

4.Muhammad Amri Lubis (30) alamat Desa Kuta Trieng Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh.

5.Tata Agusnianti (22) alamat Jalan Imam Bonjol Dusun COT, Desa Seuneubok Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Aceh.

B.Korban belum ditemukan:

1.Masdi (49) alamat Jalan B. Wijaya Kesuma, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumut.

  1. Sudarseh (68) alamat Jalan Jambu Resa Ujung Baron, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Aceh. (gus/ram)

Polisi Limpahkan Kasus TPPU ke Kejari Labusel, Serahkan Rp324 Juta Hasil Kejahatan Tersangka Narkoba

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti.

RANTAUPRAPAT, SUMUTPOS.CO – Polisi menyerahkan uang sebesar Rp324 juta kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu Selatan (Labusel) Sumatera Utara (Sumut). Uang tersebut merupakan hasil kejahatan milik seorang bandar narkoba yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti.

Selain itu, polisi juga menyerahkan seorang tersangka dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ini. Inisialnya adalah N alias Rita (41), yang merupakan istri dari bandar narkoba pemilik uang tersebut.

“Hari ini tersangka TPPU dalam kasus sabu 60 kilogram beserta barang bukti uang sebesar Rp 324 Juta, kita serahkan ke JPU,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti kepada wartawan, Selasa (21/12).

Anhar mengatakan perkara TPPU ini merupakan pengembangan dari penangkapan NA alias Ipin (29), pada Senin (14/6) silam. Ketika itu Ipin ditangkap polisi di Sei Beruhur, Labusel, saat melintas membawa 60 Kilogram sabu dan 2000 butir pil ekstasi.

Kepada polisi Ipin mengaku jika narkoba tersebut merupakan milik I alias Bram, warga Tanjungbalai, Sumut. Dari pengakuan Ipin tersebut polisi kemudian menuju ke Tanjungbalai dan mengamankan Rita yang merupakan istri Bram.

Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu mengatakan awalnya polisi menemukan rekening atas nama P (ibunda Ipin), yang pada 14 Juni 2021 saldonya tercatat sebanyak Rp 364 juta.

Sehari kemudian saldo direkening tersebut kemudian dipindahkan ke rekening H (calon menantu Bram) sebesar Rp221 Juta dan ke rekening Rita (istri Bram) sebesar Rp92 Juta. Selain itu juga ada dilakukan penarikan tunai sebesar Rp11 juta.

“Ini kan merupakan indikasi adanya upaya menyamarkan uang yang diduga hasil kejahatan. Dan setelah kita selidiki ternyata ini perintah dari si Bram. Karena itu kita menemukan bukti yang kuat untuk TPPU nya,” kata Martualesi.

Dari jumlah awal sebesar Rp 364 Juta yang diketahui ada di rekening P, polisi berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp324 Juta. Sedangkan Rp40 juta lagi, masih ditelusuri kemana larinya, namun ada 1 sepeda motor jenis metik baru, yang turut diamankan polisi dari rumah Bram.

Menurut Martualesi, Bram diduga merupakan anggota sindikat narkoba jaringan internasional. Sedikitnya dia telah tiga kali lolos menyeludupkan sabu ke berbagai daerah dengan berat puluhan Kilogram.

Dalam kesempatan tersebut, Martualesi juga mengumumkan tentang pencarian I alias Bram.

Dia meminta masyarakat yang memiliki informasi tentang keberadaannya agar melaporkan ke polisi terdekat. (mbs/azw)

Bawa Sabu dan Ribuan Ekstasi, Tiga Terdakwa Asal Aceh Terancam Hukuman Seumur Hidup

agusman/sumut pos DAKWAAN: Tiga terdakwa kurir kasus narkotika, menjalani sidang dakwaan secara virtual di PN Medan, Selasa (21/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Muhammad Rizki (22), Syafrizal (31) dan Rouza Fauzan (22) ketiganya warga Lhokseumawe, Aceh ini terancam dihukum seumur hidup. Pasalnya, keduanya didakwa membawa sabu seberat 2 kilogram dan 7.150 butir ekstasi dari Aceh ke Medan, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (21/12).

DAKWAAN: Tiga terdakwa kurir kasus narkotika, menjalani sidang dakwaan secara virtual di PN Medan, Selasa (21/12). agusman/sumut pos.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Delyanti menguraikan dalam dakwaannya, pada 25 Agustus 2021 terdakwa Syafrizal dihubungi oleh Fajri alias Pijey mengambil sabu dan ekstasi di Kota Blang Lhokseumawe, untuk diantar ke Medan.

“Setelah menerima satu goni plastik berisi 2000 gram sabu dan 7.150 butir ekstasi, selanjutnya Syafrizal menghubungi terdakwa Muhammad Rizki dan Rouza Fauzan,” ujarnya.

Kemudian, lanjut JPU, keduanya disuruh terdakwa Syafrizal untuk membawa narkotika tersebut, untuk diserahkan kepada Angga dan Ahmad. Keduanya kemudian diupah Rp6 juta untuk membawanya ke Medan.

Pada 25 Agustus 2021, terdakwa Syafrizal mengendarai sepeda motor dan dua terdakwa lainnya mengendarai mobil membawa narkotika tersebut beriringan menuju Medan. Esok paginya, ketiganya tiba di Medan, sementara terdakwa Syafrizal menunggu di depan Bus Pelangi di Jalan Gagak Hitam, Medan. Sedangkan dua terdakwa lainnya, menunggu di sebuah kamar hotel di Medan.

Masih dihari yang sama, tiga petugas dari Ditres Narkoba Polda Sumut, yang telah mendapat informasi, langsung menuju ke penginapan terdakwa tersebut. Didalam kamar 206, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa Muhammad Rizki dan Rouza Fauzan. Dari hasil penangkapan itu, petugas mengamankan 2 kg sabu dan 7.150 butir ekstasi

Kemudian, lanjut JPU, petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap terdakwa Syafrizal, di depan Bus Pelangi. Terdakwa Syafrizal mengakui, barang haram itu dibawa atas suruhan Pajri alias Pijey (DPO), yang mendapat upah Rp18 juta untuk diantar kepada Ahmad (penuntutan terpisah).

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana,” pungkas JPU. Usai mendengarkan dakwaan, majelis hakim melanjutkan sidang dengan mendengarkan keterangan saksi dari kepolisian. (man/azw)

Wanita Ditikam 10 Liang Teman Pria, Mobil dan Barang Berharga Dibawa Kabur

DIRAWAT: Indah Khairani (26), wanita yang mengendarai mobil Honda Brio Satya merah BK 1273 ZA menjalani perawatan di RS Putri Hijau setelah ditikam teman prianya di Jalan Yos Sudarso, Medan Barat, Selasa (21/12) dinihari sekira pukul 02.30 WIB.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Indah Khairani (26), wanita yang mengendarai mobil Honda Brio Satya merah BK 1273 ZA, nyaris tewas ditikam teman prianya di Jalan Yos Sudarso, Medan Barat, persisnya di depan Kampus Universitas Dharmawangsa, Selasa (21/12) dinihari sekira pukul 02.30 WIB.

DIRAWAT: Indah Khairani (26), wanita yang mengendarai mobil Honda Brio Satya merah BK 1273 ZA menjalani perawatan di RS Putri Hijau setelah ditikam teman prianya di Jalan Yos Sudarso, Medan Barat, Selasa (21/12) dinihari sekira pukul 02.30 WIB.

Mobil dan barang berharga milik warga Jalan Sekata Gang Flamboyan, Medan Barat, ini dibawa kabur pelaku yang diketahui bernama Muhammad Faris. Sedangkan korban mengalami luka tikaman sebanyak 10 liang di bagian tubuhnya dan kini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Putri Hijau.

Informasi diperoleh, kejadian bermula ketika korban menjemput pelaku di depan Pajak Universitas Sumatera Utara (USU) dengan mengendarai mobil tersebut Selasa malam. Selanjutnya, mereka pergi hingga akhirnya makan di Jalan Bambu, Medan Timur. Setelah selesai, keduanya pergi dan mobil dikemudikan pelaku.

“Saya memang sudah kenal lama, tapi enggak pernah ketemu lagi. Dia (pelaku) menghubungi aku minta ketemu dan dijemput. Sudah dua kali kami bertemu dan kali itu yang ketiga kalinya,” kata korban kepada wartawan melalui sambung seluler.

Pelaku membawa korban jalan-jalan di seputaran Kota Medan. Dalam perjalanan, pelaku mengobrol dan sempat menanyakan harga kalung emas yang dipakai korban. Selain itu, pelaku juga menanyakan apakah mobil korban dipasang GPS.

Pelaku terus membawa korban jalan-jalan hingga korban sempat tertidur di mobil karena sudah larut malam. Korban sempat meminta pelaku untuk pulang karena sudah pukul 24.00 WIB. Akan tetapi, pelaku tidak mau. “Karena sudah larut malam saya mengajak pulang, tapi dia (pelaku) bilang tanggung. Alasannya, dia masuk kerja pukul 05.30 WIB. Jadi, sambil menunggu makanya jalan-jalan,” jelas korban.

Singkat cerita, sekitar pukul 02.30 WIB pelaku membawa korban ke arah Marelan dengan melintasi Jalan KL Yos Sudarso. Setibanya di depan Kampus Dharmawangsa, pelaku menghentikan laju kendaraan dengan alasan ingin mengambil tisu di tasnya yang diletakkan di bangku belakang.

Korban yang duduk di bangku depan, tidak menaruh curiga. Tak lama kemudian, pelaku kembali masuk ke dalam mobil dan langsung menikam korban menggunakan pisau yang diambil di dalam tasnya.

Korban mencoba melawan, tetapi pelaku terus menikam korban sambil menarik tas yang dipegangnya. Korban lalu berusaha menyelamatkan diri hingga berhasil membuka pintu mobil lalu keluar. Selanjutnya, berteriak minta tolong.

Pelaku langsung panik, berusaha meminta maaf kepada korban dan membujuknya untuk masuk ke dalam mobil. Namun korban menolak dan terus dikejar pelaku hingga nyaris ditabrak. Karena tidak berhasil, pelaku memutuskan kabur membawa mobil dan harta benda milik korban. Sedangkan korban ditolong warga sekitar dan dilarikan ke Rumah Sakit Putri Hijau.

Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Firdaus mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan cek tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

Saat ini, pelaku masih dalam pengejaran. “Korban sudah buat laporan, sedangkan pelaku dalam pengejaran,” katanya.

Firdaus mengaku, identitas pelaku sudah diketahui.

Sementara korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. “Mohon doanya agar kasus ini cepat terungkap dan pelakunya dapat ditangkap,” pungkasnya. (ris/azw)

PT Kawasan Industri Nusantara Menaruh Harapan Besar, PII Bawa Investor ke KEK Sei Mangkei

BERSAMA: Perwakilan PT KIN, pelaku usaha properti, jajaran PT PII dan Keluarga Besar Yap diabadikan bersama di depan Kantor PT PII Lantai I Plaza Medan Fair,  Selasa (21/12). ist/sumut pos.

SUMUTPOS.CO – Perseroan Terbatas Kawasan Industri Nusantara (PT KIN) menaruh harapan besar kepada Perseroan Terbatas Prop2go Indonesia Internasional (PT PII) membawa investor sebanyak-banyak untuk menanam saham di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei di Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun Sumatera Utara. 

BERSAMA: Perwakilan PT KIN, pelaku usaha properti, jajaran PT PII dan Keluarga Besar Yap diabadikan bersama di depan Kantor PT PII Lantai I Plaza Medan Fair,  Selasa (21/12). ist/sumut pos.

“Saya optimis meski saat ini masih pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia khususnya pembangunan usaha industri di KEK Sei Mangkei akan segera bangkit, tumbuh dan berkembang memasuki tahun 2022, sesuai dengan keinginan pemerintah serta pelaku usaha industri,” ujar Senior Executive Vice President PT KIN Anastasia Indriyani di Kantor PT PII Lantai I Plaza Medan Fair,  Selasa (21/12).

Menurut Anastasia yang didampingi Dirut PT PII Yendy Yap, Manajer Marketing Tropical Garden Regency (TGR)  Raden Kristanto,  Leader Marketing Primery Willis serta Keluarga Besar Yap Medan, saat ini PT KIN selaku pengelola KEK Sei Mangkei anak dari perusahaan PTPN 3 sedang mencari mitra agency bidang pemasaran. Terpilihlah salah satunya PT PII yang dalam waktu dekat akan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU). 

“Kebetulan KEK Sei Mangkei merupakan kawasan ekonomi khusus yang mendapat fasilitas dan kemudahan dari pemerintah. Karena KEK Sei Mangkei merupakan kawasan ekonomi khusus pertama di Indonesia. Dan luasnya kurang lebih 2000 hektare yang bisa membangun banyak usaha industri,” sebut Anastasia seraya menambahkan terpilihnya PT PII sebagai mitra bidang pemasaran PT KIN tidak terlepas dari kriteria aspek peraturan dan ketentuan dari Kementeriaan Perdagangan yang sudah dikantongi PT PII. 

Anastasia berharap dengan kerja samanya dengan PT PII bisa membawa keuntungan untuk kedua belah pihak. “Kita sama berharap pandemi segera berakhir, sehingga PT PII yang saat ini dipercayakan kepada Yap Chin Yen (Yendy Yap) sebagai dirut dapat membawa investor untuk berinvestasi di KEK Sei Mangkei membangun usaha industri,” harap Anastasia. 

Selain berkolaborasi dengan PT KIN, PT PII juga sudah menjalin kerjasama dengan pelaku usaha properti seperti Tropical Garden Regency (TGR) terletak di Bandar Baru Sibolangit,  persisnya di bawah kaki Gunung Bukit Barisan, BSD City dan One Parc Puri Connected in Vision Jakarta.

“Saat ini villa di TGR sudah terbangun 3 unit dari 57 unit yang direncanakan. Pada Februari 2022 mendatang diharapkan 4 unit villa lagi bisa terbangun. Kami berharap banyak agar PT PII bisa membantu memasarkan villa yang ada di TGR,” ujar Kristanto seraya menambahkan bahwa villa yang ditawarkan Rp 500 Jutaan tidak menggunakan KPR bank, bisa dicicil 48x tanpa DP. 

Sementara, Willis Leader Marketing Primery PT PII menyambut baik dan positif atas kerjasama yang terbangun dengan PT KIN dan sejumlah perusahaan properti di Kota Medan dan Jakarta. Willis berharap kerjasama yang sudah terjalin dengan PT KIN dan pelaku usaha properti bisa dijalankan dengan baik dan menghasilkan keuntungan berbagai pihak. 

“Meski kondisi sekarang ini masih pandemi, kita optimis bahwa perekonomian di Indonesia khusus Medan dan Sumut akan bangkit dan berkembang seperti sedia kala. Untuk itu,  kita berharap kerjasama yang sudah terjalin ini bisa mendapat dukungan dari pemerintah,” ujar Willis. (ila) 

Jalin MoU dengan MNC Group, IndiHome Bakal jadi Jendela Hiburan Bagi Pelanggan

MOU: Direktur Consumer Service Telkom Venusiana (kiri) bersama Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo usai penandatanganan Memorandum of Understanding antara IndiHome dan MNC Media, selaku penyedia layanan media streaming digital linear TV dan Video on Demand di Jakarta, Selasa (21/12/2021).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO—PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui layanan fixed broadband IndiHome resmi menjalin kerjasama dengan PT Global Mediacom Tbk (MNC Media), penyedia layanan media streaming digital linear TV dan Video on Demand.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) oleh Venusiana selaku Direktur Consumer Service Telkom, dan Hary Tanoesoedibjo selaku Executive Chairman MNC Group di Jakarta, Selasa (21/12/2021).

“Kami sangat antusias kerjasama dengan MNC Media. Melalui kerjasama ini, dapat semakin melengkapi ragam konten tayangan di IndiHome TV sehingga dapat menjadikan IndiHome TV sebagai windows of entertainment bagi pelanggan,” kata Venusiana.

Dengan kesepakatan kerjasama ini, Telkom dan MNC Media akan berkolaborasi dalam memproduksi, mengakuisisi dan mendistribusi program televisi sekaligus konten terbaik bagi para pemirsanya. Beragam tayangan akan disajikan mulai dari kanal TV nasional, internasional, hingga Video on Demand terbaik dari berbagai macam genre. Tak hanya itu, IndiHome dan MNC Media juga akan melakukan pengembangan penayangan channel milik IndiHome TV di platform milik MNC Media dan sebaliknya.

Penandatanganan nota kesepahaman kerjasama ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk IndiHome dan MNC Media dalam mengembangkan bisnis TV interaktifnya demi meningkatkan pengalaman terbaik pelanggan dalam menikmati tayangan berkualitas tanpa batas di IndiHome TV dan juga Vision+.

“Kami sangat senang dapat bekerjasama dengan TelkomGroup. Kerjasama ini akan memberikan kesempatan bagi kami untuk senantiasa memberikan konten-konten dengan kualitas terbaik sehingga dapat menjangkau lebih banyak lagi masyarakat Indonesia,” kata Hary Tanoe.

Menurutnya, dengan user base Telkom yang sangat besar disertai dengan kekuatan konten MNC Group yang sangat komprehensif dan berkualitas, kerjasama ini akan dapat menguntungkan kedua belah pihak, yang tentunya sejalan dengan rencana ekspansi perseroan ke depan.

Ke depannya, IndiHome berkomitmen untuk selalu memberikan layanan dan hiburan digital menarik demi memberikan memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan, sekaligus inspirasi dan motivasi untuk masyarakat Indonesia. (rel/prn)