24 C
Medan
Friday, January 23, 2026
Home Blog Page 2935

Zonasi Risiko Covid-19 di Sumut Membaik, 5 Daerah Hijau, 28 Masih Kuning

BERSIHKAN: Seorang pekerja membersihkan tempat tidur pasien di salah satu rumah sakit.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peta risiko zonasi Covid-19 daerah di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus membaik. Setelah sebulan lebih seluruh daerah bertahan di zona kuning (risiko rendah) penyebaran Covid-19, kini terdapat beberapa kabupaten/kota masuk zona hijau (tidak ada kasus).

BERSIHKAN: Seorang pekerja membersihkan tempat tidur pasien di salah satu rumah sakit.

Berdasarkan data yang disampaikan Satgas Penanganan Covid-19 melalui website resminya https://covid19.go.id/peta-risiko, dari 33 kabupaten/kota di Sumut, ada 5 daerah masuk zona hijau. Antara lain, Nias Barat, Nias, Sibolga, Nias Utara, dan Mandailing Natal.

Kategorisasi zona risiko tersebut, berdasarkan perhitungan indikator epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan dengan menggunakan skoring dan pembobotan. Indikator epidemiologi seperti, penurunan jumlah kasus positif & probable pada minggu terakhir sebesar =50% dari puncak, jumlah kasus aktif pada pekan terakhir kecil atau tidak ada, penurunan jumlah meninggal kasus positif pada minggu terakhir sebesar =50% dari puncak, dan seterusnya.

Sedangkan indikator surveilans kesehatan masyarakat, yaitu jumlah pemeriksaan sampel diagnosis mengikuti standar WHO (1 orang diperiksa per 1.000 penduduk per minggu) pada level provinsi, dan positivity rate rendah (target =5% sampel diagnosis positif dari seluruh kasus yang diperiksa) merujuk pada angka provinsi.

Sementara, indikator pelayanan kesehatan yakni rata-rata angka keterpakaian tempat tidur isolasi dalam 1 minggu terakhir pada rumah sakit rujukan Covid-19 cukup untuk menampung pasien. Kemudian, rata-rata angka keterpakaian tempat tidur intensif dalam 1 minggu terakhir pada rumah sakit rujukan Covid-19 cukup untuk menampung pasien.

Terpisah, dari data yang diupdate Kemenkes RI pada 18 November 2021, disebutkan Sumut terdapat 4 kasus baru positif Covid-19 dan 18 kasus sembuh. Sedangkan kasus kematian akibat Covid-19 nihil. Dengan demikian, akumulasi kasus positif menjadi 105.977 kasus, sembuh 102.936 kasus dan kematian 2.889 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dr Nelly Fitriani mengatakan, tingkat ketersediaan tempat tidur atau atau Bed Occupancy Rate (BOR) Covid-19 di Sumut cenderung turun. BOR ICU Covid-19 Sumut berkisar 3,49 persen dan Isolasi 0,89 persen. “Dari data yang ada, ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 berjumlah 4.781 bed, dengan rincian 4.380 bed isolasi dan 401 bed ICU,” ungkapnya.

Nelly menambahkan, untuk BOR Covid-19 Medan saat ini, tercatat ICU 4,38 persen dan isolasi 1,25 persen. “Untuk ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di Kota Medan, isolasi 1.837 bed dan ICU 251 bed,” tandasnya.

Medan Kejar Target Herd Immunity

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mengklaim terus berupaya mengejar target untuk mencapai herd immunity atau kekebalan massal terhadap Covid-19 hingga akhir tahun ini. Upaya yang dilakukan yaitu dengan menggenjot vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat di semua kalangan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Medan dr Mardohar Tambunan mengaku, progres vaksinasi Covid-19 terus mengalami peningkatan. Kata dia, pihaknya terus melakukan vaksinasi baik itu terhadap pelajar, lansia dan masyarakat umum lainnya. “Vaksinasi tahap satu sudah mencapai 76 persen, sementara untuk tingkat vaksinasi tahap dua mencapai 59 persen. Ini kita akan terus genjot,” kata Mardohar, Kamis (18/11)

Menurut dia, dalam percepatan vaksinasi corona tersebut, saat ini pihaknya memprioritaskan kepada masyarakat lanjut usia (lansia). Namun demikian, tidak dijelaskan alasannya dan sudah berapa persen capaian vaksinasi lansia. “Saat ini kita mengutamakan vaksinasi kepada lansia. Berapa persen data lansia yang sudah vaksin, nanti akan saya kabari,” bilang Mardohar.

Diutarakannya, vaksinasi pelajar di Kota Medan sudah mencapai 70 persen. Hal ini lantaran antusiasnya cukup tinggi. “Kalau kami sebut bukan pelajar, tapi remaja dan antusiasnya termasuk tinggi,” ucap dia.

Mardohar menambahkan, diimbau kepada masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi corona agar segera melakukannya.”Semoga semakin banyak yang mau divaksin. Terlebih, angka terkonfirmasi positif Covid-19 juga terus mengalami penurunan secara signifikan di Kota Medan,” tandasnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi II DPRD Medan Surianto alias Butong meminta Pemko Medan, dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk berfokus dalam melakukan Vaksinasi Lansia yang masih terbilang cukup rendah atau masih di bawah target yang diberikan pemerintah. “Pertama, kita berikan apresiasi kepada Pemko Medan yang realisasi vaksinasinya sudah di atas 70 persen. Tapi kita berharap, Vaksinasi lansia ini bisa betul-betul difokuskan agar angka lansia yang divaksin dapat meningkat lebih cepat,” kata Butong.

Pasalnya, kata Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan itu, rendahnya angka Vaksinasi Lansia dapat menghambat penurunan Level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Medan. “Yang seharusnya Level PPKM kita bisa turun dari Level 2 ke Level 1, ini jadi tetap tertahan di Level 2. Kan sayang sekali, padahal angka kasus Covid-19 di Medan terus menurun. Wali Kota Medan sudah sangat serius menekan angka penyebaran Covid-19 ini, kita berharap Dinkes bisa mengikuti keseriusan itu dengan meningkatkan Vaksinasi Lansia,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Butong, lansia juga merupakan kategori orang yang rentan bila terpapar Covid-19. Sehingga bila Vaksinasi Lansia terus ditingkatkan, maka hal itu dapat mengurangi resiko terhadap lansia. (ris/map)

Regal Springs Indonesia Salurkan Peralatan Medis dan Tabung Oksigen

BANTUAN: (ki-ka) Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Audi Murphy O Sitorus, Wakil Bupati Toba Tonny M Simanjuntak dan Head of Corporate Affairs Regal Spring David Tampubolon berfoto bersama saat menyerahkan bantuan berupa tabung oksigen untuk Dinas Kesehatan Toba.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di tengah upaya penanganan pandemi Covid-19, Regal Springs Indonesia melalui program KAMI PEDULI – Against Covid-19 menyalurkan bantuan berupa peralatan medis (antigen test kit) dan tabung oksigen senilai lebih dari Rp190 juta ke sejumlah puskemas melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir dan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

BANTUAN: (ki-ka) Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Audi Murphy O Sitorus, Wakil Bupati Toba Tonny M Simanjuntak dan Head of Corporate Affairs Regal Spring David Tampubolon berfoto bersama saat menyerahkan bantuan berupa tabung oksigen untuk Dinas Kesehatan Toba.

Bantuan ke Dinas Kesehatan Kabupatan Toba diserahkan oleh Head of Corporate Affairs Regal Springs Indonesia David Tampubolon kepada Wakil Bupati Toba Tonny M Simanjuntak didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Audi Murphy O Sitorus di kantor Bupati Toba pada Kamis (18/11).

Tampubolon mengatakan bahwa bantuan ini merupakan salah satu komitmen perusahaan untuk ikut berperan dalam penanggulangan pandemi di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kontribusi kami ini semoga dapat menjadi salah satu langkah dalam mengantisipasi terjadinya potensi gelombang ketiga Covid-19 pada akhir tahun,” ujar Tampubolon.

Dalam kesempatan penyerahan bantuan, Wakil Bupati Toba Tonny M Simanjuntak menyampaikan apresiasi kepada Regal Springs Indonesia dan akan memanfaatkan dengan baik bantuan peralatan medis yang diberikan.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan dinas kesehatan di wilayah Toba dan ke depannya dapat terjalin sinergi dan kolaborasi kedua pihak dalam bidang pariwisata dan program unggulan lainnya dalam CSR perusahaan,” kata Tonny.

Penyaluran bantuan ini selaras dengan tujuan perusahaan untuk ikut berperan dalam menyejahterakan masyarakat melalui berbagai program KAMI PEDULI. Sejak awal 2020, Regal Springs Indoneisa telah mengaktifkan kebijakan penanganan Covid-19 dan tim penanganan Covid-19 di internal perusahaan serta berpartisipasi aktif dalam membantu pencegahan penularan Covid-19 di masyarakat melalui serangkaian kegiatan sosialisasi edukasi, vaksinasi massal untuk lebih dari 2.000 orang dan bantuan alat-alat kesehatan yang dibutuhkan seperti tangki air cuci tangan, masker, disinfektan, termo gun, dan sebagainya. (rel/ram)

Pemkab Labura Salurkan CBP ke Warga Terkonfirmasi Covid-19

BERAS: Bupati Labuhanbatu Utara menyerahkan secara langsung penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada masyarakat yang terkonfirmasi Covid -19.fajar/sumut pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara secara maraton menyerahkan secara langsung penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada masyarakat yang terkonfirmasi Covid -19.

BERAS: Bupati Labuhanbatu Utara menyerahkan secara langsung penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada masyarakat yang terkonfirmasi Covid -19.fajar/sumut pos.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Pemkab Labura, Sugeng Rabu (17/11) mengaku jumlah penerima bantuan CBP sebanyak 1.311 orang.

“CBP akan didistribusikan dan disalurkan ke beberapa kecamatan di Labura. Sebanyak 1.311 orang se Labura yang menerima bantuan ini,” ujarnya.

Seperti di Kecamatan Kualuh Hulu penyaluran dilakukan secara simbolis untuk para penerima. Semoga bantuan bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Labuhanbatu Utara Hendriyanto Sitorus didampingi Kepala Dinas sosial Jhon Ferry dan Camat Kualuh Hulu Panji Tri Asmara menyerahkan di Kecamatan Kualuh Hulu, yang berlokasi di Lingkungan IV Kelurahan Aek Kanopan Timur Kecamatan Kualuh Hulu.

Pada kesempatan itu Hendriyanto mengatakan, penyaluran bantuan CBP Kabupaten Labuhanbatu Utara ini adalah salah satu langkah bantuan sosial khusus penanganan pangan bagi masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 di seluruh Kecamatan se Labura, Hendriyanto berharap bantuan yang diserahkan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terpapar Covid-19.

“Semoga bantuan ini dapat mengurangi beban ekonomi bapak/ibu, karena harus isolasi mandiri di rumah dan berjuang penuh untuk hasil negatif akibat virus Covid-19 yang saat ini masih melanda,” ucapnya.

Diakhir, Bupati kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, selalu gunakan masker, cuci tangan ketika usai kegiatan, dan terpenting selalu jaga kesehatan dengan berolahraga. (fdh)

Sandiaga Memberikan Alat Pertukangan di Humbahas, Masyarakat Kreatif, Lapangan Kerja Terbuka

BINCANG: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno saat berbincang dengan warga di Humbahas.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno terharu begitu mendengar perjuangan sanggar Delloid yang ada di Desa Wisata Tipang terletak di Kecamatan Bukitraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara dalam upaya melestarikan kesenian alat musik tradisional sehingga tetap dicintai dan dilestarikan.

BINCANG: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno saat berbincang dengan warga di Humbahas.

Dia menegaskan, saat ini sudah sangat sulit mencari masyarakat yang mau melestarikan budaya asli bangsa ini. Sehingga dia mengaku bangga dengan sanggar Dlloid yang masih melestarikan alat music khas batak hingga saat ini.

“Ini adalah salah satu upaya dalam mengangkat budaya dan music memang menjadi khas suatu daerah,” katanya.

Dia menegaskan, dirinya memang mencari tahu apa tantangan yang dimiliki desa dalam mengembangkan paket wisata dan pembukaan lapangan pekerjaan. Hingga akhirnya dia mendapatkan informasi kalau desa sangat membutuhkan alat-alat pertukangan.

“Alat seperti bor listrik, alat ampelas, ketam listrik, alat pemotong kayu, dan lainnya. Maka dari itu Mas Menteri ingin memberikan dukungan berupa alat-alat tersebut,” katanya.

Mas Menteri juga berharap dengan bertambahnya alat-alat ini, Sanggar Delloid, para pengurus pokdarwis, serta anak-anak muda di Desa Wisata Tipang semakin bersemangat melestarikan alat musik tradisional batak, dan memperkenalkannya, tidak hanya ke seluruh Indonesia tetapi juga kepada dunia.

“kita harapkan ini juga bisa membuka lapangan perkerjaan sehingga bisa bangkitkan ekonomi masyaraat dan desa,” tandasnya. (gus)

Jelang Pilkades Serentak 106 Desa, 277 Calon Kepala Desa Deklarasi Pilkades Damai

DEKLARASI DAMAI: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu bersama unsur Forkopimda pimpin deklarasi damai dan penandatanganan fakta integritas sebanyak 277 cakades jelang Pilkades serentak 106 Desa, 25 November 2021 mendatang di gedung Balai Budaya, Kamis (18/11). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 277 calon kepala desa (Cakades) dari 106 Desa di Kabupaten Dairi, melaksanakan deklarasi Pilkades Damai dan Penandatanganan Fakta Integritas menjelang pelaksanaan Pilkades serentak, yang akan dilaksanakan pada 25 November mendatang. Acara ini dilaksanakan di gedung Balai Budaya Sidikalang, Kamis (18/11).

DEKLARASI DAMAI: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu bersama unsur Forkopimda pimpin deklarasi damai dan penandatanganan fakta integritas sebanyak 277 cakades jelang Pilkades serentak 106 Desa, 25 November 2021 mendatang di gedung Balai Budaya, Kamis (18/11). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dairi, Junihardi Siregar menyampaikan, deklarasi damai secara langsung di gedung Balai Budaya Sidikalang diikuti 21 desa di 4 kecamatan.

“Sementara yang mengikuti deklarasi lewat zoom sebanyak 85 desa di 10 kecamatan,” ucap Junihardi.

Dalam deklarasi, salahsatu calon kades Bakkal Julu, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Gito Partohap Manalu, membacakan 11 poin isi deklarasi damai.

Dari 11 poin isi deklarasi damai tersebut ada terdapat, calon kades siap menang dan siap kalah. Jika ada masalah yang ditimbulkan massa simpatisan dan pendukung, maka yang bertanggungjawab adalah calon kepala desa yang mempunyai massa simpatisan dan pendukung calon kepala desa tersebut.

Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman menginggatkan semua Cakades untuk tidak melakukan perbuatan yang mengandung unsur tindak pidana. Karena kehadiran polisi yang punya tugas pokok sebagai pelindung dan pengayom.

“Oleh karena itu, saya mengajak semua menjaga Kamtibmas, agar tidak mengganggu ketertiban masyatakat lainya. Kita tidak menginginkan masyarakat terjerat hukum. Melalui deklarasi Pilkades Damai dan Penandatangan Fakta Integritas ini, kita harapkan semua cakades siap menang dan siap kalah,” ujarnya.

AKBP Wahyudi Rahman menegaskan, kesiapan Polres Dairi mengamankan Pilkades, 25 November 2021 mendatang, di mana akan ada pergesaran personil ke tempat pemungutan suara (TPS).

“Pilkades serentak nanti, akan ada 305 TPS. Dengan jumlah TPS tersebut, kita akan meminta bantuan tambahan personil ke Polda Sumatera Utara. Karena jumlah full personil  yang bisa diturunkan hanya 311 personil, sehingga butuh BKO Polda,” ucapnya.

AKBP Wahyudi mengajak segenap masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan termasuk penyelenggara supaya tetap netral.

“Tanpa dukungan masyarakat, mustahil terwujud situasi Kamtibmas yang kondusif untuk semua tahapan maupun hingga hari H pemungutan suara,” tandasnya. 

Sementara itu, Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan, Pilkades serentak 106 desa diatur Perda nomor 2 tahun 2015.  Pilkades merupakan pesta kedaulatan rakyat. Eddy berharap, pilkades menghasilkan kades berkualiats dan mumpuni sesuai yang diharapkan masyarakat untuk 6 tahun ke depan.

“Kita harapkan semua yang terlibat supaya menikmati proses pesta demokrasi ini dengan suasana gembira, menjunjung tinggi sportivitas dan menghindari kecurangan,” ungkapnya.

Eddy menegaskan, kegiatan ini merupakan suatu komitmen untuk mewujudkan pilkades damai di wilayah warga masing masing.

“Mari ciptakan pesta demokrasi ini dengan baik. Sesuai fakta integritas yang kalian tandatangani, semua Cakades siap menang dan siap kalah. Fakta integritas ini jangan hanya slogan, tetapi bisa kita wujudkan mulai dari tahapan sampai pemilihan nanti,” tegasnya.

Sementara kepada panitia pemilihan kepala desa (P2KD) dan kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) menjalankan tugas sesuai aturan dan bersifat netral. Begitu juga Forkopincam dan panitia kabupaten, diharapkan memfasilitasi pelaksanaan pilkades ini dengan baik untuk mewujudkan pilkades yang berkualitas dan berjalan dengan baik.

Bupati menambahkan, sesuai tahapan pilkades, setelah deklarasi damai selanjutnya, kampanye 19-21 November 2021.

“Manfaatkan kesempatan kampanye ini untuk mengambil simpati masyarakat di daerah kalian masing-masing,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Ketua Pengadilan, Erika Sari Emsah Ginting,  Kejari  Dairi, Candra Purnama dan Danramil Tigalingga, Kapt Immun Tarigan mewakili Dandim 0206. (rud/ram)

Pengendara di Jalan Dipaksa Beli Air Mineral, Setelah Viral di Medsos Tersangka Ditangkap

DITANGKAP: Pedagang minuman air mineral, Reno Pasaribu (31) yang ditangkap Polsekta Medan Baru, kemarin.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang penjual air mineral yang berjualan di persimpangan lampu lalu lintas atau traffic light Jalan Iskandar Muda-Jamin Ginting diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Medan Baru. Pedagang asongan tersebut membuat resah karena memaksa pengendara yang melintas di jalan untuk membeli dagangannya.

DITANGKAP: Pedagang minuman air mineral, Reno Pasaribu (31) yang ditangkap Polsekta Medan Baru, kemarin.

Adapun penjual air mineral yang ditangkap adalah Reno Pasaribu (31), warga Jalan Iskandar Muda, Medan Petisah. Reno diciduk polisi saat berjualan pada Selasa (16/11) sore sekira pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Medan Baru AKP Teuku Fathir Mustafa mengatakan, yang bersangkutan ditangkap setelah ulahnya viral di media sosial. Perbuatan pelaku direkam pengendara yang menjadi korban dan tersebar di media sosial.

“Pelaku ini sangat meresahkan masyarakat atau pengguna jalan. Sebab, pelaku berjualan dengan cara memaksa pengendara mobil untuk membeli di persimpangan Jalan Iskandar Muda-Jamin Ginting,” kata Fatir, Rabu (17/11).

Selain memaksa pengendara mobil untuk membeli jualannya, Menurut Fatir, pelaku juga memukul-mukul kaca mobil menggunakan botol plastik air mineral. Di samping itu, pelaku juga sempat berkata kasar kepada seorang perempuan pengemudi mobil. “Dari video yang viral di media sosial terkait aksi pelaku, kita turunkan personel melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan pelaku di sekitar lokasi,” ujarnya.

Fatir melanjutkan, pelaku kemudian diboyong petugas ke Mako Polsek Medan Baru. Selanjutnya, diminta keterangannya oleh penyidik. “Pelaku sudah diamankan dan masih diperiksa lebih lanjut,” pungkasnya. (ris/azw)

Curi Sepeda Motor Polisi Tangkap Seorang Wanita

PAPARKAN: Tersangka dan dua penadah curanmor beserta barang bukti dipaparkan Polres Asahan, Kamis (18/11).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Asahan menangkap tiga tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penadahnya dengan korban berinisial ES(39) warga Jalan Diponegoro Kelurahan Kisaran Baru Kecamatan Kota Kisaran Barat, Asahan.

PAPARKAN: Tersangka dan dua penadah curanmor beserta barang bukti dipaparkan Polres Asahan, Kamis (18/11).

Ketiga tersangka yang ditangkap itu berinisial DRS (23) warga Jalan Syech Hasan Lungkungan IV Teladan Kota Kisaran Timur, SL (38) warga Jalan Asahan Sejahtera Siantar, Simalungun, dan JS (39) warga Jalan Rangkuta Sembiring No 117 Nagapita Siantar Martoba Kota Pematang Siantar.

Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira Sik MH Kamis (18/11) menjelaskan, curanmor itu terjadi, Senin (4/10) lalu sekira pukul 20.00 WIB. Korban saat itu kehilangan sepeda motor PCX warna hitam di depan rumahnya di Jalan Diponegoro Kisaran Baru Kota Kisaran Barat.

Hasil penyelidikan, Rabu (17/11) sekitar pukul 11.00 WIB. Polisi mengamankan DRS, yang merupakan seorang wanita sekaligus pelaku utama dan dua penadah sepeda motor curiannya SL serta JS.

“Dalam penangkapan ketiganya disita barang bukti sepeda motor PCX milik korban,” kata Kapolres. (dat/azw)

Motif Menolak Berhubung Intim Suami Bunuh Istri

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi.BAGUS/Sumut Pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Tim gabungan Kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara (Polda Sumut) dan Satuan Reserse Kriminal Polres Labuhanbatu meringkus pelaku pembunuhan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial HR (58).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi.BAGUS/Sumut Pos.

Korban tewas bersimbah darah dengan kondisi mengalami luka senjata tajam di sekujur tubuhnya dan ditemukan di kebun karet di Desa Bandartinggi, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Rabu (17/11) kemarin.

“Pelaku sudah tertangkap,” ucap Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Hadi Wahyudi kepada wartawan saat berkunjung di Warkop Jurnalis Medan, Kamis (18/11).

Hadi mengungkapkan pelaku pembunuh IRT tersebut, adalah suaminya sendiri berinsial AS alias D (59).”Ya, (pelaku) suaminya sendiri,” kata Hadi.

Sedangkan, motif pembunuhan tersebut. Dari pengakuan AS kepada petugas kepolisian. Karena korban kerap menolak saat diajak hubungan suami-istri dan HR juga sering mengatakan akan meninggalkan pelaku.

Kemudian, pada hari kejadian itu. Pelaku sedang menderes karet di TKP dan sempat terjadi cekcok mulut dengan korban. Di situ lah, timbul niat pelaku membunuh HR.

Kemudian, AS meninggalkan korban yang berlumuran darah di lokasi kejadian. Polisi menerima laporan itu, langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. ”Hasilnya, pelaku ditangkap sebelum 1 x 24 jam,” tandas Hadi. (gus/azw)

Polres Dairi Gelar Rekontruksi Pembunuhan Jamson

REKONTRUKSI. Kasat Reskrim Polres Dairi AKP Rismanto Purba (2kanan) didampingi KBO Reskrim, Iptu Sumitro Manurung dan Kanit Resum, Ipda Parlindungan Lumbantoruan pimpin gelar rekontruksi kasus pembunuhan Jamson Siburian di Mapolres Dairi, Rabu (17/11). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Resor (Polres) Dairi melalui Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) menggelar rekontruksi kasus pembunuhan Jamson Siburian warga Desa Gomit, Kecamatan Siempat Nempu, dengan 13 adegan. Tersangka BLT membacok korban secara berulang- ulang yang turut disaksikan beberapa saksi.

REKONTRUKSI. Kasat Reskrim Polres Dairi AKP Rismanto Purba (2kanan) didampingi KBO Reskrim, Iptu Sumitro Manurung dan Kanit Resum, Ipda Parlindungan Lumbantoruan pimpin gelar rekontruksi kasus pembunuhan Jamson Siburian di Mapolres Dairi, Rabu (17/11). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Rekontruksi kasus pembunuhan yang terjadi, Jumat (24/9) lalu, digelar di Mapolres Dairi, Rabu (17/11), turut disaksikan, Kasi Intel Kejaksaan Dairi, David Bernadin Sihombing, Pengacara tersangka, keluarga dan beberapa kerabat korban.

Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Rismanto Purba didampingi KBO Reskrim, Iptu Sumitro Manurung dan Kanit Resum, Parlindungan Lumbantoruan mengatakan, rekontruksi berjalan aman dan lancar.

Disebutkan, tersangka dan saksi perankan 13 adegan kronologi kasus pembunuhan, yang diperagakan tersangka, saksi dan pemeran pengganti korban.

Awalnya korban dan beberapa saksi sempat cekcok di warung tuak milik BLT, membahas politik. Karena cekcok, tersangka melerai korban dengan saksi. Kemudian korban keluar hendak mau pulang dari warung dengan bersungut- sungut karena sudah mabuk.

Korban bersama saksi Ramli Manopo sampai di pertengahan jalan, Mardi Rajagukguk, Denny Sianturi, Listara Rajagukguk dan Ivan Sihombing datang dari belakang menemui korban.

Sementara, BLT langsung menuju dapur rumahnya, untuk mengambil parang dan disisipkan di jaketnya. Kemudian tersangka menemui korban dan juga saksi.

Pembacokan korban mulai dari adegan 10, dimana korban dan tersangka berhadap-hadapan. Tersangka menarik sebilah parang yang sebelumnya diselipkan di balik jaketnya. (rud/azw).

Pemerintah Targetkan Nol Persen Kemiskinan Ekstrem di Tahun 2024

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan penurunan tingkat kemiskinan ekstrem menjadi nol persen di tahun 2024.

“Dalam Rapat Terbatas tadi, arahan Bapak Presiden terkait dengan agenda kemiskinan, disampaikan bahwa kemiskinan ekstrem di tahun 2024 itu targetnya adalah nol persen dan kemiskinan di tahun 2022 kembali menjadi 8,5-9 persen,” ujar Airlangga usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Penanganan Kemiskinan Ekstrem, yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Kamis (18/11/2021), di Istana Kepresidenan Jakarta.

Diungkapkan Menko Perekonomian, berdasarkan peta jalan (roadmap) strategi percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem, pada tahun ini pemerintah memprioritaskan penanggulangan kemiskinan ekstrem di 35 kabupaten/kota di tujuh provinsi, masing-masing lima kabupaten/kota di setiap provinsi.

Kemudian di tahun 2022, upaya tersebut akan diperluas di 212 kabupaten/kota dengan target tingkat kemiskinan ekstrem sebesar 3-3,5 persen.

“Kemudian di tahun 2023-2024, (diperluas) di 514 kabupaten/kota prioritas dan tingkat kemiskinan ekstremnya di 2,3-3 persen dan di 2024 kemiskinannya ekstrem adalah nol persen,” imbuhnya.

Untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan ekstrem tersebut, lanjut Airlangga, dalam jangka pendek pemerintah akan menyalurkan tambahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa kepada 694 ribu keluarga penerima manfaat (KPM). Pemerintah saat ini tengah menyiapkan regulasi untuk pemberian bantuan tersebut. “Program yang didorong di tahun ini adalah top up BLT Desa sebesar Rp300 ribu x 3 bulan, jumlah sasarannya adalah 694 (ribu) KPM.

Ini membutuhkan surat edaran bersama Kemendagri dan Kemendes dan ini penyesuaian PMK (Peraturan Menteri Keuangan) sedang disiapkan,” terangnya. Selain itu, pemerintah juga akan memberikan tambahan untuk program Kartu Sembako dengan jumlah sasaran sekitar 1,4 juta KPM. “Program Kartu Sembako yang di top up juga Rp300 ribu x 3 bulan.

Jumlahnya nanti menurut Ibu Mensos sekitar 1,4 juta (KPM), dan akan dilaksanakan di akhir atau di awal Desember,” kata Airlangga. Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan mengadakan survei sosial ekonomi nasional (susenas) untuk mendukung program pengentasan kemiskinan ekstrem ini.

“Akan ada survei khusus Susenas kemiskinan di bulan Desember,” tandas Menko Perekonomian. Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin telah melakukan rangkaian kunjungan kerja ke tujuh provinsi yang merupakan wilayah prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem di tahun 2021.

Adapun tujuh provinsi yang menjadi prioritas adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, dan Papua.

Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk melakukan koordinasi sebagai upaya percepatan penanganan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

“Bapak Presiden telah menetapkan target kemiskinan ekstrem harus dapat dihilangkan pada akhir tahun 2024,” tegas Wapres saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Provinsi NTT, Minggu (17/10/2021), di Kupang.  (DND/UN)