25 C
Medan
Friday, January 23, 2026
Home Blog Page 2936

Bangkitkan Kembali Ekonomi Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Bagikan Bibit Ikan Nila

SERGAI, SJMUTPOS.CO – Guna mendorong bangkitnya ekonomi rakyat yang terpuruk akibat Pandemi Covid-19, DPD PDI Perjuangan Sumut serahkan bantuan bibit Ikan Nila dan perlengkapan pompa air kepada petani budidaya Ikan Nila di Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (12/11/2021) pekan lalu.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon didampingi Sekretaris DPD Sutarto, Ketua DPC PDI Perjuangan Sergai yang juga Bupati Sergai Darma Wijaya, dan pengurus lainnya. “Ini merupakan bentuk gotong-royong PDI Perjuangan terhadap penanggulangan pandemi, di mana banyak sektor perekomian masyarakat terdampak,” ujar Rapidin Simbolon dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/11/2021).

Bantuan tersebut, menurut Rapidin, diberikan kepada petani untuk membangkitkan kembali semangat petani pasca terpuruk akibat pandemi. “Pandemi Covid-19 telah membuat petani terpuruk, untuk itu kita ingin semua bangkit bersama-sama agar roda perekonomian masyarakat bisa bangkit kembali,” ungkap mantan Bupati Samosir ini.

Rapidin juga menjelaskan, saat ini tugas kita sangat berat, karena selain berdampak pada kesehatan masyarakat, pandemi juga menghantam masyarakat dari semua lini, baik ekonomi maupun sosial. “Untuk itu, saya sudah beri instruksi kepada tiga pilar partai agar tidak abai terhadap kondisi masyarakat saat ini. Karena sebagai partainya wong cilik, kita harus menangis dan tertawa bersama rakyat,” pungkasnya. (adz)

IPOT EZ Jawaban Kebutuhan Bagi Investor Pemula, Sesimpel Belanja Online

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Aplikasi transaksi jual-beli saham dengan fitur-fiturnya yang simpel, mudah dipahami dan gampang dioperasikan telah menjadi kebutuhan paling utama untuk investor pemula (newbie).

Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The.(ist).

Menyadari kebutuhan investor pemula ini, sekuritas swasta karya anak bangsa yang terdepan dalam inovasi PT Indo Premier Sekuritas melahirkan inovasi terbarunya yang disematkan di aplikasi IPOT.

Indo Premier menghadirkan IPOT EZ yang dipersembahkan secara khusus untuk investor pemula. IPOT EZ resmi tersemat di aplikasi IPOT dan menjadi alternatif investasi saham untuk pemula dengan berbagai kelebihannya.

Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The menegaskan kehadiran IPOT EZ menjadi bukti nyata produktivitas di tengah pandemi dan komitmen Indo Premier agar #SemuaBisaInvestasi dan masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraannya menjadi lebih baik.

“IPOT EZ menjadi jawaban untuk kebutuhan investor pemula yang baru masuk dan mengenal investasi saham,” ucap saat Grand Launching IPOT EZ secara daring dalam keterangan tertulis, Kamis (18/11).

Ia menambahkan IPOT EZ dengan tampilan yang lebih fresh dan eye-catching adalah aplikasi tepat untuk membantu investor mendapatkan cuan di pasar saham, karena aplikasi ini mudah dinavigasi, ramah pengguna (user friendly) dan memiliki fitur khusus yang membantu investor mengambil peluang cuan dari pasar saham.

Kesempatan investasi di pasar modal perlu dimanfaatkan dengan aplikasi trading yang cepat tanggap dan mudah dioperasikan serta memiliki fitur yang memudahkan investor dalam membaca dan memanfaatkan kesempatan investasi tersebut.

Di sini lah IPOT EZ hadir dengan tiga keunggulannya. Pertama, Sesimpel belanja online. Transaksi jual-beli saham di IPOT EZ sesimpel belanja online yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Investor tinggal swipe dengan ujung jari di layar smartphone dari rumah, kantor maupun saat di perjalanan menuju atau pulang kantor pada pagi, siang dan sore hari selama jam bursa.

Sementara itu di luar jam bursa selama 24 jam penuh, investor tentu bisa melakukan analisis dan mulai memasang order jual atau beli sahamnya yang tentunya baru akan dijalankan di jam bursa. Dengan fitur swipe di IPOT EZ maka transaksi jual-beli saham bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.
“Investasi saham sesimpel belanja online itu bukan jargon semata, tetapi dengan fitur swipe di IPOT EZ transaksi pun bisa dilakukan dengan easy,” tegasnya.

Kedua, Bebas atur menu. Tampilan visual IPOT EZ yang fresh dengan User Interface (UI) yang mudah dipahami dengan bentuk, warna, dan tulisan yang menarik menjadi jembatan emas bagi pemula untuk memulai investasi sahamnya.

Tampilan UI didesain fresh dan terstruktur dengan elemen visual yang sederhana, tetapi tetap terlihat elegan mulai dari layout, logo emiten, tombol transaksi, pemilihan warna hingga typographynya yang enak dibaca.

“Menariknya, elemen visual ini bisa diatur sesuai selera investor. Desain yang responsif dan fleksibel memungkinkan investor pemula mengubah menu yang tersedia sesuai selera, keinginan dan suasana hatinya,” tegasnya.

Ketiga, Komplit, apa saja ada. Kehadiran IPOT EZ atau versi pemula ini melengkapi kehadiran IPOT dengan fitur-fiturnya yang komprehensif dan bisa menjadi langkah awal bagi investor pemula untuk belajar investasi saham dengan cara yang paling mudah.

Namun jika membutuhkan fitur-fitur yang komplit maka sebagai investor pemula tinggal memilih versi pro dengan mudah.
“Fitur-fitur transaksi yang ada di IPOT EZ mulai dari stock list, order status, price alert hingga trending stocks yang membuat investor tidak akan kehilangan momen untuk trading bisa ditambahkan sendiri sesuai dengan kebutuhan investor dengan mudah,” tandasnya.

Tak hanya untuk transaksi saham, karena IPOT EZ ini terintegrasi dengan seluruh produk yang ada di superapp IPOT maka investor bisa dengan mudah melakukan transaksi saham dan ETF dengan mudah tanpa harus pindah aplikasi.

Selain itu, pembukaan rekening di IPOT yang real time sehingga bisa transaksi juga makin memanjakan investor pemula. Investor bisa memiliki RDN, bisa transfer dan transaksi saham di hari yang sama.

“Kita optimis IPOT EZ ini akan memikat calon investor dan memanjakan investor newbie yang berpandangan kalau investasi saham itu sulit dilakukan. User Interface (UI) yang menarik dan tidak kaku akan membuat investor pemula makin nyaman dalam investasinya hanya dalam sekali swipe,” tandasnya.

Sementara itu Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi dalam sambutannya menegaskan aplikasi IPOT EZ yang merupakan inovasi terbaru dari aplikasi IPOT sebelumnya yang diresmikan pertengahan tahun lalu akan memenuhi kebutuhan investor.

“Aplikasi ini merupakan salah satu bukti komitmen PT Indo Premier Sekuritas untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi para konsumennya serta dalam pengembangan pasar modal Indonesia,” tegasnya.
Di era digitalisasi saat ini segala sesuatu bisa dilakukan dalam genggaman handphone dan mobile gadget lainnya, termasuk dalam kegiatan belajar investasi di pasar modal.

“Investor pasti menginginkan layanan yang mudah diaskses, lengkap dan aman ketika akan bertransaksi. Maka saya yakin kehadiran aplikasi IPOT EZ ini akan disambut baik para investor karena memenuhi kebutuhan tersebut,” pungkasnya.(gus)

Milad Muhammadiyah ke-109, Airlangga Hartarto: Semoga Muhammadiyah dapat terus melanjutkan kiprahnya untuk kemaslahatan Umat

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengucapkan selamat milad ke-109 tahun untuk Muhammadiyah. Airlangga mengajak Muhammadiyah terus menebar optimisme menghadapi pandemi Covid-19.

“Mari optimistis menghadapi pandemi Covid-19 dengan menebar nilai-nilai keagamaan,” tutur Airlangga, Kamis (18/11).

Ketua Umum Golkar ini menegaskan, sebagai persyarikatan, kiprah Muhammadiyah sudah dirasakan masyarakat dan bangsa Indonesia.

Organisasi kemasyarakatan yang kini dipimpin Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir ini banyak berkiprah di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan.

“Muhammadiyah telah menunjukkan kiprah yang telah dirasakan oleh bangsa dan negara Indonesia,” tutur Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini mendoakan Muhammadiyah dapat terus melanjutkan kiprahnya untuk kemaslahatan umat. Muhammadiyah juga diharap tetap istiqomah dengan perjuangan-perjuangan yang telah dilakukannya selama ini.

“Semoga Muhammaduyah dapat berfastabiqul khairat, istiqomah, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan negara Indonesia,” tegas Airlangga.

Sebelumnya, dalam keterangan resmi Muhammadiyah, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berpesan agar seluruh bangsa, utamanya dalam masa pemulihan Covid-19 ini, terus menjaga semangat optimisme, kebersamaan, menguatkan nilai-nilai yang memperkuat kebersamaan dan menghindari nilai-nilai yang merusaknya.

“Dalam kaitan dengan Covid-19, Muhammadiyah sejak awal konsisten terus berusaha dengan segala kemampuan yang dimiliki, sumber dana, sumber daya dan sistem yang kita gerakkan, untuk hadir ikut menjadi bagian memberi solusi dan sekaligus optimisme dalam menghadapi pandemi yang sangat berat ini,” ujar Haedar.

Selain masyarakat tetap disiplin menjaga protokol kesehatan, Haedar berpesan masalah seberat apapun akan lebih mudah diatasi jika bangsa Indonesai bersama dan bersatu. Dalam konteks membangun kebersamaan itu, ia menyebut bangsa ini harus mampu mengeliminasi perbedaan-perbedaan tajam yang membuat retak dan pecah.

Haedar juga mengajak warga bangsa mengembangkan nilai-nilai utama dengan semangat ta’awun dan kebhinekaan. Bangsa Indonesia tidak akan pernah maju jika masing-masing berjalan sendiri, atau menumbuhkan kepentingan sendiri. Ketum PP Muhammadiyah mengajak setiap pihak untuk mencari titik temu dan menggalang usaha-usaha bersama.

“Dampak pandemi ini sangat berat pada kesehatan, pada ekonomi bahkan juga dalam kehidupan sosial dan psikologi masyarakat dan bangsa. Maka kerjasama dari seluruh pihak dengan program-program lintas menjadi sangatlah penting. Nilai (taawun) atau membangun kerjasama untuk kebaikan bangsa harus kita utamakan,” ujarnya.(*)

Besok Malam 40 Stand Kuliner Hadir di KCW, Pengunjung Wajib Sudah Vaksin

STAND KULINER: Wali Kota Medan Bobby Nasution berdialog dengan seorang pedagang kuliner di Kesawan City Walk, baru-baru ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono mengatakan, kegiatan PKK UMKM itu akan berlangsung selama tiga hari yang terselenggara berkat kerja sama dengan TP PKK Kota Medan, Dekranasda Kota Medan serta PT Shopee. “Nantinya akan ada 40 stand terdiri dari 36 stand Shopee dan 4 stand binaan PKK dan Dekranasda Kota Medan yang akan ikut serta dan seluruhnya adalah kuliner Kota Medan yang sudah masuk dalam marketplace Shopee,” ucap Agus, Kamis (17/11).

STAND KULINER: Wali Kota Medan Bobby Nasution berdialog dengan seorang pedagang kuliner di Kesawan City Walk, baru-baru ini.

Menjelang pembukaan Pekan Kuliner Kondang, petugas tampak menyekat Jalan Ahmad Yani 1 yang menuju ke arah Gedung Warenhuis. Tenda-tenda stand didirikan dan Gedung heritage berusia ratusan tahun itu juga telah ditata dan dicat kembali.

Menurut Agus, digelarnya PKK UMKM adalah sebagai salah satu bentuk perwujudan dalam mendukung revitalisasi kawasan heritage Kesawan yang menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution, sehingga nantinya dapat menjadi salah satu destinasi wisata dan ekonomi kreatif.

“Tujuan yang ingin kita capai, nantinya kawasan Kota Lama Kesawan sebagai destinasi baru pariwisata dan ekonomi kreatif. Lalu, pemberdayaan pelaku UMKM. Selain itu, Warenhuis dipilih karena menjadi icon apalagi dulunya merupakan supermarket pertama di Kota Medan,” ujarnya.

Dengan kegiatan tersebut, ia berharap agar kawasan Kesawan dapat menjadi destinasi yang terintegrasi antara kota lama, heritage, sejarah, ekonomi kreatif, terlebih bagi kuliner Kota Medan agar lebih dan semakin dikenal.

Diterangkan Agus, adapun rangkaian kegiatan yang akan dihadirkan, adalah pertunjukkan video mapping di tanggal 19 November yang akan dimulai pukul 19.30 WIB hingga selesai di Gedung Warenhuis. Lalu di tanggal 20 November di halaman depan Balai Kota Medan, juga akan diadakan pertunjukan video mapping sekaligus bazar kuliner di samping Balai Kota.

“Nantinya, sisi barat menuju Kantor Wali Kota (jalan di samping Hotel Arya Duta) akan ditutup untuk gelaran bazar kuliner,” terangnya.

Agus mengatakan, saat masuk KCW, seluruh pengunjung yang datang harus masuk melalui pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan BPBD Kota Medan serta menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. “Apabila ada yang menunjukkan suhu tubuh di atas 37 derajat, maka akan dilakukan swab antigen,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kadis Kesehatan Kota Medan dr Mardohar Tambunan M.Kes memastikan, bahwa protokol kesehatan (prokes) akan menjadi bagian penting dari pelaksanaan beroperasinya KCW. Ia mengaku, berbagai persiapan juga telah dilakukan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar prokes tetap berjalan secara ketat.

Di samping itu juga, Wali Kota Medan Bobby Nasution sudah meminta agar penerapan prokes dapat diberlakukan dengan ketat, baik kepada pengunjung maupun para pelaku UMKM. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, sebab Bobby tidak ingin KCW menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Mardohar mengatakan, Pemko Medan telah melakukan sejumlah antisipasi guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 saat KCW dibuka. Yakni, baik pengunjug maupun pelaku UMKM harus sudah divaksin. Untuk membuktikan itu, setiap pintu masuk KCW akan dilengkapi dengan aplikasi pedulilindungi.

“Di setiap pintu masuk KCW disediakan aplikasi pedulilindungi yang dijaga petugas yang dilengkapi dengan alat pengukur suhu (thermogun). Setelah menunjukkan barcode, langsung diketahui apakah yang bersangkutan telah vaksin atau tidak. Bagi yang terbukti belum mengikuti vaksin, tidak diperkenankan memasuki KCW,” jelas Mardohar.

Sedangkan bagi warga yang diketahui telah mengikuti vaksin, kata Mardohar, petugas akan mengecek suhu tubuhnya. Apabila suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat celcius, maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan memasuki KCW dan langsung di Swab Antigen. Artinya, Pemko Medan melalui OPD terkait benar-benar melakukan seleksi bagi yang ingin memasuki KCW.

Selain itu, seluruh pengunjung dan pelaku UMKM juga wajib mengenakan masker dan harus menjaga jarak. Untuk memastikan pelaksanaan prokes berjalan dengan baik, petugas Satgas Covid-19 akan rutin berkeliling untuk mengimbau pengunjung dan pelaku UMKM. “Kita imbau pengunjung dan pelaku UMKM untuk disiplin melaksanakan prokes, kita tidak mau KCW jadi klaster baru penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Diugkapkan Mardohar, sesuai dengan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, jam operasional KCW akan dimulai pukul 18.00-21.00 WIB. Oleh karenanya, Mardohar berpesan agar pengunjung dan pelaku UMKM dapat mematuhi jam operasional tersebut. “Marilah kita sama-sama mengikuti aturan agar terhindari dari Covid-19. Kita ketahui angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Medan terus menurun, tapi kita tidak boleh abai dengan prokes,” pungkasnya. (map/ila)

Ferdiansyah Ahmad Andri Pimpin APJII Sumut

TERPILIH: Ferdiansyah terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah APJII Sumut periode 2021 -2024 dalam Muswil yang digelar di Hotel Aryaduta Medan, Selasa (16/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ferdiansyah dari PT Adidaya Infocom Lestari terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Sumatera Utara (Sumut) periode 2021 -2024. Ferdiansyah terpilih dalam Musyawarah Wilayah APJII Sumut yang diselenggarakan pada di Hotel Aryaduta Medan, Selasa (16/11).

TERPILIH: Ferdiansyah terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah APJII Sumut periode 2021 -2024 dalam Muswil yang digelar di Hotel Aryaduta Medan, Selasa (16/11).

Ferdiansyah unggul dari dua pesaingnya, M Hafizullah Aulia dari PT Sumatra Sistem Integrasi dan Toni dari Trinity Teknologi Nusantara. Ferdiansyah meraih dari 11 suara, sedangkan M Hafizullah Aulia dan Toni masing masing meraih 8 dan 6 suara.

Dalam kata sambutannya Ferdiansyah menyatakan berkomitmen membantu para anggota untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan anggota secara transparansi dan terbuka. Selain itu, dia akan menampung semua aspirasi para anggota dan juga akan melakukan musyawarah untuk melakukan mufakat. “Kita akan berkoordinasi dan berkomitmen dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah. Kita pun akan membantu para anggota agar segera memanfaatkan IIX (Indonesia Internet Exchange) dan data centre APJII Sumut,” ujar Ferdiansyah.

Dalam kesempatan yang sama, Ferdiansyah menunjuk Ahmad Andri dari PT Aneka Signal sebagai sekretaris. Kemudian, menunjuk Hartono dari Nusanet sebagai bendahara.

Sementara itu, Sekjen APJII Pusat, Zulfadly Syam menyampaikan apresiasinya terhadap Pengurus Wilayah Sumut yang telah berhasil melaksanakan Muswil secara voting. Dia berharap ketua APJII Sumut terpilih bisa bersinergi dengan APJII Pusat dalam menjalankan program kerja. “Kita senang karena Muswil APJII Sumut berjalan dengan lancar dan baik. Kita juga berharap pengurus baru yang terpilih akan mampu bersinergi dan bekerjasama dengan para anggota APJII yang ada di Sumatera Utara maupun Aceh,” katanya.

Zulfadly juga mengharapkan, pengurus APJII Sumut terpilih bisa melanjutkan program yang sudah berjalan dan juga program yang belum selesai di masa kepengurusan sebelumnya. Salah satunya adalah soal pemanfaatan data centre yang saat ini belum maksimal oleh anggota.

“Saya melihat masalah regenerasi di APJII Sumut juga berjalan sangat baik, sehingga bisa menghadirkan ide-ide baru yang kreatif dan jauh akan bermanfaat bagi anggota APJII serta masyarakat pengguna internet di sumut. Selain itu, saya juga berharap tata kelola dalam industri internet semakin baik dengan menggandeng berbagai stakeholder internet, baik yang ada di Sumut dan Aceh,” ungkapnya.

Dikatakan Zulfadly, saat ini anggota APJII di Indonesia sudah mencapai 700 penyelenggara internet, 62 diantaranya beroperasi di Sumut dan Aceh. “Dengan melihat fakta ini, APJII harusnya sangat berperan penting dalam transformasi digital. Bahkan, sudah sepatutnya jika masyarakat, Pemda, dan institusi pendidikan selalu berkolaborasi dengan kita,” pungkas Zulfadly. (ris/ila)

PT AP II KNIA Bantu Bedah Rumah Warga

BEDAH RUMAH: PT AP II KNIA saat memberikan bantuan bedah rumah kepada salah seorang warga. dewi/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Internasional Kualanamu menyerahkan bantuan bedah rumah senilai Rp265.963.404 untuk tiga unit rumah di sekitar Bandara, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Selasa (16/11).

BEDAH RUMAH: PT AP II KNIA saat memberikan bantuan bedah rumah kepada salah seorang warga. dewi/sumut pos.

Kegiatan tersebut dihadiri Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Internasional Kualanamu, Heriyanto Wibowo.

Hal ini bertujuan, selain memastikan bandara dapat beroperasi normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) guna mencegah penyebaran Covid-19, juga tetap berupaya untuk dapat terus berkontribusi dalam memberikan dukungan bantuan bagi masyarakat sekitar bandara. “Rasa solidaritas dan tanggung jawab sosial untuk membantu sesama sangat dibutuhkan,” ujar Manager of Branch Communication and Legal Chandra Gumilar kepada sejumlah wartawan di Medan.

Penyerahan bantuan bedah rumah ini, lanjutnya, menjadi program kerja PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Internasional Kualanamu Tahun 2021, yang juga selaras dengan program Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Deliserdang yang bertujuan untuk membantu permasalahan sosial dengan memperbaiki kualitas hidup masyarakat sekitar dengan menciptakan rumah yang nyaman dan layak huni.

Adapun, penerima bantuan bedah rumah tersebut adalah Agus Zulfandi, yang terletak di Dusun II-B Desa Sidourip Kecamatan Beringin. Sudarman, yang terletak di Dusun Lestari Pasar V Kebun Kelapa Kecamatan Beringin, dan Syahrial, yang terletak di Dusun III Desa Pantai Labu.

Sementara itu, Heriyanto menjelaskan, bahwa proses survei, verifikasi dan pelaksanaan bedah rumah ini tentunya dilakukan secara sinergi dengan Pemda setempat seperti Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deliserdang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Deliserdang, Camat Pantai Labu, dan Camat Beringin dan Para Kepala Desa.

“Harapan kami bantuan bedah rumah ini dapat bermanfaat dan meningkatkan kualitas hidup bagi masyarakat yang menerimanya, ke depannya semoga PT Angkasa Pura II (Persero) semakin tumbuh sehat agar tetap konsisten berkontribusi membantu masyarakat Deli Serdang khususnya untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan rumah layak huni,” pungkasnya. (dwi/ila)

Wagub Terima Kunjungan Putri Cilik dan Miss Hijab Indonesia, Generasi Muda Sumut Banyak Membanggakan

FOTO BERSAMA: Wagubsu Musa Rajekshah bersama istri Sri Ayu Mihari menerima kunjungan Putri Cilik Indonesia 2021, Petra Zoe Khoman, Selasa (16/11).DISKOMINFO SUMUT.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah bersama istri Sri Ayu Mihari menerima kunjungan Putri Cilik Indonesia 2021 bernama Petra Zoe Khoman dan kontestan Miss Hijab Indonesia perwakilan Sumut, Evanya Eka Putri, secara terpisah, Selasa (16/11).

FOTO BERSAMA: Wagubsu Musa Rajekshah bersama istri Sri Ayu Mihari menerima kunjungan Putri Cilik Indonesia 2021, Petra Zoe Khoman, Selasa (16/11).DISKOMINFO SUMUT.

Dalam pertemuan tersebut, Musa Rajekshah dan istri terlihat akrab dengan keduanya. Petra Zoe didampingi ibunya Veranita dan tantenya Pheny Stephen bertemu di Rumah Dinas Wagub, Jalan Teuku Daud, sedangkan Evanya Eka Putri bertemu di JW Marriott Medan.

Melihat prestasi keduanya, pria yang akrab disapa Ijeck ini mengatakan, selama ini generasi muda-mudi Sumut memiliki talenta yang mampu bersaing dengan provinsi ataupun negara lain. “Banyak generasi muda di Sumut yang membanggakan, aktif dan kreatif, yang mampu bersaing dengan provinsi lain,” kata Wagub yang akrab disapa Ijeck.

Dalam kesempatan itu, Ijeck sempat meminta Petra Zoe untuk mengulang kembali story telling tentang kisah Danau Toba yang pernah ia bawakan saat mengikuti ajang Putri Cilik Indonesian

“Bagus sekali,” ujar Ijeck kompak dengan istrinya, sembari mendoakan cita-cita siswi kelas VII SMP Sutomo 1 Medan ini menjadi Miss Universe bisa terwujud.

Menurut Ijeck, adanya keterwakilan Sumut dalam ajang Putri Cilik dan Miss Hijab Indonesia ini menyatakan bahwa Sumut mampu bersaing dalam dunia pendidikan. “Ini membuktikan, bahwa generasi muda di Sumut dapat mengikuti segala ajang nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Ke depan, Ijeck berharap kepada seluruh generasi muda-mudi Sumut dapat lebih giat lagi belajar dan berani menunjukkan kemampuan diri dan pada akhirnya berguna untuk orang lain, atau berguna untuk membangun kampung halamannya.

Selain itu, Wagub juga berharap kepada seluruh masyarakat Sumut dapat bersama-sama memberikan dukungan kepada Evanya Eka Putri dalam membanggakan Sumut di ajang Miss Hijab Indonesia. “Kita berharap, seluruh masyarakat di Sumut dapat memberikan dukungan terhadap ajang apapun yang diwakili oleh muda-mudi Sumut. Agar ke depan Sumut dapat dikenal hingga seluruh dunia,” ungkapnya.

Evanya Eka Putri mengapresiasi Wagub Musa Rajekshah berserta istri, yang sudah menerima mereka. “Saya gugup sekali, karena baru kali ini berjumpa langsung dengan Wakil Gubernur Sumatera Utara dan Ibu Wakil Gubernur,” jelasnya.

Evanya mengatakan, dengan pertemuan ini memberikannya semangat dan sebuah motivasi untuk lolos ke final Miss Hijab Indonesia. “Dengan pertemuan ini, sebagai motivasi dan penyemangat bagi saya,” jelasnya.

Hal sama juga disampaikan Petra Zoe, pertemuan dengan Wagub menjadi semangat untuk dirinya untuk terus mengembangkan kemampuan diri. (prn/ila)

FOTO: Wagubsu Musa Rajekshah bersama istri Sri Ayu Mihari menerima kunjungan Putri Cilik Indonesia 2021, Petra Zoe Khoman, dan kontestan Miss Hijab Indonesia perwakilan Sumut, Evanya Eka Putri, Selasa (16/11). (DISKOMINFO SUMUT)

Gubsu Segera Umumkan UMP 2022, Depeda: Ada Kenaikan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pengupahan Daerah (Depeda) Provinsi Sumatra Utara telah menggelar pertemuan untuk menentukan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut 2022. Ketua Depeda Sumut, Baharuddin Siagian menyebutkan, dalam pertemuan itu akhirnya diketahui UMP Sumut 2022, dan akan segera diusulkan kepada Gubernur Edy Rahmayadi untuk ditandatangani. 

“Sudah dirumuskan dan akan dilaporkan kepada gubernur oleh serikat pekerja, Apindo, pakar, akademisi, dan pemerintah,” kata Baharuddin menjawab wartawan, Rabu (17/11) malam.

 Ia pun memastikan, UMP 2022 Sumut mengalami kenaikan dibandingkan UMP pada tahun sebelumnya. Namun ia belum bersedia menyebut berapa besaran kenaikan UMP tersebut.

”Nanti akan disampaikan Pak Gubernur,” ucap Kadis Tenagakerja Sumut itu.

Diketahui, UMP Sumut 2021 senilai Rp2.499.423,06 atau sama dengan UMP 2020. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Ketenagakerjaan yang ditujukan kepada gubernur se-Indonesia. Sementara adapun untuk penetapan UMP kali ini, mengacu pada Peraturan Pemerintah No.36/2021 tentang Pengupahan sebagai turunan UU Cipta Kerja.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sebelumnya menyatakan, UMP Sumut 2022 akan ditetapkan secara adil sesuai dengan rumusan yang ada.”Harus dilakukan seadil-adilnya supaya Sumut bermartabat,” katanya, Senin (15/11).  Edy menjelaskan dalam menetapkan UMP, maka yang harus terlebih dahulu diperhatikan yakni kondisi pertumbuhan ekonomi, pendapatan daerah serta inflasi di Sumut.”Lalu dikumpulkan dulu wakil yang ada. Termasuk tokoh-tokoh ekonomi dari universitas,” katanya. (prn) 

Di Hadapan Wapres dan Sejumlah Menteri, Edy Minta DBH Perkebunan 30%

PANEN: Seorang pekerja saat memanen karet di perkebunan karet, belum lama ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi meminta agar Dana Bagi Hasil (DBH) perkebunan dapat diberikan 30 persen hingga 40 persen dari PPN yang dikenakan atas produk tersebut. Dengan begitu, nantinya DBH perkebunan akan bisa lebih banyak berkontribusi bagi pembangunan di Sumut. Mengingat Sumut memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar.

Ilustrasi.

“Kalau 30 persen saja, kami akan segera memajukan Sumut,” kata Edy di hadapan Wakil Presiden, Ma’ruf Amin dan sejumlah menteri yang mendampingi dalam Rapat Koordinasi Tentang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelayanan Publik di Provinsi Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin Medan, Rabu (17/11).

Selain perkebunan, ungkap Edy, potensi UMKM di Sumut juga sangat besar. Ia memaparkan, jumlah UMKM di Sumut mencapai 1,1 juta unit. Terdiri dari usaha mikro sebanyak 1 juta unit, usaha kecil 99.753 unit, usaha menengah 15.960 unit. Bahkan bisa menyerap pekerja sebanyak 2,6 juta orang.

Penguatan UMKM, menurut Edy, menjadi salah satu fokus Pemprov Sumut dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19, lalu mengembangkan ke pasar di dalam negeri. “Memperkuat UMKM sebagai harapan bagi penyelamatan perekonomian Sumut,” katanya.

Wapres RI Ma’ruf Amin menyampaikan, setiap daerah di Indonesia memiliki potensi masing-masing. Namun potensi tersebut harus dioptimalkan dengan pemberdayaan masyarakat. “Lahan cukup, SDM cukup, optimalkan menjadi suatu potensi, menjadi kekuatan, power,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, kepala daerah perlu fokus dan upaya yang mendalam. Salah satunya dengan pemberdayaan. “Karena itu tidak cukup dengan bansos, tetapi bagaimana pengentasan dilakukan melalui pemberdayaan,” katanya.

Di sisi lain, reformasi birokrasi perlu ditingkatkan oleh pemda. Sebab hal itu berkaitan dengan pelayanan publik. Kepercayaan investor pun bergantung pada pelayanan publik. Ia pun mengapresiasi Pemprov Sumut lantaran telah mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak tujuh kali berturut turut dari BPK RI. “Saya harap capian ini harus diriringi dengan tata pemerintahan yang profesional, efisien, bersih dan juga bebas korupsi,” kata Ma’ruf.

Realisasi APBD

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga mengapresiasi Pemprov Sumut karena realisasi pendapatan APBD Sumut hingga 12 November 2021, sebesar 79,35 persen atau nilainya sekitar Rp10,861 triliun dari target Rp13,687 triliun. “Sumut termasuk yang realisasinya mencapai target yang baik,” sebutnya.

Namun, lanjut Tito, dari 79,35 persen jumlah pendapatan daerah itu, 55 persen atau Rp7,434 triliun merupakan dana transfer yang bersumber dari Pemerintah Pusat. Sedangkan 24 persen sisanya, barulah kontribusi dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumut. “Jadi 79,35 persen pendapatan itu, kalau kita kurangi pendapatan dari dana transfer pusat, 55 persen, mohon maaf Pak Gubernur, lebih kurang realisasi PAD Sumut, 24 persen,” ujar Tito.

Mantan Kapolri ini mengungkapkan, target pendapatan daerah Sumut dari PAD sebesar 44 persen.

Itu artinya, ada 20 persen lagi target PAD yang belum tercapai.

Lebih lanjut Tito mengatakan, terjadi gap antara pendapatan dan belanja. Jika pendapatan sudah mencapai 79,35 persen, namun belanja masih 68,28 persen atau sekitar Rp9,517 triliun dari target Rp13,938 triliun. “Ini artinya, masih ada celah fiskal lebih kurang 11 persen,” ujar Tito.

Menurut Tito, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh belanja pemda. “APBD agar jadi perhatian, karena realisasi belanja pemerintah adalah tulang punggung utama,” tandasnya.

Tegur Pemda

Dalam kesempatan itu, mendagri Tito Karnavian menegur sejumlah pemerintah daerah (Pemda) di Sumatera Utara yang serapan belanja APBD 2021 masih rendah, termasuk Pemko Medan. Untuk Pemko Medan, misalnya, dari Rp5,731 triliun anggaran belanja, baru terserap Rp2,649 triliun atau 46,22 persen. Padahal, tahun anggaran berjalan akan berakhir. “Masih ada beberapa daerah yang serapan belanjanya di bawah 50 persen,” ungkap Tito.

Sambil menunjukkan paparan dalam slide, Tito antara lain menunjuk Pemda yang serapan belanjanya rendah sampai kondisi 12 November 2021, seperti Kabupaten Labuhanbatu Selatan 49,62 persen, Mandailing Natal 49,40 persen, dan Kota Medan 46,22 persen. Terendah adalah Karo 43,54 persen.

Rendahnya penyerapan anggaran itu, menurut Tito menunjukkan adanya uang yang tertahan, atau belum sampai ke masyarakat. Sejatinya itu tidak bagus karena tidak merangsang pertumbuhan ekonomi di masyarakat. “Mudah-mudahan biasa akhir tahun masih banyak proyek di bulan November dan Desember. Mudah-mudahan jawabannya itu. Asal jangan nyampe programnnya nggak dijalankan karena uangnya ditahan,” sebut Mendagri.

Mendagri Tito Karnvian juga menyebutkan sektor swasta bergerak nyata dalam pemberdayaan eknomi masyarakat di Sumut, salah satunya adalah peran dari pelaku UMKM.

Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengungkapkan, dana desa (DD) di Sumut terus naik signifikan. Pada 2019, sebut dia senilai Rp4,45 triliun, lalu terakhir di 2021 sebesar Rp4,53 triliun. “Artinya kebaikannya cukup signifikan. Kalau tadi bapak wali kota dan bupati tanya dana desa ini bisa untuk apa saja, jawaban bisa untuk semua. Kecuali yang dilarang,” katanya.

Prinsipnya, kata Halim, DD dapat dipergunakan selama bertujuan untuk pertumbuhan ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia di desa. “Alhamdulillah sekarang BUMDes sudah berbadan hukum publik sebagaimana amanat UU Ciptaker No.11/2020. Sehingga banyak sekali hal yang bisa dilakukan karena sudah dipayungi dengan hukum,” katanya.

Misalnya BUMDes mengelola sumber daya air, bisa juga memanfaatkan bagian jalan tol dan non-tol. Lalu bisa juga memiliki aset, melakukan pengusahaan pengelolaan lahan hutan. “Bahkan pengelolaan kayu skala kecil saja boleh,” pungkasnya. (prn)

Usai rapat, Wapres didampingi gubernur meninjau stand UMKM yang berada di teras aula. Wapres tampak kagum dengan produk UMKM yang dipamerkan. Turut hadir Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah, Forkopimda Sumut, serta bupati dan walikota se Sumut. (prn)

Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19, Wapres: Percepat Vaksinasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mendorong Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan bupati serta wali kota di Sumut melakukan vaksinasi secara masif, guna mengantisipasi gelombang ketiga pandemi Covid-19. Ma’ruf menilai, meski kasus Covid-19 terus melandai, protokol kesehatan (prokes) tetap disiplin diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

“Saya juga ingin vaksinasi agar dipercepat, kita antisipasi gelombang ketiga. Apalagi ada varian baru yang sudah berkembang di Eropa, bahkan Malaysia dan Singapura. Itu juga menjadi perhatian,” katanya dalam Rapat Koordinasi Tentang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelayanan Publik di Provinsi Sumut, di Aula Tengku Rizal Nurdin Medan, Rabu (17/11)n

Apalagi, kata dia, dengan meningkatnya mobilitas masyarakat saat ini sangat perlu diwaspadai. Jangan sampai penurunan level PPKM membuat klaster baru Covid-19.

Turut hadir Mendagri Tito Karnavian, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Abdul Halim Iskandar, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah, Ketua Baznas Pusat, Noor Acmad, Forkopimda Sumut, serta bupati dan wali kota se Sumut.

Edy Rahmayadi melaporkan perkembangan terkini pandemi Covid-19 di Sumut. Menurutnya, sampai saat ini hanya tinggal lima orang yang diopname di rumah sakit. Untuk BOR tinggal 0,23 persen. “Ini melandai. Tetapi di Agustus lalu sampai 2.047 orang perhari. Kami terus berusaha dan sering mendapat petunjuk dari bapak Mendagri dalam rangka peningkatan imun,” ujarnya.

Ia menyebutkan, UMKM adalah tulang punggung ekonomi dari dampak tersebut. Kekuatan itu cukup besar, bahwa dari 1,1 juta UMKM di Sumut terdiri dari usaha mikro satu juta dan sisanya jenis usaha kecil. “Sumut mengalami kontraksi sampai 1,67 persen. Dari itu semua kita mengevaluasi dan mengambil langkah antisipasi serta fokuskan mengembangkan pasar dalam negeri,” katanya.

Fasilitas-fasilitas yang berkaitan dengan UMKM, sebut Edy, dari pusat juga memberikan akses penuh. Bahwa sampai 31 Oktober kemarin telah terealisasi sebesar Rp9,6 triliun. Yang terdiri dari KUR Super Mikro sebesar Rp375 miliar, KUR Mikro Rp6,2 triliun, KUR Kecil Rp3 triliun dengan jumlah debitur 243.203 orang. “Bantuan provinsi melalui Bank Sumut ada KUR Sumut Bermartabat, kepada UMKM juga ada berupa peralatan,” katanya.

Berdasarkan data yang disampaikan Dinas Kesehatan Sumut, sejauh ini angka capaian vaksinasi masyarakat sudah mencapai 50 persen. Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Ismail Lubis, menyampaikan vaksinasi tahap I sudah mencapai 51,38 persen. Sedangkan untuk tahap II sudah mencapai 31 persen. “Untuk vaksinasi hingga saat ini terus kita genjot dan kita laksanakan ke seluruh kabupaten dan kota,” katanya. Diakui dia hingga kini belum ada infomasi soal adanya gelombang ketiga Covid-19 di Sumut.

Vaksinasi di Medan 75 Persen

Pemko Medan mengklaim, capaian vaksinasi di Kota Medan telah mencapai 75 persen dari total 1,9 juta jumlah penduduk. Artinya, Pemko Medan telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni 70 persen.

Atas capaian itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, warga Kota Medan sudah bisa merasa aman dan bisa leluasa jika bepergian ke tempat-tempat umum, seperti mal atau pusat-pusat perbelanjaan. “Vaksinasi di Kota Medan, untuk melaksanakan kegiatan di luar ruangan, mudah-mudahan berbelanja sudah bisa merasa aman. Dosis 1 kami sudah 75 persen, dosis kedua kami sudah 55 persen. Insyaallah mudah-mudahan Kota Medan aman untuk berkeliling, untuk shoping juga bisa di mal-mal yang ada di Kota Medan,” kata Bobby saat launching Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonom Expo di Hotel Le Polonia, Rabu (17/11).

Bobby mengatakan, penyebaran Covid-19 di Medan juga cenderung landai. Berdasarkan data yang ada, dalam beberapa minggu terakhir, penambahan kasus harian Covid-19 hanya hanya dalam hitungan satu digit. “Alhamdulillah, penyebaran Covid-19 di Kota Medan dalam beberapa minggu ini hanya satu digit saja penambahan kasusnya dari 2,5 juta lebih penduduk Kota Medan,” ujarnya.

Diterangkan Bobby, khusus untuk aturan di bioskop, Bobby pun mengatakan bioskop di Kota Medan sudah dibuka dengan aturan menggunakan aplikasi peduli lindungi. “Untuk bioskop di Kota Medan juga menerapkan aturan dengan menggunakan aplikasi peduli lindungi. Ini ada film baru juga kalau mau nonton sudah bisa,” terangnya.

Bobby pun berharap, penerapan protokol kesehatan oleh warga Kota Medan dapat membuat seluruh peserta APKASI merasa nyaman dan aman saat berada dan beraktivitas di Kota Medan. “Saya pikir kita sudah bisa mengendalikan penyebaran kasus per hari. Per hari ini (kemarin) hanya empat kasus, kemarin hanya satu kasus,” katanya.

Pun begitu, Bobby berharap semua pihak tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan saat beraktivitas di Kota Medan. “Semoga ini bisa membuat nyaman untuk beraktivitas di Kota Medan, dan juga berkegiatan di Kota Medan tetap menerapkan protokol kesehatan. Warga kami juga tetap menerapkan protokol kesehatan, sehingga bisa membuat nyaman bapak ibu semua,” tuturnya.

Dengan terkendalinya penyebaran Covid-19 di Kota Medan, Bobby berharap agar perkonomian di Kota Medan bisa bangkit kembali. Bangkitnya perekonomian di Kota Medan, diharapkan juga bisa mendorong kebangkitan perekonomian nasional. “Jadi mudah-mudahan kedepannya provinsi wilayah kita bisa lebih baik lagi, sehingga pertumbuhan ekonomi juga bisa lebih baik lagi. Kita bisa mendorong perekonomian nasional,” pungkasnya. (prn/map)