24.5 C
Medan
Monday, January 19, 2026
Home Blog Page 2997

Vaksin Pfizer Mulai Beredar di Medan, Bobby: Realisasi Target Vaksinasi Capai 65,25 Persen

TINJAU: Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Berani Serbu di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia, Sabtu (23/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution menyebutkan, saat ini Pemko Medan semakin masif dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi massal. Karena itu, capaian target vaksinasi Covid-19 di Kota Medan terus mengalami peningkatan.

TINJAU: Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Berani Serbu di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia, Sabtu (23/10).

Menurut Bobby, saat ini tercatat realisasi target vaksinasi Covid-19 di Kota Medan telah mencapai 65,25 persen dari total 1,9 juta warga Kota Medan yang ditargetkan sebagai penerima vaksin atau yang memenuhi syarat untuk divaksinasi.

Hal itu dikatakan Bobby, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Berani Serbu di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia, Jalan Mangkubumi Medan, Sabtu (23/10) lalu. Vaksinasi tersebut, digelar atas kerja sama Generasi Muda Keluarga Besar FKPPI Sumut dan Imigrasi Kelas I TPI Polonia.

“Dari target 1,9 juta lebih yang bisa divaksinasi di Medan, saat ini sudah 65,25 persen capaian vaksinasi kita,” ungkap Bobby, dalam vaksinasi yang menargetkan cakupan 1.000 vaksin tersebut.

Ke depannya, lanjut Bobby, jika Kementerian Kesehatan RI telah memberikan izin agar anak n

di bawah 12 tahun dapat divaksinasi Covid-19, maka jumlah target 1,9 juta jiwa yang masuk dalam kategori memenuhi syarat penerima vaksinasi tersebut, secara otomatis akan bertambah. Sedikitnya, jumlah itu akan bertambah menjadi 2 juta jiwa.

“Tentunya target ini bisa bertambah menjadi 2 juta, jika umur di bawah 12 tahun diperbolehkan divaksinasi. Karena itu, kami masih menunggu dan akan mengikuti arahan dari Kementerian Kesehatan,” jelasnya, seraya menginformasikan, vaksin yang disuntikkan adalah vaksin Pfizer.

Dengan kata lain, selain Sinovac, saat ini Kota Medan juga telah memiliki vaksin jenis Pfizer. Harapannya dengan adanya kedua jenis vaksin ini, target vaksinasi Covid-19 di Kota Medan bisa semakin cepat tercapai.

“Kami berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi, agar kekebalan kelompok atau herd immunity segera terbentuk, dan pemulihan di segala sektor lebih mudah dilaksanakan,” harap Bobby.

Berdasarkan pantauan, setibanya di Kantor Imigrasi, Wali Kota Medan bersama Ketua Umum GMKB FKPPI Sandy Mandela Simanjuntak, dan Plt Kepala Divisi Keimigrasian Betni Humiras Purba, langsung meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga berbincang dengan tenaga kesehatan dan masyarakat yang akan disuntik vaksin dosis pertama jenis Pfizer tersebut.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Shandy mengatakan, GMKB FKPPI ikut berperan dalam pemulihan kondisi Indonesia. Di Sumut khususnya Kota Medan, merupakan provinsi kelima yang menyelenggarakan kegiatan vaksinasi massal tersebut.

Shandy menjelaskan, GMKB FKPPI memiliki target untuk dapat menyuntikkan vaksin kepada 25.000 orang se-Indonesia.

“Kami menilai urusan Covid-19 bukan hanya urusan pemerintah, tapi kita semua. Karena itu, kami ikut berpartisipasi untuk pemulihan kondisi ekonomi. Kami targetkan se-Indonesia, penyuntikan 25.000 dosis pertama, dan 25.000 dosis kedua, jadi total 50.000 dosis,” pungkasnya. (map/saz)

Kartu Kredit BCA tiket.com Mastercard Diluncurkan, Makin Hemat Rencanakan Liburan Akhir Tahun

MEDAN, SUMUTPOS.COM – Hari ini, (25/10), secara resmi, BCA dan tiket.com bekerja sama dan meluncurkan Kartu Kredit BCA tiket.com Mastercard yang menjawab segala kebutuhan konsumen dalam merencanakan liburan mereka dengan matang dan hemat.

Kerjasama BCA dan tiket.com ini merupakan jawaban dari kondisi masyarakat saat ini yang sudah rindu ingin berliburan setelah lama tertunda akibat pembatasan pergerakan selama pandemi Covid-19.

Sejak PSBB dilonggarkan dan level PPKM di sejumlah wilayah Indonesia turun, dan kini dengan dibukanya perbatasan internasional ke sejumlah negara asing, masyarakat Indonesia kian ingin merencanakan liburannya.

Kartu Kredit BCA tiket.com Mastercard hadir di saat yang tepat saat peraturan pembatasan pergerakan antara wilayah mulai longgar karena menurunnya kurva penyebaran pandemi, meningkatnya angka vaksinasi nasional dan kepercayaan diri masyarakat untuk mulai berliburan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan selama perjalanan. Direktur BCA, Santoso mengungkapkan antusiasmenya terhadap kolaborasi yang terjalin antara BCA dan tiket.com

“Upaya mendukung pemulihan sektor pariwisata dan perekonomian telah menjadi salah satu fokus bagi BCA, kolaborasi yang dihadirkan oleh BCA dan tiket.com juga menjadi bentuk dukungan kami bagi kebangkitan sektor pariwisata,” ujarnya dalam acara konferensi pers secara vartual, Senin (25/10).

Menurutnya, kehadiran Kartu Kredit BCA tiket.com Mastercard menjadi jawaban bagi nasabah serta pengguna setia tiket.com untuk mengeksplorasi pariwisata dan tetap mendapatkan benefit.

“Harapannya melalui kolaborasi ini dapat memberikan kemudahan untuk mendukung travel lifestyle masyarakat Indonesia dan menjadi stimulus pemulihan berbagai sektor,” ucapnya.

Dalam kata sambutannya, Dimas Surya Yaputra, Co-Founder and Chief Commercial Officer, tiket.com berkata, Kartu Kredit BCA tiket.com Mastercard hadir di momentum yang tepat saat masyarakat merencanakan liburan akhir tahun kemana saja dengan hemat.

“Konsumen bisa memperoleh tiket Points, dan keuntungan lainnya setiap melakukan transaksi di tiket.com maupun di merchant lainnya. Liburan jadi makin gebyar karena belanja every day, bikin hemat holiday,” katanya.

Dilanjutkan Country Manager, Indonesia, Mastercard, Navin Jain, mengatakan Mastercard senang bermitra dengan BCA dan tiket.com untuk peluncuran kartu kredit BCA Tiket.com Mastercard.

Seiring konsumen di Indonesia membuat perubahan yang cepat menuju pola pikir “digital by default”, semakin banyak masyarakat yang akan mengandalkan pembayaran nirsentuh, serta perdagangan online untuk melengkapi kehidupan sehari-hari.

“Melalui kolaborasi ini, Mastercard menghadirkan kemampuan dan inovasi global perusahaan untuk memberikan pengalaman pembayaran yang lebih aman, nyaman, dan fleksibel kepada para pemegang kartu untuk kehidupan yang lebih baik,” ucapnya.

Untuk membuka kartu utama, calon nasabah harus berusia antara 21-65 tahun dan melakukan pengisian aplikasi Kartu Kredit BCA tiket.com Mastercard, serta melengkapi dokumen yang dibutuhkan (e-KTP, NPWP, dan dokumen pernyataan penghasilan).

Kartu Kredit BCA tiket.com Mastercard hadir dengan sejumlah keuntungan untuk setiap transaksi yang dilakukan oleh nasabah pemegang kartu, yakni gratis iuran tahunan pada tahun pertama, welcome Bonus berupa e-voucher hingga Rp 1.000.000, double tiket Points khusus untuk pembelian tiket pesawat dan kamar hotel khusus di platform tiket.com, serta ekstra tiket Points sebesar 0,5% setiap bertransaksi dari berbagai merchant serta mendapatkan tiket Points 1% khusus untuk transaksi di tiket.com.

Executive Vice President Transaction Banking Business Development BCA, I Ketut Alam Wangsawijaya, mengungkapkan, Kartu Kredit BCA tiket.com Mastercard merupakan sebuah metode pembayaran yang saat ini menjadi pilihan bagi banyak nasabah karena menawarkan sejumlah benefit.

Melihat hal tersebut, ini menjadi sebuah langkah strategis yang dilakukan oleh BCA menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak salah satunya tiket.com.

Co-Founder & Chief Marketing Officer, tiket.com, Gaery Undarsa, menyatakan, fokus kerjasama BCA dan tiket.com adalah mendorong angka transaksi dan kunjungan wisatawan, agar pariwisata domestik dapat segera bangkit kembali dan berjaya seperti dulu, sehingga para pekerja dari sektor informal dapat melestarikan kesejahteraan dan meningkatkan taraf hidup.

“Kartu kredit yang ditargetkan untuk masyarakat urban berkarir aktif dengan gaya hidup dinamis ini hadir untuk menggairahkan kembali spirit pariwisata nasional dengan mendorong angka belanja di berbagai destinasi pariwisata, sebagai alat transaksi aman dan nyaman,” ungkapnya.

Christian Sugiono, Entrepreneur, Aktor, dan Figur Publik, mengungkapkan kesenangannya atas peluncuran kartu kredit ini.

“Akhirnya hadir kartu kredit yang mengerti segala kebutuhan gaya hidup keluarga. Kami menimbang dengan cermat seluruh benefit sebelum memutuskan untuk apply. Kartu Kredit BCA tiket.com Mastercard merupakan jawaban dari kebutuhan kami dalam merencanakan liburan dan mitra gaya hidup yang dinamis, aktif, tetapi tetap cermat dalam mengelola segala kebutuhan finansial,” pungkasnya. (map)

KSP Dukung Revitalisasi dan Penetapan Lapangan Merdeka sebagai Cagar Budaya, Pemko Medan Dapat Lampu Hijau

CAGAR BUDAYA: Sejumlah warga saat berkumpul di Pendopo Lapangan Merdeka Medan, baru-baru ini. Lapangan Merdeka Medan bakal ditetapkan sebagai cagar budaya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rencana Pemko Medan, dalam hal ini Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, untuk merevitalisasi Lapangan Merdeka Medan, mendapat ‘lampu hijau’ dari Kantor Staf Presiden (KSP). Pastinya, KSP menilai, rencana Bobby itu mampu menjadikan Lapangan Merdeka Medan sebagai cagar budaya.

CAGAR BUDAYA: Sejumlah warga saat berkumpul di Pendopo Lapangan Merdeka Medan, baru-baru ini. Lapangan Merdeka Medan bakal ditetapkan sebagai cagar budaya.

Hal tersebut terungkap, saat Bobby menerima kunjungan KSP, terkait kegiatan monitoring dan evaluasi Cagar Budaya Lapangan Merdeka Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Sabtu (23/10) sore.

Dalam pertemuan itu, Tenaga Ahli Deputi II KSP, Nuraini menjelaskan, kunjungan tersebut dilakukan pihaknya dalam rangka mempertegas rencana penetapan Lapangan Merdeka Medan sebagai cagar budaya.

Dari hasil monitoring dan evaluasinya, Nuraini menilai, Pemko Medan tampak sangat serius dalam menjadikan Lapangan Merdeka Medan sebagai cagar budaya, berikut dengan rencana penataan Kawasan Kota Lama Kesawan.

“Kami ingin melihat perkembangannya sudah sejauh mana. Dan ternyata, Pemko Medan sangat serius menjadikan Lapangan Merdeka Medan sebagai cagar budaya,” ungkap Nuraini, yang kala itu hadir bersama timnya dari KSP.

Karena itu, lanjut Nuraini, dia bersama timnya akan menjadikan Lapangan Merdeka Medan sebagai start point dalam mengurus cagar budaya yang ada di daerah-daerah lainnya. KSP pun mendukung, agar Lapangan Merdeka n

Medan bisa segara ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya di Kota Medan.

“Karena kami ingin mengurus secara nasional, kami pun ingin Lapangan Merdeka Medan segera ditetapkan sebagai cagar budaya,” harapnya.

Ditanya terkait konsep revitalisasi Lapangan Merdeka Medan yang telah disiapkan Pemko Medan dan disampaikan oleh Bobby, Nuraini mengaku, sangat mendukung langkah tersebut. Apalagi tujuan Wali Kota Medan sama halnya dengan tujuan KSP, yakni ingin menjadikan Lapangan Merdeka Medan sebagai cagar budaya.

“Kami sangat mendukung dan siap membantu menjembatani pihak terkait untuk membantu revitalisasi Lapangan Merdeka Medan agar segera terwujud menjadi cagar budaya,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, kepada KSP, Bobby yang didampingi sejumlah pimpinan OPD terkait lingkup Pemko Medan, memaparkan konsep revitalisasi Lapangan Merdeka Medan yang rencananya akan mulai dibangun pada 2022 mendatang. Tak hanya merevitalisasi, Bobby juga berjanji akan membenahi kawasan Kota Lama Kesawan sebagai satu kesatuan dari Lapangan Merdeka Medan.

“Ini menjadi satu janji kampanye kami bersama Bapak Wakil Wali Kota yang harus dapat diwujudkan. Karena itu, kami berharap adanya dukungan dari KSP,” ujarnya.

Terpisah, kepada Sumut Pos, Ketua Pansus DPRD Medan untuk Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Medan, Dedy Aksyari Nasution mengaku, mendukung langkah Bobby yang ingin menjadikan Lapangan Merdeka Medan menjadi kawasan cagar budaya dengan melakukan revitalisasi Lapangan Merdeka Medan.

“Sejak awal kami mendukung Pemko Medan dalam merevitalisasi Lapangan Merdeka Medan, mengembalikan dan menjadikannya sebagai cagar budaya. Tak bisa dipungkiri, Lapangan Merdeka Medan itu bagian penting dari sejarah Medan dan sejarah kemerdekaan Indonesia,” katanya, Minggu (24/10).

Selain itu, Anggota Komisi 4 DPRD Medan asal Fraksi Partai Gerindra itu, mengatakan, Lapangan Merdeka Medan juga sudah seyogianya dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan perkotaan. Mengingat saat ini, jumlah RTH di Kota Medan masih cukup jauh dari jumlah minimal RTH yang ditetapkan pemerintah.

“Apalagi revitalisasi Lapangan Merdeka Medan juga tidak akan terpisah dengan penataan kawasan Kota Lama Kesawan, akan banyak manfaat yang bisa dirasakan masyarakat Medan dengan dilakukannya revitalisasi Lapangan Merdeka Medan dan penataan kawasan Kota Lama Kesawan,” pungkas Dedy. (map/saz)

IPK Madina Salurkan Bantuan Pada Aska Bocah Pengidap Tumor Usus

KUNJUNG: Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK) Mandailing Natal, Samsuddin Lubis saat mengunjungi, Rafa Al Aska yang menderita tumor usus asal Madina.

MADINA, SUMUTPOS.CO- Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK) Mandailing Natal, Samsuddin Lubis S.H, atau yang akrap disapa Buyung Madina, turun langsung mengunjungi Rafa Al Aska Bocah penderita Tumor Usus asal Madina yang sudah 5 bulan berada di Kota Medan untuk perawatan berobat dan berharap dapat disembuhkan.

Diketahui, kisah pilu bocah penderita tumor asal Madina, Sumatera Utara (Sumut) yang sudah 5 bulan berobat di Kota Medan.Bocah yang bernama Rafa Al Aska diketahui mengidap penyakit tumor usus yang di rujuk berobat ke Rumah Sakit Adam Malik Medan pada lima bulan yang lalu.

“Aska harus berjuang melawan penyakit tumor usus. Bocah ini berasal dari Ranjo Batu, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal, Ayahnya hanyalah seorang buruh tani. Kami datang ke sini, untuk sekadar membantu meringankan beban Aska. Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat,”ujar Buyung Madina. 

Perlu diketahui, anak berusia 3 tahun itu saat ini semakin lemah akibat penyakit yang di deritanya, orangtuanya tak bisa berbuat banyak selama mendampingi berobat di Kota Medan.

Selama lima bulan ini pun Azka ditempatkan di Yayasan Blessed Charity Social di Belakang RS Adam Malik. Orang tua Aska pun berharap ada bantuan dari para dermawan agar Aska segera dioperasi. Ia pun berharap agar Aska segera dioperasi dan sembuh dari penyakit yang diderita. (rel/ram)

Sinergi Smartfren dan Moratel, Hadirkan True QuadPlay untuk Target Pasar Internet QuadPlay di Indonesia.

SINERGI: Smartfren dan Moratel bersinergi menghadirkan produk True QuadPlay untuk memberikan layanan internet untuk gaya hidup digital.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– Smartfren bersinergi dengan Moratel menghadirkan produk terbaru bernama True QuadPlay sebagai layanan internet untuk gaya hidup digital di Indonesia. Sinergi ini membuat True QuadPlay menjadi satu produk dengan satu billing yang mengombinasikan keunggulan dari kedua perusahaan.

Adapun keunggulan produk ini adalah pelanggan bisa mendapatkan internet broadband kecepatan tinggi Oxygen.id, saluran TV kabel premium, video on demand, konten OTT, satu nomor telepon rumah bebas abodemen, Kuota Nonstop untuk paket data seluler, serta gratis panggilan telepon ke seluruh nomor Smartfren.

Harapannya produk terbaru ini menjadi solusi terlengkap bagi pelanggan yang membutuhkan internet berkecepatan tinggi guna menunjang berbagai kegiatan digital, dari hiburan, pendidikan, hingga bisnis.

Galumbang Menak, President Director PT. Mora Telematika Indonesia (Moratel) mengatakan, “Saat ini permintaan atas kebutuhan layanan Oxygen.id untuk perumahan juga perusahaan saat ini terus meningkat pesat, dan kami berkomitmen untuk terus memperluas jaringan layanan Oxygen.id baik di Jabodetabek dan di luar Pulau Jawa seperti Medan, Jambi, Pontianak, Pangkal Pinang, Denpasar Bali, juga kota kota besar lainnya. Dengan semakin luasnya area layanan Oxygen.id maka kami juga berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan terbaik untuk pelanggan. Salah satunya adalah inovasi True QuadPlay yang kami kembangkan bersama Smartfren untuk membuat pelanggan bisa menikmati seluruh keunggulan layanan internet dalam satu billing.”

Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren menambahkan, layanan True QuadPlay merupakan langkah awal dari sinergi strategis antara Smartfren dengan Moratel.

“Kami yakin sinergi ini adalah kunci untuk meraih dan mengembangkan peluang di segmen bisnis internet quadplay di Indonesia,” ujarnya.

Dijelaskannya, snergi ini membuat pihaknya dapat menghadirkan True QuadPlay dengan banyak keunggulan dalam satu layanan inovatif. Pelanggan mendapatkan manfaat berupa coverage internet mobile yang luas dan 100% 4G saat berada di luar rumah, serta koneksi internet broadband kecepatan tinggi Oxygen.id, televisi kabel, dan telepon rumah bebas abonemen.

True QuadPlay merupakan tindak lanjut dari langkah strategis Smartfren setelah mengucurkan pernyertaan modal 20,5% pada Moratel. Adapun Oxygen.id merupakan produk internet broadband milik Moratel yang saat ini sudah menjangkau kota-kota besar di Indonesia, antara lain di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Medan, Jambi, Denpasar, Pontianak dan Pangkal Pinang.

Selain menghadirkan layanan internet quadplay, Smartfren dan Moratel juga akan mempererat sinergi ini dengan berbagai aspek lain. Salah satunya adalah sinergi dari sisi penjualan dan layanan pelanggan untuk produk True QuadPlay.

Saat ini paket True QuadPlay sudah bisa diperoleh pelanggan di seluruh saluran penjualan Oxygen.id di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. Selanjutnya secara bertahap, Smartfren dan Moratel juga akan menghadirkan paket True QuadPlay ini di berbagai wilayah lainnya.

Adapun paket True QuadPlay terdiri dari 3 pilihan, yakni paket Squad 25 seharga Rp378.000 per bulan, sudah termasuk internet fiber optic up to 25 Mbps, 83 saluran TV kabel, fix telephone, dan kartu perdana Kuota Nonstop 6 GB; paket Squad 50 seharga Rp486.000 per bulan, sudah termasuk internet fiber optic up to 50 Mbps, 83 saluran TV kabel, fix telephone, dan kartu perdana Kuota Nonstop 10 GB; paket Squad 100 seharga Rp648.000 per bulan, sudah termasuk internet fiber optic up to 50 Mbps, 83 saluran TV kabel, fix telephone, dan kartu perdana Kuota Nonstop 18 GB.

Seluruh pelanggan yang menggunakan paket True QuadPlay dapat menikmati bonus Double Speed khusus untuk koneksi internet broadband Oxygen selama satu tahun.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Oxygen QuadPlay dapat dilihat melalui situs www.oxygen.id. (rel/ram)

Ijeck Sambut Rombongan Indonesia Rally 2021 HDCI

SAMBUT: Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah saat menyambut kedatangan rombongan Indonesia Rally 2021 Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Etape III Andalas yang baru tiba dari touringnya, Jumat (22/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah, menyambut kedatangan rombongan Indonesia Rally 2021 Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Etape III Andalas yang baru tiba dari touringnya, Jumat (22/10) lalu.

SAMBUT: Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah saat menyambut kedatangan rombongan Indonesia Rally 2021 Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Etape III Andalas yang baru tiba dari touringnya, Jumat (22/10).

Sebelum finish di Kota Medan pada sore harinya, rombongan ini sebelumnya telah melalui perjalanan dari Lampung, melewati Bengkulu, Padang, Bukittinggi, dan Samosir.

Ijeck sapaan karib Musa Rajekshah, yang juga merupakan Ketua Pengurus Daerah (Pengda) HDCI Sumut, dalam sambutannya, mengaku cukup senang atas kunjungan HDCI ke Sumut. Apalagi, menurutnya, melalui kunjungan yang dilakukan ini, HDCI juga berarti telah turut menggerakkan roda perekonomian di Sumut.

“Satu di antaranya adalah menambah okupansi hotel. Karena itu, kami ucapkan terima kasih kepada HDCI,” ungkap Ijeck dalam acara penyambutan di Hotel Adimulia Medan, Jumat malam. n

Ijeck menyebutkan, selama pandemi Covid-19, pariwisata khususnya yang ada di Sumut, memang telah merasakan dampak yang begitu besar. Karena itu, dia berharap level PPKM di Sumut bisa terus turun agar aktivitas kembali normal, dan gelombang ketiga Covid-19 tidak sampai terjadi di Indonesia.

Kendati begitu, dia meminta kunjungan HDCI ke Sumut ini tidak semata-mata hanya untuk melakukan perjalanan. Tapi juga sembari melakukan kegiatan sosial dan turut membantu pemerintah khususnya di daerah wisata.

“Artinya apapun itu, termasuk dalam hobi juga harus dapat bermanfaat bagi orang lain. Tapi kemarin, Alhamdulillah, kawan-kawan HDCI sudah melakukan pembagian sembako saat berada di Samosir,” sebut Ijeck.

Dalam kesempatan tersebut, Ijeck mengaku, kepada HDCI memang memiliki rasa persaudaraan yang sangat erat. Namun karena aktivitasnya yang kini sebagai Wakil Gubernur Sumut, membuatnya harus menunda hobinya dalam bermotor paling tidak selama 5 tahun.

Sementara itu, Ketua Umum HDCI, Irjen Pol Teddy Minahasa, mengaku, tidak ada kata yang mewakili rasa bangga terhadap Pengda Sumut. Menurutnya, sambutan yang diberikan kepada mereka sangat luar biasa. Namun dalam kesempatan ini, dia mengajak Ijeck agar membatalkan niatnya untuk cuti dari dunia motor. Dia berpendapat, aktivitas di pemerintahan masih bisa dilakukan sejalan dengan kegiatan touring yang dilakukan bersama HDCI.

“Apalagi kegiatan touring bukan sekadar mengimplementasikan hobi berkendara saja, tapi juga ada misi kemanusiaan dan juga misi kebangsaan. Dan tentu saja, kami bangga menjadi pelopor kebangkitan pariwisata nasional,” jelas Teddy.

Selain Ketua Umum HDCI, Indonesia Rally 2021 HDCI Etape III ini, juga diikuti Ketua Dewan Kehormatan HDCI Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna, yang merupakan mantan Wakapolri, serta sejumlah rombongan lain.

Sementara itu, kegiatan penyambutan ini turut dihadiri Ketua Pengcab HDCI Kota Medan T Rinel, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, dan Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda. (prn/saz)

238 Pelamar CPNS Binjai Absen SKD

SELEKSI CPNS: Sejumlah peserta pelamar CPNS saat mengikuti ujian seleksi, beberapa waktu lalu.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 238 pelamar calon pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kota Binjai dinyatakan tidak mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) yang dilaksanakan di Markas Komando Daerah Militer I Bukit Barisan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan pada Senin (18/10) dan Selasa (19/10). Ini disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Binjai, Rahmad Fauzi ketika dikonfirmasi, akhir pekan lalu.

SELEKSI CPNS: Sejumlah peserta pelamar CPNS saat mengikuti ujian seleksi, beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, ada lima sesi yang dilewati 1.277 peserta pada dua hari tersebut. Sementara 238 pelamar tidak hadir pada kesempatan SKD.

“Maka yang mengikuti SKD ada 1.039 peserta,” kata pria yang akrab disapa Fauzi ini.

Usai SKD, menurutnya, peserta dapat melihat hasilnya dari situ Badan Kepegawaian Negara (BKN). Untuk selanjutnya, kata dia, pihaknya akan melakukan rekonsiliasi data dari masing-masing peserta yang dinyatakan lolos.

“Hasil masing-masing sudah bisa dilihat di akun youtube BKN. Akan segera dilakukan rekonsiliasi data,” ujarnya.

Dia menambahkan, BKD Binjai masih menunggu arahan dari BKN terkait tahapan selanjutnya yakni seleksi kompetensi bidang. Kemungkinan, kata dia, pelaksanaannya dilakukan pada November 2021 mendatang.

“Jadwal selanjutnya akan diatur oleh BKN, kemungkinan besar dilaksanakan pada akhir November 2021,” ungkapnya.

BKD Kota Binjai mengajak seluruh peserta dapat mengikuti perkembangan informasi terkait pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) melalui website pemerintah. “Diharapkan peserta tetap update informasinya baik melalui website resmi BKN maupun di Pemko Binjai,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat, terkhusus peserta agar jangan percaya dengan siapapun yang menjaminkan kelulusan menjadi pegawai negeri sipil. Sebab, ujian yang dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

“Kami menghimbau kepada seluruh peserta yang mengikuti jangan percaya kepada siapapun yang mencoba untuk jadi calo memasukan menjadi PNS. Sekarang hasil ujian dapat langsung dilihat oleh peserta melalui akun resmi,” pungkasnya. (ted/azw)

Dukung Percepatan Vaksinasi Nasional, Desa Saentis Gelar Vaksin Tahap Dua

VAKSIN: Desa Saentis, Kecamatan Percut Seituan,Deliserdang yang mengadakan vaksinasi tahap kedua bagi warga Desa Saentis dan sekitarnya, kemarin.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Percepatan Vaksinasi keseluruh Wilayah pelosok nusantara mulai dilakukan. Di antaranya, Desa Saentis, Kecamatan Percut Seituan,Deliserdang yang mengadakan vaksinasi tahap kedua bagi warga Desa Saentis dan sekitarnya.

VAKSIN: Desa Saentis, Kecamatan Percut Seituan,Deliserdang yang mengadakan vaksinasi tahap kedua bagi warga Desa Saentis dan sekitarnya, kemarin.

Hal ini disampaikan senada oleh kepala Desa Saentis Asmawito Ssos, ketika memantau langsung kegiatan vaksin di aula kantor desa, kemarin.

“Hari ini kita di Desa Saentis mendapatkan pasokan dosis Vaksin tahap dua ini sebanyak 250, di mana jumlah tersebut merupakan bagian jatah Desa Saentis sebesar 150 dosis dan Desa Cintarakyat 100 diberikan oleh pihak Kecamatan Percut Seituan yang mendapatkan jatah 3.000 dosis,” tutur Asmawito.

Ia juga menambahkan, tahapan vaksin kedua ini tak lepas dari peran aktif masyarakat, untuk menjaga kekebalan imun tubuh ditengah pendemi Covid-19 yang mulai menurun angka penyebarannya.

“Saat ini pemerintah tengah melakukan percepatan pelaksanaan vaksin, jadi cukup banyak institusi yang dilibatkan mulai dari pihak kepolisian dan juga dinas-dinas lain, saya berharapa kepada masyarakat yang belum divaksin agar segera mendaftarkan diri supaya ke depannya, data yang ada di kami lebih akurat dan bisa mendapat giliran vaksin di tahap selanjutnya,” tutupnya.

Selain itu tokoh masyarakat Desa Saentis juga mengapresiasi langkah pemerintah desa, yang bergerak cepat mengadakan vaksin sesuai keinginan khalayak ramai.

“Saya pribadi menyambut baik langkah pemerintah Desa Saentis mengadakan vaksin tahap kedua ini dengan antusias warga yang tinggi, dan kegiatan ini tertata rapi dimana pihak desa menerapkan protokol kesehatan ketat bagi warga yang hendak vaksin dengan menjaga jarak serta memakai masker,”imbuh Ustadz H Mujadi M Noor.

Ustadz Mujadi juga menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir untuk vaksin dan tidak mudah termakan isu-isu hoaks tetang efek vaksin, karena ia sendiri sudah mendapatkan lima kali suntikan vaksin dan tetap sehat hingga saat ini.

“Itu masalah dampak vaksin yang katanya bisa lumpuh, sakit, bisa meninggal, tidak ada itu, buktinya saya sudah 5 kali vaksin semenjak lahir sewaktu berangkat haji, keperluan medis, dan dua suntikan vaksin terakhir baik-baik saja, jadi saya minta kepada warga Desa maupun masyarakat Deliserdang khususnya, ayo la kita vaksin, tidak ada masalah, malah membuat imun kita kuat dan terhindar dari berbagai penyakit akibat virus,” tegasnya.

Ke depannya pihak Desa Saentis akan terus melaksanakan kegiatan ini sampai nantinya seluruh masyarakat desa sudah divaksin. (ila/azw)

LPM Desa Marindal I Tanam 1.500 Batang Pohon

TANAM POHON : Camat Patumbak, Drs Syahdin Setia Budi Pane secara simbolis menanam pohon di Desa Marindal I Deliserdang, Minggu (24/10).

PATUMBAK, SUMUTPOS.CO – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Marindal I Kecamatan Patumbak Deliserdang bersama beberapa pihak melakukan aksi penanaman 1.500 batang pohon yang secara simbolosis digelar di area Pasar Tradisional Marindal 1 dan ruas badan jalan  menuju perkuburan muslim Marindal, Minggu (24/10) kemarin. Kegiatan ini dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Deliserdang.

TANAM POHON : Camat Patumbak, Drs Syahdin Setia Budi Pane secara simbolis menanam pohon di Desa Marindal I Deliserdang, Minggu (24/10).

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Marindal I, Boge Juniardi SE MSi dalam laporan menjelaskan bahwa bantuan bibit 1.500 batang pohon dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara terdiri dari pohon besar dan pohon buah akan dibagikan ke semua dusun yang ada di Desa Marindal I untuk di rawat bersama.

Selain rangkaian kegiatan penanaman pohon ini, LPM Desa Marindal I juga akan menggelar kegiatan donor darah serta memberikan santunan kepada kaum dhuafa dan anak yatim pada tanggal 31 Oktober 2021 mendatang yang bertempat di Yayasan Pendidikan Darul Istiqlal Jalan Cakra II Pasar III Desa Marindal I. “Kalau kita mau dan melangkah secara bersama semua bisa kita lakukan untuk kemajuan Desa Marindal I ke depan menjadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kepala BPBD Kabupaten Deliserdang Drs Zainal Abidin Hutagalung dalam sambutannya menyampaikan bahwa kebetulan bulan ini menurut BPBD merupakan bulan pengurangan risiko bencana. Untuk itu, aksi kegiatan penanaman pohon yang dilakukan LPM Desa Marindal I sebagai wujud mengurangi risiko bencana angin puting beliung yang nantinya dengan banyak pohon-pohon yang ditanam dan tumbuh dapat memecah angin. Selain itu juga ke depannya bisa bermanfaat dan terpenuhinya oksigen dengan baik, “katanya.

Pada kesempatan itu juga, Camat Patumbak Drs Syahdin Setia Budi Pane menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momen yang sangat luar biasa dengan bentuk wujud nyata dalam melestarikan alam yakni penanaman pohon dan harus menjadi contoh bagi desa-desa yang lain yang ada di Kecamatan Patumbak.

Dengan motto Kecamatan Patumbak ‘Bersama Kita Bisa’ ke depan minimal 3 anggota dewan dari Kecamatan Patumbak untuk bisa berjuang meneruskan aspirasi rakyat untuk percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Keberhasilan desa bukan hanya  diliat dalam bidang pembangunan saja, akan tetapi bagaimana kepala desa mampu mengangkat keluarga miskin menjadi sejahtera dari setiap dusun. Pesan Panglima Besar TNI Jenderal Sudirman “Mari kita jaga halaman dan pekarangan rumah kita, “pungkasnya.

Tampak hadir Kepala BPBD Deliserdang Drs Zainal Abidin Hutagalung, Anggota DPRD Deliserdang Kustomo SH, Camat Patumbak Drs Syahdin Setia Budi Pane, Tokoh Pemuda Kecamatan Patumbak Hotman Simbolon SH MH, Kepala Desa Marindal I Ir Ardianto, BPD, PKK, para Kepala Dusun, Pemuda Pancasila, Satma Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI). (rel/azw)

Puskesmas Binjai Persulit Pasien Dapat Rujukan

Kepala Dinas Kesehatan Binjai, dr Sugianto.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Surat rujukan menjadi persyaratan keperluan administrasi bagi pasien yang akan berpindah dari fasilitas kesehatan satu ke yang lainnya. Namun untuk mendapat surat rujukan, seorang pasien melahirkan dengan cara operasi di rumah sakit (RS) swasta di Kota Binjai kesulitan memperolehnya.

Kepala Dinas Kesehatan Binjai, dr Sugianto.

Ini dialami ibu berinisial LS. Dia mulanya melahirkan dengan cara operasi di salah satu RS swasta.

Seiring berjalannya waktu, terdapat luka bernanah pada bekas operasi setelah lahiran. Dia pun mengeceknya ke rumah sakit swasta tersebut.

Ini dilakukannya lantaran khawatir akan terjadi hal yang tidak diinginkan pada kemudian hari. Namun entah bagaimana, pasien Kartu Indonesia Sehat (KIS) ini diminta oleh dokter umum RS swasta untuk meminta surat rujukan.

“Dokter umum di sana mengarahkan agar meminta surat rujukan dari Puskesmas. Karena kondisi saya tidak baik, suami yang datang ke Puskesmas Binjai kota untuk meminta surat rujukan sesuai saran dokter,” kata LS, akhir pekan lalu.

Namun, Puskesmas Binjai Kota terkesan merumitkan keadaan. Ketika si suami LS ke Puskesmas Binjai Kota, perawat di fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kota Binjai ini malah meminta agar pasien langsung hadir.

“Sementara saya saja jalan sudah payah, tapi karena ini mendesak akhirnya ya dipaksakan datang ke Puskesmas,” jelas dia.

Tibadi sana, petugas Puskesmas Binjai Kota menolak memberikan surat rujukan. Menurut dia, luka yang diderita LS pada bekas operasi dapat diatasi oleh Puskesmas Binjai Kota.

“Kalau cuma gitu biar saya aja yang merawatnya. Kalau saya kasih surat rujukan nanti dokternya marah,” ujar si pasien menirukan perkataan petugas dari Puskesmas Binjai Kota.

Si pasien pun bingung melihat hal tersebut. Bahkan dia tak paham mengapa dokter akan marah jika mengeluarkan surat rujukan.

Karenanya, suami LS kecewa atas pelayanan yang dilakukan Puskesmas Binjai Kota. Bahkan dia menilai terkesan abai kepada pasien.

“Buktinya jahitan setelah lahiran cuma dibalut perban dan disiram betadin. Tapi itu enggak bereaksi, bekas operasi kembali bernanah,” ujar suami LS, Gusti.

“Padahal kami hanya minta surat rujukan, dan itu juga saran dari dokter di RS AM. Kenapa dipersulit. Ini taruhannya nyawa istri saya,” sambung Gusti.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Binjai, dr Sugianto menilai kalau yang bersangkutan pasien berstatus BPJS Kesehatan, maka setelah operasi di rumah sakit manapun, kontrol dan ganti perban yang dilakukan hanya sekali. “Ganti perban berikutnya di Puskesmas. Sepanjang dokter Puskesmas bisa merawat, mampu dia, itu dokter punya hak untuk tidak merujuk, karena dia anggap mampu,” kata Kadis, Minggu (24/10).

Dia menepis jika Puskesmas Binjai Kota mempersulit pasien KIS untuk mendapat surat rujukan. “Tapi persoalannya, kalian ini memaksa kehendak. Kalau hanya luka, dokter umum boleh. Kecuali mau operasi pasien dan mau dirujuk enggak dikasih, itu baru salah. Jangan memaksa kehendak, itu enggak bagus,” pungkasnya. (ted/azw)