29 C
Medan
Sunday, January 18, 2026
Home Blog Page 3004

IPEMI dan Kecamatan Medan Johor Salurkan Bansos ke Anak Jalanan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota (Pemko) Medan kepada warga yang terdampak sosial Covid-19, Kecamatan Medan Johor berkolaborasi dengan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kota Medan dalam meringankan beban masyarakat dengan memberikan bantuan sosial (bansos) kepada puluhan anak jalanan di Kota Medan. Pemberian bansos itu diberikan IPEMI Kota Medan di Kantor Camat Medan Johor, Jalan Karya Cipta No.16, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Selasa (19/10).

Dalam kesempatan itu, Camat Medan Johor Zul Fahri Ahmadi mengucapkan terima kasih kepada IPEMI Kota Medan yang berkenan dalam memberikan paket bansos kepada para anak jalanan. Ia berharap, IPEMI dapat terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan dalam meringankan beban masyarakat di masa pandemi seperti saat ini.

“Hari ini IPEMI Medan menunjukkan kepeduliannya kepada para anak jalanan di Kota Medan, hari ini setidaknya ada 50 anak jalanan yang menerima paket bansos berupa paket sembako. Kolaborasi dengan Pemko Medan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat di masa pandemi, untuk itu mewakili Pemko Medan saya mengucapkan terimakasih,” ucap Zul Fahri.

Dikatakan Zul, saat ini ada cukup banyak anak jalanan yang merasakan dampak dari Pandemi Covid-19. Termasuk mereka yang masih memiliki orangtua, sebab diantara mereka banyak yang orangtuanya harus kehilangan mata pencaharian di masa pandemi.

“Di masa-masa seperti ini lah masyarakat butuh uluran tangan, salah satunya seperti yang dilakukan IPEMI ini. Selama ini Pemko Medan juga telah memberikan banyak bantuan sosial kepada masyarakat, tapi tentunya Pemko Medan tidak bisa berjalan sendiri. Sesuai instruksi Pak Wali (Kota Medan), Pemko Medan harus berkolaborasi dengan semua pihak. Kita bergandengan tangan, sama-sama meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.

Selain IPEMI, kata Zul, cukup banyak pihak yang selama ini telah berkolaborasi dengan Pemko Medan dalam meringankan beban masyarakat di masa pandemi. Pun begitu, Zul kembali mengetuk pintu hati pihak lainnya agar mau berbagi di masa sulit seperti saat ini.

Terkhusus kepada para anak jalanan yang hadir, Zul mengimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dalam aktifitasnya sehari-hari dengan menerapkan 5M secara ketat, yakni Memakai masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas. Apalagi diketahui, anak jalanan kerap berinteraksi dengan orang banyak setiap harinya. “Meski pun saat ini angka penyebaran Covid-19 di Medan terus menurun, tapi kita jangan sampai lengah, tetap disiplin dalam menerapkan prokes. Kalau kita lengah, penyebaran Covid-19 ini bisa kembali meningkat sewaktu-waktu. Pak Wali sudah bekerjakeras dalam menurunkan angka Covid-19 di Kota Medan, mari kita dukung dengan menerapkan prokes secara disiplin,” kata Zul.

Sementara itu, Ketua IPEMI Kota Medan Sri Wahyuni bersama para pengurus mengaku senang karena telah berbagi dengan para anak jalanan. Sru Wahyuni pun mengucapkan terimakasih kepada Kecamatan Medan Johor yang telah memfasilitasi mereka dalam memberikan bantuan.

“Semoga apa yang kami berikan hari ini dapat bermanfaat dan dapat meringankan beban adik-adik kita, anak-anak kita, para anak jalanan ini. Kami juga mendorong agar kita semua, termasuk adik-adik (anak jalanan) ini, agar harus menerapkan prokes secara ketat. Mari kita putus penyebaran Covid-19, khususnya di Kota Medan,” pungkasnya. (map/ila)

Bagikan Gerobok Kuliner, PT Inalum Kejar Pemulihan Ekonomi di Kabupaten Batubara

BATUBARA, SUMUTPOS. CO- PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Inalum menyerahkan bantuan 10 unit gerobak kuliner kepada pelaku UMKM di Aula Rumah Dinas Bupati Batubara dan Perumahan Tanjung Gading Inalum Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara Rabu (13/10) lalu.

Bantuan ini merupakan wujud komitmen Inalum dalam mempercepat pemulihan ekonomi sektor UMKM di Kabupaten Batubara. Bupati Kabupaten Batubara Ir. H. Zahir, M.AP menyebutkan bahwa program yang berkolaborasi bersama Inalum merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengemas dan mengembangkan bisnis UMKM sehingga bisa meningkatkan perekonomian dan memberikan kebaikan untuk masyarakat di Kabupaten Batubara.

“Di masa pandemi atau pasca pandemi ini pemerintah harus memikirkan bagaimana para pelaku UKM dan IKM bisa lebih banyak muncul, kemudian lebih berkualitas. Sehingga perlu diberikan alat-alat untuk mendukung program UKM dan IKM tersebut. Kita telah menganggarkan melalui APBD Kabupaten dan ditambah dengan Inalum juga mempersiapkan alat-alat berupa gerobak untuk bakso dan yang lainnya, kemudian kita juga melakukan peningkatan dan pemulihan ekonomi di masjid melalui remaja masjid, melalui organisasi BKPRMI, sehingga nanti masyarakat banyak memiliki usaha UKM,” ujar Zahir.

Senior Vice President CSR & PKBL Inalum, Ismail Midi mengungkapkan bahwa selaras dengan tema CSR pada tahun ini yaitu “Bangkit dengan Pandemi” dan target utama CSR Inalum di tahun 2022 adalah meningkatkan taraf pembangunan manusia yang di dalamnya terdapat 3 komponen.

Yaitu peningkatan kualitas ekonomi, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Inalum Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka 21657 Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Indonesia pendidikan dan kesehatan.

Harapannya melalui program ini bisa mendukung dan mendorong masyarakat yang ada di kabupaten Batubara, tidak hanya sejahtera namun target mereka adalah “Mandiri” yang mampu meningkatkan/memajukan para UMKM sehingga perekonomian masyarakat di kabupaten Batubara bisa lebih baik lagi di masa yang akan datang.

“Mudah-mudahan tujuan program ini dapat tercapai dan bagi para UMKM juga, kita ada bantuan dana usaha. Bapak/ibu sekalian, melalui program kita ada bantuan modal usaha. Nanti kalau bapak/ibu sekalian terbentur di modal usaha bisa menghubungi kita.” Ujar Ismail (13/10).

Acara turut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Batubara, Ir. H. Zahir, M.AP, Senior Vice President CSR & PKBL Inalum, Ismail Midi, Ketua BKPRMI Kabupaten Batubara, Mukhrizal Arif, dan Ketua TP.PKK Kabupaten Batubara, Maya Indriasari Zahir, SE.

Nurhayati sebagai salah satu penerima manfaat yang juga merupakan Pelaku UMKM di Kabupaten Batubara merasa sangat terbantu dengan pemberian peralatan produksi serta gerobak kuliner yang diberikan Inalum, ia berharap melalui bantuan ini dapat memperbaiki perekonomian yang sempat menurun di masa pandemi.

“Saat ini kita jualan mie sop dan pecal, suatu rezeki bagi kami bisa dapat steling. Karena gerobak kami sebelumnya biasa-biasa saja, terbuat dari kayu tidak sebagus ini. Semoga gerobak ini bermanfaat bagi kami,” ujar Nurhayati.

Di akhir arahan dan sambutan, Bupati Zahir mengungkapkan terima kasih terutama kepada Gubernur Sumatera Utara, Edi Rahmayadi yang peduli serta fokus dalam memperhatikan UMKM serta kepada kepada Inalum.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Inalum yang selalu memberikan perhatian melalui CSR terhadap pengembangan dan peningkatan UMKM. Tadi ada 3 model yang menjadi fokus di tahun 2022. Saya lihat ketiga ini sudah tepat, kalau ekonomi PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Inalum Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka 21657 Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Indonesia baik, harus di dukung depan pendidikan yang baik. Kalau pendidikan dan ekonomi baik, lalu kita juga bisa sehat.” tutup Zahir.(rel)

Pemkab Langkat Gelar Bimtek Implementasi Peta Proses Bisnis Diikuti 62 Kasubbag

BUKA: Asisten 2 Ekbang H Hermansyah, membuka Bimtek Implementasi Peraturan Perundang-undangan Penyusunan Peta Proses Bisnis di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Kamis (21/10).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pemkab Langkat menggelar penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Peraturan Perundang-undangan Penyusunan Peta Proses Bisnis di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Kamis (21/10).

BUKA: Asisten 2 Ekbang H Hermansyah, membuka Bimtek Implementasi Peraturan Perundang-undangan Penyusunan Peta Proses Bisnis di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Kamis (21/10).

Bimtek dibuka Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin, melalui Asisten 2 Ekbang H Hermansyah. Dalam arahannya, Hermansyah menginstruksikan seluruh peserta Bimtek agar serius mengikuti setiap materi yang disampaikan narasumber. Sehingga benar-benar memahami dan mampu menyusun peta proses bisnis di masing-masing unit kerja dengan baik. Sesuai renstra (rencana strategis) yang mengacu pada visi misi Bupati dan Wakil Bupati Langkat.

“Tujuan sosialisasi ini, untuk meningkatkan kemampuan sumber daya Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk penyusunan peta proses bisnis,” ungkap Hermansyah.

Selanjutnya Kasubbag Pelayanan Publik dan Tata Laksana Orta Setdakab Langkat, Syafriansyah melaporkan, Bimtek tersebut belangsung pada 21-22 Oktober 2021. Yang pesertanya merupakan kasubbag umum ataupun kasubbag yang menangani urusan ketatalaksanaan dari semua instansi jajaran Pemkab Langkat, dengan jumlah 62 orang.

Adapun narasumber yang merupakan rekomendasi Pemprov Sumut dari PT Eriadi Fatkhur Rokhman Medan, Eriadi, selaku Tim Penyusunan Road MAP Pemkab Langkat Tahun Anggaran 2020-2024.

Sementara untuk materi Bimtek, lanjut Syafriansyah, berupa proses penyusunan peta proses bisnis dan agenda reformasi birokrasi. Menurutnya, Bimtek ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman teknis tentang penyusunan peta proses bisnis, agar dapat mewujudkan visi dan misi serta tujuan organisasi. Sehingga menghasilkan tugas dan fungsi secara efektif dan efisien dalam rangka mewujudkan good governance.

“Juga sebagai upaya mendukung implementasi reformasi birokrasi dalam bidang ketatalaksanaan,” pungkasnya. (rel/saz)

Apkasi Gelar Pameran di Jakarta, Kenalkan Taput ke Masyarakat Indonesia

LAYANI: Bupati Taput Nikson Nababan saat melayani Mendagri Tito Karnavian yang mengunjungi stand Pemkab Taput, Rabu (20/10).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menggelar pameran di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (20/10) lalu. Pameran ini diikuti sejumlah Pemkab se-Indonesia. Khusus tahun ini, Apkasi mengangkat tema ‘Trade, Tourism, and Investment Daerah Bangkit Indonesia Maju’.

LAYANI: Bupati Taput Nikson Nababan saat melayani Mendagri Tito Karnavian yang mengunjungi stand Pemkab Taput, Rabu (20/10).

Dalam kesempatan itu, Bupati Tapanuli Utara (Taput), Nikson Nababan mengatakan, pameran ini merupakan bentuk apresiasi Apkasi kepada masyarakat Indonesia.

“Pegelaran pameran ini sebagai strategi mengenalkan Taput kepada masyarakat Indonesia,” ungkap Nikson.

Menurut Nikson, masyarakat yang menghadiri pameran tersebut, sangat antusias datang ke stand Taput, untuk mengenal Taput secara umum dari produk kerajinan dan hasil buminya.

Di sela acara pembukaan, Mendagri Tito Karnavian mengunjungi stand Pemkab Taput, dan mengapresiasi hasil produk Kabupaten Taput. Dia pun mengapresiasi hasil kerajinan ulos dan wine-coffee.

“Pengunjung ada yang membeli produk, mulai dari kain bekal ulos, kopi, kacang Sihobuk, dan produk lainnya,” tutur Nikson lagi.

Nikson menjelaskan, ada sejumlah masyarakat yang berkeinginan berkunjung menikmati wisata di Kabupaten Taput.

“Saya ikut melayani pengunjung, dan menjelaskan pariwisata di Taput. Termasuk hasil bumi dan visi misi Taput,” pungkasnya.

Pameran yang digelar Apkasi ini, dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, serta wajib melakukan pendaftaran di aplikasi PeduliLindungi. (rel/des/saz)

Pemko Binjai Terima Penghargaan WTP 5 Kali Berturut, Amir: Semoga Terus Bisa Pertahankan Prestasi

TERIMA: Wali Kota Binjai H Amir Hamzah (kanan), saat menerima penghargaan atas capaian WTP 5 kali berturut dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumut T Sebayang, Kamis.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemko Binjai menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia, berupa plakat dan piagam atas keberhasilan Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dengan capaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 5 kali berturut.

TERIMA: Wali Kota Binjai H Amir Hamzah (kanan), saat menerima penghargaan atas capaian WTP 5 kali berturut dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumut T Sebayang, Kamis.TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

Penghargaan tersebut diserahkan Kementerian Keuangan melalui Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumut, Tiarta Sebayang, kepada Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah di Rumah Dinas Wali Kota Binjai, Kamis (21/10).

Dalam kesempatan itu, Tiarta mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Kemenkeu kepada Pemko Binjai, yang dianggap telah dapat mengelola keuangan secara baik dan akuntabel.

“Selamat atas pencapaiannya, karena tidak semua daerah mendapatkan penghargaan tersebut. Ini prestasi yang sangat membanggakan,” ungkap Tiarta.

Sementara itu, Wali Kota Binjai H Amir Hamzah, mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas penghargaan yang diberikan Kemenkeu kepada Pemko Binjai.

Dia menjelaskan, opini WTP merupakan upaya bersama penyelenggaraan pemerintahan dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang sehat dan akuntabel.

“Keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari komitmen dan kerja keras dari seluruh perangkat daerah yang ada di lingkup Pemko Binjai,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, ke depannya Pemko Binjai akan terus berupaya dengan sungguh-sungguh untuk memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan daerah dan melaksanakan pembangunan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami berharap agar Pemko Binjai dapat terus mempertahankan prestasi ini, dan lebih meningkatkan kualitas dalam mengelola keuangan, sehingga dengan demikian dapat mewujudkan pengelolaan yang akuntabel dan transparan,” pungkas Amir. (ted/saz)

DPRD Bersama Bupati dan Wakil Bupati Langkat Paripurnakan 786 Pokir Reses

TETAPKAN: Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin, bersama Wakil Bupati H Syah Afandin dan Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin-angin saat menetapkan pokir reses anggota DPRD Langkat, Senin (18/10).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 786 pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Langkat dari hasil reses ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPRD Langkat, Senin (18/10) lalu. Adapun reses tersebut telah dilaksanakan pada 17-21 September 2021 ke masing-masing daerah pemilihan anggota DPRD Langkat pada masa sidang 3 tahun kedua Tahun Anggaran 2021.

TETAPKAN: Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin, bersama Wakil Bupati H Syah Afandin dan Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin-angin saat menetapkan pokir reses anggota DPRD Langkat, Senin (18/10).

PENETAPAN ini ditandai dengan dibacakannya Draft Surat Keputusan DPRD oleh Sekretaris DPRD Langkat Basrah Pardomuan.

Keseluruhan pokir anggota DPRD Langkat yang diparipurnakan ini, sebelumnya dibacakan Azmaliah, selaku Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Langkat, pada rapat paripurna yang dihadiri Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin, dan Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin.

Azmaliah menyebutkan, pokir DPRD Langkat ini, sebelumnya sudah melalui proses, dimulai dari penjaringan aspirasi masyarakat dari kegiatan reses, rapat paripurna penyampaian hasil reses, pembahasan di komisi-komisi DPRD Langkat dengan pihak-pihak terkait sesuai usulan yang ditampung anggota DPRD, serta pembahasan pada Banggar DPRD Langkat dengan Tim Anggaran Pemkab Langkat.

Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin-angin yang memimpin jalannya rapat paripurna, berharap, pokir DPRD Langkat yang telah ditetapkan ini, dapat dijadikan prioritas pembangunan oleh Pemkab Langkat.

“Kami berharap kepada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah melalui Bupati Langkat, untuk dapat menyediakan ruang dari pokok-pokok pikiran DPRD yang disusun berdasarkan skala prioritas dalam RKPD, sehingga pokok-pokok pikiran DPRD ini dapat berfungsi di dalam pembangunan, sosial, serta ekonomi masyarakat Langkat,” ungkap Sribana.

Menanggapi pokir DPRD Langkat itu, Bupati Langkat meminta berkas pokir segera dikirimkan secara tertulis dan menginput pokir yang diparipurnakan dalam aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), agar dapat ditelaah dan dibahas lebih lanjut untuk masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemkab Langkat.

Rencana menyebutkan, pokir DPRD Langkat ini merupakan satu implementasi pendekatan dalam menyusun dokumen perencanaan daerah yang selaras dengan sasaran RPJMD.

“Jadi pokir DPRD Langkat yang disusun ini, harus sesuai dan selaras serta memperhatikan ketersediaan anggaran,” pungkasnya. (mag-6/saz)

Tekan Penyebaran Covid-19, Tim Satgas Labura Razia Penegakan Prokes

RAZIA: Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Labura memberikan sanksi kepada masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker di luar rumah.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara terus menekan angka kasus sebaran Pandemi Covid-19 di wilayahnya.

RAZIA: Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Labura memberikan sanksi kepada masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker di luar rumah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kabupaten Labuhanbatu Utara Labura, Sugeng menjelaskan, tim satuan tugas maupun semua pihak terus bergerilya melakukan upaya penekanan sebaran pandemi itu.

Teranyar, tim satgas Labura melakukan razia penegakan protokol kesehatan, melaksanakan penerapan sanksi hingga melakukan tindakan tegas terhadap warga dan karyawan toko yang tidak menjalankan prokes terkhusus di sekitaran Kota Aek Kanopan.

“Iya, tim satgas masih melakukan sweeping untuk memastikan masyarakat dan karyawan toko mengenakan masker dan memastikan apakah sudah melakukan vaksinasi,” sebutnya, Kamis (21/10).

Tindakan penertiban yang dilakukan tersebut, ujar Sugeng, merupakan upaya penegakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 di tengah masyarakat agar status maupun level berkaitan dengan pandemi itu, mengarah ke lebih baik. Kasus perkembangan sebaran pandemi Covid-19 di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) terkesan turun naik.

Melihat peta sebaran milik pemerintah tersebut, tidak terlihat adanya penambahan jumlah signifikan, begitu juga tidak terjadinya penurunan yang drastis.

Sesuai update sebaran kasus Covid-19 Labura pertanggal 20 Oktober 2021 tidak terdapat penambahan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 1.504 kasus dengan 1.422 orang sembuh, dan 78 orang meninggal dunia.

Saat ini tidak terdapat pasien terkonfirmasi Covid-19 yang mendapatkan perawatan di RSUD Aekkanopan. Sebanyak 4 orang masih melaksanakan isolasi mandiri. Jumlah kasus aktif adalah 4 orang.

Untuk itu kepada masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi 4M dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan untuk memutus rantai penularan Covid-19 di Labura. (fdh/han)

Polsek Kotapinang Imbau Warga Patuhi Prokes

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Mapolsek Kotapinang terus berupaya melakukan tindakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah hukumnya. Di antaranya, dengan melaksanakan operasi yustisi secara rutin dan mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Dalam operasi yustisi yang digelar, Selasa (19/10), sejumlah personel Pos Lantas Polsek Kotapinang mengimbau warga masyarakat yang melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Kota pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan, agar mematuhi Prokes.

Namun bagi warga yang tidak memakai masker saat melintas, petugas akan memberikan peringatan dan membagikan masker secara gratis.

Selain itu, bagi pengendara roda empat petugas Pos Lantas tersebut mengingatkan warga dengan memasang imbauan protokol kesehatan berupa stiker pada bagian mobil agar mudah terbaca.

Kapolsek Kotapinang AKP Bambang mengatakan, operasi yustisi dilaksanakan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mentaati Protokoler Kesehatan yakni, selalu memakai masker saat beraktifitas di luar rumah.

“Ayo pakai masker saat beraktifitas di luar rumah. Mari bersama kita lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya. (fdh/han)

Polsek Kotapinang Imbau Warga Patuhi Prokes

BAGIKAN MASKER: Personel Pos Lantas Polsek Kota Pinang saat memberikan masker kepada warga.fajar/sumut pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Mapolsek Kotapinang terus berupaya melakukan tindakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah hukumnya. Di antaranya, dengan melaksanakan operasi yustisi secara rutin dan mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

BAGIKAN MASKER: Personel Pos Lantas Polsek Kota Pinang saat memberikan masker kepada warga.fajar/sumut pos.

Dalam operasi yustisi yang digelar, Selasa (19/10), sejumlah personel Pos Lantas Polsek Kotapinang mengimbau warga masyarakat yang melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Kota pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan, agar mematuhi Prokes.

Namun bagi warga yang tidak memakai masker saat melintas, petugas akan memberikan peringatan dan membagikan masker secara gratis.

Selain itu, bagi pengendara roda empat petugas Pos Lantas tersebut mengingatkan warga dengan memasang imbauan protokol kesehatan berupa stiker pada bagian mobil agar mudah terbaca.

Kapolsek Kotapinang AKP Bambang mengatakan, operasi yustisi dilaksanakan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mentaati Protokoler Kesehatan yakni, selalu memakai masker saat beraktifitas di luar rumah.

“Ayo pakai masker saat beraktifitas di luar rumah. Mari bersama kita lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya. (fdh/han)

Pemkab Dairi Peringkat Tiga Implementasi Digitalisasi Transaksi Keuangan Daerah

RAKOR: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (tengah) mengikuti rapat koordinasi dengan pimpinan BI perwakilan Sumut.KOMIMFO DAIRI/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, peringkat tiga kabupaten/kota se Sumatera Utara, implementasi/penerapan digitalisasi transaksi keuangan daerah.

RAKOR: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (tengah) mengikuti rapat koordinasi dengan pimpinan BI perwakilan Sumut.KOMIMFO DAIRI/SUMUT POS.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dairi, Rahmatsyah Munthe, Selasa (19/10) menyampaikan, urutan tiga implementasi digitalisasi transaksi keuangan daerah disampaikan Kepala Kantor perwakilan BI Sumut, Soekowardojo dalam rapat koordinasi tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD) di hotel Santika Medan pada Senin (18/10) lalu.

Lanjut Rahmatsyah, dalam rapat itu Soekowardojo menyampaikan apresiasi kepada Bupati Dairi Eddy Berutu, karena Dairi berhasil dalam percepatan digitalisasi keuangan daerah di Sumut. Menurutnya, Pemkab Dairi yang pertama melaksanakan rakor TP2DD.

“Keinginan Bupati untuk membawa Dairi menuju ekonomi digital perlu kita dukung bersama,” ucapnya.

“Kabupaten Dairi menempati urutan ketiga dari 33 kabupaten/kota implemantasi eletronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) setelah Kota Medan dan Labuhan Batu,”sambung Soekowardojo.

Ia menambahkan, dengan implementasi ETPD, pengelolaan keuangan daerah lebih efisien, transparan, dan akuntabel, tandasnya. Bupati Eddy Keleng Ate Berutu berterimakasih kepada BI perwakilan Sumut, melakukan pendampingan.

Eddy menyebut, dengan inklusi keuangan bisa menekan kesenjangan sosial dan ekonomi di masyarakat. Digitalisasi harus dimulai dari pemerintah sendiri. Mengubah kebiasaan dari manual ke digital memang tidak mudah, tetapi harus kita mulai dari sekarang, pungkasnya. (rud/han)