26 C
Medan
Saturday, January 17, 2026
Home Blog Page 3027

Labuhanbatu Terbitkan Perbup Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

PLAKAT: Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga menerima plakat sebelum membuka rapat tentang Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kantor Bupati Labuhanbatu, kemarin.fajar/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga membuka Rapat Implementasi Perbup Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Labuhanbatu dan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Labuhanbatu dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu, di Ruang Data dan Karya, Kantor Bupati Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat, Rabu (13/10).

PLAKAT: Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga menerima plakat sebelum membuka rapat tentang Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kantor Bupati Labuhanbatu, kemarin.fajar/SUMUT POS.

Rapat dan penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Surat Edaran Gubernur Nomor 560/7095/2021 tentang Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Utara, dan Peraturan Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Labuhanbatu.

Bupati mengatakan penerbitan peraturan bupati (perbup) merupakan wujud nyata peran bupati dalam mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021.

“Dengan adanya Inpres Nomor 2 Tahun 2021 serta Peraturan Bupati No 23 Tahun 2021 ini diharapkan komintmen dan sinergitas antara pemerintah daerah Kabupaten Labuhanbatu dengan BPJS Ketenagakerjaan dapat terjalin sehingga dapat mensukseskan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Lingkungan Pemerintah Daerah Labuhanbatu,” kata Bupati.

Adapun beberapa program yang direncanakan adalah perlindungan tenaga kerja non-ASN di Kabupaten Labuhanbatu, untuk Dinas Tenaga Kerja mengawasi perusahaaan dalam keikutsertaan ketenagakerjaan.

Untuk Dinas Koperasi agar karyawan koperasi diikutsertakan dalam BPJS Ketenagakerjaan, untuk Dinas PUPR agar tenaga proyek dan pekerja administrasi diikutsertakan, Dinas PTSP agar mewajibkan mendaftar karyawan perusahaan yang baru mendaftar, dan kepada Dinas Pendidikan agar menghimbau sekolah-sekolah mendaftarkan guru dan karyawan sekolah ke dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dengan Kabupaten Labuhanbatu dan penyerahan plakat.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis santunan klaim jaminan kematian oleh Bupati kepada Ahli Waris Jhonson Sibarani (Perangkat Desa Sidorukun) dan Ahli waris Rusliadi (Perangkat Desa Tanjungharapan).

Turut hadir dalam Rapat tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Jefri Penanging Makapedua, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kisaran Zeddy Agusdien, Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Muhammad Yusuf Siagian, Asisten I Sarimpunan Ritonga, Asisten II Ikramsyah Putra, Asisten III Zaid Harahap, Para Staff Ahli, Para Kepala OPD, dan para Kasubag. (fdh/azw)

Audiensi ke Pemkab Langkat, HMI Segera Gelar LK2

BERSAMA: Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin diabadikan bersama pengurus HMI Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Langkat beraudiensi ke Pemkab Langkat. Audiensi diterima Bupati Langkat Terbit Rencana Peangin-angin, melalui Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin di Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11/10) lalu.

BERSAMA: Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin diabadikan bersama pengurus HMI Langkat.

Rombongan HMI Kabupaten Langkat dipimpin Ispandi Manurung, didampingi 3 rekan selaku pengurus HMI Kabupaten Langkat.

Pada kesempatan itu, Ispandi meminta dukungan Pemkab Langkat pada rencana pelaksanaan kegiatan Latihan Kader Dua (LK2) HMI, atau intermedia training nasional, yang akan dilaksanakan di Hotel Grand Stabat, pada 24-30 November 2021 mendatang.

Menanggapi itu, Afandin menyampaikan persetujuannya, dan mendukung terselenggaranya kegiatan LK2 tersebut. Dia juga mendoakan, agar kegiatan tersebut nantinya dapat berjalan lancar dan sukses. Afandin tak lupa berpesan, agar pada kegiatan itu selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 ketat.

“Pemkab Langkat siap mendukung. Semoga berjalan lancar sesuai yang diharapkan,” ungkap Afandin.

Terakhir, Afandin meminta HMI Kabupaten Langkat untuk terus membantu Pemkab Langkat dalam mewujudkan Langkat Religius. (rel/saz)

Pimpin Apel Gabungan Lingkup Pemko Binjai, Wali Kota Tegaskan untuk Turunkan Level PPKM

PIMPIN: Wali Kota Binjai H Amir Hamzah, saat memimpin apel gabungan lingkup Pemko Binjai di Balai Kota Binjai, Senin (11/10).TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai H Amir Hamzah, memimpin apel gabungan lingkup Pemko Binjai, Senin (11/10) lalu. Pada apel yang dihadiri Wakil Wali Kota H Rizky Sitepu, Sekda H Irwansyah Nasution, para staf ahli, asisten, pimpinan OPD, camat, hingga lurah ini, Amir menyampaikan sejumlah hal yang harus menjadi perhatian bersama.

PIMPIN: Wali Kota Binjai H Amir Hamzah, saat memimpin apel gabungan lingkup Pemko Binjai di Balai Kota Binjai, Senin (11/10).TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

Satu di antaranya, pelayanan administrasi tingkat kelurahan hingga kecamatan di Kota Binjai.

“Kepada camat dan lurah diharapkan memahami kembali tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) masing-masing,” ungkap Amir.

Amir pun menegaskan, camat diharapkan tidak hanya berperan sebagai kepala wilayah, namun juga sebagai pembimbing aparatur kelurahan, agar seluruh pekerjaan dapat dikerjakan dengan cepat dan tepat sasaran.

“Para camat dan lurah dituntut dapat merespon berbagai perubahan dan ragam kebutuhan publik yang ada di tengah masyarakat,” jelasnya.

Dia juga menegaskan, camat dan lurah selaku aparatur harus memiliki kemampuan supervisi, tanggung jawab, serta inisiatif, dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan pemerintahan dalam rangka menunjang keberhasilan dari penyelenggara otonomi daerah.

“Para camat dan lurah harus dapat meningkatkan kinerja anggotanya, dengan memberikan arahan yang baik untuk saling bekerja sama. Sehingga dapat menghasilkan pelayanan yang memuaskan bagi masyarakat di lingkungannya masing-masing,” tutur Amir.

Amir pun mengingatkan, mengenai Instruktur Wali Kota Binjai Nomor: 443.2-7761 Tertanggal 5 Oktober 2021. Surat tersebut menyangkut beberapa poin penting mengenai pengaturan jam buka kafe, pelaksanaan kegiatan hajatan, penutupan ruang terbuka untuk umum, dan beberapa hal penting lainnya. Hal tersebut bertujuan agar level PPKM di Kota Binjai yang saat ini berada di level 3, dapat turun ke level 2 atau level 1.

Hal kedua yang menjadi perhatian dalam apel tersebut, terkait pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Binjai, khususnya penerbitan akta kelahiran. Amir menyatakan, dokumen kependudukan adalah dasar administrasi pelayanan yang sangat berperan besar dalam program vaksinasi, bantuan sosial, BPJS, syarat administrasi pendaftaran sekolah, serta kebutuhan lainnya.

“Karena itu, saya minta kepada Disdukcapil, agar terus proaktif dalam meningkatkan mutu serta kualitas pelayanan adminduk kepada masyarakat Binjai,” tegasnya.

“Untuk itu, saya tekankan kepada Disdukcapil, agar membuat inovasi percepatan penerbitan akta kelahiran di Binjai. Dan kepada dinas terkait lainnya, seperti Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan, dihadapkan dapat mendukung kegiatan dimaksud,” imbuh Amir.

Terakhir, kepada Kepala Dispora Kota Binjai, Amir berharap dapat agar dinas tersebut menyiapkan sambutan kepada para atlet Kota Binjai yang telah berjuang di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. (ted/saz)

440 Peserta Ikuti SKD CASN Langkat, Indra: Tidak Ada Titipan

TINJAU: Sekdakab Langkat H Indra Salahuddin, bersama Kepala Kantor BKN Regional VI Kota Medan Aidu Tauhid saat meninjau pelaksanaan ujian SKD CASN di Kantor BKN Regional VI Kota Medan, Selasa (13/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) untuk 13 formasi di jajaran Pemkab Langkat diikuti 440 peserta. Kegiatan ini digelar di Kantor BKN Regional VI Kota Medan, Selasa (13/10) lalu.

TINJAU: Sekdakab Langkat H Indra Salahuddin, bersama Kepala Kantor BKN Regional VI Kota Medan Aidu Tauhid saat meninjau pelaksanaan ujian SKD CASN di Kantor BKN Regional VI Kota Medan, Selasa (13/10).

Pelaksanaan ujian ini, pun ditinjau langsung Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin melalui Sekdakab Langkat H Indra Salahuddin, bersama Kepala Kantor BKN Regional VI Kota Medan Aidu Tauhid.

Di sela peninjauan, Indra berharap, seluruh peserta tetap konsentrasi pada pelaksanaan ujian. Dia pun mendoakan, agar setiap peserta mendapatkan hasil maksimal sesuai usaha yang telah dilakukan masing-masing.

Indra menegaskan, hasil ujian ini murni tanpa intervensi siapapun. Karena menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT), yang hasilnya dapat langsung diketahui pada hari pelaksanaan ujiannya. Sehingga hasil tes tidak bisa dimanipulasi. “Hasil ujian ini murni, tidak ada titipan,” tegas Indra.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan, Pengadaan, dan Informasi BKD Kabupaten Langkat, Benny Kurniawan Putra Sembiring melaporkan, Pemkab Langkat menggelar SKD CASN untuk 13 formasi, yang diikuti 440 peserta, dan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

“Pelaksanaan ujiannya dibagi 2 sesi. Sesi pertama berjumlah 290 orang, dan sesi kedua 150 orang,” tuturnya.

Turut meninjau mendampingi Sekdakab Langkat, Inspektur H Amril, Kepala BKD Romarlan Harahap, Kepala Bappeda Hj Rina Wahyuni Marpaung, Kabid IKP M Faisal mewakili Kepala Dinas Kominfo, serta jajaran BKD Kabupaten Langkat. (rel/saz)

Perselisihan Aset Mess Mitra Telah Selesai, PTPN 3 Ramah Tamah dengan Masyarakat Gongsol

RAMAH TAMAH: PTPN 3 saat menggelar acara ramah tamah dengan masyarakat Gongsol Berastagi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Perkebunan Nusantara 3 (PTPN 3 Persero) Kantor Medan, bertempat di Jalan Sei Batang Hari No 2 Medan, menggelar acara ramah tamah dengan masyarakat Gongsol Berastagi, yang tergabung dalam Yayasan Persadaan Surbakti Mergana Ras Anak Beruna, Selasa (12/10) lalu.

RAMAH TAMAH: PTPN 3 saat menggelar acara ramah tamah dengan masyarakat Gongsol Berastagi.

Acara tersebut dihadiri SEVP, Kabag Umum, Kasubag Hukum, Asisten Hukum, KaPam Ops, Wakil Kepala Pamdir PTPN 3, perwakilan Kejaksaan Tinggi Sumut Jaksa Koordinator Adhiaksa Estate Victor Saut, perwakilan Polda Sumut Kanit I Subdit VIP Ditpamobvit Kompol Hasoloan Sinambela, Konsultan Hukum PTPN 3 Jonni Silitonga dan rekan, serta mewakili Anak Beru Tua Surbakti Mergana History Ginting Manik.

Kabag Umum PTPN 3, Christian Orchart Perangin-angin mengatakan, acara ini merupakan bagian dari keseluruhan rangkaian penyelesaian perselisihan antara PTPN 3 dengan masyarakat Persadaan Surbakti Mergana Ras Anak Beruna, terkait dengan aset perusahaan, yakni Mess Mitra, yang berlokasi di Desa Gongsol Berastagi.

“Dengan diadakannya acara ramah tamah ini, maka perselisihan antara PTPN 3 dengan masyarakat Desa Gongsol telah selesai. Tentunya seluruh pihak berharap ke depannya hubungan ini dapat berjalan harmonis serta berkesinambungan,” ungkap Christian.

Di tempat sama, Ketua Persadaan Surbakti Mergana Ras Anak Beruna, Thomas Surbakti mengatakan, Mess Mitra milik PTPN 3 yang berdiri di atas tanah ulayat milik Marga Surbakti yang selama ini dikuasainya, sudah diserahkan kembali kepada PTPN 3.

“Penyerahan dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat. Ke depannya kami berharap hubungan antara PTPN 3 dengan masyarakat dapat tetap berlangsung harmonis, sinergis dan dinamis,” harapnya.

Sebagai bukti ikatan persaudaraan yang kuat dan ketulusan hubungan dengan PTPN 3, Thomas didampingi oleh Siaga Norton Surbakti dan Sumanda Surbakti, menyematkan 3 ulos karo (beka buluh) kepada SEVP Business Support PTPN 3 Tengku Rinel, SEVP Operation I PTPN 3 Darmansyah Siregar, serta SEVP Operation II PTPN 3 Sudarma Bhakti Lessan.

Sementara sebagai bentuk ucapan terima kasih, PTPN 3 memberikan cenderamata berupa 250 helai kain sarung tenunan Karo kepada Persadaan Surbakti Mergana Ras Anak Beruna, yang secara simbolis diserahkan oleh Tengku Rinel, dan diterima langsung oleh Thomas. (ila/saz)

Karo Darurat Narkoba, Ranperda P4GN Tak Kunjung Terealisasi

KARO, SUMUTPOS.CO – Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) harus mendapat dukungan dari semua pihak di Kabupaten Karo. Apalagi saat ini Bumi Turang telah berstatus darurat narkoba, dengan jumlah pengguna mencapai 10 ribu orang.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo, mengaku tak mampu bekerja sendiri. Apalagi anggaran yang tersedia sangat terbatas. Peraturan Daerah (Perda) P4GN yang sudah berkali-kali diusulkan, pun tak kunjung terealisasi.

Kondisi ini, pun dikeluhkan Kepala BNNK Karo Adlin Mukhtar Tambunan, pada workshop Penguatan Insan Media untuk Mendukung Kota/Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba di Hotel Internasional Sibayak, Berastagi, belum lama ini.

“Karo berstatus darurat narkoba. Jika dihitung-hitung, rata-rata ada 5 sampai 10 orang terlibat peyalahgunaan narkoba di tiap desa yang tersebar di Karo,” ungkap Adlin, seraya menjelaskan, kondisi ini jelas mengancam masa depan generasi muda penerus bangsa, khususnya di Kabupaten Karo.

Jika ancaman narkoba sudah nyata, kenapa Perda P4GN tak kunjung terealisasi? Ditanya demikian, Wakil Ketua DPRD Karo, David Kristian Sitepu mengaku, akan melakukan pengecekan lebih dulu.

“Nanti dicek dulu ke Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), terkait berapa Ranperda yang sudah diusulkan oleh pihak ekskutif ke DPRD,” tuturnya.

Dia justru menanyakan, apa penyebab terkendalanya Perda tersebut.

“Kalau sudah diusulkan, apa kendalanya? Setahu saya belum ada masuk. Tapi apakah sudah masuk rencana mereka, maka akan dicek ke Bapemperda dulu,” kilah David.

David juga mengaku, sampai saat ini Ranperda P4GN belum sampai ke DPRD Karo.

“Belum ada sampai ke kami Ranperdanya. Mungkin perlu juga kami sharing,” imbuhnya, seraya mengatakan, saat ini ada 5 Perda inisiatif yang dalam proses, namun tak ada Ranperda P4GN.

Ironisnya, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo, justru ‘bungkam’ saat ditanya langkah apa yang sudah dilakukan jajarannya untuk mengatasi masalah ini. Hingga kini, konfirmasi yang dilayangkan wartawan koran ini via WhatsApp tak kunjung dijawab.

Terpisah, Kepala Satnarkoba Polres Karo, AKP Henry David Bintang Tobing mengaku, ke depannya pihaknya akan tetap melakukan penindakan terhadap penyalah guna narkoba, khususnya jaringan pemasok di Kabupaten Karo.

“Harapan kami, semua warga Karo dapat bersinergi untuk memutus manta rantai jaringan narkoba yang ada di wilayah ini,” katanya.

Selain itu, dia juga mengaku, pihaknya akan tetap berkordinasi dengan BNNK Karo terkait masalah tersebut. Lalu bagaimana dengan penindakan yang dilakukan pihaknya selama ini? Henry menjelaskan, pihaknya masih terus melakukan penindakan.

“Selama saya menjabat, jumlah kasus yang ditangani ada sebanyak 208, dengan 232 tersangka,” pungkasnya. (deo/saz)

Menko Airlangga: Bantuan Tunai PKL dan Warung di Provinsi NTB Paling Cepat dan Tepat Sasaran

MATARAM, SUMUTPOS.CO – Dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian dirasakan hampir seluruh lapisan masyarakat, utamanya setelah diberlakukan PPKM yang membatasi mobilitas dan aktivitas masyarakat. Apalagi bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang omzetnya menurun drastis sejak adanya PPKM.

Pemerintah merespon kondisi ini dengan mencetuskan Program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT-PKLW) yang termasuk dalam Klaster Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program ini untuk melengkapi program Pemerintah yang sudah berjalan selama ini, seperti Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), Subsidi Bunga KUR, Penjaminan Kredit Modal Kerja UMKM, PPh Final UMKM Ditanggung Pemerintah, dan Restrukturisasi Kredit UMKM.

Program ini berupa penyaluran bantuan uang tunai kepada pedagang kaki lima (PKL) dan pemilik warung (PW) melalui personel TNI dan Polri. Diharapkan bantuan ini akan dapat membantu mereka bangkit kembali setelah sekian lama terdampak PPKM.

Presiden Joko Widodo juga telah meluncurkan Program BTPKL-W secara resmi di Yogyakarta pada 9 Oktober 2021 dengan didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubowono X.

Meneruskan kegiatan di Yogyakarta tersebut, hari ini Kamis (14/10) Menko Airlangga menyalurkan bantuan BT-PKLW kepada beberapa perwakilan PKL dan PW yang ada di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan yang diadakan di Taman Sangkareang tersebut dihadiri oleh sekitar 70 PKL/PW yang telah didata oleh Polresta Mataram dan Kodim 1606/Mataram.

“Per hari ini, jumlah bantuan yang telah tersalurkan di seluruh Indonesia sebanyak ± 240 ribu atau 24% dari total target penyaluran. Mekanismenya selama ini yaitu Petugas Polri dan TNI akan terjun langsung untuk mendata dan melakukan verifikasi PKL dan PW yang berhak menerima bantuan BT-PKLW. Calon Penerima yang telah terdata dan terverifikasi itu akan menerima undangan pengambilan bantuan di Kantor Polres atau Kodim setempat,” jelas Menko Airlangga.

Menko Airlangga juga menyaksikan simulasi pendataan BT-PKLW oleh personel TNI/Polri dan menyalurkan langsung kepada 5 perwakilan penerima secara simbolis. Menko Airlangga kemudian berkeliling menyapa para PKL dan PW yang tempat berdagangnya berada di sekitar taman tersebut, dan diakhiri dengan melakukan dialog dengan beberapa orang di antaranya. Ia menanyakan jenis usaha mereka, dan apa saja kebutuhannya yang akan dibantu terpenuhi dengan bantuan tersebut.

“Saya mengapresiasi dan berharap penyaluran bantuan BT-PKLW, terutama di Provinsi NTB ini, dapat berjalan lancar dan benar-benar dapat membantu para PKL dan PW untuk menjaga usahanya yang terdampak penerapan PPKM. Di sini 100% sudah disalurkan dan menjadi yang terbaik di Indonesia. Kegiatan ini sudah dicek Presiden, cepat sekali, dan tepat sasaran,” ungkap Menko Airlangga.

Sebagai informasi, sasaran penerima sampai akhir 2021 adalah sebanyak 1 juta orang PKL dan PW yang disalurkan melalui TNI (500 ribu) dan Polri (500 ribu). Besaran manfaat yang didapatkan sebesar Rp1,2 juta yang dibayarkan sekali untuk setiap PKL dan Pemilik Warung. Kriteria untuk PKL dan Pemilik Warung yang bisa mendapatkan adalah mereka yang tidak termasuk dalam Daftar Penerima/Calon Penerima BPUM. Lokasi usahanya juga harus berada di Kabupaten/Kota yang menerapkan PPKM berdasarkan Inmendagri No. 27 dan 28 Tahun 2021. Serta, memenuhi persyaratan yang ditentukan yakni WNI, memiliki e-KTP dan bukan merupakan ASN, anggota TNI/Polri, pegawai BUMN/BUMD.

Turut hadir mendampingi Menko Perekonomian dalam kegiatan ini adalah Menteri Perindustrian; Kepala BNPB; Pangkogabwilhan II; Gubernur NTB; Kapolda NTB; Sekretaris Kemenko Perekonomian; Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian; Anggota DPR; Danrem 162/Wirabhakti; Walikota Mataram; Dandim 1606/Mataram; dan Kapolresta Mataram. (rep/fln/*)

Berkolaborasi dengan Selebriti dan Influencer, Kemenkominfo Tingkatkan Kampanye Berpikir Kritis di Era Digital

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo) melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi mengajak masyarakat Indonesia untuk terampil berpikir kritis dalam menangkal hoaks dan kejahatan dunia maya di media sosial, lewat program literasi digital terbarunya.
Acara yang digelar secara daring melalui Zoom pada 8 Oktober 2021 ini menghadirkan selebriti Indonesia dan influencer media sosial, Nikita Mirzani. Acara ini berhasil menghadirkan lebih dari 1,400 peserta secara daring.

Berbagai kampanye literasi digital tengah digalakkan di Indonesia, di antaranya lewat berbagai webinar, sesi pelatihan, dan lokakarya gratis yang digelar secara daring dan luring. Kegiatan ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan akan keterampilan literasi digital dasar di tengah masyarakat. Sebagai salah satu negara dengan pengguna internet aktif tertinggi di dunia, masyarakat Indonesia masih sangat terdampak oleh berbagai hoaks, cyberbullying, dan berita bohong. 

Melawan hoaks dan kejahatan dunia siber

Menurut Digital Civility Index 2020, pengguna internet di Indonesia menempati urutan terakhir di antara negara-negara Asia Tenggara lainnya dalam hal sopan santun di dunia maya. Lebih dari 47% orang Indonesia yang ikut dalam survey mengakui pernah mengalami cyberbullying, sementara 19% mengaku menjadi korban pelecehan online. 
Lewat diskusi bertajuk “Menjadi Kritis di Media Sosial” melalui Zoom pada Jumat lalu, selebriti dan influencer dengan 3,8 juta pengikut di media sosial, Nikita Mirzani, berbagi pengalamannya dalam melawan hoaks dan cyberbullying di media sosial. 

“Berpikir kritis merupakan hal yang sangat penting dari setiap interaksi yang kita lakukan di era digital ini,” ujar Nikita Mirzani. “Karenanya, penting untuk memperkaya kemampuan kita dengan berbagai keterampilan literasi digital, sehingga kita lebih bijak dalam menyaring informasi yang diterima secara online. Penting bagi masyarakat untuk dapat mengidentifikasi sumber berita yang tepercaya, sehingga mereka tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang diterimanya.”

Kemampuan berpikir kritis secara menyeluruh

Pelatihan yang melibatkan 3,000 peserta secara daring ini membahas berbagai tantangan pengajaran jarak jauh yang dihadapi oleh para tenaga pendidik di Indonesia. Seperti diketahui, sejak Maret 2020, para guru dan tenaga pendidik di Indonesia harus beradaptasi ke metode pembelajaran daring dengan menggunakan berbagai platform digital. “Karenanya, penting bagi pemerintah untuk terus mengedukasi masyarakat agar sigap menghadapi masa transisi ini, salah satunya lewat program pelatihan literasi digital bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran daring yang lebih inovatif dan interaktif,” ujar Samuel A. Pangerapan, Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo RI.
Akses webinar Siberkreasi melalui http://info.literasidigital.id dan ikuti @siberkreasi di media sosial untuk event-event selanjutnya. (rel/sih)

Melalui Digitalisasi, Telkom Dukung UMKM Naung Songket Naik Kelas

KUNJUNGAN: Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Edi Witjara (paling kanan) didampingi EVP Divisi Business Service Telkom Syaifudin (paling kiri) saat melakukan kunjungan di workshop UMKM Naung Songket yang diterima oleh pemilik UMKM Naung Songket Marhayani di Lombok pada Jumat (8/10/2021).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO—Sukarara adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

Desa ini sebagian besar penduduknya bersuku Sasak dan juga terkenal sebagai salah satu desa penghasil kain songket terbaik di Lombok.

Salah seorang ibu sekaligus pengrajin kain songket di sana, sempat mengeluh bahwa peminat dari kain-kain ini sangat minim, entah dari kalangan wisatawan maupun warga lokal.

Berangkat dari keluhan itu, Marhayani mulai mengunggah foto-foto kain songket hasil tenunan ibu-ibu di desa Sukarara di sosial media Facebook. Melihat prospek usaha penjualan kain songket desa Sukarara via online cukup menjanjikan, terbentuklah UMKM Naung Songket.

Pada Jumat (8/10/2021), Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Edi Witjara didampingi EVP Divisi Business Service Telkom, Syaifudin, EVP Divisi Enterprise Service Telkom M Salsabil, EVP Telkom Regional V Area Jawa Timur-Bali-Nusa Tenggara, Pontjo Suharwono dan Deputy EGM Divisi Service Delivery Assurance, Toto Rudiarto mengunjungi UMKM Naung Songket, Lombok.

Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan lanjutan di Lombok, di antaranya visit ke Cable Landing Station (CLS) Mandalika serta menyaksikan penandatanganan PKS antara Telkom, ITDC, dan MGPA untuk persiapan kegiatan MotoGP dan even besar lain yang akan didukung penuh oleh TelkomGroup.

Tak hanya itu, Edi WItjara juga berkesempatan berdiskusi dengan Ketua DPD Masata (Masyarakat Sadar Wisata) NTB Askar Dg Kamis dan pemilik homestay Tanawu House Ernanda Agung Dewobroto, yang aktif mengembangkan potensi pariwisata di NTB bersama TelkomGroup melalui tranformasi digital.

Pada awal kunjungannya, Edi Witjara menerima penjelasan dari Marhayani selaku pemilik UMKM Naung Songket mengenai proses produksi tenun songket, dan jenis produk yang dihasilkan.

Dalam diskusi bersama UMKM, Masata dan Tanawu Homestay, Edi Witjara menyampaikan pentingnya kolaborasi dari seluruh stakeholder pengelola UMKM dan pariwisata di NTB untuk bersama-sama maju dan naik kelas dalam meningkatkan daya saing Mandalika sekaligus NTB secara keseluruhan dalam menghadapi event-event internasional ke depan.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada UMKM, Masata dan pengelola homestay, Telkom memberikan plakat dan paket layanan layanan SooltanNet serta paket digitalisasi sebagai salah satu toolset digital di samping memberikan pemahaman mindset digital dan skill set digital.

Melanjutkan semangat “Growing Together”, Telkom Indonesia melalui Divisi Business Service berkomitmen untuk melahirkan “Sooltan UMKM” yang dapat bersaing di tingkat lokal, nasional, maupun global melalui transformasi digital. (rel/prn)

PSMS vs Semen Padang: Awas Ngamuk Kabau Sirah

MOTIVASI: Pemain PSMS Hamdi Sula dkk sedang dalam motivasi tinggi jelang menghadapi Semen Padang, sore ini.istimewa/sumutpos.

SUMUTPOS.CO – PSMS Medan bakal melakoni laga ketiga pada Penyisihan Grup A Liga 2 musim 2021 dengan menghadapi Semen Padang di Stadion Gelora Jakabaring, Pelambang, Kamis (24/10) malam. Ayam Kinantan mengantisipasi amukan dan kebangkitan Kabau Sirah yang sedang terluka.

MOTIVASI: Pemain PSMS Hamdi Sula dkk sedang dalam motivasi tinggi jelang menghadapi Semen Padang, sore ini.istimewa/sumutpos.

Ya, Semen Padang belum juga meraih kemenangan dalam dua laga awal. Mereka ditahan PSPS Riau, kemudian dikalahkan Sriwijaya FC. Sebaliknya, PSMS sudah meraih sekali kemenangan dan sekali imbang. Setelah ditahan KS Tiga Naga, Ayam Kinantan mengalahkan Babel United.

Dan, saat kedua tim bertemu, Pelatih PSMS Ansyari Lubis mengaku sangat mewaspadai kebangkitan Semen Padang. Apalagi, Kabau Sirah disebutkan memiliki materi pemain bagus. “Semen Padang merupakan tim bagus. Mereka hanya kurang beruntung dalam dua pertandingan sebelumnya. Jadi, pada pertandingan ini, kita mengantisipasi kebangkitan mereka,” ujar Ansyari Lubis pada konfrensi pers virtual, Rabu (13/10).

Pelatih yang akrab disapa Uwak ini mengakui, tim yang sudah kalah akan memiliki motivasi lebih tinggi karena harus mengejar ketertinggalan poin. Inilah diwaspadai dari Semen Padang.

Namun, Uwak mengaku tetap memasang target menang pada laga ini. Pasalnya, kemenangan dari Semen Padang akan membawa Syaiful Ramadhan dkk merebut puncak klasemen sementara Grup A. “Ini partai yang bisa membuat kita menduduki puncak klasemen. Kita tetap membidik kemenangan. Kebetulan semua pemain juga sudah siap bermain tanpa ada cedera. Pemain yang sempat cedera, sudah sembuh dan bisa bermain,” paparnya.

Selain itu, PSMS disebutkan sedang dalam motivasi tinggi setelah kemenangan dari Babel United. “Kita sudah siap untuk mengamankan tiga angka. Kemenangan dari Babel menambah motivasi pemain,” paparnya.

Tidak mau kalah, Semen Padang juga mengincar kemenangan dari laga ini. Pelatih Semen Padang, Weliansyah mengatakan pertandingan ini merupakan laga penting bagi tim sehingga harus meraih kemenangan. “Kita tidak melupakan kekalahan dari Sriwijaya dan imbang dari PSPS Riau, kita lakukan evaluasi dan antisipasi taktik lawan di laga nanti,” kata Weliansyah.

Weliansyah mengaku tidak memiliki masalah dengan masa pemulihan pemain. Sebab, PSMS juga merasakan hal yang sama. Weliansyah mengaku optimistis anak-anak Semen Padang mampu berjuang optimal di lapangan.

“Kalau mau lolos ke Liga 1, kita harus menang, tak ada kata imbang atau kalah. Kita sudah berikan catatan kepada pemain agar tidak membuat kesalahan lagi, namun sepak bola itu situasional dan segalanya dapat terjadi,” tegasnya. (dek)