31 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 3031

Bantu Capai Target Herd Immunnity, Polsek Medan Timur Gandeng Swasta Gelar Vaksinasi Massal

FOTO BERSAMA: Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin foto bersama Koramil 02/MT, Kecamatan Medan Timur, dan perwakilan Yayasan Wijaya saat menggelar vaksinasi massal di Jalan Mahoni, Kelurahan Gaharu, Rabu (3/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polsek Medan Timur bersama Koramil 02/MT dan juga pihak Kecamatan Medan Timur, menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal bagi masyarakat di Jalan Mahoni, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Rabu (3/11). Dalam kegiatan vaksinasi tersebut, turut menggandeng pihak swasta yaitu Yayasan Wijaya.

FOTO BERSAMA: Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin foto bersama Koramil 02/MT, Kecamatan Medan Timur, dan perwakilan Yayasan Wijaya saat menggelar vaksinasi massal di Jalan Mahoni, Kelurahan Gaharu, Rabu (3/11).

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin mengatakan, untuk mencapai target kekebalan tubuh masyarakat terhadap virus corona khususnya di Kota Medan, tidak bisa hanya pemerintah saja yang bekerja. Namun, membutuhkan juga peran swasta. “Polri, TNI dan stakeholder pemerintah lainnya sangat membutuhkan dukungan swasta dalam mencapai target herd immunity di Medan. Dengan dukungan swasta, tentunya target vaksinasi akan cepat tercapai,” kata Arifin yang didampingi Danramil 02/MT Kapten Kav Bina Satria Sembiring di sela-sela kegiatan.

Arifin mengaku, kegiatan vaksinasi seperti ini dengan menggandeng pihak swasta bukan baru kali ini. Sebelumnya, beberapa waktu lalu bekerja sama dengan pihak Rumah Sakit Imelda, Medan. “Vaksinasi yang digelar kali ini menargetkan sebanyak 2.000 orang. Untuk sasarannya, bukan hanya masyarakat berusia dewasa tetapi juga pelajar dan lansia,” ujar Arifin.

Dia berharap, dengan digelarnya vaksinasi ini, setidaknya dapat menambah angka capaian vaksinasi di Kota Medan. Sebab, seluruh daerah di Indonesia termasuk Medan, ditargetkan mencapai 50 persen angka vaksinasinya pada November 2021 ini. “Vaksinasi massal ini akan terus dilakukan hingga mencapai target 70 persen di akhir Desember 2021. Namun demikian, tentunya harus tersedia stok vaksinnya,”

Arifin menambahkan, dengan tercapainya target 70 persen masyarakat Medan telah divaksin, diharapkan pula terjadi herd immunity di masyarakat guna menghadapi perayaan natal dan tahun baru 2022. “Walaupun sudah divaksin, masyarakat diimbau tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun/hand sanitizer dan lainnya,” pungkas Arifin. (ris/ila)

FSPMI Minta Gubsu Naikkan UMP 7-10 Persen

DEMO: Ketua DPW FSPMI Sumut Willy Agus Utomo saat menggelar demo bersama buruh. istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatera Utara meminta Gubernur Sumut Eddy Rahmayadi, agar menaikkan upah buruh di Sumut pada tahun 2022 mendatang.

DEMO: Ketua DPW FSPMI Sumut Willy Agus Utomo saat menggelar demo bersama buruh. istimewa/sumutpos.

“Alasan kami meminta naik upah tahun 2022 untuk upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kota (UMK) se-kabupaten/ Kota di Sumut, sebesar 7-10 persen, adalah bahwa tahun ini, yakni 2021 Gubsu tidak menaikan UMP dan UMK, padahal provinsi lain banyak yang menaikkan upah walau alasan pandemi Covid-19,” tegas Ketua DPW FSPMI Sumut Willy Agus Utomo, kepada sejumlah wartawan di Medan, Rabu (3/11).

Menurut Willy di pandemi Covid-19 ini, buruh banyak mengalami bencana perumahan massal dan PHK massal. “Jika Gubsu tidak menaikan UMP dan UMK 7-10 persen, kami tetap terus menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran. Jika diperlukan kami nanti juga akan mengguguat secara hukum jika dalam penerapannya ada kesalahaan atau terkesan asal asalan,” tegasnya lagi.

Dikatakan Willy, upah buruh di Sumut, baik UMP maupun UMK dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini terus tergerus, bahkan tertinggal dari provinsi lain.

“Kita contohkan UMK Medan dulu sepuluh tahun perbandingannya dengan UMP DKI Jakarta, yakni tahun 2010 upahnya hampir sama yaitu Rp1,1 juta,” ujarnya.

Sedangkan pada tahun 2021 ini, lanjutnya, di Sumut Rp3.329.867, sedangkan UMP DKI yaitu Rp4.416.186, selisihnya Rp1,1 juta lebih. “Itu sudah kita bandingkan dengan pusat ibukota negara lho. Dulu Medan Jakarta upahnya relatif sama, saat ini jauh sekali tergerus, pastinya kalau dengan kota lain di Indonesia dulu sepuluh tahun yang lalu kita masih lumayan upahnya,” bebernya.

Tapi seiring waktu, sambungnya, tiap tahun upah buruh se Sumut mengalami kenaikan yang minim. Itu dikarenakan Pemerintah setelah tahun 2010 tidak pernah mementingkan nasib buruh Sumut. Oleh karena itu, pihaknya

berharap Gubsu Eddy memikirkan nasib buruh. “Hari ini buruhmu susah pak, gajinya hanya cukup untuk makannya sendiri, belum untuk anak atau istri, jadi mereka banyak kerja ganda usai pulang bekerja. Istilah gali lubang tutup lubang. Baru gajian habis bayar utang kemudian utang lagi,” pungkasnya. (dwi/ila)

Polsek Medan Baru Imbau Warga Waspada Banjir dan Pohon Tumbang

IMBAU: Plt Kapolsek Medan Baru AKP Ully Lubis mengimbau agar waspada banjir dan pohon tumbang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seiring masuknya musim hujan di Kota Medan, Sumatra Utara, Plt Kapolsek Medan Baru AKP Ully Lubis SH mengimbau kepada warga khususnya yang tinggal di wilayah hukum Polsek Medan Baru untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam, seperti banjir dan pohon tumbang akibat angin kencang.

IMBAU: Plt Kapolsek Medan Baru AKP Ully Lubis mengimbau agar waspada banjir dan pohon tumbang.

Kami menghimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi terjadinya banjir mengingat saat ini masuknya musim hujan di Kota Medan,” ucap Plt Kapolsek Medan Baru AKP Ully Lubis SH, Rabu (3/11).

Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada warga untuk dapat memotong dahan pohon di halaman rumah yang sekiranya rentan tumbang. “Karena hal tersebut sangat membahayakan keselamatan warga maupun pengguna jalan,” terangnya.

Kata dia, dengan kondisi cuaca seperti ini, marilah sama-sama juga untuk peduli kebersihan daerah aliran sungai, seperti tidak membuang sampah sembarangan yang mengakibatkan aliran sungai menjadi tersumbat,” jelasnya. (mbo)

Rencana Kesawan City Walk Dibuka, Pemko Harus Perhatikan Dampak dan UMKM

KESAWAN: Soft launching Kesawan City Walk beberapa waktu lalu. Pengelola diminta mematuhi aturan PPKM Mikro, yakni menjaga jarak pengunjung dan pembatasan jam operasional.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan membuka kembali Kesawan City Walk (KCW) pada Jumat, 19 November 2021 mendatang. Dalam rencana itu, Pemko Medan berjanji akan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat saat KCW beroperasi.

KESAWAN: Soft launching Kesawan City Walk beberapa waktu lalu sebelum PPKM.

Salah satunya teknisnya, setiap orang yang ada di lokasi, baik pengunjung maupun pekerja atau pelaku UMKM wajib sudah divaksinasi Covid-19 dengan membuktikannya lewat aplikasi Peduli Lindungi.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi III DPRD Kota Medan Rudiawan Sitorus, meminta Pemko Medan untuk harus benar-benar mempelajari dampak yang akan timbul, baik dampak positif maupun dampak negatif jika KCW dibuka kembali.

“Pemko harus memperhatikan positif-negatifnya. Maka yang pertama harus Pemko Medan lakukan saat KCW dibuka kembali, yaitu harus memperhatikan protokol kesehatan. Kedua, Pemko juga harus memperhatikan dampak dari penyebaran Covid-19,” ucap Rudiawan, Rabu (3/11).

Dikatakan Rudiawan, bila saat ini Kota Medan masih berada di zona merah, maka pembukaan KCW memang tidak patut untuk dilakukan. Namun mengingat saat ini Kota Medan tidak lagi berada si zona merah karena angka penyebaran Covid-19 terus menurun bahkan bisa mulai dapat dikendalikan, maka KCW memang dapat dipertimbangkan untuk dibuka kembali.”Tapi ya harus dengan berbagai pertimbangan-pertimbangan yang ada. Pastinya ada dampak positif, yaitu pelaku UMKM bisa berjualan lagi disana,” ujarnya.

Namun, sambung politisi PKS itu, bila dibukanya kembali KCW ternyata berpotensi dalam menimbulkan klaster baru Covid-19, maka sebaiknya dapat ditunda dulu.”Kalau pun dibuka kembali, kita minta agar betul-betul menjaga prokes secara ketat,” sambungnya.

Rudiawan juga berpesan, Pemko Medan, dalam hal ini Dinas Koperasi dan UMKM harus kembali melakukan pendataan ulang terhadap para pelaku UMKM-nya. Sebab, seharusnya para pelaku UMKM yang berada di Kesawan City Walk adalah masyarakat-masyarakat dengan kategori ekonomi kelas bawah. Tujuannya, agar benar-benar bisa mendongkrak perekonomian masyarakat tersebut.

“Tapi yang kita lihat, rata-rata pelaku UMKM yang jualan disana itu adalah orang-orang dengan tingkat ekonomi menengah ke atas. Jika Pemko Medan ingin mendongkrak UMKM dengan keberadaan Kesawan City Walk, maka harus di data ulang pelaku-pelaku UMKM nya, siapa mereka sebenarnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam rapat yang dipimpin Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman, Selasa (2/11) di Ruang Rapat I Balai Kota Medan, terungkap bahwa Pemko Medan berencana untuk membuka kembali KCW di tanggal 19 November 2021 mendatang.

Disebutkan Aulia dalam rapat itu, seluruh pelaku UMKM yang lama akan kembali ditampung dan lokasi yang kosong akan diisi oleh pelaku UMKM baru. Untuk itu, harus segera dilakukan pemetaan lokasi dan pelaku UMKM.

Pembukaan kembali KCW ini dilakukan seiring membaik kondisi Covid-19 di Medan. Apalagi saat ini, Medan sudah turun ke PPKM Level II. Disamping itu, percepatan vaksinasi juga sudah mencapai 68 persen pada 28 Oktober lalu. Diharapkan, dengan tetap menerapkan prokes 5M, pelaksanaam 3T dan vaksinasi, status PPKM Kota Medan dapat turun ke level I. (map/ila)

Pemuda Asal Tanjung Mulia Tewas Tenggelam

evakuasi: SAR Kota Medan saat melakukan evakuasi korban tenggelam di Sungai Deli.istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang pemuda, bernama Riko Syahputra (16) dilaporkan hilang dan tenggelam di Sungai Deli, Kota Medan, Senin (1/11) sore, sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah dilakukan pencarian selama dua hari l, SAR Kota Medan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, Rabu (3/11) siang. “Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia langsung dievakuasi,” ucap Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus kepada wartawan, kemarin siang.

evakuasi: SAR Kota Medan saat melakukan evakuasi korban tenggelam di Sungai Deli.istimewa/sumutpos.

Pada hari kejadian itu, korban yang merupakan warga Jalan Nusa Indah Ujung Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan itu, sedang berenang bersama rekan-rekannya. Saat itu, korban berenang untuk menyeberangi sungai. Namun, saat itu korban tidak muncul ke permukaan dan dinyatakan hilang. 

Teman-teman korban pun langsung melaporkan hanyutnya Riko kepada kepala lingkungan setempat. Selanjutnya, dilaporkan ke petugas siaga Kantor SAR Medan. Dalam pencarian itu terdiri dari tim gabungan personel SAR Medan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang, dan masyarakat. 

Sariman mengungkapkan korban ditemukan berjarak sekitar 12 kilometer dari lokasi awal korban hanyut di Jalan Nusa Indah Ujung Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.  Setelah dievakuasi jenazah Riko langsung dibawa ke rumah duka. Isak tangis pecah saat mobil Basarnas Medan yang membawa jenazah remaja itu tiba di rumah duka. 

“Setelah korban ditemukan operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” pungkas Sariman.(gus/ila)

Gara-gara Drainase Buruk, Bobby Copot Kepala UPT Dinas PU

TINJAU: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat meninjau drainse di Kecamatan Medan Denai, Minggu (31/10/2021) dini hari.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution mencopot jabatan Kepala UPT Operasional dan Pemeliharaan Jalan dan Drainase (OPJD) pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Abidin.

TINJAU: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat meninjau drainse di Kecamatan Medan Denai, Minggu (31/10/2021) dini hari.

Bobby Nasution mengaku kecewa dengan kinerja Kepala UPT OPJD Kecamatan Medan Kota tersebut, terkait kondisi buruknya drainase di Kota Medan. Kondisi drainase itu dilihatnya secara langsung, saat Bobby mengunjungi korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Denai pekan lalu. Saat itu, Bobby Nasution melihat genangan akibat hujan deras yang disertai angin kencang. Kondisi air juga tampak tidak lancar melewati drainase akibat burukmya fungsi drainase.

Setelah diselidiki, ternyata ada masalah di drainase yang menghubungkan kecamatan Medan Denai, Medan Area dan Medan Kota. Karena itu, genangan banjir berlangsung sekitar satu jam sebelum surut.

Melihat hal itu Bobby Nasution memanggil kepala UPT OPJD Medan Kota malam itu juga. Dan akhirnya, temuan Bobby Nasution di lapangan tersebut berujung pada pencopotan jabatan Kepala UPT OPJD Medan Kota. Ditanya mengenai kabar pencopotan jabatan tersebut, Bobby Nasution membenarkannya.”Ya ini memang benar ada pencopotan Kepala UPT, hal itu dimaksudkan untuk penyegaran. Kita ingin pejabat yang bisa bekerja dengan baik, cepat dan efektif,” jawab Bobby Nasution, Rabu (3/11).

Menurut menantu Presiden Jokowi itu, pencopotan pejabat seperti itu diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi pejabat lain. Bobby Nasution meminta, agar seluruh pejabat di Kota Medan dapat bekerja dengan serius.”Apalagi soal drainase. Saya sangat concern mengatasi persoalan banjir, jadi pejabat saya jangan berleha-leha. Harus kerja keras, cepat dan efektif untuk masyarakat,” tegas Bobby.

Sementara itu, Plt Kadis PU Kota Medan, Ferry Ichsan juga membenarkan hal tersebut. Dikatakan Ferry, pencopotan Kepala UPT Medan Kota telah diputuskan Wali Kota Medan sejak Senin (1/11) lalu. Saat ini, posisi tersebut diisi pejabat dari Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan sebagai pelaksana tugas.

“Kemarin Pak Wali meninjau warga di Kelurahan Binjai sekalian mengecek drainase. Kemudian Pak Wali manggil kepala UPT, sedikit telat juga beliau datang. Drainase juga ada masalah di wilayahnya. Jadi memang dicopot,” jawab Ferry.

Ferry mengatakan, pihaknya sebagai bawahan Wali Kota Medan mengaku siap menjalankan seluruh instruksi terkait pembenahan untuk mencegah banjir di Kota Medan. “Jadi untuk yang masalah drainase di UPT Medan Kota sudah dicek dan di analisa, karena arahan pak wali juga agar kerja kita efektif. Insyaallah anggaran 2022 kita benahi,” pungkasnya. (map/ila)

Bobby Tinjau Banjir di Kelurahan Timbang Deli

TINJAU: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat meninjau drainse di Kecamatan Medan Denai, Minggu (31/10/2021) dini hari.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan peninjauan terhadap lokasi banjir yang terjadi di 4 lingkungan di Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (3/11). Peninjauan itu dilakukan Bobby, setelah dirinya menerima aduan dari warga di Lingkungan 4, 5, 6 dan 7 Kelurahan Timbang Deli.

TINJAU: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat meninjau drainse di Kecamatan Medan Denai, Minggu (31/10/2021) dini hari.

Bobby mengaku, selain ingin mengetahui apa yang menjadi penyebab banjir, kehadirannya juga ingin melihat kondisi warga yang rumahnya tergenang banjir di 4 lingkungan tersebut.

“Berdasarkan hasil penyusuran yang dilakukan, kami mendapati penyebab banjir, yaitu akibat kapasitas parit inpres yang sudah tidak memadai lagi menampung debit air hujan,” ucap Bobby dalam peninjauan.

Bobby mengatakan, begitu hujan deras turun, air parit pun melimpah dan menggenangi jalan dan rumah warga. Untuk itu, Bobby menginstruksikan kepada jajarannya di Dinas PU, Kecamatan Medan Amplas serta Balai Jalan agar segera meng-atasinya.

Tak cuma itu, Bobby juga meminta Balai Jalan untuk membuat bak kontrol di bawah Jembatan Fly Over Amplas. “Pembuatan bak kontrol ini dilakukan untuk memudahkan Pemko Medan saat melakukan proses pembersihan drainase nantinya,” ujarnya.

Bobby juga menginstruksikan Dinas PU agar menghitung kembali kapasitas parit inpres yang berada di Jalan Pertahanan tersebut.”Saya mau ini langsung dilakukan pengerjaannya sese-gera mungkin, agar masyarakat ini tidak kebanjiran lagi. Untuk jajaran Kecamatan Medan Amplas, saya minta agar tetap memantau ini dan terus mengadakan normalisasi parit bekerjasama dengan jajaran Dinas PU,” katanya.

Di samping itu, banjir yang terjadi ditengarai akibat terjadinya penyumbatan di tengah parit. “Jika dilancarkan di tengah, apakah berdampak di hilirnya. Untuk memastikannya harus dilakukan penghitungan ulang kapasitas parit inpres,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kadis PU Kota Medan Ferri Ichsan, me-ngatakan bahwa untuk mengatasi banjir di Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, pihaknya akan membuat bak kontrol di bawah Jembatan Fly Over Amplas sebanyak dua titik.

Dikatakan Ferri, pembang-unan bak kontrol dilakukan untuk memudahkan proses pembersihan drainase sehingga air tetap lancar mengalir. “Untuk jangka pendek, telah disepakati untuk membangun bak kontrol di bawah Jembatan Fly Over Amplas dan pembuatan bak kontrol akan kita lakukan hari ini. Sedangkan jangka panjangnya, kita akan meningkatkan kapasitas drainase yang ada di Jalan Panglima Denai. Hari ini juga kita lakukan pembersihan saluran drainase yang ada di kawasan ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sebanyak 250 Kepala Keluarga (KK) di Jalan Pertahanan, Gg Saudara, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas terendam banjir setinggi lebih kurang 10 cm. Berdasarkan keterangan warga, lokasi yang terendam banjir ini tak kunjung surut selama dua hari. Warga mengatakan, sepanjang tahun 2021, sudah empat kali banjir terjad di kawasan itu, namun baru kali ini banjir tak kunjung surut selama lebih dari 24 jam. (map/ila)

KUA Medan Helvetia Lantik Pengurus BKM Amaliyah

LANTIK: Pengurus Masjid Amaliyah, Jalan Sakura 1 Perumnas Helvetia saat dilantik, Sabtu (30/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Medan Helvetia, Muhammad Lukman Hakim SAg MA, melantik pengurus Masjid Amaliyah, Jalan Sakura 1 Perumnas Helvetia, Sabtu (30/10). Lukman Hakim berharap, pengurus yang baru dilantik dapat mengemban amanah yang diberikan dengan baik.

LANTIK: Pengurus Masjid Amaliyah, Jalan Sakura 1 Perumnas Helvetia saat dilantik, Sabtu (30/10).

“Hendaklah selalu saling bekerja sama dan menjadikan masjid sebagai sumber kemakmuran bagi jamaah dan masyarakat sekitarnya. “Misalnya dengan menciptakan berbagai usaha kerakyatan,” kata Lukman dalam sambutannya.

Ketua BKM Amaliyah yang baru dilantik, Rahmad Sihotang berharap, para jamaah selalu meramaikan masjid dengan melakukan ibadah lainya di samping ibadah salat lima waktu.

Wakil Ketua BKM Amaliyah, Drs Amrizal menambahkan, saat ini sudah banyak kegiatan yang mereka lakukan, seperti menyantuni anak yatim dan duafa. “Selain itu juga kegiatan Subuh berjamaah dengan mendatangkan ustad ternama di Kota Medan.

Sementara, tokoh masyarkat lingkungan XI Blok 19, Ramlan Nasution menyampaikan harapannya kepada kepengurusan BKM Amaliyah yang baru. “Mudahan-mudahan Masjid Amaliah ini bertambah maju,” harapnya.

Adapun susunan pengurus BKM Amaliyah Jalan Sakura 1 Perumnas Helvetia yang dilantik yakni Ketua Rahmad Sihotang, Wakil Ketua Drs Amrizal dan Albana Maulana, Sekretaris Hilaludin Kamal Siregar, Wakil Sekretaris Martias, Bendahara Adlin Sinaga, Wakil Bendahara Abdi Maulana, dan seksi seksi. (rel/adz)

Bupati Labuhanbatu Ikuti Rakor Gugus Tugas Covid-19 Sumut

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Erik Astrada Ritonga mengikuti rapat koordinasi Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumatera Utara melalui video conference, Rabu (3/11) di Ruang Rapat Bupati.

Rakor ini juga diikuti Forkopimda Provinsi Sumatera Utara, Bupati/Walikota serta Forkopimda kabupaten/kota Se-Sumatera Utara dan juga Panglima TNI beserta Kapolri. Membuka rapat ini, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengucapkan terima kasih kepada Kapolri dan TNI yang telah menghadiri rapat ini.

Edy Rahmayadi menjelaskan per tanggal 2 November 2021, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sumatera utara sebanyak 105.854 kasus, sembuh 102.665 dan meninggal 2.887 kasus.

Mengenai vaksinasi, di Sumatera utara ditargetkan 11.419.559, sampai dengan saat ini capaian dosis I sebesar 5.409.845 (47,37%) dan dosis II sebesar 3.349.898 (29,33%). Masih ada 16 kabupaten / kota yang capaian vaksinnya di bawah 40%, termasuk kabupaten Labuhanbatu dengan persentase 37,35%.

“Kami akan berusaha, tolong Panglima dan Bapak Kapolri, kami mohon arahan sehingga kami lebih yakin dan kami lebih bersemangat untuk melakukan kegiatan-kegiatan, kepentingan masyarakat khususnya di Sumatera Utara ini,” tutup Gubernur.

Turut hadir mendampingi Bupati mengikuti rapat ini, Wakapolres Labuhanbatu, Kasat Intel, Danramil, Kaban BPBD, Kadis Perhubungan, dan Kadis kesehatan. (fdh/sih)

Menko Airlangga Dampingi Presiden Jokowi Temui Joe Biden Bahas Geopolitik Indo Pacific

GLASGOW, SUMUTPPS.CO — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joseph R Biden Jr atau Joe Biden di sela pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim ke-26 (KTT COP26) pada 1-2 November di Glasgow, Skotlandia.

Airlangga mengaku, pertemuan dua pucuk pimpinan Indonesia-AS ini membahas sejumlah hal. Terutama penanganan pandemi Covid-19.

Airlangga mengatakan, Presiden Jokowi menyampaikan kepada Presiden Joe Biden bahwa Indonesia dan AS memiliki relasi kemitraan strategis serta kerja sama sosial ekonomi yang kokoh.

“Pembicaraan terkait Geopolitik Indo Pacific, Keketuaan Indonesia di G20, serta hubungan bilateral Indonesia-AS,” tutur Airlangga, Rabu (2/11).

Menko Perekonomian menegaskan, dalam pertemuan ini, Indonesia juga mengajak AS untuk melakukan investasi pada energi baru dan terbarukan. Termasuk pengembangan ekosistem mobil listrik dan baterai lithium.

Presiden AS Joe Biden dan Jokowi juga melakukan tukar pikiran terkait isu penguatan demokrasi dan situasi global.

Dalam pertemuan sekitar satu jam ini, Joe Biden menyampaikan dukungan untuk Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022.

Di saat yang sama, Airlangga juga menggelar pembicaraan dengan pemilik Microsoft Bill Gates.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengatakan, pertemuan dengan Bill Gates membahas peluang kerja sama antara Indonesia dengan Bill & Melinda Gates Foundation dalam sejumlah hal.

“Membahas pengembangan co production mRNA, taksonomi pisang yang sangat beragam di Indonesia yang akan bekerja sama dengan LIPI serta sejumlah pembahasan mengenai finansial inklusif,” ujarnya.

Airlangga menambahkan, kedua negara Indonesia dan AS berharap hubungan baik yang selama ini terjalin bisa terus ditingkatkan. Baik Indonesia maupun AS, sama-sama berharap hubungan baik ini membawa manfaat bagi kedua negara.

Turut mendampingi Menko Airlangga menerima Bill Gates, Menkeu Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Tohir.