27 C
Medan
Thursday, January 15, 2026
Home Blog Page 3036

Airlangga Hartarto Hibahkan Bantuan Dua Bus Listrik dan Microbus untuk UGM

YOGYAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan bantuan berupa dua unit bus listrik dan dua unit microbus untuk Universitas Gadjah Mada (UGM).

Bantuan kendaraan itu diserahkan langsung oleh Airlangga kepada Rektor UGM Prof Panut Mulyono dan Ketua Majelis Wali Amanat UGM Prof Pratikno di Balairung UGM, Yogyakarta, Sabtu (9/10).

“Dulu saya belajar mesin, jadi saya memberi mesin diesel dan juga elektrik,” kata Airlangga yang merupakan alumnus Jurusan Teknik Mesin UGM.

Airlangga berharap bantuan itu menjadi bagian dari kontribusi sesuai dengan bidang ilmu yang pernah ia tekuni di UGM.

Ia juga berharap UGM bisa menjadi salah satu penggerak pengembangan teknologi kendaraan listrik di Indonesia.

Menurut dia, saat ini kendaraan listrik masih belum terjangkau oleh banyak masyarakat Indonesia karena teknologi yang digunakan dinilai mahal.

Dalam beberapa tahun mendatang, ia berharap dapat tercapai target produksi otomotif nasional untuk kendaraan listrik sebesar 25 persen.

Bantuan berupa bus listrik tersebut memiliki nilai total sebesar Rp6.973.700.000 sementara bantuan microbus bernilai total Rp461.600.000. Bersama kendaraan diberikan juga satu unit pengisi daya bus listrik senilai Rp293.700.000.

Rektor UGM Prof Panut Mulyono memberikan apresiasi kepada Airlangga atas bantuan yang diberikan.

Menurut Panut, kendaraan itu akan dimanfaatkan untuk mendukung konektivitas fasilitas pendidikan dan penelitian yang dimiliki UGM di berbagai tempat, dan memudahkan mobilitas sivitas UGM.

“Bantuan ini sangat bermanfaat. Kami berterima kasih atas bantuan dari para alumni yang terus mengalir,” kata Panut.

Ia menerangkan, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset beserta Direktur Aset UGM tengah membuat perencanaan penggunaan kendaraan kampus.

Dengan rencana dimulainya pembelajaran tatap muka, kegiatan lapangan juga nantinya akan diaktifkan kembali, dan kendaraan kampus diperlukan untuk memfasilitasi mahasiswa, dosen, ataupun tenaga kependidikan yang akan hilir mudik dari kampus UGM menuju fasilitas lapangan.

Saat ini UGM memiliki sejumlah fasilitas yang digunakan dalam kegiatan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, di antaranya Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) di Berbah, Sleman, Hutan Pendidikan Wanagama di Gunungkidul, serta teaching factory di Kabupaten Batang.

“UGM akan mengaktifkan kampus di Kulon Progo, tentu keberadaan bantuan kendaraan ini akan sangat bermanfaat untuk mobilitas staf dan juga mahasiswa. Selain di Kulon Progo kita juga punya PIAT dan juga fasilitas lapangan di tempat-tempat lainnya,” kata Panut. (*)

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Telungkup di Teras Rumah

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO- Diduga karena sakit, seorang wanita paruh baya ditemukan tewas telungkup di teras rumahnya, Sabtu (9/10/2021). Dari tubuh wanita warga Jalan Tualang Lingkungan III, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi ini, ditemukan obat pereda sakit kepala.

EVAKUASI : Tim Inafis Polres Tebingtinggi mengevakuasi korban meninggal di depan rumahnya untuk divisum.

Menurut Lala Damanik (22), tetangga korban, usai berbelanja dari kedai, ia melihat kondisi korban telungkup di teras rumahnya. Kemudian ia coba membangunkan korban, tetapi tidak bangun dan ia kemudian memanggil orangtua korban.

Mendapat informasi ada warga yang meninggal kondisi telangkup di terasnya, SPKT beserta piket fungsi telah melakukan cek TKP dan membawa korban meninggal ke Rumah Sakit Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi. Kasi Humas Polres Tebingtinggi Iptu Agus Arianto membenarkan adanya penemuan mayat perempuan paruh baya dengan kondisi telungkup di teras rumahnya.

Menurut keterangan dari pihak keluarga korban, bahwa korban diduga mengalami suatu penyakit yang diderita oleh korban yang mana korban sudah mengalaminya sudah 5 hari. “Tidak menutup kemungkinan korban terjatuh kelantai dengan posisi telungkup kemudian ditemukan obat Paramex yang di bawa oleh korban, tidak ada kekerasan dan tindak pidana yang dialami oleh korban pada bagian tubuh korban,” paparnya. (ian)

PW Salimah Sumut Gelar Vaksinasi Dosis Dua

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah (PW Salimah) Provinsi Sumatera Utara menggelar vaksinasi dosis kedua, Jumat (8/10). Sebanyak 500 orang yang berdomisili di wilayah Provinsi Sumatera Utara dan telah mengikuti vaksinasi tahap pertama, mendapatkan vaksinasi mulai pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB.

Kegiatan ini kerjasama PW Salimah Sumut dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang didukung lembaga Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) wilayah Sumatera Utara. Dalam paparannya, dr Farida Anna Fauzi selaku perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, menyampaikan apresiasinya kepada Salimah Sumut atas gelaran vaksinasi Covid-19 ini.

“Saya atas nama Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara mengucapkan terima kasih kepada Salimah yang telah bersedia bekerja sama dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap 1 dan 2 yang sudah berjalan dengan lancar, sebagai upaya bersama menuju ikhtiar sehat dan terbebasnya masyarakat Sumatera Utara dari wabah Covid-19,” katanya.

Sementara, ketua panitia kegiatan, Maya Darmayanti menyampaikan harapannya terhadap pelaksanaan vaksinasi Covid-19. “Kami berharap masyarakat Sumatera Utara sudah tervaksinasi sebagai upaya menuju herd immunity di Sumatera Utara khususnya, Indonesia pada umumnya,” kata Maya.

Senada dengan itu, Ketua PW Salimah Sumut, Nurazizah Tambunan, juga menyatakan harapan agar pelaksanaan vaksinasi 1 dan 2 yang sedang berlangsung ini dapat membantu menurunkan angka paparan covid-19 di kota Medan khususnya, dan daerah sekitar pada umunya.

Hariyanto, seorang tokoh masyarakat Sumatera Utara yang juga mengikuti vaksinasi dosis 1 dan 2 mengungkapkan kesannya selama mengikuti vaksin. “Awalnya saya merasa khawatir mengingat tensi saya agak tinggi. Namun setelah mengikuti rangkaian proses serta melihat keramahan panitia yang mengondisikan peserta, alhamdulillah tensi saya kembali normal. Dan saya sangat terkesan dengan kepanitiaan pelaksanaan vaksin kali ini. Bravo buat Salimah,” ujarnya. (adz)

Skandal Impor Emas, Kejagung Ungkap Belasan Perusahaan Terlibat

Direktur penyidikan, jaksa agung muda tindak pidanakhusus, Supardi.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Agung RI mengungkap adanya belasan perusahaan importir emas dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi impor emas di Bandara Soekarno-Hatta.

Direktur penyidikan, jaksa agung muda tindak pidanakhusus, Supardi.

“Ada BUMN, ada swasta, sebelasan,” ujar Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Supardi di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (8/10).

Dikatakan Supardi, perusahaan-perusahaan tersebut diduga menghindari biaya bea masuk impor. Hanya saja, Supardi enggan berspekulasi lebih jauh dugaan pelanggaran tersebut.

“Nanti makanya nanti, pokoknya nanti masuk ke korupsi atau engga, nanti lah,” kata Supardi.

Sebelumnya, penyidik Kejaksaan Agung telah memanggil saksi-saksi seperti pihak dari Bea dan Cukai. Adanya kasus dugaan korupsi impor emas pertama kali dibeberkan dalam rapat kerja bersama Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Anggota Komisi Hukum dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan, mendesak Kejaksaan Agung untuk mengusut kasus dugaan penyelundupan impor emas batangan dari Singapura ke Indonesia, yang terjadi di Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta.

Penyelundupan impor emas batang ini, kata Arteria, bermula dari memanipulasi informasi yang tidak benar sehingga logam mulia tersebut tak dikenai biaya impor sebesar 5 persen dan pajak penghasilan impor senilai 2,5 persen.

Menurut Arteria, karena adanya manipulasi tersebut negara berpotensi kehilangan pendapatan sebesar Rp2,9 triliun. Angka itu merupakan pajak dari total nilai emas sebesar Rp47,1 triliun.

Karena itu, Arteria meminta Jaksa Agung Sianitar Burhanuddin untuk mengusut semua perusahaan yang diduga terlibat dalam penyelundupan emas batangan ini. (ant/han)

Komcad Dikerahkan untuk Pertahanan Negara

PERIKSA PASUKAN: Presiden Joko Widodo didampingi Menhan Prabowo Subianto saat upacara penepatan komponen cadangan (komcad) di Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/10).

JABAR, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 3.103 personel komponen cadangan atau komcad dikukuhkan Presiden Joko Widodo di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus), Jawa Barat, Jumat (8/10). Mereka akan menjadi bagian dari upaya memperkuat pertahanan negara. Komcad merujuk Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara dan UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

PERIKSA PASUKAN: Presiden Joko Widodo didampingi Menhan Prabowo Subianto saat upacara penepatan komponen cadangan (komcad) di Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/10).

Beberapa bulan belakangan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memulai pendaftaran, seleksi, dan latihan komcad sebagai bagian dari alat pertahanan negara. Seleksi dan pelatihan dilakukan lewat mekanisme ketat. Kemudian, personel komcad yang berasal dari masyarakat sipil itu digembleng.

Dalam kesempatan kemarin, Jokowi menekankan bahwa komcad tidak boleh digunakan untuk urusan lain di luar pertahanan negara. “Perlu saya tegaskan, komponen cadangan tidak boleh digunakan kecuali untuk kepentingan pertahanan dan kepentingan negara,” kata Jokowi.

Presiden optimistis penetapan komcad akan semakin memperkukuh sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (sishankamrata). Komcad ditempatkan di belakang komponen utama dan komponen pendukung. Mereka hanya bertugas ketika diperintah presiden atau mengikuti latihan. “Masa aktif komponen cadangan hanyalah pada saat mengikuti pelatihan dan pada saat mobilisasi,” ungkapnya.

Komcad dikerahkan bila negara dalam keadaan darurat militer atau keadaan perang. Presiden yang akan memobilisasi dengan persetujuan DPR. Sementara itu, komando dan kendalinya berada di panglima TNI.

Bila tidak bertugas, komcad melaksanakan aktivitas harian sesuai dengan latar belakang dan profesi masing-masing. Kepada masyarakat yang sudah sukarela bergabung dalam komcad, presiden memberikan apresiasi. Sebab, mereka telah mengikuti proses seleksi dan pelatihan dasar kemiliteran yang panjang.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan bahwa upaya memperkuat pertahanan negara tidak hanya melalui pembentukan komcad. Pemerintah juga terus memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) secara menyeluruh di semua matra. Baik itu darat, laut, maupun udara. “Pembangunan (kapal) fregat buatan Indonesia, termasuk peluru kendali untuk pertahanan udara dan pertahanan laut, serta pembangunan kapal selam Indonesia,” paparnya.

Jokowi meminta TNI untuk selalu siaga. Terutama terkait dengan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah Indonesia.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjelaskan bahwa personel komponen cadangan yang dikukuhkan Presiden Jokowi kemarin berasal dari berbagai daerah. Mereka ikut seleksi di beberapa kodam. “Saat ini komcad terdiri atas Rindam Jaya 500 orang, Rindam III/Siliwangi 500 orang, Rindam IV/Diponegoro 500 orang, dan Rindam V/Brawijaya 500 orang,” jelasnya. Selain itu, ada 499 orang dari Rindam XII/Tanjungpura dan 604 orang dari Universitas Pertahanan.

Menurut Prabowo, sishankamrata melibatkan seluruh sumber daya nasional yang dimiliki negara. Termasuk masyarakat yang secara sukarela bergabung dalam komcad. “Dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, dan berkelanjutan untuk menegakkan kedaulatan negara,” tegas dia.

Kemenhan memastikan, tidak ada paksaan atau kewajiban untuk bergabung dengan komcad. Setiap masyarakat boleh mengajukan diri. Tentu sesuai aturan dan syarat yang berlaku. (jpc/han)

Menko Airlangga Dampingi Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Tunai Warung dan PKL

YOGYAKARTA, SUMUTPOS.CO – Presiden RI Joko Widodo meresmikan program bantuan tunai untuk pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha warung-warung kecil di Malioboro, Yogyakarta.

“Dengan mengucap ‘Bismillahirrahmanirrahim’ bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung-warung kecil lewat TNI dan Polri saya nyatakan dimulai,” kata Jokowi di hadapan para pedagang dan pengunjung di Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Dalam peresmian itu, Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, serta Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti.

Presiden dan Menko Airlangga kemudian menyerahkan secara simbolis bantuan tunai kepada sejumlah perwakilan PKL di Malioboro.

“Bantuan ini dimulai pertama kali di kawasan Malioboro,” ujar Jokowi. Presiden RI Joko Widodo meresmikan program bantuan tunai untuk pelaku pedagang kaki lima (PKL) dan warung-warung kecil seluruh Indonesia di Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (9/10).

Bantuan tunai tersebut, kata Jokowi, nantinya akan diperuntukkan bagi sebanyak 1 juta PKL dan pelaku usaha warung-warung kecil di Indonesia dengan besaran bantuan masing-masing senilai Rp1,2 juta.

Mengenai cukup atau tidaknya bantuan itu, Presiden pun mencoba bertanya kepada para pelaku PKL yang berada di kawasan Malioboro.

“Kurang endak? Rp1.200.000 menurut itungan kita cukup,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Ketua Koperasi Paguyuban PKL Malioboro Tri Dharma, Rudiarto mengapresiasi dan berterima kasih dengan bantuan tunai di tengah situasi pandemi COVID-19 yang disertai penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Kami atas nama segenap komunitas PKL, andong, becak yang ada di kawasan Malioboro sangat bersyukur dan sangat-sangat terima kasih,” kata Rudiarto.

Capai Omzet Rp500 Juta Perbulan, WRD Jadi Pilihan Distributor Dimsum Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Waroeng Royal Dimsum (WRD) menjadi distributor makanan Dinsum di Medan. Dari penjualan dinsum ini, para pengelola usaha mampu mengantongi omzet sekitar Rp400-Rp500 juta per bulan.

Owner Waroeng Royal Dimsum, Muhammad Ronny Suherza mengatakan kelebihan Dinsum yang dijualnya bila dibandingkan dengan orang lain adalah dirinya memiliki sertifikat halal dari MUI-MDN. Sehingga bisa dijamin kehalalannya mulai dari tempat, bahan, dan lain sebagainya.

Ronny mengatakan, pihaknya mengurus Sertifikat halal MUI-MDN :090108760919 dan DINKES P-IRT:2.06.1275.010550.23 ini untuk menambah keyakinan masyarakat tentang produk yang dijualnya.

“Dimsum Medan semakin populer di Indonesia. Dimsum tidak lagi langka, bisa ditemukan dimana saja. Namun perlu diketahui, tidak semua dimsum yang beredar di pasar terjamin kehalalan dari komposisi bahan bakunya. Banyak penjual dimsum di Medan menambahkan logo halal di jualannya, namun apakah halal yang mereka buat telah diuji,” tanya Rony saat berdikusi di rumah produksi dimsumnya yang terletak di Jalan Beo No.54 Sei Sikambing B, Kota Medan, Kamis (7/10). 

“Kebanyakan mungkin saja sudah diuji, tapi diuji sendiri dengan standart sendiri, bukan dari POM MUI,” tambahnya.

Menurutnya, agar para penikmat dimsum dan reseller tidak bingung dan ragu dalam memilih Dimsum Medan yang halal. Ia menawarkan dimsum murah serta menjanjikan keuntungan bagi reseller, untuk bergabung di Waroeng Royal Dimsum miliknya.

“Waroeng Royal Dimsum adalah home made pembuat dimsum di Kota Medan yang telah beroperasi sejak 2015 lalu, dan telah sangat berpengalaman dalam melayani konsumen dan para mitranya,” ungkapnya. 

Ia pun meyakinkan, Waroeng Royal Dimsum telah mampu menghasilkan dan menjual ribuan dimsum perhari, hingga menjadikan Waroeng Royal Dimsum distributor dimsum di Medan dipercayai banyak mitra dan konsumen. 

“Untuk informasi pemesanan dan kemitraan bisa langsung visit webnya di www.waroengroyaldimsum.co.id,” info Rony. 

Selain menjajakan Dimsum Medan dengan variant rasa, kata Rony, Waroeng Royal Dimsum juga menjual berbagai produk makanan lainnya dalam bentuk frozen (beku). Diantara produknya durian kupas medan, daging durian, pancake durian medan, donat beku medan, cireng salju dan banyak jenis makanan beku lainnya.

“Dari hasil penjualan produknya tersebut, Waroeng Royal Dimsum mampu  menghasilkan omzet Rp400-Rp500 juta perbulan,” ungkapnya. (mag-6)

HUT ke-21, Biznet Komitmen Hadirkan Layanan Internet Cepat dan Stabil

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tepat pada 1 Oktober 2021 lalu, Biznet yang merupakan perusahaan infrastruktur digital terintegrasi di Indonesia merayakan hari jadi perusahaan yang ke-21.

Di tengah meningkatnya kebutuhan akan koneksi Internet, Biznet semakin membuktikan komitmennya dalam menghadirkan layanan Internet cepat dan stabil untuk menjawab kebutuhan serta mendukung berbagai aktivitas digital masyarakat.

Hal tersebut dibuktikan dengan keberhasilan Biznet dalam mempertahankan peringkat teratas sebagai provider fixed broadband Internet tercepat versi Speedtest berdasarkan speed score tertinggi 37,41 Mbps yang dilakukan oleh Ookla untuk periode Q1-Q2 2021.

President Director Biznet, Adi Kusma mengatakan, selama 21 tahun ini, Biznet telah menjadi bagian dari perkembangan teknologi Internet di Indonesia, yang membuat pihaknya terus terdorong untuk mengembangkan inovasi teknologi yang didukung oleh koneksi Internet yang cepat dan stabil.

“Selama 21 tahun kami hadir memberikan layanan terbaik untuk mendukung aktivitas digital masyarakat. Kami juga akan terus mendukung pengembangan konsep teknologi yang kini semakin berkembang yang tentunya didukung oleh jaringan Internet terbaik,” ujarnya, Kamis (7/10).

Dijelaskannya, dengan komitmen untuk menghadirkan layanan Internet cepat dan stabil, ditunjukkan melalui cakupan area yang saat ini telah mencapai lebih dari 130 kota di Indonesia dengan jumlah lebih dari 55.000 KM kabel Fiber Optic yang tersebar di sepanjang Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi dan Flores, serta didukung oleh lebih dari 3.000 karyawan di seluruh kantor pusat dan kantor cabang Biznet.

Selain itu, lanjutnya, Biznet juga memulai untuk pembangunan jaringan backbone di Pulau Sumatra bagian Timur yang diharapkan dapat menghubungkan Kota Bandar Lampung, Palembang, Jambi, Pekanbaru dan Medan dengan panjang kabel Fiber Optic hampir 1.600 Km.

Sejalan dengan hal tersebut, tambah Adi, Biznet sebagai perusahaan infrastruktur digital terintegrasi di Indonesia terus mendukung kebutuhan digital masyarakat Indonesia dengan menghadirkan beragam pilihan layanan Internet yang didukung oleh teknologi serta inovasi terkini.

“Salah satunya pada Agustus lalu, Biznet menghadirkan paket layanan Biznet Home terbaru dengan kapasitas bandwidth yang lebih besar, yakni mulai dari 85 Mbps dengan harga Rp375,000 per bulan, yang diharapkan dapat memberikan performa layanan internet cepat dan stabil. Selain itu, Biznet IPTV juga hadir untuk memberikan hiburan televisi modern,” pungkasnya. (dwi)

Punya Potensi Bidang Pariwisata dan Ekonomi, Polandia Ingin Perkuat Kerja Sama dengan Sumut

KUNJUNGAN: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menerima kunjungan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Polandia untuk Republik Indonesia Beata Stoczyñska di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Kamis (7/10/2021).Dinas Kominfo Provinsi Sumut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Republik Polandia melalui Duta Besar Luar Biasanya untuk Indonesia Beata Stoczyñska menyampaikan ketertarikan mereka mempererat kerja sama dengan Sumatera Utara (Sumut). Potensi sektor pariwisata dan ekonomi Sumut menjadi daya tarik negara Eropa Tengah ini.

KUNJUNGAN: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menerima kunjungan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Polandia untuk Republik Indonesia Beata Stoczyñska di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Kamis (7/10/2021).Dinas Kominfo Provinsi Sumut.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyambut baik ketertarikan Polandia untuk meningkatkan kerja sama di sektor pariwisata dan ekonomi. Menurutnya, kerja sama ini bisa ditingkatkan ke level yang lebih serius.

“Mereka tertarik dengan pariwisata Sumut terutama Danau Toba, kita juga memperkenalkan Tangkahan dan objek wisata lainnya. Mereka juga tertarik memperkuat kerja sama di bidang ekonomi karena Sumut memiliki potensi besar,” kata Edy Rahmayadi usai menyambut Beata Stoczyñska di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis (7/10).

Selain pariwisata dan ekonomi, Polandia juga menawarkan kerja sama di bidang energi dan teknologi, terutama Teknologi Informasi (TI) untuk pelabuhan. Edy Rahmayadi mengatakan akan menindaklanjuti tawaran kerja sama dari Republik Polandia.

“Mereka tertarik dengan pelabuhan kita seperti Belawan dan Kualatanjung. Kita akan tindak lanjuti, kita pelajari,” kata Edy Rahmayadi.

Sementara itu Beata Stoczyñska berharap kerja sama Sumut dengan Republik Polandia bisa segera terwujud. Menurutnya, kerja sama yang mereka tawarkan akan mendorong kedua belah pihak untuk lebih maju.

“Kita tentu berharap kerja sama kita dengan Sumut semakin baik, semakin erat. Itu akan mendorong Sumut dan Polandia tumbuh bersama lebih cepat,” kata Beata Stoczyñska.

Beata juga mengungkapkan ketertarikannya dengan Danau Toba. Menurutnya danau vulkanik terbesar di dunia memiliki daya tarik besar bagi orang-orang Eropa.

“Saya sangat tertarik, seperti kebanyakan orang-orang Eropa di sana. Danau ini memiliki nilai historis yang besar dan keindahan yang luar biasa. Mudah-mudahan semakin banyak masyarakat Polandia yang datang ke Danau Toba,” terang Beata Stoczyñska.

Turut hadir Konsul Kehormatan Polandia di Medan Jonner Napitupulu beserta jajaran Kedutaan Besar Polandia di Indonesia. Selain itu juga hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Zumri Sulthony, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Suherman dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Basarin Yunus Tanjung. (prn)

Satgas Covid-19 Tebingtinggi, Sosialisasikan Vaksinasi dan APL

SOSIALISASI: Satgas Covid-19 Tebingtinggi melakukan sosialisasi vaksinasi dan Aplikasi Peduli Lindungi di SMP dan Supermarket.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Tim Satgas Covid-19 Kota Tebingtinggi menyosialisasikan penerapan Prokes 5M dan vaksinasi, dan penggunaan Aplikasi Peduli Lindungi (APL) di beberapa sekolah yang ada di Kota Tebingtinggi, Jumat (8/10).

SOSIALISASI: Satgas Covid-19 Tebingtinggi melakukan sosialisasi vaksinasi dan Aplikasi Peduli Lindungi di SMP dan Supermarket.

Kegiatan ini untuk memastikan penerapan Prokes 5M di sekolah terkait pelaksanaan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) Terbatas yang sudah digelar  sejak Agustus 2021, dan juga sosialisasi vaksinasi bagi pelajar.

“PTM terbatas sudah dilakukan sejak Agustus 2021, untuk itu sosialisasi tentang penerapan prokes 5M  harus dilakukan agar tidak terjadi klaster penyebaran Covid-19 di Sekolah,” jelas Kabid Komunikasi Diskominfo Tebingtinggi, Iswan Suhendi.

Kepala SMP Negeri 1 Kota Tebingtinggi Doanta Surbakti, menjelaskan bahwa penerapan belajar mengajar dilakukan sebanyak 33 persen dari kapasitas kelas untuk membatasi jumlah siswa yang mengikuti PTM setiap harinya, namun sistem daring masih diterapkan untuk memaksimalkan pembelajaran karena PTM ini hanya berlangsung 1-2 jam.

Terkait vaksinasi, siswa dan siswi dari SMPN 1, SMPN 2 dan SMPN 3 juga telah divaksin, namun pelaksanaan belum diikuti oleh semua pelajar karena terkendala kondisi fisik siswa yang tidak fit dan juga dari pihak Orang Tua siswa belum memberikan izin vaksinasi bagi anaknya.

“Dari hasil sosialisasi ini, untuk vaksinasi masih belum maksimal karena terkendala orangtua murid yang masih belum memberikan izin anaknya mengikuti vaksin Covid-19. Ini akan menjadi catatan kita bagaimana masyarakat bisa mengerti pentingnya Vaksinasi untuk memutus penyebaran Covid-19 ini,” tutup Iswan Suhendi.

Kegiatan Satgas Covid-19 ini dilanjutkan dengan sosialisasi penggunaan Aplikasi Peduli Lindungi di pusat perbelanjaan, tepatnya di Irian Supermarket. Kepada pengelola dihimbau untuk menyiapkan QR Code agar pengunjung dapat melakukan scan QR Code menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat memasuki supermarket. (ian/han)