BERIKAN: Danrem 022/PT Kolonel Inf Parlindungan Hutagalung berikan paket sembako kepada salah seorang abang becak di sekitaran Korem 022/PT, Selasa (5/10).istimewa/sumutpos.
SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO — Komando Resor Militer 022 Pantai Timur melaksanakan gowes dan jalan santai bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 TNI.
BERIKAN: Danrem 022/PT Kolonel Inf Parlindungan Hutagalung berikan paket sembako kepada salah seorang abang becak di sekitaran Korem 022/PT, Selasa (5/10).istimewa/sumutpos.
Kegiatan positif ini digagas langsung Danrem 022/PT Kolonel Inf Parlindungan Hutagalung. Selain untuk menjaga kesehatan dan imun tubuh, juga sebagai bentuk syukur atas nikmat Tuhan Yang Maha Kuasa kepada TNI, sehingga masih diberi ‘umur panjang’ mengabdi kepada rakyat.
“Ini dilakukan guna memupuk rasa kebersamaan serta meningkatkan imunitas tubuh melalui olahraga terutama di masa pandemi Covid-19 ini, juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi. Dalam kegiatan gowes kami juga melakukan bakti sosial berbagai kepada sesama,” terangnya, Selasa (5/10). “Melalui momen ini, kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa soliditas TNI, Polri, pemda dan instansi lainnya di wilayah jajaran Korem 022/PT sangat luar biasa,” sambung Danrem.
Tak lupa, pihaknya ucapkan terimakasih kepada unsur Forkopimda yang telah membantu dan menyukseskan acara HUT ke-76 TNI kali ini.
Rute gowes berakhir di Makorem 022/PT, setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan pemberian paket sembako kepada para abang becak yang ada di sekitar Korem 022/PT. Kemudian dilakukan pembagian doorprize prize untuk seluruh peserta gowes dan jalan santai dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Bahkan di akhir acara, Danrem memberikan hadiah doorprize berupa sepeda motor kepada pemenang kepada Praka Erwinsyah Simamora, Anggota Provost Korem 022/PT. (rel/prn)
CEK SUHU: Tampak petugas mengecek suhu tubuh siswa saat akan memasuki Sekolah Harapan Stabat.sahrul/sumut pos.
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di Yayasan Perguruan Harapan Stabat berjalan lancar dan aman. Hal itu dibuktikan dengan tetap ditegakkanya protokol kesehatan (prokes) ketat sesuai dengan peraturan pemerintah.
CEK SUHU: Tampak petugas mengecek suhu tubuh siswa saat akan memasuki Sekolah Harapan Stabat.sahrul/sumut pos.
Untuk itu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Harapan Stabat selalu taat melakukan prokes saat penerapan belajar tatap muka dengan selalu mengecek suhu tubuh siswa-siswi di pintu utama serta menyediakan 25 titik tempat cuci tangan yang tersebar di seluruh areal sekolah.
Selain itu, kegiatan belajar juga di bagi menjadi dua gelombang yakni pagi dan siang sebagai upaya menghindari mobilisasi keramaian di sekolah.
Ketua Bidang Kesiswaan Harapan Stabat Euis Laylatul Daily didampingi Bendahara Eva Daily mengatakan selain penerapan prokes ketat seluruh dewan guru baik SMP-SMK juga sudah di vaksin.
“Alhamdulillah kita juga sudah memberikan vaksin kepada seluruh tenaga pendidik baik guru SMP-SMK maupun staf tata usaha, selain itu hampir 50 persen pelajar juga sudah dilaksanakan vaksin, “ ujarnya.
Ia berharap dengan dimulainya PTM ini menjadi awal kehidupan normal seperti dulu. “Tentunya kita bersyukur dengan dibolehkanya pembelajaran tatap muka ini, semoga kedepan kita dapat hidup normal kembali seperti sedia kala,” ujarnya.
Sementara, kepala sekolah H Tri Wahyu Amami Kjd MPd mengaku bersyukur atas pembelajaran tatap muka yang menurutnya sudah lama ditunggu. “Karena dengan berinteraksi langsung antara guru dan siswa dapat memberikan pembelajaran yang lebih jelas dan efektif, untuk itu kami akan selalu berupaya mengedepankan prokes serta melakukan pembelajaran dua gelombang untuk mengurangi keramaian di sekolah,” kata Amami. (mag-6/azw)
TEMU RAMAH: Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting saat berkomunikasi dengan insan jurnalis pada kesempatan temu ramah sekaligus makan siang.SAHRUL/SUMUT POS.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting yang belum lama menjabat sudah mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor antar kabupaten/kota di Sumut. Setelah memaparkan ungkap kasus, mantan Kapolres Dairi mengajak insan jurnalis menggelar temu ramah sekaligus makan siang bersama, Kamis (7/10).
TEMU RAMAH: Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting saat berkomunikasi dengan insan jurnalis pada kesempatan temu ramah sekaligus makan siang.SAHRUL/SUMUT POS.
“Saya sebagai orang baru tinggal di Binjai, sangat berharap dan memohon kepada rekan-rekan supaya dengan adanya pertemuan kita ini, kita sudah saling kenal dan adanya komunikasi yang baik,” seru jebolan Akademi Kepolisian tahun 2002 ini.
Bagi dia, Polri dengan insan jurnalis adalah mitra kerja. Karenanya dengan adanya komunikasi yang baik, dia mengajak, kemitraan yang sudah terjalin baik harus tetap terajut dan berjalan.
“Kita akan menjadi mitra yang baik dan kerja sama yang baik. Bekerja sama untuk kebaikan kita semua, khususnya masyarakat Kota Binjai,” ujar Ginting.
Dia menegaskan, peranan media sangat strategis di tengah globalisasi dan digitalisasi yang berkembang pesat. “Kami menyadari, peranan rekan-rekan media itu sangat penting sekali. Kalau saya hanya menyampaikan kepada satu atau dua orang saja, mungkin butuh waktu lama bagi kami untuk menyampaikan program-program kami, apa kegiatan kami kepada masyarakat Kota Binjai,” bebernya.
Dia juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan waktu dari insan jurnalis yang bersedia hadir. “Dengan adanya rekan-rekan semua, hari ini, detik ini, kita semua kumpul di sini dan apapun kegiatan kita di sini, dapat cepat disampaikan kepada semua orang di Kota Binjai. Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih dan mohon kerjasamanya,” seru dia.
Suasana makan siang bersama berjalan sederhana dan penuh keakraban. Sebagai manusia yang tak luput dari salah, perwira menengah dengan pangkat dua melati emas di pundaknya ini merupakan sosok yang rendah hati.
Artinya, dia mengajak insan jurnalis untuk mengingatkannya ketika ada ditemukan anggota yang menyalah. “Kami sebagai manusia biasa punya keterbatasan, tolong ingatkan kami. Tolong sampaikan kepada kami supaya ada perbaikan ke depannya,” ujar dia.
“Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih. Mari kita sampaikan masukan-masukan positif kepada masyarakat. Bagi yang belum vaksin, ayo vaksin supaya pandemi covid-19 berakhir,” tukasnya.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kota Binjai, Arma Delisa Budi, Koordinator Pewarta Polres Binjai, Dedi Anora dan sejumlah pejabat utama di lingkungan Polres Binjai hadir pada kesempatan tersebut. (ted/azw)
TERSANGKA: 11 oknum polisi yang terancam dipecat dalam kasus peredaran sabu-sabu di Tanjungbalau masuk dalam sel.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak berjanji akan memberikan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap 11 polisi berpangkat bintara hingga perwira di Kota Tanjungbalai. Pasalnya, 11 polisi tersebut diduga menjual barang bukti sabu-sabu kepada bandar narkoba.
TERSANGKA: 11 oknum polisi yang terancam dipecat dalam kasus peredaran sabu-sabu di Tanjungbalau masuk dalam sel.
Mereka diketahui dari satuan Polres Tanjungbalai, Sumut, berinisial Aiptu War, Bripka ASP, Bripka JSL, Bripka HTH, Brigadir RA dan Bintara KN (Polisi Bhabinkamtibmas Polres Tanjungbalai). Kemudian lima dari Satuan Polairud yakni Brigadir Tuh, Brigadir ART, Brigadir LA, Bripka SN dan Bripka KH.
“Masih ditahan mereka. Masih persidangan, nunggu proses persidangan kode etik. Mudah-mudahan nanti kita berikan tindakan tegas pemberhentian tidak dengan hormat,” katanya, Kamis (7/10).
Dikatakannya, ke-11 polisi tersebut saat ini ditahan di Lapas Klas IIB Tanjungbalai di Pulau Simardan. Dalam waktu dekat, mereka akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Tanjungbalai. “Khusus anggota kode etik dan peradilan umum,” ungkapnya.
Diketahui, Polda Sumut telah melimpahkan berkas perkara dan 11 oknum polisi ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). Tak hanya 11 oknum polisi, 3 orang sipil lainnya yang diduga bandar narkoba juga diserahkan ke Kejati Sumut. Mereka berinisial HA, S dan H.
Kasus tersebut berawal pada 19 Mei 2021. Saat itu Polres Tanjungbalai mengamankan kapal kayu di Sungai Lunang, Kecamatan Kepayang. Kapal tersebut membawa puluhan kilogram narkotika jenis sabu-sabu. Namun dua orang kurir yang membawa barang haram itu diduga kabur.
Kemudian para polisi yang mengamankan barang bukti narkoba tersebut sepakat untuk menjual sabu-sabu itu. Penjualan sabu-sabu juga mendapat persetujuan Kanit Satres Narkoba Polres Tanjungbalai W. Dari total 76kg sabu yang ditemukan, hanya 57kg yang dilaporkan. Sehingga ada sekitar 19kg sabu-sabu yang dijual kepada bandar sabu.
Dari penjualan itu, para oknum polisi yang telah berkomplot tersebut mendapat uang miliaran rupiah. Kemudian Polda Sumut menyelidiki kasus itu. Belakangan 11 oknum polisi dan tiga orang sipil yang diduga berkomplot akhirnya ditangkap. (dwi/azw)
PEMUKULAN: Pedagang wanita berinisial LG (kiri) dan pria diduga preman berinisial BS yang terlibat insiden pemukulan, di Pasar Gambir, Tembung, Percut Seituan Deliserdang, beberapa waktu lalu.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pascainsiden pemukulan di Pasar Gambir, Tembung, Percut Seituan Deliserdang yang sempat viral di media sosial (medsos), pedagang wanita dan seorang pria yang diduga preman ditetapkan sebagai tersangka.
PEMUKULAN: Pedagang wanita berinisial LG (kiri) dan pria diduga preman berinisial BS yang terlibat insiden pemukulan, di Pasar Gambir, Tembung, Percut Seituan Deliserdang, beberapa waktu lalu.
Kedua belah pihak yang terlibat dalam kasus pemukulan tersebut, berawal saling lapor. Pedagang wanita berinisial LG dan pria diduga preman berinisial BS. Dalam laporannya, LG melaporkan tiga orang yakni BS, DD, FR. Sementara BS melaporkan dua orang, yaitu LG dan TH.
Hal itu dikatakan Kapolsek Percut Seituan, AKP Janpiter Napitupulu kepada sejumlah wartawan di Mapolsek Percut Seituan, Jumat (8/10).
Dia mengatakan keduanya terbukti saling melakukan pemukulan. “Kedua laporan tersebut sudah mencukupi dan memenuhi dengan dua alat bukti yang sah. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” terangnya.
Sebelumnya, aksi dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan terjadi di Pasar Gambir, Tembung, Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut). Video penganiayaan tersebut juga viral di media sosial (medsos). Namun kemudian, korban dan pelaku sama-sama membuat laporan di Polsek Percut Seituan.
Pria yang merupakan pelaku sudah diamankan namun belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (7/9).
Terlihat dalam video pendek berdurasi 7 detik, seorang perempuan berbaju merah berteriak kesakitan lalu terjatuh di hadapan seorang pria berkaos coklat. Penganiayaan itu disaksikan oleh banyak orang yang berkerumun di tempat tersebut.
Kapolsek Percut Seituan, AKP Janpiter Napitupulu mengatakan, saat itu BS sedang melintas di jalan lokasi kejadian dan melihat ada becak barang yang mengganggu jalannya.
BS menyampaikan kepada LG agar menggeser becak barang untuk menghindari terganggunya jalan.
Namun kemudian, keduanya terlibat cekcok hingga menurut pengakuan LG, BS menendang dan memukulnya. Merasa tersakiti, LG pun melaporkan kasus tersebut ke Polsek Percut Seituan pada hari itu juga.
Janpiter Napitupulu juga menyebut BS mengatakan ia juga mendapat pukulan dan cakaran dari wanita tersebut, sehingga menurutnya kasus ini akan tetap melihat awal bagaimana peristiwa tersebut terjadi. (dwi/azw)
TERBAKAR: Hutan di perbukitan kawasan Danau Toba, tepatnya di Desa Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir, terbakar, Kamis (7/10) sore.istimewa/sumutpos.
SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di perbukitan kawasan Danau Toba, tepatnya di Desa Sianjur Mula Mula, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Kamis (7/10) sore. Sedikitnya, 15 hektare hutan lindung dan lahan masyarakat hangus terbakar.
TERBAKAR: Hutan di perbukitan kawasan Danau Toba, tepatnya di Desa Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir, terbakar, Kamis (7/10) sore.istimewa/sumutpos.
“Saat ini api sudah padam. Sekarang sedang dilakukan pendinginan, atau istilahnya mop up untuk memastikan tidak ada lagi kebakaran,” kata Risky, Korwil Manggala Agni Sumatera Utara dan Aceh saat dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat (8/10) siang.
Risky menjelaskan, untuk pemadaman lahan yang terbakar itu, pihaknya dibantu Kesatuan Pengelola Hutan (KPH), TNI/Polri dengan menyisir seluruh areal terbakar untuk memastikan api benar-benar padam. Selain itu, Risky juga mengimbau dan menyosialisasi kepada masyarakat di sekitar lokasi kejadian Karhutla, agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
“Kita juga telah berkoordinasi dengan kepala desa setempat agar memonitor aktivitas pertanian masyarakat yg berpotensi melakukan pembakaran,” katanya.
Risky mengungkapkan, kawasan Danau Toba merupakan lahan dengan kondisi lalang dan semak belukar. Sehingga rawan jadi kebakaran lahan. “Terpentik panas saja bisa langsung terbakar. Untuk masyarakat sekitar Danau Toba untuk berhati-hatilah penggunaan lahannya. Secara aturan tidak boleh membuka lahan dan mengelola lahan dengan cara membakar. Karena satu terbakar, luas yang terbakar,” jelas Risky.
Apa lagi, menurut Risky, kawasan Danau Toba merupakan destinasi super prioritas. Sehingga terlihat tidak indah pemandangan di danau terbesar di Asian Tenggara itu. Karena, perbukitan gundul akibat terbakar. “Kita jaga bersama-sama, karena masyarakat duluan harus menjaganya. Mau unsur kesengajaan dan maupun tidak sengaja, unsur pemicunya kebakaran itu, adalah manusia. Jadi, kami minta tolong, bantu kami untuk sama-sama menjaganya,” pungkas Risky.
12 Hektare Hutan di Merek Juga Terbakar
Di hari yang sama, Karhutla juga terjadi di Desa Kodon-kodon, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Setelah kurang lebih selama 12 jam, tim Manggala Agni Sibolangit melakukan pemadaman. Akhirnya api berhasil padam pada Jumat (8/10) siang sekira pukul 11.30 WIB.
“Api sudah padam, sejak kemarin kita lakukan pemadaman dan akhirnya tadi api benar-benar bisa padam sekira pukul 11.30 WIB,” ujar Humas Manggala Agni Sibolangit Angfier Sinaga.
Ketika ditanya berapa luas lahan yang terdampak akibat Karhutla ini, dijelaskan Angfier, pihaknya mencatat kurang lebih seluas 12 hektar lahan yang terbakar. Luasnya lahan yang terbakar ini, disebabkan hembusan angin yang cukup kencang sehingga membuat api semakin cepat menjalar.
“Ada sekitar 12 hektar yang terbakar, karena kondisi yang kering dan angin kencang sehingga lahan yang terbakar cukup luas,” katanya.
Diketahui, beberapa hari terakhir sebagian besar wilayah Kabupaten Karo kondisi cuaca yang cukup panas. Untuk itu, Karhutla ini diduga kembali terjadi karena faktor alam yang kering sehingga membuat api mudah menyala.
Terlebih, ditambah hembusan angin yang kencang membuat api semakin cepat membesar dan luas areal lahan yang terbakar menjadi semakin besar. Di masa musim panas seperti saat ini, tim Manggala Agni Sibolangit mengimbau kepada masyarakat di sekitar lokasi yang cukup kering agar tidak membuat aktivitas yang dapat menyebabkan Karhutla. Seperti membuang puntung rokok sembarangan, membuka lahan dengan cara membakar, dan lainnya. (gus/trb)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Medan akan segera disuntik vaksin Covid-19. Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution.
Ilustrasi.
Bobby menuturkan, pihaknya juga sudah mengagendakan penyuntikan vaksin kepada ODGJ ini. Namun terkait jumlah ODGJ yang akan disuntik vaksin masih akan berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia Cabang Medan. “Nanti akan diinformasikan jumlah ODGJ yang divaksin,” ujar Bobby saat diwawancarai usai meninjau vaksinasi sopir angkutan umum di Sentra Vaksinasi Rumah Sehat, Eks Taman Ria, Jalan Gatot Subroto, Medan, baru-baru ini.
Kegiatan vaksin dengan ODGJ merupakan kerjasama antara Pemerintah Kota Medan dengan Yayasan Rumah Sehat, sama seperti vaksinasi untuk para sopir angkutan umum di Medan. “Saat ini capaian vaksinasi masyarakat Kota Medan sudah 48,64 persen dari target Pemko Medan sebesar 1.942.998 jiwa. Kalau rentan usia dipenuhi, target naik lagi bukan 1,9 juta dan bahkan bisa naik sampai 2 jutaan,” katanya.
Terpisah, Ketua Yayasan Rumah Sehat, Afif Abdillah mengatakan, pihaknya menyediakan sekitar 250 dosis vaksin khusus untuk ODGJ. “Rencana penyuntikan vaksin kepada ODGJ tidak bisa sembarangan memberikan vaksin ke ODGJ,” ucapnya.
Menurut Afif, untuk mempermudah mencari ODGJ yang disuntik vaksin, pihaknya berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Adapun kondisi ODGJ yang divaksin harus dalam keadaan baik atau tenang dan mendapat izin dari keluarganya. “Kapasitas kita itu 250 dosis, nanti tergantung dari rumah sakit usulan seperti apa. Tapi, tentu harus ada izin keluarga dan ODGJ dimaksud harus tenang baru bisa disuntik vaksin,” ungkapnya.
Efek Samping Radang Jantung
Swedia, Denmark, dan Finlandia telah menghentikan penggunaan vaksin Moderna untuk pria yang lebih muda, karena efek samping kardiovaskular yang langka. Direktur Institut Kesehatan Finlandia, Mika Salminen, mengatakan, Finlandia akan memberikan vaksin Pfizer-BioNTech pada pria yang lahir pada tahun 1991 dan setelahnya.
Selain itu, Finlandia juga menawarkan suntikan untuk kelompok usia 12 tahun ke atas. “Sebuah studi Nordik yang melibatkan Finlandia, Swedia, Norwegia dan Denmark menemukan bahwa pria di bawah usia 30 tahun yang menerima vaksin Moderna Spikevax memiliki risiko sedikit lebih tinggi daripada yang lain dalam mengembangkan miokarditis,” katanya yang dikutip dari Channel News Asia, Jumat (8/10).
Pemerintah Finlandia akan mempublikasi studi Nordik tersebut dalam beberapa minggu. Meski begitu, data awal dari studi ini sudah dikirim ke European Medicines Agency (EMA) untuk dilakukan penilaian lebih lanjut.
Sebelumnya, pejabat kesehatan di Swedia dan Denmark mengumumkan bahwa sementara akan menghentikan penggunaan vaksin Moderna untuk kelompok dewasa muda dan anak-anak. Pejabat kesehatan Norwegia menegaskan mereka akan merekomendasikan pria di bawah usia 30 tahun untuk mendapatkan vaksin Pfizer.
Meski begitu, regulator di Amerika Serikat UE, WHO menekankan bahwa manfaat vaksin dengan teknologi mRNA seperti Moderna dan Pfizer tetap memberikan manfaat yang lebih besar, dibandingkan risikonya.
Sedangkan seorang juru bicara Moderna mengatakan, bahwa pihaknya telah mengetahui keputusan oleh regulator Swedia dan Denmark. Ia mengatakan bahwa kondisi ini biasanya ringan dan pasien bisa pulih dalam waktu yang singkat. “Ini biasanya kasus ringan dan individu cenderung pulih dalam waktu singkat setelah perawatan standar dan istirahat. Risiko miokarditis meningkat secara substansial bagi mereka yang tertular COVID-19, dan vaksinasi adalah cara terbaik untuk melindunginya.
Sementara itu, Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Prof Hindra Irawan Satari buka suara soal Swedia hingga Denmark yang menyetop sementara vaksin Moderna karena temuan kasus miokarditis atau radang jantung pada usia dewasa muda. Mereka menghentikan penggunaan vaksin Moderna di usia 30 tahun ke bawah, karena kasus dilaporkan pada rentang usia tersebut, usai vaksinasi dosis kedua.
Di Indonesia, hingga kini diklaim belum ada efek samping miokarditis yang dilaporkan. Namun, Prof Hindra meminta warga segera melapor jika mengeluhkan sejumlah gejala berikut. “Sampai saat ini belum ada KIPI miokarditis usai vaksin Moderna. Bila ada gejala nyeri dada, kesulitan bernapas, atau berdebar segera berobat ke dokter, biasanya sembuh dengan pengobatan,” ujar Prof Hindra.
Badan kesehatan Swedia meyakini pemicu laporan kasus miokarditis usai vaksinasi pada remaja dan usia dewasa muda berkaitan dengan vaksin Moderna. Meski jumlah kasus yang dilaporkan terbilang sedikit.”Hubungannya sangat jelas ketika menyangkut vaksin Spikevax Moderna, terutama setelah dosis kedua,” kata badan kesehatan itu, sembari menambahkan risiko terkena sangat kecil.
Adapun Indonesia, hingga saat ini masih terus melanjutkan vaksin Moderna pada usia 30 tahun ke bawah, sambil menunggu tinjauan ITAGI dan BPOM.(ris/dtc)
MEDAN, SUMUTPOS.CO- Langkah Armyn Simatupang menuju Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut) yang akan digelar dalam waktu dekat, kian mantap. Pasalnya, saat ini dia telah mengantongi surat dukungan dari 25 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota se-Sumut.
Ke-25 DPC Partai Demokrat tersebut mendeklarasikan dukungannya kepada Armyn Simatupang sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Sumut di Hotel Grand Aston Medan, Jumat (8/10) malam. Dalam deklarasi itu juga dilakukan penandatanganan di atas materai, sekaligus penyerahan surat dukungan sebagai syarat pencalonan sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumut.
Sebanyak 17 Ketua DPC hadiri secara langsung dalam deklarasi tersebut, sedangkan 8 DPC lainnya mengikuti secara virtual. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Toba, Robinson Tampubolon didampingi Ketua DPC Deliserdang, Hj Anita Lubis dan Ketua Organisasi Sayap FKKGD Borkat Hasibuan mewakili penggagas deklarasi menyebutkan, dukungan 25 DPC akan bertambah menjadi 27, karena DPC Dairi dan DPC Nias diharapkan menyusul menyerahkan tanda tangan dukungan.
“Ini adalah dukungan yang didasarkan pada harapan untuk kebesaran Partai Demokrat di Sumatera Utara. Kita para DPC optimis di bawah kepemimpinan Pak Armyn Simatupang, Demokrat akan kembali meraih kejayaannya di Provinsi Sumatera Utara,” kata Robinson Tampubolon yang disambut tepuk tangan peserta.
Ketua DPC PD Kota Medan, Burhanuddin Sitepu didampingi Ketua DPC Asahan Ilham Harahap, Ketua DPC Tebingtinggi Khairul Mukmin Tambunan, Ketua DPC Pematangsiantar Toga Sitorus, Ketua DPC Binjai HM Sajali, Ketua DPC Labura Abdi Ginting, Ketua DPC Nias Selatan Herman Nduru, Ketua DPC Kota Gunung Sitoli Herman Jaya Harefa, Ketua DPC Nias Barat Ir Nitema Gulo, Ketua DPC Nias Utara Hickia Harefa dan ketua DPC lainnya kepada wartawan menyebut, dukungan kepada Armyn murni merupakan keinginan para pemilik suara yang punya harapan besar Demokrat memenangi Pemilu 2024.
“Dengan 25 DPC yang telah menandatangani dukungan dan 2 lagi menyusul, maka nantinya dengan 27 dukungan DPC, calon kita H Armyn Simatupang bisa terpilih secara aklamasi,” tegas Burhanuddin Sitepu.
Burhanuddin juga berharap, setelah adanya deklarasi dukungan mayoritas DPC mendukung Armyn, pelaksanaan Musda bisa secepatnya digelar. “Tentu DPP melihat solidnya dukungan untuk Pak Armyn ini dan sudah saatnya Musda digelar dan kepengurusan DPD dilantik sehingga DPC berkonsentrasi penuh melakukan konsolidasi serta membangun koalisi bersama rakyat,” tegasnya.
Pembacaan deklarasi dukungan untuk Armyn Simatupang yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Sumut, dilakukan Ketua DPC PD Sibolga Effendi Marpaung. Dinyatakan ke-25 DPC siap mengawal pelaksanaan Musda yang aman, kondusif dan didasari semangat kebersamaan. Mereka juga menyatakan dukungan dan kesolidan untuk memenangkan H Armyn Simatupang pada Musda yang diharapkan digelar Oktober ini.
Sebelumnya, deklarasi ini diawali dengan pernyataan kebulatan tekad kader dan pengurus DPC serta DPD Sumut untuk mendukung kepemimpinan Ketua Umum DPP PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dibacakan H Armyn Simatupang. Juga menjadi kebulatan tekad seluruh kader untuk siap menjaga marwah dan kehormatan partai dari kelompok yang ingin mengganggu soliditas Partai Demokrat. Serta bertekad membesarkan Partai Demokrat sehingga kembali berjaya sebagai pemenang Pemilu 2024 di Provinsi Sumatera Utara.
Armyn Simatupang dalam sambutannya, mengaku dukungan yang diberikan mayoritas DPC di luar dugaannya. “Tentu dukungan ini didalamnya berisi harapan yang besar dari rekan-rekan DPC agar Partai Demokrat menjadi besar di Sumut. Ada tanggung jawab besar yang harus saya kerjakan jika kelak DPP mempercayakan jabatan Ketua DPD Sumut,” pungkasnya. (adz)
SUMUTPOS.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) resmi membuka layanan terintegrasi lewat Sentra Layanan Ultra Mikro di sejumlah daerah di Sumatera Utara (Sumut).
Pemimpin Wilayah BRI Medan, Budhi Novianto (Kanan) saat peresmian layanan terintegrasi lewat Sentra Layanan Ultra Mikro, di BRI Unit Talun Kenas, Deliserdang, Kemarin. Sumut pos/ ist.
Pemimpin Wilayah BRI Medan, Budhi Novianto mengatakan, hal ini sebagai tindak lanjut terbentuknya Holding Ultra Mikro yang memiliki visi ekonomi kerakyatan.
“Hadirnya Holding Ultra Mikro akan memperkuat model bisnis masing-masing perseroan dan akan saling melengkapi dengan memberikan layanan keuangan yang terintegrasi dalam meningkatkan pemberdayaan dan menyediakan pembiayaan yang lebih lengkap dan lebih murah kepada masyarakat ultra mikro,” ujarnya, Kamis (7/10).
Holding Ultra Mikro ini, lanjut Budhi, diwujudkan dalam bentuk sinergi layanan antara BRI dengan Pegadaian melalui model co-location yaitu jaringan layanan BRI akan dilengkapi dengan loket layanan Pegadaian atau akan lebih dikenal dengan ‘SENYUM’ Sentra Layanan Ultra Mikro.
“Secara Nasional Layanan Co-Location SENYUM BRI dan Pegadaian dibuka di 71 Unit Kerja BRI di seluruh Indonesia, sedangkan untuk di wilayah Sumut terdapat di lima unit kerja, yakni BRI Unit Talun Kenas, Kantor Cabang Lubuk Pakam, BRI Unit Batang Serangan, Kantor Cabang Stabat, BRI Unit Seribu Dolok, Kantor Cabang Kabanjahe, BRI Unit Damuli, Kantor Cabang Rantau Prapat dan BRI Unit Teluk Panji, Kantor Cabang Kota Pinang,” paparnya.
Dijelaskannya, Holding Ultra Mikro akan menghasilkan lembaga pemberdayaan mikro termasuk ultra mikro terbesar yang memiliki ekosistem keuangan terlengkap. Ekosistem ultra mikro yang dibangun berdasarkan sinergi model bisnis BRI-Pegadaian akan mampu memberikan journey layanan keuangan yang terintegrasi bagi pelaku usaha di segmen ultra mikro.
Dia menambahkan, tujuan akhir dari Integrated Journey dalam Ekosistem Ultra Mikro ini adalah fase Upgrade, di mana nasabah ultra mikro dapat berkembang menjadi pengusaha dengan kapasitas bisnis yang lebih matang dan siap naik kelas ke segmen Mikro.
Pada saat ini, kata Budhi lagi, sekitar 57 Juta pengusaha ultra mikro mencari sumber pendanaan, dimana selama ini baru sekitar 20 persen pelaku usaha ultra mikro yang sudah memiliki akses pembiayaan.
“Maka dengan Holding Ultra Mikro yang melibatkan entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero) diharapkan akan memberikan berbagai kemudahan kepada masyarakat dalam mendapatkan pinjaman dengan biaya yang lebih murah dan dengan jangkauan layanan yang lebih luas,” imbuhnya.
Budhi mengungkapkan, pembentukan ekosistem ultra mikro akan memperkuat perjalanan BRI dalam mencapai aspirasi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion, dan terus memberikan value berkelanjutan bagi seluruh stakeholders.
“Kami yakin ke depan loket-loket Sentra Layanan Ultra Mikro akan terus bertambah dan masyarakat Sumut akan semakin mudah dalam memanfaatkan keberadaan layanan tersebut sehingga penguatan ekosistem ultra mikro melalui holding akan semakin terakselerasi, dan ini tentunya sebuah kebanggaan bagi kami. Selain sebagai pemacu pertumbuhan, Holding Ultra Mikro ini akan memberikan nilai tambah untuk nasabah,” pungkasnya. (Dwi)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelantikan Wakil Wali Kota Pematangsiantar terpilih hasil Pilkada serentak 2020, Susanti Dewayani, semakin menunjukkan titik terang. Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, telah menandatangani usulan surat keputusan untuk pengangkatan Susanti ke Kementerian Dalam Negeri, Kamis (7/10).
Selaku leading sector, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprovsu langsung menindaklanjuti hal tersebut. ”Iya sudah (ditandatangani gubernur, Red) Dan sudah kami kirimkan ke Kementerian Dalam Negeri hari ini,” kata Kepala Bagian Otonomi Daerah pada Biro Pemerintahan dan Otda Setdaprovsu, Ahmad Rasyid Ritonga menjawab Sumut Pos, Jumat (8/10).
Usulan dimaksud, menurut Rasyid, telah mereka sampaikan kepada Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri melalui aplikasi Sistem Online Layanan Administrasi (SIOLA). ”Ya, sudah kita sampaikan ke Dirjen (Otda) secara online,” ujarnya.
Dalam hal ini, pihaknya hanya meneruskan sesuai kewenangan yang dimiliki. Terlebih sebelumnya, DPRD Siantar telah menggelar paripurna pemberhentian Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Hefriansyah-Togar Sitorus, yang telah lama tertunda dilaksanakan legislatif setempat. ”Dengan dasar hasil paripurna DPRD Siantar itulah, pemprov meneruskan ke Kemendagri. Selanjutnya kita tunggu petunjuk dari pemerintah pusat,” pungkasnya.
Sekadar mengingatkan, paripurna pengusulan pemberhentian Hefriansyah-Togar oleh DPRD didasarkan pada surat Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik Nomor 131.12/3649/Otda tanggal 4 Juni 2021 kepada gubernur Sumut yang ditembuskan ke DPRD bersamaan dengan surat pengantar dari Gubsu, Edy Rahmayadi.
Surat ini juga dilandasi pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.21-354 tahun 2021 tanggal 23 Februari tentang pengesahan pengangkatan kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil pemilihan kepala daerah di kabupaten/kota di Sumut, yakni telah menetapkan Susanti Dewayani sebagai Wakil Wali Kota Pematangsiantar terpilih hasil Pilkada serentak 2020. (prn)