26 C
Medan
Wednesday, January 14, 2026
Home Blog Page 3049

Jadi Tumpuan Utama, Menko Airlangga Dorong KUR untuk Sektor Pertanian dan Perikanan Provinsi Maluku

AMBON, SUMUTPOS.CO – Tak hanya meninjau perkembangan penanganan Covid-19, dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kota Ambon pada Senin (4/10), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga melakukan peninjauan dan dialog terkait perkembangan pemulihan ekonomi di kota ini.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Sekretariat Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM menyelenggarakan acara “Optimalisasi Penyaluran KUR untuk Meningkatkan Kesejahteraan UMKM dan Pemulihan Ekonomi”. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan Lembaga Penyalur KUR serta Penjamin KUR dalam mengakomodir aspirasi masyarakat dan mengoptimalkan penyaluran KUR, sebagai langkah strategis untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

“Harapan Pemerintah, KUR dapat membantu UMKM dan menopang percepatan pemulihan ekonomi nasional, termasuk membantu pengusaha UMKM di Kota Ambon ini untuk dapat bertahan di tengah pandemi,” ujar Menko Airlangga.

Dalam acara ini juga diselenggarakan pameran dari beberapa UMKM di Kota Ambon yang menjadi binaan penyalur KUR. Menko Airlangga berkeliling meninjau booth pameran tersebut, dan juga berbincang singkat dengan para pelaku UMKM. Produk yang dipamerkan antara lain berupa rempah-rempah, tekstil, pertanian hidroponik, makanan-minuman, dan kerajinan tangan.

Kegiatan tersebut menjadi aksi nyata Pemerintah dalam mengoptimalkan penyaluran KUR di Provinsi Maluku bersama stakeholders penyalur dan penjamin KUR, yaitu Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, Askrindo, dan Jamkrindo. “Semoga KUR dapat terus mendampingi UMKM mengembangkan usaha dalam memulihkan perekonomian daerah maupun nasional,” kata Menko Airlangga.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir, pada kesempatan yang sama melaporkan bahwa pencapaian realisasi KUR pada masa pandemi di 2020 tercatat sebesar Rp198,53 triliun atau lebih tinggi dibandingkan pada masa pra Covid 2019 yang sebesar Rp140,1 triliun.

Pada masa pandemi Covid-19 dua tahun terakhir ini, Pemerintah telah membuat berbagai program kebijakan KUR dan pembiayaan bagi UMKM, diantaranya pada tahun 2021 memberikan tambahan subsidi bunga sebesar 3%, sehingga suku bunga menjadi hanya 3% sampai akhir 2021.

Pemerintah juga telah meningkatkan plafon KUR dari Rp253 triliun menjadi Rp285 triliun, menaikkan plafon KUR tanpa agunan tambahan dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta, serta mewajibkan peningkatan ketentuan porsi kredit UMKM menjadi paling sedikit sebesar 30% pada Juni 2024.

Kinerja penyaluran KUR terus meningkat, realisasi di tahun ini s.d. 27 September 2021 telah mencapai Rp200,26 triliun (70,27% dari target 2021 sebesar Rp285 triliun) dan diberikan kepada 5,39 juta debitur, sehingga total outstanding KUR sejak Agustus 2015 sebesar Rp321 triliun dengan NPL tetap terjaga di kisaran 1,14%.

Penyaluran KUR di Provinsi Maluku sejak Januari 2021 s.d. 27 September 2021 telah mencapai Rp 768,51 miliar kepada 26.660 debitur. Porsi penyaluran KUR di Provinsi Maluku selama 2021 per sektor terbesar adalah sektor perdagangan (55,66%), jasa-jasa (19,25%), serta pertanian, perburuan dan kehutanan (12,72%). Sektor pertanian dan perikanan merupakan salah satu sektor pendukung ekonomi Provinsi Maluku yang dibuktikan dengan realisasi KUR yang tercatat sebesar Rp97,78 miliar (12,72%) dan 56,48 miliar (7,35%).

Sementara itu, penyaluran KUR di Kota Ambon sejak Januari 2021 s.d. 1 Oktober 2021 telah mencapai Rp 131,6 miliar kepada 4.081 debitur. Porsi penyaluran KUR di Kota Ambon selama 2021 per sektor terbesar yaitu sektor perdagangan (54,26%), jasa-jasa (36,72%), serta pertanian, perburuan, dan kehutanan (3,43%).

Komposisi penyaluran KUR pada sektor pertanian dan perikanan di Ambon tercatat masing-masing sebesar Rp4,51 miliar (3,43%) dan Rp2,88 miliar (2,18%). “Hal ini menandakan masih terbukanya peluang penyaluran KUR pada kedua sektor tersebut,” imbuh Iskandar.

Masih dalam rangkaian kunjungan kerja di Kota Ambon, Menko Airlangga mengadakan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama. Dalam pertemuan tersebut, disampaikan perkembangan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Ambon dan peran para tokoh agama dan masyarakat tersebut dalam menyukseskan penanganannya dengan mendorong vaksinasi dan sosialisasi prokes kepada masyarakat. Selain itu, pembahasan juga dilakukan terkait dengan pemulihan ekonomi dan pembangunan di Provinsi Maluku.

“Pertumbuhan ekonomi sudah baik di Maluku, PDRB Kuartal 2-2021 yaitu 4,53%, dan ini sudah berada dalam jalur positif. Kita akan terus dorong bahwa ekonomi rakyat terus digelontorkan. Pemerintah juga terus mendorong Program Kartu Prakerja, jumlah penerimanya di 2021 di Maluku meningkat dua kali lipat dibandingkan 2020. Kami sudah diprioritaskan di timur, jadi semakin banyak anak muda kita yang mendapatkan Kartu Prakerja,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam dua kegiatan ini adalah Menko Airlangga antara lain Menteri Perindustrian, Gubernur Maluku, Anggota DPR RI, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Badan Usaha Milik Negara, Riset, dan Inovasi Kemenko Perekonomian, Wali Kota Ambon, serta perwakilan penyalur KUR dari Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, beserta penjamin KUR PT Jamkrindo dan PT Askrindo cabang Kota Ambon, dan juga perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh agama Provinsi Maluku. (dep1/rep/fsr/*)

Total Bantuan Gojek untuk Mitra Driver Capai Rp260 Miliar

Gojek kembali menyalurkan bantuan Program Kesejahteraan Mitra Driver berupa Bantuan Kebutuhan Pokok yakni uang belanja sembako sebesar lebih dari Rp17 miliar, disalurkan langsung ke saldo dompet mitra driver yang telah menjalani vaksinasi COVID-19.

Kucurkan Lagi Bantuan Uang Belanja Sembako

Di momen peringatan ulang tahun ke-11, Gojek memperkuat komitmennya untuk #BangkitBersama mitra driver di masa pandemi dengan menggenapkan bantuan senilai lebih dari Rp260 miliar rupiah, terangkum dalam Program Kesejahteraan Mitra Driver untuk menghadapi pandemi COVID-19 yang telah berjalan sejak 2020.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gojek terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung mitra untuk bangkit bersama menghadapi tantangan pandemi COVID-19. Salah satu upaya dilakukan melalui Program Kesejahteraan Mitra Driver yang dicanangkan sejak Maret 2020.

Pada momen peringatan ulang tahun ke-11, Gojek kembali menyalurkan bantuan Program Kesejahteraan Mitra Driver berupa Bantuan Kebutuhan Pokok yakni uang belanja sembako sebesar lebih dari Rp17 miliar, disalurkan langsung ke saldo dompet mitra driver yang telah menjalani vaksinasi COVID-19.

Total, akumulasi bantuan Program Kesejahteraan Mitra Driver yang disalurkan Gojek bagi mitra sejak Maret 2020 hingga September 2021 telah lebih dari Rp260 miliar, terdiri dari Bantuan Kebutuhan Pokok (Rp175,8 miliar), Bantuan Penyediaan Layanan/Perlengkapan Kesehatan (Rp70,3 miliar), dan Bantuan Pendapatan Bagi Mitra Driver (Rp15 miliar).

CEO Gojek Kevin Aluwi mengungkapkan, “Menuju 11 tahun usia mengaspal di Indonesia, Gojek bersama mitra berkolaborasi untuk terus hadir memberikan solusi nyata dalam membantu masyarakat memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari. Kolaborasi ini terus kami jalankan dengan sungguh-sungguh, termasuk di situasi pandemi yang penuh tantangan. Salah satunya, melalui bantuan Gojek kepada mitra driver yang sampai saat ini sudah mencapai Rp260 miliar sebagai bentuk dukungan berkelanjutan untuk bisa #BangkitBersama.”

Kevin menjelaskan, bantuan uang belanja yang diberikan pada periode ini (awal Oktober 2021) difokuskan bagi ratusan ribu mitra driver di seluruh Indonesia yang telah menjalani vaksinasi COVID-19 minimal dosis pertama. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok mitra, inisiatif ini menjadi bentuk apresiasi bagi mitra driver yang telah memiliki kesadaran untuk menjalani vaksinasi, melindungi dirinya dari risiko paparan COVID-19.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam  percepatan program vaksinasi nasional, di mana inisiatif Gojek terkait vaksinasi dijalankan secara komprehensif mencakup seluruh aspek penting yang dibutuhkan; mulai dari edukasi, sosialisasi, memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi, hingga apresiasi kepada mitra yang telah divaksin.

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia – dr. Siti Nadia Tarmizi turut mengapresiasi langkah Gojek. “Dukungan dan kerjasama serta kolaborasi seluruh pihak dalam membantu percepatan program vaksinasi nasional perlu terus dijalankan. Keterlibatan Gojek untuk merangkul seluruh mitranya untuk menjalani vaksinasi melalui berbagai inisiatif, salah satunya dengan pemberian apresiasi ini, merupakan langkah yang patut ditiru. Inisiatif dari hulu ke hilir ini tidak hanya membantu driver secara finansial untuk memenuhi kebutuhan, namun juga membuat mitra lebih terpacu dalam menjaga kesehatan dan keselamatan mereka saat bekerja.”

Total, akumulasi bantuan Program Kesejahteraan Mitra Driver yang disalurkan Gojek bagi mitra sejak Maret 2020 hingga September 2021 telah lebih dari Rp260 miliar, terdiri dari Bantuan Kebutuhan Pokok (Rp175,8 miliar), Bantuan Penyediaan Layanan/Perlengkapan Kesehatan (Rp70,3 miliar), dan Bantuan Pendapatan Bagi Mitra Driver (Rp15 miliar).

Gojek telah menyalurkan bantuan lebih dari Rp260 miliar melalui Program Kesejahteraan Mitra Driver di masa pandemi COVID-19 terangkum dari 3 pilar utama:

  1. Bantuan Kebutuhan Pokok senilai Rp175,8 miliar, terdiri dari uang belanja sembako (termasuk Rp17 Miliar yang didistribusikan di periode ini), voucher belanja sembako, voucher potongan harga sembako dari GoPay, serta voucher makanan murah dan sehat untuk keluarga mitra driver,
  2. Bantuan penyediaan layanan/perlengkapan kesehatan senilai Rp70,3 miliar terdiri dari pembagian masker, hand sanitizer, disinfektan, operasional Posko Aman, edukasi dan sosialisasi vaksin, serta penyelenggaraan operasional pos pelayanan vaksin bagi ratusan ribu mitra driver di lebih dari 70 kota.
  3. Bantuan pendapatan bagi mitra driver senilai Rp15 Miliar, berupa pengganti pendapatan bagi mitra yang non-aktif sementara saat masa pemilihan dari COVID-19.

Selain ketiga pilar bantuan yang dijalankan secara nasional tersebut, di tingkat regional Sumatera, Gojek turut menjalankan berbagai program bantuan untuk para mitra. Di kota Medan dan Palembang, Gojek bekerja sama dengan beberapa warung untuk menyediakan menu makan siang terjangkau bagi mitra driver.

Khusus di Medan, Gojek memberikan bantuan pendidikan/beasiswa dan pembinaan bagi 23 anak mitra di Politeknik Cipta Mandiri Medan. Gojek juga memberikan bantuan voucher cashback kepada mitra untuk mengisi bahan bakar untuk meringankan beban harian mereka. Sementara di kota Palembang, selain menjalankan program serupa bagi para mitra, Gojek juga memiliki program perawatan kendaraan bermotor bagi para mitra. Gojek juga memberikan bantuan pendidikan bagi anak-anak mitra Gojek di tingkat SD hingga SMA yang berprestasi melalui Program Merdeka Pendidikan.

“Tentunya dengan usia 11 tahun yang semakin matang, akan semakin kuat pula kolaborasi Gojek bersama mitranya, untuk saling bahu membahu memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat. Lewat kolaborasi yang kuat, kami percaya ekosistem Gojek dapat bangkit bersama melewati masa penuh tantangan ini dengan baik,” kata Kevin.

Kevin juga menambahkan bahwa sebagai ekosistem karya anak bangsa yang berpihak pada wirausaha lokal, dukungan mitra driver ini menjadi bagian dari gerakan #BangkitBersama di bawah Grup GoTo yang menghadirkan berbagai inisiatif untuk membantu masyarakat dan mitra di ekosistem GoTo untuk tidak hanya dapat bertahan, tetapi juga tetap produktif di masa pandemi. (rel)

Polres Tebingtinggi Tingkatkan Pengaman saat Pelaksanaan Vaksinasi Pedagang di Pasar Kain

TEBINGTINGI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso meminta seluruh personel yang bertugas untuk meningkatkan pengamanan saat pelaksanaan vaksinasi kepada para pedagang di Pasar Kain Jalan MT Haryono Kota Tebingtinggi. Hal ini disampaikan Kapolres saat memimpin apel di Lapangan Mapolres Tebingtinggi di Jalan Pahlawan, Senin (4/10).

APEL: Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso memimpin apel di Mapolres Tebingtinggi, Senin (4/10/2021).
SOPIAN/SUMUT POS.

“Ada 350 jumlah dosis vaksinasi yang akan disuntikan. Diharapkam personel melakukan pengawasan dengan baik dan benar demi mendukung percepatan program vaksinasi dari Pemerintah,” kata AKBP Agus Sugiyarso.

Ditegaskan Agus, sudah 80 persen saat ini penanganan Covid-19 di wilayah hukum Polres Tebingtinggi, dia berharap semua elemen bisa menurunkan level 3 ke level 2 dengan syarat minimal vaksinasi 50 persen. “Mencapai target itu, kita harus tetap berkoordinasi dengan Pemda dan Pemko setempat serta TNI untuk masalah pengamanan vaksinasi. Kita akan melaksanakan vaksinasi di Pasar Kain dengan jumlah vaksin 350 dosis,” jelasnya.

Sedangkan untuk vaksinasi di tingkat kelurahan, papar Kapolres, pihaknya meminta agar dilakukan pengamanan minimal 2 orang personel setiap kegiatan. “Untuk rekan-rekan personel yang bertugas agar disiplinnya ditingkatkan lagi. Kurangi pelanggaran dalam pelaksanaan tugas, khususnya pungli dan kita tetap menjaga nama baik instansi kita dengan melaksanakan tugas dengan sungguh,” pinta AKBP Agus Sugiyarso.

Sambungnya, ke depan pelaksanaan vaksinasi akan dilaksanakan setiap minggunya sesuai dengan arahan Kapolda, dalam hal ini Polres Tebingtinggi akan melaksanakan pengamanan vaksinasi di Pasar Kain Kota Tebingtinggi dan kelurahan. “Laporkan setiap perkembangannya, terutama hal yang menonjol,” pintanya. (ian)

CERI Minta Penegak Hukum Bersikap Atas Peringatan Keras Ahok

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman, menilai pernyataan keras Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) terhadap Konsorsium Kontraktor EPC Kilang RDMP Balikpapan di berbagai media, mengindikasikan terdapat masalah dalam pelaksanaan pembangunan Kilang RDMP Pertamina Balikpapan.

Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman.

“Ahok mengeluarkan pernyataan itu setelah berkunjung ke Kilang Balikpapan pada Senin 27 September 2021. Pernyataannya di akun Instagram @Basukibtp itu pun telah dikutip oleh banyak media,” ungkap Yusri dalam rilis yang diterima, Senin (4/10).

Pesan Ahok itu menurut Yusri sangat tegas. Pertama, agar konsorsium kontraktor EPC menyelesaikan pembangunan dengan kualitas yang ditentukan. Kedua, harus sesuai target. Proyek kilang RDMP harus selesai pada tahun 2024, meskipun perencanaan awal akan beroperasi pada tahun 2023. Ahok ingin proyek ini selesai dengan segala konsekuensinya, tapi harus tetap sesuai aturan dan asas keadilan.

“Pesan ketiga Ahok secara tegas melarang adanya biaya yang bisa merugikan Pertamina dan nilai keekonomian proyek ke depannya. Kekhawatiran ini didasari fakta dimana saat ini telah terjadi peningkatan nilai capital expenditure (capex) cukup signifikan,” bebernya.

Dirinya menduga, pernyataan keras Ahok itu dilandasi temuan terbaru dari lembaga pemeriksa BPKP yang baru selesai melakukan audit terhadap proyek RDMP Balikpapan.

Proses audit BPKP dimulai sekitar awal Maret 2021, pada pertengahan Juni 2021 ada tiga konsorsium yang pernah ikut tender kilang RDMP Balikapapan diundang resmi oleh pemeriksa BPKP untuk klarifikasi, kata Yusri berdasarkan informasi pejabat kilang Pertamina.

“Konon kabarnya hasil audit telah dipresentasikan kepada Dewan Direksi dan Dewan Komisaris Pertamina beberapa hari sebelum Ahok berkunjung ke kilang Balikpapan,” ungkap Yusri.

Lanjut Yusri, dari desas-desus di kalangan internal Pertamina, telah ditemukan tiga hal penting dari hasil audit yang bisa berujung ke proses pelanggaran hukum. Lebih jauh, bila cukup bukti hal ini dapat menjadi pertimbangan rekomendasi penghentian pekerjaan.

“Hal itu ditengarai lantaran telah terjadi advanced payment dan peningkatan nilai kontrak akibat banyak perubahan perintah kerja atau Change Order yang melebihi nilai yang diperbolehkan menurut Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Fakta ini telah membuktikan adanya dugaan pelanggaran yang nyata dan sulit dibantah,” ulas Yusri.

Selain itu, kata Yusri lagi, hal krusial lain yang telah terjadi ketika proyek akan berjalan, pimpinan konsorsium SK Energi mengundurkan diri.

“Tetapi anehnya Pertamina saat itu menyetujui pergantian Hyundai EC sebagai pimpinan konsorsium. Padahal menurut aturan jika pimpinan konsorsium mundur, seharusnya Pertamina melakukan tender ulang,” terangnya lagi.

Informasinya, kata Yusri, berdasarkan pengalaman yang ada, Hyundai E&C secara administrasi saat itu belum memenuhi syarat sebagai pimpinan konsorsium untuk proyek sejenis itu.

“Hingga saat ini, akhir September 2021, kemajauan kerja proyek kilang RDMP Balikpapan baru sekitar 42 persen, jauh dari target semula yakni 84 persen, meskipun pandemi Covid 19 dipakai sebagai alasan pembenar,” tegasnya.

Pembiayaan untuk pembangunan kilang RDMP, menurut keterangan Yusri, sejak awal direncanakan dan dijalankan dengan Trustee Borrowing Scheme. Namun, karena peningkatan Capex yang di luar kewajaran telah mengakibatkan proyek hingga saat ini belum mendapatkan investor yang mau berinvestasi untuk proyek kilang ini.

“Mungkin para investor meyakini tingginya resiko proyek, sehingga terpaksa Pertamina membiayai sendiri, dan konon kabarnya Pertamina hanya sanggup membiayai hingga akhir 2021,” katanya.

Sehingga, kata Yusri lagi, wajar saja jika Ahok baru-baru ini mengeluarkan peringatan keras. Proyek tidak boleh molor penyelesaiannya dan nilai proyek serta kinerja kilang yang dibangun harus menghasilkan nilai produk berkualitas dengan kapasitas sesuai perencanaan awal, sehingga efisiensi kilang dapat diperoleh.

“Ahok sebagai komisaris utama tentu mempunyai beban tanggungjawab yang besar agar proyek strategis nasional yang merupakan kebijakan Presiden Jokowi untuk menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional dapat direalisasikan segera,” ulas Yusri.

“Tampaknya Dewan Direksi Pertamina Holding dan Subholding PT Pertamina Kilang Internasional saat ini lagi pusing tujuh keliling mencari solusi dari temuan BPKP terbaru ini,” tutup Yusri. (rel/dek)

Sentra Vaksinasi dan Tenaga Kesehatan Menjadi Fokus Perhatian Upaya Pengendalian Pandemi Covid-19

AMBON, SUMUTPOS.CO – Pemerintah terus berkomitmen menggencarkan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat untuk mencapai target herd immunity pada akhir tahun ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Penanganan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) kembali meninjau sentra vaksinasi di wilayah timur Indonesia, tepatnya di Kota Ambon, Senin (4/10).

Menko Airlangga mengapresiasi antusiasme warga Kota Ambon yang datang untuk melakukan vaksinasi di Tribun Lapangan Merdeka. Sentra vaksinasi di Tribun Lapangan Merdeka tersebut, diselenggarakan mulai 22 September hingga 14 Oktober 2021 mendatang. Target capaian vaksinasi dalam periode 3 minggu tersebut sebanyak 20 ribu orang, sedangkan pelaksanaan pada 4 Oktober 2021 ini ditargetkan bagi 2 ribu orang.

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan oleh vaksinator yang terbagi menjadi 7 serta berasal dari Puskesmas pada Dinas Kesehatan Kota Ambon dan tim dari TNI. Sementara itu, jenis vaksin yang digunakan yakni Sinovac, AstraZeneca, dan Moderna.

Sampai dengan 3 Oktober 2021, vaksinasi di Lapangan Merdeka tersebut tercatat telah mencapai 1.097 orang. Sedangkan untuk capaian keseluruhan Dosis 1 di Kota Ambon yaitu 197.895 orang (72,22%), Dosis 2 yaitu 107.902 orang (39,4%), dari target 274.194 orang,

Stok vaksin di Provinsi Maluku juga relatif mencukupi, sementara untuk Kota Ambon masih mencukupi untuk 19 hari ke depan. Tercatat hanya ada dua kabupaten yang mempunyai estimasi stok kurang dari 14 hari yakni di Kabupaten Kep. Aru dan Kabupaten Kep. Tanimbar.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut dapat memudahkan masyarakat untuk vaksinasi dan meningkatkan capaian vaksinasi secara signifikan. Tak lupa, jalankanlah selalu protokol kesehatan 3M yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” imbau Menko Airlangga.

Provinsi Maluku mengalami penurunan kasus aktif sebesar 94,67% dalam kurun waktu 9 Agustus s.d. 03 Oktober 2021. Puncak penambahan kasus harian di Provinsi Maluku terjadi pada bulan Juli, tepatnya di 6 Juli 2021 dengan mencatatkan sejumlah 349 kasus.

Saat ini, tren kasus harian Covid-19 di Provinsi Maluku sudah menurun, walaupun masih fluktuatif. Rata-rata kasus harian pada minggu terakhir September 2021 hanya single digit yakni 4 kasus per hari. Tercatat penambahan kasus harian tertinggi terjadi pada 23 September sebanyak 37 kasus. Hal ini yang mendorong Provinsi Maluku berhasil masuk Level Asesmen 2. Sementara, Kota Ambon pun berada pada Level Asesmen 2.

“Kita ucapkan selamat dan terima kasih kepada Gubernur dan jajarannya atas keberhasilan masuk Level 2. Seperti yang tadi dilaporkan, saya yakin penanganan Covid-19 di Maluku dan Ambon sudah baik. Namun kita tidak boleh berpuas diri, harus tetap waspada,” ungkap Menko Airlangga

Pada kesempatan yang sama, Menko Airlangga juga bertemu muka dan memberi semangat para tenaga kesehatan di Kota Ambon yang selama ini telah berjuang maksimal untuk menangani Covid-19 dan menjalankan proses vaksinasi bagi seluruh masyarakat.

“Kalau ada RS Covid-19 yang sekarang jumlah pasiennya relatif nol (tidak ada), tapi itu belum boleh ditutup karena belum ada satu negara yang mengangkat (status) pandemi. Harus tetap siap, jangan sampai tidak siap jika sampai terjadi kenaikan kasus lagi. Kemudian, saya harap suntikan booster nakes bisa dipercepat jadi tidak ada nakes yang terekspos,” paparnya.

Perwakilan tenaga kesehatan yang hadir berasal dari 22 Puskesmas, 8 RS Rujukan Covid-19 dan Fasyankes pelaksana vaksinasi, kemudian perwakilan RS Lapangan, KKP, BTKL, BPOM, yang keseluruhannya berjumlah 105 orang, serta perwakilan dari tim vaksinator sejumlah 49 orang. Menko Airlangga dalam kesempatan tersebut juga menyerahkan secara simbolis, bantuan berupa sembako dan bantuan dana pendidikan bagi anak-anak tenaga kesehatan.

Turut hadir mendampingi Menko Airlangga antara lain Menteri Perindustrian, Gubernur Maluku, Anggota DPR RI, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Deputi Bidang Koordinasi Badan Usaha Milik Negara, Riset, dan Inovasi, serta Wali Kota Ambon. (rep/fsr/*)

Dugaan Ajaran Sesat, BKAG Minta Polrestabes Medan Terbitkan SP3 Pdt Asaf Marpaung

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rohaniawan Kristen tergabung di Bina Kerjasama Antar Generasi (BKAG) Kota Medan meminta Polrestabes Medan untuk menerbitkan Surat Penetapan Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap Pendeta (Pdt) DR Asaf Marpaung.

Ketua BKAG Kota Medan Pdt Robert Sinambela, didampingi Sekjen DPP GM BKAG Josua Hutauruk dan Tribrata Hutauruk, Kuasa Hukum Pdt DR Asaf Marpaung usai memberikan keterangan pers di Sekretariat DPP BKAG. (Ist).

Pasalnya, BKAG melihat dari khotbah dan buletin gereja tidak ada unsur penodaan atau penistaan agama sebagaimana yang disangkakan kepada pemimpin Gereja Indonesia Kegerakan (Indonesia Revival Church) itu.

“Ini menjadi preseden buruk bagi kami sebagai pendeta, karena dengan mudahnya seorang pendeta menjadi tersangka dengan dasar laporan penistaan oleh sekelompok jemaat,” kata Ketua BKAG Kota Medan, Pdt Drs Robert Sinambela MM MA, Sabtu (2/10).

Menurutnya, penetapan tersangka terhadap Pdt Asaf Marpaung bisa dikategorikan sebagai bentuk kriminalisasi dan menjadi ancaman kepada seluruh pendeta saat menjalankan tugasnya. Karena kata dia, kasus serupa dengan mudahnya juga bisa menimpa rohaniawan gereja lainnya ketika menyampaikan firman Tuhan.

“Tindakan yang dilakukan Polrestabes Medan yang menetapkan status tersangka terhadap Pdt Asaf Marpaung sangat berdampak, karena menerima laporan masyarakat tentang dugaan ajaran sesat tanpa dilakukannya klarifikasi terlebih dahulu,” tuturnya.

Robert mengungkapkan, dari keterangan kuasa hukum Pdt DR Asaf Marpaung, bahwa peyidik Polrestabes Medan telah memeriksa saksi ahli dan dari pemeriksaan saksi ahli tidak melakukan tindak ajaran sesat seperti yang dilaporkan jemaatnya.

“Tentunya dari keterangan ahli itu, menjadi pedoman bagi penyidik untuk menghentikan perkaranya dan mengeluarkan SP3 terhadap Pdt Asaf Marpaung,” ungkapnya, sembari menambahkan Bina Kerjasama Antar Generasi (BKAG) Kota Medan dalam waktu dekat akan beraudiensi dengan Kapolrestabes Medan berharap agar menerbitkan SP3 tersebut.

“Kita ingin adanya kepastian hukum. Pihak kepolisian seharusnya melindungi pendeta dalam menjalankan tugasnya bukan malah dikriminalisasi,” terang Robet.

Diketahui, Pdt DR Asaf Marpaung pada tahun 2018 dilaporkan Guntur Togap Hamonangan Marbun melalui kuasa hukumnya ke Polrestabes Medan, atas dugaan telah mengajarkan ajaran sesat kepada jemaatnya di Gereja IRC. Tuduhan itu sesuai laporan pengaduan Nomor LP/773/IV/2018. Kasusnya kini sedang ditangani pihak kepolisian.

Dalam laporannya, Guntur menuduh Pdt Asaf Marpaung mengajarkan ajaran sesat melalui warta jemaat edisi Juni 2010, di mana di sana Pendeta menulis penjabaran ayat Alkitab dengan judul “Jangan Biarkan Babon, Landak dan Kalajengking Tinggal di dalam Gereja”.

Warta jemaat itu dijadikan sebagai alat bukti untuk melaporkan Pdt Asaf Marpaung yang langsung dijadikan tersangka.

Lalu, dia menjalani pemeriksaan di Polrestabes Medan selama 3 hari 2 malam. Namun, setelah menjalani pemeriksaan dia tidak ditahan dan bisa pulang pada Rabu 19 Februari 2020. Meskipun statusnya masih tersangka, namun diwajibkan melapor secara berkala selama proses penyelidikan masih berjalan.

Sementara itu, Tribrata Hutauruk SH MH, Kuasa Hukum Pdt DR Asaf Marpaung, menuturkan bahwa berdasarkan petunjuk jaksa dengan menghadirkan saksi ahli menerangka bahwa Pdt DR Asaf Marpaung tidak bisa disangkakan melakukan ajaran sesat.

“Saya meminta sekaligus berharap agar penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan segera memberikan kepastian hukum denganmenerbitkan SP3 terhadap klien saya tersebut karena tidak seharusnya sebagai tersangka,” tandasnya. (man)

Guru Matematika SMP Ajarkan Perkalian Pakai Kartu Ponetif

Totaria Simbolon, , guru Matematika SMP N 3 Kabanjahe mengajar Matematika materi Perkalian Bilangan Bulat, menggunakan kartu positif dan kartu negatif (Ponetif).

KABANJAHE, SUMUTPOS.CO – Pembelajaran Matematika sering menitikberatkan pada kemampuan berhitung. Cara ini kerab membuat siswa cenderung menghafal rumus dalam perhitungan, tanpa memahami konsep materi. Sebagai contoh, siswa menghafal perkalian bilangan, tetapi tidak memahami konsep perkalian itu sendiri.

Untuk menghindari hal tersebut, Totaria Simbolon, S.Pd, guru Matematika SMP N 3 Kabanjahe yang juga merupakan Fasilitator Daerah (Fasda) Tanoto Foundation, mencoba membelajarkan Matematika pada materi Perkalian Bilangan Bulat, dengan menggunakan kartu positif dan kartu negatif (Ponetif).

“Teknik ini saya gunakan agar siswa memahami konsep perkalian bilangan bulat dengan  mengalami (menggunakan media), dan mampu menyimpulkan bagaimana konsep perkalian bilangan bulat itu berlangsung,” kata Totaria kepada Sumut Pos, kemarin.

Pada pembelajaran dengan kartu ponetif ini, siswa melakukan aktifitas pembelajaran yang dipandu dengan lembar kerja yang sudah disiapkan guru. Pembelajaran dilakukan baik secara mandiri di rumah maupun Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

“Pada saat pembelajaran mandiri, siswa menyiapkan kartu positif dan kartu negatif sebanyak 50 buah. Selanjutnya menyelesaikan lembar kerja yang dikirmkan guru pada google classroom maupun WA group,” jelasnya.

Siswa diminta menempelkan kartu ponetif pada lembar kerja, yaitu perkalian 2 x 3 dengan menempelkan tiga buah kartu positif pada baris pertama. Kemudian menambahkan kembali tiga kartu positif pada baris kedua. Lalu menghitung semua kartu positif. “Itulah hasil dari perkalian 2 x 3,” katanya.

Untuk perkalian 3 x (-4), siswa menempelkan kartu negatif sebanyak empat buah pada baris pertama. Kemudian menambahkan empat kartu negatif pada baris kedua.

Untuk perkalian 3 x (-4), siswa menempelkan kartu negatif sebanyak empat buah pada baris pertama. Kemudian menambahkan empat kartu negatif pada baris kedua. Selanjutnya menambahkan kembali empat kartu negatif pada baris ketiga, lalu menghitung semua karu negatif yaitu sebanyak 12 kartu negatif (-12). “Itulah hasil perkalian dari 3 x (-4),” lanjutnya.

Untuk perkalian (-3) x (-4), siswa menempelkan empat buah kartu negatif pada baris pertama, empat kartu negatif pada baris kedua, dan menambahkan empat kartu negatif pada baris ketiga. Jika pengali bertanda negative, maka siswa membalikkan semua kartu. “Artinya, kartu negatif berubah menjadi kartu positif. Kemudian siswa menghitung semua kartu yang menjadi kartu positif, maka (-3) x (-4) adalah 12,” paparnya menjelaskan metode pembelajaran itu.

Untuk menyimpulkan bagaimana perkalian pada bilangan bulat, siswa diminta mengamati hasil kerjanya pada Lembar Kerja, dan menyimpulkan perkalian pada bilangan bulat. Di mana perkalian dua tanda yang sama adalah positif, dan perkalian bilangan berbeda tanda adalah negatif.

Untuk memantapkan pemahaman siswa saat belajar mandiri pada PTM terbatas, Totaria Simbolon meminta siswa mendiskusikan hasil lembar kerjanya secara berpasangan. Kemudian mempresentasikan hasil kerjanya. “Setelah semua memaparkan hasil kerjanya, saya memberikan penjelasan tentang perkalian bilangan bulat, untuk menambah pemahaman siswa,” katanya.

Menurut Totaria, elajar Matematika dengan teknik itu diikuti siswa dengan antusias. “Para siswa terlihat bersemangat, bahkan ketika diotanya tanggapannya,  siswa berkata, metode dengan kartu ponetif  lebih menyenangkan, bahkan membuat mereka mampu memahami konsep  perkalian pada bilangan bulat,” tutupnya. (tota/mea)

M Irfan Fahmi Sukses Raih Gelar Doktor Ilmu Komputer di USU

SUMUTPOS.CO – M Irfan Fahmi berhasil meraih predikat sangat memuaskan dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor, Program Doktor Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara (USU), dengan judul Desertasi Pendekatan Optimisasi Data Driven Pada Perencanaan Manajemen Health Care.

Persentase: M Irfan Fahmi saat mempersentasekan desertasinya di hadapan Rektor USU Dr Muryanto Amin SSos MSi, Penguji Eksternal Dr Rahmat Widia Sembiring SE MSc dan seorang tamu undangan Halima Tusakdiah SPd, dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor, Program Doktor Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara (USU), yang berlangsung secara virtual, di Gedung Auditorium USU, Kemarin. Sumut Pos/ ist.

Hal itu dinyatakan Rektor USU Dr Muryanto Amin SSos MSi, yang juga bertindak sebagai pemimpin sidang, didampingi Tim Penguji, Dr Maya Silvi Lydia BSc MSc dan Penguji Eksternal, Dr Rahmat Widia Sembiring SE MSc, serta Promotor, yakni Prof Dr M Zarlis, Co-Promotor Prof Dr Tulus Msi dan Dr Syahril Effendi Ssi MIT, di Gedung Auditorium USU, pada Kamis (30/9) lalu. Sidang Terbuka tersebut berlangsung secara virtual.

Sementara itu, M Irfan Fahmi mengucapkan rasa syukurnya, sebab telah melalui seluruh proses sidang dengan lancar, hingga memperoleh predikat sangat memuaskan.

M Irfan Fahmi merupakan anak dari pasangan Almarhum Drs Mohd Hadi KS dan Nurlena Lubis. Dia meiliki seorang Istri drg nurmalona MKes, dan tiga orang anak, yakni M Farhan, Tasya Rahmalita, dan M Rizki.

Dikatakannya, desertasinya meneliti semua kegiatan yang terkait dengan kinerja pelayanan di rumah sakit, dengan model pendekatan Optimisasi Data Driven Pada Perencanaan Manajemen Health Care.

“Model ini merupakan model yang meminimalkan biaya seluruh pelayanan dan biaya-biaya yang timbul karena ketidakpastian memberikan layanan terhadap pasien,” kata Irfan, Sabtu (2/10).

Hal ini, lanjutnya, merupakan optimisasi pemberian layanan kesehatan berdasarkan konsep data Driven dengan memberikan pelayanan semaksimal mungkin dan meminimalkan biaya perawatan seminimal mungkin. “Ini juga sangat erat kaitannya dengan kapasitas yang tersedia,” ujarnya

Menurut Irfan, perencanan dan pengendalian operasional kapasitas sangat penting. “Di mana perencanaan kapasitas sangat berkaitan untuk menyeimbangkan kualitas pelayanan kesehatan dengan biaya penyediaan perawatan,” pungkasnya. (Dwi)

Solusi Pencetakan Terintegrasi Epson Untuk Bekerja Hibrida

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Semenjak pemerintah mulai mengeluarkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 yang terhitung sejak 24 Agustus lalu, beberapa sektor perkantoran non-esensial sudah mulai banyak yang memberlakukan kerja hibrida yaitu, bekerja di kantor dengan kapasitas 25 persen staf karyawan bekerja dan sisanya bekerja dari rumah. Adanya keputusan peraturan ini, masyarakat kembali didorong untuk beradaptasi kembali dari 100 persen bekerja di rumah kini sudah mulai bisa bekerja di kantor. 

Dengan kembalinya operasional perusahaan, secara otomatis pekerjaan pekerjaan kantor seperti diantaranya tugas tugas pencetakan dokumen bisnis akan semakin banyak dilakukan. Hal ini, menjadi perhatian Epson untuk memberikan beberapa solusi yang mempertimbangkan kebutuhan para pelanggan melalui produk-produk dengan keunggulan seperti: konsumsi energi yang rendah, kemudahan penggunaan dan operasional, Heat-Free Technology (Teknologi Bebas-Panas), dan integrasi serta konektivitas yang mudah bagi pengguna mesin cetak

“Dengan tren bekerja hibrida yang sudah mulai banyak dilakukan di perkantoran saat ini, kami memahami bahwa kebutuhan pencetakan dokumen bisnis menjadi hal penting bagi perusahaan-perusahaan seperti di segmen korporasi, segmen pemerintahan dan juga segmen UMKM. Sehingga, Epson Indonesia melihat ini waktu yang tepat untuk memberikan solusi pencetakan terintegrasi dengan berbagai solusi berbentuk aplikasi, yang memungkinkan para karyawan dapat melakukan tugas cetak-mencetak dimanapun dan darimanapun mereka bekerja. Kemudian, solusi ini juga sekaligus ingin menciptakan pengalaman mencetak yang lebih sederhana dan mudah sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan produktifitas perusahaan.” kata Zanipar S A Siadari, Head of Visual Instrument & Printer Department Epson Indonesia.

Epson Integrated Business Printing SolutionSolusi Pencetakan Bisnis Terintegrasi Epson

Epson menghadirkan solusi pencetakan bisnis terintegrasi agar memudahkan para pengguna melakukan pencetakan dokumen dari mana saja. Dengan teknologi Inkjet memungkinkan pencetakan cepat dengan langkah yang lebih sedikit. Printer dapat langsung digunakan tanpa harus menunggu waktu pemanasan, lalu konsumsi energi (listrik) dan emisi CO2 yang hingga 85% lebih rendah serta penggantian suku cadang lebih rendah hingga 59%. Printer dengan teknologi Inkjet jauh lebih praktis dan menguntungkan dibandingkan dengan printer teknologi Laser yang lebih banyak membutuhkan proses lebih lama, biaya lebih besar, dan penggantian suku cadang yang lebih banyak.

Ease of Use & Simple OperationKemudahan Penggunaan & Pengoperasian Sederhana

Epson memberikan kemudahan penggunaan dan pengoperasian yang sederhana dengan adanya Sistem Manajemen Inkjet Bisnis untuk tiga kategori yaitu:

  1. Kategori pertama printer dan pemindai, dilengkapi dengan Epson Print Admin, Epson Open Platform, dan Epson Print Admin Serverless
  2. Kategor kedua manajemen dokumen, dilengkapi dengan Document Capture Pro Server
  3. Kategori ketiga manajemen fleet, dilengkapi dengan Epson Device Admin dan Epson Remote Service

Fitur ini akan memudahkan operasional dan pemeliharaan bagi pengguna. Pengendalian dan pengoptimalan pencetakan bisnis ini dapat memangkas biaya serta mengurangi dampak terhadap lingkungan. Beberapa fitur keunggulan Epson Print Admin akan memberi keuntungan bagi pengguna untuk produktivitas dan efisiensi biaya, seperti:

  • Evaluasi secara gratis – Demo untuk menampilkan fitur dan serta melakukan asesmen yang tepat untuk kebutuhan pengguna
  • Administrasi sederhana, aplikasi berbasis web yang mudah diakses dan digunakan.
  • Integrasi yang mudah, memungkinkan integrasi tanpa batas dengan infrastruktur Teknologi Informasi (TI) pada linggkungan kantor pengguna
  • Penggunaan Perangkat Secara Aman – Otentikasi Profil Pengguna melalui Kartu ID, kredensial masuk yang diketik atau kode PIN. Pencetakan, pemindaian & penggandaan yang aman.

Semua keunggulan fitur di atas memberikan beberapa keuntungan bagi para pengguna seperti:

  • Meningkatkan Produktivitas mempercepat dan mempermudah pengguaan dengan personalisasi antarmuka pengguna, fitur “Pindai & Kirim ke Saya”
  • Mengurangi Sampah – Dokumen hanya dicetak setelah pekerjaan dirilis oleh pengguna pada mesin cetak sehingga menghilangkan pemborosan cetak, terutama bagi pemakai yang sering lupa dengan dokumen cetakan
  • Mengedukasi Pengguna – Notifikasi yang dapat diatur untuk mengedukasi dan membatasi penggunaan berdasarkan kebutuhan cetak dari masing masing pengguna
  • Kontrol dan Biaya Terpantau – Adanya aturan penghematan biaya berdasarkan pembatasan pencetakan serta sekaligus membuatkan laporan jumlah pencetakan per masing-masing pengguna, grup, atau departemen

Business Inkjet juga didukung dengan Epson Print Admin (EPA) yang memungkinkan penghematan biaya dan efisiensi. Pengguna dapat dengan mudah mencetak dokumen mulai dari mengirim dokumen dari komputer ke server, dan dokumen cetak tersimpan di server dan menunggu untuk dirilis pencetakan dengan menggunakan otentikasi kartu identitas karyawan, PIN, dan atau kata kunci.

Easy Maintenance & Remote Management – Perawatan Mudah dan Pengelolaan Jarak Jauh

Epson Remote Service (ERS) – Sistem pemantauan dan manajemen berbasis cloud inovatif dan gratis, memberikan diagnostik jarak jauh canggih untuk produk bisnis Epson. Sistem ERS ini dapat diakses dengan mudah dari berbagai macam perangkat. Pengguna bisa melakukan pemantauan jarak jauh pada unit dan mendapatkan pemberitahuan secara otomatis yang dilengkapi dengan analisis penggunaan perangkat. Sehingga, pengguna bisa mengetahui diagnose masalah yang sedang terjadi pada unit dan dapat diselesaikan dari jarak jauh.

Sistem ERS ini memungkinkan perawatan dengan cepat sehingga dapat meningkatkan produktivitas kembali, jika memang terkendala pada saat pencentakkan berlangsung. Selain itu, ERS juga didukung dengan sistem kepatuhan yang dirancang dengan langkah-langkah teknis, organisasi dan dokumentasi yang sesuai untuk perlindungan dan kepatuhan data. Untuk pengumpulan data, ERS menggunakan Software Agent yaitu Agen berjalan di komputer dalam jaringan pelanggan untuk komunikasi terpusat dengan Layanan Jarak Jauh Epson. Sedangkan, untuk Embedded Agent adalah perangkat lunak yang tertanam pada mesin printer untuk fleksibilitas tinggi tanpa mengorbankan keamanan.

 Easy Integration & Connectivity – Integrasi & Konektivitas Mudah

Solusi lain yang dihadirkan Epson untuk pencetakkan terintegrasi yaitu adanya Epson Connect – layanan cloud cetak dan pindai untuk printer Epson. Ini memungkinkan pengguna mencetak dari ponsel cerdas, tablet, atau komputer apa pun dari Internet Beberapa pilihan konektivitas disediakan oleh Epson, mulai dari:

  • Email Print: Cetak foto dan dokumen dari mana saja melalui alamat email unik printer EPSON
  • iPrint Mobile App: Cetak atau pindai foto, dokumen, dan halaman web dari ponsel cerdas atau tablet Anda
  • Pindai ke Cloud: Pindai file dan unggah ke penyimpanan online atau akun cloud. yang dapat mengakses layanan online langsung dari aplikasi seluler Epson iPrint atau panel kontrol printer.
  • Driver Printer Jarak Jauh: Mencetak di luar jaringan rumah atau kantor menggunakan laptop atau desktop. Cetak dari aplikasi apa pun ke printer Epson yang kompatibel di mana saja.

Dengan Epson iPrint memungkinkan karyawan mengirimkan pekerjaan cetak dokumen atau foto dari perangkat seluler/pintar ke ke printer Epson yang terhubung ke jaringan nirkabel (Wi-Fi) dari smartphone atau tablet (iOS/Android). Serta juga, memindai dan menyimpan dokumen di perangkat pengguna untuk dikirim sebagai email, atau unggah ke layanan penyimpanan online seperti Google Documents, Dropbox, dll.

Daftar Pilihan Business Inkjet Epson

Beberapa pilihan Business Inkjet Epson yang menjadi solusi pencetakan terintegrasi yang dapat meningkatkan produktivitas dan juga yang mendukung bisnis berkelanjutan dibagi menjadi tiga kategori yaitu:

  • Kelompok Kerja Besar & Volume Cetak Tinggi: WF-C21000 (100ppm), WF-M20590 (100ppm Hitam Putih)
  • Kelompok Kerja Menengah: WF-C20750 (75ppm), WF-C20600 (60ppm)
  • Kelompok Kerja Kecil: WF-C5790/C5290 (24ppm), WF-C579R (24ppm), L6550/L6580 (25ppm), L15160 (25ppm), WF-C878R (25ppm), WF-C879R (26ppm)

Seluruh Business Inkjet Epson sudah dilengkapi dengan Teknologi Print Head Precisioncore dengan Chip Cetak Micro TFP terbaru. Kemudian, didukung dengan Dura Brite Pro INK memastikan tinta pigmen cepat kering & hasil cetak berkualitas tinggi.

Beberapa unit Business Inkjet Epson telah digunakan oleh berbagai perusahaan yang bergerak dalam berbagai bidang usaha seperti salah satu PT YCH INDONESIA – perusahaan yang bergerak di bidang logistik dan juga Toko Buku Kebayoran yang bergerak di bidang percetakan, serta perusahaan-perusahaan lainnya

Seluruh model Inkjet Epson sudah tersedia dan untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi situs web www.epson.co.id atau distributor lokal Epson terdekat di lokasi Anda. (rel/sih)

Herzaky Sebut Moeldoko Dua Kali Datang ke Cikeas, SBY Sempat Marah

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- DPP Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melancarkan serangan balik terhadap KSP Moeldoko dan pengacara kondang Prof Yusril Ihza Mahendra. Keduanya disebut tengah berkoalisi melakukan siasat jahat terhadap parpol berlambang bintang mercy.

“Kami memandang ulah KSP Moeldoko yang berkoalisi dengan Yusril, bukan hanya terhadap kader Partai Demokrat, tetapi juga kepada rakyat Indonesia, akhir-akhir ini sudah sangat keterlaluan,” kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dalam konferensi pers bertajuk ‘Demokrat berkoalisi dengan Rakyat VS Moeldoko berkoalisi dengan Yusril’, di auditorium Yudhoyono Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Minggu (3/10).

Dia menuding Moeldoko belakangan berkoalisi dengan Yusril melakukan siasat jahat menggunakan proxy para mantan kader Partai Demokrat untuk mencapai ambisi kekuasaannya, dengan melakukan upaya-upaya pembodohan publik. Alumni Hubungan Internasional Universitas Indonesia itu menilai, Moeldoko yang seorang pensiunan jenderal bintang empat dan Yusril yang bergelar profesor hukum merasa punya kuasa untuk membodohi publik.

“Kami katakan tegas, rakyat Indonesia tidak bodoh. Kader Demokrat tidak bodoh. Kami Semua tidak bodoh. Kami perlu melakukan perlawanan terhadap mereka, yang menggunakan pangkat, jabatan, dan gelar akademiknya untuk membodohi publik,” ucap Herzaky.

Politikus asal Kalimantan Barat itu menyebut, beberapa hari lalu proxy KSP Moeldoko bernama Hasyim dan Ayu melakukan konferensi pers yang sebelumnya telah dirapatkan di Jalan Lembang, pada sebuah rumah dinas milik Angkatan Darat yang masih dikuasai oleh mantan Moeldoko. Herzaky meyakini bila masyarakat tahu bahwa itu adalah rumah dinas Angkatan Darat, pasti bukan hanya publik, para prajurit TNI pun tidak akan rela tempat yang suci dan netral itu dikotori oleh sekelompok orang untuk melakukan siasat jahat, yakni membegal partai politik yang sah dan diakui oleh pemerintah. “Darah prajurit itu loyal dan setia, sedangkan pengkhianatan dan pemberontakan, tidak ada tempatnya dalam jiwa dan raga seorang prajurit,” tegas anak buah AHY itu.

Oleh karena itu, atas nama pengurus parpolnya, Herzaky mengingatkan publik, hanya ada satu kepengurusan Partai Demokrat yang sah serta diakui oleh pemerintah. “Tidak ada dualisme,” tegasnya.

Dia juga menegaskan, tidak ada negosiasi dan komunikasi dengan kubu Kongres Luar Biasa. Herzaky mengklaim, Partai Demokrat pimpinan AHY berada di pihak yang benar. Sehingga, pihaknya menolak adanya tawar-menawar jabatan untuk menghentikan polemik partai tersebut. “Tidak ada komunikasi sama sekali. Para kader meminta untuk terus jalan dan berjuang,” tegasnya lagi.

Herzaky juga menyebut, Moeldoko yang pernah jadi bawahan SBY ini berambisi jadi presiden. Dia pun menyebut, Moeldoko sebagai seorang petualang politik, sejak beliau melakukan Operasi Sajadah ketika menjadi Pangdam III Siliwangi. Lalu dimasukan kotak menjadi Wagub Lemhannas.

Sedangkan ambisi menjadi Presiden ini, pertama kali muncul pada 2014. Ada seorang pengusaha nasional yang menghadap Presiden SBY dan meminta restu Pak SBY, agar Partai Demokrat mengusung Moeldoko sebagai calon presiden. Moeldoko saat itu masih perwira aktif dan baru saja diangkat menjadi Panglima TNI.

Pada Mei 2015, pagi-pagi sekali dengan menggunakan seragam dinas Panglima TNI, Moeldoko datang ke Cikeas. Hari itu, Pak SBY akan berangkat ke Surabaya untuk melakukan Kongres Partai Demokrat. “Pak SBY berpikir, tentulah ada sesuatu yang sangat penting dan mendesak, atau darurat, seorang Panglima TNI aktif dengan seragam dinas, menghadap seorang mantan Presiden, mantan Panglima Tertinggi, pada pagi-pagi hari sekali. Ternyata, pesannya tidak sepenting dan semendesak yang diduga,” sebut Harzaky.

Menurut Harzaky, Moeldoko hanya mengatakan: “Pak, tolong kalau Bapak terpilih lagi sebagai Ketua Umum, agar Bapak mengangkat Marzuki Alie sebagai Sekjen nya.” SBY pun marah. Bukan saja karena Moeldoko yang Panglima TNI aktif telah melanggar konstitusi dan undang-undang dengan melakukan politik praktis dan intervensi, tetapi beliau juga marah karena sebagai salah satu penggagas dan pelaksana reformasi TNI, SBY tidak rela TNI dikotori oleh ambisi pribadi yang ingin berkuasa dengan cara-cara yang melanggar aturan dan hukum.

“Setelah pensiun dari TNI, Moeldoko datang lagi ke Cikeas. Meminta jabatan tinggi di kepengurusan Partai Demokrat. Pak SBY sampaikan, kalau gabung dengan PD beliau mempersilakan. Kalau soal jabatan Ketua Umum, itu ada mekanismenya melalui Kongres,” ungkap Alumni UI itu.

Tak puas dengan jawaban itu, Moeldoko berusaha untuk menjadi ketua umum partai-partai lainnya. Bahkan, salah satu mantan Wakil Presiden bercerita, beliau didatangi oleh Moeldoko dan meminta dukungan agar Moeldoko bisa menjadi Ketua Umum di salah satu partai politik. “Lagi-lagi mantan Wakil Presiden ini juga menolaknya halus. Beliau katakan, untuk menjadi Ketua Umum itu ada mekanismenya melalui Kongres,” beber Harzaky.

Dia menilai, kemampuan politik praktis Moeldoko ini agak diragukan kapasitasnya. Pasalnya, jangankan menjadi Ketua Umum Partai Politik, menjadi Ketua Umum PSSI saja kalah. “Buktinya, beliau dikalahkan oleh yunior empat tahun dibawahnya, yakni pak Edy Rahmayadi, yang sekarang menjadi Gubernur Sumatera Utara,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Harzaky juga meragukan kemampuan intelijen Moeldoko. Ada prinsip dasar di militer; setiap prajurit adalah insan intelijen. Hal ini mungkin tidak berlaku bagi KSP Moeldoko. Atau bisa jadi, kemampuan intelijennya tumpul dan berkarat karena tertutup oleh ambisi dan hawa nafsunya akan kekuasaan.

“Mengapa kami katakan demikian? Karena jika kemampuan intelijennya baik, ketika ada oknum kader Demokrat bernama dokter hewan Johny Allen Marbun menawarkan KSP Moeldoko untuk menjadi Ketua Umum melalui KLB (Kongres Luar Biasa), tentu saja KSP Moeldoko akan melakukan langkah-langkah intelijen. Mulai dari pengumpulan keterangan hingga menilai informasinya, sehingga memiliki kemampuan untuk membaca peta politik dan peta kekuatannya. Apakah informasi dan tawaran itu A-1 atau tidak. Itu baru Jenderal yang benar. Kalau ada jenderal mengaku doktor politik, tapi cuma modal nafsu melakukan KLB, lalu kalah dan tidak diakui oleh Pemerintah, hal ini tentu saja mengecewakan,” tandasnya. (rel/adz)