24 C
Medan
Friday, January 2, 2026
Home Blog Page 3101

Denda PBB di Sepetember Dihapus

TAGIH: BPPRD Kota Medan saat melakukan sosialisasi dan penagihan PBB ke The Palace Residence, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sabtu (11/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kabar gembira bagi warga Kota Medan. Bagi Wajib Pajak (WP) yang menunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Wali Kota Medan, Bobby Nasution memberikan keringanan. Yakni, melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Medan No.973/01.K/IX/2021 Tentang Penghapusan Saksi Administrasi Berupa Bunga Terhadap Tagihan PBB Kota Medan Tahun 2021 Yang Telah Jatuh Tempo.

TAGIH: BPPRD Kota Medan saat melakukan sosialisasi dan penagihan PBB ke The Palace Residence, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sabtu (11/9).

Dalam hal ini, memberikan kebijakan berupa penghapusan sanksi administrasi atau denda bagi para WP yang membayar PBB Tahun berjalan di Bulan September 2021 ini.

Artinya, bila biasanya PBB tidak dibayar hingga 31 Agustus sebagai tanggal jatuh tempo pembayaran PBB, maka WP akan dikenakan denda sejak tanggal 1 September. Namun melalui SK itu, Pemko Medan memberikan keringanan dengan memberikan tenggat waktu hingga 30 September.

“Intinya untuk yang membayar PBB tahun 2021 di Bulan September ini, tidak dikenakan denda. Namun bila sampai 30 September tidak dibayar juga, maka per 1 Oktober akan dikenakan denda. Maka untuk para WP di Kota Medan yang belum membayar PBB nya, kita minta untuk memanfaatkan kesempatan ini. Bayar lah PBB anda di Bulan September ini juga, maka tidak akan ada denda. Itu tadi sudah kita sampaikan juga kepada mereka di The Palace Residence,” ujar Kabid Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan, Ahmad Untung, di kantor Camat Medan Polonia, Sabtu (11/9), saat bersiap-siap bersama jajarannya di BPPRD Kota Medan, pihak Kecamatan Medan Polonia, dan pihak Kelurahan Suka Damai untuk melakukan penagihan PBB ke komplek-komplek perumahan elit di kawasan Polonia Medan.

Pantauan Sumut Pos, Sabtu kemarin, penagihan PBB tak hanya dilakukan di The Palace Residence, tetapi juga di kawasan komplek elit lainnya di Kecamatan Medan Polonia, seperti di komplek Malibu Indah dan sejumlah komplek perumahan elit lainnya di kawasan tersebut.

Dan tidak cuma di Kecamatan Medan Polonia ini saja, kata Untung, pada Sabtu kemarin, BPPRD Kota Medan melalui 7 UPT nya juga tengah melakukan penagihan PBB dan sosialisasi SK Wali Kota Medan tersebut ke seluruh Kecamatan yang ada di Kota Medan.

“Fokus penagihan ke perumahan-perumahan ini akan terus kita fokuskan hingga akhir tahun, karena masih cukup banyak perumahan di Medan yang menunggak PBB nya. Selain ke rumah-rumah, kita juga fokus melakukan penagihan ke perusahaan-perusahaan,” tegasnya.

Sebagai wujud nyata keseriusan tersebut, kata dia, BPPRD Kota Medan melakukan penagihan wajib pajak di Kota Medan, khususnya ke komplek-komplek perumahan mewah di Kota Medan yang memiliki nilai pajak yang terbilang besar.

Diketahui, pada Kawasan town house yang berada di Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, atau tepatnya yang berdekatan dengan Eks Bandara Polonia Medan itu, cukup banyak Wajib Pajak (WP) yang belum membayar PBB rumah mewahnya, meski tanggal jatuh tempo pembayaran PBB pada 31 Agustus 2021 lalu telah berlalu.

“Di The Palace Residence ini total ada 143 WP, dari jumlah itu ada 64 WP yang belum membayar PBB nya untuk tahun berjalan ini, tahun 2021. Jadi secara persentase, ada sekitar 44 persen penghuni The Palace Residence yang belum membayar PBB nya,” kata Untung saat telah berada di The Palace Residance.

Menurut Untung Lubis, nilai PBB rumah per unit di The Palace Residence sekitar Rp10 juta per tahun 2021 ini. Artinya, ada tunggakan PBB sekitar Rp640 juta yang masih harus dibayar oleh para penghuni The Palace Residence di Tahun 2021 ini. “Makanya kita tagih ke sini. Tadi kita bertemu dengan admin komplek dan kita dihubungkan dengan Humasnya, Pak Tampubolon. Mereka berjanji, dalam waktu 1 minggu ini akan dibayar tunggakan PBB nya. Alhamdulillah mereka kooperatif, dan kita tunggu realisasinya dalam 1 minggu ini,” ujarnya.

Disebutkan Untung, berdasarkan data yang ada, pada tahun 2020 dan tahun-tahun sebelumnya, para WP di The Palace Residence telah melunasi PBB nya. Diharapkannya di tahun 2021 ini, hal itu bisa kembali terealisasi.

“Dan di sini ada Bu Lurah yang ikut bersama kita dalam melakukan sosialisasi dan penagihan PBB. Kita sudah berkoordinasi dan meminta beliau untuk ikut dalam melakukan penagihan di Kelurahan Suka Damai, termasuk di Komplek (The Palace Residence) ini,” ujar Untung di hadapan Lurah Suka Damai Juliana Angkat yang ikut dalam kunjungan tersebut.

Realisasi Capai Rp387,6 Miliar

Ahmad Untung Lubis juga menjelaskan, jika realisasi PBB Kota Medan Tahun 2021 telah mencapai Rp387.650.220.000 dari Total Target PBB Kota Tahun 2021 sebesar Rp550.256.632.000 per 11 September 2021. Dengan kata lain, realisasi PBB Kota Medan telah mencapai 70,45 persen.”Per hari ini, Sabtu 11 September 2021, realisasi PBB kita sudah 70,45 persen. Nominal PBB yang sudah terkumpul Rp387.650.220.000,” ungkap Untung.

Dijelaskan Untung, nilai itu naik cukup signifikan bila dibandingkan perolehan PBB Kota Medan Tahun 2020. Sebab berdasarkan data yang ada, hingga 11 September 2020, perolehan PBB Kota Medan Tahun 2020 berjumlah Rp360an Miliar. Sedangkan hingga 31 Desember 2020, realisasi PBB Kota Medan mencapai Rp420.170.204.409.

“Kita masih punya waktu lebih dari 3 bulan lagi untuk mengejar target kita di tahun ini, dan kita sangat optimis dapat melampaui perolehan PBB Kota Medan Tahun lalu. Fokus kita tahun ini adalah meningkatkan penagihan, kita fokus mengejar target PBB Kota Medan Tahun 2021, kita optimis,” jelasnya.

Terakhir, untung menyosialisasikan sistem pembayaran PBB yang tidak lagi hanya bisa dibayar melalui loket-loket pembayaran di Bank Sumut.

Akan tetapi, Pemko Medan telah mengembangkan sistem pembayaran agar masyarakat dapat lebih mudah dalam membayar PBB nya. “Sekarang PBB juga bisa dibayar melalui Alfamart, Tokopedia, Link Aja, dan masih banyak lagi. Di UPT-UPT kita yang tersebar di Kota Medan, kita juga telah bekerjasama dengan Bank Sumut untuk membuka loket pembayaran,” pungkasnya. (map/ila)

35 ABK KM Setia Abadi 2 Diberangkatkan ke Sibolga

PAMIT: Para ABK KM Setia Abadi 2 saat berpamitan kepada personel Lanal Nias, dan kemudian naik di kapal Ferry KM Wira Ono Niha untuk berangkat menuju Pelabuhan Sibolga, Sabtu (11/9).

NIAS SELATAN, SMUTPOS.CO – Pangkalan TNI AL Nias, Polres Nias Selatan dan Pemkab Nias Selatan, memberangkatkan 35 ABK LM Setia Abadi 2 ke Sibolga dan selanjutnya akan dibawa ke Jakarta untuk bertemu dengan keluarganya. Pemberangkatan ABK KM Setia Abadi 2 ini menggunakan Kapal Ferry KM Wira Ono Niha, Sabtu (11/9).

PAMIT: Para ABK KM Setia Abadi 2 saat berpamitan kepada personel Lanal Nias, dan kemudian naik di kapal Ferry KM Wira Ono Niha untuk berangkat menuju Pelabuhan Sibolga, Sabtu (11/9).

Dari pantauan wartawan di pelabuhan Teluk Dalam (Dermaga), ke 35 ABK KM Setia Budi 2 yang selamat dari peristiwa kebakaran kapal di wilayah Samudra Indonesia, merasa senang dan bahagia karena karena akan kembali ke kampung halaman.

Dari berbagai informasi yang dihimpun, setelah sampai di Sibolga, para ABK ini akan dijemput oleh keagenan dari PT Maju Setia Abadi atau pemilik kapal KM Setia Abadi 2 di pelabuhan Sibolga. Kemudian, mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.

Salah seorang ABK Kapal KM Setia Abadi 2 bernama James Subando asal Cirebon, menyampaikan rasa terima kepada pemerintah Kabupaten Nias Selatan, juga kepada Pangkalan TNI Angkatan Laut Nias (Lanal Nias), dan Kepolisian resort Nias Selatan atas bantuan untuk para ABK karena diberi kesempatan untuk tinggal di rusunawa lanal Nias.

“Terimakasih banyak kami ucapkan kepada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, juga kepada Lanal Nias, dan Kepolisian resort Nias Selatan atas bantuan selama beberapa hari tinggal di Kabupaten Nias. Kami tidak bisa membalas kebaikan bapak-bapak terhadap kami (korban selamat ke 35 ABK), kiranya Tuhan Allah yang membalasnya,” ujarnya.

Turut Hadir dalam pemberangkatan, diantaranya Kepala Daerah diwakili oleh Staf Ahli Bupati, Komandan Lanal Nias diwakili Palaksa Mayor Marinir Ahmad Fauzi, M. Tr. Opsla, Kapolres Nias Selatan diwakili Waka Polres Kompol Jauhari Lumban Toruan, Perwira Staf Lanal Nias, Perwira Staf Polres Nias Selatan, anggota Lanal Nias dan anggota Polres Nias Selatan. (mag-10/ram)

Kurangi Kecanduan Game Online pada Anak, TBM Lentera Ono Niha Lestarikan Permainan Tradisional

KINCIR ANGIN: Irwansyah Sarumaha, pendiri TMN LON bersama anak-anak saat bermain kincir angin (bahasa Nias futa-futa) di ruang gedung taman baca masyarakat lentera ono niha di Desa Hiliamaetaluo, Kecamatan Toma, Kabupaten Nisel, Sabtu (11/9).ist/SUMUT POS.

NIAS SELATAN, SUMUTPOS.CO – Saat ini, game online menjadi permainan yang banyak diminati dan dimainkan oleh masyarakat, terutama anak-anak. Mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam di depan gawai atau smartphone untuk bermain game. Bahkan, game online ini ,e,niat ,ereka lupa pada tugas utama, yaitu belajar.

KINCIR ANGIN: Irwansyah Sarumaha, pendiri TMN LON bersama anak-anak saat bermain kincir angin (bahasa Nias futa-futa) di ruang gedung taman baca masyarakat lentera ono niha di Desa Hiliamaetaluo, Kecamatan Toma, Kabupaten Nisel, Sabtu (11/9).ist/SUMUT POS.

Pengelola TBM Lentera Ono Niha, Irwansyah Sarumaha mengatakan berbagai dampak negatif yang akan dirasakan bila anak sudah kecanduan game online. Selain lupa belajar, kesehatan anak juga dapat terganggu.

“Salah satu upaya yang dilakukan oleh taman baca yang kita kelola untuk mengatasi kecanduan game online adalah dengan melestarikan permainan tradisional dan memberikan permainan edukatif pada anak. Anak-anak memang tak bisa dijauhkan dari dunia mereka, yaitu bermain,” ucap Irwansyah, Sabtu (11/9).

Dan untuk mengalihkan perhatian dari game online, Irwansyah Sarumaha menyarankan untuk bermain permainan tradisional. Karena, selain meningkatkan kerja sama tim, permainan tradisonal menunjang perkembangan otak dan kecerdasan intelektual, juga mampu meningkatkan kemampuan fisik dan otot, ketangkasan, melatih fokus dan konsentrasi, kreativitas serta membangun hubungan sosial anak-anak, karena banyak permainan tradisional dimainkan secara berkelompok.

“Permainan tersebut sangat mudah untuk dimainkan, tidak susah dalam hal biaya, dan tanpa harus membeli kuota internet seperti ketika ingin memainkan game online,” tambahnya.

Salah satu permainan tradisional yang saat ini sedang digalakkan oleh TBM Ini Niha adalah permainan tradisional berbentuk seperti kincir angin yang terbuat dari daun kelapa dengan tangkainya menggunakan lidi, yang akan berputar ketika ada angin atau dalam bahasa Nias disebut “Futa-futa”. “Kita juga berharap agar kearifan lokal tetap terjaga serta budaya-budaya leluhur dapat bertahan,”tututpnya. (mag-10/ram)

Kunker ke Taput, Kapoldasu: Polsek dan Koramil Harus Bersinergi

KUNKER: Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat berkunjung ke Polres Taput, Sabtu (11/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Utara (Taput), Sabtu (11/9). Kedatangannya bersama PJU bertujuan memberikan penghargaan kepada personel Polsek dan Koramil Adiankoting.

KUNKER: Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat berkunjung ke Polres Taput, Sabtu (11/9).

Panca menyampaikan yang paling utama sekarang adalah tetap melaksanakan tugas dengan baik meskipun tugas di perkampungan.

“Jadikan kampung ini seperti kampung sendiri sehingga dalam melaksanakan tugas lebih bersemangat dan merasa memiliki, sehingga memahami karakteristik masyarakat yang ada di sini dan masyarakat pun senang dengan kita,” katanya.

Orang nomor satu di Polda Sumut ini juga meminta, agar Personel dapat melayani masyarakat dengan baik di tengah pandemi Covid-19.

“Saat ini Polsek dan Kormil harus saling bersinergi dalam menangani Covid-19,” pesannya. Dia juga mengharapkan personel dapat menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa Covid-19 itu benar-benar ada. Jangan sampai penyebaran Covid-19 yang ada di Kecamatan Adiankoting terjadi peningkatan.

“Imbau dan ingatkan masyarakat dengan cara humanis untuk mematuhi Prokes seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan melaksanakan Vaksin,” tegasnya.

Mantan Kapolda Sulut itu juga menekankan agar segera lakukan tracing kepada masyarakat yang berkontak erat sebanyak 10-15 orang dengan orang yang terkonfirmasi Covid-19 serta laporkan melalui aplikasi Cilacak.

“Kepada para personel, agar dapat menjaga kesehatan dan juga menjaga nama baik selama bertugas,” tandasnya sambil memberikan semangat. (dwi/ram)

Pengukuhan Bunda PAUD se Kabupaten/Kota di Sumut, Satika Simamora Kembali Jabat Bunda PAUD Taput

DAMPINGI : Satika Simamora didampingi Bupati Taput menandatangani berita acara pengukuhan yang dinobatkan sebagai Bunda PAUD Taput.

TAPANULI UTARA, SUMUTPOS.CO – Satika Simamora , yang merupakan isteri Bupati Tapanuli Utara kembali dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tapanuli Utara priode 2019-2024. Ini sesuai dengan periode ke-2 kepemimpinan Bupati.

DAMPINGI : Satika Simamora didampingi Bupati Taput menandatangani berita acara pengukuhan yang dinobatkan sebagai Bunda PAUD Taput.

Pengukuhan ini dilakukan secara virtual melalui zoom meeting dimasing-masing kabupaten/kota di Sumatera Utara dipimpin Bunda PAUD Provinsi Sumatera Utara Ny Nawal Edy Rahmayadi secara virtual yang bertempat di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Medan, pada Jumat (10/9).

Bunda PAUD Provinsi Sumatera Utara By Nawal Edy Rahmayadi mengatakan , agar para Bunda PAUD yang baru dikukuhkan mampu bekerja secara serius dan iklas demi meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini secara holistik integratif.

“Sebagai Bunda PAUD memiliki tanggung jawab sebagai tokoh sentral yang harus mampu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan menjadi mitra seluruh stake holder kependidikan. Semoga ibu sekalian mampu menjaga amanah yang diberikan dan sebagai sosok tauladan bagi generasi muda, mari bekerja secara ikhlas,” ucap Nawal.

Usai pengukuhan, ditandai dengan pemasangan slempang Bunda PAUD. Sekaligus, penandatanganan berita acara pengukuhan. Dalam kesempatan itu, Satika Simamora mengatakan bahwa dalam periode keduanya ini akan tetap berupaya maksimal menfasilitasi pemberian pelatihan tenaga pengajar PAUD, pembenahan sarana dan prasarana terutama pentingnya penyeragaman sistem pendidikan anak usia dini.

“Kita harap agar kedepannya tidak ada lagi perbedaan sistem pengajaran pada setiap PAUD, semua mengacu pada satu metode pengajaran termasuk pemberian materi yang seragam”, jelas Satika Simamora mengakhiri.

Perlu diketahui, pengukuhan dan penandatanganan Bunda PAUD ini, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tapanuli Utara bahwa Satika Simamora, SE, MM kembali menjabat sebagai Bunda PAUD priode 2019-2024 sesuai dengan periode ke-2 kepemimpinan Bupati. (des/ram)

Dosen USU Edukasi Kelompok Berkah Sejahtera Olah Feses Ayam jadi Pupuk Tanaman Jambu

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Feses ayam merupakan salah satu limbah yang dapat bermanfaat dan memiliki nilai tambah jika diolah menjadi pupuk organik. Namun, karena pengelolaannya yang belum memadai, maka sebagian besar limbah peternakan itu justru masih menjadi penyebab utama pencemaran lingkungan.

Kondisi ini yang dialami Kelompok Berkah Sejahtera di Rampah Dua 06, Tuntungan I, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, yang merupakan kumpulan beberapa petani dan peternak di bidang budidaya jambu dan ayam kampung. Anggota kelompok Berkah Sejahtera di bidang budidaya ayam kampung, belum mampu memanfaatkan feses ayam kampung yang mereka pelihara. Selama ini, setelah kandang dibersihkan dan feses dikumpulkan langsung dibakar.

Hal ini tentunya tidak memberikan manfaat dan nilai tambah dari feses yang dihasilkan dari proses budidaya ayam kampung. Padahal, feses ayam kampung yang dihasilkan semestinya dapat bermanfaat dan memiliki nilai tambah bila diolah secara sederhana menjadi pupuk organik.

Di sisi lain, anggota kelompok Berkah Sejahtera di bidang budidaya jambu, selama ini memberikan pupuk kimia dalam proses pemupukan tanaman jambu mereka. Pemberian secara terus-menerus pupuk kimia dapat memberikan dampak kurang baik terhadap kualitas tanah dan pada akhirnya akan memberikan dampak terhadap kualitas jambu yang dihasilkan.

Kondisi yang dialami anggota Berkah Sejahtera, baik petani budidaya jambu dan peternak ayam kampung ini menjadi dasar bagi tim kegiatan Profesor Mengabdi terdiri dari Prof Dr Ir Darma Bakti MS dan Fuad Hasan SPt, MSi yang merupakan dosen Program Studi Agroteknologi dan Program Studi Peternakan untuk merumuskan solusi dari kondisi tersebut. Kegiatan ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Sumatera Utara melalui hibah skim Profesor Mengabdi tahun 2021.

Solusi yang diberikan oleh tim adalah dengan pengolahan secara sederhana feses ayam kampung tersebut menjadi pupuk. Pengolahan sederhana tersebut berupa penambahan mikroorganisme pengurai. Selanjutnya tim menyampaikan hal tersebut kepada kelompok Berkah Sejahtera dan menyepakati untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Kegiatan dilaksanakan pada Hari Minggu (12/9/2021) mulai pukul 10.00 hingga pukul 13.00 WIB. Anggota kelompok yang ikut dalam kegiatan itu berjumlah 26 orang yang terdiri dari anggota di bidang budidaya jambu dan ayam kampung. Kegiatan ini juga diikuti mahasiswa Fakultas Pertanian USU sebanyak 8 orang. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua Tim Prof Dr Ir Darma Bakti MS.

Dalam sambutannya, Prof Darma Bakti mengharapkan partisipasi aktif dari anggota kelompok untuk dapat mengikuti pelatihan pengolahan feses ayam kampung secara sederhana ini. Hal ini agar anggota dapat membuat pupuk dari feses ayam kampung dan dapat menggunakannya pada tanaman jambu. Prof Darma juga mengimbau kepada anggota untuk berkomitmen memberikan pupuk yang dihasilkan ke tanaman jambu agar kesuburan tanah dapat dipertahankan.

Selanjutnya, Fuad Hasan SPt MSi menyampaikan pemaparan materi dan pelatihan pengolahan feses ayam kampung secara sederhana. Materi yang disampaikan berawal dari budidaya ayam kampung yang baik dan pemanfaatan feses sebagai pupuk.

Setelah materi disampaikan, dilaksanakan diskusi dan berbagi pengalaman dengan anggota kelompok. Salah satu anggota kelompok bermarga Bangun menyampaikan, kebutuhan feses ayam sangat tinggi terutama untuk dibawa ke Berastagi. Dimana Berastagi merupakan salah satu penghasil sayuran terbesar di Sumatera Utara. “Saya berharap dari kegiatan ini anggota kelompok Berkah Sejahtera dapat memanfaatkan feses ayam yang dipelihara untuk kebutuhan tanaman jambu,” ujarnya.

Selanjutnya dilakukan pelatihan pengolahan feses ayam kampung secara sederhana untuk menghasilkan pupuk. Dimulai dari pengenalan bahan-bahan yang digunakan dalam pengolahan tersebut yakni berupa feses ayam kampung 100 kg, dedak 10 kg, molases 1 kg, air 10 liter dan EM4 pertanian 1 botol.

Tahap pertama pencampuran 100 kg feses dengan dedak 10 kg sampai merata. Tahap kedua molases 1 kg dicairkan dengan air 10 liter dan ditambahkan EM4 pertanian 1 botol. Tahap ketiga campuran molases, air dan EM4 pertanian kemudian disiramkan ke campuran feses dan dedak secara bertahap dan diaduk sampe merata. Kemudian ditutup kedap udara (anaerob) selama 14 hari.

Penambahan dedak dan molases untuk menyediakan nutrisi mikroorganisme yang ada di EM4 pertanian sehingga mikroorganisme tersebut dapat hidup dan memperbanyak diri. Hal ini agar proses penguraian feses ayam dapat lebih cepat dan meningkatkan kualitas pupuk yang dihasilkan. Setelah 14 hari maka pupuk tersebut sudah dapat digunakan sebagai pupuk kandang. (adz)

Tren Kasus Covid 19 di Humbahas Menurun

KETERANGAN PERS : Bupati Dosmar Banjarnahor didampingi Sekdakab Tonny Sihombing Saat Memberikan Keterangan Pers, Jumat (10/9).

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Tren kasus Covid 19 di Kabupaten Humbang Hasundutan terus menurun, setelah beberapa waktu yang lalu sempat menurun.

KETERANGAN PERS : Bupati Dosmar Banjarnahor didampingi Sekdakab Tonny Sihombing Saat Memberikan Keterangan Pers, Jumat (10/9).

Hal itu disampaikan oleh Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, didampingi Sekdakab Tonny Sihombing, Kepala BPKPAD Jhon Harry Marbun, Inspektorat BP Siahaan, Jumat (10/9).

Dikatakan Dosmar, bahwa kasus Covid 19 di daerahnya ini mengalami penurunan. Hal itu dipengaruhi atas kesadaran masyarakatnya dalam kedisplinan protokol kesehatan. Selain itu, juga berdampak dari akselarasi vaksin. Dijelaskannya, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, menggenjot vaksinasi Covid-19 sebagai upaya mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity demi menekan penyebaran virus tersebut.

Di mana, pemerintahnya dalam beberapa bulan ini sudah memiliki stok dosis vaksin yang siap didistribusikan guna percepatan proses vaksinasi.

Mereka juga akan meningkatkan kesembuhan pasien Covid-19. ” Saat ini kita fokus untuk menggenjot vaksinasi. Saya terus berupaya, upaya tersebut ditempuh untuk mempercepat kekebalan kelompok atau herd immunity,” katanya.

Gerakan percepatan itu juga, belum lama ini juga sudah dilakukan kepada anak sekolah, mulai tingkat SMA hingga SMP.

“Terkait data riilnya bisa ditanya kepada Kadis Kesehatan. Apalagi, Kadis Kesehatan kewalahaan melihat kerja saya. Karena pagi,siang dan malam saya terus menanyakan dan memantau sudah sejauhmana capaian vaksinasi,” kata Bupati.

Bupati mengatakan, sekaitan kendala yang dihadapi saat ini dari program vaksinasi Covid 19 tidak ada. Sebab, ketersediaan vaksin, menurutnya , sudah tersedia atas upayanya yang langsung menjemput bola ke Kementerian Kesehatan.

Untuk itu , dia berharap dengan vaksinasi Covid-19 tersebut dapat meningkatkan imunitas bagi seluruh masyarakat. Sehingga, dapat mengendalikan penularan virus corona dan masyarakat lebih aman dalam beraktivitas di tengah pandemi.

Perlu diketahui, berdasarkan data dari laman Facebook Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) pertanggal 10 September 2021, capaian vaksin dosis pertama sudah 73,53 persen, vaksinasi dosis kedua 32,86 persen.

Dengan rincian, untuk kesehatan dengan target 866, dosis 1 sebanyak 836, dosis kedua 836, publik dengan target 10.388 , dosis pertama sudah 12.597, dosis kedua 8.217.

Kemudian, kepada lanjut usia dengan target 16,784, dosis pertama 11.377, dosis kedua 6.419. Masyarakat umum dan rentan, target 92.632, dosis pertama 60.486, dosis kedua 32.633.

Untuk remaja, dengan target 25.745, dosis pertama 22.180, dosis kedua 43. Hingga dengan total keseluruhan, total sasaran 146.415, dosis pertama 107.476, dosis kedua 48.148. (des/ram)

Pemko Tebingtinggi Gelar Raker TPAKD, Tingkatkan Pengguna Laku Pandai dan Simpel

RAKER: Asisten Administrasi Umum Nanang Fitra Aulia memimpin Rapat Kerja Tim Percepatan Anggaran Keuangan Daerah.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi menggelar Rapat Kerja Tim Percepatan Anggaran Keuangan Daerah (TPAKD) di Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Jumat (10/9).

RAKER: Asisten Administrasi Umum Nanang Fitra Aulia memimpin Rapat Kerja Tim Percepatan Anggaran Keuangan Daerah.SOPIAN/SUMUT POS.

Wali Kota Tebingtinggi yang diwakili oleh Asisten Adminitrasi Umum, dr Nanang Fitra Aulia, menjelaskan bahwa Pemko Tebingtinggi harus bersinergi lebih baik lagi untuk mendukung terlaksananya program TPAKD yang telah dicanangkan oleh Pemerintah, baik program Simpel, KUR, KPMR, QRIS.

Nanang mengatakan, sebagai tindaklanjut dari rapat TPAKD bulan bulan sebelumnya, diharapkan agar baik pihak Bank maupun SKPD terkait bisa menyampaikan data yang diminta oleh Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alan (SDA) sebagai koordinator kegiatan ini sehingga bisa ditayangkan pada setiap rapatnya dan dapat dilihat perkembangannya setiap bulan.

Sedangkan Kepala Bagian Perekonimian Dan SDA Kota Tebingtinggi, Zahidin berharap sekolah dapat merealisasikan program Laku Pandai yang disarankan, mohon tindak lanjut dari Dinas Pendidikan agar bisa mendorong program ini di sekolah sekolah, jika terjadi kendala bisa berkoordinasi dengan Bagian Perekonomian dan SDA dan pihak Bank.

Zahidin menyampaikan dalam upaya menjalankan program UMKM naik kelas, Dinas Perdagangan telah melakukan pelatihan digital marketing dalam rangka pemberdayaan potensi dan pengembangan usaha mikro bagi UMKM. “Diharapkan ke depannya dapat terjalin kerjasama yang sinergi dan kolaboratif antara perbankan dan Pemerintah Kota Tebingtinggi,” jelasnya. (ian/han)

BKKBN Sumut Sosialisasi Pendataan Keluarga di Langkat

BERSAMA: Perwakilan BKKBN Sumut, Dra Rabiatun Adawiyah, MPHR diabadikan bersama masyarakat peserta sosialisasi pendataan keluarga 2021 di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumut kembali melakukan sosialisasi pendataan keluarga, kali ini di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

BERSAMA: Perwakilan BKKBN Sumut, Dra Rabiatun Adawiyah, MPHR diabadikan bersama masyarakat peserta sosialisasi pendataan keluarga 2021 di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Kegiatan ini merupakan pengumpulan data-data terkait pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana, dan anggota keluarga.

Pelaksanaan program itu sendiri merupakan wujud dari amanat UU 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dan Peraturan Pemerintah nomor 87 tentang Perkembangan Kependudukan, Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga.

Perwakilan BKKBN Sumut, Dra Rabiatun Adawiyah, MPHR menjelaskan, pihaknya melakaukan Pengumpulan dan Pengolahan Data mengunakan formulir F/I/PK/21 yang dilakukan di tingkat kecamatan dan memanfaatkan balai penyuluhan/ “Selain itu, kami juga melakukan pengumpulan data dengan serta Pengumpulan Data dengan menginput data menggunakan program berbasis smartphone”,sebutnya.

Pelaksanaan sosialiasi ini juga didampingi dari Komisi IX DPR RI, Delia Pratiwi BR. Sitepu. Kehadiran wakil rakyat ini juga untuk memastikan sosialisasi yang dilaksanakan berjalan dengan lancar sesuai dengan program yang direncanakan.

Deputi Bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKBN Pusat, Prof drh Muhammad Rizal Martua Damanik, MRepSc, PhD mengatakan target kelurga yang akan didata pada tahun 2021 sebanyak 3.671.967 keluarga yang tersebar di 33 Kabupaten/Kota, 455 Kecamatan dan 6,108 Desa/Kelurahan.(rel/han)

Wabup Deliserdang Pimpin Apel Peringatan HUT ke-60 Pramuka

PENGHARGAAN: Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deliserdang, HMA Yusuf Siregar kepada Suriani SPd dan ,Yakob Madaranto, Faisal Tanjung, serta Mahadi Salim. istimewa/sumutpos.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deliserdang memperingati Hari Ulang Tahun ke-60 Pramuka di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deliserdang, Sabtu (11/9).

PENGHARGAAN: Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deliserdang, HMA Yusuf Siregar kepada Suriani SPd dan ,Yakob Madaranto, Faisal Tanjung, serta Mahadi Salim. istimewa/sumutpos.

Peringatan HUT Pramuka tersebut langsung dipimpin Wakil Bupati Deliserdang yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deliserdang, HMA Yusuf Siregar dan diikuti oleh anggota Pramuka se-jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deliserdang. Pelaksanaan apel inipun diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Himne Satya Pramuka, dan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Deliserdang, HM Yusuf Siregar menjelaskan, gerakan Pramuka lahir pada tanggal 14 Agustus 1961 sampai sekarang, dan peringatan apel besar Hari Pramuka ke-60 yang bertemakan “Berbakti Tanpa Henti” menunjukkan bahwa gerakan pramuka tetap konsisten dalam membentuk karakter anak bangsa yang baik dan menumbuhkan nilai-nilai nasionalis, patriotis, disiplin serta bertanggungjawab.

HMA Yusuf Siregar menambahkan, Anggota Pramuka Indonesia harus giat belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja, kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi setinggi-tingginya, selalu adaptif mengejar kemajuan teknologi, mengikuti perkembangan zaman dengan cepat, fleksibel dan harus cerdik, jangan pernah lupa dengan identitas bangsa, membangun karakter kebangsaan yang kokoh, mengamalkan nilai-nilai pancasila yang sejati, menjaga NKRI dan juga merawat kebhinekaan.

“Kakak-kakak dan adik-adik tetap bersemangat untuk terus mewujudkan cita-cita gerakan pramuka khususnya Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deli Serdang. Pramuka harus menjadi contoh, menjadi teladan, tangguh menghadapi setiap tantangan, bersedia berkorban, dan menjadi pelopor kedisiplinan untuk mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19,”kata Yusuf Siregar.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan penganugrahan tanda Penghargaan Lencana Melati kepada Nasib Solichin S.Pd,M.Ap, Z Haris Wijaya, Animan S.Pd,M.Ap, selanjutnya Penganugrahan Tanda Penghargaan Lencana Darma Bhakti kepada Suriani S.Pd, M.Ap, Ir Nirwan Efendi kemudian Penganugrahan Tanda Penghargaan Lencana Karya Bakti kepada Yakob Madaranto, Faisal Tanjung, serta Mahadi Salim yang diberikan langsung oleh Ketua Kwarcab Deli Serdang HMA Yusuf Siregar.(btr/han)