30 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 3102

Kementerian Komunikasi dan Informatika Kampanyekan Penggunaan Medsos yang Bertanggung Jawab, Didukung Selebriti Luna Maya

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Selebriti dan influencerIndonesia, Luna Maya, mengampanyekan penggunaan media sosial yang bertanggung jawab dalam acara digital yang diselenggarakan oleh Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi, Minggu, 3 Oktober 2021.


Diselenggarakan bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo), acara ini berhasil mendatangkan lebih dari 2,500 peserta secara daring. Acara ini menjadi bagian dari kampanye literasi digital Indonesia #MakinCakapDigital, yang memuat serangkaian acara digital, webinar, dan program pendidikan dengan fokus khusus pada keterampilan literasi digital dan advokasi media sosial.

Mengedepankan semangat yang positif

Sekitar 170 juta orang Indonesia, atau kira-kira 84% dari populasi internet di negara tersebut, merupakan pengguna aktif media sosial. Angka ini menempatkan pengguna media sosial Indonesia sebagai pengguna media sosial tertinggi ketiga di dunia. Rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu 3 jam 14 menit untuk login ke media sosial setiap hari. Sebagai perbandingan, rata-rata pengguna global adalah 2 jam 25 menit.
“Audiens media sosial Indonesia bukan hanya besar; tetapi kami juga salah satu pengguna paling aktif di dunia,” ujar Luna saat sesi live Zoom. “Karena media sosial begitu signifikan dalam kehidupan kita saat ini, masyarakat perlu paham bagaimana menggunakan media sosial secara bertanggung jawab dan tepat.”
Acara ini juga membahas bagaimana kecanduan media sosial terus meningkat di Indonesia, yang berjalan seiring dengan peningkatan waktu yang dihabiskan di platform tersebut.

Penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 210 juta orang di seluruh dunia diperkirakan telah menderita kecanduan media sosial, yang telah dikaitkan dengan berbagai masalah yang merugikan seperti depresi, harga diri rendah, atau perasaan terisolasi.
“Memiliki keterampilan untuk menghasilkan konten daring yang kreatif, inspiratif, dan bermakna adalah salah satu komponen utama dalam memanfaatkan kekuatan positif di media sosial,” jelas Luna. “Mulai dari keterampilan komunikasi daring hingga keterampilan berpikir kritis yang memungkinkan kita menyaring hoaks dan berita palsu, inilah poin-poin penting yang harus dipahami masyarakat untuk melawan efek negatif media sosial, ” tambahnya.

Program ini juga membahas topik seputar pertumbuhan audiens media sosial dan bagaimana menciptakan kebiasaan yang bertanggung jawab, lewat konten-konten berkualitas, konsisten, dan efektif. Sebagai selebriti yang memilik berbagai bisnis di sektor mode, kecantikan, perjalanan, dan makanan dengan jumlah pengikut yang sangat tinggi, Luna juga membagikan wawasannya kepada audiens yang ingin memulai bisnis mereka secara daring. 
“Keberhasilan memanfaatkan media sosial dipengaruhi dua aspek: kualitas dan kuantitas. Konsisten dalam mengunggah konten yang berkualitas akan membuat pemilik akun semakin dikenal, karenanya usahakan untuk mem-posting konten secara rutin,” ujar Luna. 

Program lainnya dari GNLD Siberkreasi

Literasi digital menjadi agenda utama pemerintah Indonesia, salah satunya lewat inisiatif peluncuran modul Literasi Digital. Modul ini dibangun di atas empat pilar: Etika Digital, Budaya Digital, Keterampilan Digital, dan Keamanan Digital, serta ajakan untuk meningkatkan keterampilan literasi digital publik yang berkisar pada kemampuan untuk membuat, mengevaluasi, dan menggunakan konten di ruang digital secara bertanggung jawab.
Masyarakat yang berminat mengikuti program-program ini dapat mengakses berbagai webinar, workshop, dan pelatihan gratis di website Siberkreasi: https://event.literasidigital.id/
(rel/sih)

Terlapor Oknum TNI, 6 Bulan Kasus Penganiayaan Mandek di Polrestabes Medan

BUKTI LAPORAN: Tim kuasa hukum Lempeh Boru Sinulingga, warga Lau Bakeri, bersama keluarga korban menunjukkan bukti foto luka akibat penganiayaan, saat mendatangi Kantor Polrestabes Medan, Kamis (7/10).m idris/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kasus penganiayaan yang dialami Lempeh Boru Sinulingga, Warga Dusun V Lau Bilung, Desa Lau Bakeri, Jalan Besar Gelugur Rimbun, Kutalimbaru, Deliserdang, mandek ditangani penyidik Satreskrim Polrestabes Medan. Kasus penganiayaan terhadap nenek berusia 91 tahun tersebut sudah dilaporkan sejak 6 bulan lalu atau pada 13 April 2021.

BUKTI LAPORAN: Tim kuasa hukum Lempeh Boru Sinulingga, warga Lau Bakeri, bersama keluarga korban menunjukkan bukti foto luka akibat penganiayaan, saat mendatangi Kantor Polrestabes Medan, Kamis (7/10).m idris/sumut pos.

Bukti laporan polisi tersebut, dengan nomor : STTP/780/K/IV/2021. Pihak yang dilaporkan atau yang menganiaya yaitu anak dan cucu korban sendiri. Anak korban adalah Ibrahim Ginting, sedangkan cucu korban yakni Elbina Ginting dan Jeremia Ginting.

Kuasa hukum korban, Johanes Sitanggang mengatakan, berdasarkan pernyataan yang disampaikan penyidik Satreskrim Polrestabes Medan, kasus tersebut masih dalam tahap konfrontir antara korban dengan terlapor. Padahal, sebelumnya penyidik sempat menyampaikan segera dilakukan perkara. “Sampai sekarang kasusnya masih mandek. Sudah 6 bulan lalu dilaporkan, tapi belum jelas status hukumnya seperti apa apakah naik ke tingkat penyidikan hingga penetapan tersangka,” kata Johanes usai mendampingi korban mendatangi Kantor Polrestabes Medan, Kamis (7/10).

Dia menyatakan, penyidik yang menangani kasus korban diminta profesional, meski pelapor dan korbannya merupakan keluarga. “Kalau memang tidak bisa dilanjutkan, maka sampaikan sehingga kita tahu mengambil langkah hukum selanjutnya. Penyidik jangan menggantung-gantung kasus ini dengan mengulur-ulur waktu,” ucap Johanes didampingi pimpinan LSM Terkam (Terima Keluhan dan Aspirasi Masyarakat) Sumut, Sumber Hamonangan Simbolon dan Samsul Bahri Hasibuan.

Dijelaskan Johanes, penganiayaan terhadap korban yang dilakukan oleh ketiga terlapor saat berada di rumah anak korban paling kecil di Jalan Dusun V Gelugur Rimbun PBTS Blok X, Lau Bakeri, Kutalimbaru. Motif penganiayaan karena persoalan tanah milik korban yang diduga ingin dikuasai Ibrahim Ginting. Tanah tersebut merupakan lahan seluas 1,5 hektare di kawasan Lau Bakeri, Kutalimbaru. Tanah itu sudah dibagi-bagi oleh korban kepada anaknya yang berjumlah 4 orang, termasuk Ibrahim Ginting. Akan tetapi, diduga kuat Ibrahim Ginting merasa bagiannya kurang luas sehingga mengambil lahan milik saudara kandungnya.

“Pada 12 April 2021, Ibrahim Ginting bersama Elbina Ginting dan Jeremia Ginting mendatangi korban saat berada di rumah anaknya yang paling bungsu. Ketika itu, terjadi perseteruan dan kemudian Ibrahim Ginting memaksa ingin membawa korban tanpa alasan yang jelas. Korban lalu dianiaya oleh ketiga terlapor hingga mengalami luka-luka di bagian tangannya,” terang dia.

Keesokan harinya, korban ditemani ketiga anaknya membuat laporan ke Polrestabes Medan dan juga Denpom I/5 Medan. Sebab, terlapor bernama Jeremia Ginting merupakan anggota TNI aktif. “Korban sempat dirawat dan opname di Rumah Sakit Bina Kasih. Setelah sembuh menjalani perawatan, korban lalu membuat laporan pengaduan ke Polrestabes Medan dan Denpom I/5 Medan,” kata Johanes lagi.

Dia menyebutkan, laporan korban di Denpom 1/5 Medan sudah diterima dan diproses karena berkaitan dengan status terlapor sebagai oknum TNI. Bahkan saat ini masuk ke ranah Otmil (Oditurat Militer) untuk menunggu persidangan. “Anehnya, kok di Polrestabes Medan tidak sama tindak lanjut proses laporannya. Perkembangan terakhir dari penyidik Satreskrim Polrestabes Medan, akan dilakukan gelar perkara. Namun, saat kami tanyakan lagi ternyata malah baru mau melakukan konfrontir. Penyidik kasus tersebut selalu bilang sabar dan sabar saat kami tanyakan. Makanya, hari ini kami datang ke Kantor Polrestabes Medan untuk menanyakan kembali kejelasan laporan kasus tersebut,” sebutnya.

Ia menambahkan, harapan korban agar terlapor segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. “Bukti-bukti dan saksi dalam kasus ini sudah memenuhi unsur pidana. Jadi, penyidik jangan lagi mengulur-ulur waktu,” tukasnya.

Sementara itu, korban menyampaikan, sudah sangat kesal dan kecewa terhadap terlapor yang tak lain anak dan cucunya sendiri. Bahkan, korban menyatakan sempat menanyakan ke pengadilan apakah bisa memutuskan hubungan antara orang tua dengan anak. “Putus hubungan ku sama dia, tolong pak polisi penjarakan dia. Aku orang tuanya disiksanya, diseretnya. Tangkap dan penjarakan dia, benar-benar durhaka dia,” kesal korban. (ris/azw)

Warga Bantah Tolak Perda, Bangunan di Bahu Jalan Timor Baru II Picu Kemacetan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Minimnya sosialisasi Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2015 tentang Rencana Detil Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kota Medan Tahun 2015-2035 dapat memicu keresahan dan konflik di tengah masyarakat. Seperti yang terjadi di Jalan Timor Baru II, Kelurahan Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur.

PENYEBAB: Bangunan pagar rumah warga terindikasi penyebab kemacaten di Jalan Timor Baru II, Gang Buntu, Medan Timur. (IST)

Karena tidak adanya sosialisasi, masyarakat tidak tahu bahwa Jalan Timor II telah ditetapkan sebagai Zona Perdagangan dan Jasa. Fungsinya sebagai pengembangan kegiatan usaha yang bersifat retail, dan kegiatan-kegiatan jasa komersil. Dan fungsi utama bangunan pertokoan maupun pasar, kegiatan perkantoran, dan perdagangan skala besar.

Seperti yang diutarakan Tokoh Masyarakat Jalan Timor Baru II, Edi Juandi. Dia mengaku selama ini dirinya tidak mengetahui jika Jalan Timor Baru II masuk dalam Kawasan Perdagangan (K-1). “Saya justru menerima informasi bahwa daerah kamu ini bakal dijadikan kawasan pergudangan,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Karena minimnya informasi itu, dia kemudian keberatan atas isi angket yang disebarkan petugas kecamatan. Angket itu berisi opsi keberatan atau tidak keberatan atas adanya pergudangan dan perkantoran di Jalan Timor Baru II.

“Saya baru tahu, kawasan Perdagangan. Jika begitu, wajar ada pengangkutan keluar masuk. Kalau tidak, bagaimana mendistribusikan dan menyalurkan dagangan mereka,” papar Edi Juandi.

Dia pun mengklarifikasi pemberitaan media terbitan Medan. Dalam pemberitaan itu, Edi disebutkan seolah keberatan adanya kegiatan perdagangan dan bisnis di Jalan Timor Baru 2.

“Saya tidak pernah keberatan atas kegiatan perdagangan dan perekonomian di Jalan Timor Baru 2. Sampai ditulis parkir mobil angkutan menyebabkan adanya kemacetan dan jalanan rusak. Terima kasih atas informasi dan kiriman Peta tata ruangnya,” papar Edi Juandi.

Warga lainnya, Atong dan Gunawan mengatakan, kegiatan perdagangan sudah puluhan tahun menjadi profesi warga Jalan Timor Baru 2, dan sebelumnya tidak pernah ada keributan diantara sesama tetangga.

“Sempat ada opsi yang diberikan kepada warga, keberatan atau tidak atas adanya pergudangan dan perkantoran dikawasan ini. Hasilnya tidak sampai sepuluh warga yang menolak isi opsi itu, dan sampai kini pihak kecamatan dan kelurahan belum membagikan kepada kami hasil opsi itu”, ujar Atong dan Gunawan.

Warga lainnya, Ali Johson ketika dikonfirmasi terkait informasi tentang 256 warga Jalan Timor Baru 2 keberatan atas Perda Tata Ruang Kota, menolak menjawab pertanyaan wartawan lewat seluler. “Nanti Joko yang klarifikasi, biar Joko telepon bapak,” ujar Ali.

Ali merupakan pemilik bangunan yang dibangun di bahu Jalan Timor. Keberadaan bangunan itu kerap memicu kemacetan. Terkait hal itu, Ali bersikukuh Joko akan mengklarifikasinya.

“Alamat Joko di Jalan Timor Baru 2 saya tidak tahu, nanti sajalah bapak bicara dengan dia. Saya ada urusan mau keluar kota,” tutup Ali mengakhiri konfirmasi. (rel/dek)

Dinilai Bisa Mengayomi, Sayap Partai Demokrat Juga Dukung Armyn Simatupang

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Dukungan kepada Armyn Simatupang jelang Musda DPD Partai Demokrat Sumut semakin menguat. Setelah mayoritas DPC memberikan dukungan, giliran organisasi sayap partai DPD Forum Komunikasi Kaderisasi Generasi Demokrasi (FKKGD) Sumut mendukung Armyn Simatupang.

Ketua DPD FKKGD Sumut, Borkat Hasibuan menyebut, mayoritas kader di akar rumput menginginkan sosok yang bisa mengayomi dan itu ada pada diri Armyn Simatupang. “Pak Armyn dengan ketokohannya serta dikenal merakyat dan sigap turun ke bawah, dari pantauan FKKGD Sumut merupakan figur ketua yang paling diinginkan kader Demokrat di akar rumput. Itulah yang mendorong FKKGD bersuara mendukung beliau,” kata Borkat Hasibuan dalam keterangan persnya, kemarin.

Menurut Borkat, dengan tipikal Armyn serta dukungan penuh DPC serta organisasi sayap, diyakini mampu mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Sumatera Utara. Borkat menyebut, salah satu program yang akan dijalankan Armyn saat memimpin DPD PD Sumut yakni mensinergikan kegiatan DPD dengan DPP serta kerap turun ke DPC adalah bentuk kepeduliannya dengan akar rumput.

“Ini sangat tepat sekali sehingga soliditas Partai Demokrat betul-betul tercipta, sehingga pada Pemilu 2024 kita betul-betul siap untuk kembali meraih kejayaan Demokrat,” ucapnya.

Armyn Simatupang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Sumut. Ketokohannya tidak terlepas dengan aktivitasnya sebagai pemilik serta pengelola sejumlah yayasan sekolah, perguruan tinggi Islam dan pondok pesantren modern di beberapa tempat di Sumatera Utara.

Salah satunya Yayasan Sekolah Islamic Center di Jalan Willem Iskandar yang memiliki siswa mencapai ribuan orang dan bertaraf internasional. Selain itu, ia juga Ketua Yayasan dan pengelola Institut Agama Islam Darul Ulum di Asahan dengan mahasiswa mencapai ribuan orang.

Armyn juga memiliki trah pemimpin karena orang tuanya alm Kol (Purn) Abdul Manan Simatupang mantan Bupati Asahan dan sempat menjadi Sekda Propinsi Sumatera Utara saat Gubernur EWP Tambunan. Adik kandungnya Taufan Gama Simatupang juga mantan Bupati Asahan. (adz)

Bersama Bobby Jenguk Bayi Penderita Astresia Bilier, Kahiyang Ayu Menangis

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Wali Kota Medan Bobby Nasution beserta istri, Kahiyang Ayu, menjenguk bayi penderita Astresia Bilier di RS Adam Malik, Kamis (7/10/2021) malam. Bayi perempuan berusia tujuh bulan bernama Aiyla Adisty Hidayah itu menderita Astresia Bilier.

Kondisi anak bungsu dari pasangan Rahmat Hidayat (31), dan Olivia Saridah (27), warga Jalan Medan Area Selatan, Gang Mulia, Medan Area, Kota Medan, terlihat memperihatinkan dengan kondisi perut yang membesar akibat gangguan pada hatinya.

Ketika menjenguk bayi Aiyla, Bobby dan Kahiyang mendengarkan dengan seksama dan penuh perhatian keterangan Olivia Saridah, sang ibu bayi. Kata Olivia, berdasarkan penjelasan pihak RS Pirngadi, di mana awalnya putrinya itu dirawat, Aiyla mengalami kelainan sejak lahir dengan kondisi tidak adanya saluran empedu.

Saat usia empat bulan, sudah mulai terlihat bagian perut yang terus membesar diawali dengan mata yang menguning. “Harusnya dioperasi pada usia 2 bulan, saat ini usia Aiyla sudah 7 bulan, katanya sudah telat,” ungkap Olivia sambil menahan tangisnya.

Sejumlah opsi pun dibicarakan antara tenaga medis yang menangani dengan keluarga pasien. Di antaranya opsi transplantasi hati di Jakarta. Namun kesulitannya adalah menemukan pendonor. Mendengar penjelasan yang mengharukan dan melihat langsung kondisi bayi Aiyla, Kahiyang Ayu pun terharu dan tak bisa menahan tangisnya.

Setelah menjenguk bayi Aiyla, Bobby Nasution bilang bahwa biaya perawatan Aiyla ditanggung oleh Pemko Medan. “Saat ini yang terus kita lakukan adalah mendoakan agar Aiyla diberi kesehatan, keluarganya diberikan kekuatan. Pembiayaan kita register ke Kota Medan,” kata Bobby.

Sebelumnya dengan difasilitasi Bobby Nasution, bayi Aiyla langsung dibawa ke RS Adam Malik Kamis (7/10/2021) malam setelah sempat pulang dari RS Pirngadi akibat kendala biaya.

Bayi Aiyla dan keluarganya langsung diantar ke RS Adam Malik dengan ambulan dan langsung ditangani tim medis. (rel/adz)

Gerak Cepat Respon Laporan Warga, Bobby Boyong Bayi Penderita Astresia Bilier ke RS Adam Malik

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Mendapat kabar adanya warga yang menderita sakit dan butuh bantuan segera, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution langsung gerak cepat memberikan bantuan.

Sesuai laporan warga di Kecamatan Medan Area Kamis (7/10/2021), ada bayi perempuan berusia tujuh bulan bernama Aiyla Adisty Hidayah. Bayi malang tersebut menderita Astresia Bilier.

Kondisi anak bungsu dari pasangan Rahmat Hidayat (31) dan Olivia Saridah (27), warga Jalan Medan Area Selatan, Gang Mulia Medan, Sumatera Utara, terlihat memperhatikan.

Bagian perutnya terus membesar, dan perlu segera mendapatkan penanganan medis. Pihak keluarga lalu membawa Aiyla ke dokter spesialis anak di Jalan Amaliun Medan.

Mengetahui anaknya menderita sakit, kata Olivia, keluarga lalu mengurus BPJS dengan harapan bayinya mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Sayangnya BPJS tak bisa siap dengan cepat. Namun karena ada bantuan dari Dinas Sosial Aiyla bisa dibawa ke RS Pirngadi Medan.

Sayangnya RS Pirngadi tak mampu menangani kondisi pasien karena keterbatasan alat. Sehingga disarankan agar dirawat di RS Adam Malik. Sementara untuk itu BPJS belum siap. Dana yang dibutuhkan untuk tindakan medis lanjutan kabarnya mencapai Rp1 Miliar.

Mendapatkan laporan itu, Bobby Nasution langsung bereaksi cepat. Dia langsung memerintahkan Dinas Kesehatan dan Camat Medan Area untuk membawa pasien kembali ke rumah sakit.

Dan malam ini juga sekitar pukul 20.00 WIB tadi, pasien dan keluarganya telah diboyong menggunakan ambulan menuju RS Adam Malik Medan.

“Saya dapat laporan ada bayi sakit gangguan hati. Masalahnya BPJS-nya belum siap jadi terkendala administrasi. Saya sudah minta Dinkes membantu. Alhamdulillah sudah dibawa ke Adam Malik tadi. Mudah-mudahan bisa segera dirawat dan adik bayi Aiyla bisa sembuh,” kata Bobby Nasution.

Hal itu dibenarkan Camat Medan Area Hendra Asmilan. Sekitar pukul 20.39 bayi Aiyla dan keluarga telah tiba di RS Adam Malik.

“Iya atas perintah pak Wali kami langsung bawa pasien ke Adam Malik. Ini kami baru sampai,” kata Hendra yang ikut menemani keluarga ke RS Adam Malik. (rel/adz)

Dampingi Wakil Presiden di Semarang, Menko Airlangga Tinjau Sentra Vaksinasi dan Ikuti Rakor Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

SEMARANG, SUMUTPOS.CO – Guna menggapai herd immunity di akhir tahun ini, Pemerintah terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat di seluruh nusantara. Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin yang didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Penanganan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), meninjau sentra vaksinasi di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Rabu (7/10).

Sentra Vaksinasi Gradhika beroperasi setiap hari kerja dari Senin hingga Jumat pada pukul 07.00 s.d 14.00 WIB. Untuk check-in maksimal diterima sebelum pukul 13.30 WIB. Sentra
vaksinasi ini terselenggara mulai 8 Juni 2021 hingga 31 Desember 2021.
Hingga 6 Oktober 2021, tercatat bahwa Sentra Vaksinasi Gradhika telah melakukan penyuntikan vaksin kepada 59.141 orang yang terdiri dari 38.181 orang untuk penyuntikan dosis pertama dan 25.960 orang untuk penyuntikan dosis kedua, dengan rata-rata penyuntikan vaksin per hari sebanyak 705 orang.

Setelah meninjau penyelenggaraan sentra vaksinasi, rombongan melaksanakan rapat koordinasi terkait penanggulangan kemiskinan ekstrem di Provinsi Jawa Tengah. Rakor ini merupakan rangkaian kunjungan kerja Wapres ke 7 provinsi prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem 2021.

Terdapat setidaknya 5 kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang termasuk dalam kabupaten prioritas untuk program penanganan kemiskinan ekstrem tahun 2021 antara lain Banyumas, Banjarnegara, Kebumen, Pemalang, dan Brebes. Jumlah penduduk miskin ekstrem di
Provinsi Jawa Tengah sebanyak 581.968 jiwa dan jumlah rumah tangga miskin ekstrem sebanyak 303.010 rumah tangga.

Pemilihan 5 kabupaten prioritas di Jawa Tengah didasarkan bukan hanya pada kriteria presentase tingkat kemiskinan ekstrem, tapi juga dikombinasikan dengan jumlah masyarakat miskin ekstrem di wilayah tersebut. Ukuran tingkat kemiskinan ekstrem yang digunakan mengacu pada definisi Bank Dunia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yakni sebesar $1,9 PPP (Purchasing Power Parity) per kapita per hari.

Usai rapat, Wapres mengungkapkan keyakinannya bahwa Provinsi Jawa Tengah siap untuk memenuhi target pengurangan kemiskinan ekstrem pada 2024, dan berpesan agar dunia usaha yang beroperasi di wilayah Jawa Tengah dan 5 Kabupaten prioritas dapat berpartisipasi mengurangi kemiskinan ekstrem dengan mendorong konvergensi program Corporate Social Responsibility (CSR) menggunakan pendekatan yang sama dengan Pemerintah.

Turut hadir mendampingi Wapres Ma’ruf Amin antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang disambut oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta lima Bupati yang wilayahnya termasuk prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem. (map/fsr/*)

Biker Ungkap Alasan Beli XSR 155, Tampilannya Dukung Gaya Hidup Premium

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Beragam keunggulan Yamaha XSR 155 menjadi magnet kuat bagi konsumen untuk membelinya. Apalagi, ditambah keberhasilannya menyandang predikat Best Buy Product Sport dari Motor Plus Award 2021.

LIFESTYLE: Custom lifestyle Yamaha XSR 155. (ist).

Hal itu menjadi bukti XSR 155 adalah produk value for money yang layak dimiliki dengan segala manfaatnya yang dapat dinikmati konsumen. Selain itu, XSR 155 juga dinobatkan sebagai Best Sport Retro dari ajang bergengsi GridOto Award 2020 serta Otomotif Award 2020 dan 2021.

Diakui sebagai yang terbaik di segmennya, salah satu faktornya karena tampilannya yang menjawab kebutuhan konsumen untuk mendapatkan lifestyle berkendara sesuai tren gaya hidup terkini. Biker pun bisa mengekspresikan jiwa “Born to Be Free” XSR 155 kala menggebernya, serta bangga menjadi pusat perhatian dengan modelnya yang stylish.

”Bagi saya ada kebanggaan memiliki XSR 155. Yamaha tepat menghadirkannya bagi yang suka motor sport model retro tapi fiturnya modern. Saya pun menyukainya karena faktor itu, dan juga terlihat gagah. Tanpa dimodif pun sudah keren,” papar Harris Maulana, konsumen XSR 155.

“Tapi saya juga suka ganti-ganti gaya modif, kalau sudah beberapa lama dengan style yang ini, lalu bisa diubah ke konsep yang lain. Riding dengan XSR 155 juga menarik perhatian orang karena modelnya yang berbeda layaknya custom look. Saat aktivitas lainnya dengan sesama pengguna XSR 155 pun kami suka bilang “nongkrong ganteng” dengan motor ganteng ini karena tampilannya yang keren,” lanjut Harris Maulana.

Bergaya Klasik Modern

XSR 155 hadir di momen yang tepat saat konsumen menginginkan motor sport retro yang dibekali fitur-fitur modern. Bahkan sejumlah konsumen menyebutkan sebelumnya belum punya motor brand Yamaha, sampai akhirnya membeli XSR 155. Tampilan klasik modern XSR 155 diwujudkan melalui beberapa sentuhan di berbagai sektor.

Mulai dari model tangki Drip-Shaped yang mampu mendukung kenyamanan saat berkendara, penggunaan jok single seat dengan desain klasik yang stylish, lalu desain lampu depan dan belakang yang berbentuk bulat dengan teknologi LED modern, hingga keberadaan Full LCD Digital Speedometer bergaya retro yang telah dilengkapi dengan Multi Information Display (MID).

Meskipun bergaya retro, XSR 155 tetap terlihat gagah classy (berkelas) yang masuk kriteria pilihan terbaik di kategorinya. Fitur yang mendukung hal tersebut misalnya pada bagian kaki-kaki, XSR 155 sudah mengadopsi suspensi Up Side Down (USD) yang tidak hanya memberikan kesan gagah pada motor namun turut meningkatkan handling saat berkendara. Keberadaan suspensi Up Side Down ini turut membuat XSR 155 tampak macho, yang menjadi alasan konsumen ingin memilikinya. (rel/dek)

Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri Menjadi Ekosistem Finansial Lengkap Untuk Para Pelaku Bisnis.

JAKARTA, SUMUT POS. CO– Bank Mandiri memasang target optimis pertumbuhan kredit perbankan sebesar 6%-7% sepanjang 2021. 

Konsep single access pada Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri memudahkan nasabah dalam menjalankan aktivitas finansial dan pemantauan transaksi keuangannya di Bank Mandiri.Ist/Sumut Pos.

Untuk mewujudkan target tersebut, bank yang baru merayakan HUT ke-23 ini fokus pada penajaman bisnis, seperti mengintegrasikan bisnis wholesale dan retail untuk memaksimalkan potensi value chain pada ekosistem nasabah korporasi, mengakselerasi transformasi digital dengan pengembangan solusi digital, perbaikan proses, modernisasi channel, serta peningkatan kapabilitas core banking.

Untuk menjaga momentum sekaligus memenuhi tingginya ekspektasi nasabah dalam bertransaksi secara digital, Bank Mandiri  konsisten melakukan inovasi dan transformasi digital di segmen wholesale.

Berbeda dengan layanan digital retail yang bersifat ‘one fit for all’, kebutuhan layanan segmen wholesale lebih bervariatif dan luas menyesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Saat ini, kebutuhan tersebut dilayani dengan multi produk/layanan yang diakses terpisah oleh nasabah wholesale.

Dalam rangka meningkatkan pengalaman nasabah dan merevolusi layanan transaksi digital bagi nasabah wholesale, Bank Mandiri menghadirkan layanan digital ‘single access platform’ yang bertajuk Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri. 

“Konsep single access yang diusung oleh Kopra by Mandiri membuat nasabah lebih praktis dan holistik dalam menjalankan aktivitas finansial dan pemantauan transaksi keuangan di Bank Mandiri, efisien dan mudah mengakses informasi produk di Bank Mandiri, serta memberikan kemudahan kontrol, alokasi dan monitoring funding, serta lending di level entitas maupun grup usaha,” tutur Panji Irawan, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/10).

Panji menjelaskan, Kopra by Mandiri merupakan layanan digital komprehensif yang menjadi pusat aktivitas informasi dan transaksi finansial bagi komunitas bisnis para pelaku usaha di segmen wholesale berikut ekosistemnya secara end-to-end dari hulu ke hilir. Kopra by Mandiri dihadirkan sebagai pionir wholesale super platform di industri perbankan nasional yang menawarkan agregasi layanan digital untuk pelaku bisnis yang terbagi dalam tiga (3) varian, yaitu Kopra Portal, Kopra Host to Host dan Kopra Partnership.

Kopra Portal merupakan single access portal untuk memudahkan nasabah Bank Mandiri dalam mengakses layanan portal digital existing, seperti Mandiri Cash Management (MCM) 2.0, Mandiri Financial Supply Chain Management (MFSCM), Mandiri Global Trade (MGT), Mandiri e-FX, Mandiri Smart Account (MSA), dan Mandiri Online Custody.

Konsep perbankan digital terintegrasi juga disediakan Bank Mandiri untuk para pelaku usaha dengan kompleksitas bisnis dan teknologi yang lebih maju melalui solusi layanan Kopra Host-to-Host berbasis API (Application Programming Interface) atau teknologi komunikasi antar-sistem bank dan nasabah. Varian ini memudahkan nasabah dalam melakukan inisiasi, otorisasi, dan kontrol transaksi melalui sistem nasabah yang terhubung langsung dengan sistem bank untuk berbagai jenis model bisnis yang mereka miliki. 

Varian ketiga, yakni Kopra Partnership diwujudkan melalui dukungan Kopra by Mandiri untuk perluasan akses keuangan digital dan inklusi keuangan melalui partnership atau kemitraan dengan pihak-pihak di luar Bank Mandiri yang memiliki kapabilitas sebagai business enabler pendukung layanan keuangan yang ada di pasar. Konsep sinergi ini akan meningkatkan kemampuan bank dalam memberikan solusi yang tepat, efisien, dan terintegrasi serta membantu pertumbuhan bisnis bagi ceruk pasar atau nasabah yang sangat spesifik sampai dengan ekosistem hilir value chain yang didominasi nasabah segmen Small & Medium Enterprises(rel)

Berpetualang Makin Seru dengan Kecanggihan Daihatsu Terios

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sebagai Sahabat Petualang yang tangguh, Daihatsu Terios terus mendapat sambutan positif dari masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan tingginya permintaan terhadap Terios yang menjadi salah satu top 3 penjualan teratas bagi Daihatsu di Indonesia.

Daihatsu juga telah memperkenalkan fitur baru kekinian terhadap Terios pada 17 September 2021 lalu untuk seluruh varian Terios, yakni Eco Idle. Fitur ini berfungsi untuk mematikan mesin secara otomatis ketika kendaraan dalam kondisi berhenti dengan tujuan menghemat konsumsi bahan bakar, mengurangi tingkat emisi gas buang, sehingga membuat kendaraan semakin ramah lingkungan.

Fitur Eco Idle pada Terios dapat diaktifkan atau pun dinonaktifkan oleh pelanggan sesuai dengan kebutuhannya, serta mampu menghemat bahan bakar hingga 10%.

Selain fitur tersebut, Daihatsu juga melengkapi Terios varian X dengan fitur keselamatan terkini agar berkendara menjadi lebih aman. Fitur tersebut seperti VSC (Vehicle Stability Control) yang berfungsi mencegah over steer dan under steer ketika berbelok, serta HSA (Hill Start Assist) untuk mencegah mobil bergerak mundur saat berada di tanjakan dengan memberi waktu beberapa detik untuk memindahkan posisi kaki dari pedal rem ke pedal gas sehingga pengemudi tidak khawatir mobil akan mundur.

Dengan hadirnya fitur kekinian yang ditambahkan, membuat kendaraan Compact SUV berkapasitas 7 penumpang ini semakin cocok untuk pelanggan yang aktif dengan beragam aktivitas harian mereka, serta makin seru dalam berpetualang menjelajah berbagai destinasi menarik lainnya. Daihatsu Terios tersedia dalam 9 varian, mulai dari varian X hingga R Custom.

“Kami berharap, kehadiran fitur kekinian pada Terios ini dapat memberikan nilai tambah demi kepuasan pelanggan. Sebagai Sahabat Petualang, Daihatsu Terios cocok digunakan untuk aktivitas keseharian di berbagai kondisi jalan di Indonesia,” ujar Anjar Rosjadi, R&D Product Planning Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM). (rel/sih)