31 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 3114

Ashari Jadi Irup Apel Hari Kesaktian Pancasila

IRUP: Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan saat menjadi irup apel peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Deliserdang, Jumat (1/10).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober diperingati secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Terutama Pemerintah Kabupaten Deliserdang yang menggelar upacara Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Deliserdang, Jumat (1/10).

IRUP: Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan saat menjadi irup apel peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Deliserdang, Jumat (1/10).

Inspektur upacara (irup) pada Hari Kesaktian Pancasila yaitu Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan dengan Komandan Upacara Kapten Kav Gawah Ketaren dari Kodim 0204/DS. Dihadiri, Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar, Para Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Deliserdang Nusantara Tarigan Silangit, Sekda Darwin Zein beserta para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kabag dan Pejabat Eselon III, unsur TNI dan Polri dan Paduan Suara SMAN 2 Lubukpakam.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2021 mengambil tema, “Indonesia Tangguh Berlandaskan Pancasila,” ini diawali pembacaan teks Pancasila oleh Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, dilanjutkan pembacaan teks Pembukaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 oleh M Ardiansyah dari Bagian Prokopim Setdakab dan Pembacaan Ikrar oleh Wakil Ketua DPRD Deliserdang Nusantara Tarigan Silangit.

Isi ikrar yang dibacakan Wakil Ketua DPRD Nusantara Tarigan Silangit di antaranya berbunyi, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nila-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk menegakkan kebenaran dan keadilan. (rel/azw)

Polres Langkat dan GMNI Gelar Vaksinasi Pelajar

VAKSINASI PELAJAR: Pelajar saat divaksinasi di Yayasan Darma Patra Jalan Balik Papan Komplek Puraka I Pangkalan Berandan, Kamis (30/9).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Polres Langkat bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumut, menggelar vaksin Covid-19 kepada pelajar SMP, SMA, dan SMK sederajat di Yayasan Darma Patra Jalan Balik Papan Komplek Puraka I Pangkalan Berandan, Kecamatan Sei Lepan (30/9). Gelaran vaksinasi ini ditinjau langsung Bupati Langkat Terbit Rencana PA, melalui Wakil Bupati (Wabup) Langkat H Syah Afandin dan Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok.

VAKSINASI PELAJAR: Pelajar saat divaksinasi di Yayasan Darma Patra Jalan Balik Papan Komplek Puraka I Pangkalan Berandan, Kamis (30/9).

Wabup mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kepada DPD GMNI Sumut dan Polres Langkat yang telah mengalokasikan vaksin sebanyak 1.200 dosis ditujukan untuk pelajar.

Ia pun berharap vaksinasi ini dapat menekan penyebaran Covid-19 di Langkat, sehingga bisa bersekolah tatap muka bersama.

Sementara, Ketua DPD GMNI Sumut Daniel JT Sigalingging mengatakan, vaksinasi dosis pertama ini tujuannya untuk membantu pemerintah, agar seluruh pelajar dapat mengikuti pembelajaran tatap muka secara langsung. “Hal ini menjadi harapan kita bersama,”ujarnya.

Sedangkan, Surya Efriza selaku Pelaksana tugas (Plt) Kepala Yayasan Darma Patra mengatakan, sangat berterima kasih telah melaksanakan vaksinasi tersebut.

Sebelumnya Wabup Langkat bersama Kapolres Langkat meninjau pelaksanaan vaksinasi masal yang dilaksanakan Polres Langkat dan Cipayung Plus Langkat, di Aula Syekh M Ziadah STAI JM Tanjungpura.

Total peserta vaksinasi di kampus tersebut berjumlah 763 orang dari 1.200 dosis vaksin yang disediakan.(mag-6/azw)

BPBD Binjai Bersihkan Sampah di Aliran Sungai Mencirim

BEESIHKAN SUNGAI: Personel BPBD Kota Binjai saat membersihkan aliran Sungai Mencirim yang tersangkut di bawah jembatan Jalan Pangeran Diponegoro, Jumat (1/10).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Tumpukan sampah banyak menyangkut di aliran Sungai Mencirim di bawah jembatan Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Mencirim, Binjai Timur. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai melakukan pembersihkan tumpukan sampah tersebut, Jumat (1/10).

BEESIHKAN SUNGAI: Personel BPBD Kota Binjai saat membersihkan aliran Sungai Mencirim yang tersangkut di bawah jembatan Jalan Pangeran Diponegoro, Jumat (1/10).

Ini dilakukan sesuai arahan dari Wali Kota Binjai, Amir Hamzah kepada Pelaksana Tugas Kepala BPBD Binjai, Dian Amperansyah untuk melakukan mitigasi membersihkan aliran Sungai Mencirim dan Sungai Bangkatan. “Kegiatan bersih sungai ini memang telah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan BPBD sebagai bentuk komitmen dan sinergitas pemerintah kota melalui BPBD Kota Binjai dalam mengurangi resiko bencana banjir saat masuk musim penghujan,” kata Dian.

Sebanyak 50 orang dari Satuan Tugas BPBD Binjai dalam kegiatan mitigasi tersebut. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan beserta komandan pleton hingga komandan regu juga turun pada kesempatan ini.

“Masyarakat juga diimbau untuk selalu ramah lingkungan, tidak membuang sampah ke sungai dan menggalakan kerja bakti secara rutin. Bagi penggiat usaha diharapkan untuk tidak membuang limbah atau sampah bambu kayu ke sungai untuk meminimalisir bencana banjir di Kota Binjai,” ujarnya. (ted/azw)

Livepool vs Man City: Salah Lagi Tajam-tajamnya

SUMUTPOS.CO – Liverpool akan ditantang Manchester City di Premier League, Minggu (3/10) malam WIB. ‘Si Merah’ bisa sangat percaya diri, karena Mohammed Salah sedang tajam-tajamnya.

Kali ini dua, kandidat juara EPL itu bertemu dalam duel pekan ke-7 Premier League 2021/22. Keduanya masih bersaing ketat di puncak klasemen sementara. Lebih dari itu, pertandingan ini bisa disebut sebagai duel para juara. Man City adalah juara bertahan Liga Inggris sekarang, sedangkan Liverpool adalah juara musim sebelumnya.

Partai ini akan jadi ujian penting buat Liverpool sebagai satu-satunya tim yang belum kalah di Premier League musim ini. Anak-anak asuh Juergen Klopp meraih 14 poin hasil dari empat kemenangan dan dua kali imbang di enam laga pertama. Mereka unggul satu poin di depan Manchester City, Chelsea, Manchester United, Everton, dan Brighton & Hove Albion yang menempel.

Tiga poin di laga ini niscaya bakal menjadi pesan serius, siapapun yang meraihnya, dalam persaingan gelar. Bahwa mereka adalah benar-benar kandidat kuat juara. Liverpool sedikit diunggulkan menuju laga nanti, bukan cuma karena faktor kandang. Melainkan juga dengan tren yang ditunjukkan saat ini.

Liverpool belum kalah di sembilan laga seluruh ajang sejak musim ini dimulai. Sementara Manchester City menelan tiga kekalahan dari 10 laga sejak Community Shield, termasuk yang teranyar dari Paris Saint-Germain, Rabu (29/9) dini hari WIB.

Hal lain yang akan bikin Man City waspada adalah fakta bahwa Liverpool sedang tajam-tajamnya dengan total 26 gol di sembilan laga. Liverpool mencetak setidaknya tiga gol di masing-masing dari enam pertandingan terakhirnya, dengan total 20 gol di periode tersebut.

Mantan gelandang Liverpool yang kini aktif sebagai komentator di Sky Sports, Jamie Redknapp menilai, Liverpool punya keunggulan dengan keberadaan Mohamed Salah. Ia mengaku mengamati permainan dan perkembangan Salah sejak awal musim.

Menurutnya, Salah yang sekarang sedang berada di puncak level permainannya. Menurutnya, ada beberapa hal yang jadi faktor perkembangan Salah di awal musim 2021/22 ini. “Permainan Salah keseluruhan sekarang fenomenal. Etos kerjanya, hasratnya, gol-golnya, assists-nya. Saya tidak pernah melihat ia berada dalam performa yang lebih baik,” ujar Redknapp di Sky Sports.

“Dia sedang bagus-bagusnya. Dia sangat percaya diri dan dia sedang cukup tajam. Dia menikmati kembalinya Virgil van Dijk dan memahami, dia bermain untuk tim yang bisa jadi juara lagi.”

Menurut Redknapp, permainan Liverpool juga sudah lebih matang sejak awal musim. Man City mungkin mulai bermain baik, tapi kelemahan mereka di lini belakang akan jadi sasaran empuk bagi Salah. “Saya merasa, Liverpool akan memenangi pertandingan ini. Tim mereka sedang sangat percaya diri. Salah sedang dalam performa terbaiknya dan itu bakal jadi masalah buat pertahanan Man City,” lanjut Redknapp.

“Bek-bek sayap Man City memang ingin menyerang, tapi jika mereka meninggalkan ruang kosong, Salah akan membongkar pertahanan mereka,” tandasnya.

Manchester City sebenarnya beberapa kali menunjukkan kualitas serangannya(24 gol/10 laga), namun bisa dikatakan tak lebih konsisten dibanding Liverpool. Skuad besutan Guardiola itu sempat menang 5-0 atas Norwich City dan Arsenal, lalu cuma menang tipis 1-0 atas Leicester City. Citizens juga sempat mencetak 6 gol ke gawang RB Leipzig dan Wycombe Wanderers, namun juga ditahan imbang 0-0 oleh Southampton. (bbs)

Wushu PON XX Papua: Harris-Niza Raih Emas

EMAS: Juwita Niza Wazni penyumbang satu medali emas untuk Sumut dari cabang Wushu di PON XX.istimewa/sumutpos.

MERAUKE, SUMUTPOS.CO – Penantian Kontingen Sumut meraih medali emas, berakhir. Medali yang sangat diidamkan tersebut diperoleh dari cabor wushu, persembahan perwushu asal Kota Medan, Harris Horatis dan Juwita Niza Wazni, Jumat (1/10) di GOR Futsal Dispora Merauke, Papua.

EMAS: Juwita Niza Wazni penyumbang satu medali emas untuk Sumut dari cabang Wushu di PON XX.istimewa/sumutpos.

Harris berhak atas medali emas setelah mengumpulkan total poin 19.15 dari nomor kombinas, Nanquan dan Nan Gun Putra. Demikian pula halnya dengan Niza. Ia menjadi yang terbaik di nomor kombinasi Nanquan dan Nan Dao Putri setelah mengumpulkan total poin 19.37.

Selain meraih dua medali emas, Wushu Sumut juga mendapat tambahan satu medali perunggu persembahan Wilbet Sanjaya dari nomor kombinasi Jian Shu dan Qiang Shu total poin 19.24. Medali emas nomor ini didapat M Daffa (Jatim) 19.42 dan perak untukn

Abdul Harist (DKI Jakarta) 19.35. Di nomor ini, satu pewushu Sumut lainnya, Charles Sutanto harus puas di urutan keempat, total nilai 19.22.

Medali persembahan Harris dan Niza mengawali perolehan medali emas Sumut di PON XX/Papua. Tambahan dua emas satu perunggu ini juga sekaligus mengangkat posisi kontingen yang dipimpinan John Ismadi Lubis naik peringkat enam dengan torehan dua medali emas, dua perak dan tiga perunggu.

“Terimakasih untuk skuad Wushu Sumut yang sudah mengawali perolehan medali emas di PON XX/2021. Kami berharap, emas dari wushu terus berlanjut, karena masih ada pertandingan hingga Minggu (3/10). Apalagi di nomor sanda, Sumut menempatkan tujuh atletnya di final,” ujar John yang memang sengaja datang dari Jayapura ke Merauke memotivasi para atlet.

“Kami juga berharap, atlet Sumut dari cabor-cabor lain juga kian termotivasi untuk mempersembahkan medali emas,” tambah John diwakili Wakil Ketua III Kisharyanto Pasaribu dan Sekum Chairul Azmi Hutasuhut.

Ketua Umum Pengprov WI Sumut Darsen Song tak kuasa menahan haru dan gembira atas sukses anak didiknya. “Hari ini salah satu hari paling bahagia bagi saya, Harris dan Niza membuka kran perolehan medali emas Sumut,” kata Darsen.

Ia meminta para patriot olahraganya tetap fokus dan konsentrasi, karena cabor wushu masih ada satu hari pertandingan lagi, yakni Minggu (3/10 besok. “ Kank menambah medali masih sangat terbuka, baik di nomor taolu maupun sanda. Karena seluruh atlet harus tetap fokus,” ujarnya.

Tim Manajer Harianto Tan juga tak kuasa menahan rasa haru dan bahagianya. “Luar biasa, Terimakasih Tuhan. Semua ini didapat karena dukungan semua pihak dan juga restu dari Yang Maha Kuasa,” kata Harianto yang banyak menerima ucapan banyak pihak.

Harianto yang bersama Sekum Pengprov WI Sumut terus mendampingi para atlet lebih lanjut menjelaskan, di wushu taolu Minggu besok, anak didik duet pelatih Sandri Liong dan Aldi Lukman masih akan turun di nomor duillien putra dan putri. Sementara di wushu sanda asuhan trio pelatih Feng Yin Bao, Salwi Simbolon dan Nerry Agus Manullang, Sumut meloloskan tujuh atlet ke final. “Kami mohon doa dan dukungan semua pihak sehingga perolehan medali emas Sumut dari cabor wushu terus bertambah,” ujar Harianto Tan.

Di nomoe sanda, ada tujuh atlet Sumut lolos ke babak final yang akan digelar Minggu (3/10). Ketujuh atlet yang lolos ke final, untuk putra; Brando Mamana Simanjorang (48 kg), Adi R Manurung (56 Kg), Samuel Marbun (65 Kg), Roberto Manik (70 kg) dan Jekas Asparido Saragih (75 Kg). Sementara atlet putri; Junita Malau (48 kg) dan Rosalina Simanjuntak (52 Kg). Sementara satu wakil Sumut laiinya, Manuel Prima Siahaan yang turun di Kelas 60 Kg, harus puas dengan raihan medali perunggu setelah takluk saat berhadapan dengan Juminta (DKI Jakarta).

Brando Simanjorang mengawali dominasi Sumut di sanda, setelah ia sukses mengalahkan Fernando S dari Riau. Penampilan menyakinkan diperlihatkan Adi Manurung saat berhadapan dengan andalan tuan rumah Papua, Stevano Gilbert. Meski pendukung tuan rumah begitu heroik mendukung jagoannya, tapi Adi tidak peduli. Suasana di GOR bahkan menjadi hening, ketika Stevano harus mendapat perawatan tim medis setelah hidungnya mengeluarkan banyak darah terkena pukulan dan tendangan Adi. Pesanda Sumut asal KabupatenToba ini pun akhirnya menang telak 2-0.

Langkah Adi diikuti Roberto Manik yang mengalahkan Rahmad Dwi Kurniawan (Aceh). Demikian juga dengan Samuel Marbun menang atas Ahmad Adam Hasbullah (Jateng). Jeka Saragih tak mau ketinggalan dari rekan-rekannya. Ia tampil hebat sehingga lawannya, Firand Andista (Sumsel) harus mengaku kalah.

Sukses lima pesanda putra lolos ke final, memotivasi para pesanda putri. Hasilnya, Junita Malau juga berhak tampil dipartai pamungkas usai mengalahkan wakil Jatim, Efi Diana Sofiana. Sementara Rosalina menundukkan Tharisa Dea (Jateng). “Kita bersyukur sekali bisa meloloskan tujuh atlet ke final. Semangat ini harus tetap kita jaga agar para pesanda bisa menjadi juara,” ujar Pelatih asal China Feng Yin Bao melalui rekannya sesama pelatih, Salwi Simbolon dan Nerry Agus Manullang. (rel/dek)

Sumut Pos Bertahan di Tengah Pandemi, Kekompakan dan Kreativitas jadi Modal Utama

TAUSIAH: Ustad Syampurna Silalahi menyampaikan tausiah pada acara syukuran HUT ke-20 Harian Sumut Pos di ruang rapat lantai III Gedung Graha Penda Medan, Jumat (1/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kekompakan dan kreativitas jadi modal utama bagi Harian Sumut Pos untuk bertahan di tengah badai pandemi Covid-19. Terlebih, sudah begitu banyak perusahaan media massa terkhusus koran, yang ‘gulung tikar’ di Indonesia termasuk di Sumatera Utara, selama hampir dua tahun dihantam Corona.

TAUSIAH: Ustad Syampurna Silalahi menyampaikan tausiah pada acara syukuran HUT ke-20 Harian Sumut Pos di ruang rapat lantai III Gedung Graha Penda Medan, Jumat (1/10).

Asa tersebut memaknai perayaan sederhana Harian Sumut Pos yang masih diberi ‘umur panjang’ tepat di hari lahirnya, 1 Oktober kemarin, di Gedung Graha Pena Jalan Sisingamangaraja Medan. Sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, bahwa peraih 10 kali perwajahan (cover) dalam ajang Indonesia Print Media Award (IPMA) 2021 kategori Surat Kabar Harian Regional Sumatera Terbaik itu, masih hadir di tengah-tengah pembacanya untuk memberikan informasi positif dan membangun.

Perayaan hari ulang tahun kali ini pun, dilaksanakan cukup sederhana. Jika di HUT ke-19/2020 turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah (Ijeck), kali ini awak redaksi dan perusahaan menerima siraman rohani dari Ustad Syampurna Silalahi. Tak hanya munajat untuk kesuksesan Sumut Pos di masa mendatang, doa kepada karyawan yang telah berpulang keharibaan Tuhan pun, turut dipanjatkan. Yang terbaru, Sumut Pos kehilangan karyawan terbaiknya, Manajer Layout Wahidin Muakif.

General Manager Harian Sumut Pos, Pandapotan Siallagan memberikan wejangan kepada seluruh karyawan. Dia berpesan, agar seluruh divisi harus saling bersinergi, tidak ada blok-blok, harus bekerjasama, tidak selalu mengedepankan perbedaan. “Ini yang harus ditanamkan, bahkan dari sejak dulu, hanya saja tanggungjawab dan tugas yang berbeda. Kita ini sebetulnya masih baik, dan masih bisa hidup. Lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Ini yang harus kita pahami bersama. Ke depan kita harus lebih serius menangani bisnis multimedia sehingga perusahaan kita dapat jauh lebih baik lagi,” katanya.

Dikatakannya, usia 20 tahun mestinya Sumut Pos harus sudah dewasa. Tugas juga harusnya masing-masing sudah memahami, berinisiatif tanpa lagi harus disuruh-suruh atau diperintah-perintah. Cara berpikir juga harus sesuai perkembangan zaman, mengikuti teknologi dan mapan. “Usia boleh bertambah tetapi semangat harus tetap muda. Semua karyawan dan divisi harus siap dengan perubahan, selalu kompak dan kreatif dalam menangkap peluang-peluang dari perubahan itu,” ajak mantan Pimpinan Umum Metro Siantar tersebut.

Pandapotan menilai, ke depan akan semakin berat tantangan bisnis media massa seperti koran ini, apalagi Sumut Pos baru kehilangan seorang Manager Layout, Wahidin. “Dari sini menjadi hikmah bagi kita bahwa kita tidak tau umur kita. Ada yang terlihat sehat, tidak pernah sakit, malah umurnya tidak panjang. Semoga beliau diterima di sisi-Nya. Dari sini kita belajar, setelah orangnya tidak ada ternyata kita menyayanginya. Jika bisa selagi orangnya masih ada maka bekerjasamalah dengan baik,” pungkasnya seraya kembali mengajak seluruh karyawan untuk selalu bersemangat.

Sebelumnya, Ustadz Syampurna Silalahi dalam tausyiahnya mengingatkan pentingnya kekompakan dan kerjasama dalam sebuah perusahaan. Tanpa adanya dua aspek itu, tak ada perusahaan yang bisa maju. “Semoga di usia 20 tahun ini Sumut Pos juga dewasa. Sama seperti umur manusia, usia 20 tahun itu sejatinya sebagai orang yang dewasa. Sudah tau mana yang baik dan mana yang buruk,” katanya.

Berbicara umur, ia mengatakan tidak ada yang tau selain Tuhan. Apalagi umur sejatinya tidak mengenal muda maupun tua. Karenanya selama masih diberikan nikmat kehidupan, dia mengajak agar selalu berbuat kebaikan di mana pun dan kapanpun berada. Serta tidak membeda-bedakan suku, agama, ras, dan antargolongan dalam kehidupan sehari-hari.

“Karena selain Hablumminallah, dalam Islam juga dikenal dengan Hablumminannas. Hubungan sesama manusia ini juga penting kita junjung dalam kehidupan sosial kita. Terlebih di lingkungan kerja Sumut Pos ini,” katanya.

Acara diakhiri dengan doa, makan dan foto bersama seluruh awak perusahaan di bawah jaringan Jawa Pos tersebut. (prn/dwi)

Aturan Terbaru untuk Vaksinasi, Sebulan Sembuh Dari Covid-19 Bisa Divaksin.

SOPIAN/SUMUT POS TINJAU: Bupati Sergai, Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Umar Yusri Tambunan meninjau pelaksanaan vaksinasi di kalangan para pelajar.

SUMUTPOS.CO – Para penyintas Covid-19 atau orang yang sembuh sudah dari Covid-19, diperbolehkan divaksin sebulan setelah dinyatakan sembuh. Durasi itu lebih pendek daripada sebelumnya. Selain itu, dalam aturan baru, jangka waktu tersebut disesuaikan dengan derajat keparahan. Pada beleid sebelumnya, derajat keparahan tersebut tidak menjadi pertimbangan.

Ilustrasi.

ATURAN baru itu tertuang dalam Surat Edaran Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.01/I/2524/2021 tentang Vaksinasi Covid-19 bagi Penyintas. Aturan tersebut menggantikan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/4638/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

“Diatur ketentuan penyintas Covid-19 dengan derajat keparahan penyakit ringan hingga sedang, vaksinasi diberikan dengan jarak waktu minimal satu bulan setelah dinyatakan sembuh,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, kemarin.

Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, vaksinasi Covid-19 terus mengalami perkembangan dalam aspek ilmiah dan medis. “Data terkait efikasi dan keamanan vaksin juga terus digali dan disempurnakan para ahli. Salah satunya mengenai pemberian vaksin bagi sasaran penyintas Covid-19,” katanya.

Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional melalui surat nomor 98/ITAGI/Adm/IX/2021 tanggal 20 September 2021 telah mengeluarkan kajian dan rekomendasi terbaru mengenai pemberian vaksin Covid-19 bagi penyintas. Maxi menyatakan, jenis vaksin yang diberikan kepada penyintas disesuaikan dengan logistik vaksin yang tersedia.

Sementara itu, kelompok penyintas masih berisiko mengalami gejala long Covid. Ketua Pokja Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Erlina Burhan menjelaskan, para penyintas yang sudah sembuh dan tes PCR-nya negatif masih berpotensi mengalami berbagai gejala sisa.

“Biasanya berupa batuk ataupun sesak,” ujar Erlina kemarin (30/9). Gejala itu umumnya dialami pasien yang mengalami kondisi Covid-19 dengan gejala berat sampai kritis. Meskipun sebagian besar gejala long Covid itu ringan, ada sekitar 5 persen dari kelompok penyintas yang berpotensi mengalami gejala progresif hingga berat. “Sampai membutuhkan perawatan ulang,” imbuh Erlina.

Erlina menuturkan, banyak pasien yang datang kepadanya dengan mengalami gejala yang membuat mereka tidak nyaman. Misalnya, gampang lelah. Mereka yang biasanya fit mampu berlari 1–2 kilometer kemudian merasa sesak hanya dengan berlari beberapa ratus meter. “Biasanya juga masih ada batuk, sakit kepala, nyeri badan, dan nyeri otot. Ini gejala-gejala sisa atau sequela dari sitokin, apalagi kalau pernah mengalami badai sitokin,” katanya.

Erlina menjelaskan, durasi long Covid terhadap para penyintas berbeda-beda. Biasanya hanya 4–12 minggu. Namun, ada juga yang di atas 12 minggu, bahkan sampai 6 bulan mengalami gejala sisa.

“Tapi, sebagian besar ini sifatnya reversible. Artinya, bisa kembali seperti sebelumnya sampai gejalanya hilang sama sekali,” katanya.

Pada kesempatan lain, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kemarin mengumumkan kedatangan vaksin AstraZeneca. Sebanyak 796.800 dosis vaksin itu merupakan donasi pemerintah Italia melalui Covax Facility. Pada Sabtu (2/10), Indonesia juga akan kembali menerima 600 ribu vaksin AstraZeneca dari pemerintah Prancis melalui jalur bilateral.

Retno memastikan, diplomasi vaksin akan bekerja untuk mengamankan kebutuhan vaksin bagi keperluan rakyat Indonesia. Dengan upaya kuat selama ini, Indonesia telah menyuntikkan lebih dari 140 juta dosis vaksin, salah satu yang terbesar di Asia setelah Tiongkok, India, dan Jepang.

Duta Besar Italia untuk Indonesia Benedetto Latteri mengatakan, dengan donasi tersebut, Italia menunjukkan persahabatan dan dukungan kepada pemerintah Indonesia dalam memerangi Covid-19. “Italia telah melipatgandakan sumbangan ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah melalui Covax Facility. Dari 15 juta menjadi 45 juta dosis pada akhir 2021 senilai lebih dari 385 juta euro,” ujarnya.

Kasus Aktif di Sumut Tinggal 1.664

Sementara, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengawali Bulan Oktober 2021 dengan kasus Covid-19 yang terus melandai. Kasus Covid-19 aktif saat ini tersisa 1.664 orang dan keterisian tempat tidur Covid (BOR) tinggal 8 persen.

Dilihat dari Update Data Covid-19 Sumut dari sumber Pusat Data dan Informasi Kemenkes, dilaporkan pada Jumat (1/10), kasus aktif menurun 129 orang dari sebelumnya 1.793 orang pada Kamis (30/9). Angka kesembuhan yang didapatkan sebanyak 214 orang. Dengan penambahan tersebut, kini jumlah sementara kasus sembuh meningkat menjadi 100.290 orang dari 100.076 orang.

Untuk kasus baru positif, Sumut bertambah 86 kasus. Dengan demikian, akumulasi kasus positif menjadi 104.792 orang dari sebelumnya 104.706 orang. Sedangkan angka kematian akibat terinfeksi Covid-19 hanya bertambah 1 orang, sehingga jumlahnya menjadi 2.838 orang dari sebelumnya 2.837 orang. Karena itu, angka kasus aktif atau orang yang terpapar Covid-19 di Sumut saat ini tersisa 1.664 orang.

Sementara secara nasional, kasus positif Covid-19 bertambah 1.624 kasus. Pasien sembuh dari virus Corona bertambah 2.811 orang, sedangkan pasien Covid-19 yang meninggal dunia bertambah 87. Sedangkan total kasus positif Corona yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini berjumlah 4.216.728. Sementara itu, kasus aktif Covid-19 di Indonesia hingga kemarin berkurang 1.274.

Kasus aktif Corona di Indonesia hingga keamrin, berjumlah 34.867. Artinya, masih ada 34.867 pasien yang masih positif Corona. Sedangkan total pasien Corona di RI yang telah sembuh berjumlah 4.039.835. Dan total kasus kematian pasien Corona berjumlah 142.026.

Kasus Covid-19 baru yang ditemukan hari ini paling banyak berada di DKI Jakarta dengan 151 kasus. Disusul kemudian Jawa Timur dengan 124 kasus dan Jawa Barat dengan 115 kasus. Sementara itu, provinsi yang paling banyak melaporkan kasus kematian Corona adalah Jawa Tengah dengan 15 kasus. Kemudian Jawa Timur dengan 11 kasus, dan Aceh 10 kasus.

Medan Kembali Zona Oranye

Sementara berdasarkan peta zonasi Covid-19 di daerah, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masih bertahan zero zona merah (risiko tinggi). Dari 33 kabupaten/kota di Sumut, hanya 1 daerah yang zona oranye (risiko sedang) yaitu Kota Medan yang sebelumnya tercatat berada di zona kuning (risiko rendah). Sedangkan 32 daerah lainnya di Sumut masuk zona kuning.

Zonasi Covid-19 daerah Sumut tersebut, berdasarkan data hasil pembobotan skor dan zonasi risiko daerah seluruh Indonesia yang disampaikan pada website https://covid19.go.id/peta-risiko per 26 September 2021. Dari hasil zonasi itu juga, meski zero zona merah tetapi daerah Sumut belum ada juga masuk dalam zona hijau (tidak ada kasus).

Peta zonasi risiko daerah tersebut, dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan. Indikator yang digunakan adalah epidemiologi, yaitu penurunan jumlah kasus positif, suspek dan sebagainya.

Kemudian, indikator surveilans kesehatan masyarakat, seperti jumlah pemeriksaan sampel diagnosis meningkat selama 2 minggu terakhir. Selanjutnya, indikator pelayanan kesehatan, yakni jumlah tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan mampu menampung sampai dengan lebih dari 20 persen jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat.

Medan Johor Maksimalkan Vaksinasi

Terpisah, Camat Medan Johor, Zulfakhri Ahmadi mengatakan, pihaknya terus memaksimalkan vaksinasi Covid-19 untuk mencapai target herd immunity. Salah satu strategi yang dilakukan untuk mencapai target tersebut dengan jemput bola. “Target per hari 300 dosis per kelurahan. Vaksinasi jemput bola ini sudah kita lakukan selama tiga hari. Awalnya, di Kelurahan Gedung Johor, kemudian saat ini berlangsung di Kwala Bekala. Sejauh ini sudah sekitar 900 warga bertambah yang telah mendapatkan vaksinasi,” kata Zulfakhri.

Dia mengaku, jumlah warga terpapar Covid-19 terus menurun. Setiap harinya, bahkan, per minggu hanya terdapat 1 kasus saja yang terpapar corona. Karena itulah, untuk terus menekan angka ini dan membentuk kekebalan warga terhadap Covid-19, vaksin jemput bola terus digencarkan.

“Beberapa hari lalu saya usulkan vaksinasi jemput bola ke Wali Kota Medan, karena warga Medan Johor masih banyak yang belum vaksin. Usulan ini langsung ditanggapi dan kini kita melakukan jemput bola dengan membentuk tim vaksinator. Kita diberikan 5 ribu dosis stok vaksin,” ujar Zulfakhri

Dia menuturkan, sejauh ini warga Medan Johor baru 40 persen mendapatkan vaksin dosis satu. Maka dari itu, harus ditingkatkan lagi persentase vaksinasi khususnya terhadap warga Medan Johor. “Kita himbau walaupun kita sudah turun level, kita harus tetap menjaga prokes dengan patuhi PPKM dan 5M. Harapannya, dengan begitu perlahan kita terlepas dari Covid-19,” tandasnya. (ris/jpc)

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Wagubsu: Sejarah G30S Harus Diketahui Generasi Kita

DISKOMINFO SUMUT UPACARA VIRTUAL: Wagubsu Musa Rajekshah mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti Jakarta, secara virtual dari Rumah Dinas Wagub Sumut, Jumat (1/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengikuti Upacara Nasional Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2021 di Monumen Pancasila Sakti Jakarta, secara virtual dari Rumah Dinas Wagub Sumut, Jumat (1/10). Hadir sebagai Inspektur Upacara yakni Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

UPACARA VIRTUAL: Wagubsu Musa Rajekshah mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti Jakarta, secara virtual dari Rumah Dinas Wagub Sumut, Jumat (1/10). DISKOMINFO SUMUT.

Upacara dimulai dengan pembacaan teks Pancasila oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI La Nyalla Mattalitti dilanjutkan dengan pembacaan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo, serta pembacaan dan penandatanganan ikrar oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani dan pembacaan doa oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas.

Usai prosesi upacara, Presiden RI Joko Widodo beserta Ibu Negara Indonesia Iriana Joko Widodo diikuti Wakil Presiden RI Maruf Amin beserta istri Wury Estu Handayani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, dan Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti berjalan ke Lubang Buaya untuk menabur bunga sebagai tanda penghormatan kepada Pahlawan Revolusi Indonesia.

Usai peringatan upacara, Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck, mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus dimaknai sebagai semangat membangun bangsa, sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur.

“Kita tahu bagaimana kejadian dulu 30 September 1965, beberapa jenderal kita yang gugur dalam Gerakan 30 September (G30S) oleh PKI. Perlu juga sejarah ini diketahui generasi-generasi kita, bahwa perjuangan para penyelenggara negara pada waktu itu tidaklah mudah. Sekarang kita sudah merdeka, tinggal bagaimana meneruskan perjuangan itu dalam pembangunan untuk kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Dikatakan Ijeck, dengan mengetahui bahwa sulitnya perjuangan di masa lalu, dirinya berharap masyarakat bisa semakin mencintai negara serta memiliki tanggung jawab untuk membangun Bangsa dan Negara Indonesia menjadi lebih baik di masa mendatang. Melalui Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Ijeck berharap, agar nilai-nilai Pancasila bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun Sumatera Utara yang bermartabat dan mewujudkan Indonesia maju.

Hadir dalam Upacara Hari Kesaktian Pancasila di antaranya Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Rita Tavip Megawati, Kepala Dinas Perhubungan Alfi Syahriza, Kepala Dinas Pendidikan Syaifuddin, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Zumry Sulthony, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ardan Noor, dan Plt Kepala Dinas Sosial Manna Wasalwa. (prn)

Murid SDN Praktek Uji Karbohidrat Pakai Betadine

KISARAN, SUMUTPOS.CO – Jika jantungnya pelajaran Matematika ada pada latihan, jantungnya pelajaran IPS pada peta, maka jantungnya pelajaran IPA ada di percobaan. Filsafat Konfusius –seorang guru bijak dari Tiongkok– yang mengatakan: “Aku dengar, aku lupa. Aku lihat, aku ingat. Aku lakukan, aku pahami”, menjadi acuan Nurgayah Hasibuan dalam mengajarkan IPA kepada anak-anak didiknya di kelas 5 SD di SDN 010089 Sendang Sari, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

“Pada pelajaran IPA, melakukan secara langsung memudahkan peserta didik memahami pelajaran. Pada materi kelas 5 SD/MI mata pelajaran IPA belum lama ini, saya mengajak peserta didik dapat mengidentifikasi bahan-bahan makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, dan vitamin C. Percobaan dilakukan dengan unsur MIKiR, yang saya dapatkan dari program Pintar Tanoto Foundation,” kata Nurgayah, yang juga salahsatu fasilitator daerah Asahan Program Pintar Tanoto Foundation kepada Sumut Pos, kemarin.
MIKiR adalah konsep pembelajaran yang dikembangkan TF, yakni Mengalami dan Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi.

Selama Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Asahan, Nurgayah mengajak peserta didik melakukan percobaan di rumah dengan bantuan orang tua atau anggota keluarga lainnya.

Awalnya, ia menyampaikan tujuan pembelajaran serta memotivasi peserta didik dengan menyampaikan langkah-langkah yang mesti mereka lakukan. Langkah pertama, peserta didik (boleh dibantu keluarga) mempersiapkan bahan-bahan percobaan. Seperti nasi, roti, susu, jagung, kelapa parut, macam-macam buah-buaham, kemiri telur, minuman serbuk, dan vitamin C.
Di tahap ini, peserta didik melakukan percobaan untuk menguji bermacam makanan yang mengandung karbohidrat.

“Pertama, saya minta anak didik meetakkan masing-masing bahan makanan di atas meja. Kemudian ambil Betadine, teteskan pada masing-masing bahan makanan satu persatu. Lihat perubahan warna apa yang terjadi pada masing-masing bahan makanan,” kata Nurgayah yang juga Plt Kepala Sekolah Di SDN. 017107 Kisaran Naga Kec. Kisaran Timur ini memberi instruksi.
Bila warna menggelap, itu menunjukkan bahan makanan itu banyak mengandung karbohidrat.

Dari hasil percobaan yang dilakukan di rumah, para peserta didik kesimpulan mendapat kesimpulan, bahwa nasi, roti, susu, jagung, dan pisang mengandung mengandung karbohidrat, karena berwarna hitam pekat saat ditetesi cairan betadine. “Semakin pekat warnanya (hitam), berarti makanan tersebut semakin banyak kandungan karbohidratnya,” jelas Nurgayah.

Berikutnya, para anak didiknya disuruh melakukan percobaan kedua, yakni menguji kandungan vitamin C. Langkah-langkahnya, pertama murid menyediakan segelas air. Tuangkan beberapa tetes cairan betadine ke dalam gelas. Aduk supaya rata.

“Kemudian, mereka saya minta mencelupkan conce tablet secara perlahan. Lihat apa yang terjadi dengan warna air? Warnanya akan menunjukkan kandungan Vitamin C,” jelasnya.

Percobaan yang sama juga dapat dilakukan dengan mencampur cairan Betadine dengan bahan minuman yang lain, sepert minuman serbuk instan. Aduk campuran bahan tersebut. Dan lihat warnanya.

“Kesimpulan para murid dari percobaan kedua, air yang dicampur dengan cairan Betadine, saat dicelupkan Conce akan berubah jernih. Ini membuktikan, bahwa conce tablet banyak mengandung Vitamin C. Beda dengan bahan minuman serbuk instan. Saat cairan dicampur dengan serbuk instan, warna cairan tetap keruh. Ini membuktikan, bahan minuman serbuk tersebut hanya sedikit mengandung vitamin C,” jelas Nurgayah panjang lebar.

Selanjutnya, peserta didik disuruh melakukan percobaan ketiga. Yaitu menguji kandungan lemak yang terdapat pada beberapa jenis makanan. Murid dipandu mengmbil beberapa jenis makanan, seperti nasi, kelapa parut, kemiri, roti tawar, tepung terigu, minyak goreng, tahu, dan lain-lain.

Berikutnya, murid menyediakan kertas HVS atau kertas ubi berwarna coklat. Kertas dipotong menjadi beberapa bagian. “Beri daftar nama di atas kertas, agar tidak tertukar-tukar. Gosokkan masing-masing jenis makanan pada kertas tersebut, biarkan beberapa saat. Amati keadaan kertas. Apa yang terjadi?” instruksinya.

Kesimpulan hasil percobaan para murid, kertas yang digosok-gosokkan dengan jenis makanan, ada yang basah transparan, ada yang tidak.

“Kertas yang basah transparan adalah jenis makanan yang mengandung lemak, sedangkan yang tidak transparan, tidak mengandung lemak. Kelapa parut, kemiri, minyak goreng adalah jenis makanan yang mengandung lemak. Sedangkan nasi, roti tawar,tepung terigu, dan tahu tidak mengandung lemak,” katanya memberi penjelasan.

Usai melakukan hasil percobaan, para peserta didik diminta secara bergantian mempresentasikan hasil percobaannya ke depan kelas dalam pertemuan tatap muka terbatas di sekolah. Peserta didik lainnya dapat memberikan tanggapan.

“Pada kegiatan refleksi, saya bertanya bagaimana perasaan para anak didik saat belajar dengan melakukan percobaan. Apa kelebihan dan kekurangan yang mereka rasakan. Tanggapan peserta didik sangat baik. Murid bernama Akbar, misalnya, mengaku melakukan percobaan IPA secara langsung sangat menyenangkan. “Selain mendapatkan ilmu, keterampilan kami juga terlatih,” puji Akbar bersemangat.

Murid bernama Raisya Putri mengatakan, belajar dengan unsur MIKiR benar-benar melatih dirinya lebih aktif dan kreatif.

“Respon murid member semangat baru bagi saya selaku guru mereka. Menerapkan metode belajar asyik dengan unsur MIKiR, membuat peserta didik senang dan tujuan pembelajaran dapat tercapai,” katanya sembari tersenyum. (nur/mea)

Bentuk Pangkotrad di Kabupaten Langkat, Agustin: Harus Dikemas dengan Rasa Bahagia

LANGKAT, SUMUTPOS.CO—Pangkalan Olahraga Tradisional (Pangkotrad) telah berdiri di Kabupaten Langkat. Keberadaannya diyakini mampu menjadi pertahanan budaya di tengah gempuran pengaruh buruk globalisasi.

DIABADIKAN: Ketua Umum KPOTI Sumut, Agustin Sastrawan Harahap bersama stakeholder terkait Pemkab Langkat dan Binjai, KPOTI Langkat serta puluhan peserta yakni pegiat permainan tradisional, usai pembentukan Pangkotrad di kabupaten tersebut, di Rain Forest Bukit Lawang, Jumat (1/10/2021). IST

Komite Permainan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Sumatera Utara dan KPOTI Langkat mengadakan pelatihan permainan olahraga tradisional sekaligus melaksanakan pembentukan Pangkotrad di Kabupaten Langkat yang diselenggarakan di Rain Forest Bukit Lawang Kabupaten Langkat, Jumat (1/10/2021). Kegiatan akan berlangsung hingga 3 Oktober 2021.

Tampak hadir Ketua Umum KPOTI Sumut, Agustin Sastrawan Harahap, MPd, Ketua KPOTI Langkat, M Rafii SPd dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Langkat, H Sutrisuanto diwakili Kabid Pemberdayaan Potensi Desa, Panji Setiawan serta dihadiri 50 peserta yang berasal dari pegiat permainan tradisional di setiap desa maupun dusun yang ada di Kabupaten Langkat dan Binjai.

Ketua Umum KPOTI Sumut Agustin Sastrawan Harahap menjelaskan kegiatan pelatihan pembentukan Pangkotrad dilaksanakan bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset & Teknologi yang menekankan pada penerapan amanat UU No.5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

“Pangkotrad dihadirkan sebagai komitmen KPOTI Sumut dalam mengawal pertahanan budaya harus ada di setiap desa hingga ke dusun-dusun diharapkan juga terbentuk pangkalan olahraga tradisional. Semangat ini kita tunjukkan sebagai wujud kecintaan kita terhadap bangsa dan negara. Di samping ikhtiar kita dalam mewujudkan visi KPOTI yang selalu disampaikan dalam slogan Lestari Budayaku Bugar Bangsaku dapat terwujud di Provinsi Sumatera Utara khususnya di Kabupaten Langkat,” kata Agustin dalam pembukaan kegiatan.

Ditambahkannya, pelatihan ini akan dilaksanakan selama tiga hari. Peserta nantinya akan dikenalkan lebih jauh tentang permainan rakyat dan olahraga tradisional, pelatihan jurnalistik kebudayaan, pemahaman dasar tentang objek pemajuan kebudayaan, manajemen organisasi pembentukan Pangkotrad, peraturan penjurian dan standarisasi olahraga tradisional serta pemahaman ideologi Pancasila dengan Pancamain Indonesia.

“Pembentukan Pangkotrad di Langkat nantinya harus dikemas dengan rasa bahagia sehingga tumbuh rasa cinta kita terhadap budaya khas bangsa dan tentunya bergerak bersama dalam melestarikannya,” kata Agustin.

Sementara itu Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Potensi Desa Dinas PMD Langkat, Panji Setiawan mengapresiasi langkah yang dilaksanakan KPOTI Sumut dan KPOTI Kabupaten Langkat.

“Ini merupakan langkah positif dan sangat bermanfaat untuk pemerintah khususnya masyarakat di Kabupaten Langkat, Dinas PMD pastinya mendukung penuh dan akan segera bersinergi dengan KPOTI untuk pembentukan pangkalan olahraga tradisional di setiap desa yang ada di Kabupaten Langkat,” katanya.

Pihaknya secara konkret akan mengusulkan Pangkotrad bisa mendapat alokasi dana desa.

“Pemerintah harus hadir secara konkret agar kepedulian kita terhadap pertahanan budaya tidak terhenti di tengah jalan,” kata Panji.

Di tempat yang sama, Ketua KPOTI Langkat Muhammad Rafii menyampaikan apresiasi luar biasa kepada KPOTI Sumut yang menggagas pembentukan Pangkotrad.

“Kami optimis Pangkotrad bisa terbentuk di semua desa di Kabupaten Langkat. Ini menjadi modal bagi kita untuk terus berikhtiar dalam menggali, membumikan dan melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisional khususnya di Kabupaten Langkat,” tegas dia. (rel/prn)