VAKSINASI: Bupati Asahan, H. Surya BSc bersama Kapolres meninjau pelaksanaan vaksinasi tahap II untuk 2.772 orang.DERMAWAN/SUMUT POS.
ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bekerjasama TNI-Polri melakukan vaksinasi Covid-19 tahap II di Gedung Serbaguna Kisaran, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Sabtu (24/7). Vaksinasi tahap dua ini lebih memprioritaskan bagi masyarakat di perkebunan, lansia dan pelayan publik dengan target 2.772 orang.
VAKSINASI: Bupati Asahan, H. Surya BSc bersama Kapolres meninjau pelaksanaan vaksinasi tahap II untuk 2.772 orang.DERMAWAN/SUMUT POS.
Bupati Asahan, H. Surya, BSc mengatakan, vaksinasi ini merupakan tindak lanjut dari vaksinasi tahap I yang dilaksanakan pada saat peringatan HUT ke-75 Bhayangkara. Dan diharapkan masyarakat dapat hadir kembali untuk melaksanakan vaksinasi tahap ke-II.
Sementara itu, Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira, SIK, MH mengatakan, pihaknya bersama unsur Forkopimda Asahan akan bergotong royong menyukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 karena bertujuan untuk meningkatkan herd immunity masyarakat Asahan.
“Selain itu, kita pastikan pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak. Untuk itu, mari kita sosialisasikan ke seluruh warga dan masyarakat Asahan agar mengikuti vaksinasi ini,” imbau Kapolres Asahan.
Pada kegiatan vaksinasi tersebut, hadir juga Danyon 126/KC, Mewakili Dandim 0208/Asahan, Mewakili Danlanal Tanjung Balai Asahan, OPD Terkait, Jajaran Polres Asahan, Tim vaksinator TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Asahan, Perwakilan dari Mahasiswa serta masyarakat.(mag-9/han)
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Polres Tebingtinggi bersama Dinas Kesehatan Kota Tebintinggi menggelar vaksinasi massal tahap II yang dipusatkan di Gor Asber Nasution, Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Sabtu (24/7).
Kegiatan ditinjau langsung oleh Direktur Samapta Poldasu Kombes Yus Nurjaman bersama Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso. Vaksinasi massal tersebut menargetkan untuk 1.500 orang.
Kapolres Tebingtinggi melalui Kasubbag Humas Polres, Iptu Agus Arianto program vaksin massal ini adalah program Polri yang dilakukan secara serentak di Indonesia.
“Program ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Tebingtinggi, karena dengan di vaksin warga akan mendapatkan kekebalan tubuh dalam melawan virus, tetapi warga harus tetap menjaga protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan,” bilang Iptu Agus.
Terkait pelaksanaan vaksin massal, Direktur Samapta Poldasu Kombes Yus Nurjaman, menyampaikan terimakasih kepada Polres Tebingtinggi yang melaksanakan kegiatan ini dengan tertib dan aman.
“Kegiatan vaksin berjalan aman, tidak ada kerumunan warga dan warga juga telah mematuhi protokol kesehatan. Warga sangat antusias mengikuti jalannya vaksin,” Jelasnya.
Sedangkan Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi, dr Henny Sri Astuti mengatakan, antusias masyarakat cukup tinggi mengikuti vaksin massal ini, dan semua berjalan lancar.
“Pelaksanaanya tetap mengikuti protokol kesehatan, dan sampai dengan jam 16.00 WIB sudah lebih 700 orang yang divaksin,” katanya. (ian)
BAGIKAN: Ketua DPD PKS Kota Binjai, Muhty Ardiansyah saat membagikan 1.000 paket kurban kepada perwakilan masyarakat Binjai.ist/SUMUT POS.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – DPD Partai Keadilan Sejahtjera (PKS) Kota Binjai membagikan 1.000 paket daging kurban, kepada masyarakat, Selasa (20/7). Pembagian daging kurban ini merupakan bagian dari Program Nasional PKS, yakni “Program Tebar 1 Juta Paket Kurban” di Hari Raya Idhul Adha 1442 Hijriah.
BAGIKAN: Ketua DPD PKS Kota Binjai, Muhty Ardiansyah saat membagikan 1.000 paket kurban kepada perwakilan masyarakat Binjai.ist/SUMUT POS.
“Alhamdulillah, atas izin Allah SWT masih kita bisa berbagi kepada sesama,” kata Ketua DPD PKS Kota Binjai, Muhty Ardiansyah dikantornya, Jumat (23/7).
Menurutnya, Idul Adha tahun ini PKS Binjai mengambil tema “Kurban Tanda Cinta Sesama” dan menjadikan momentum Hari Raya Idul Adha sebagai momen untuk berbagi kasih kepada sesama.
“Selain itu, ini juga merupakan program nasional PKS bertajuk “Tebar 1 Juta Paket Kurban,” ungkapnya.
Muhty berharap, program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, apalagi saat ini kita tengah berada di masa Pandemi Covid-19. “Semoga apa yang kami berikan ini bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga memohon doa dari seluruh masyarakat Kota Binjai, agar tahun depan DPD PKS bisa berbagi kembali dengan masyarakat dan lebih banyak lagi,” pungkasnya. (adz)
PENGHARGAAN: Sekdakab Langkat, Indra Salahuddin menerima penghargaan dari KPAI 2021.ilyas effendy/ sumut pos.
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kabupaten Langkat berhasil meraih penghargaan nominasi anugrah KPAI tahun 2021, kategori Pemerintah Daerah Kabupaten.
PENGHARGAAN: Sekdakab Langkat, Indra Salahuddin menerima penghargaan dari KPAI 2021.ilyas effendy/ sumut pos.
Penghargaan disampaikan melalui virtual oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Pusat, Kamis (22/7). Penghargaan tersebut diterima Bupati Langkat Terbit Rencana PA, yang diwakili Sekdakab Langkat dr. H. Indra Salahuddin dari Ruang LCC Kantor Bupati Langkat, Stabat.
Sekdakab Langkat mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan kepada KPAI, atas kepercayaan memilih Langkat salah satu Kabupaten penerima nominasi KPAI. “Semoga dengan penghargaan ini, Langkat semakin intens mewujudkan Langkat sebagai Kabupaten ramah anak,” ujarnya.
Turut mendampingi Sekda, Kadis PPKB dan PPA dr. Sadikun Winato, Kadis Kominfo H. Syahmadi, PK Langkat Bapas Sayuti. Perwakilan Polres Langkat Bripka Budi T Perkasa, perwakilan Kejari Langkat Novrianda Setiawan dan Obrika Simbolon dan lainnya.(yas/han)
PEMBANGUNAN: Gedung DPRD Binjai yang saat ini masih tahap pembangunan. istimewa/SUMUT POS.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Binjai diproyeksikan rampung pada akhir tahun atau Desember 2021 ini. Hanya saja, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Binjai belum dapat memastikan, gedung dewan tersebut dapat digunakan oleh kalangan legislatif.
PEMBANGUNAN: Gedung DPRD Binjai yang saat ini masih tahap pembangunan. istimewa/SUMUT POS.
“Akhir tahun ini kita targetkan selesai dibangun. Tapi kalau ditanya kapan bisa ditempati, ya belum tahu. Karenakan harus dilengkapi lagi dalam-dalamnya,” kata Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Gedung Dewan, Muhammad Fadhly, akhir pekan lalu.
Proyek multiyears ini menghabiskan anggaran senilai Rp43 miliar dan dikerjakan dalam dua tahap. Di mana pengerjaannya sempat terhenti dianggarkan akibat adanya refocusing pandemi covid-19.
“Tahap pertama nilai proyeknya Rp19 miliar. Lalu tahap kedua dianggarkan kembali senilai Rp24 miliar,” ujarnya.
Fadhly meluruskan anggapan tentang proyek pembangunan Gedung DPRD Binjai yang dituding mangkrak. Dia menyebut pengerjaannya sempat terhenti karena refocusing covid-19.
“Karena refocusing maka dananya terpaksa ditangguhkan sementara.akhirnya, di P 2020 barulah dianggarkan kembali, setelah ditenderkan barulah disitu kami mulai kerja kembali, jadi bukannya mangkrak,” ucap Fadhly.
Proyek ini sendiri disebut multiyears karena pekerjaannya dilakukan secara jamak. Dan untuk tahap kedua dilaksanakan oleh PT Manel Star.
“Untuk fisik seperti konstruksi dan arsitektur sudah 60 persen dikerjakan. Jadi sekarang ini yang sedang dikejar untuk melengkapi fasilitas gedungnya seperti CCTV, jaringan perpipaan dan lain sebagainya,” sebut Fadhly.
Sementara, Sekretaris DPRD Binjai, Putri Syawal Sembiring mengaku belum tahu kapan gedung baru dapat ditempati. “Belum tahu, karena belum ada pemberitahuan soal itu ke kami. Jadi kalau nanti sudah ada diberitahukan untuk pindah, barulah kami siap-siap,” ujarnya.
Untuk sementara ini seluruh aktivitas legislatif masih memakai gedung bernama Ovany yang berstatus sewa di Jalan T Amir Hamzah, Binjai Utara. Terhitung sudah hampir lima tahun seluruh anggota dewan berkantor di gedung tersebut, menunggu selesainya proses pembangunan Gedung DPRD Binjai yang baru. (ted/han)
GELEDAH: Kepala KPLP Binjai, Rinaldo Tarigan (kanan) saat menggeledah kamar dan warga binaan dalam rangka melakukan razia mendadak.
teddi/SUMUT POS.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka deteksi dini dan mendukung Penanganan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Jajaran Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Binjai kembali melakukan razia secara mendadak pada sejumlah kamar warga binaan, akhir pekan lalu. Kepala KPLP Binjai, Rinaldo A Tarigan yang memimpin langsung penggeledahan tersebut.
GELEDAH: Kepala KPLP Binjai, Rinaldo Tarigan (kanan) saat menggeledah kamar dan warga binaan dalam rangka melakukan razia mendadak.
teddi/SUMUT POS.
“Kita juga sudah melakukan tindaklanjut terkait hasil deteksi dini gangguan kamtib, seperti melakukan penyitaan benda-benda yang tidak sesuai dengan Permenkumham Nomor 6 Tahun 2013 Tentang Tata Tertib Lapas dan Rutan. Hasil temuan dikumpulkan, dicatat, dan dilaporkan untuk dilakukan pemusnahan,” kata Rinaldo ketika dikonfirmasi, Minggu (25/6).
Adapun hasil razia mendadak ini ditemukan charger, hp, earphone, sajam dan mancis. Dia menambahkan, razia dilakukan sebagai bentuk percepatan terkait pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait Deteksi Dini Gangguan Kamtib dan juga dalam Penanganan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Lapas maupun Rutan.
“Pada giat penggeledahan kemarin, kami melakukan penyisiran pada sel hunian meliputi sel admisi dan orientasi (mapenaling). Baik pada Blok A dan E. Sementara narkoba tidak ada ditemukan,” jelasnya.
Dia menambahkan, jajaran pengamanan rutin melakukan razia penggeledahan pada kamar hunian dan kontrol keliling kondisi fisik bangunan. Baik dinding kamar, teralis besi hingga branggang setiap blok.
“Pelaksanaan razia kamar hunian pun berjalan tertib tanpa menimbulkan gejolak dari warga binaan pemasyarakatan,” pungkasnya. (ted/han)
KARO, SUMUTPOS.CO – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karo terus mengalami peningkatan. Kondisi ini diperparah lagi oleh masih abainya warga menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Pemkab Karo juga dinilai tidak tegas, dan terkesan melakukan pembiaran. Ironisnya, pesta adat masih bebas berlangsung khususnya di desa-desa.
Hingga Jumat (23/7) saja, kasus Covid-19 sudah mencapai angka 1.276. Jumlah ini meningkat tajam dari hari sebelumnya terkonfirmasi positif 1.253 kasus.
Data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, sepekan belakangan kasus kian bertambah. Pada Senin 12 Juli 2021, kasus positif 1.063, sembuh 886, meninggal 107, Isolasi 70. Pada Selasa 13 Juli 2021, kasus positif naik menjadi 1.075, sembuh 900, meninggal 109, isolasi 66.
Pada Rabu 14 Juli 2021 kasus positif kembaki naik ke angka 1099, sembuh 900, meninggal 110, isolasi 89.
Kamis 15 Juli 2021, positif 1.129, sembuh 913, meninggal 112, isolasi 104. Jumat 16 Juli 2021, positif 1.161, sembuh 918, meninggal 113, isolasi 130. Sabtu 17 Juli 2021, positif 1.192, sembuh 929, meninggal 116, isolasi 147. Minggu 18 Juli 2021, positif 1.206, sembuh 940, meninggal 116, isolasi 150
Senin 19 Juli 2021, positif 1.212, sembuh 948, meninggal 121, isolasi 143. Selasa 20 Juli 2021, positif 1.245, sembuh 954, meninggal 121, isolasi 170. Pada Rabu 21 Juli 2021, positif 1.253, sembuh 954, meninggal 123, isolasi 176. Selanjutnya pada Kamis 22 Juli 2021, lasus positif menjadi 1.276, sembuh 958, meninggal 124, isolasi 194.
Kasus ini tersebar di 17 Kecamatan se-Kabupaten Karo. Kecamatan Kabanjahe dan Berastagi menjadi penyumbang kasus terbanyak. Adapun datanya, Kecamatan Kabanjahe, positif 81, sembuh 421, meninggal 31, isolasi 81, dengan total 533.
Kecamatan Tiga Panah, positif 19, sembuh 56, meninggal 10, isolasi 19, dengan total 85 kasus. Kecamatan Merek, positif 10, sembuh 28, meninggal 0, isolasi 10, total 38 kasus. Kecamatan Berastagi, positif 22, sembuh 165, meninggal 20, isolasi 22, dengan total 207 kasus.
Kecamatan Simpang Empat, positif 5, sembuh 33, meninggal 10, isolasi 5, total 48. Kecamatan Namanteran, positif 6, sembuh 16, meninggal 2, isolasi 6, total 24 kasus. Kecamatan Kutabuluh, positif 2, sembuh 21, meninggal 7, isolasi 2,total 30. Kecamatan Barusjahe, positif 5, sembuh 31, meninggal 2, isolasi 5, total 38.
Kecamatan Munte, positif 3, sembuh 21, meninggal 9, isolasi 3,total 33. Kecamatan Tiganderket, positif 2, sembuh 38, meninggal 8, isolasi 2,total 48. Kecamatan Tigabinanga, positif 15, sembuh 32, meninggal 7, isolasi 15, total 54. Kecamatan Juhar, positif 5, sembuh 11, meninggal 2, isolasi 5,total 18. Kecamatan Laubaleng, positif 7, sembuh 14, meninggaln4, isolasi 7 dengan total 25.
Kecamatan Mardinding, positif 2, sembuh 13, meninggal 1, isolasi 2,total 16. Kecamatan Merdeka, positif 4, sembuh 23, meninggal 3, isolasi 4,total 30. Kecamatan Dolat Rayat, positif 2, sembuh19, meninggal 3, isolasi 2,total 24. Selanjutnya Kecamatan Payung, positif 4, sembuh 16, meninggal 5, isolasi 4,total 25.
Mengingat jumlah ini, warga diimbau selalu menggunakan masker selama berada di area publik. Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.
Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung dan mulut.
Tetap memperhatikan jaga jarak/physical distancing minimal 1 meter dengan orang lain. (deo/han)
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN), Ibu Ketua Ranting B Cabang 7 Jalasenastri PG Kormar Ny. Ade Farick didampingi Pabinhar Lettu Mar Essau Lucky Frihsan beserta ibu pengurus Ranting B Cabang 7 PG Kormar melaksanakan kunjungan sosial dan pemberian tali asih ke Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dari para prajurit Yonif 8 Marinir, Pangkalan Berandan, Sabtu (24/7).
SERAHKAN: Ny Danyonif 8 Mar Terlihat sedang menyerahka tali asih kepada anak-anak. (Ilyas Effendy/Sumut Pos).
Dalam kegiatan itu ada tiga anak berkebutuhan khusus yang mendapat kunjungan Ibu Ketua Ranting B Cabang 7 PG Kormar. Pertama Harivaldo (15 tahun) anak dari Koptu Mar Nusirrwan, yang bertempat tinggal di Komplek Marinir Tangkahan Lagan.
Berikutnya Rifqi Hafiz pratama (8,5 tahun), anak dari Kopda Mar Sayudi yang berdomisili di Komplek Marinir Tangkahan Lagan. Selanjutnya Safira Salwa andari (6 tahun), anak dari Praka Mar Riki Saputra yang berlokasi di Komplek Marinir Tangkahan Lagan.
“Melalui aksi peduli kasih Hari Anak Nasional ini, saya beserta pengurus Ranting B Cabang 7 PG Kormar berharap dapat membantu anak-anak berkebutuhan khusus ini agar dalam kondisi sehat dan semangat bersama keluarga di tengah pandemi Covid-9,” ujar Ny. Ade Farick.
Ny. Ade farick juga memberikan semangat dan motivasi kepada orangtua anak yang berkebutuhan khusus agar sabar dan kuat dalam mendidik putra putrinya. “Karena anak adalah amanah dari Tuhan yang Maha Esa yang sepatutnya kita jaga dan lindungi,” ungkapnya.
Ia menambahkan bila kegiatan sosial yang di gagasnya tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Anak Nasional pada tanggal 23 Juli 2021.
Tak lupa dalam kesempatan tersebut, menghimbau kepada keluarga ABK yang dikunjungi agar mentaati protokol kesehatan dan aturan yang ditetapkan pemerintah. Diantaranya menjaga jarak aman secara fisik, tidak bepergian keluar rumah jika tidak ada urusan mendesak, wajib menggunakan masker dan menjalani pola hidup sehat.(yas)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang tengah menghadapi pandemi, Telkomsel berupaya untuk menempatkan diri berdampingan bersama masyarakat dengan melakukan optimalisasi potensi perusahaan untuk kepentingan bersama. Dalam upaya mengukuhkan komitmen tersebut, Telkomsel sebagai connectivity enabler memberikan akses kepada masyarakat untuk dapat saling menolong melalui pemanfaatan ekosistem digital Telkomsel sebagai hal #YangKitaBisa lakukan bersama agar dapat bertahan di masa pandemi COVID-19.
Telkomsel mengajak masyarakat untuk melakukan hal #YangKitaBisa bersama-sama agar dapat bertahan selama pandemi Covid-19 melalui kemudahan akses dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan, pendidikan, dan berbagi. Seluruh program ini dapat dinikmati melalui MyTelkomsel atau *363*911#, serta akses informasi lebih lanjut diwww.telkomsel.com/yangkitabisa.
#YangKitaBisa merupakan inisiatif Telkomsel untuk mengajak masyarakat agar dapat berdiri bersama, saling membantu dan saling menguatkan dengan memanfaatkan seluruh aset pada ekosistem digital Telkomsel, sekaligus menggandeng para pelaku industri terkait sehingga dapat memberikan manfaat secara konkret di semua sektor kehidupan. Hal ini sejalan dengan komitmen Telkomsel dalam memaksimalkan potensi di segala aspek kehidupan melalui pemanfaatan teknologi terdepan.
Vice President Brand and Marketing Communication Telkomsel, Abdullah Fahmi mengatakan, “Kondisi pandemi terkini sangat berdampak terhadap mobilitas yang mengharuskan setiap orang beraktivitas di rumah, keterbatasan akses dalam menjangkau segala kebutuhan, hingga menurunnya daya beli, sehingga masyarakat perlu bersatu melawati masa penuh tantangan ini.Memahami hal tersebut, Telkomsel memperkuat kehadirannya di tengah masyarakat dan mengingatkan setiap elemen bangsa pentingnya melakukan apa #YangKitaBisa untuk menolong satu sama lain.”
Fahmi lanjut menjelaskan, “Melalui inisiatif ini, Telkomsel memaksimalkan potensi perusahaan untuk membuka peluang menghadirkan solusi yang berfokus dalam tiga hal, yakni dukungan selama pembatasan mobilitas untuk mendukung produktivitas masyarakat walaupun harus di rumah,dukungan dalam bentuk produk dan layanan yang lebih terjangkau untuk mendukung pelanggan dan pemilik gerai ritel yang mengalami tantangan finansial, serta kemudahan akses untuk terhubung ke layanan kesehatan, pembelajaran jarak jauh, dan pemanfaatan kuota atau pulsa untuk dapat membantu orang tersayang maupun yang membutuhkan. Kami percaya, kita dapat melewati masa penuh rintangan ini dengan saling membantu dan memberikan manfaat bagi sesama.”
Untuk menghadirkan produk dan layanan yang lebih terjangkau di tengah keterbatasan, Telkomsel menghadirkan Paket Darurat yang dapat dimanfaatkan oleh para pelanggan saat harus tetap terhubung di tengah situasi genting meski tak memiliki pulsa. Selain itu, terdapat ragam pilihan Paket Kuota Ketengan yang memberikan tambahan akses bagi para pengguna berbasis volume. Telkomsel juga membantu memberikan kemudahan bagi para pelanggan yang terbiasa membeli pulsa dalam bentuk voucher di mitra reseller/outlet, namun kesulitan karena harus membatasi kegiatan, dengan menghadirkan Voucher Internet yang bisa didapatkan melalui layanan digital. Para pelanggan Telkomsel Halo juga mendapat kemudahan dari Telkomsel untuk mendapatkan layanan Telkomsel Halo cukup dengan mengakses kanal digital Telkomsel.
Dalam rangka menghadirkan solusi yang dapat mendukung kemudahan akses masyarakat untuk beragam kebutuhan di tengah pembatasan, dengan mendorong semangat #YangKitaBisa, Telkomsel juga menghadirkan tiga program yang memudahkan masyarakat dalam memberikan maupun mendapat bantuan melalui program Peduli Sesama, layanan kesehatan melalui program Peduli Sehat, dan dukungan pembelajaran jarak jauh melalui Peduli Belajar.
Program Peduli Sesama merupakan inisiatif untuk mendorong pelanggan berbagi paket kuota maupun pulsa dengan orang terdekat atau bagi yang membutuhkan. Pelanggan dapat memberikan bantuan dalam bentuk ‘Berbagi Kuota’ atau ‘Berbagi Pulsa’ kepada keluarga maupun kerabat.
Untuk program Peduli Sehat, Telkomsel berkolaborasi bersama Halodoc dalam membantu memberikan edukasi yang kredibel kepada konsumen mengenai cara mencari pertolongan jika mengalami gejala COVID-19, termasuk layanan Telemedis/konsultasi jarak jauh terkait kondisi kesehatan, maupun bertanya seputar penanganan COVID-19 yang dapat diakses lebih leluasa melalui platform Halodoc. Di dalam program tersebut, Telkomsel turut membantu mempercepat pembentukan herd immunity dengan membantu menyediakan prasarana, sarana dan tenaga ahli medis yang diperlukan untuk memberikan vaksinasi COVID-19 yang didistribusikan oleh pemerintah kepada masyarakat.
Di dalam program Peduli Belajar, Telkomsel berupaya membantu pelanggan agar dapat mengakses lebih banyak video conference, seperti Zoom, Google Meet, dan lainnya untuk keperluan belajar mengajar. Program tersebut merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ), di mana pelanggan dapat mengakses aplikasi pendidikan, e-learning kampus maupun sekolah yang tergabung dalam paket data ilmupedia.
Di tengah keterbatasan mobilitas saat ini, Telkomsel terus berupaya memberikan kemudahan koneksi broadband prima yang dapat menunjang produktivitas pelanggan selama harus mengutamakan untuk beraktivitas di rumah. Telkomsel menghadirkan program yang akan membantu masyarakat tetap terhubung melalui Paket Kuota Keluarga. Tidak hanya itu, Telkomsel juga berusaha membantu memenuhi kebutuhan hiburan selama harus beraktivitas di dalam rumah melalui Paket OMG! Nonton mulai dengan kuota hingga 65GB serta pilihan berlangganan aplikasi video favorit. Telkomsel juga mendukung dengan memberikan pengalaman Nonton MAXimal bagi pelanggan dengan cukup mengaktifkan Paket Ketengan Nonton yang dapat digunakan untuk mengakses beragam konten hiburan berkualitas di Amazon Prime Video, HBO, MyPlay, Nomo, Sushiroll, Vidio.com, VIU, dan lainnya. Lalu, pelanggan dapat menikmati program dukungan lainnya yang meliputi Internet Sakti, Surprise Deal Nonton, hingga Paket MainMaksimal dan juga Flash Sale Dunia Games untuk memberikan keseruan lebih bagi para gamers.
“Telkomsel berharap, inisiatif ini dapat memperkuat upaya #YangKitaBisa lakukan dalam membantu masyarakat secara luas di tengah pembatasan sosial agar tetap dapat adaptif, produktif, dan aktif dalam membuka semua peluang melalui kemungkinan tanpa batas. Tak lupa, Telkomsel turut menyampaikan terima kasih dan penghormatan kepada seluruh tenaga kesehatan serta para pekerja sektor esensial yang telah berjuang di garda terdepan dalam menjaga roda kehidupan tetap bergerak. Telkomsel pun mengajak para pemangku kepentingan lainnya yang memiliki visi sama untuk saling bergandengan tangan dan berkolaborasi demi bisa melewati masa penuh tantangan ini dengan baik, sehingga kita tetap dapat aktif dan produktif dalam memaksimalkan peluang di segala aspek kehidupan seperti sedia kala,” tutup Fahmi.
Seluruh program Telkomsel tersebut dapat diakses oleh para pelanggan melalui aplikasi MyTelkomsel atau dengan menghubungi *363*911#. Informasi lebih lanjut mengenai #YangKitaBisa dapat diakses melalui www.telkomsel.com/yangkitabisa.
TINJAU: Bupati Poltak Sitorus meninjau kondisi Selamat Sianipar, pasien depresi atas terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUD Porsea, Sabtu (24/7).
TOBA, SUMUTPOS.CO – Video seorang pria yang disebut positif Covid-19, dianiaya sejumlah orang di Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut), menjadi viral. Keluarga dari pria bernama Selamat Sianipar itu pun memberikan penjelasan terkait peristiwa itu.
TINJAU: Bupati Poltak Sitorus meninjau kondisi Selamat Sianipar, pasien depresi atas terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUD Porsea, Sabtu (24/7).
ISTRI Selamat Sianipar, Risma Sitorus mengatakan, warga terpaksa melakukan hal itu kepada suaminya. Hal itu karena suaminya mencoba untuk menularkan virus kepada keluarga dan warga yang ada di kampung itu. “Karena mencoba menularkan Covid-19 kepada keluarga dan warga, suamiku itupun terpaksa diamankan,” kata Risma, Minggu (25/7).
Risma mengatakan, suaminya saat itu sedang menjalani isolasi mandiri di lokasi yang disiapkan pemerintah desa. Namun, suaminya itu berulang kali pulang ke rumah. “Pada Kamis (22/7) sekira pukul 17.00 WIB, suami ku keluar dari rumah sembari meludahi tangannya mencoba menyentuh warga yang berada di dekatnya dengan berteriak dirinya tidak terpapar Covid-19,” katanya
Karena hal itu, kata Risma, warga pun mencoba mengamankan suaminya. Untuk menjaga jarak, warga menggunakan kayu hingga bambu. “Ternyata perbuatannya itu membuat warga desa marah, sehingga dengan menggunakan kayu serta bambu, warga mencoba mengamankannya karena takut tertular Covid-19. Namun aksi warga untuk mengamankan suamiku gagal dan ia berhasil kabur ke hutan,” ujar Risma.
Di hari berikutnya, Selamat kembali datang ke desa. Warga yang mengetahui kedatangan Selamat kembali mencoba mengamankan dengan menggunakan kayu dan bambu. “Kemudian Selamat Sianipar berhasil diamankan lalu diantarkan ke Rumah Sakit Umum Daerah Porsea. Namun pada malam harinya ia kembali kabur dari rumah sakit,” ungkapnya.
Risma mengatakan, Selamat kembali diamankan pada Sabtu (24/7). Warga yang mengamankan kembali mengantarkan Selamat ke RSUD. Salah seorang keluarga Selamat, Erik Sianipar, juga mengaku aksi warga itu dilakukan untuk mengamankan selamat. Hal itu dilakukan warga karena Selamat positif Corona. “Dengan menggunakan kayu dan bambu sebagai upaya menjaga jarak agar tidak tertular Covid-19 cara saya bersama warga untuk mengamankan Selamat Sianipar,” jelas Erik.
Sebelumnya, video Selamat diduga dianiaya warga viral. Selamat diduga dianiaya karena positif Corona. Tampak dalam video, ada sejumlah orang berdiri dan berkerumun di lokasi. Ada sebagian dari mereka memegang benda seperti kayu, ada juga yang memegang tali.
Tampak juga seorang pria seperti diseret menggunakan tali. Sementara dari arah belakang pria itu, ada beberapa orang menempelkan kayu di tubuh si pria tersebut.
Salah satu keluarga korban, Joshua Lubis, menceritakan soal peristiwa itu. Dia menyebut kejadian itu berawal setelah Salamat terkonfirmasi positif Covid-19. “Kalau kurun waktu kejadiannya sudah terkena Covid-nya saya kurang tahu. Yang saya tahu, jadi sudah tes. Terus sudah dites, hasilnya keluar positif. Terus tanteku (istrinya) ini negatif dan kedua anaknya negatif. Terus isolasi mandiri mereka di rumah. Omku ini beda kamar sama istri dan anaknya, disuruh dokter karena gejalanya masih ringan,” sebut Joshua dimintai konfirmasi, Sabtu (24/7/2021).
Joshua menyebutkan, setelah di rumah, ada oknum masyarakat tidak senang dan ketakutan setelah Selamat terkena Covid-19. Lalu, dia ditarik paksa dari rumah dan diasingkan ke suatu tempat.
“Terus setelah pulang dari klinik, pas di rumah, sorenya ada masyarakat tidak senang kalau omku ini terkena Covid. Jadi ditarik paksalah dari rumah omku ini oleh masyarakat untuk tidak di rumah,” sebut Joshua.
Joshua menuturkan Selamat diasingkan ke suatu tempat. Keesokan harinya, Salamat pun pulang ke rumahnya. Masyarakat yang melihat tidak terima hingga terjadi seperti yang ada di video viral.
“Terus keesokan harinya, omku ini pulang ke rumah. Terus warga melihat lagi kedatangan omku di rumah dan warga tidak terima. Akhirnya terjadilah kejadian seperti di video. Lehernya ditali, tangannya diikat, digebukin,” sebut Joshua.
Sudah Dirawat
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba, Sumatera Utara (Sumut) juga sudah memberikan penjelasan terkait peristiwa yang dialami Selamat. Pemkab mengatakan pria itu bukan dianiaya, namun diamankan karena lari saat menjalani isolasi mandiri (Isoman). “ Bukan untuk kekerasan, hanya mengamankan. Saya lihat masyarakat desa juga sangat peduli dengan Pak Selamat Sianipar ini,” kata Bupati Toba, Poltak Sitorus, (Sabtu 24/7).
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Toba, Lalo Hartono Simanjuntak mengatakan, tim sudah turun langsung meninjau dan secara tegas memberi intruksi kepada dinas tekhnis supaya pasien Selamat Sianipar dirawat dan dilayani secara baik, sehingga seceptnya bisa pulih. “Kehadiran kami ke sana meninjau dan untuk memastikan agar pasien tersebut mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak RS. Untuk memperketat penjagaan akan ditambah personel Satpol PP supaya pasien tidak lagi meninggalkan RSUD tanpa ijin dari RS,” katanya, Minggu(25/7) di Balige.
Ia menyampaikan, Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Bupati Poltak Sitorus menyampaikan, bahwa kondisi yang dialami Selamat yang merupakan warga Dusun III, Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen Kabupaten Toba kini sudah kembali dibawa ke RSUD Porsea untuk kembali menjalani perawatan dan diberlakukan secara baik. “Pasien tersebut perlu ditangani dengan perlakuan khusus, karena ada gejala depresi. Harus ditempatkan dalam satu kamar tersendiri, jadi tidak digabung dengan pasien lain yang menjalani perawatan karena terkonfirmasi positif Covid-19,” sebutnya.
Sebelumnya, pasien dinyatakan positif Covid-19 hasil swab antigen pada hari Rabu (21/7) di salah satu klinik di Kecamatan Laguboti, kemudian menjalani isolasi mandiri di sebuah gubuk tanpa listrik di daerah Sigoti Desa pardomuan Kecamatan Silaen, Toba. Selanjutnya, pada Kamis (22/7) pasien menerima penolakan dari warga hingga terjadinya pemukulan tehadap pasien. Kemudian pasien diamankan dan diantar ke RSUD Porsea pada hari Jumat (23/7) namun pasien dengan kondisi depresi itu melarikan diri dari RSUD Porsea.
Direktur RSUD Porsea dr Tommy Siahaan, membenarkan, sesuai instruksi Bupati Poltak Sitorus, pasien saat ini sudah dirawat di salah satu ruangan di RSUD Porsea. “Sesuai perintah Pak Bupati, pasien kita rawat di salah satu ruangan dan terpisah dari pasien terkonfirmasi Covid-19 lainnya. Kita tetap memberikan pelayanan kesehatan yang sama seperti kepada pasien yang saat ini di ruang isolasi,” sebutnya seraya menjelaskan saat ini ada sebanyak 16 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Porsea. (dtc/mbc)