Home Blog Page 3362

Dairi Adakan Bimtek Penyusunan Master Plan Smart City & Quick Win

KONFRENSI VIDEO: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu membuka Bimtek penyusunan master plan smart city dan quick win lewat konferensi video dari Jakarta yang diikuti puluhan peserta di gedung Balai Budaya Sidikalang, Senin (21/6).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, membuka kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan master plan kota cerdas (Smart City) dan penentuan Quick Win program unggulan kabupaten Dairi lewat konferensi video dari Jakarta.

KONFRENSI VIDEO: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu membuka Bimtek penyusunan master plan smart city dan quick win lewat konferensi video dari Jakarta yang diikuti puluhan peserta di gedung Balai Budaya Sidikalang, Senin (21/6).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Peserta bimtek menyaksikan serta mendengar pengarahan Bupati Eddy KA Berutu, lewat video konprens yang dikuti para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan BUMN, BUMD, para Camat, Lurah, Kades, Kepala Puskesmas serta para pelaku usaha di gedung Balai Budaya Sidikalang, Senin (21/6).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dairi, Rahmatsyah Munthe saat dikonfirmasi kenapa pembukaan diadakan secara konferensi video, karena Bupati Dairi sedang berada di luar kota.

“Pembukaan bimtek dilakukan Bupati Eddy KA Berutu dari Jakarta lewat konprensi video. Bupati sedang perjalanan pulang dari Jakarta ke Sidikalang Dairi, setelah sebelumnya yakni, Sabtu (19/6), Eddy KA Berutu mengikuti rapat asosiasi pemerintah kabupaten indonesia (APKASI) di Bali,” ujarnya.

Dijelaskannya, kegiatan Bimtek ini menindaklanjuti kesepakatan Pemkab Dairi dengan Kementerian Komimfo, pada 20 Mei 2021 lalu.Di mana, narasumber pelatihan dari Kementerian, dan Bimtek berlangsung 2 hari, Senin-Selasa (21-22 Juni 2021).

Rahmatsyah mengatakan, kegiatan ini juga atas arahan dan mandat dari Presiden, untuk transformasi digital Indonesia bagi calon pariwisata prioritas dan daerah calon ibukota baru negara.

“Kegiatan bertujuan, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel, membangun pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya serta meningkatkan keterpaduan dan efisiensi sistem pemerintahan,” ungkapnya. (rud/ram)

Jurnalis Gelar Aksi Solidaritas untuk Marsal Harahap

BERSAMA: Dedy didampingi Andy Siregar beserta teman-teman pers menyerahkan salinan pernyataan sikap kepada Kapolres.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Jurnalis dari berbagai media massa di Sumatera Utara dari berbagai daerah melakukan aksi solidaritas sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan media yang meninggal akibat ditembak orang tidak dikenal di Simalungun, Sumatera Utara.

BERSAMA: Dedy didampingi Andy Siregar beserta teman-teman pers menyerahkan salinan pernyataan sikap kepada Kapolres.

Di Kabupaten Humbang Hasundutan, jurnalis yang mengatasnamakan ‘Komunitas Wartawan’, menggelar aksi damai ke Mapolres Humbahas, Senin (21/6).

Aksi tersebut digelar menyusul terjadinya peristiwa penembakan terhadap, Mara Salem Harahap, wartawan media online , yang dilakukan, orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu (19/6) lalu.

Koordinator aksi, Dedy Simbolon mengatakan, bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap rekan wartawan.

“Aksi kekerasan terhadap wartawan masih terus terjadi. Salah satunya rekan kami Marsal. Jadi, kami mengecam aksi kekerasan itu dan meminta kepada kepolisian untuk mengungkap, menangkap pelaku hingga otak dari kekerasan tersebut,” ujarnya di Jalan Merdeka tepatnya Simpang Empat kota Dolok Sanggul.

Disebutkannya lagi, pembunuhan Marsal menunjukkan bahwa kekerasan terhadap wartawan atau institusi pers masih merupakan ancaman utama terhadap kemerdekaan pers di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami berduka. Dan, semoga arwah Marsal Harahap diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa , dan keluarga diberi ketabahan atas tragedi yang mengenaskan itu,” ucapnya.

Kehadiran para rekan jurnalis di Mapolres Humbang Hasundutan ini diterima oleh Kapolres AKBP Ronny Nicolas Sidabutar beserta jajaran.

Dalam kesempatan itu, AKBP Ronny mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas insiden kematian salah seorang wartawan di Kabupaten Simalungun.

“Tentunya yang bersangkutan meninggal dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya. Dengan kejadian ini, Polda dan Polres Simalungun pasti akan mengungkap kasus ini,” katanya.

Dia pun juga berjanji, akan menyerukan ke semua pihak tentang Undang-Undang no 40 tahun 1999 tentang pers.

“Kita berharap semua pihak, apabila merasa dirugikan dengan pemberitaan pers, tidak melakukan dengan cara-cara kekerasan dan mengancam pers. Untuk itu, kita akan sosialisasikan soal ini,” janjinya.

Ronny juga berharap kepada rekan-rekan jurnalis untuk segera melaporkan kepada pihaknya bila ada ancaman ataupun gangguan.

Di akhir pertemuan itu, Dedy didampingi Andy Siregar menyerahkan salinan pernyataan sikap kepada Kapolres. Sambil, mengumpulkan kartu pers sebagai aksi simpatik telah terusiknya kebebasan pers, dihadapan Kapolres Humbang Hasundutan.

Sedangkan di Padangsidempuan, wartawan menggelar aksi unjuk rasa di Polres Padangsidimpuan.

Dalam orasinya, sejumlah wartawan menyatakan sikap, mengecam aksi pembunuhan terhadap Mara Salem Harahap.

“Apapun alasan, tindakan kekerasan dan aksi main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan karena Indonesia adalah negara yang berdasarkan hukum, ucap koordinator Aksi Amir Hamzah Harahap, Senin (21/6).

Aksi ini bertujuan untuk mendesak Polri, khususnya Polda Sumatera Utara agar menangkap pelaku penembakan salah satu pimpinan redaksi (pimred) salah satu media online di Simalungun.

Meminta Polda Sumut, untuk melanjutkan proses penyelidikan terhadap kasus-kasus kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi di wilayah Hukum Sumatra utara, sehingga memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan.

Menurut ratusan rekan media, kondisi ini juga diduga menjadi penyebab semakin tingginya jumlah dan kualitas kekerasan terhadap jurnalis di Sumatera Utara.

“Negara melalui Polri diminta memberikan jaminan perlindungan dan keamanan terhadap wartawan ketika menjalankan tugas jurnalistik sebagaimana diamanahkan undang-undang (UU), dalam hal ini UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers,”ujar Koordinator Lapangan Syahminan Rambe dan Amir Hamzah Harahap.

Di Mandailing Natal, puluhan wartawan melakukan aksi solidaritas ke gedung DPRD dan Polres dan DPRD Madina, Senin (21/6).

Dalam aksinya di gedung DPRD Madina massa diterima oleh Wakil Ketua DPRD Madina, H Harmisyah Batubara, Erwin Nasution dan anggota DPRD, Zubaidah dan Budiman Borotan.

Dalam pernyataan sikapnya yang dibacakan oleh perwakilan wartawan Iskandar Hasibuan dan Ketua PWI Madina, Muhammad Ridwan Lubis menyampaikan, wartawan Madina berbela sungkawa atas meninggalnya Marasalem Harahap.

Kemudian, mengecam segala bentuk tindakan kekerasan oleh siapapun kepada pekerja Pers dan wartawan dalam melaksanakan tugas peliputan. Dan meminta kepada Kapolri dan Kapoldasu untuk segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas motif pelaku pembunuhan terhadap Pemred lassernewstoday.com.

“Kita meminta kepada negara dalam hal ini Kapolri untuk melindungi Pers dalam melaksanakan tugas jurnalistik,” ujar Ridwan.

Wakil Ketua DPRD Madina, H Harmisyah Batubara menyampaikan, turut berduka cita atas peristiwa yang menimpa almarhum Marshal Harahap.

“Pernyataan sikap ini akan kami tindak lanjuti dan berharap kepada seluruh wartawan untuk senantiasa menjaga kondusifitas daerah,” ujarnya.

Setelah menyampaikan pernyataan sikapnya, massa sekitar pukul 12.00 Wib kemudian bergerak menuju Mapolres Madina di Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara.

FWP Berikan Bantuan Kepada Keluarga Marsal Harahap

SIANTAR- Forum Wartawan Poldasu (FWP) mengunjungi keluarga Wartawan Online, Mara Salem Harahap, yang merupakan korban penembakan, di Nagori Karang Anyer Kabupaten Simalungun, pada Sabtu (19/6) dini hari kemarin. Kunjungan tersebut dilakukan, usai ratusan wartawan dari Medan dan Siantar melakukan aksi solidaritas, mendesak pihak Kepolisian segera usut tuntas pembunuhan Mara Salem Harahap.

Ketua FWD, Zulkifli Tanjung mengatakan pihaknya turut berduka cita dengan kejadian ini, dan berharap polisi berhasil mengungkap permasalahan ini.

“Cepat atau lambat, misteri pembunuhan Marasalem Harahap segera terungkap,” ujarnya didampingi sejumlah wartawan lainnya, saat mengunjungi kediaman orangtua korban, di Jalan Rakhuta Sembiring, Lorong 20, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Utara Kota Siantar, Senin (21/6).

Sementara itu, Ibu korban, Latifah br Hasibuan mengaku sangat terpukul dengan kepergian putranya yang tak wajar.

“Marasalem Harahap, tewas ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di dalam mobilnya,” ungkap Latifah dengan raut wajah kesedihan.

Kepada Latifah, Zulkifli menyampaikan rasa duka mendalam, atas peristiwa yang menimpa putranya itu, sambil menyerahkan uang duka kepada Latifah.

Latifah pun mengucapkan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada FWP dan wartawan se-Kota Medan yang peduli atas kejadian yang menimpa anaknya. Dia berharap, Zulkifli dan kawan-kawan bersedia mendorong dan mengawal kasus tersebut agar secepat mungkin bisa terungkap.

Usai menyampaikan niatnya, rombongan FWP pun berpamitan untuk kembali bertolak ke Kota Medan, dan melaksankan tugasnya.

Diketahui, Wartawan Online Pimred Laser, Mara Salem Harahap, tewas ditembak orang tidak dikenal (OTK) tak jauh dari kediamannya, di Nagori Karang Anyer Kabupaten Simalungun, pada Sabtu (19/6) dini hari kemarin.

Korban diduga keras dihabisi, karena kerap membuat pemberitaan terkait peredaran Narkotika di Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun. (des/mag-1/ant/ram)

Dikirim ke RSJ Prof Muhammad Ildrem, Mantan Sekda Nias Utara Jalani Rehab Narkoba

DIGIRING: Sekda Nias Utara Yafeti Nazara saat digiring ke Mapolrestabes Medan, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mantan Sekretaris Daerah Nias Utara, Yafeti Nazara yang diamankan dugem bersama sejumlah wanita dan pesta narkoba di salah satu ruang karaoke di Medan pada 13 Juni lalu, akhirnya dipindahkan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr Muhammad Ildrem bersama 9 orang lainnya untuk menjalani rehabilitas narkoba, sejak Sabtu (19/6).

Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi kepada Sumut Pos di Medan, Senin (21/6). Menurut Hadi, hal itu sesuai hasil assesment dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut). “Assesmentnya seperti itu, yang melakukan assesment kan dari BNN,” ujar Hadi singkat.

Informasi tersebut juga dibenarkan Kepala Bidang Pemberantasan Narkotika BNNP Sumut, Kombes Pol Sempana Sitepu. Dia menyebutkan inisial 9 orang yang direhabilitasi di RSJ Prof Ildrem, yakni YN, AL, DS, ERS, ASW, JS, RAG, YBZ, YAZ. “Saat ini mereka (9 orang, red) sedang menjalani rehabilitasi di RSJ M Ildrem,” ujarnya.

Sementara itu, dari informasi yang diterima Sumut Pos, Yapeti Nazara telah dicopot dari jabatannya sebagai Sekda Nias Utara, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Nias Utara, Nomor 800/152/K/Tahun 2021. SK itu ditandatangani pada 17 Juni 2021.

Pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof DR Muhammad Ildrem juga membenarkan telah menerima sembilan orang pasien rehabilitasi dari BNNP Sumut pada Sabtu (19/6) pagi. Namun tidak mengetahui secara pasti identitas pasien rehabilitasi tersebut.

Wakil Direktur Administrasi RSJ M Ildrem, Siti Roilan Siregar mengatakan, tidak mengetahui jelas siapa saja identitas yang diantarkan pihak BNNP Sumut kepada pihaknya. Dan ia hanya melihat dari kejauhan saja. Hal itu, terangnya, berdasarkan SOP (Standar Operation Prosedur) tidak memperbolehkan identitas pasien diberikan secara sembarangan, dan yang pasti dibawa ke RSJ adalah pasien yang perlu di rehabilitasi.

Selain itu, tambahnya, RSJ M Ildrem juga memiliki SOP, bahwa pasien yang ada dipihaknya tidak dapat di jenguk karena masih situasi pandemi Covid-19.

“Sesuai dengan SOP kami di sini, kami tidak boleh memberikan identitas pasien yang sudah di rehab disini, kami hanya bisa menyebutkan jumlahnya saja yaitu 9 orang yang terdiri dari 5 orang laki laki dan 4 orang perempuan. Yang jelasnya kita di sini hanya melayani pasien tersebut dari BNN. Rumah Sakit ini melayani orang yang mengalami gangguan jiwa dan juga orang rehab,” katanya.

Terpisah, Direktur RSJ Prof Ildrem, Ria Telambanua yang dikonfirmasi menyebutkan, fasilitas rehabilitasi memang sudah tersedia di rumah sakit jiwa milik Pemprov Sumut tersebut. Namun ia tidak menjelaskan sejak kapan RSJ Prof Ildrem menerima pasien rehabilitasi narkoba.

“Sudah. Sudah, sudah. Pada prinsipnya semua pasien-pasien direhab narkoba dari BNN kami terima di sini,” katanya, Senin (21/6). (mag-1/prn/han)

Pembunuhan Wartawan di Siantar, PWI Karo, Dairi & Pakpak Bharat Desak Usut Otak Pelaku

KECAM. Ketua PWI Karo, Dairi dan Pakpak Bharat, Justianus Purba didampingi Sekretaris, Jaya Surbakti dan Bendahara, Theopilus Sinulaki membacakan pernyataan sikap kecam keras pembunuhan wartawan di Siantar saat siaran pers di Kantor PWI Karo, Dairi dan Pakpak Bharat, Senin (21/6).rudi/sumut pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Karo, Dairi dan Pakpak Bharat, Justianus Purba, mengecam keras penembakan yang menyebabkan, Marasalem Harahap Pimpinan Redaksi (Pimred) media online Lassernewstoday.com, tewas di Karang Anyar Simalungun, Sabtu (19/6).

KECAM. Ketua PWI Karo, Dairi dan Pakpak Bharat, Justianus Purba didampingi Sekretaris, Jaya Surbakti dan Bendahara, Theopilus Sinulaki membacakan pernyataan sikap kecam keras pembunuhan wartawan di Siantar saat siaran pers di Kantor PWI Karo, Dairi dan Pakpak Bharat, Senin (21/6).rudi/sumut pos.

Ketua PWI Karo, Dairi dan Pakpak Bharat, Justianus Purba didampingi Sekretaris, Jaya Surbakti dan Bendahara, Theopilus Sinulaki dalam siaran pers di Kantor PWI Karo, Dairi dan Pakpak Bharat di jalan UKA Kabanjahe, berharap Polda Sumut dan Polres Simalungun untuk segera mengungkap siapa dalang dan otak pelaku atas peristiwa pembunuhan tersebut.. Apa lagi peristiwa itu telah memasuki hari ke empat.

Dikatakannya, kekerasan terhadap wartawan terus terjadi, padahal menurut undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, telah menjamin kemerdekaan untuk mencari, mengumpulkan dan memberitakan informasi dan wartawan dalam melaksanakan tugasnya mendapatkan perlindungan hukum.

“Hukum kepada pelaku diberikan seberat-beratnya sebagai efek jera,” tegasnya, Senin (21/6).

Justianus pun mengimbau para wartawan agar dalam melaksanakan tugas peliputan berita, agar tetap mengutamakan keselamatan jiwa sebagaimana surat edaran Dewan Pers nomor : 02/P_DP/VI/2021 tentang meninggalnya Pemimpin Redaksi Lassernewstodays.com tanggal 19 Juni 2021. (rud/han)

Penarik Betor Diciduk Jual Togel

PAPARKAN: Petugas Polsek Medan Baru memaparkan pelaku judi togel, di Mapolsek Medan Baru, Senin (21/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Berharap untung malah buntung. Begitulah sepenggal kalimat ditujukan kepada Dos Roha Audison Simatupang(54). Pasalnya, ponsel miliknya diamankan polisi karena terdapat angka tebakan dari pembeli togel, Sabtu (12/6) sore.

PAPARKAN: Petugas Polsek Medan Baru memaparkan pelaku judi togel, di Mapolsek Medan Baru, Senin (21/6).

Kapolsek Medan Baru, Kompol Aris Wibowo SIK SH, melalui Kanit Reskrim Iptu Irwansyah Sitorus SH MH mengatakan, Dari Hp pelaku, diamankan pengiriman nomor tersebut ke pelaku lainnya, atas nama Agung (DPO) selaku bandar judi.

Irwansyah menjelaskan, penangkapan tersangka diawali di Jalan Adinegoro Medan, telah dilakukan penangkapan terhadap saru orang laki-laki yang mengaku bernama Dos Roha Audison Simatupang.

Sebelumnya, petugas Polsek Medan Baru mendapat informasi bahwa di tempat kejadian perkara (TKP), ada seorang laki-laki yang bekerja sebagai penarik becak dan juga menjadi Sub Agen jual nomor togel.

Kemudian, lanjutnya, petugas melakukan penyelidikan hingga mengamankan pelaku.

“Barang bukti sudah diamankan, berupa 1 Unit HP berisikan pesanan dari pemasang nomor togel, uang taruhan judi sebesar Rp20.000,” ungkapnya. (mag-1/han)

Perkosa dan Bunuh 2 Wanita, Aipda RS Terancam Hukuman Mati

SIDANG VIRTUAL: Aipda RS, terdakwa kasus pembunuhan menjalani sidang dakwaan secara virtual, Senin (21/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Aipda RS (45) warga Marelan Pasar II Timur, Medan Marelan menjalani sidang perdana secara virtual, di Ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (21/6). Oknum polisi yang bertugas di Polres Pelabuhan Belawan ini, terancam hukuman mati karena memperkosa lalu membunuh 2 gadis sekaligus.

SIDANG VIRTUAL: Aipda RS, terdakwa kasus pembunuhan menjalani sidang dakwaan secara virtual, Senin (21/6).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Julita Rismayadi Purba dalam dakwaannya menguraikan, perkara ini bermula pada Sabtu, 20 Februari 2021 sekira pukul 14.00 WIB. Saat itu terdakwa yang tertarik dengan korban Riska Fitria (21) warga Lorong VI, Veteran Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan yang merupakan tenaga honorer di Polres Pelabuhan Belawan menghubungi Riska untuk bertemu dengan alasan untuk membicarakan masalah titipan.

“Terdakwa membuat suatu cerita seolah-olah barang yang disebutkan oleh Riska sudah ada pada terdakwa,” sebut jaksa di hadapan majelis hakim yang diketuai Hendra Sutardodo.

Jaksa melanjutkan, terdakwa dan korban Riska lalu janjian bertemu di Polres Pelabuhan Belawan. Dari rumahnya, terdakwa mengendarai mobil Xenia miliknya. Sedangkan korban Riska, ditemani oleh tetangganya Aprila Cinta (13) yang juga menjadi korban dalam perkara ini.

“Sesampainya di Polres Pelabuhan Belawan, terdakwa kemudian menyuruh korban Riska dan Aprila naik ke dalam mobilnya,” kata jaksa. Korban Riska sempat curiga dan bertanya kepada terdakwa. Terdakwa selanjutnya mengemudikan mobil ke arah Jalan Haji Anif, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang.

“Dikarenakan terdakwa sangat bernafsu dan sangat tertarik dengan tubuh Riska, maka terdakwa menarik tangan sebelah kiri Riska,” ungkap jaksa.

Karena kaget, Riska lalu menolaknya. Sementara terdakwa tetap memaksa korban dan memeluk serta meremas buah dada Riska. Lebih lanjut jaksa mengungkapkan, saat itu Riska kembali berontak dan temannya Aprila langsung berteriak namun terdakwa melakukan penganiayaan terhadap kedua korban.

Kepala kedua korban dipukul. Tangan diborgol, mulut dilakban. Selanjutnya terdakwa membawa kedua korban ke Hotel Alam Indah di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan dan memesan kamar seharga Rp80 ribu.

“Kemudian tanpa sepengetahuan room boy, terdakwa memasukkan kedua korban ke dalam kamar,” beber jaksa. Di dalam kamar, terdakwa mencoba untuk memperkosa korban Riska terlebih dahulu. Namun karena saat itu Riska sedang datang bulan sehingga dengan kesal terdakwa kembali memakaikan celana Riska. Dikarenakan nafsu birahi terdakwa belum tersalurkan, maka terdakwa melampiaskannya kepada korban Aprila.

“Puas melakukan perkosaan, terdakwa lalu membawa kedua korban ke rumah terdakwa masih dengan posisi tangan diborgol dan mulut dilakban,” ujar jaksa.

Jaksa menjelaskan, sebelum tiba di rumah, terdakwa menghubungi istrinya yakni saksi Elvrina Makmur Caniago alias Pipit. Sesampainya di rumah, terdakwa memasukkan kedua korban ke kamar. Terdakwa menyekap keduanya. “Istri terdakwa sempat bertanya kenapa kedua korban dibawa ke kamar. Namun terdakwa langsung mengancam akan membunuh istrinya jika banyak tanya,” tutur jaksa.

Keesokan harinya karena pikiran terdakwa semakin tidak menentu takut aksinya diketahui orang, timbul niat terdakwa untuk menghabisi nyawa kedua korban. “Korban pertama yang dibunuh oleh terdakwa adalah Riska. Terdakwa mengambil bantal dan duduk diatas perut Riska dengan menekan sekuat tenaganya sehingga Riska pun meninggal dunia,” kata jaksa.

Dengan cara yang sama, terdakwa juga membunuh Aprila. Mayat keduanya lalu dibuang di dua lokasi yang berbeda. Mayat Riska dibuang di kawasan Perbaungan, Kabupaten Sergai dan mayat Aprila dibuang di Jalan Budi Kemasyarakatan, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 340 subs Pasal 338 KUHP Jo Pasal 65 KUHP,” pungkas jaksa. (man/han)

Sinar Muda Cup 1 Dairi Digelar

TERIMA BOLA: Direktur Operasional PT MKG Joseph Pangaribuan (kiri) menerima bola dari Wakil Bupati Dairi Jimmy Andrea Lukita Sihombing, sebelum membuka secara resmi turnamen sepak bola Sinar Muda Cup 1 di Stadion Panji, Sitinjo, Sabtu (19/6).

PT MKG Jadi Sponsor Tunggal

TERIMA BOLA: Direktur Operasional PT MKG Joseph Pangaribuan (kiri) menerima bola dari Wakil Bupati Dairi Jimmy Andrea Lukita Sihombing, sebelum membuka secara resmi turnamen sepak bola Sinar Muda Cup 1 di Stadion Panji, Sitinjo, Sabtu (19/6).
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO-Turnamen sepak bola Sinar Muda Cup 1 Dairi, untuk kelompok umur U-13, U-15, U-17, dan tim putri digelar. Adapun pihak sponsor, yakni PT Maholimo Karosine Gasindo (PT MKG), satu agen LPG 3 kilogram bersubsidi di Kabupaten Dairi.

Turnamen dibuka Wakil Bupati Dairi Jimmy Andrea Lukita Sihombing, didampingi Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Dairi Belman Sembiring, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Pemkab Dairi Mangaranap Manik, Pembina Sinar Muda Benpa Hisar Nababan, serta Direktur Operasional PT MKG Joseph Pangaribuan. Pembukaan digelar di Stadion Panji, Sabtu (19/6) lalu.

Pembina Sinar Muda, Benpa Hisar Nababan menyampaikan, turnamen Sinar Muda Cup 1 ini betlangsung selama 10 hari, yang diikuti 16 tim dari Kota Medan, Berastagi, Laguboti, serta tim lokal.

Direktur Operasional PT MKG, Joseph Pangaribuan mengaku senang, terlibat dalam turnamen ini. dia mengatakan, pembinaan telenta muda ini harus dikembangkan.

“Kami sangat bangga karena sudah tetlibat di dalam turnamen ini. PT MKG ada untuk masyarakat Dairi.  Dan ini bentuk apresiasi serta dukungan kami terhadap talenta muda Dairi melalui hal positif, seperti turnamen sepak bola ini,” ungkap Joseph.

Joseph juga mengatakan, PT MKG merupakan sponsor tunggal dalam turnamen Sinar Muda Cup 1. Perusahaan membantu biaya penyelenggaraan, akomodasi, baju, dan lainya. Harapannya, semoga anak-anak muda Kabupaten Dairi punya kemampuan dan keterampilan dalam olahrga, khususnya sepak bola.

Ketua Askab PSSI Dairi, Belman Sembiring berharap, turnamen Sinar Muda Cup 1 berjalan baik. Dia mengajak panitia tetap menetapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Begitu juga kepada peserta, agar bermain sportif.

“Cegah kekerasan terhadap wasit. Wasit tak perlu dilawan, karena wasit hakim di lapangan,” jelasnya.

Kabid Pemuda dan Olahraga Pemkab Dairi, Mangaranap Manik juga berharap, peserta turnamen ini nantinya menjadi pemain hebat untuk 10 tahun ke depan.

“Kami hanya bisa memfasilitasi lapangan ini. Yang menang jangan mabuk kemenangan, yang kalah tetap berlatih supaya bisa juara,” katanya. 

Wakil Bupati Dairi, Jimmy Andrea Lukita Sihombing, pun mengapresiasi panitia dan peserta, karena masih tetap dan bisa melaksanakan turnamen, meski di masa pandemi.

“Mari laksanakan turnamen ini sesuai prokes ketat, agar tidak menimbulkan klaster baru. Sepak bola banyak digemari masyarakat. Dan pandemi memang telah membatasi kegiatan kita. Namun, olahraga harus tetap dilakukan, karena dapat meningkatkan imun tubuh,” pungkasnya. (rud/saz)

Kejagung Jebloskan Adelin Lis ke Rutan Salemba

DIBOYONG: Terpidana kasus pembalakan liar Adelin Lis diboyong Kejaksaan Agung RI dan dijebloskan ke Rutan Salemba.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Agung (Kejagung) langsung mengeksekusi terpidana Adelin Lis ke rumah tahanan negara. Dia akan terlebih dahulu mendekam di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung sebelum dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

DIBOYONG: Terpidana kasus pembalakan liar Adelin Lis diboyong Kejaksaan Agung RI dan dijebloskan ke Rutan Salemba.

“Terpidana Adelin Lis akan ditahan sementara untuk mengikuti karantina kesehatan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung, dan selanjutnya akan dieksekusi di Lembaga Pemasyarakatan,” kata Kepala Pusat Penerangan Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Minggu (20/6).

Adelin Lis telah menjadi buronan lebih dari 10 tahun. Dia tertangkap di Singapura, karena memalsukan paspor dengan menggunakan nama Hendro Leonardi dan dihukum Pengadilan Singapura dengan denda SGD14.000.

Adelin Lis terlibat kasus pembalakan liar dan dijatuhi hukuman 10 tahun, serta bayar denda lebih Rp110 miliar oleh Mahkamah Agung pada 2008. Tetapi dia melarikan diri dan kemudian memalsukan paspor dengan menggunakan nama Hendro Leonardi.

Buronan Kejaksaan Agung itu tertangkap oleh imigrasi Singapura pada 2018, karena sistem data di Imigrasi Singapura menemukan data yang sama untuk dua nama yang berbeda. Pihak Imigrasi Singapura kemudian mengirimkan surat kepada Atase Imigrasi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura, untuk memastikan apakah dua nama yang berbeda itu sebenarnya merupakan sosok yang sama.

“Berdasarkan data yang ada di Direktorat Jenderal Imigrasi dipastikan bahwa dua orang tersebut sama. Bahkan Ditjen Imigrasi menyebutkan, Adelin Lis memberikan keterangan palsu karena tidak pernah dikeluarkan surat terkait dengan sosok Hendro Leonardi,” papar Leonard.

Leonard menyatakan, Adelin Lis dalam persidangan mengaku bersalah, Pengadilan Singapura pada 9 Juni 2021 menjatuhi hukuman denda SGD14.000 yang dibayarkan dua kali dalam periode satu minggu, mengembalikan paspor atas nama Hendro Leonardi kepada Pemerintah Indonesia, dan mendeportasi kembali ke Indonesia.

“Oleh karena Adelin Lis merupakan buronan sejak 2008 dan bahkan masuk dalam daftar red notice Interpol, Jaksa Agung berniat untuk menjemput langsung Adelin Lis oleh aparat penegak hukum Indonesia dari Singapura,” ucap Leonard.

“Pengalaman 2006 ketika Adelin Lis hendak ditangkap di KBRI Beijing, sambung Leonard, dia bersama pengawalnya melakukan perlawanan dan memukuli Staf KBRI Beijing dan melarikan diri,” paparnya. Pemulangan buronan Adelin Lis akhirnya berhasil dilaksanakan berkat kerja sama, soliditas dan sinergi berbagai pihak yang berkontribusi, baik di lingkup Pemerintah Indonesia, maupun Pemerintah Singapura.

“Oleh karena itu, pada kesempatan ini Bapak Jaksa Agung RI, mewakili Kejaksaan Republik Indonesia sebagai penegak hukum pelaksana perkara pidana dan pelaksana kedaulatan hukum Indonesia, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Singapura, khususnya Attorney-General’s Chambers (Kejaksaan Agung Singapura/Bapak Jaksa Agung Lucien Wong); Ministry of Foreign Affairs (Kemenlu Singapura, Bapak Vivian Balakrishnan), dan Ministry of Home Affairs (Kemendagri Singapura yang membawahi ICA-Otoritas Imigrasi Singapura, Bapak K. Shanmugam),” pungkas Leonard. (jpg/ila)

10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Kembali Tiba

TIBA: Sebanyak 10 juta dosis bahan baku vaksin dari Sinovac tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (20/6).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 10 juta dosis bahan baku vaksin dari Sinovac tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Minggu (20/6) siang. Kedatangan vaksin Covid-19 itu merupakan upaya pemerintah mengamankan pasokan untuk mendukung program vaksinasi nasional.

TIBA: Sebanyak 10 juta dosis bahan baku vaksin dari Sinovac tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (20/6).

“Tentunya pemerintah selalu hadir dalam rangka mengamankan sekitar 426,8 juta dosis vaksin Covid-19 ini,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi di Bandara Soekarno Hatta.

Kedatangan vaksin Covid-19 itu merupakan upaya pemerintah mengamankan pasokan untuk mendukung program vaksinasi nasional. “Tentunya pemerintah selalu hadir dalam rangka mengamankan sekitar 426,8 juta dosis vaksin Covid-19 ini,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi di Bandara Soekarno Hatta.

Menurut Oscar, upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka penyediaan vaksin itu ditempuh melalui berbagai pendekatan, antara lain bilateral dan multilateral. Ketibaan vaksin tersebut merupakan yang ke-17 yang didatangkan pemerintah. Dengan tambahan 10 juta dosis vaksin ini, jumlah total vaksin yang telah diterima Indonesia mencapai 104.728.400 dosis. “Kami terus berupaya untuk dapat mendistribusikan dan kemudian melakukan program vaksinasi ini agar berjalan dengan baik dan kita jamin,” kata Oscar.

Secara rinci, Indonesia telah menerima vaksin CoronaVac dari Sinovac sebanyak 94,5 juta dosis, AstraZeneca sebanyak 8.228.400 dosis, dan Sinopharm sebanyak 2 juta dosis. Seluruh vaksin yang disediakan pemerintah secara gratis ini telah teruji dari sisi pemenuhan, aspek keamanan, aspek efikasi, maupun dari mutunya. Hal itu ditandai dengan adanya penerbitan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin-vaksin tersebut.

Oscar mengharapkan tambahan pasokan vaksin itu juga akan memperkuat upaya pemerintah dalam mengakselerasi program vaksinasi nasional, sehingga kekebalan komunal bisa segera tercapai. Di saat yang sama, masyarakat juga diharapkan tetap menaati protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

“Sekali lagi, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Tetap menghindari kerumunan, menjaga jarak, dan memakai masker. Semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan Yang Mahakuasa dan pandemi dapat terus selalu kami dapat kendalikan,” tandas Oscar. (tan/jpnn/ila)

Teken MoU dengan LPER, UHN Medan Apresiasi FGD UMKM

KUNJUNGAN: Rektor UHN Medan Haposan Siallagan (dua kiri) dan Ketua LPER Sumut Ronald Naibaho perlihatkan nota MoU yang sudah disepakati.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rektor Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan, Haposan Siallagan mengapresiasi penyelenggaraan focus group discussion (FGD) yang digelar Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) Sumut di Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan, Jumat (18/6) kemarin.

KUNJUNGAN: Rektor UHN Medan Haposan Siallagan (dua kiri) dan Ketua LPER Sumut Ronald Naibaho perlihatkan nota MoU yang sudah disepakati.

FGD yang mengambil tema ‘Optimalisasi BLT UMKM dalam Pemulihan Ekonomi Nasional’ ini, kata Haposan, sangat urgen mengingat situasi ekonomi khususnya di kalangan UMKM di Sumut semakin terpuruk akibat pandemi. Melalui FGD ini, lanjut Haposan, akan diperoleh beragam pandangan yang lengkap tentang kondisi dan upaya yang bisa dilakukan untuk memulihkan ekonomi lewat usaha membangkitkan kembali UMKM.

“UHN Medan memiliki tanggung jawab untuk membantu pemerintah mencari solusi yang efektif untuk membangkitkan kembali geliat UMKM khususnya di Sumut. Begitu juga LPER yang fokus pada pendampingan dan pembinaan UMKM. Memang masih banyak hal yang harus dibenahi di sektor ekonomi di provinsi ini, baik hal yang berkaitan dengan program bantuan BLT kepada UMKM ataupun kebijakan umum lainnya. Mulai database, manajemen, sampai efektivitas,” kata Haposan.

Ia mencontohkan misalnya keberadaan angkutan darat di Medan milik pemerintah. Di satu sisi program ini bagus, namun efeknya berdampak kepada angkutan darat milik swasta. Sebab penumpang lebih memilih yang punya pemerintah karena lebih bagus dan murah. Belum lagi carut marut di Pelabuhan Belawan yang boleh dibilang hulunya ekonomi di daerah ini.

Terkait nasib usaha mikro kecil menengah (UMKM) di masa pandemi, kata rektor, hal itu tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah. Pendapat akademisi maupun praktisi perlu didengar dan dikompilasikan.

Pandemi ini, kata Haposan, jadi pelajaran penting agar hal-hal itu dibenahi sembari berproses menuju tuntutan zaman.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada LPER Sumut, kegiatan semacam ini penting untuk menyerap beragam pikiran yang berguna bagi bangsa ini. Kegiatan ini perlu diteruskan dengan pembahasan yang lebih tajam lagi,” kata Haposan

Ketua LPER Sumut Ronald Naibaho mengatakan FGD ini didasari keprihatinan mereka melihat kondisi UMKM di Sumut yang semakin terpuruk dihantam pandemi. Adapun bantuan BLT UMKM yang dikucurkan pemerintah provinsi Sumut sejauh ini dirasa belum efektif, bahkan serasa tidak ada bekasnya.

“Kalau corona cara menghempangnya dengan vaksin dan prokes, bagaimana dengan orang yang kekurangan penghasilan, apa cara efektifnya?” tanya Ronald.

Sementara Ketua Panitia FGD sekaligus moderator Ilham Fauji Munthe menambahkan kegiatan ini digelar untuk menampung ide dan masukan dari berbagai pihak untuk disampaikan kepada pemenintah sebagai bahan evaluasi.

Ada 6 narasumber dari berbagai profesi yang memberikan pandangannya di di FGD ini. Mereka antara lain, Soekowardojo (Perwakilan BI Sumut) , Dhody Thahir (DPRD Sumut) Hasmirizal Lubis (Kepala Bappeda Sumut), Naslindo Sirait (Ekonom), Fransisca Sestri (Sekjen LPER Pusat), Dearlina Sinaga (Dosen Ekonomi UHN Medan). FGD juga dirangkai dengan penandatangan MoU LPER Sumut dengan UHN Medan .(gus/azw)

sebagai penguatan LPER dan tanggungjawab perguruan tinggi kepada masyarakatnya.(