32 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 3404

Pemprovsu dan 8 Daerah Tak Rekrut CPNS 2021

ARAHAN: Peserta CPNS Pemprov Sumut tahun 2019 mendengarkan arahan Sekda Provsu sebelum pelaksanaan ujian. Tahun ini, Pemprovsu tidak merekrut CPNS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemprov Sumut dan delapan kabupaten/kota di Sumut memastikan tidak akan membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk tahun anggaran 2021. Sedangkan untuk pengadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), masih menunggu petunjuk resmi dari Badan Kepegawaian Nasional melalui BKN Regional VI Medan.

ARAHAN: Peserta CPNS Pemprov Sumut tahun 2019 mendengarkan arahan Sekda Provsu sebelum pelaksanaan ujian. Tahun ini, Pemprovsu tidak merekrut CPNS.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Setdaprovsu Faisal Arif Nasution mengatakan, adapun alasan Pemprovsu tidak membuka rekrutmen CPNS tahun ini, bukan karena ketiadaan anggaran. “Kalau CPNS Provsu tidak ada pengadaan tahun ini. Sebab tahun lalu (2020) kita tidak masukkan di e-Formasi karena ada analisis jabatan dan analisis beban kerja yang belum terpenuhi karena ada nomenklatur baru,” terangnya menjawab Sumut Pos, Rabu (2/6).

Selain Pemprovsu, pada 2021 ini diungkapkan Faisal, ada delapan kabupaten dan kota di Sumut yang tidak membuka formasi CPNS. Yakni antara lain Pemko Gunung Sitoli, Pemkab Pakpak Bharat, Pemkab Dairi, Pemkab Labuhanbatu Utara, Pemkab Tapanuli Selatan, Pemko Sibolga, Pemko Tanjungbalai, dan Pemkab Simalungun.

Di sisi lain, mengenai rekrutmen PPPK 2021 yang kabarnya ditunda, ia menyebut masih menunggu petunjuk lebih lanjut secara resmi dari BKN pusat melalui BKN Regional VI Medan. “Sampai dengan saat ini informasi yang saya dapatkan dari Kanreg BKN Medan, Panselnas (Panitia Seleksi Nasional) belum memutuskan tentang jadwal dan tahapan seleksi PPPK. Prediksi mereka tahapan dan seleksi PPPK akan diumumkan secara resmi oleh Panselnas hari Jumat lusa,” katanya.

Mengenai kebutuhan PPPK untuk guru, Faisal sebelumnya mengungkapkan berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Sumut, terdapat 12 ribu guru yang diusulkan pihaknya ke BKN Regional VI Medan. “Sejauh ini baru untuk guru saja melalui Dinas Pendidikan. Mereka mengajukan kurang lebih 12.000 dan itu nanti disesuaikan lagi dengan Kemenpan RB,” ujarnya.

Pemko Medan Siapkan Tim Pansel

Sementara, Pemko Medan terus mempersiapkan diri menjelang proses rekrutmen CPNS dan PPPK Tahun 2021. Meskipun belum ada kepastian kapan pendaftaran akan dibuka, namun Pemko Medan melalui Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan terus mempersiapkan berbagai langkah teknis untuk proses penerimaan tersebut, salah satunya mempersiapkan tim penerima seleksi kelengkapan administrasi. “Tim seleksi kelengkapan Administrasi sudah kita siapkan, timnya dari pejabat dan pegawai Pemko Medan,” ucap Muslim kepada Sumut Pos, Rabu (2/6).

Dikatakan Muslim, pihaknya juga sudah membuat rancangan anggaran untuk pelaksanaan perekrutan CPNS dan PPPK. Nantinya, anggaran itu akan ditanggung Seleksi Kompetensi PPPK Guru Tahun 2021 yang dibebankan pada anggaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. “Anggarannya hanya untuk sewa gedung, sewa komputer dan sewa genset lokal,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemko Medan melalui BKDPSDM telah mengusulkan 2 lokasi ujian ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Adapun kedua lokasi tersebut yakni gedung Regional VI BKN Medan di Jalan TB Simatupang dan Gedung SMP Negeri 1 Medan di Jalan Bunga Asoka.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan Sudari ST, mengusulkan kepada Pemko Medan melalui BKDPSDM Kota Medan dan Panitia seleksi ujian masuk ASN dan PPPK untuk memberikan Test Swab Antigen secara gratis, bagi CPNS dan PPPK yang mengikuti seleksi ujian di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Hal ini harus dilakukan, agar proses seleksi CPNS dan PPPK tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19.

“Pemko Medan dan panitia seleksi harus memberikan Swab Antigen secara gratis bagi CPNS dan PPPK yang mengikuti seleksi ujian ASN dan PPPK apabila dana alokasi Pemerintahan Kota Medan untuk itu memang ada,” ucap Sudari, Rabu (2/6).

Namun bila dana alokasi memberikan test Swab Antigen secara gratis tidak ada, maka peserta yang mengikuti seleksi ujian ASN dan PPPK juga harus siap untuk menanggung biayanya masing-masing. Hal ini semata-mata dilakukan untuk menjaga diri masing-masing agar tidak terpapar dengan virus Corona.

Namun ia mengakui, apabila hal ini diterapkan pada peserta ujian tersebut untuk menanggung biaya Swab Antigen, maka hal ini akan memicu timbulnya pro dan kontra. “Akan tetapi, intinya itu dilaksanakan untuk memproteksi peserta ujian tersebut agar tidak terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 di saat ujian seleksi nantinya,” kata Ketua Fraksi PAN DPRD Medan tersebut.

Bahkan ia menafsirkan, masyarakat tidak akan keberatan bila ingin mengikuti seleksi ujian ASN dan PPPK yang diharuskan melewati proses swab antigen.

Namun Sudari juga menegaskan, Pemko Medan juga harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan sesuai dengan aturan standar dari peraturan Kementerian Kesehatan tentang protokol kesehatan yang ada di Kepmenkes 413 tahun 2020. “Jadi, nantinya para seleksi ujian ASN dan PPPK ketika ujian harus mengatur jarak, memakai masker, mencuci tangan, intinya yang sesuai peraturan kementerian kesehatan. Lalu, harus lebih diperketat lagi tentang protokol kesehatannya, ditambah lagi dengan melakukan Swab Antigen itu,” ujarnya.

Kemudian, ia juga berharap BKDPSDM dan Panitia seleksi ujian masuk ASN dan PPPK Pemerintahan Kota Medan harus lebih objektif dan transparan. Bahkan, tim pengawas dan panitia seleksi ujian tersebut harus idependen.

“Ya, saya berharap penerimaan ASN dan PPPK Kota Medan, harus benar-benar profesional dan objektif, itu harus di kedepankan, jangan sampai muncul kecurangan-kecurangan. Yang sesuai persyaratan, itu lah selayaknya yang diterima,” pungkasnya. (prn/map)

Serang Polisi, Residivis Curat Didor

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Resor Labuhanbatu meringkus seorang residivis pencurian dengan pemberatan (curat). Tersangka PH alias Tole terpaksa dilumpuhkan polisi dengan menembak betis kakinya, karena melawan saat ditangkap.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan didampingi Kapolsekta Kota Pinang AKP Bambang G Hutabarat, di Mapolres Labuhanbatu, Rabu (2/6).

Pengungkapan kasus ini berdasarkan adanya laporan polisi Nomor : LP/91/ Res.1.8/V/2021/SPKT/SU/LBS/ SEKTA KOTAPINANG Tanggal 31 Mei 2021 yang dilaporkan Siti Aisah Harahap.

Di mana, Minggu (8/11) sekira pukul 03.0 di Jalan Bukit Kelurahan Kota Pinang, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), anak korban terbangun melihat pintu toko dan pintu rumah sudah terbuka dan seisi rumah sudah berantakan.

“Korban mengalami kerugian berkisar Rp35 juta dengan rincian kehilangan 1 buah cincin bermatakan Giok, 1 buah gelang emas putih huruf S, 1 buah mainan kalung Emas putih Meisyah dan selanjutnya membuat laporan polisi ke Polsekta Kota Pinang,” terang Kapolres.

Setelah menerima laporan, Unit Reskrim di bawah pimpinan Panit 1 Reskrim Iptu G Sinurat bersama Tim Unit Lidik melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan.

“Dari hasil penyelidikan didapat informasi bahwa pelaku adalah PH alias Tole dan merupakan sudah DPO Polsekta Kota Pinang (residivis) yang sudah keluar masuk dari penjara. Setelah mendapat informasi yang pasti, tim melakukan pengejaran ke daerah Riau. Di mana, pelaku sedang bermain bola voli di Desa Teluk Nayan, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rohil, Propinsi Riau,” jelasnya.

Sekitar pukul 17.00 Wib, Polsek Pujud melakukan koordinasi dan melakukan pengejaran hingga akhirnya Tole meringkus pelaku saat bermain bola voli.

“Pada saat di perjalanan sewaktu dibawa untuk mencari barang bukti, pelaku berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan dengan samurai. Merasa jiwa tim terancam, dengan sigap petugas melakukan tindakan tegas terukur dan pelaku dapat dilumpuhkan. Pelaku selanjutnya dibawa ke Polsekta Kota Pinang guna proses lanjut,” bebernya.

Selain pelaku, polisi juga melakukan penangkapan terhadap Man alias Mail warga Lingkungan Kampung Makmur, Kelurahan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kemudian, ASH alias Agus warga Gang Sabdam Lingkungan Kampung Makmur, Kelurahan Kota Pinang, dan JH alias Ijun warga Jalan Bukit, Kelurahan Kota Pinang, Kecamatan Kota Pinang.

Adapun barang bukti yang diamankan terdiri dari 2 buah kaca nako, 1 buah jilbab warna hitam, 1 buah masker warna biru, 4 lembar surat emas, 1 buah gunting, 1 buah kalung MCI warna hitam hijau, 1 bilah samurai bersarungkan pipa besi, 1 buah kotak infak, 1 buah senapan angin, 2 buah tabung gas, 2 buah obeng, 1 buah kayu pengait, 1 unit handphone merk Samsung, 1 Yamaha Mio warna hitam, 1 bilah pisau yang terbuat dari besi panjang 30 Cm, dan 1 buah tas ransel warna merah. “Pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 363 Ayat (1) ke (3) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkasnya. (fdh/azw)

Miliki 1 Kg Sabu, Warga Amaliun Divonis 15 Tahun Penjara

SIDANG: Yunaidi terdakwa kasus sabu menjalani sidang putusan secara virtual di PN Medan, Rabu (2/6).agusman/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Majelis hakim diketuai Safril Batubara menghukum Yunaidi (57) dengan pidana penjara selama 15 tahun. Warga Amaliun, Medan Area ini terbukti bersalah memiliki sabu seberat 1 kilogram (kg), dalam sidang virtual di Ruang Cakra 7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (2/6).

SIDANG: Yunaidi terdakwa kasus sabu menjalani sidang putusan secara virtual di PN Medan, Rabu (2/6).agusman/sumut pos.

Dalam amar putusannya, terdakwa telah memenuhi unsur terbukti sebagaimana Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UURI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Menjatuhkan terdakwa Yunaidi oleh karena itu dengan pidana penjara selama 15 tahun denda Rp800 juta subsider 6 bulan penjara,” ujarnya.

Menurut majelis hakim, hal yang memberatkan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana narkotika. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dipersidangan.

Putusan ini sama dengan tuntutan JPU Buha Reo Saragi yang semula menuntut dengan pidana yang sama (comform). Atas putusan ini, baik terdakwa melalui panesihat hukumnya maupun JPU kompak menyatakan pikir-pikir.

Diketahui, pada 14 September 2020, empat petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan mendapat informasi dari masyarakat, tentang adanya peredaran sabu di Jalan Serdang, Medan Perjuangan. Kemudian, petugas melihat terdakwa yang sedang menunggu pembeli di Jalan Serdang.

Setelah melakukan interogasi, petugas menemukan satu bungkus sabu seberat 1 kg di genggaman terdakwa. Diakuinya, terdakwa mendapat sabu itu dari Yasir Arafat. Kemudian petugas melakukan penangkapan terhadap terdakwa Yasir Arafat di Jalan Laksana Kelurahan, Kota Matsum II Kecamatan Medan Area. (man/azw)

Dugaan Korupsi CCTV di Kota Binjai: Wali Kota Serahkan Proses Penyidikan ke Jaksa

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Proses penyidikan dugaan korupsi CCTV yang dilakukan Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Binjai ditanggapi Wali Kota, H Amir Hamzah. Dia menyatakan, Pemerintah Kota Binjai menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan kepada oknum terduga melakukan korupsi.

“Kita tetap mengacu kepada asas praduga tak bersalah. Kita serahkan proses hukumnya ini kepada aparat yang bertanggung jawab,” kata dia, saat ditemui di Kantor Balai Kota, Jalan Sudirman, Kota Binjai, Rabu (2/6)

Dia juga menyerahkan sepenuhnya pemeriksaan dan proses penyidikan pengadaan CCTV yang terendus adanya dugaan korupsi. Jika terbukti, dia menegaskan, Pemkot Binjai akan mengganjar sangsi tegas kepada oknum pejabat yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Masih melakukan pendalaman mereka di Dinas Perhubungan,” tukasnya.

Diketahui, oknum panitia pengadaan yang bertindak sebagai PPK berinisial Ju santer kabarnya mengerjakan sendiri pengadaan CCTV yang dilakukan dari Dinas Perhubungan Kota Binjai.

Direktur CV AIM berinisial MS sempat diperiksa dan memberikan keterangan berbelit soal proyek pengadaan tersebut. Semula, MS mengaku tidak mengetahui kalau perusahaannya dipakai untuk pengadaan, namun belakangan keterangan berubah menjadi tahu, dengan dalih yang mengerjakannya berinisial D serta sudah meninggal dunia.

Penyidik saat ini tengah menunggu hasil penghitungan kerugian negara yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Sebelumnya, penyidik sudah melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Perhubungan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebun Lada, Binjai Utara dan kediaman Ju yang berstatus ASN di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai.

Ini dilakukan penyidik untuk mendalami sekaligus mencari bukti memperkuat proses penyidikan yang dalam waktu dekat akan menetapkan tersangka. Pengadaan CCTV ini dilakukan oleh Dishub Binjai dengan menelan anggaran hampir Rp800 juta pada Tahun 2018. (ted/azw)

Aksi Begal Viral di Medsos di Simpang Jalan Gaperta, Polisi Tembak Perampok Motor CBR

PAPARKAN: Pelaku begal di persimpangan Jalan Gaperta dipaparkan Polda Sumut, Rabu (2/6).M IDRIS/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Perampok pengendara Honda CBR BK 6983 AJF yang viral di media sosial (medsos) di Simpang Jalan Asrama-Gaperta, Medan Helvetia, Rabu (26/5) diringkus polisi. Pelaku dihadiahkan dua butir peluru di kedua kakinya karena melawan saat ditangkap.

PAPARKAN: Pelaku begal di persimpangan Jalan Gaperta dipaparkan Polda Sumut, Rabu (2/6).M IDRIS/sumut pos.

Pelaku berinisial ALT (40) warga Kelurahan Helvetia. Tersangka ternyata residivis pembunuhan yang baru saja menghirup udara bebas pada 2020 silam.

Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, pelaku sudah tiga kali keluar masuk penjara. “Pelaku merupakan residivis, perbuatannya sudah berulang. Baru keluar kasus 338 (pembunuhan), membunuh abang kandungnya sendiri. Dia bebas lantaran asimilasi 2020 karena Covid-19,” kata Tatan saat pemaparan kasus di Mapolrestabes Medan, Rabu (2/6) sore.

Disebutkan Tatan, pelaku merupakan aktor utama dalam kasus tersebut. Selain itu, petugas juga mengamankan 6 penadah, yaitu NS (31), MN (47), MF (51), MS (35) dan PM (40). “Keenam orang tersebut merupakan penadah jaringan Medan-Binjai dan Aceh. Seluruhnya sudah diamankan, kemudian barang bukti dari TKP dan dari Aceh juga sudah disita,” sebutnya.

Dia menjelaskan, banyaknya penadah yang diamankan karena kasus ini berantai. Pada saat pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan, kemudian yang bersangkutan menjual kepada penadah yang pertama berlanjut sampai ke Aceh. “Seluruh penadah menikmati hasil kejahatan tersebut,” ujarnya.

Menurut Tatan, pelaku sudah mengintai korbannya sejak sekitar pukul 03.00 WIB. Tim telah memeriksa 25 kamera pengintai yang terpasang di sekitar lokasi. “Pelaku sudah ada di lokasi tiga sampai empat jam, mondar-mandir dari persimpangan ada rumah sakit paru. Kemudian sempat jalan menyeberang lampu merah sempat membeli air mineral gelas, sempat mutar kembali dan menyeberang kembali,” paparnya.

Lalu, sekitar pukul 08.45 WIB, korban Agustinus Manik (30) melintas mengendarai sepeda motor di lokasi. Pelaku langsung menikamkan pisau secara membabi buta hingga korban jatuh terkapar. “Jadi kita amati yang bersangkutan menunggu sasaran lebih kurang satu jam setengah untuk mencari korban secara acak,” tandas Tatan.

Diketahui, korban Agustinus Manik ditikami pelaku saat mengendarai sepeda motor di persimpangan Jalan Asrama-Gaperta Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Akibatnya, korban menderita 6 liang di tubuhnya dan sepeda motornya dilarikan pelaku.

Aksi perampokan, terjadi sepulang korban mengantarkan istrinya bekerja ke kawasan Jalan Ringroad/Gagak Hitam, Medan Sunggal. Namun naas, saat korban berhenti di perempatan jalan tersebut, pelaku yang berjalan kaki sendirian secara perlahan mendekat. Setelah dekat, pelaku langsung menikami korban berkali-kali di bagian belakang. Tak hanya itu, perut, leher dan lengan korban juga disabet senjata tajam pelaku.

Spontan, korban langsung meninggalkan kendaraannya dan berlari. Dengan kondisi berlumuran darah, korban meminta tolong kepada pengendara lain. Akan tetapi, upaya korban sia-sia karena para pengendara baik sepeda motor dan mobil tak merespon. Mereka hanya menonton korban tanpa mau memberi pertolongan. Melihat korban kabur, pelaku kemudian melarikan sepeda motor korban. Aksi pelaku perampokan tersebut ternyata terekam CCTV. Videonya beredar di media sosial hingga akhirnya viral. (ris/azw)

Pemulung di Medan Amplas Terima Paket Susu Nestle

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ikatan Pemulung Indonesia IPI Sumut dan PT Nestle Indonesia kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa produk susu buat kesehatan anak-anak, Rabu (2/6). Kali ini, bantuan yang diberikan sebanyak 50 paket susu kepada keluarga pengumpul sampah di Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.

Ketua IPI Sumut, Risdianto mengatakan, pandemi Covid-19 saat ini sangat berdampak pada semua sektor, termasuk nasib para pemungut sampah yang ada di Kota Medan, sehingga mereka membutuhkan bantuan untuk bisa bertahan hidup. “Beberapa hari setelah Hari Raya Idul Fitri, kita rutin memberikan bantuna kepada mereka. Semoga pemberian produk susu yang disalurkan ini bisa bermanfaat,” kata Risdianto.
Melalui program ini, IPI Sumut berharap, setidaknya bisa  meringankan beban warga pemungut sampah yang terdampak Covid-19, dan memberi saran juga agar mengikuti anjuran dari pemerintah, seperti menjaga jarak, memakai masker dan cuci tangan.
Di tempat yang sama, Pengurus Kecamatan IPI Sumut Ibrahim SE menyampaikan  rasa terima kasih atas kunjungan dan penyaluran Bansos dari IPI Sumut Kali ini. Menurutnya, hal itu sangat bermanfaat sekali bagi warga yang terkena terdampak Covid-19. “Alhamdulillah kami di sini mendapatkan bantuan produk Netsle dari IPI Sumut. Di sini sebelum adanya Covid-19 sebagian besar warga bekerja sebagai pengepul sampah plastik dan barang bekas. Semoga produk Nestle yang diberikan ini bisa menambah kesehatan buat anak-anak kami, ” harapnya.
Saat memberikan sambutan, Risdianto terharu dan menitikan air mata. Di mana, ia melihat kondisi pemulung yang datang dengan baju seadanya dan tanpa alas kaki. Penyerahan produk kesehatan ini diterima langsung oleh kepala keluarga masing-masing pemulung. “Kami hadir dari IPI Sumut untuk menyisir warga dan pemulung terdampak pandemi Covid-19. Semoga bermanfaat dan kehidupan bisa kembali normal dan bisa mencari nafkah seperti sedia kala, ” ungkap Risdianto.(adz)

Memotret Momen Memorable dengan Quad Camera 64 MP di Redmi Note 10S

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Dengan banderol harga Rp2 jutaan, Redmi Note 10S mengusung fitur kamera yang sangat mumpuni. Apa saja keunggulannya?

Redmi Note 10S dipasarkan dalam dua opsi. Yakni Redmi Note 10S (6GB + 64GB) Rp2.899.000 dan Redmi Note 10S (8GB + 128GB) Rp3.299.000. 
Selain spesifikasi yang sangat baik di kelasnya seperti layar Super AMOLED 6.43 inci (1080 x 2400 piksel), prosesor Mediatek Helio G95 (12 nm) dan GPU Mali-G76 MC4, serta baterai 5.000 mAh (baterai 33 fast charging), ponsel tersebut juga punya konfigurasi empat kamera yang dapat dioptimalkan.

Rinciannya, ada kamera utama 64 MP, f/1.8, 26 mm (wide), 1/1.97”, dengan PDAF. 
Lalu, ada kamera ultrawide 8 MP, f/2.2, 118˚, kamera depth 2 MP, f/2.4 dan kamera macro 2 MP, f/2.4.
Adapun kamera selfie-nya memakai 13 MP, f/2.5, (wide).

Kamera 64 MP
Saat ini ada tiga tipe sensor 64 MP di pasar, yakni Samsung, Sony, dan Omnivision. Khusus Redmi Note 10S, menggunakan sensor Omnivision OV64B yang cukup andal.
Apa sebenarnya kelebihan sensor 64 MP? Sebenarnya, teknologi dan cara beroperasi kamera 64 MP, 48 MP, dan 108 MP, cukup mirip. 
Kombinasi sensor quad-pixel melebur 4 piksel sekaligus menjadi satu, sehingga bisa merekam lebih banyak cahaya. Pun, berdampak pada dynamic range serta detail yang lebih baik. Dampaknya adalah warna yang lebih menonjol, juga detil obyek tetap terjaga. 

Ini akan terasa di pencahayaan rendah, dimana Redmi Note 10S bisa tetap mempertahankan ketajaman obyek yang sangat baik tanpa terlalu banyak noise. Tentu saja, kuncinya ada pada bukaan f/1.8 yang mampu menangkap lebih banyak cahaya.

Opsi kamera “64 MP” harus dipilih secara manual dari menu kamera ponsel yang menggunakan sistem operasi Android 11 dan MIUI 12.5 tersebut. Dalam mode 64 MP, file yang dihasilkan mencapai 16 MB dan sudah mendukung format RAW.

Jadi, idealnya fitur ini digunakan untuk momen-momen khusus dan memorable yang memang butuh banyak detail. Misalnya lansekap gunung atau pantai yang cantik. Fokus otomatis atau Autofocus (AF) di Redmi Note 10S juga terasa cukup gegas. Begitupun kemampuan rekam Full HD video recording-nya juga sangat baik.

Memiliki kamera utama 64MP menjadikan Redmi Note 10S sebagai smartphone yang andal untuk mengambil foto dan merekam video dengan segala skenario.

Fleksibilitas Quad Camera
Tentu saja, kamera 64MP bukan satu-satunya daya tarik sektor kamera Redmi Note 10S. Mengambil foto malam dimudahkan Night mode yang menghasilkan foto dengan warna yang cemerlang. Begitu pun Pro time-lapse bisa mengabadikan transisi dari terang ke gelap.

Kamera ultra-wide angle 8MP dengan dukungan HDR memiliki jarak pandang hingga 118 derajat. Dampaknya, lebih banyak obyek foto yang bisa direkam. Jika hobi memotret benda-benda kecil, manfaatkan mode kamera super close-up Macro 2 MP yang tersedia. Dan bisa jadi, mode Portrait akan seris sekali digunakan. Sebab, bisa Redmi Note 10S bisa menangkap foto bokeh dengan detail yang sangat baik dan artistik lewat dukungan kinerja AI Camera-nya.

Kesimpulannya, konfigurasi quad camera 64 MP di Redmi Note 10S memberikan ruang berkreasi yang lebar bagi pemiliknya. Mereka bisa memotret foto dengan kualitas dan resolusi tinggi. Juga, dapat memilih mode foto berdasarkan kebutuhan atau situasi. Misalnya night mode, ultra wide angle, macro, portrait, hingga mode 64 MP untuk momen-momen tertentu yang dirasa memorable. (rel)

Rumah di Sidorejo Terbakar, Opung Remina Tewas Terpanggang

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satu rumah di Jalan Taduan No. 79 Lingkungan XV, Kelurahan Sidorejo, Medan Tembung, hangus terbakar, Selasa (1/6) malam. Dalam kebakaran tersebut, mengakibatkan seorang perempuan berusia lanjut usia tewas terpanggang. Korban adalah Remina Sitorus (82). Diduga kuat, korban meregang nyawa karena tak mampu menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi. Sementara penghuni rumah lainnya berhasil selamat.

Informasi dihimpun, saat kebakaran terjadi dikabarkan di dalam rumah ada korban bersama lima orang lainnya. Namun, korban sedang tiduran di kamarnya sendirian. Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Api dengan cepat membakar dan merembet ke seluruh bagian rumah. Mencium bau asap dan melihat api, para penghuni rumah panik lalu menyelamatkan diri. Bahkan, salah seorang di antaranya yang merupakan cucu korban melompat dari jendela lantai dua dan selamat. Naas bagi korban, karena tak bisa jalan akhirnya terkepung api hingga ikut terbakar.

Kelima penghuni rumah yang berhasil keluar, selanjutnya berteriak kebakaran dan minta tolong. Dalam hitungan menit, warga sekitar pun berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upaya warga belum membuahkan hasil karena api masih berkobar. Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran yang mendapat kabar tiba di lokasi. Petugas langsung berjibaku menjinakkan si jago merah.

Manager Pusdalops-PB BPBD Kota Medan Ronald F Sihotang mengatakan, api berhasil dipadamkan sekira pukul 22.05 WIB. Ada 5 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan. “Objek yang terbakar rumah permanen dengan persentase terbakar sekitar 90%. Korban jiwa atau meninggal dunia satu orang atas nama Remina Sitorus (82),” ungkapnya.

Ronald juga mengatakan, satu unit mobil Toyota Calya plat BK 1104 FB yang berada di dalam rumah juga ikut hangus terbakar. Terkait penyebab kebakaran, belum bisa dipastikan karena masih dalam penyelidikan pihak berwajib. “Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi,” ujarnya singkat.

Kapolsek Percut Seituan, AKP Jan Piter Napitupulu mengatakan, korban sudah dibawa ke rumah duka atas permintaan keluarganya. Korban langsung dibawa tanpa harus diotopsi setelah dievakuasi. “Atas permintaan keluarganya, korban tidak dibawa untuk diotopsi tetapi langsung dibawa ke rumah duka. Personel sudah memasang police line dan penyebab kebakaran masih diselidiki,” katanya.

Sementara, menurut warga setempat, penyebab kebakaran diduga disebabkan hubungan arus pendek listrik. “Ada percikan api, sepertinya korsleting listrik,” ujar Niko, penghuni kos yang berjarak beberapa rumah dari lokasi kebakaran.

Kata Niko, ketika api mulai merembet, terdengar suara ledakan yang membuat api semakin membesar. Dia menduga, ledakan itu dari suara mobil yang ikut terbakar di dalam rumah tersebut. “Memang terdengar suara ledakan, dugaan saya karena mobil yang terbakar,” ujarnya. (ris/ila)

PAN Tapsel Salurkan Rp26 Juta Lewat Yayasan Amanah Nasional untuk Rakyat Palestina

TAPSEL, SUMUTPOS.CO – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), berhasil menggalang dana sebesar Rp26 juta, yang disalurkan melalui Yayasan Amanah Nasional DPP PAN, selanjutnya akan disumbangkan kepada rakyat Palestina.

Ketua DPD PAN Tapsel, H Borkat SSos MM diabadikan bersama jajaran pengurus, usai mengikuti acara Peduli Palestina yang digelar secara virtual oleh DPP PAN.

Ketua DPD PAN Tapsel H Borkat SSos MM yang juga Wakil Ketua DPRD Tapanuli Selatan mengungkapkan hal itu, Rabu (2/6/2021), menyahuti acara yang digelar DPP PAN bertajuk ‘Pasti Ada HaraPAN untuk Palestina’, yang diikuti secara virtual seluruh DPW dan DPD PAN seluruh Indonesia. Tema acara ini kemudian digubah Ketua DPP PAN Pasha Ungu menjadi sebuah lagu dengan judul yang sama dan dilaunching pada kesempatan penggalangan dana untuk Palestina tersebut.

Menurut Borkat, lagu yang dinyanyikan Pasha Ungu diiringi gitar akustik Enda Unggu itu, liriknya sangat menggugah dan menyentuh perasaan, sehingga mengundang antusias tinggi dari pengurus dan kader PAN Tapsel untuk menyumbangkan sebahagian rezekinya untuk Palestina. “Kita merasa bangga dan bersyukur, PAN di bawah kepemimpinan Ketua Umum H Zulkifli Hasan sangat responsif dan peduli terhadap kondisi rakyat Palestina, yang sangat membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Borkat menyebutkan, dana yang terkumpul sebesar Rp26 juta itu, antara lain Rp11 juta dari DPD PAN dan Fraksi DPRD Tapsel, yaitu Borkat SSos MM, Ketua Fraksi H Buyung M Holil ST, yang juga Sekretaris DPD PAN Tapsel, Ketua Komisi C Sylvan R Amin, Syawal Pane ST dan H Mahmud Lubis SAg.

Sedangkan, penggalangan dana sebesar Rp 15 juta dikoordinir Mahmud Lubis melalui Yayasan SD IT Faza Azkia Kecamatan Batang Toru, dan disalurkan melalui DPD PAN Tapsel.
“Alhamdulillah, tadi (Rabu, 2 Juni 2021), uang sebesar Rp 26 juta ini sudah disetorkan Bendahara DPD PAN Tapsel Turmiji Harahap ke rekening Yayasan Aamanah Nasional untuk diteruskan ke saudara kita yang berada di Palestina,” ungkapnya.

Borkat berharap, dengan penggalangan dana sebesar Rp 26 juta itu, kiranya masyarakat Palestina akan sedikit terbantu dengan adanya kepedulian seluruh kader PAN di Indonesia tersebut. Atas nama pimpinan PAN Tapanuli Selatan, Borkat menyampaikan terima kasih atas kepedulian masyarakat yang telah berkenan mendonasikan bantuan melalui DPD PAN Tapsel,untuk membantu saudara kita di Palestina.

“Terkait dengan permasalahan terjadi di Palestina saat ini, hendaknya tidak hanya dilihat sebagai kepentingan rakyat Palestina saja, melainkan dalam konteks penegakan kewibawaan umat Islam sedunia, karena di sana terdapat Masjid Aqsha,” ujarnya. (adz)

TECNO Makin Eksis Usai Temani Manchester City di Musim Tangguh

Menyemarakkan tahun kelima berturut-turut sebagai mitra dari Juara Liga Premier, Manchester City, sekaligus pencapaian serta ketangguhan tim mereka di musim ini, TECNO akan merayakan bersama seluruh penggemar Manchester City di seluruh dunia.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kali ini merupakan tahun yang luar biasa bagi TECNO dan Manchester City, karena merupakan tahun yang menantang baik di dalam maupun luar lapangan sepak bola. Meskipun demikian, keduanya telah meraih momentum masing-masing, dengan kesuksesan Manchester City. Maklum, Man. City secara tangguh mampu menyelesaikan Liga Premier Inggris dan Piala Carabao.

Ditambah lagi dengan kepemimpinan TECNO sebagai merek smartphone premium dari TRANSSION Holdings, yang telah hadir di lebih dari 60 pasar negara berkembang, terutama di Indonesia sebagai pasar berkembang yang tumbuh paling cepat di Asia Tenggara, di akhir 2020 lalu.

Selama lebih dari satu dekade, seperti Manchester City, TECNO terus-menerus melampaui ekspektasi, mengejutkan, dan memberi kepuasan kepada para penggemarnya. Layaknya pemain kelas dunia dari masing-masing klub yang mewakili negara mereka di ajang internasional, TECNO pun tidak kalah eksis untuk tampil di panggung global, dengan menggandeng duta internasional dari Hollywood baru-baru ini.

Tidak berhenti di situ, TECNO akan membawa lebih banyak kejutan bagi penggemar melalui inovasi software maupun hardware yang akan secara global menjuarai permintaan pasar negara berkembang untuk ponsel cerdas bergaya elegan dengan teknologi tinggi.

Mr Danni Xu, CMO dari TECNO mengatakan, mengagumi semangat Manchester City.

Mr Danni Xu, CMO dari TECNO mengatakan, mengagumi semangat Manchester City. “Sekalipun mereka memiliki pemain kelas dunia, tetapi semangatnya untuk mengejar keunggulan serta sikap pantang menyerah-lah yang membuat mereka menjadi semakin unik. Kami beruntung bisa berkolaborasi dengan klub bergengsi seperti mereka, yang secara sempurna mampu mewujudkan sikap serta semangat merk TECNO, khususnya upaya terus menerus kami dalam menghadirkan teknologi kontemporer terbaik dan dirancang penuh gaya untuk konsumen global kami di pasar berkembang,” ungkapnya.

Untuk menyemarakkan tahun kelima berturut-turut sebagai mitra dari Juara Liga Premier, Manchester City, sekaligus pencapaian serta ketangguhan tim mereka di musim ini, TECNO akan merayakan bersama seluruh penggemar Manchester City di seluruh dunia.

“Kami senang dapat merayakan momen olahraga yang tak terlupakan ini bersama MCSC Indonesia, sebagai komunitas penggemar Manchester City terbesar di Indonesia. Setelah minggu lalu berpartisipasi dalam kegiatan nonton bareng, TECNO dan MCSC Indonesia akan segara berkolaborasi mengadakan kegiatan yang tidak kalah seru dalam minggu ini,” ucap Anson Xia, Country Manager TECNO Indonesia.

Sebagai informasi, TECNO merupakan Official Handset and Tablet Partner Manchester City sejak tahun 2017. TECNO dan Manchester City menjunjung nilai yang sama dalam mengedepankan kepuasan konsumen dengan caranya masing-masing yaitu menghadirkan pengalaman seluler yang unik serta pertandingan yang luar biasa. Melalui kerjasama ini, TECNO dan Manchester City juga ingin menginspirasi generasi muda di seluruh dunia untuk terus semangat dalam memberikan kemampuan terbaik demi mencapai kesuksesan yang melampaui batasan. (rel)