26 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 3470

Gubernur Tunjuk Waris Thalib jadi Plt Wali Kota Tanjungbalai

Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, sudah menandatangani surat penunjukan Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Waris Thalib, sebagai pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Tanjungbalai.

Ilustrasi

Menurut Edy, penunjukan itu dilakukan demi kelancaran jalannya pemerintahan di Pemko Tanjungbalai. Sebab, Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial, saat ini tengah tersandung masalah hukum.

MS ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), atas kasus penyuapan terhadap seorang penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju.

“Sudah saya tanda tangani. Wakil Wali Kota menjabat sebagai Plt Wali Kota. Sekitar 4 hari lalu saya teken. Kan tidak boleh kosong di sana,” ungkap Edy, menjawab wartawan di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Medan, Senin (3/5).

Mantan Pangkostrad itu, mengimbau kepada masyarakat Kota Tanjungbalai, untuk tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Bila status hukum MS telah inkrah dan dinyatakan bersalah di pengadilan, maka selanjutnya Pemprov Sumut akan menjalankan sesuai UU yang berlaku.

“Imbauan kepada masyarakat, tetap tenang. Karena pimpinan itu tetap ada. Untuk masyarakat, mari lakukan aktivitas seperti biasa,” imbau Edy.

Sebelumnya, KPK menyebutkan, MS menyuap penyidik KPK senilai Rp1,3 miliar, dengan maksud agar kasus yang menjeratnya dihentikan, yakni proses pelaksanaan lelang jabatan yang dilaksanakan di Pemko Tanjungbalai. Dalam kasus suap ini, KPK menetapkan 3 tersangka, yakni MS, AKP Stepanus Robin Pattuju, dan seorang pengacara Maskur Husain. (prn/saz)

Limbah Villa Puncak 2000 Cemari Air Bersih Warga

TUNJUKKAN: Seorang warga menunjukkan saluran air bersih yang tercemar limbah villa, saat pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo melakukan pengecekan ke lokasi.

KARO, SUMUTPOS.CO – Saluran pembuangan air di kawasan bangunan Villa Puncak 2000 Kacinambun, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, jadi sorotan publik. Dinas Lingkungan Hidup, Unit Tipidter Polres Tanah Karo, Dinas Perizinan, Sat Pol PP, Dinas PUPR Bidang SDA, dan perwakilan masyarakat asal 2 desa, yakni Kuta Mbelin dan Singa, turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan, Jumat, 30 April lalu.

TUNJUKKAN: Seorang warga menunjukkan saluran air bersih yang tercemar limbah villa, saat pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo melakukan pengecekan ke lokasi.

Kunjungan tersebut untuk menindaklanjuti laporan masyarakat Desa Kuta Mbelin dan Singa, terkait dugaan adanya pencemaran terhadap saluran air bersih. Selain belum mengantongi izin lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup, sejumlah bangunan ruko, villa, dan cafe yang ada di kawasan Villa Puncak 2000, juga diduga belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Hal itu diakui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo, Radius Tarigan. Menurut laporan warga, lanjut Radius, saluran air bersih yang dipergunakan warga 2 desa tersebut sudah tercemar limbah sampah rumah tangga dan material tanah. Radius berjanji akan menindaklanjuti pengaduan masyarakat tersebut hingga tuntas.

“Dalam waktu dekat, kami akan membawa sampel air dari lokasi untuk dilakukan uji labolatorium, soal kandungan zat yang ada di saluran air bersih milik warga,” ungkap Radius.

Lebih lanjut Radius mengatakan, jika hasil uji laboratorium menyatakan ada unsur zat kimia berbahaya dan air tidak layak dikonsumsi, maka pihaknya akan mendesak aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan.

Masih di lokasi sama, Kanit Tipidter Polres Tanah Karo, Ipda S Rajagukguk mengatakan, sebelumnya, pihaknya sudah menerima pengaduan dari masyarakat Desa Kuta Mbelin soal dugaan pencemaran air tersebut.

“SP2HP sudah dilayangkan dan menunggu proses lebih lanjut,” katanya.

Dia juga menjelaskan, pihaknya sedang menunggu laporan dari Dinas Lingkungan Hidup soal hasil analisis dan kajian, mengenai adanya pencemaran lingkungan atau sumber air bersih. “Kalau memang menyalahi aturan, akan diproses hukum,” tegas S Rajagukguk.

Dari informasi yang diperoleh, selain menimbulkan pencemaran air, dampak material tanah dan limbah sampah rumah tangga dari Villa Puncak 2000 mengakibatkan tanggul dinding penahan parit saluran air jebol. Hal itu memaksa warga asal 2 desa bergotong royong secara swadaya untuk memperbaiki tanggul parit yang ambruk. Perbaikan itu juga dibantu Dinas PUPR melaui Bidang SDA.

Sopan Sembiring, seorang warga Desa Kuta Mbelin, berharap, dugaan pencemaran lingkungan itu bisa segera diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Bila temuan terbukti, maka ini bisa dikategorikan tindak kejahatan lingkungan yang luar biasa,” pungkasnya. (deo/saz)

Pemko Binjai Rakor dengan Mendagri, Tito: Mari Satu Suara Tiadakan Mudik

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai H Amir Hamzah bersama unsur Forkopimda, mengikuti rapat koordinasi (rakor) penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) dan penanganan Covid-19 secara daring di Ruang Binjai Command Center, Senin (3/5). Rakor ini digagas oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan dibuka langsung oleh Mendagri Tito Karnavian.

DARING: Wali Kota Binjai H Amir Hamzah bersama unsur Forkopimda, saat mengikuti rakor penegakan disiplin prokes dan penanganan Covid-19 secara daring di Ruang Binjai Command Center, Senin (3/5).TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

Turut hadir Menhub, Menag, Wakil Menkes, Kepala BNPB/Ketua STPC-19 Nasional, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, kepala daerah seluruh Indonesia, dan unsur Forkopimda se-Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Tito berharap kepada seluruh pihak, agar tidak abai terhadap penyebaran Covid-19 di Indonesia. Terlebih saat ini negara tetangga tengah mengalami gejolak Covid-19 yang sangat menghawatirkan.

“Karena itu, pencegahan penyebaran Covid-19 sangat perlu diutamakan menjelang perayaan hari raya Idul Fitri yang akan datang,” ungkap Tito.

“Kepada seluruh kepala daerah, mari agar satu suara untuk meniadakan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah, dalam rangka mengendalikan Covid-19 di Indonesia. Kenapa kami yang memberikan arahan? Karena Kemendagri membawahi seluruh kepala daerah se-Indonesia,” tegasnya lagi.

Kepala BNPB Doni Monardo, selaku Ketua Satgas Covid-19 Nasional, pun membeberkan kondisi update situasi nasional kasus Covid-19 di Indonesia.

“Terdapat 11 provinsi yang cenderung mengalami kenaikan kasus aktif, utamanya di Jawa Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Jambi, Kalimantan Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Sumatera Selatan, dan Lampung,” pungkasnya. (ted/saz)

Man.city vs PSG: Peluang Masih Sama

Pemain Manchester City, Kevin De Bruyne.

Keunggulan pada leg pertama, belum menjamin Manchester City akan mulus lolos ke babak final Liga Champions musim ini.

Pemain Manchester City, Kevin De Bruyne.

Masih ada waktu 90 menit yang sangat menentukan di Stadion Etihad, Rabu (5/5) dini hari WIB. Pada leg pertama di Paris, Manchester City berhasil unggul 2-1 dengan keunggulan itu, peluang The Citizens untuk lolos ke final sangat besar. Mereka hanya perlu imbang atau kalah dengan kebobolan tidak lebih dari satu gol.

Namun, bermain aman melawan Paris Saint-Germain (PSG) bukan pekara mudah. Tim yang dijuluki Les Parisiens tersebut memiliki potensi membalikkan keadaan.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola sadar dengan kekuatan dan potensi tamu. Untuk itu, dia mengaku telah menyiapkan sebuah strategi sempurna demi mencegah PSG membalikkan keadaan.

Strategi sempurna yang disiapkan Guardiola sendiri adalah bermain sebagai tim dan juga tetap agresif meski tidak sedang menguasai bola. “Pada hari Selasa (Rabu dini hari WIB) kami harus memainkan penampilan yang hampir sempurna,” tutur Guardiola.

“Kami akan melawan tim yang mungkin saat ini memiliki pemain paling berbakat di lini serang, dan itu bukan hanya satu atau dua pemain. Mereka bisa memenangkan pertandingan dengan satu aksi,” tegasnya.

“Kami harus bermain sebagai tim dengan mentalitas luar biasa untuk memenangkan pertandingan. Kami harus lebih agresif dengan dan tanpa bola, dan untuk memenangkan pertandingan. Itulah mengapa komitmen dari setiap orang dibutuhkan,” tambahnya.

“Kami akan mencoba dan membuat pilihan terbaik sebaik mungkin dan melakukan permainan yang bagus,” ucap Guardiola.

PSG sendiri akan berjuang mati-matian untuk membalikkan keadaan. Bahkan, pasukan Mauricio Pochettino tersebut rela melakukan segalanya demi lolos puncak.

“Kami melakoni leg pertama yang sangat sulit melawan Manchester City. Tetapi kami harus tetap yakin, tak peduli apa yang dinyatakan oleh statistik atau seberapa kecilnya persentase peluang kami untuk menang,” ujar bintang PSG, Neymar.

Pemain asal Brasil optimis timnya masih memiliki peluang untuk lolos ke babak final. “Saya pikir semua orang Paris harus yakin pada kami! Saya berada di garis depan, dan saya akan menjadi prajurit pertama yang pergi ke medan perang untuk tim,” tegasnya.

“Saya akan mengerahkan kemampuan terbaik saya dan saya akan melakukan segalanya untuk membalikkan keadaan, meskipun saya harus mati di lapangan,” pungkasnya. (bbs/dek)

Layanan Rapid Test di Medan Diperketat

RAPID TEST: Petugas medis sedang melakukan rapid tes antigen drive thru di Lapangan Merdeka Medan, Senin (3/5). M. Idris/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Layanan rapid test antigen yang ada di Kota Medan diperketat, menyusul kasus daur ulang alat rapid test antigen Covid-19 di Bandara Internasional Kualanamu, beberapa waktu lalu.

RAPID TEST: Petugas medis sedang melakukan rapid tes antigen drive thru di Lapangan Merdeka Medan, Senin (3/5). M. Idris/Sumut Pos.

Lina, petugas rapid test antigen di Lapangan Merdeka Medan mengatakan, setiap alat rapid test diperlihatkan segelnya kepada pasien, yang menunjukkan bahwa alatnya masih baru dan belum pernah dipergunakan oleh orang lain.

Kemudian, petugas membuka alat rapid di hadapan setiap pasien yang datang dan telah mendaftar. Dan setelah digunakan pasien, alat rapid test antigen tersebut langsung dipatahkan.

“Kita beri tahu, bahwa alat ini baru dan masih bersegel. Lalu setelah digunakan si pasien, alat tersebut kita patahkan dan buang ke tong sampah yang disediakan,” ujar Lina diwawancarai, Senin (3/5).

Disebutkannya, biaya rapid test antigen tidak berubah, dan masih sekitar Rp150.000. “Biaya masih sama. Sejauh ini kita melayani sekitar 400 orang per harinya,” kata Lina.

Manager Operation Control PT SSK, Uedhashi Mayumi Sato, mengatakan, adanya layanan rapid test di Lapangan Merdeka untuk membantu masyarakat mempermudah melakukan rapid tes antigen. Untuk itu, dia mengucapkan terima kasih kepada gubernur Sumut dan walikota Medan serta dinas terkait.

Ia menegaskan, alat rapid test yang digunakan pihaknya selalu baru. “Setelah dipakai, langsung dipatahkan dan dibuang ke tempat pembuangan limbah medis yang disaksikan pasien,” ujar Mayumi didampingi Manager Operational Hendra Loren.

Salahseorang warga bernama Ricardo, yang mengikuti rapid test antigen di Lapangan Merdeka, mengaku baru pertama kalinya di tempat itu. Biasanya ia memilih melakukan swab antigen di PT Kimia Farma. Namun setelah mendengar kabar adanya penggunaan daur ulang alat rapid test antigen, dia lebih memilih lokasi lain untuk melakukan swab antigen.

“Sudah enggak percaya lagilah ya di tempat saya biasa. Jadi dengan adanya swab ini memudahkan saya lakukan untuk perjalanan kerja. Apalagi semua alat yang masih bersegel diperlihatkan ke saya,” ungkapnya.

Warga lainnya yang juga mengikuti rapid test di Lapangan Merdeka, Syahrudi Nasution menuturkan, dirinya disarankan perusahaannya untuk melakukan swab mandiri, karena sudah dua hari memiliki gejala kurang enak badan dan tidak selera makan. “Alhamdulillah hasilnya negatif. Namun begitu harus tetap waspada. Hasilnya sungguh cepat dan ini sangat membantu apalagi biayanya terjangkau,” ujarnya. (ris)

Jual Beli Jabatan di Kemenag Sumut: Nama Kepala MAN 3 Disebut-sebut

Ilustrasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sidang dugaan suap jual beli jabatan dengan terdakwa mantan Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Utara (Kemenag Sumut), H Iwan Zulhami, dan mantan Plt Kakan Kemenag Madina, Zainal Arifin Nasution, kemarin memasuki agenda keterangan saksi.

Ilustrasi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Polim Siregar, menghadirkan mantan Kasubag Ortala Kemenag Sumut, Tarmuji, sebagai saksi dalam sidang yang digelar virtual di Ruang Cakra 2 Pengadilan Tipikor Medan, Senin (3/5).

Dalam sidang itu, majelis hakim yang diketuai Bambang Joko Winarno, mencecar saksi apakah mengetahui apa hubungan antara terdakwa Iwan dan Zainal dengan Kepala MAN 3 Medan, Nurkholida Lubis. Sebab dalam dakwaan Jaksa, Nurkholidah disebut berperan besar dalam perkara dugaan jual beli jabatan tersebut.

“Kamu tau nggak orang yang bernama Nurkholida Lubis? Kepala MAN 3 Medan? Apa hubungannya dengan terdakwa Zainal dan Iwan?” tanya hakim anggota Felix Da Costa.

Tarmuji menjawab: kenal. Namun ia mengaku tidak tahu persis apa hubungan antara para terdakwa dan Nurkholida.

Lantas hakim kembali bertanya, apakah terdakwa Iwan memang akrab dengan para kepala sekolah Madrasah yang ada di Medan, termasuk Nurkholida.

“Kakanwil yang mengusulkan, Pak Hakim,” jawab saksi.

Dalam sidang itu, Tarmuji juga menjawab kalau sepengetahuannya Nurkholida kenal dengan kedua terdakwa. Namun ia mengaku tidak tau apakah para terdakwa dengan Nurkholida pernah melakukan pertemuan khusus atau tidak.

“Kalau ke kantor (Nurkholida) ada. Tapi nggak tau bertemu dengan terdakwa atau dengan yang lain,” bebernya.

Hakim kembali mencecar apa hubungan Nurkholida dengan para terdakwa. Ssebab dalam dakwaan Jaksa, Nurkholida disebut-sebut sebagai perantara antara Iwan dan Zainal dalam memuluskan jual jabatan tersebut.

“Nukholida sepengetahuan saksi apakah sering berhubungan dengan calon-calon kepala?” cecar hakim kembali.

“Nggak tau, Pak. Yang saya tau, dia Kepala MAN 8,” jawab saksi.

Lantas terkait perkara ini, hakim kembali bertanya apakah saksi mengetahui, bahwa untuk penempatan posisi kepala kantor di kabupaten, calon harus menyetor sejumlah uang.

Tarmuji kembali menjawab tidak tau.

Dalam sidang itu, Tarmuji juga mengungkapkan bahwa ia kerap diminta melakukan pergantian jabatan, bahkan sebulan sekali ada saja yang dimutasi. “Selama menjabat, lupa Pak berapa kali. Tapi setiap bulan ada saja. Namun setelah Januari 2020, hanya ada satu,” ungkapnya.

Usai mendengar keterangan saksi, majelis hakim pun menunda sidang pekan depan.

Di luar sidang, Mahadi, selaku kuasa hukum terdakwa Zainal Arifin mengatakan, pihaknya berencana akan melaporkan Kepala MAN 3 Medan, Nurkholida Lubis, ke Polda Sumut. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penipuan terkait janji-janji yang diberikan Nurkholida kepada Zainal Arifin, terkait jabatan Kepala Kanwil Kemenag Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

“Kita akan melaporkan secepatnya dugaan penipuan yang dilakukan oleh Nurkholida ini. Berhubung ini suasana puasa, kita masih mencari waktu yang tepat untuk melaporkannya,” kata Mahadi kepada wartawan.

Atas kasus ini, kedua terdakwa sebagaimana diatur dan diancam melanggar Pasal 5 ayat 1 dan ayat 2 atau Pasal 11 dan 13 UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (man)

Sinergi Dengan Kemenparekraf, BRI Luncurkan Debit BRI Wisata Nusantara

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – BRI bersinergi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI untuk meningkatkan pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal tersebut ditandai dengan diluncurkannya Co-branding Debit BRI Wisata Nusantara. Diselenggarakan di Berlin Gastro Kitchen & Pool Bar, Kuta, Bali, Senin (03/05/21), acara ini dihadiri oleh Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI Nia Niscaya dan Division Head Mass Funding Division BRI Wahyudi Darmawan.

Division Head Mass Funding Division BRI BRI Wahyudi Darmawan mengungkapkan bahwa peluncuran Co-Branding Debit BRI Wisata Nusantara ini merupakan tindaklanjut dari MOU dan PKS yang sebelumnya telah di tanda tangani oleh BRI dan Kemenparekraf pada akhir 2020 lalu. “Melalui launching ini kami ingin berperan dalam mendukung peningkatan ekonomi pariwisata dan peningkatan jumlah wisatawan dalam negeri,” imbuhnya.

Debit BRI Wisata Nusantara merupakan Kartu Debit dan Co-Branding wisata nusantara yang bertemakan wisata nusantara dan mencantumkan logo Wonderful Indonesia. Kartu Debit Wisata Nusantara ini diperuntukkan untuk nasabah usia sekolah (SMP dan SMA) yang diperuntukan sebagai tabungan karya wisata sekolah.

Nantinya dalam melakukan kegiatan pemasaran Co-branding Debit BRI Wisata Nusantara ini BRI akan menjalin kerjasama dengan sekolah-sekolah. Adapun untuk tujuan karya wisata diutamakan destinasi-destinasi wisata dalam negeri untuk menggerakkan ekonomi pariwisata yang cukup besar terkena efek pandemi Covid-19.

Untuk mendapatkan Co-Branding Debit BRI Wisata Nusantara caranya cukup mudah, dimana masyarakat cukup membuka tabungan bundling antara Tabungan BRI BritAma dengan Tabungan BRI BritAma Rencana. Tabungan BRI BritAma sebagai tabungan induk yang difasilitasi kartu Co-Branding yang desainnya bertemakan destinasi wisata nusantara dengan logo Wonderful Indonesia, sedangkan Tabungan BRI BritAma Rencana digunakan untuk tabungan perencanaan biaya perjalanan karya wisata. Para nasabah juga tidak perlu khawatir karena dengan membuka Tabungan BRI BritAma tersebut akan mendapatkan fasilitas asuransi Personal Accident gratis.

Adapun untuk Desain Co-Branding Debit BRI Wisata Nusantara terdapat 5 pilihan design kartu khusus yaitu Design Pulau Bali; Bratan Pura Bali; Ranukumbolo Malang Jawa Timur; Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur dan Bunaken Manado Sulawesi Utara. Selain memiliki design khusus, Kartu Debit Co-Branding ini dilengkapi dengan fitur menarik lainnya, diantaranya adalah promo merchant Kerjasama di theme park, hotel, pusat oleh-oleh dan restoran.

“Kami optimistis bahwa dengan adanya launcing Co-Branding Debit BRI Wisata Nusantara ini dapat mendukung upaya Pemulihan Ekonomi Nasional terutama dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” tutup Wahyudi Darmawaan.

Longsor di Areal PLTA Batangtoru-Tapsel, Poldasu: 8 Korban Telah Dievakuasi

LONGSOR: Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, saat meninjau lokasi longsor di areal proyek PLTA Batangtoru, Desa Marancar, Tapsel, Minggu (2/5). Hingga kemarin, tim gabungan telah menemukan 8 jenazah korban tertimbun longsor.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dari 13 korban tertimbun longsor di areal proyek PLTA Batangtoru, Desa Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), hingga hari kelima, masih 8 korban yang ditemukan dan dievakuasi oleh tim gabungan, terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, masyarakat, perusahaan dan pihak terkait lainnya.

LONGSOR: Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, saat meninjau lokasi longsor di areal proyek PLTA Batangtoru, Desa Marancar, Tapsel, Minggu (2/5). Hingga kemarin, tim gabungan telah menemukan 8 jenazah korban tertimbun longsor.

“Korban longsor yang ditemukan total sudah 8 orang,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, kepada Sumut Pos di Medan, Senin (3/5).

Data diperoleh, kedua korban yang ditemukan petugas gabungan yakni atas nama Yasmani Halawa, perempuan berusia 50 tahun (ditemukan 2 Mei pukul 10.50 WIB); dan Nursofiah, perempuan berusia 12 tahun (ditemukan 2 Mei pukul 11.08 WIB).

“Sisa lima orang korban lagi atas nama Elmawati Waruwu, perempuan berusia 31 tahun, Jupiter Gulo, laki-laki berusia 10 tahun, dan Risda Gulo, perempuan berusia 2,5 tahun. Sedangkan dua korban lainnya, masih dilakukan identifikasi,” terang Kepala Bidang Penanganan Darurat dan Peralatan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Fahri Azhari menjawab Sumut Pos, tadi malam.

Hingga H5 longsor, kata dia, tim gabungan masih terus melakukan pencarian korban, hingga beberapa hari ke depan. “Masih pencarian. Namun sejumlah tim sudah kembali, mengingat sulitnya sinyal komunikasi untuk membuat laporan di lokasi kejadian,” kata Fahri. Pihaknya masih menunggu laporan dari tim di lapangan, sekaitan hasil pencarian.

“Jika ada informasi terbaru terutama menyangkut korban yang berhasil kami temukan, akan segera saya kabari. Tim gabungan akan terus melakukan pencairan esok hari dan semoga ada perkembangan di lapangan,” katanya.

Gubsu Edy Rahmayadi sebelumnya meminta upaya evakuasi korban dilakukan lebih optimal dan terpadu, dengan mengerahkan seluruh potensi yang ada dan melibatkan berbagai pihak terkait. Begitupun tetap memerhatikan keselamatan, karena kondisi lokasi bencana masih rawan.

“Evakuasi korban harus kita lakukan lebih optimal dan terpadu, dengan harapan seluruh korban hilang dapat segera ditemukan seluruhnya,” ujarnya saat meninjau ke lokasi bencana longsor.

Hingga kini, tim gabungan masih menyelidiki penyebab musibah tanah longsor yang terjadi pada Kamis (29/4) sekira pukul 06.30 WIB tersebut. Namun dugaan sementara, karena faktor alam. Di mana saat itu wilayah Tapsel sedang dilanda hujan sejak siang hari.

Setelah terjadi banjir lumpur, pukul 06.30, sebagian material longsor jatuh ke dasar Sungai Batangtoru, mengakibatkan 13 korban terbawa dan tertimbun longsor. Hingga kini, tim gabungan masih terus berupaya mencari 5 lagi korban yang belum ditemukan.

10 Korban Masih Sekeluarga

Informasi dihimpun, dari 13 orang korban yang tertimbun longsor di area proyek PLTA Batangtoru, 10 orang di antaranya masih satu keluarga.

Adapun 5 dari 8 korban yang ditemukan, sudah berhasil diidentifikasi. Mereka masih berasal dari satu keluarga. Sementara, tiga korban lainnya masih dalam proses otopsi di Rumah Sakit Umum (RSU) Sipirok, Tapsel.

“Ya benar itu. Mereka masih satu keluarga,” kata Humas Pemkab Tapanuli Selatan, Isnut Siregar, Senin (3/5).

Nama-nama korban yang tertimbun longsor berdasarkan rilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, yakni: 1. Anius Waruwu (60); 2. Yasmani Halawa (50); 3. Elmawati Waruwu (anak perempuan) usia 31 tahun; 4. Jupiter Gulo (anak Elmawati) berusia 10 tahun; 5. Novita Gulo (anak dari Elmawati) berusia 8 tahun; 6. Sultan Fahri (anak dari Elmawati) berusia 6 tahun; 7. Rio (anak dari Elmawati) berusia 4 tahun; 8. Risda (anak dari Elmawati) berusia 2,5 tahun; 9. Nursofiah (cucu) berusia 12 tahun; 10. Sadarman Kristian (cucu) berusia 14 tahun.

Kemudian, tiga korban dari pekerja PLTA Batangtoru merupakan karyawan Shinohydro, yakni 1. Mister Long (WN China); 2. Dolan Sitompul; dan 3. Doly Sitompul.

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, meminta tim gabungan yang terdiri dari Polres Tapanuli Selatan, TNI, BPBD, Batalyon C Brimob Polda Sumut, dan Basarnas agar menangani bencana alam tanah longsor di Batangtoru dengan cepat dan tepat.

“Kerahkan segala kemampuan kalian dengan baik, lakukan penanganan korban dengan tepat dan bekerjasama dalam melakukan SAR,” tegasnya, Minggu.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Medan Toto Mulyono menyebutkan saat ini, pencarian masih dilanjutkan dengan menggunakan excavator 2 unit milik PLTA dan K9 dari Dit Samapta Polda Sumut.

Diketahui, longsor yang terjadi di kawasan PLTA Batangtoru, Desa Marancar pada Kamis (29/4), diduga akibat hujan deras yang terjadi sejak siang hari. (mag-1/prn/bbs)

Varian Covid-19 India Belum Terdeteksi di Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satgas Penanganan Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) memastikan, varian Covid-19 India atau yang disebut B.1.617 belum ada terdeteksi di Sumut. Meski demikian, masyarakat diminta tetap berhati-hati dan mengantisipasi, karena varian dimaksud sudah masuk ke beberapa wilayah Indonesia.

“Sampai sejauh ini virus corona varian India itu belum ada kita deteksi,” ujar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah, Senin (3/5)n

Aris mengakui, untuk mengontrol masuknya virus itu cukup sulit. Sebab, kawasan Pulau Sumatera yang merupakan pintu gerbang jalur laut, memudahkan orang untuk perjalanan keluar atau masuk.

Disinggung apakah ada penanganan khusus terkait varian corona India tersebut, Aris menyatakan, masih berpedoman pada edaran yang digunakan BPBD selama ini. Artinya, penanganan untuk virus corona mutasi India ini diperlakukan sama dengan Covid-19 pada umumnya. “Penanganan khusus belum ada. Masih normal untuk penanganan Covid-19,” jelas Aris.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar terus waspada terhadap penularan Covid-19. Di samping itu, juga diingatkan supaya tetap konsisten menerapkan perilaku 5M.

Lebih jauh Aris menyampaikan, sampai saat ini penularan Covid-19 di Sumut telah menginfeksi 29.590 orang, setelah didapatkan 68 kasus baru terkonfirmasi positif. Penambahan kasus baru tersebut diperoleh dari 7 kabupaten/kota, yaitu Medan 30 kasus, Deliserdang 15 kasus, Karo 7 kasus, Padangsidimpuan 5 kasus, Tapanuli Utara 5 kasus, Batu Bara 5 kasus, dan Dairi 1 kasus.

Sedangkan angka kesembuhan jumlahnya kini telah mencapai 26.310 orang, setelah didapatkan penambahan 60 kasus baru. Antara lain, diperoleh dari Batu Bara 26 orang, Medan 23 orang, Karo 7 orang, dan Tapanuli Utara 4 orang. “Untuk kasus kematian kini berjumlah 976 orang setelah bertambah 1 kasus baru dari Deli Serdang. Dengan demikian, saat ini kasus aktif Covid-19 di Sumut berjumlah 2.304 orang yang menjalani isolasi di rumah sakit dan secara mandiri. Sementara kasus suspek akumulasinya 818 orang setelah berkurang 21 kasus,” tandasnya.

Diketahui, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan terdapat dua varian baru Covid-19 yang masuk ke Indonesia. Varian Covid-19 tersebut berasal dari India dan Afrika Selatan yang telah ditemukan di Jakarta dan Bali.

“Sudah ada mutasi baru yang masuk yaitu mutasi dari India, ada 2 insiden yang sudah kita lihat dua-duanya di Jakarta dan satu insiden untuk mutasi dari Afrika Selatan yang masuk, itu yang ada di Bali,” kata Budi Gunadi usai rapat terbatas di kantor presiden, Jakarta, Senin (3/5).

Dua mutasi virus Corona atau SARS-CoV-2 tersebut, kata Budi, memiliki tingkat penularan yang relatif tinggi. Menurut Menkes, penyebaran atau pergerakannya sangat diperhatikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). “Ini harus kita jaga mumpung masih sedikit karena mereka pasti akan segera menyebar karena penularannya relatif lebih tinggi daripada yang lain,” katanya.

Dengan temuan insiden mutasi virus tersebut, Budi mengatakan, total terdapat 13 insiden mutasi virus di Indonesia, termasuk insiden mutasi virus asal Inggris. Untuk mengantisipasi penyebaran mutasi virus tersebut, Menkes meminta upaya 3 T yakni testing, tracing, dan treatment oleh petugas dilakukan dengan disiplin dan masif. Selain itu, juga masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Apapun virusnya apapun mutasinya kalau kita disiplin protokol kesehatannya memakai masker mencuci tangan menjaga jarak Insyaallah harusnya penularan tidak terjadi,” pungkasnya.

WNA Asal India Dilarang Masuk

Sementara itu, menyusul lonjakan kasus Covid-19 yang sangat tinggi di India selama dua minggu terakhir, pihak Imigrasi dan Pemprov Sumut sepakat untuk tidak memberi izin masuk terhadap warga negara asing (WNA) terutama asal India.

Kepala Kantor Imigrasi Klas I Medan, Tato J Hidayawan, mengatakan larangan itu telah diatur dalam Peraturan Menkumham No.26/2020 tentang Visa dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

“Seminggu ini lagi hot pandemi dari India. Langsung kita action, dari direktorat, pak dirjen sudah perintahkan supaya WNA, terutama India tak boleh masuk. Tanpa terkecuali. Pokoknya nggak ada urusan,” tegas Tato menjawab wartawan usai bersilaturahmi dengan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi di Rumah Dinas Gubsu, Jalan Sudirman Medan, Senin (3/5).

Selama pandemi Covid-19, kata dia, penerbangan dari dan ke luar negeri melalui Bandara Internasional Kualanamu terbatas. Namun, pihaknya tetap siaga mengawasi agar WNA terutama yang datang dari India, demi mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

“Dari Kualanamu memang belum ada. Dan jangan sampai ada. Tapi kalau di Soekarno Hatta ada. Lagian, Medan belum ada penerbangan ke luar negeri. Hanya beberapa saja charter flight. Dan pengembalian WNI kita dari Malaysia. Patriasi belum ada. Ke Sumut sama sekali nggak ada,” ungkapnya.

Untuk mengawasi hal tersebut, Imigrasi mengaku tidak bekerja sendiri. Imigrasi telah menjalin koordinasi dengan TNI Angkatan Laut, kepolisian serta tim PORA (Pengawasan Orang Asing) untuk memastikan tidak ada WNA yang masuk ke Sumut selamat pandemi Covid-19.

Tato menjelaskan, kedatangannya ke rumdis Gubsu hanya untuk bersilaturahim dengan orang nomor satu di Pemprov Sumut tersebut, pascamenjabat sebagai Kakanim Klas I Medan sejak Februari 2021 lalu.

“Yang pasti saya selaku warga baru di Medan, silaturahim kepada beliau. Saya matur ke bapak, sowan, silaturahim, mohon arahan, mohon petunjuk. Dan ada juga beberapa yang berkaitan dengan tugas pokok kita dalam hal pengawasan orang asing,” pungkasnya.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sebelumnya menyampaikan, hasil pertemuan dengan kakanim Klas I Medan membahas tentang kedatangan orang dari luar negeri ke Sumut.

“Kita memastikan bahwa orang-orang yang dari luar itu, WNI untuk diisolasi. Dipastikan apapun alasannya, dia harus diisolasi selama 2 minggu, 14 hari,” katanya. (ris/prn)

Daerah Lakukan Penyekatan Lokal, Berlaku Mulai 6-17 Mei

MUDIK: Seribu lebih penumpang dari Batam, Tanjungbalai Karimun dan Jakarta, tiba di Terminal Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, Senin (3/5) siang. Mereka mudik sebelum larangan mudik diberlakukan mulai 6 Mei mendatang.fachril/sumut pos.

SUMUTPOS.CO – Menindaklanjuti kebijakan pemerintah yang melarang mudik Lebaran 2021 demi meminimalisir penyebaran Covid-19, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) akan menerapkan penyekatan di 73 titik jalur antarprovinsi, dimulai 6 hingga 24 Mei mendatang. Tak hanya jalur antarprovinsi, sejumlah kepala daerah di Sumut pun telah mengeluarkan kebijakan penyekatan lokal.

MUDIK: Seribu lebih penumpang dari Batam, Tanjungbalai Karimun dan Jakarta, tiba di Terminal Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, Senin (3/5) siang. Mereka mudik sebelum larangan mudik diberlakukan mulai 6 Mei mendatang.fachril/sumut pos.

“JAJARAN Direktorat Lalulintas (Dirlantas) Polda Sumut dan unsur Forkopimda akan melakukan penyekatan secara ketat di 7 pintu masuk Sumatera Utara mulai 6-17 Mei 2021. Hal itu untuk menghindari datangnya pemudik berkaitan dengan peniadaan mudik Lebaran 2021,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, di Medan, Senin (3/5).

Adapun 7 pintu masuk yang disekat adalah Besitang (Langkat)-Kuala Simpang (Aceh), Barus (Tapteng)-Singkil (Aceh), Gajah Putih (Pakpak Bharat)- Subulussalam (Aceh) dan Tanah Pinem (Dairi)-Kotacane (Aceh).

Kemudian Kota Pinang (Labusel)-Bagan Batu (Riau), Sibuhuan (Padang Lawas)-Pasir Pangaraian (Riau), dan Simpang Gambur (Madina)-Sumatera Barat. Pintu masuk itu akan dijaga 24 jam oleh TNI/Polri. “Bagi siapa yang nekad melanggar, akan disuruh putar balik. Jika ngotot ingin masuk ke Sumut, akan diisolasi selama 5 hari. Pemkab/Pemko sudah menyiapkan tempat isolasi,” katanya.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumut, Kombes Pol Valentino Tatareda menyebutkan, pos penyekatan selain berada di perbatasan Sumut, juga didirikan di perbatasan kabupaten/kota yang ada di Sumut, kecuali Medan, Binjai, Deliserdang, dan Karo (Mebidangro).

“Ada 73 posko di perbatasan provinsi dan kabupaten/kota. Tanggal 6 Mei sudah dilakukan pengetatan. Kami perkirakan, weekend menjelang hari raya, banyak masyarakat yang akan mudik,” jelas Valentino.

Daerah Lakukan Penyekatan

Dari Tebingtinggi, Satgas Covid-19 Kota menerbitkan Surat Edaran tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijrah. Surat Edaran ditandatangai Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan, selaku Ketua Satgas Covid-19 Kota Tebingtinggi.

“Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Satgas Covid-19 secara resmi menerbitkan Surat Edaran yang meniadakan perjalan mudik bagi seluruh warga dan masyarakat sejak 6 Mei-17 Mei 2021,” kata Jubir Pemko Tebingtinggi, Dedi Parulian Siagian, Senin (3/5), di Rumah Dinas Wali Kota Tebingtinggi..

Dalam surat itu diatur tentang ketentuan-ketentuan bagi orang yang melakukan perjalanan lintas Kota/Kabupaten/Provinsi. Akan ada beberapa pos-pos penjagaan di perbatasan Kota Tebingtinggi. Sejumlah jalur akan disekat.

“Pengecualian diberikan bagi kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan kepentingan mendesak atau yang bersifat non-mudik. Seperti perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil, dan kepentingan persalinan.

Pengecualian pelaku perjalanan bagi pegawai ASN, BUMN, BUMD yang menunjukkan surat izin perjalanan tertulis atau Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang dikeluarkan oleh atasan setingkat Pejabat Eselon II. Demikian juga bagi pekerja swasta, sektoral informal dan masyarakat umum.

“Selain SIKM , surat keterangan negatif Covid-19 dengan Rapid Test Antigen yang berlaku 1 X 24 jam juga harus dimiliki oleh pelaku perjalanan. Surat itu harus ditunjukkan di setiap Pos Pemeriksaan yang dilintasi,” ujarnya.

Pemko Tebingtinggi berharap, masyarakat dapat menjalankan ketentuan-ketentuan dalam surat edaran tersebut, dengan tetap menjalankan prokes dalam setiap aktivitas, khususnya dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadan dan juga Salat Idul Fitri.

“Kepada masyarakat, agar dapat menjalankan surat edaran ini dengan sebaik-baiknya. Lakukan silaturahim secara virtual. Batasi pertemuan fisik dengan kerabat yang berbeda rumah. Tetap menjalankan Prokes 5M secara ketat dan disiplin, karena cara terbaik memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini dengan menegakkan Prokes 5M dalam setiap aktifitas. Mari bersama-sama jaga diri, keluarga dan lingkungan. Bersama kita pasti bisa,” tutupnya.

Labuhanbatu Sekat 5 Titik

Selain Tebingtinggi, Pemkab Labuhanbatu juga memberlakukan larangan mudik Lebaran 2021.

Pemkab Labuhanbatu, bersama Polres Labuhanbatu dan Kodim 0209/LB, akan melakukan penyekatan di tiga titik wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Yakni perbatasan dengan Kabupaten Asahan, Torgamba, dan di perbatasan Tapsel.

Tim gabungan Polres, Sub Den Pom 1/1-2, dan Pemkab Rantauprapat akan melakukan penyekatan di 5 titik yang tersebar di wilayah Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, dan Labuhanbatu Utara. Yakni, Pos Penyekatan III di Jalan Jend. Sudirman Kelurahan Aek Kanopan Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara KM. 218 219 Medan – Rantauprapat (pos cek pont lintas batas Kabupaten Asahan).

Kemudian, Pos Pantau I di Pos Kota Simpang Empat jalan Jend. Sudirman Rantauprapat Labuhanbatu KM 288-289 Medan-Kotopinang. Lalu, Pos Pantau II di Pelabuhan Tanjung Sarang Elang Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu.

Di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan personel Sub Den Pom 1/1-5 Cikampak bergabung dengan personel Polres Labuhanbatu dan instansi terkait melakukan tugas penyekatan di Pos Penyekatan di Jalinsum Desa Sel Berumur Kec Torgamba Kab. Labuhanbatu Selatan KM. 365-356 Medan-Bagan Batu dan Pos Penyekatan II (dua), Dusun Aman Makmur Desa Hajoran Kec. Sungai Kanan Kab Labuhanbatu Selatan KM 375-376 (pos cek point tintas Kabupaten Paluta).

Sekdakab Labuhanbatu, Muhammad Yusuf Siagian, berharap kepada seluruh masyarakat Labuhanbatu untuk mendukung kinerja pemerintah memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Hal itu disampaikannya usai mengikuti video conference dengan Mendagri, Tito Karnavian, terkait kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19.

Dairi Imbau Tidak Mudik

Dari Dairi, Bupati Dr Eddy Keleng Ate Berutu, juga mengeluarkan surat edaran tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri. Alasannya, sebagai upaya pengendalian Covid-19.

“Surat edaran mengatur pengetatan persyaratan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN), yakni selama H-14 dan H+7 peniadaan mudik,” kata Kadis Komunikasi dan Informatika Dairi, Rahmatsyah Munthe, dalam siaran persnya, Senin (3/5).

Bupati Eddy KA Berutu selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19, mengajak masyarakat mengikuti aturan pemerintah perihal larangan mudik Lebaran 2021. Seluruh masyarakat Dairi yang ada di perantauan, diminta tidak mudik.

“Kita dukung kebijakan pemerintah pusat dengan mengoptimalkan pengamanan. Saya harap kita bersabar untuk tidak mudik dulu tahun ini. Semoga tahun depan semuanya sudah membaik, dan kita dapat berkumpul kembali bersama keluarga untuk merayakan Lebaran,” ucap Bupati.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat bekerjasama dengan Satgas melakukan pencegahan penyebaran Covid-19, sehingga dapat segera memulihkan keadaan sosial dan perekonomian masyarakat. “Mari tetap patuhi protokol kesehatan dengan 5 M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, serta mengurangi mobilitas kegiatan,” ucap Eddy.

Bupati juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Dairi menjadi contoh bagi masyarakat dengan tidak mudik lebaran.

Angkutan Barang Meningkat

Dari Binjai, larangan mudik berdampak kepada sejumlah sektor. Salahsatunya, penjualan tiket bus antar kota dan provinsi di Kota Binjai. Penjualan tiket bus diprediksi anjlok hingga 200 persen, dan sudah menurun sejak pandemi Covid-19 tahun lalu.

“Penjualan tiket menurun hampir 200 persen,” ujar agen penjualan tiket PT Bilah Pane Sejati, Robi, di Terminal Bus Binjai, Jalan Ikan Paus, Kelurahan Tanah Tinggi, Binjai Timur, Senin (3/5).

Anjloknya penjualan tiket sudah terjadi sejak setahun lalu. Dan terkait larangan mudik, perjalanan bus lintas provinsi akan berhenti beroperasi mulai Selasa (4/5) hari ini.

“Hanya angkutan barang yang diperbolehkan melintas selama larangan mudik diberlakukan. Besok (hari ini, Red) terakhir kami berangkat, dan tanggal 18 Mei baru diperbolehkan lagi berangkat,” jelasnya.

Namun untuk angkutan pengiriman barang, penjualan tiket cenderung mengalami peningkatan. “Kalau untuk angkutan barang ada peningkatan, karena larangan hanya kepada penumpang saja,” ujar dia.

Imbas larangan mudik ini diakuinya menyulitkan pengusaha angkutan. “Kami jadi sulit sejak adanya ini. Tapi ya mau gimana lagi? Tetap harus mengikuti aturan,” beber dia.

Meski demikian, lintas dalam kota Binjai belum berdampak signifikan. Angkutan penumpang masih dapat dilakukan untuk lintas dalam kota. Pemerintah Kota Binjai belum memberikan informasi mengenai sekat dalam kota.

“Kalau lintas dalam kota, kami masih angkut orang. Mebidangro kan dibolehkan. Nggak tahu kalau ke Langkat ya. Karena belum ada diinformasikan pemerintah,” tukas Robi.

Ribuan Penumpang KM Kelud Tiba di Belawan

Jelang pemberlakuan larangan mudik per 6 Mei, ribuan penumpang dari Batam, Tanjungbalai Karimun, dan Jakarta memanfaatkan jadwal keberangkatan KM Kelud. Tercatat 1.144 penumpang tiba di Terminal Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, Senin (3/5) siang.

Pantauan di lapangan, ribuan penumpang tampak memadati Terminal Bandar Deli. Seluruh penumpang yang turun mendapat pengawasan dari petugas keamanan dan tim Satgas Covid-19 Pelabuhan Belawan.

Setiap penumpang yang akan keluar dari terminal terlebih dahulu menunjukkan surat bebas Covid-19 kepada petugas KKP. Selama berlangsungnya pengawasan, tidak ditemukan masalah dari penumpang yang turun dari KM Kelud.

“Saya rencana mau lebaranan bersama orangtua di Pakam. Saya dan anak saja yang berangkat, suami tidak bisa ikut karena belum libur kerja. Kami berangkat sekarang, karena hari ini jadwal KM Kelud berangkat bawa penumpang,” ucap salahsatu penumpang dari Batam, Suwarni.

Hal senada juga dikatakan Surih. Ibu rumah tangga ini memanfaatkan jadwal keberangkatan KM Kelud terakhir, agar dirinya bersama tiga anaknya bisa menikmati liburan Idul Fitri di Medan.

“Saya setiap tahun selalu lebaran di Medan. Untung saja, kami dapat tiket Kelud yang terakhir. Kalau minggu depan, pasti tidak bisa lagi. Nanti balik ke Batam kami naik Kelud lagi. Tapi kami tunggu habis masa larangan mudik biar bisa pulang,” cetus wanita berusia 51 tahun ini.

Kepala Seksi Operasional PT Pelni Medan, Harpin Simamora mengatakan, jumlah penumpang yang tiba di Belawan sebanyak 1.144 orang, sudah sesuai dengan kapasitas 50 persen selama masa pandemi Covid-19.

“Jadi, KM Kelud mulai minggu depan tidak lagi membawa penumpang. Namun, tetap beroperasi membawa logistik jelang lebaran. Besok, KM Kelud kembali berangkat membawa penumpang ke Batam dan Jakarta,” jelasnya. (mag-01/ian/fdh/rud/ted/fac)