31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 3518

Wali Kota Tebingtinggi Tinjau Bedah Rumah Taruna Latsitardanus

TINJAU: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan ketika meninjau bedah rumah oleh Taruna Latsitardanus.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Danramil 13 Kapten Inf Budiono meninjau langsung kegiatan bedah rumah oleh Taruna Latsitardanus ke-41 Tahun 2021 di Lingkungan I, Kelurahan Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Jumat (15/4).

TINJAU: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan ketika meninjau bedah rumah oleh Taruna Latsitardanus.

Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan, kunjungan ke lokasi ini dalam rangkaian melihat langsung kerja dari para Taruna Latsitardanus ke-41 dari Satlak Elang Kompi 4 yang ada di Tebingtinggi, yang membangun rumah tidak layak huni bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Pembangunan rumah ini seperti yang kita lihat, progresnya sekarang sudah mencapai 75 persen menuju 80 persen. Kemajuannya cukup signifikan, dan kita harapkan nanti selesai bisa pada tanggal 21 nanti semua sudah selesai. Namun kalau bisa selesai lebih cepat itu lebih baik,” harap Umar.

Sedangkan pemilik rumah, Nurlia yang sehari hari bekerja di SPBU ini sangat senang rumahnya dapat program Bedah Rumah oleh Taruna Latsitardanus.

“Alhamdulillah atas rezeki yang Tuhan berikan kepada saya, dan saya mengucapkan terimakasih, semoga Kota Tebingtinggi ini lebih maju dan lebih sejahtera. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada bapak bapak Taruna yang telah bersedia membantu membangun rumah saya,” ujar Nurlia.

Nurlia juga berharap, semoga apa yang dilakukan Taruna ini merupakan bukti karya bakti kepada warga masyarakat yang membutuhkan.

“TNI dan Polri hadir untuk masyarakat, semoga kedepan bapak-bapak sukses dalam melaksanakan tugas yang diamanahkan dan selalu dalam lindungan Yang Kuasa,” ucap Nurlia. (ian)

Laboratorium DLH Dipertanyakan, Pj Bupati Labuhanbatu Serap Masukan dari Pimpinan Perusahaan

PERTEMUAN: Pj Bupati Labuhanbatu Muliyadi Simatupang melakukan pertemuan dengan sejumlah pimpinan perusahaan yang ada di Labuhabatu, Rabu (14/4) lalu. FAJAR DAME HARAHAP.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Labuhanbatu berharap, Pemkab dapat memberikan kenyamanan bagi mereka dalam beroperasi. Selain itu, mereka juga mempertanyakan standarisasi laboratorium milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Labuhanbatu.

PERTEMUAN: Pj Bupati Labuhanbatu Muliyadi Simatupang melakukan pertemuan dengan sejumlah pimpinan perusahaan yang ada di Labuhabatu, Rabu (14/4) lalu. FAJAR DAME HARAHAP.

Hal ini terungkap saat Pj Bupati Labuhanbatu, Muliyadi Simatupang mengelar pertemuan dengan sejumlah pimpinan perusahaan yang ada di kabupaten tersebut, guna menyerap aspirasi dan masukan untuk perbaikan ke depan. Pertemuan tersebut digelar di Ruang Data Kantor Bupati, Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat, Rabu (14/4) lalu.

Dalam kesempatan itu, Agus Hutapea dari PT Socpindo mempertanyakan masalah Laboratorium milik Dinas Lingkungan Hidup Labuhanbatu. “Apakah Laboratorium DLH Labuhanbatu memiliki sertifikasi, dan apa saja yang dapat diuji di Laboratorium DLH tersebut,” tanya Agus.

Sementara, Kepala Perwakilan PT Evans Grup, Yudi Prasetyo berharap, Pemkab Labuhanbatu dapat memberikan kenyamanan bagi perusahaan-perusahaan yang berada di sana. Yudi juga berharap agar jalan Aek Nabara Ajamu dapat dinaikkan status jalannya.

“Sehingga tidak ada lagi masalah kalau mobil pupuk dengan menggunakan truk tronton yang melintas tidak lagi dipermasalahkan oleh masyarakat,” jelas Yudi.

Menyikapi aspirasi dan masukan dari pimpinan perusahaan itu, Pj Bupati Labuhanbatu Mulyadi Simatupang menyampaikan, Pemkab Labuhanbatu akan selalu berusaha memberikan kenyamanan bagi perusahaan. Kalaupun ditemukan ada kesalahan yang dilakukan oleh perusahaan, diberikan waktu untuk melakukan perbaikan.

“Kalau perusahaan belum memiliki izin yang lengkap, maka pemerintahan memberikan kesempatan kepada perusahaan agar segera mengurus izinnya yeng belum lengkap,” katanya.

Muliyadi juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pimpinan perusahaan yang telah bersedia menghadiri undangan untuk melaksanakan silaturahmi dengannya. Selanjutnya, Mulyadi memerintahkan kepala DLH agar segera menyurati seluruh perusahaan yang ada di Labuhanbatu seperti apa keadaan Laboratorium yang dimiliki Pemkab. Agar perusahaan dapat menggunakan laboratorium DLH tersebut.

“Untuk Kepala DLH, boleh kita turun ke lapangan untuk mengecek keadaan perusahaan, kita turun ke lapangan agar jangan mencari kesalahan tetapi memberikan solusi agar diadakan perbaikan,” tegasnya.

Pj Bupati Labuhanbatu juga akan menganulir keluhan dari perwakilan perusahaan mengenai adanya informasi Hoax yang disebutkan merugikan perusahaan, ini akan dikoordinasikan dengan pihak Kominfo,” tandas Bupati. (fdh)

Antisipasi Tawuran Remaja, Polisi Patroli Subuh

ARAHAN: Personel Polres Binjai memberi arahan kepada remaja saat asmara subuh di Bulan Ramadan.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Keributan antar remaja saat asmara subuh di bulan suci Ramadan 1442 Hijriah, belakangan marak terjadi. Karenanya, Polres Binjai yang ketepatan mendapat perbantukan dari TNI melakukan patroli pada subuh hari.

ARAHAN: Personel Polres Binjai memberi arahan kepada remaja saat asmara subuh di Bulan Ramadan.

Menurut Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting, hal ini dilakukan sebagai bentuk mengantisipasi keributan antar kelompok remaja saat subuh. Patroli yang dilakukan ke sejumlah tempat rawan terjadi aksi kriminalitas.

Bahkan, jalan baru menuju pintu tol Medan-Binjai juga menjadi salah satu titik patroli. Pasalnya, wilayah tersebut kerap dijadikan lokasi balap liar.

Dia menambahkan, patroli saat subuh hari akan rutin dilakukan selama bulan suci Ramadan 1442 Hijriah. Dalam pelaksanaan patroli, petugas memberi imbauan protokol kesehatan.

“Imbauan-imbauan setiap pagi subuh terus dilakukan kepada remaja yang keluar dan berkumpul,” ujar dia, Jum’at (16/4).

Sejauh ini, pihaknya belum memberikan sanksi kepada para remaja yang ditemui saat asmara subuh. Namun apabila terjadi keributan yang disebabkan oleh para remaja saat asmara subuh, pihaknya dengan tegas akan mengambil sikap.

“Petugas akan memberikan nasehat kepada remaja yang berkumpul saat subuh hari,” tukasnya. (ted)

Sepekan, Sinabung 27 Kali Erupsi

ERUPSI: Gunung Sinabung terlihat kembali menyemburkan debu vulkanik ke udara. Dalam sepekan ini, Gunung Sinabung tercatat sudah 27 kali erupsi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam sepekan ini, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, tercatat sudah 27 kali erupsi. Terakhir, erupsi terjadi Jumat (16/4) pagi, sekitar pukul 08.57 WIB. Dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter.

ERUPSI: Gunung Sinabung terlihat kembali menyemburkan debu vulkanik ke udara. Dalam sepekan ini, Gunung Sinabung tercatat sudah 27 kali erupsi.

“Untuk situasi dalam seminggu terakhir, Gunung Sinbaung telah terjadi 27 kali gempa erupsi,” kata Petugas pos pengamatan gunung Api Sinabung, Asrori kepada wartawan, Jumat (16/4).

Asrori menjelaskan, dari puluhan kali erupsi dan teramati tinggi abu vulkanik mencapai 500-1.600 meter dari atas puncak. “Terpantau secara visual dari pos pengamatan dengan ketinggian kolom abu bervariasi antara 500-1.600 meter. Arah angin dominan ke arah timut dan timur laut,” jelas Asrori.

Kondisi ini dikatakan Asrori erupsi dalam beberapa pekan masih terus tinggi, mengingat kubah lava di puncak gunung masih cukup besar dan diperkirakan mencapai 4 juta kubik. Saat ini gunung Sinabung masih dalam status level III atau siaga.

Jika terjadi hujan abu, ia juga mengimbau masyarakat untuk memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Kemudian, menjaga dan mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh. “Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar,” tandasnya. (gus)

Tekan Penularan Covid-19 di Kabupaten Karo, Pemkab Susun Perbup soal Pesta Adat

RAKOR: Pemkab Karo menggelar Rakor untuk penerbitan Perbup yang mengatur pesta adat di Kabupaten Karo.

KARO, SUMUTPOS.CO – Pemkab Karo akan menerbitkan Peraturan Bupati (Perbub) tentang pelaksanaan tatanan normal baru pesta adat, pada masa pandemi Covid-19. Perbup ini diharapkan bisa menjadi jawaban atas kekhawatiran semakin meluasnya penularan pandemi Virus Corona di Kabupaten Karo.

RAKOR: Pemkab Karo menggelar Rakor untuk penerbitan Perbup yang mengatur pesta adat di Kabupaten Karo.

HAL ini terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula Kantor Bupati Karo Jalan Letjen Djamin Ginting Kabanjahe, Rabu (14/4) siang. Adapun draf Peraturan Bupati (Perbub) pelaksanaan tatanan normal baru yang menjadi acuan pesta adat pada masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Karo.

Selain ada sanksi hukum tegas, Draf Perbub mengatur tata cara penyelenggaraan dan jumlah kehadiran tamu pada pesta adat pernikahan “Mbaba Belo Selambar/Nganting Manuk/Lamaran” dalam Bab IV Pasal 6 menyebutkan yang hadir adalah, orang tua pengantin kedua belah pihak, pengantin, yang mewakili keluarga, sembuyak/senina, anak beru, kalimbubu dan mewakili lembaga agama 2 orang.

Sedangkan, tata cara penyelenggaraan kerja adat/pesta pernikahan, kematian dan mengket rumah (memasuki rumah baru) pada BAB VII pada pasal 7 yang terdiri terdiri dari 6 ayat, didalamnya disebutkan kehadiran tamu undangan hanya bisa 50 persen dari kapasitas jambur/gedung dan wajib mengikuti protokol kesehatan 3M, memakai masker (face shield), mencuci tangan dan menjaga jarak.

Berikutnya di ayat ke 3 disebutkan lagi, bagi pihak pengelola jambur/gedung wajib menyampaikan kegiatan kepada Satuan Gugus Tugas, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karo. Paling lama 3 hari sebelum kegiatan sudah diajukan melalui surat resmi. Bagi jambur/loost desa tentunya yang menyampaikan adalah anak beru.

Pasal 5 pedoman pelaksana tatanan normal baru pesta pada masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Karo pada pasal 4 ditujukan untuk, pengelola acara/gedung, penyelenggara dan pengunjung/tamu. Draf BAB VIII diatur juga sanksi administrasi pada Pasal 10 yang menegaskan pelaku usaha yang tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 dikenakan sanksi administrasi berupa,teguran lisan,teguran tertulis,penghentian sementara kegiatan hingga mencabut izin usaha dan/izin operasional bagi pemilik gedung.

Perbup ini dianggap penting untuk menekan laju penularan Covid-19 dan maraknya kegiatan pesta adat akhir akhir ini yang tidak mempedomani Prokes.

Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam arahannya menekankan agar Kepala Desa mensosialisasikan draf yang telah dibuat oleh dinas terkait. Aturan ini wajib diketahui, sebab bertujuan sangat baik, disamping itu menekan laju perkembangan Covid-19.

“Kita tau program pemerintah sedang digalakkan vaksinasi, sebagian sudah berjalan dan sebagian sedang berjalan, tentu hal ini bukan jaminan luput dari Covid-19. Akan tetapi melalui disiplin dan ikuti anjuran pemerintah, mudah- mudahan semua baik-baik saja,” tuturnya.

Ditegaskan bupati, isi draf Perbub ini secara signifikan tidak akan mengalami perubahan. Jika pun ada perbaikan hanya sedikit, dan secepatnya akan ditanda tangani. Namun demikian, Pemkab Karo tetap menerima masukan dan saran.

Kapolres Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono dan Dandim 0205 /TK Letkol Kav. Yuli Eko Hadyanto mengatakan telah sepakat akan menugaskan personel Polsek dan Koramil dalam memantau kegiatan pedoman pelaksanaan tatanan normal baru pesta adat pada masa pandemi Covid-19 di Kab. Karo.

Karena itu Yustinus meminta Kepala Desa sebagai aparatur yang dipercayakan negara dan garda terdepan di tengah masyarakat, supaya peka dan tetap menjadi agen pemulihan untuk mensosialisasikan draf ini. Sementara Kadis DPMD Abel Tarwai Tarigan mengatakan, pihaknya aka menindaklanjuti Draf Perbup ini dam mensosialisasikan kepada seluruh Camat dan Kades, se-Karo melalui rapat kordinasi. (deo)

Jelang HBP ke-57 Tahun, Lapas Binjai Gencar Gotong Royong

TEDDY AKBARI/SUMUT POS APEL: Kalapas Binjai, Maju Siburian (kiri) saat memimpin apel sebelum melakukan baksos jelang HBP ke 57 tahun.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pegawai dan Wargabinaan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Binjai kembali melakukan gotong royong bersih-bersih di lingkungannya, Jumat (16/4). Ini dilakukan Lapas Binjai jelang memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-57 tahun 2021 yang jatuh pada 27 April 2021.

TEDDY AKBARI/SUMUT POS APEL: Kalapas Binjai, Maju Siburian (kiri) saat memimpin apel sebelum melakukan baksos jelang HBP ke 57 tahun.

Baksos Lapas Binjai mengangkat tema Pemasyarakatan Sumut Bersih. Kalapas Binjai, Maju Amintas Siburian pun ikut pada kesempatan baksos tersebut.

Lingkungan dalam maupun luar Lapas Binjai turut menjadi perhatian atau objek yang dibersihkan. Seperti blok hunian, kantor dan fasilitas umum. Tak ketinggalan, juga dilakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan Lapas Binjai.

Maju mengucapkan terima kasih kepada wargabinaan yang telah turut serta melakukan baksos bersih-bersih tersebut. “Kegiatan hari ini sukses kita laksanakan. Di mana, Bakti Sosial Pas Sumut Bersih sesuai dengan rangkaian HBP ke 57,” kata Maju.

Maju menjelaskan, Lapas Binjai mengerahkan 50 orang petugas untuk melakukan baksos di Jum’at barokah yang berbahagia tersebut. Mereka terbagi dalam enam tim yang melakukan pembersihan terhadap lima blok di Lapas Binjai. “Kami juga melakukan penyemprotan disinfektan, membersihkan halaman depan kantor dan tempat ibadah,” beber dia.

Dia berharap, dengan telah berjalannya rangkaian peringatan HBP ke 57 tahun 2021 ini, hal tersebut dapat lebih menguatkan komitmen jajaran pemasyarakatan dalam bekerja dan capaian kinerja terpenuhi. “Juga sebagai bentuk meningkatkan motivasi dan memacu inovasi dalam mencapai tujuan sistem pemasyarakatan dan sebagai wujud partisipasi aktif jajaran pemasyarakatan dalam rangka penanggulangan penyebaran covid-19,” tukasnya. (ted)

Chelsea vs Manchester City, Top Performa

HADAPI: Pemain Manchester City, Raheem Sterling. Chelsea bakal meng-hadapi Manc-hester City di Wembley Stadium, Sabtu (17/4) malam.

SUMUTPOS.CO – Pertandingan sengit bakal terjadi pada babak semifinal Piala FA. Chelsea bakal menghadapi Manchester City di Wembley Stadium, Sabtu (17/4) malam.

HADAPI: Pemain Manchester City, Raheem Sterling. Chelsea bakal meng-hadapi Manc-hester City di Wembley Stadium, Sabtu (17/4) malam.

Kedua tim sedang dalam performa bagus. Chelsea saat ini berada memang di peringkat kelima klasemen Liga Primer Inggris. Meski demikian, The Blues sedang berada di performa yang baik karena baru lolos ke semifinal Liga Champions.

Hanya saja pada pertandingan leg kedua, Chelsea kalah dari Porto Namun pasukan Thomas Tuchel ini unggul agregat gol. Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel sempat menyesalkan kekalahan itu.

“Kami tahu, kami menampilkan permainan yang tidak menghibur dan tidak menarik untuk ditonton. Saya mengakui hal itu. Sebab, tidak mudah kala menghadapi tim yang hebat seperti Porto,” kata Tuchel.

Performa lebih gemilang justru ditampilkan Manchester City. The Citizens saat ini kokoh di puncak Liga Inggris. Selain itu, mereka juga lolos ke babak empat besar Liga Champions dengan cara meyakinkan.

Bahkan, Manchester City merupakan satu-satunya tim Inggris yang masih memiliki meraih juara di empat kompetisi berbeda. Selain Liga Inggris dan Piala FA, pasukan Pep Guardiola ini juga masih bersaing di Liga Champions dan Piala Carabao.

“Saya sangat senang untuk klub ini, untuk chairman, dan untuk para penggemar, semua orang,” kata Guardiola kepada BT Sport.

Pep Guardiola pun berharap pasukannya tetap menjaga peluang di empat kompetisi itu, termasuk Piala FA.

Namun Chelsea bukan lawan mudah. Berdasarkan catatan 11v11, Chelsea masih unggul dalam urusan head to head dengan City. The Blues mencatat 68 kemenangan dari 166 pertemuan kedua kubu. Sementara City hanya mengemas 59 kemenangan.

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, diprediksi akan mengandalkan peran N’Golo Kante sebagai jenderal lapangan tengah. Hanya Mateo Kovacic yang dikabarkan cedera sehingga Tuchel punya banyak pilihan pemain.

Hal serupa juga dialami City. Pep Guardiola bisa mengutak-atik formasi dengan leluasa karena hanya Sergio Aguero yang diragukan tampil.

Guardiola bisa menurunkan pemain anadalannya seperti Kevin De Bruyne, Raheem Sterling, dan Gabriel Jesus untuk mengacak-acak pertahanan Chelsea. (bbs/dek)

Gubsu Edy Soal Larangan Mudik: Lebaran & Tamasya di Rumah

Gubsu Edy Rahmayadi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seiring dengan Pemerintah Pusat, Provinsi Sumatera Utara memastikan telah melarang kegiatan mudik atau pulang kampung pada Lebaran 2021. Tujuannya untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 saat libur Lebaran tahun ini. Pemprov Sumut berharap masyarakat bisa mematuhi.

Gubsu Edy Rahmayadi.

“UNTUK Lebaran, semua kita putus ya. Cuti kita putus. Berlebaran kita putus. Sedapat mungkin dari tanggal 6 sampai 17 Mei itu. Ayolah kita berlebaran di rumah masing-masing. Bertamasya di halaman rumah masing-masing. Kita berdoa dari rumah masing-masing,” kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menjawab wartawan, Jumat (16/4).

Meski mudik dilarang, Pemprov Sumut tidak akan menutup lokasi objek-objek wisata demi menjaga keberlangsungan hidup para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumut. “Objek pariwisata bukan ditutup, tapi dibatasi. Karena ada rakyat kita di situ, ada UMKM-UMKM,” kata Edy.

Hanya saja, kata Edy, akan ada peraturan yang wajib dipatuhi oleh para pelaku pariwisata maupun calon pengunjung, diantaranya penerapan protokol kesehatan dan ketentuan lain seperti ketersedian tempat cuci tangan dan sebagainya.

Di samping itu, bila ada ditemukan kasus Covid-19 di lokasi wisata, pemerintah setempat bersama Satgas Covid-19 juga telah menyiagakan tim medis serta menyiapkan rumah sakit rujukan tempat pasien menjalani perawatan. “Sudah kita siapkan lokasi-lokasi, rumah sakit-rumah sakit untuk mengatasi hal tersebut,” ujarnya.

Penyekatan

Dishub Sumut sebelumnya mengungkapkan, kebijakan larangan mudik yang telah dikeluarkan pemerintah pusat, baru sebatas pengaturan mobilitas orang, bukan moda transportasinya.

“Tentang pengendalian kendaraannya yang masih kami tunggu dari kementerian. Sebab Satgas Penanganan Covid-19 ada menyebutkan, pelarangan orang mudik sudah dilakukan. Tetapi menyangkut (kebijakan) sarananya belum kami terima,” kata Kepala Bidang Lalulintas Dishub Sumut, Darwin Purba menjawab Sumut Pos, Selasa (13/4).

Secara umum, pihaknya telah mengetahui aturan larangan mudik pada Lebaran tahun ini. Baik dari aspek Satgas Penanganan Covid-19 Pusat maupun peraturan kepala Kepolisian Republik Indonesia soal penyekatan-penyekatan jalan antarprovinsi. “Kalau saya tidak salah, Kapolri bilang akan lakukan penyekatan di 333 titik. Tetapi melihat konsentrasinya lebih banyak di wilayah Lampung, Banten, dan Bali. Meski begitu, tetap ada beberapa titik (penyekatan) di wilayah Sumatera termasuk Sumut,” katanya.

Adapun tujuan dari larangan mudik ini, menurut Darwin, semata-mata untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di Indonesia. Sementara pihaknya secara tugas pokok dan fungsi, mesti menindaklanjuti aturan dimaksud dengan menjaga mobilitas kendaraan baik jalur darat, laut, dan udara. “Ya, tentu kami akan membuat kebijakan yang mengalir seperti edaran pemerintah pusat itu. Kami akan menyesuaikan bagaimana untuk jalur daratnya, lautnya, dan juga jalur udaranya. Akan tetapi kami masih menunggu teknis sarana transportasi ini dari kementerian,” pungkasnya.

Jokowi: Utamakan Keselamatan

Terpisah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat tak melakukan aktivitas mudik lebaran pada Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah. Jokowi mengajak semua pihak bekerja sama memutus rantai penularan virus corona (Covid-19).

“Saya mengerti kita semua pasti rindu sanak saudara di masa seperti ini apalagi lebaran nanti. Tapi mari kita utamakan keselamatan bersama, dengan tidak mudik ke kampung halaman,” kata Jokowi dalam siaran yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (16/4).

Jokowi menyebut kerap terjadi lonjakan kasus Covid-19 selepas libur panjang pada tahun lalu. Seperti pada libur lebaran 2020, libur panjang pada Agustus, Oktober, hingga tahun baru kemarin.

Menurutnya, lonjakan kasus positif Covid-19 harian bahkan sampai pernah menyentuh angka lebih dari 100 persen. Oleh karena itu, kata Jokowi, pemerintah melarang mudik pada lebaran tahun ini.

“Untuk itulah pada lebaran kali ini pemerintah memutuskan melarang mudik bagi ASN, TNI, Polri, pegawai BUMN, karyawan swasta dan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah resmi melarang masyarakat mudik lebaran Idulfitri mulai 6-17 Mei 2021 demi mencegah lonjakan kasus virus corona. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan perjalanan keluar daerah sebelum dan sesudah tanggal tersebut.

Masyarakat yang boleh mudik ke kampung halaman hanya mereka yang memiliki kepentingan mendesak. Bepergian ke luar kota juga diperbolehkan jika berkaitan dengan distribusi logistik. Pemerintah pun melarang semua operasi moda transportasi selama 6-17 Mei 2021.

Jangan Sampai Kehilangan yang Disayangi

Senada, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo meminta masyarakat mematuhi aturan larangan mudik Lebaran Idulfitri pada 6-17 Mei 2021. Dia mengingatkan mudik bisa meningkatkan risiko penularan Covid-19.

“Tidak mudik. Dilarang mudik,” tegas Doni dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 bersama jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu di Bengkulu, Jumat (16/4).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini menyebut, mudik umumnya membuka ruang silaturahmi di kampung halaman. Sementara silaturahmi tanpa penerapan protokol kesehatan bisa meningkatkan kasus positif dan kematian Covid-19.

“Kita tidak ingin pertemuan silaturahmi berakhir dengan hal yang sangat tragis. Kehilangan orang-orang yang kita sayangi, kehilangan orang-orang yang kita cintai. Jangan sampai terjadi,” ucapnya.

Adapun pelarangan mudik diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Aturan ini dikeluarkan pada 7 April 2021. Doni berharap masyarakat tidak keberatan dengan adanya aturan larangan mudik tersebut. “Jangan ada yang keberatan, menyesal nanti,” tandas Doni.

Penyekatan di 333 Titik

Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Istiono memastikan pihaknya mengawasi ketat masyarakat yang tetap nekat mudik. Kepolisian juga akan melakukan penyekatan di 333 titik pada 34 provinsi Indonesia.

“Polri akan melakukan penyekatan di 333 titik terutama titik utama yaitu dari Lampung hingga Bali. Itu adalah titik mobilisasi utama yang harus kita lakukan penyekatan,” katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Kamis (8/4). Istiono menyebut, penyekatan diprioritaskan pada perbatasan, baik antar kabupaten maupun provinsi. Jika ditemukan masyarakat nekat mudik, kepolisian akan menindak tegas.

Istiono juga memastikan pihaknya akan memantau lalu lintas travel gelap yang membawa pemudik. (prn/lp6)

Lomba Cerita Wastra 2021 Tingkat Sumut: Humbahas, Taput, dan Batu Bara Juara 1, 2, dan 3

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Humbanghasundutan berhasil meraih juara pertama Lomba Cerita Wastra (kain tradisional) 2021 tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Disusul Nissisisepti dari Tapanuli Utara sebagai juara kedua, dan Dekranasda Batubara sebagai juara ketiga sekaligus juara favorit.

Ketua Dekranasda Sumut, Nawal Lubis, menyerahkan piala penghargaan dan hadiah kepada Juara 1 pemenang Lomba Cerita Wastra (kain tradisional) Sumut Tahun 2021 Tingkat Provinsi Sumut, dari Humbahas.

Pengumuman pemenang lomba dan penyerahan hadiah dilaksanakan di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Jumat (16/4).

Usai penyerahan piala dan hadiah, dilakukan foto bersama dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah dan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina.

“Alhamdulillah, dengan diselenggarakannya lomba ini dapat meningkatkan kebanggaan pemakaian kain tradisional Sumut dan memasyarakatkan kembali wastra daerah kita,” ujar Ketua Dekranasda Sumut Nawal Lubis, saat menyerahkan piala.

Para pemenang lomba selanjutnya akan mengikuti kegiatan serupa di tingkat nasional. Melalui lomba Cerita Wastra 2021 tersebut, kata Nawal, diharapkan dapat memunculkan kembali cerita-cerita tentang sejarah dan proses, di balik pembuatan berbagai kain tradisional daerah, seperti ulos dan kain songket.

Wakil Ketua Dekranasda Sumut, Sri Ayu Mihari menyerahkan hadiah kepada Juara II dari Taput.

“Kita punya ulos dan kain songket. Jangan sampai generasi penerus kita tidak tahu akan sejarah ini,” ucap Nawal yang turut didampingi Wakil Ketua Dekranasda Sumut, Sri Ayu Mihari.

Ketua Dekranasda Humbang Hasundutan, Lidia Kristina Panjaitan yang meraih juara satu, mengharapkan dengan adanya lomba ini semakin banyak generasi muda yang mencintai dan bangga menggunakan kain tradisional asal Sumut, khususnya ulos.

“Kita terinspirasi dari ulos yang merupakan budaya Batak. Ulos merupakan warisan Tanah Batak sampai saat ini. Namun seiring berjalannya waktu, kita juga memikirkan bagaimana anak muda juga bisa suka dan bangga memakai Ulos. Semoga dengan adanya lomba ini, semakin banyak generasi muda yang tergerak,” tambahnya.

Dengan mengadopsi nilai budaya yang terkandung dalam Ulos, untuk kemudian dijadikan beberapa kain, yakni Batik Humbang Hasundutan, Humbang Shibori, Humbang Ecoprint dan Humbang Batiq. Selain itu, berbagai kekayaan alam yang ada di kawasan Danau Toba, juga dapat dimanfaatkan untuk menjadi pewarna alami.

Sekda Provsu, R Sabrina, menyerahkan hadiah kepada Juara III dari Batubara.

“Kita manfaatkan kekayaan alam yang ada di Danau Toba menjadi pewarna alami, dengan mengusung konsep Zero Waste. Kami memanfaatkan dedaunan yang ada di Danau Toba, kita ubah menjadi ecoprint. Kulit jengkol dan bawang merah juga kita manfaatkan untuk pewarna kain,” tambahnya.

Sedangkan pemenang kedua Nisisisepti dari Tapanuli Utara, mengenakan ulos Harangguan dengan pewarnaan alami.

Untuk pemenang ketiga dan favorit yaitu kain songket Batubara yang berumur 81 tahun, terlihat masih indah dikenakan Ketua Dekranasda Kabupaten Batubara, Maya Zahir.

Salahseorang Dewan Juri, Herawati, menjelaskan lomba tersebut diikuti 48 orang peserta. Pemilihan pemenang dilakukan berdasarkan kriteria, yaitu memiliki tema yang jelas, sentuhan dan kesadaran wastra untuk generasi muda, narasi aku dan kain, cerita wastra dalam kehidupan sehari-hari, dan estetika serta komposisi foto. (rel)

Mutasi Covid-19 P1 Brasil Diklaim Lebih Mematikan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Studi yang dilakukan oleh beberapa ilmuwan mengatakan mutasi Covid-19 varian P.1 yang ditemukan pertama kali di Brasil diklaim lebih mematikan dan mampu mempengaruhi antibodi.

Penelitian yang dilakukan oleh lembaga kesehatan masyarakat Fiocruz terhadap varian P.1 yang beredar di Brasil Studi menemukan, mutasi di daerah ujung virus yang digunakan untuk masuk dan menginfeksi sel.

Perubahan itu, kata para ilmuwan, dapat membuat virus lebih kebal terhadap vaksin yang menargetkan lonjakan protein dengan implikasi yang berpotensi besar memperparah pandemi di negara terpadat di Amerika Latin itu.

“Kami yakin itu adalah mekanisme mutasi lain yang diciptakan virus untuk menghindari respons antibodi,” ujar Felipe Naveca, salah satu penulis studi di kota Manaus Amazon, seperti dikutip Reuters.

Naveca mengatakan perubahan itu tampak serupa dengan mutasi yang terlihat pada varian Afrika Selatan B1351 yang dinilai agresif. Peneliti telah menunjukkan mutasi ini mempengaruhi kemanjuran pada beberapa vaksin.

“Ini sangat mengkhawatirkan karena virus terus mengalami percepatan evolusinya,” katanya.

Penelitian telah menunjukkan varian P1 terbukti 2,5 kali lebih menular daripada virus Corona asli, dan lebih resisten terhadap antibodi.

Varian tersebut, yang dengan cepat menjadi dominan di Brasil, dianggap sebagai faktor besar di balik naiknya gelombang kedua lonjakan kasus positif virus Corona, yang menyebabkan lebih dari 350.000 orang tewas.

Dikutip India Today, mutasi P.1 juga memengaruhi kalangan muda. Hal ini terbukti pada bulan Maret lebih dari setengah pasien dalam perawatan di rumah sakit berusia di bawah 40 tahun.

Menurut ilmuwan di fakultas kedokteran Universitas Sao Paulo, Ester Sabino mengatakan terjadinya mutasi virus varian P.1 bukan hal yang mengherankan, mengingat penularan yang terbilang cepat.

“Jika Anda memiliki tingkat penularan yang tinggi, seperti yang dialami di Brasil saat ini, maka risiko mutasi dan varian baru di tempat Anda meningkat,” ujarnya.

Pada hari Selasa, Prancis menangguhkan semua penerbangan dari dan ke Brasil dalam upaya pencegahan penyebaran varian baru. Karena itu perekonomian di Amerika Latin menjadi semakin terisolasi.

Varian B1525 Sudah Masuk Indonesia

Sementara itu, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, varian virus corona B1525 sudah terdeteksi di Indonesia. Kasus Covid-19 dari varian virus corona B1525 terdeteksi pada Februari 2021 yang dibawa oleh pelaku perjalanan dari Malaysia.

“Iya satu spesimen pos di Februari dari PMI Malaysia. Ini (pasien Covid-19 berada) di Batam,” kata Nadia saat dikonfirmasi, Jumat (16/4).

Nadia mengatakan, virus B1525 merupakan varian tersendiri dari virus corona. Sementara itu, terkait apakah varian virus Corona B1525 lebih menular dari B.1.1.7, menurut Nadia, harus dipastikan lebih lanjut. “Ini virus of interest ya, kalau di WHO artinya ada dugaaan (lebih menular) secara laboratorium, tapi perlu dipastikan lebih lanjut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nadia menjelaskan, vaksin Covid-19 yang digunakan saat ini masih efektif melawan varian virus corona. Buktinya, pasien Covid-19 yang terpapar B1525 sudah dinyatakan sembuh. “Sudah (sembuh) karena pos jadi sudah melalui karantina, dan tidak ada yang di rawat di rumah sakit,” kata dia. (cnn/kps)