31 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 3550

Tak Akomodir Simbol Melayu, DPP Formad Minta Operasional Trans Metro Deli Dihentikan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keberadaan Trans Metro Deli di Kota Medan menuai protes.  DPP Forum Masyarakat Adat Deli (Formad) menilai, layanan Buy The Service (BTS) Teman Bus tersebut tak menghargai keberadaan masyarakat Melayu di Kota Medan.

DPP Formad menilai, beroperasinya Trans Metro Deli tidak didahului dengan studi komprehensif, termasuk diabaikannya faktor sosial budaya yang ditandai dengan motif gorga Batak yang dibuat pada seluruh badan luar bus tersebut sebagai branding visualnya. “Medan adalah negeri Deli yang jelas-jelas sebagai pusat peradaban Melayu di Sumatera Utara dan Sultan Deli sebagai pendiri Kota Medan berbasis infrastruktur kota, diabaikan eksistensinya dalam proyek ini. Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Tidak ada satu pun tanda-tanda Melayu Deli bisa dilihat pada Trans Metro Deli,” kata Ketua Umum DPP Formad, Tengku Muhammad Fauzi didampingi Sekretaris Umum OK Muhammad Mukhlis dan Bendahara umum OK Ardiansyah melalui pernyataan sikap tertulisnya yang diterima Sumut Pos, Jumat (2/3/2021).

Menurut Tengku Muhammad Fauzi, mereka sebagai puak Melayu Deli merasa tersakiti bila Kementerian Perhubungan terus melanjutkan operasional Trans Metro Deli di Tanah Deli. “Karena di depan mata kami terus berseliweran simbolisasi yang mengkerdilkan eksistensi kami. Jika simbol-simbol Melayu Deli tidak diakomodir secara dominan di dalam branding visual Trans Metro Deli maka kami meminta kepada Kementerian Perhubungan agar operasional Trans Metro Deli dihentikan,” tegasnya.

Untuj itu, mereka meminta perhatian serius kepada lembaga terkait baik kepada Presiden RI Joko Widodo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, DPR dan DPRD, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution, agar hak-hak kearifan lokal Kota Medan sebagai tanah puak Melayu Deli dihormati dan dijamin keberlangsungannya baik secara umum maupun secara khusus terkait Trans Metro Deli.

“Kami mengajak seluruh elemen Melayu Deli baik akademisi, tokoh masyarakat, pejabat publik, ormas, dan masyarakat umum untuk bersama-sama ikut menyuarakan bahwa symbol-simbol eksistensi budaya lokal terkhusus Melayu Deli untuk dihormati dan diakomodir dalam wajah Kota Medan Tanah Deli,” ujarnya.

Forum Masyarakat Adat Deli, kata Tengku M Fauzi, bersedia memfasilitasi Kementerian Perhubungan terkait Trans Metro Deli dalam hal pendalaman kajian budaya, sejarah dan simbol-simbol Melayu Deli di Medan Tanah Deli. “Jika tidak ada sambutan positif  atas pernyataan sikap dan permintaan kami terkait Trans Metro Deli di ruang tertutup dan operasional Trans Metro Deli terus berlanjut, maka kami akan menggalang massa besar untuk turun menyampaikan aspirasi di ruang terbuka,” tandasnya. (adz)

Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Masyarakat harus peka terhadap lingkungan sekitar masing-masing untuk mencegah terorisme. Sebab, masyarakat lah yang paling mengetahui kondisi di lingkungan.

“Pencegahan yang utama jika dilakukan oleh masyarakat. Tidak mungkin hanya menyerahkan kepada aparat keamanan, karena sasarannya adalah masyarakat dan terjadi di lingkungan masyarakat,”  kata pengamat intelijen dan keamanan Stanislaus Riyanta kepada wartawan, Jumat (2/4/2021).

Namun, kata Stanislaus, pencegahan bukan berarti terlibat dalam aksi penindakan. Masyarakat perlu dibekali dengan kemampuan untuk deteksi dini dan ketahanan ideologi.

“Sehingga ketika ada paparan atau doktrinasi paham radikal masyarakat tidak terpengaruh. Sekaligus bisa berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Sedangkan langkah yang bisa dilakukan saat ini, menurut dia, pemerintah bersama-sama dengan tokoh agama secara kompak menyatakan bahwa paham radikal yang membenarkan terorisme adalah salah. Radikalisme bukan ajaran agama dan melanggar hukum.

Setelah sepakat radikalisme dan terorisme adalah musuh bersama, maka masyarakat dibekali dengan kemampuan untuk deteksi dini paham radikalisme dan terorisme. “Sehingga menjadi peka jika ada anggota keluarga atau masyarakat sekitar yang mempunyai ideologi tersebut,” katanya.

Menurut dia, konflik sosial bisa dihindari jika memang pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sudah sepakat bahwa ajaran radikalisme terorisme bertentangan dengan agama.

“Jika ini terus digaungkan maka masyarakat akan paham dan sadar dan tidak akan mengikuti dan mendukung kelompok tersebut,” imbuhnya.

Stanislaus mengistilahkan masyarakat perlu membangun radar sosial. “Untuk memastikan keluarga dan lingkungannya tidak terpapar paham radikal yang mengarah pada terorisme,” pungkasnya.

Densus 88 Polri menangkap cukup banyak terduga teroris di beberapa daerah. Terduga teroris diketahui tinggal di kawasan pemukiman. Masyarakat sering tidak mengetahui ternyata tetangganya diduga terkait aksi terorisme.(bbs/adz)

Otarose Mencari Bakat Penyanyi Karo

SAMPAIKAN : Dewan Juri Otarose Mencari Bakat, Jenda Bangun, didampingi Pinta Bangun, dan Kader Ginting, menyampaikan peraturan kepada peserta. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Organisasi Pencipta Lagu Karo se-Indonesia (Otarose) melaksanakan Karo Festival Vokal Solo 2021. Babak seleksi diadakan di Velantine Café Jalan Ngumban Surbakti, Jumat (2/4).

Perwakilan panitia acara, Wibawa Bangun, menyebutkan acara ini bernama “Otarose Mencari Bakat.” Peserta yang akan bersaing menjadi yang terbaik setelah lulus seleksi di beberapa kabupaten/kota daerah di Sumatera Utara, sekitar 60 orang.

“Panitia sudah melaksanakan babak seleksi Jumat dan dilanjutkan Sabtu,” ujar Wibawa Bangun didampingi Ketua DPW Otarose Sumatera Utara, Jujuren Sinulingga.

Pantauan di lapangan, sejumlah calon peserta tengah diundang panitia memasuki ruangan seleksi yang dipercayakan dewan juri kepada Jenda Bangun, Kader Ginting, dan Pinta Bangun.

Menurut Pinta Bangun, kualitas peserta seleksi cukup lumayan dari segi kualitas. “ Namun melalui festival ini kita harapkan ada edukasi dan menghasilkan penyanyi yang baik dan berkualitas,” ujarnya.

Dijadwalkan, selesai seleksi peserta yang lolos akan memasuki audisi dan direncanakan babak final 10 April 2021. Hasil akhir festival akan terpilih juara yang bakal dikontrak memasuki dapur rekaman. (dek)

Perayaan Malam Paskah, Personil Kepolisian Jaga Jemaat Gereja

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso pimpin kegiatan patroli skala besar dalam rangka pengamanan Perayaan Ibadah Malam Paskah, Kamis malam (1/4/) di wilayah hukum Polres Tebingtinggi.

JAGA: Personil kepolisian Polres Tebingtinggi bersama Satpol PP dan TNI melakukan pengamanan perayaan malam Paskah.

Personil Polres Tebingtinggi bersama Koramil 13 dan Satpol PP Tebingtinggi melakukan pengamanan disejumlah Gereja.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso menjelaskan, untuk memberikan rasa aman saat melakukan ibadah Malam Paskah, petugas melakukan pemeriksaan tas dan barang bawaan Jemaat yang akan melaksanakan Ibadah demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Tebingtinggi.

“Petugas juga menyampaikan himbauan kepada Jemaat yang akan melaksanakan ibadah kebaktian kiranya tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19, serta peka dan waspada terhadap orang orang yang tidak dikenal,” himbau AKBP Agus Sugiyarso.


Dijelaskannya bahwa seluruh Jemaat yang melaksanakan ibadah Kebaktian merasa aman dan nyaman. Jemaat mendukung seluruh program Pemerintah dan mengikuti semua aturan aturan yang ada di masa pandemi ini.

Jemaat juga mengucapkan terimakasih terhadap pelaksanaan patroli gabungan dan pengamanan yang dilaksanakan oleh Polri dan Instansi terkait lainnya.

“Selama pelaksanaan kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif, serta tidak ada ancaman teror dari pihak mana pun,” tutup Kapolres AKBP Agus Sugiyarso. (ian)

MedanRasaBaru, Inovasi Tradisi Kelezatan Bolu dan Lapis Stim Menara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kota Medan merupakan kota yang dikenal dengan kulinernya. Beragam makanan dan minuman enak dapat dijumpai di ibu kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini. Melihat pasar kuliner yang bagus. Kini, hadir Bolu dan Lapis Stim Menara untuk memanjakan masyarakat dengan kelezatannya.

‎Bolu dan Lapis Stim Menara.(ist)

Toko Bolu dan Lapis Stim Menara di Jalan KH Wahid Hasyim, No. 57/68, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, resmi buka, Jumat (2/4). Untuk memperkaya pilihan para pelancong dan masyarakat Medan dalam menikmati rasa khas Medan, Bolu dan Lapis Stim Menara hadir menawarkan #MedanRasaBaru berupa bolu dan lapis stim lembut.

Sedangkan, variasi rasanya bisa dinikmati seluruh masyarakat Medan dan sekitarnya. Dengan 3 varian rasa bolu stim, yaitu Markisa Keju, Pandan Durian dan Blackforest, selain 3 varian rasa lapis stim, yaitu Kacang Teng Teng khas Medan, Jeruk Medan dan Pandan Srikaya.

Salah satu rasa yang lekat dengan Medan adalah legitnya Durian Medan. Bagi para pelancong, olahan produk durian ini menjadi salah satu buah tangan andalan. Padahal, Medan punya banyak rasa lain yang tidak kalah istimewanya. Dibutuhkan inovasi untuk menghadirkan #MedanRasaBaru.

Markisa misalnya. Dengan rasanya yang manis dan segar, buah yang satu ini juga merupakan khas kota Medan. Biasanya markisa diolah menjadi sekedar sirup atau minuman dingin. Atau ada juga Kacang Teng Teng yang memadukan manis dan gurih.

Selain memadukan rasa khas Medan dengan kelembutan bolu, Bolu dan Lapis Stim Menara Medan merupakan produk lokal yang bisa menjadi kebanggaan warga Medan, karena semua bahan baku dan proses pembuatannya dilakukan di kota Medan. Tidak heran, kalau rasanya yang selalu segar dan terjamin nikmat ini hadir dari Medan, untuk Medan, dan juga seluruh masyarakat Indonesia yang bertandang ke Medan.

Logo Bolu Menara berbentuk Menara Air Tirtanadi yang menjadi ikon kota Medan. Selain gaya arsitek bangunan yang unik, Menara Air Tirtanadi menyimpan sejarah sejak didirikan pada tahun 1908. Meski pada awalnya dibangun untuk kalangan elit, Menara Air Tirtanadi kini kokoh berdiri sebagai tempat penampungan air bagi seluruh lapisan masyarakat Medan. 

Semangat untuk terus menyebarkan kesegaran dari Medan untuk Medan tersebutlah yang kemudian  dibawa oleh Bolu Menara.

Inovasi #MedanRasaBaru tentu tidak berhenti di sana. Masih banyak hal yang dapat dijelajahi dan ditemukan dari Medan baik dulu maupun sekarang. Untuk itu, terus ikuti perjalan Bolu Menara, yang akan terus berinovasi dalam menjaga tradisi Medan yang penuh kelembutan, melalui akun instagram mereka, @BoluMenara.(rel/gus)

Tapaki Usia 47 Tahun, Wagub Ijeck: Saya Belum Merasa Sukses

MEDAN, SUMUTPOS.CO — Keceriaan dan senyum semringah langsung terpancar dari raut wajah Musa Rajekshah ketika keluar dari pintu lift Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (1/4/2021) sore, tatkala mendapat kejutan berupa kue ulang tahun dari rekan-rekan jurnalis unit Pemprov Sumut.

DIABADIKAN: Wakil Gubernur Sumut sekaligus Ketua Golkar Sumut, Musa Rajekshah (Ijeck) diabadikan bersama rekan-rekan jurnalis unit Pemprov Sumut usai acara dadakan perayaan ultah ke-47 dirinya di Kantor Gubsu Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Kamis (1/4/2021) sore. IST.

Sebab bertepatan pada hari itu, wakil gubernur Sumut yang kini juga sebagai ketua Partai Golkar Sumut, sudah menapaki usia 47 tahun. “Terimakasih ya semuanya,” ujarnya sembari bertepuk tangan lalu memegang pemberian kue dari sejumlah jurnalis. Lagu selamat ulang tahun pun, seketika bergema dinyanyikan rekan-rekan jurnalis.

Di usia yang cukup muda, pria yang karib disapa Ijeck, dianggap telah meraih kesuksesan luar biasa. Baik secara personal, kepala rumah tangga, pengusaha, dan kini menjadi wakil kepala daerah serta memimpin sebuah organisasi partai politik mumpuni seperti Golkar.

Namun bagi suami Sri Ayu Mihari ini, dirinya merasa belum sukses seperti layaknya penilaian banyak orang. Ijeck menegaskan, arti sukses sesungguhnya ialah melakukan banyak kebaikan dan bermanfaat kepada sesama sepanjang nikmat hidup yang Tuhan berikan padanya.

“Hidup ini kan harus bermanfaat bagi orang lain. Jadi saya tak merasa sekarang ini sudah sukses, tak meraih target apapun. Sebab kalau Allah Tuhan Yang Maha Kuasa masih memberikan nikmat hidup, saya mau terus berbuat,” katanya yang saat itu mengenakan seragam Golkar Sumut didampingi sejumlah pengurus teras partai.

Menapaki usia 47 tahun saat ini, kata Ijeck, justru amanah dan tanggungjawabnya kian besar. Baik sebagai seorang pribadi, kepala rumah tangga, pemimpin rakyat Sumut, dan juga kader partai, semua agenda serta rutinitas mesti ia lakukan dengan cara membagi waktu dengan baik.

“Mudah-mudahan apa yang diucapkan, apa yang lakukan ada hal baik untuk orang lain. Dan saya berharap jangan sampai ada kesalahan yang menyakiti orang lain karena kita tak sempurna,” tutur ayah empat anak itu.

Mengenai capaian tertinggi yang sudah ia lakukan, Ijeck kembali menyampaikan bahwa setiap saat dan setiap waktu ingin selalu berbuat yang terbaik dalam kehidupan ini.

“Kalau kata orang saya sudah sukses, justru saya belum merasa sukses. Yang pasti kita mau setiap waktu setiap saat berbuat, dan bermanfaat bagi orang lain. Walaupun kita punya kedudukan di manapun, bisa banyak manfaat yang bisa kita berikan kepada orang lain. Sekali lagi terimakasih buat teman-teman semua, sehat dan sukses selalu buat kita,” pungkasnya.

Sebelumnya Ijeck dan sejumlah pengurus Partai Golkar Sumut melakukan silaturahmi dengan Gubernur Edy Rahmayadi di ruang kerja Gubsu lantai 10. Selain bersilaturahmi, dalam kesempatan itu diketahui bahwa Gubsu Edy turut memberikan kejutan pada hari spesial Ijeck. Gubsu menyiapkan acara sederhana dengan segenap pimpinan OPD Pemprov Sumut, untuk merayakan sekaligus bersyukur atas bertambahnya usia Wagubsu yang ke-47 tahun. (prn)

Stimulus Listrik Telah Tersedia, Begini Cara Mendapatkannya

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Stimulus listrik kembali diperpanjang, kali ini stimulus periode Bulan April hingga Juni 2021 sudah tersedia dan bisa dinikmati oleh pelanggan.
Untuk pelanggan Pra Bayar akan mendapatkan diskon tarif listrik pada saat melakukan transaksi pembelian token listrik, sementara untuk pelanggan Pasca Bayar diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik.

Seperti program sebelumnya, penerima stimulus listrik dengan skema perpanjangan diskon bagi pelanggan subsidi yakni pelanggan rumah tangga dengan daya listrik 450 VA dan 900 VA. Selain itu juga ada pelanggan bisnis kecil dengan daya listrik 450 VA dan industri kecil daya listrik 450 VA.

Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, stimulus periode April – Juni 2021, besarannya akan diberikan separuh dari periode sebelumnya, yaitu:

1.Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

2.Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

3.Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.
“Kami kembali mengingatkan, khususnya bagi pelanggan daya 450 VA pasca bayar, karena adanya perubahan besaran diskon stimulus maka mulai rekening bulan April 2021, pelanggan harus kembali melakukan pembayaran,” tutur Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi.

Dirinya menambahkan, untuk pelanggan 450 VA pra bayar, karena adanya perubahan besaran diskon stimulus pelanggan tidak perlu lagi mengakses token baik melalui web, layanan whatsapp, maupun PLN Mobile, diskon stimulus didapatkan pada saat melakukan transaksi pembelian token.
Pemerintah masih terus memberikan stimulus listrik sebagai bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. PLN berharap hadirnya stimulus listrik dapat meningkatkan produktivitas pelaku usaha serta daya beli masyarakat guna memulihkan perekonomian nasional.

Untuk memberikan layanan kepada pelanggan terkait stimulus, PLN membuka saluran pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui Playstore atau AppStore. (jpnn)

Tingkatkan EBT, PLN UIW Sumut tandatangani MOU PLTBg Pasir Mandoge

MANDOGE, SUMUTPOS.CO – Untuk mendukung pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT), PLN UIW Sumatera Utara menadatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) PLTBg Pasir Mandoge 2MW dengan PT Karya Mandoge Energi pada Kamis (1/4), di Kantor PLN UIW Sumut.

MOU: GM PLN UIW Sumut Pandapotan Manurung dan Direktur PT Karya Mandoge Energi Yudhistira Wiryawan usai menandatangani MoU PLTBg Pasir Mandoge pada Kamis (1/04) di Kantor PLN UIW Sumut.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh General Manager PLN UIW Sumatera Utara Pandapotan Manurung dan Direktur PT Karya Mandoge Energi Yudhistira Wiryawan.

Berlokasi di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, PLTBg Mandoge memanfaatkan limbah cair (POME) dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV. PLTBg Mandoge direncanakan beroperasi untuk memperkuat sistem kelistrikan Sumatera Utara pada awal Juli 2021 melalui jaringan distribusi 20KV penyulang PM06 PLN UP3 Pematangsiantar.

General Manager PLN UIW Sumut Pandapotan Manurung menyampaikan terimakasih atas partisipasi PT Karya Mandoge Energi dalam meningkatkan pemanfaatan EBT khususnya di Sumatera Utara. “Saya sampaikan selamat dan terimakasih kepada PT Karya Mandoge Energi atas perannya mendukung EBT. Mari bersama kita tingkatkan ketahanan energi Sumut,” jelasnya.

Pandapotan mengatakan, bahwa Sumatera Utara memiliki banyak potensi sumber daya energi baru terbarukan. Dengan kerjasama pemerintah, PLN dan pengembang, dia yakin target bauran EBT nasional sebesar 23% pada 2025 dapat tercapai. Sementara itu, Per Desember 2020 bauran Energi Baru Terbarukan di Sumatera Utara sebesar 41,5%.

Direktur PT Karya Mandoge Energi Yudhistira Wiryawan menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN dalam proses peningkatan bauran EBT. “Sebuah proses yang panjang hingga kita masuk pada tahap ini yaitu penandatanganan MoU. Saya ucapkan terimakasih kepada PLN yang telah mendukung penuh PT Karya Mandoge Energi sehingga terealisasi penandatanganan MoU ini,” pungkasnya. (ila)

BRI Dorong Pemulihan Ekonomi dari Segmen UMKM Melalui Berbagai Inisiatif

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Penyaluran stimulus untuk masyarakat dan pelaku usaha masih diperlukan sepanjang tahun ini, untuk mengoptimalkan upaya pemulihan kondisi ekonomi akibat pandemi covid-19. Melalui stimulus dan proses vaksinasi yang mulai berjalan, optimisme masyarakat serta pelaku usaha akan semakin besar untuk bangkit dari keterpurukan.

Sebagai bank milik negara yang memiliki jaringan kerja terluas, BRI terus mendukung penyaluran stimulus serta vaksinasi yang akan dilakukan sepanjang tahun ini. Dukungan diberikan baik dalam bentuk penyaluran kredit, edukasi, pembuatan survei indeks bisnis UMKM melalui BRI Micro & SME Index (BMSI), dan kerja-kerja luar biasa lainnya.

Dalam Program Dialog Spesial Indonesia Bicara yang diselenggarakan secara daring oleh Media Group (1/4), Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan bahwa kinerja di luar kebiasaan harus dilakukan seluruh pihak agar Indonesia bisa segera keluar dari kondisi krisis akibat pandemi. Tanpa kerja luar biasa dan optimisme yang tinggi, krisis tidak akan segera berlalu dari negara ini.

“Menurut saya tetap kita harus punya optimisme dan semangat bahwa kita harus keluar dari krisis ini. Kuncinya adalah, karena resources kita terbatas dan waktu juga tidak bisa lama-lama, maka fokus pada area-area yang memang disentuh sedikit namun bisa memberikan dampak yang besar. Contohnya adalah kalau mau ngomong segmen, kembali lagi segmennya adalah UMKM. Kalau ngomong sektor, sektornya adalah yang terkait dengan kebutuhan dasaryaitu pangan, obat-obatan, kesehatan, dan itu yang akan mendorong ekonomi ini untuk pulih,” tutur Sunarso.

Dalam dialog tersebut, Sunarso kembali menegaskan bahwa pemilihan sektor prioritas adalah kunci utama untuk pemulihan ekonomi. Dengan prioritas, maka fokus pemulihan bisa tercipta dan sumber daya terbatas yang dimiliki pemerintah dapat semakin optimal digunakan untuk membangkitkan perekonomian.

Sektor prioritas yang harus dipilih adalah segmen bisnis paling berkontribusi terhadap PDB, banyak menyerap tenaga kerja, dan berisi para pekerja berupah murah. Salah satu segmen yang masuk skala prioritas untuk pemulihan ekonomi adalah UMKM.

Dilihat dari jenis industrinya, maka prioritas pemulihan harus dilakukan terlebih dulu kepada pelaku usaha di industri manufaktur, pertanian, kehutanan, perdagangan, perikanan, dan konstruksi. Sektor-sektor usaha tersebut adalah yang selama ini banyak berkontribusi terhadap PDB serta serapan tenaga kerjanya tinggi.

“Ini dulu yang harusnya jadi prioritas kita, sektor industri yang diguyuri kredit dan didorong untuk menumbuhkan kredit dan pada akhirnya menumbuhkan perekonomian.Salah satu yang bisa menumbuhkan perekonomian itu adalah pertumbuhan kredit. Untuk menumbuhkan kredit itu berbagai cara dikeluarkan, antara lain menurunkan suku bunga. Ternyata menurunkan suku bunga saja tidak cukup untuk mendongkrak pertumbuhan kredit. Ternyata (faktor) yang elastis untuk mendorong pertumbuhan kredit itu permintaan/konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat. Kalau begitu mari kita sama-sama suku bunga diturunkan, tetapi mendorong daya beli masyarakat, mendorong konsumsi RT itu menjadi penting,” tambahnya.

Sebagai bank dengan pangsa pasar terbesar di segmen UMKM, BRI yakin kebangkitan kondisi pelaku usaha mikro dan kecil akan terjadi tahun ini. Karena itu, BRI mengajak seluruh pihak untuk turut membantu UMKM dan mengedukasi mereka agar memiliki posisi lebih sejajar dan menjadi mitra kuat lembaga perbankan.

Dengan edukasi yang tepat, pelaku UMKM diyakini bisa meningkat kapasitasnya dan dalam jangka panjang dapat ditawari pembiayaan dengan harga murah. Sunarso menambahkan, selama ini suku bunga pembiayaan bagi UMKM masih cenderung tinggi karena segmen ini dipandang memiliki risiko besar.

“Faktor yang kedua,handlingnya itu ternyata costnya mahal karena sendiri-sendiri. Tapi ketika mereka (UMKM) diedukasi untuk membentuk klaster, badan hukum, apakah koperasi, BP, dan lain-lain, itu kan cara menyentuhnya akan menjadi lebih murah,” katanya.

Gempa Tektonik M 3.4 Dirasakan di Karo

MEDAN, SUMUTPOS – Wilayah Kabupaten Karo diguncang gempa tektonik, Jumat (2/4/2021) pukul 02:08:02 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M=3.4.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.12 LU dan 98.51 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 2 km arah Timur Laut Kab, Karo – SUMATERA UTARA pada kedalaman 3 km,” kata Plt. Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah 1. Eridawati, SE, M.Si, hari ini.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.
Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Kabanjahe Dan Berastagi II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut,” lanjutnya.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.
Hingga Jumat pukul 03:00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock l).

“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah ” katanya. (mea)