Home Blog Page 36

RS Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Gubsu Harapkan Beri Pelayanan Maksimal ke Masyarakat

RAPAT: Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin Rapat Koordinasi dengan OPD terkait untuk Pembangunan Rumah Sakit Internasional Provinsi Sumut di Ruang Kerja Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Kota Medan. Senin (18/5/2026).(Diskominfo Provsu).
RAPAT: Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin Rapat Koordinasi dengan OPD terkait untuk Pembangunan Rumah Sakit Internasional Provinsi Sumut di Ruang Kerja Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Kota Medan. Senin (18/5/2026).(Diskominfo Provsu).

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution terus mendorong percepatan layanan kesehatan unggulan bagi masyarakat. Salah satunya melalui rencana menghadirkan rumah sakit bertaraf internasional di Sumut, yang tetap dapat melayani pasien BPJS Kesehatan.

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur Sumut bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan jajaran direksi Rumah Sakit Haji Medan, di ruang kerja Gubernur Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (18/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Bobby Nasution memastikan kesiapan skema pembangunan rumah sakit yang direncanakan berdiri di Kota Medan. Ia menekankan pentingnya kesiapan fasilitas kesehatan, alat kesehatan (alkes), sumber daya manusia (SDM), hingga kualitas pelayanan yang maksimal bagi masyarakat.

Bobby juga menginginkan rumah sakit tersebut menghadirkan pelayanan kesehatan dengan fasilitas yang nyaman dan modern layaknya hotel berbintang lima.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy mengatakan rumah sakit bertaraf internasional tersebut akan dibangun melalui pola kolaborasi pemerintah dan swasta dengan sistem Kerja Sama Operasional (KSO).

Menurut Faisal, skema KSO dipilih karena dinilai lebih efektif dan efisien. Selain mempercepat operasional rumah sakit, pola tersebut juga dinilai mampu meminimalkan risiko pengelolaan SDM dan manajemen.

“Dengan sistem KSO, Pemprov Sumut tidak perlu membangun kapasitas operasional rumah sakit dari nol. Selain itu, mitigasi risiko SDM dan manajemen lebih baik, operasional lebih cepat, aset tetap dimiliki pemerintah, fleksibel secara administratif, dan kualitas layanan tetap terjaga,” ujar Faisal.

Faisal menjelaskan, proyek rumah sakit ini merupakan kolaborasi antara PT Dirga Surya, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), RS Haji Medan, RS Mitra (RS An-Nisa), dan PT Bank Sumut.

Skema operasional KSO melibatkan tiga pihak utama, yakni PT Dirga Surya, RS Haji Medan, dan RS Mitra (RS An-Nisa). PT Dirga Surya bertugas menyediakan aset, RS Mitra mengelola layanan operasional sesuai standar profesional, sedangkan RS Haji Medan memastikan mutu layanan, tata kelola, dan keberlanjutan rumah sakit.

“Rumah sakit bertaraf internasional ini untuk pasien BPJS Kesehatan. Tujuannya mewujudkan layanan kesehatan terpadu, bermutu tinggi, berkelanjutan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan daerah,” kata Faisal.

Rumah sakit tersebut direncanakan dibangun setinggi enam lantai dengan kapasitas 250 tempat tidur serta dilengkapi berbagai layanan kesehatan modern dan SDM yang kompeten. Lokasinya berada di pusat Kota Medan dan berdekatan dengan dua rumah sakit bertaraf internasional lainnya yang belum melayani pasien BPJS Kesehatan.

Turut hadir pada pertemuan tersebut Kepala Biro Perekonomian Setda Provsu Poppy Marulita Hutagalung, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Plh Bapperida Sumut Effendi Pohan, Direktur Utama Rumah Sakit Haji Medan Yulinda Elvi Nasution, Wakil Direktur Rumah Sakit Haji Medan Ridesman Nasution, Komisaris Utama PT Bank Sumut Firsal Ferial Mutyara, Direktur Utama PT Dirga Surya Ari Wibowo, Direktur Utama PPSU Ferry Indra.(san/ila)

Tertibkan Aset Daerah, Pemprovsu Gelar Apel Kendaraan Dinas dan Cek Pajak

PIMPIN: Sulaiman Harahap memimpin Apel Kendaraan Dinas Operasional Roda 4 (Empat) Pemerintah Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Astaka/Gedung Serbaguna Jalan Willem Iskandar, Deliserdang, Senin (18/5/2026). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut)
PIMPIN: Sulaiman Harahap memimpin Apel Kendaraan Dinas Operasional Roda 4 (Empat) Pemerintah Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Astaka/Gedung Serbaguna Jalan Willem Iskandar, Deliserdang, Senin (18/5/2026). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut)

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mulai menertibkan penggunaan kendaraan dinas operasional melalui Apel Kendaraan Dinas Tahun 2026 yang digelar di Pelataran Gedung Serbaguna (GSG) Komplek Astaka, Jalan Willem Iskandar, Deliserdang, Senin (18/5/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur Sumut, Bobby Nasution, guna memastikan seluruh aset daerah digunakan sesuai aturan, tertib administrasi, serta taat membayar pajak kendaraan.

Apel kendaraan dinas yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Pj Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap, dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 18 hingga 25 Mei 2026.

Dalam arahannya, Sulaiman menegaskan kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk mendata sekaligus mengevaluasi kondisi kendaraan dinas milik pemerintah daerah.

“Hari ini kita melaksanakan apel kendaraan dinas sesuai instruksi Bapak Gubernur Sumatera Utara (Bobby Nasution). Kita ingin melihat berapa banyak aset yang masih beroperasi, siapa yang menguasainya, dan bagaimana pemanfaatannya,” ujarnya.

Menurutnya, Pemprov Sumut ingin memastikan seluruh kendaraan dinas dirawat dengan baik dan memenuhi kewajiban administrasi, termasuk pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB). Kendaraan yang diketahui menunggak pajak atau tidak memenuhi kelengkapan administrasi akan ditahan sementara hingga dilakukan penyelesaian.

“Jika ditemukan kendaraan dinas belum memenuhi syarat administrasi seperti pembayaran pajak, maka akan dilakukan penahanan sampai ada tindak lanjut dan perbaikan,” tegasnya.

Selain pemeriksaan dokumen, Dinas Perhubungan juga melakukan pengecekan fisik kendaraan, mulai dari kondisi mesin, kelengkapan kendaraan, hingga fasilitas keselamatan seperti perlengkapan P3K. Sementara itu, Inspektorat dilibatkan untuk memastikan kegiatan berjalan maksimal dan tidak sekadar seremonial.

Sulaiman menambahkan, kendaraan dinas yang sudah tidak layak pakai akibat faktor usia maupun kerusakan akan dievaluasi lebih lanjut dengan meminta arahan langsung dari Gubernur Sumut sebagai pemegang kewenangan barang milik daerah.

Tak hanya itu, Pemprov Sumut juga mengimbau seluruh kendaraan dinas operasional menggunakan stiker identitas resmi guna mempermudah pengawasan di lapangan dan mencegah penyalahgunaan kendaraan pelat merah untuk kepentingan pribadi.

“Kita ingin seluruh aset daerah ini benar-benar digunakan untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat, bukan untuk kepentingan lain,” pungkasnya. (san/ila)

Tinjau Langsung ke Lapangan, SDA Sumut Pastikan Perbaikan Irigasi Sibundong

TINJAU: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sumatera Utara, Gibson Panjaitan, melakukan peninjauan langsung terhadap kerusakan saluran irigasi di Daerah Irigasi (DI) Sibundong, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), pada Jumat (8/5/2026).(Dok : Dinas SDA Sumut)
TINJAU: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sumatera Utara, Gibson Panjaitan, melakukan peninjauan langsung terhadap kerusakan saluran irigasi di Daerah Irigasi (DI) Sibundong, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), pada Jumat (8/5/2026).(Dok : Dinas SDA Sumut)

MEDAN – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sumatera Utara, Gibson Panjaitan, melakukan peninjauan langsung terhadap kerusakan saluran irigasi di Daerah Irigasi (DI) Sibundong, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memastikan kondisi infrastruktur irigasi serta menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya para petani.

Gibson menjelaskan bahwa peninjauan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi eksisting saluran irigasi yang mengalami kerusakan, sekaligus mengidentifikasi langkah perbaikan yang diperlukan.

“Peninjauan kami lakukan untuk memastikan kondisi eksisting saluran irigasi, sekaligus melihat langsung kebutuhan masyarakat terhadap peningkatan jaringan irigasi di wilayah tersebut,” ujar Gibson saat memberikan keterangannya, Senin (18/5/2026).

Peninjauan ini turut melibatkan sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Humbahas, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Humbahas. Kehadiran lintas instansi tersebut menunjukkan adanya sinergi dalam menangani persoalan infrastruktur yang berdampak langsung pada sektor pertanian.

Berdasarkan hasil peninjauan, Gibson menegaskan bahwa perbaikan saluran irigasi DI Sibundong akan direalisasikan pada tahun ini. Ia memastikan pemerintah tidak akan menunda penanganan, mengingat pentingnya fungsi irigasi bagi keberlangsungan pertanian masyarakat.

“Tahun ini akan kita perbaiki agar aliran air kembali optimal dan bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani,” tegasnya.

Saluran irigasi DI Sibundong sendiri memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas pertanian di empat desa, yakni Desa Pariksinomba, Desa Sigala-gala, Desa Sirisirisi, dan Desa Simangaronsang. Selama beberapa tahun terakhir, kondisi jaringan irigasi yang kurang optimal menyebabkan keterbatasan pasokan air, yang berdampak pada menurunnya produktivitas lahan.

Akibatnya, tidak sedikit lahan pertanian yang beralih fungsi karena para petani kesulitan mengandalkan irigasi sebagai sumber utama pengairan. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.

Gibson menambahkan bahwa masyarakat sangat berharap adanya perbaikan ini agar sektor pertanian dapat kembali berkembang. Dengan jaringan irigasi yang lebih baik, diharapkan produktivitas lahan meningkat dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak.

“Peningkatan jaringan irigasi ini sangat diharapkan masyarakat. Dengan perbaikan yang kita lakukan, kita ingin memastikan sektor pertanian di kawasan ini bisa kembali produktif,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa langkah perbaikan ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Selain itu, upaya tersebut juga selaras dengan program nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan. Pemerintah berharap, melalui perbaikan infrastruktur irigasi yang berkelanjutan, ketahanan pangan dapat terjaga sekaligus meningkatkan kemandirian sektor pertanian di daerah.

Dengan adanya komitmen perbaikan ini, masyarakat Humbahas kini menaruh harapan besar agar kondisi irigasi DI Sibundong segera pulih dan mampu kembali menjadi penopang utama aktivitas pertanian di wilayah tersebut.(san/azw)

Pemkab Dairi Gandeng BI Sumut, Luncurkan Bayar Pajak Non Tunai Pakai QRIS

SOSIALISASI: Kepala Bapenda Dairi, Robot Simanullang sosialisasikan program Pajak Berkah QRIS Tahun 2026 kepada wajib pajak, di Kantor Bapenda Dairi, Senin (18/5).(Foto. Diskomimfo Dairi).
SOSIALISASI: Kepala Bapenda Dairi, Robot Simanullang sosialisasikan program Pajak Berkah QRIS Tahun 2026 kepada wajib pajak, di Kantor Bapenda Dairi, Senin (18/5).(Foto. Diskomimfo Dairi).

DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara resmi meluncurkan program pembayaran pajak non tunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Program bertajuk Pajak Berkah QRIS Tahun 2026 ini diluncurkan sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat sekaligus mendorong percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

Kepala Bapenda Dairi, Robot Simanullang, mengatakan sosialisasi pembayaran pajak berbasis digital ini sudah mulai dilakukan kepada wajib pajak, termasuk untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang kini dapat dibayarkan langsung melalui QRIS.

“Untuk tahap awal kita lakukan sosialisasi kepada sekitar 150 wajib pajak. Petugas juga langsung mengarahkan pembayaran PBB menggunakan QRIS,” ujar Robot, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, sebagai bentuk apresiasi, wajib pajak yang melakukan pembayaran melalui QRIS akan mendapatkan souvenir dari Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara.

Menurutnya, penggunaan sistem pembayaran digital ini tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Ini bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan digital serta mendorong elektronifikasi transaksi pemerintah daerah,” katanya.

Program Pajak Berkah QRIS 2026 ini akan berlangsung pada 18–29 Mei 2026. Pemkab Dairi berharap masyarakat dapat memanfaatkan kemudahan tersebut untuk mendukung pembangunan daerah melalui kepatuhan pembayaran pajak.

Robot juga mengajak seluruh wajib pajak agar segera beralih ke sistem pembayaran digital demi mendukung kemajuan Dairi di era transformasi digital.

Sementara itu, sejumlah wajib pajak menyambut baik inovasi tersebut karena dinilai lebih praktis, cepat, dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. (rud/ila)

Apel Gabungan Pemko Binjai, Sekda Dorong Pelayanan Publik Berkualitas

APEL: Apel gabungan Pemko Binjai dengan pembina Sekda, Chairin Simanjuntak.(Diskominfo Binjai/Sumut Pos)
APEL: Apel gabungan Pemko Binjai dengan pembina Sekda, Chairin Simanjuntak.(Diskominfo Binjai/Sumut Pos)

BINJAI – Pemerintah Kota Binjai menggelar apel gabungan pada Senin (18/5/2026) yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin Simanjuntak sebagai pembina apel.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh aparatur dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah.

Dalam arahannya, Chairin menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan agenda strategis yang tidak dapat diabaikan, terlebih di era masyarakat yang semakin kritis dan melek digital.

“Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi agenda strategis yang tidak dapat diabaikan, terlebih di tengah masyarakat yang semakin kritis dan faham digital,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pelayanan publik yang berkualitas menjadi indikator utama keberhasilan birokrasi yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Selain itu, Sekda juga mendorong implementasi program gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai upaya menciptakan lingkungan kota yang lebih tertata dan berkelanjutan. Ia mengajak seluruh camat, lurah, hingga kepala lingkungan untuk aktif menggerakkan masyarakat dalam kegiatan gotong royong di wilayah masing-masing.

“Saya mengajak para camat, lurah, dan kepala lingkungan untuk aktif menggerakkan masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong di wilayah masing-masing,” serunya.

Dalam kesempatan tersebut, Chairin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemko Binjai atas dukungan dan partisipasi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Binjai ke-154.

Menurutnya, keberhasilan peringatan HUT tersebut tidak lepas dari sinergi dan kerja sama seluruh unsur pemerintah daerah bersama masyarakat.

“Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi, semangat kebersamaan, dan dedikasi seluruh pihak. Saya berharap semangat ini terus dijaga untuk kemajuan Kota Binjai ke depan,” pungkasnya. (ted/ila)

Pemkab Karo-Langkat Perkuat Kerja Sama 

KUNKER: Wakil Bupati Karo menyambut kunjungan kerja (kunker) rombongan Pemkab Langkat. 
KUNKER: Wakil Bupati Karo menyambut kunjungan kerja (kunker) rombongan Pemkab Langkat. 

KARO – Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, menyambut kunjungan kerja Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH dan Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin-angin, SE beserta rombongan di ruang rapat Matang Sitepu, Kantor Bupati Karo, Kabanjahe.

Kunjungan kerja ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus berbagi informasi terkait dukungan operasional pemerintahan dalam upaya peningkatan pelayanan publik di masing-masing daerah. Selain itu, dibahas juga potensi kerja sama di bidang pertanian, pariwisata, dan pengembangan infrastruktur.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.

“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk saling berbagi praktik baik. Kami berharap sinergi antara Kabupaten Karo dan Kabupaten Langkat semakin kuat, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mendukung kelancaran tugas pemerintah sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM, para anggota DPRD Langkat, Staf Ahli Bupati Karo, serta rombongan Sekretariat Dewan Kabupaten Langkat. (deo/ila)