30 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 3643

Presiden Cabut Aturan soal Investasi Miras, M Nuh: Jangan Hanya PHP

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI asal Sumut, Muhammad Nuh mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo mencabut aturan mengenai investasi industri minuman keras yang tercantum dalam lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Namun, Nuh meminta pencabutan lampiran Perpres tersebut secara formal sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Sudah semestinya pencabutan lampiran Perpres mengenai investasi industri minuman keras itu diformalkan, jangan hanya PHP (pemberi harapan palsu),” kata Muhammad Nuh pada acara Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Sumut di Wong Solo Gajah Mada Medan, Rabu (3/3).

Menyahuti itu, Ustad Ihsan Satri MA selaku Ketua IKADI Sumut mengatakan, miras sangat merusak kehidupan bernegara, generasi muda akan rusak dengan adanya miras yang merajalela. “Kita apreasiasi Presiden Jokowi sudah mencabutnya, kita akan kawal terus jangan hanya formalitas saja,” terang Ihsan.

Hal senada juga disampaikan DR Sakira Zandi, pembina IKADI Sumut. Menurutnya, minuman keras ini sumber malapetaka, jadi penanganannya jangan tanggung-tanggung. “Apalagi setelah dicabut Perpres ini, maka tidak boleh adalagi penjualan miras di tempat umum seperti di mini market,” katanya.
Yusmariono selaku Sekretaris IKADI Sumut juga bersuara. “Kebetulan saya guru SMP di Deliserdang. Semenjak Covid-19, murid melakukan pelajaran daring. Mereka lebih banyak berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan meniru perilaku masyarakat sekitar. Coba anda bayangkan kalau masyarakat sekitarnya banyak yang mengkonsumsi miras? Ini akan sangat berbahaya bagi masa depan mereka,” tandasnya. (adz)

Kecamatan Birubiru ‘Jemput Bola’ Perekaman e-KTP Warga

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Kecamatan Birubiru bekerjasama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil melalui Program Inovasi Sadoku ( Siap Antar Dokumen Kependudukan) melaksanakan perekaman e-KTP kepada warga lanjut usia (Lansia) dan ABK di Dusun I dan Dusun V,  Desa Periaria, Kamis (4/3) siang.

Kegiatan perekaman e-KTP tersebut juga dihadiri Camat Birubiru diwakili Konsen Tarigan, selaku Staf Kecamatan, Kasi Inovasi Pelayanan diwakili Burhanudin beserta staf Pelayanan, Kepala Desa Periaria  mewakili Sandi Sinulingga Sekdes dan Perangkat Desa, Kepala Dusun I Periaria dan Kadus V Ujung Meriah, Masyarakat Desa Peria ria yang melakukan perekaman e-KTP.

Pelayanan pembuatan dokumen kependudukan ini mendapat antusias oleh warga Kecamatan Birubiru khususnya Desa Periaria. 

Sebab, warga yang berusia lanjut (Lansia) maupun yang dalam kondisi sakit bisa mengurus dokumen kependudukannya atau e-KTP, tanpa harus ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Lubukpakam.

Aksi jemput bola inipun mendapat apresiasi dari warga, dan pelaksanaan perekaman e-KTP berjalan lancar dan aman.

Mewakili warga, Kepala Desa Periaria Abadi Tarigan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Deliserdang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil beserta Camat Birubiru, yang telah memfasilitasi perekaman e-KTP warga Desa Periaria dengan sistem jemput bola. Sehingga warga yang dalam kondisi Sakit dan lansia bisa mendapatkan dokumen kependudukannya tanpa harus jauh-jauh ke Lubukpakam.

Sementara itu, Camat Birubiru Dhani Mulyawan mengatakan, pemerintah Kecamatan birubiru mengapresiasi kerja sama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, yang telah maksimal memberikan pelayanan prima dengan turun langsung ke masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan warga di Kecamatan Birubiru khususnya di Desa Periaria. 

Dhani Mulyawan juga mengharapkan, kerja sama yang telah dilakukan dapat berlanjut ke depannya, agar masyarakat dengan mudah mendapatkan dokumen kependudukan. (rel/han)

Dengan Galaxy S21 Ultra 5G, Tiga Sineas Muda Siap Bikin Video Layaknya Film

 JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Menjalani era Better Normal, masyarakat Indonesia, pada umumnya, semakin memanfaatkan teknologi internet dalam kegiatan sehari-hari. Salah satunya adalah dalam hal mencari hiburan.

Data menunjukkan, aktivitas menonton video pada platform online mencapai 98,5% tiap bulannya. Dan Samsung dengan program Galaxy Movie Studio yang telah hadir sejak 2019, ingin turut serta memberikan sebuah tontonan yang berkualitas sekaligus mendukung para sineas muda berbakat untuk terus mengembangkan potensinya dalam menciptakan sebuah video dengan kualitas film.

Melalui teknologi perangkat pintar Galaxy S21 Ultra 5G dan Samsung QLED Smart 8K TV, Galaxy Movie Studio 2021 kembali mengajak ketiga pemenang dari Galaxy Movie Studio 2020 untuk membuat karya video terbaik mereka dan berkesempatan mewujudkan impiannya untuk memproduksi film epik dan profesional bersama dengan sutradara terkenal di Indonesia.

“Samsung melihat bagaimana generasi muda kian bersemangat dalam membuat konten video hingga membuat film. Galaxy Movie Studio di tahun ketiga kembali menghadirkan teknologi terbarunya, kini dari Galaxy S21 Ultra 5G yang cocok untuk para social expressor, content creator, dan juga para sineas muda yang ingin mengekspresikan diri melalui video,” kata Miranda Warokka, IT & Mobile Marketing Director, Samsung Electronics Indonesia.

Menurutnya, Galaxy S21 Ultra 5G terbaru memiliki teknologi unggulan dengan kamera 108 Megapixel yang mampu menghasilkan kualitas video hingga resolusi 8K, memberikan pengalaman membuat dan menonton video super epic. Dan kualitas video terbaik yang dihasilkan melalui Galaxy S21 Ultra 5G dapat langsung dinikmati di Samsung QLED Smart 8K TV. “Kami berharap dengan inovasi teknologi terdepan yang kami hadirkan untuk membuat dan menikmati sebuah film berkualitas, Galaxy Movie Studio dapat memberikan pengalaman yang tak terlupakan dan dapat terus menginspirasi sineas muda di luar sana untuk berani membuat film ke tahap yang lebih serius dan profesional,” ungkap Miranda.

Galaxy Movie Studio merupakan sebuah wadah yang dibentuk pada tahun 2019 bagi para pengguna smartphone Samsung untuk dapat memperkaya keahliannya dalam membuat konten video dengan kualitas seperti film. Didukung oleh berbagai pihak untuk dalam mengadakan workshop secara offline dan online, Galaxy Movie Studio mendapatkan sambutan positif dari para konsumen dan juga para sutradara Indonesia yang terlibat.

Di tahun keduanya, Galaxy Movie Studio 2020 memberikan kesempatan langsung kepada para sineas muda yang memproduksi movie-like konten melalui kompetisi. Kompetisi tersebut menghasilkan pemenang yang pada tahun ketiga Galaxy Movie Studio 2021, mereka membuktikan bakat sesungguhnya ke tingkatan yang lebih profesional lagi.

Para pemenang Galaxy Movie Studio 2020 ikut serta kembali dalam kompetisi pembuatan film pendek, ketiga finalis tersebut adalah: Rezy Junio Bernessa sebagai pemenang kategori Best Picture, Hasna Rafida Sari sebagai pemenang kategori Best Cinematography dan tidak lupa Kenza Luthfiani sebagai pemenang kategori People’s Choice. Mereka melanjutkan kembali perjalanan mereka dalam membuktikan keseriusan mereka di dunia perfilman Indonesia dengan membuat film pendek ciptaan mereka sendiri menggunakan Galaxy S21 Ultra 5G.

Selama dua minggu mendatang, masing-masing peserta akan ditantang untuk membuat video epik mereka bertemakan “Finding Oneself through Epic Journey” yang akan direkam dengan Galaxy S21 Ultra 5G. Hasil terbaik dari para pemenang akan dinilai berdasarkan kekuatan cerita, penokohan dan karakter juga pengambilan visual yang epik. Nantinya, hasil terbaik ini akan membawa salah satu sineas muda terpilih berkesempatan untuk menjadi bagian dari produksi film pendek Galaxy Movie Studio 2021 bersama sutradara profesional yang akan segera Samsung umumkan.

Miranda menambahkan, setelah pembekalan di Galaxy Movie Studio tahun pertama dan tahun kedua, kini Samsung ingin menjadikan nyata bahwa kecanggihan teknologi Samsung dapat menciptakan sebuah hasil film pendek yang epic hasil kolaborasi sineas muda dan professional. Samsung berharap untuk terus dapat memfasilitasi mereka yang memang ingin serius menjadi sineas muda professional dan meraih mimpi mereka untuk menjadi besar dan menciptakan cerita epic mereka. “Kami pun senantiasa mendukung seluruh masyarakat, termasuk rekan media, yang juga mau berkarya dalam industri perfilman Indonesia. Tentunya teknologi dari Samsung juga dapat menjadi wadah untuk kita menghasilkan dan menikmati video dengan kualitas terbaik. Jadi terus tunggu update dari kelanjutan Galaxy Movie Studio tahun ini sehingga kamu tidak ketinggalan momen epiknya,” tutup Miranda.(rel/adz)

Inovasi Masa Depan dengan Fitur-fitur Konektivitas Samsung Galaxy S21 Series 5G!

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Samsung Galaxy S21 Series 5G yang diluncurkan di Indonesia pada akhir Januari silam, memang memiliki beraneka ragam fitur serta spesifikasi yang epic yang semakin mempermudah pengguna untuk menangkap ekspresi mereka sehari-hari dengan lebih baik lagi. Sehingga jangan heran apabila Samsung Galaxy S21 Series 5G menjadi salah satu smartphone yang menarik bagi para social expressor.

Fitur-fitur kamera pada Samsung Galaxy S21 Series 5G memang sudah sangat mumpuni bagi para social expressor untuk dapat menangkap momen-momen epik mereka dengan kualitas gambar yang memukau. Ditambah dengan performa dari Exynos 2100 yang memastikan pengguna untuk melakukan hal-hal yang mereka cintai dengan perangkat Galaxy mereka dengan lebih baik lagi. Namun, hal yang membuat Samsung Galaxy S21 Series 5G menjadi smartphone ‘masa depan’ tidak hanya terbatas pada inovasi yang dihadirkan melalui fitur-fitur tersebut, melainkan juga dari inovasi fitur fitur konektivitas yang dihadirkan oleh Samsung Galaxy S21 Series 5G.

“Melalui setiap produk yang dikeluarkan, Samsung selalu berupaya untuk menjawab tantangan-tantangan yang relevan. Situasi saat ini membuat Samsung menyadari pentingnya konektivitas bagi para penggemar Galaxy di seluruh dunia, oleh karena itu melalui Samsung Galaxy S21 Series 5G, Samsung menghadirkan inovasi konektivitas dalam bentuk dukungan perangkat kepada teknologi masa depan yaitu 5G, WiFi 6E, dan UWB. Melalui konektivitas tersebut, Samsung ingin memastikan bahwa pengguna Samsung Galaxy S21 Series 5G akan tetap relevan di masa sekarang, dan masa yang akan datang.” Ujar Verry Octavianus Product Marketing Manager Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia.

5G dan WiFi 6E Konektivitas Generasi Selanjutnya
Sebagai teknologi masa depan 5G mampu menghadirkan konektivitas low latency, dan bandwidth yang menurut ahli dapat mencapai hingga 100 kali lebih cepat daripada jaringan 4G, dan bahwa 5G cepat atau lambat akan hadir di berbagai negara di seluruh dunia dan akan dirasakan oleh konsumen untuk mendukung berbagai macam kebutuhan mereka SoC yang dimiliki oleh Samsung Galaxy S21 Series 5G sudah kompatibel dengan 5G sehingga dapat mendukung konektivitas generasi selanjutnya.

Tidak berhenti di sana, konektivitas lebih cepat ini juga didukung oleh performa yang mumpuni, sehingga ketika 5G sudah benar-benar dapat di adopsi di Indonesia, pengguna dapat menikmati konektivitas 5G sepenuhnya dengan menggunakan Samsung Galaxy S21 Series 5G. Selain 5G salah satu fitur konektivitas yang akan hadir khusus untuk varian Galaxy S21 Ultra 5G adalah WiFi 6E.

WiFi 6E sendiri merupakan ekstensi dari WiFi 6, sebenarnya tidak ada perbedaan yang mencolok dari segi kecepatan, namun kehadiran WiFi 6E adalah menambah band 6Ghz yang lebih baru dan lebih luas sehingga mengurangi intervensi dari perangkat-perangkat lain yang menggunakan konektivitas WiFi yang sama sehingga menghasilkan koneksi yang lebih cepat.

Samsung Galaxy S21 Ultra 5G merupakan salah satu dari early adopter dari WiFi 6E, Galaxy S21 Series 5G juga telah mendukung Intelligent WiFi yang telah disempurnakan, sehingga memberikan pengalaman tanpa hambatan saat menggunakan internet dalam berbagai situasi. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan algoritma AI untuk menganalisis dan memprediksi pola lalu lintas aplikasi yang digunakan dalam perangkat dan kualitas sambungan Wi-Fi secara real-time. AI juga mengatur kualitas Wi-Fi yang dioptimalkan untuk performa dan untuk mengurangi latensi yang diperlukan oleh aplikasi yang menuntut seperti panggilan video, cloud gaming, dan streaming. Dan apabila koneksi Wi-Fi diperkirakan akan buruk, koneksi akan dengan cepat beralih ke jaringan seluler untuk memberikan pengalaman jaringan yang lebih baik dan tanpa gangguan.

Ultra Wide Band, Permudah Integrasi Antarperangkat

Kesamaan antara Ultra Wide-Band (UWB) dengan teknologi seperti Bluetooth dan Wifi adalah ketiganya sama sama merupakan jaringan komunikasi nirkabel berjangkauan pendek yang menggunakan gelombang radio untuk beroperasi. Perbedaannya tidak seperti WiFi dan Bluetooth, UWB beroperasi dengan menggunakan frekuensi yang sangat tinggi, sehingga sangat cocok untuk digunakan untuk menangkap data-data spasial dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.

Salah satu fitur pada Samsung Galaxy S21 Series 5G yang telah secara penuh memanfaatkan UWB adalah SmartThings Find, dimana pengguna dapat menemukan perangkat yang terselip dengan mudah, lebih jauh lagi, pengguna juga dapat memanfaatkan signal UWB dari perangkat Galaxy yang juga telah mendukung UWB untuk membantu mengarahkan ke lokasi perangkat yang hilang tersebut. Namun kedepannya Samsung melihat potensi UWB sebagai suatu sarana yang dapat semakin memudahkan pengguna Samsung Galaxy S21 Series 5G untuk menjalankan kehidupan sehari-hari dengan lebih seamless.

Jadikan Momen Lebih Epik
Samsung menetapkan harga resmi Galaxy S21 5G mulai Rp12.999.000, Galaxy S21+ 5G mulai Rp15.999.000, Galaxy S21 Ultra 5G mulai Rp18.999.000. Mulai 1 hingga 7 Maret 2021, Samsung menawarkan berbagai promo pembelian menarik dengan skema sebagai berikut:
Untuk setiap pembelian Samsung Galaxy S21 Ultra 5G, pelanggan akan mendapatkan; Galaxy Watch Active2 44mm Silver seharga Rp3.399.000. Untuk pembelian dengan skema Trade-in, pelanggan akan mendapatkan cashback sebasar Rp1 juta. Untuk pembelian secara reguler, pelanggan akan mendapatkan tambahan paket data operator. Untuk setiap pembelian Samsung Galaxy S21+ 5G, pelanggan akan mendapatkan Galaxy Buds Pro seharga Rp2.999.000.

Untuk pembelian dengan skema Trade-in, pelanggan akan mendapatkan cashback sebasar Rp1 juta. Untuk pembelian secara reguler, pelanggan akan mendapatkan tambahan paket data operator. Untuk setiap pembelian Samsung Galaxy S21 5G, pelanggan akan mendapatkan; Galaxy Buds Live seharga Rp2.599.000. Untuk pembelian Samsung Galaxy S21 Series 5G di Samsung E-store, silakan kunjungi https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s21-5g/buy/. Dan untuk informasi lebih lanjut seputar Galaxy S21 5G series, kunjungi https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s21-ultra-5g/ dan https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s21-5g/.(reladz)

Epson Luncurkan A3 EcoTank Monochrome dan WorkForce

LUNCUR: Epson saat peluncuran produk 1st A3 EcoTank Monochrome dan rangkaian produk New WorkForce Scanner bisnis yang menjadi rangkaian acara Epson terakhir di FY2020.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Masih di awal tahun 2021, Epson hadir dengan acara peluncuran produk 1st A3 EcoTank Monochrome dan rangkaian produk New WorkForce Scanner bisnis yang menjadi rangkaian acara Epson terakhir di FY2020.

LUNCUR: Epson saat peluncuran produk 1st A3 EcoTank Monochrome dan rangkaian produk New WorkForce Scanner bisnis yang menjadi rangkaian acara Epson terakhir di FY2020.

Dengan hadirnya produk terbaru Epson bisa menjadi solusi untuk menunjang aktivitas dan produktifitas selama kondisi pandemi saat ini. Printer 1st A3 EcoTank Monochrome terbaru dan rangkaian produk New WorkForce Scanner bisnis ini dirancang untuk mendukung kebutuhan usaha kecil dan menengah yang membutuhkan pemindaian dengan volume tinggi dan kualitas terbaik.

Rangkaian produk terbaru ini juga dihadirkan bagi bisnis atau perusahaan yang mulai beralih ke pengarsipan digital seperti sektor keuangan, perawatan kesehatan, korporasi dan pemerintah.

“Epson Indonesia akan terus berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dengan menyediakan produk-produk berkualitas, inovatif, serta berteknologi mutakhir bagi para pecinta produk Epson di Indonesia, terutama di kondisi pandemi saat ini. kami berharap dengan hadirnya produk-produk kami ini menjadi solusi terbaik bagi pelanggan untuk tetap bisa beraktivitas dan produktif selama bekerja dan belajar dari rumah.” ujar Head of Marketing Division Epson Indonesia, Riswin Li.

Sebagai vendor tangki tinta nomor satu di Asia Tenggara, Epson meluncurkan printer monokrom A3 EcoTank pertamanya, EcoTank M15140, solusi pencetakan monokrom ringkas dan hemat biaya yang menghasilkan kualitas tinggi dengan hasil cetak tahan lama untuk bisnis. Didukung dengan Teknologi PrecisionCore revolusioner Epson, EcoTank M15140 dapat mencetak di ukuran 25ipm hingga A3 +, memindai, dan menyalin dengan kecepatan tinggi, menjadikannya printer yang ideal untuk kantor ritel dan perusahaan. Pengguna bisa mendapatkan kualitas cetak sempurna hingga 4800dpi, dengan tinta DURABrite ET M15140 dengan harga terjangkau, dan menghasilkan hingga 7.500 halaman cetakan ekstra tajam, jernih, tahan air dan noda – termasuk barcode – untuk dokumen bisnis hitam putih berkualitas tinggi.

“Printer A3 Monokrom, 3-in-1 ini menawarkan total biaya kepemilikan yang cukup rendah tanpa mengurangi kualitas cetak, memungkinkan bisnis di ritel dan ruang korporat menikmati lebih sedikit perawatan dan lebih sedikit waktu henti sehingga pengguna dapat fokus pada hal-hal penting lainnya.” kata Syahrizal Apriyanto selaku Head of Consumer & Retail Development Department Epson Indonesia Printer EcoTank M15140 Monokrom ini dilengkapi dengan Heat-Free Technology-Teknologi Bebas Panas milik Epson. Teknologi yang menyederhanakan proses pencetakan dengan keuntungan biaya jangka panjang dan manfaat bagi lingkungan. Tidak seperti printer laser tradisional yang membutuhkan pemanasan awal dan peleburan untuk melelehkan toner ke atas kertas, printhead Heat-Free piezo-electric di EcoTank M15140 dapat langsung memasukkan tinta ke kertas untuk membuat cetakan hitam dan putih. Karena tidak ada panas yang dihasilkan selama proses tersebut, maka hal ini dapat menghemat lebih banyak biaya listrik dan suku cadang saat proses. Printer monokrom multifungsi baru ini memiliki kapasitas kertas yang tinggi hingga 550 halaman, mengurangi waktu berhenti untuk isi ulang kertas sehingga meningkatkan efisiensi proses pencetakan. Pemindaian dan pengeditan juga disederhanakan dengan Epson ScanSmart, yang mengubah dokumen yang dipindai ke dalam berbagai format untuk penggunaan yang berbeda. Selain itu, fitur Wi-Fi dan Wi-Fi Direct printer, juga memudahkan pengguna untuk mencetak dari dan di mana saja dengan mengirim dokumen yang akan dicetak dari perangkat pintar menggunakan aplikasi Epson iPrint. Epson EcoTank M15140 tersedia di Indonesia mulai Februari 2021. Hubungi Dealer Resmi Epson setempat Anda untuk informasi lebih lanjut. Tidak hanya printer Epson EcoTank M15140 dari Epson. Di hari hari yang sama Epson kembali memperluas rangkaian pemindai bisnis dengan memperkenalkan lima model baru ke rangkaian produk WorkForce: DS-530II, DS-570WII, DS-730N, DS-770II dan ES-580W. Dirancang untuk mendukung kebutuhan pemindaian dengan volume tinggi, model ini dikembangkan untuk mendukung kebutuhan usaha kecil hingga menengah di beberapa sektor seperti keuangan, perawatan kesehatan, korporasi dan pemerintah. (rel/ram)

114 UMKM Sergai Terima Bantuan Stimulus

SERAHKAN : Bupati Sergai, Darma Wijaya menyerahkan bantuan stimulus kepada pelaku UMKM di Sergai.

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 114 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sergai, menerima bantuan stimulus dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perdagangan Sergai. Penyerahan bantuan stimulus tersebut dilaksanakan di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Sergai, Rabu (3/3).

SERAHKAN : Bupati Sergai, Darma Wijaya menyerahkan bantuan stimulus kepada pelaku UMKM di Sergai.

Bupati Sergai Darma Wijaya menyatakan, bantuan ini berbentuk peralatan usaha seperti mesin jahit, mesin gulung, mixer, kompor gas, blender dan lain sebagainya yang berasal dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Sergai dengan jumlah total sebanyak 226 unit.

“Karena bantuan ini sifatnya sebagai stimulus, hendaklah para penerima mengartikannya sebagai dorongan untuk berkembang di tengah situasi pandemi Covid-19, perekonomian merupakan salah satu aspek utama yang mesti dibangkitkan mengingat dampak Covid-19 sangat dirasakan utamanya oleh para pelaku usaha,” jelasnya.

Jelas Darma Wijaya, akibat pandemi banyak usaha yang terpuruk. “Manfaatkan bantuan ini dengan maksimal untuk meningkatkan perekonomian warga sekalian, tapi jangan lupa dalam menjalankan kegiatan usaha tetap terapkan protokol kesehatan,”katanya.

Sementara itu, Kadis Perindag Sergai Karno merincikan bantuan stimulus ekonomi ini didistribusikan di dua tempat, yakni di Kantor Camat Sei Rampah dan di Kantor Desa Pematang Setrak. Di Sei Rampah sendiri disalurkan bantuan bagi 76 UMKM dengan peralatan sebanyak 128 unit, sedangkan di Desa Pematang Setrak disalurkan bantuan untuk 38 UMKM dengan jumlah peralatan sebanyak 98 bush. “Semoga bantuan stimulus ini diharapkan mampu menguatkan kemandirian pelaku UMKM di tengah tantangan pandemi Covid-19,” jelasnya. (ian/han)

Dua Rumah Warga Ditimpa Pohon Tumbang

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Hujan deras disertai angin puting beliung melanda Kabupaten Nias Barat, Selasa (2/3)sore. Akibatnya, sejumlah pepohonan tumbang hingga menimpa rumah warga.

Salah satu rumah yang ditimpa pohon tumbang di Desa Sisobambowo, Kecamatan Mandrehe, khususnya Balohili Dusun, dua pohon tumbang menimpa rumah warga.

Salah seorang warga, Emanueli Hia mengatakan, pohon tumbang menimpa rumah warga Sihusin Daeli alias Ama Yupi, dan rumah Notatema Gulo alias Ama Ica. ”Untung saja penghuninya tidak berada di rumah,”kata Emanueli.

Oleh warga meminta Pemkab Nias Barat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk turun ke lokasi dan memberikan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah. “Kami minta Pemkab Nias menurunkan bantuan kepada korban yang rumahnya ditimpa pohon,”kata Emanueli.(mag-11)

Umar Zunaidi Minta HUT Tebingtinggi Diteliti Ulang

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, Plt Kadis Pendidikan Idham Khalid menerima kunjungan Tim Peneliti Budaya USU, Dr Suprayitno, Drs Eddy Sumarno dan Dra Junita Setiana Ginting dalam rangka penelitian peninjauan kembali Hari Jadi Kota Tebingtinggi dari Tim Peneliti Budaya dari USU, Selasa (2/3) sore.

AUDIENSI: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menerima audiensi Dr Suprayitno, selaku Ketua Tim Peneliti Budaya dari Universitas Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan bahwa, Hari Jadi Kota Tebingtinggi yang diperingati setiap tahun, pada 1 Juli merupakan hari lahir Pemerintahan Hindia Belanda.

“Ini kalau terus menerus kita peringati, seperti saja kita mengingat bahwa kita ini masih di bawah Pemerintahan Hindia Belanda. Padahal, sebelum Pemerintahan Hindia Belanda, Kota Tebingtinggi ini sudah ada, kita yakin itu dan bukti bukti sejarah banyak, sudah ada,” jelas Umar.

Umar Zunaidi meminta dan berharap kepada para pakar terutama dari USU, untuk membantu meneliti sejarah sebenarnya Kota Tebingtinggi, kira kira tahun berapa dan dimana tempatnya, tentunya dengan argumentasi ilmiah yang ada dan didukung dengan bukti dan fakta yang ada.

Sedangkan Dr Suprayitno selaku Ketua Tim Peneliti Budaya dari USU, tujuan audiensi ini dalam rangka pelurusan sejarah khususnya mengenai Hari Jadi Kota Tebingtinggi. “Sesuai dengan arahan Wali Kota Tebingtinggi, kami akan melakukan beberapa kajian kajian dan penelitian terkait kapan berdirinya Kota Tebingtinggi,” bilang Suprayitno. (ian)

Panen Perdana, Gubsu: Diharap Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lokal

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi melakukan panen perdana komoditi bawang merah dan kentang di lokasi Food Estate, Desa Ria-ria, Kecamatan Pollung, Humbang Hasundutan (Humbahas), Rabu (3/3). Panen tersebut diharapkan menjadi motivasi keberhasilan program Food Estate untuk memenuhi kebutuhan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

Gubernur menyampaikan, produksi bawang merah dan kentang dari program dimaksud diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Sumut dan nasional. “Secara umum hasil panen bawang merah dan kentang ini merupakan keberhasilan awal. Untuk itu, saya mengajak setiap pihak agar optimis. Jadikan ini motivasi untuk menjadikan Humbahas sebagai lumbung pangan nasional,” imbuhnya.

Diketahui, pemerintah membuka lahan Food Estate atau lumbung pangan nasional di Humbahas, di atas lahan seluas 3.000 hektare. Pada tahap pertama, lahan yang digunakan seluas 215 hektare dipergunakan untuk pengembangan bawang merah, bawang putih dan kentang.

Gubernur juga mengajak setiap pihak, agar berkolaborasi menyukseskan lumbung pangan di Sumut. Cita-cita tersebut tidak akan tercapai jika dikerjakan oleh satu pihak saja. “Kita harus kolaborasi termasuk masyarakat, kasih semangat kita lakukan yang terbaik untuk negara kita khususnya Sumut yang kita cintai ini,” ujar Gubernur.

Senada dengan Gubernur, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor mengatakan meski belum maksimal, panen dianggap cukup berhasil. “Panen perdana ini belum maksimal, dikarenakan kadar asam tanah yang tinggi dan intensitas curah hujan yang cukup tinggi, tapi dengan keadaan seperti ini, kami anggap panen sudah berhasil,” jelas Dosmar.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Humbahas Oloan Nababan, Forkopimda Kabupaten Humbahas, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Dahler Lubis, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Azhar Harahap.(rel)

Migas Langka, Pertamina Sidak ke Pangkalan-pangkalan di Dairi

SIDAK- Kabag Perekonomian Setda Dairi, Lipinus Sembiring dan tim monitoring saat sidak kesalah satu pangkalan tabung gas bersubsidi 3kg, tepatnya di pangkalan Napit Gas, Jalan Sulang Silima Sidikalang, Rabu (3/3).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Tim monitoring peredaran minyak dan gas tabung bersubsidi 3 kilogram yang terdiri dari Pemerintah Kabupaten Dairi, Kejaksaan, Polres dan PT Pertamina melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kesejumlah pangkalan di kecamatan Sidikalang.

SIDAK- Kabag Perekonomian Setda Dairi, Lipinus Sembiring dan tim monitoring saat sidak kesalah satu pangkalan tabung gas bersubsidi 3kg, tepatnya di pangkalan Napit Gas, Jalan Sulang Silima Sidikalang, Rabu (3/3).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Sidak dipimpin Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setda Dairi, Lipinus Sembiring, Rabu (3/3). Tim mendatangi pangkalan UD Raymon di jalan Air Bersih, Pangkalan Robin Situmorang, Pangkalan Napit Gas, Pangkalan Reini Meta Aritonang di Desa Bintang, serta kios di Pasar Lama.

Ikut dalam sidak, Kepala Seksi (Kasi) Datun Kejaksaan Dairi, Azmi, Kepala Bidang Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Tetpadu Satu Pintu, Edwin Nababan, Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan Perdagangan, Rinaldo Panggabean serta Herry FW Administrasi SDM Rayon III PT Pertamina.

Dari sidak tersebut, ditemukan Pangkalan tidak ada stok tabung subsidi dan juga ada satu kios di Pasar Lama Sidikalang belum memiliki plang merek, tetapi jumlah stok gas sudah mirip Pangkalan, karena pasokan satu bulan 1.120 tabung.

Kepada wartawan, Kabag Perekonomian, Lipinus Sembiring mengatakan, sidak dilakukan menindaklanjuti banyaknya laporan masyarakat terkait kelangkaan yang diindikasikan pelanggaran harga eceran tertinggi (HET).

Menurutnya, kelangkaan serta indikasi melanggar HET terjadi diduga karena kurangnya pengawasan dari agen tabung bersubsidi terhadap pangkalan. Lipinus menyebut, harga tabung subsidi sering dikeluhkan masyarakat penerima manfaat terlalu mahal.

Sejumlah fakta di lapangan, ditemukan, terjadi keterkaitan pengecer dan pangkalan. Sementara, pengecer tidak memiliki legalitas untuk menjual tabung elpiji 3 kg. Padahal, faktanya dilapangan pengecer yang mengusai kepemilikan tabung 3 kg. “Sementara ditingkat pengecer tidak ada batasan HET, dan HET ada di pangkalan,”ucapnya.

Temuan lainya dalam sidak yang dilakukan, sebut Lipinus, terjadi penumpukan pangkalan pada satu tempat yang melelibihi kebutuhan wilayah yang memicu pendistribusian tidak efekfif karena ada distribusi yang tidak diperlukan menambah biaya.

Selanjutnya, pengaturan wilayah pangkalan, tidak jelas siapa yang mengatur wilayah itu. Pengecer (masyarakat) tidak memahami distribusi elpiji 3 kg dilindungi UU atau diikat dengan aturan yang jelas karena barang subsidi. “Melalui sidak yang kami lakukan, diharapkan adanya regulasi mengatur Tata Distribusi dan HET yang dipatuhi oleh pelaku distribusi. Terjadi pemerataan pangkalan diseluruh wilayah supaya mudah dijangkau masyarakat,”ujar Lipinus. (rud).