Home Blog Page 3658

Guru SMP di Karo Ajak Siswa Belajar IPS Metode Akrostik, I = Imigrasi

JUHAR, SUMUTPOS.CO – Mengusir kejenuhan dalam diri siswa selama belajar daring di masa pandemi Covid-19, guru IPS sekaligus wali kelas di SMP Negeri 2 Juhar, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Elmi Yuniarti, berinisiatif mengajak siswa bermain sambil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

“Di awal semester genap tahun 2021 ini, saya guru pertama yang diminta mengajar siswa mulai kelas VII sampai kelas IX. Nah… agar suasana belajarnya menyenangkan, saya mengajak siswa dari semua kelas bermain akrostik dalam istilah-istilah IPS,” jelas Elmi Yuniarti kepada Sumut Pos, Jumat (25/3).

Apa itu akrostik?

Akrostik, jelas salahsatu fasilitator daerah komunikasi Kabupaten Karo Program Pintar Tanoto Foundation ini, berasal dari bahasa Yunani: Akrostichis. Artinya, sajak dengan huruf awal baris menyusun sebuah kata atau kalimat.

“Belajar dari definisi itu, saya tergerak menggunakan akrostik dalam mengajarkan IPS di kelas, dengan menggunakan unsur MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, Refleksi),” ungkapnya.

Lewat WhatsApp Group, Elmy mengarahkan siswa menyusun istilah IPS menggunakan nama masing-masing siswa, sekaligus arti atau definisinya. “Susunlah nama lengkap kalian dengan cara memanjang dari atas ke bawah. Ambil huruf awal sebagai petunjuk untuk menyusun sebuah kalimat. Kemudian cari arti kalimat dari huruf awal nama tersebut. Kalimat yang disusun diambil dari buku paket IPS kelas IX,” katanya mengarahkan.

Misalkan nama siswa adalah ELMI, maka siswa diarahkan mencari istilah atau glosarium IPS diawali huruf E L M I. Contoh, E = Ekonomi adalah…, L = Lempeng Benua adalah…, M = Moneter adalah…, I = Imigrasi adalah….

Guru IPS sekaligus wali kelas di SMP Negeri 2 Juhar, Kabupaten Karo, Elmi Yuniarti, mengajak siswa bermain sambil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan metode akrostik.

Untuk itu, ia mengingatkan para siswa untuk mengingat dan membaca materi dalam pelajaran IPS yang sudah mereka pahami pada pelajaran sebelumnya.

Dengan metode akrostik, ia berharap siswa lebih paham berbagai istilah atau glosarium atau daftar alfabet –istilah dalam suatu ranah pengetahuan tertentu yang dilengkapi dengan definisi– untuk istilah IPS.

Perlu diingat, bahwa mengajar menggunakan konsep akrostik harus mengikuti materi yang sedang diajarkan, agar siswa tidak melebar ke istilah yang tidak masuk dalam ranah materi pelajaran.

Berikutnya tiap siswa melaporkan hasil latihannya kepada ke guru melalui WA pribadi. Pengumpulan hasil atau tugas secara individu boleh dilakukan dengan mengunggah ke akun Facebook siswa pribadi masing-masing, dengan mengtag nama guru IPS.

“Tujuannya, agar terjalin komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua. Karena orang tua siswa juga umumnya memilki akun facebook yang dipakai bersama anak-anak mereka,” jelasnya.

Dengan unsur MIKiR, siswa diberi kebebasan dalam mengekpresikan tugasnya.

Salahsatu contoh tugas yang dikerjakan anak didiknya.

Hasilnya sungguh di luar dugaan Elmy. Dengan menggunakan metode akrostik, ia menilai semangat belajar siswa bertambah, dan tingkat pemahamam siswa tentang IPS juga lebih tinggi. Terbukti dari daftar istilah IPS yang mereka pilih.

Siswa bernama GRACE NATALIANI misalnya, berhasil membuat akrostik dengan namanya: yakni GRACE: Globalisasi, Revolusi, Asimilasi, Cultural Animosity, Ekonomi. Dan NATALIANI: Nasionalisme, Akulturasi, Transmigrasi, ASEAN, Lembaga Sosial, Invasi, Agresi, Nasionalisasi, Importir.

Siswa bernama SERIN memilih kata: Separatisme, Etnosentrisme, Reformasi, Imigran, Norma.

“Siswa berlomba menyelesaikan tugasnya dan mengunggahnya ke media sosial. Sebagai guru, saya menilai tugas siswa dengan memberi komentar di kolom komentar, dan emoticon di media Facebook. Siswa lain juga diharapkan memberi komentar, dengan harapan terjadi komunikasi antar guru dan siswa, antara siswa dengan siswa lainnya, serta dengan orang tua siswa yang dapat mengikuti perkembangan anaknya dalam pelajaran,” urainya.

Belajar IPS dengan metode akrostik, menurut Elmy, hasilnya luar biasa. Siswa menjadi makin kreatif, dan mampu menjadikan media sosial sebagai wadah belajar. Bukan lagi sekadar wadah untuk mejeng dan update status curhat.

“Makna pembelajaran lewat praktik akrostik, selain mengajarkan ilmu pengetahuan, juga mengajarkan tentang bersosialisasi. Cukup menyenangkan,” tutupnya, seraya tersenyum lebar. (rel/mea)

Beli Kreatif Danau Toba Berdayakan UMKM Sumut Perluas Pasar

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pandemi Covid-19 telah membuat berbagai sektor industri mengalami keterpurukan. Industri pariwisata dan ekonomi kreatif mengalami kerugian besar selama pandemi covid- 19. Ribuan hotel dan pekerjanya menjadi korban. Pelaku ekonomi kreatif (UMKM) tidak leluasa untuk berkreasi.

Menjawab permasalahan tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya memberdayakan pelaku ekonomi kreatif dengan program digitalisasi UMKM. Danau Toba, Sumatera Utara sebagai kawasan wisata superprioritas, harus didukung dengan industri kreatif yang modern dalam hal promosi dan pemasaran produk pelaku ekonomi kreatif.

Kampanye Beli Kreatif Danau Toba, salah satu contoh digitalisasi pelaku ekonomi kreatif dalam memasarkan produk dan memperluas pasar. Kegiatan Beli Kreatif Danau Toba sudah berlangsung sejak 20 Februari 2021 hingga Juni 2021 dan merupakan bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) 2021.

Beli Kreatif Danau Toba diikuti 200 pelaku ekonomi kreatif, menghadirkan beragam produk kreatif seperti 121 kuliner, 29 produk fesyen dan 50 kriya. Selain itu digitalisasi pelaku ekonomi kreatif akan menambah wawasan pelaku kreatif dalam pemasaran produk mereka.

Para pelaku ekomnomi kreatif Beli Kreatif Danau Toba akan mendapatkan pelatihan, pendampingan secara offline dan online untuk peningkatan omset. Selain itu, penyerapan tenaga kerja hingga perluasan pasar menjadi target digitalisasi pelaku ekonomi kreatif Beli Kreatif Danau Toba. Untuk pemasarannya akan dibantu melalui marketplace dan e-commerce.

“Banyak benefit yang akan didapatkan dalam program Beli Kreatif Danau Toba Artisanal 200 peserta ini, tidak hanya soal pelatihan, melainkan akan difasilitasi untuk iklan di Facebook, Instagram dan membuka kesempatan ekspor yang bekerjasama dengan Dirjen Bea Cukai. Pembebasan pajak dapat dilakukan kalau ada program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) dari pemerintah dalam pengurusan pajak.

Ditambah kita akan mendampingi juga, dengan berbagai macam fasilitas lainnya. Salah satunya ongkos kirim gratis, yang sedang kita formulasikan dengan PT. Pos Indonesia, kemudian tentunya yang paling penting dengan marketplace, antara lain; bagaimana hadir di marketplace (onboarding) untuk meningkatkan omset dari peserta,” jelas Yuana Rochma Astuti, Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf.

Sebanyak 200 pelaku kreatif yang berpartisipasi dalam Beli Kreatif Danau Toba mewakili pelaku kreatif dari 33 kabupaten dan kota di Sumatera Utara, yang sebelumnya telah diriset berdasarkan target pelaku ekraf dan buyers. Beli Kreatif Danau Toba juga ditujukan untuk promosi dan meningkatkan daya beli produk lokal.

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang program Beli Kreatif Danau Toba, Informasi lengkap mengenai progress program dapat dilihat pada sosial media Instagram & Facebook Page @belikreatiflokal dan website www.belikreatifdanautoba.belikreatiflokal.id. (rel)

250 Mahasiswa Ikuti E-Coaching Jam Tambang Emas Martabe

Ruli Tanio, Direktur Engineering PT Agincourt Resources saat menyampaikan materi Latest Technological Advancement di industri pertambangan di acara ECJ 2021 virtual.

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, kembali menyelenggarakan E-Coaching Jam (ECJ) 2021, dalam rangkaian International Conference on Geological Engineering and Geosciences (ICGoES) bertema Big City Challenges on Geohazard and Georesources Sabtu (20/3) lalu.

ECJ kali ini bekerjasama dengan Departemen Teknik Geologi – Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), diselenggarakan secara virtual melalui Zoom dan Live Youtube. ECJ diikuti oleh sekitar 250 mahasiswa dari UGM dan beberapa Universitas lain di Indonesia.

Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, menyatakan meski masih di masa pandemi Covid-19, PT Agincourt Resources tetap berkomitmen untuk menggelar program ECJ di tahun 2021.

“Kali ini kami menghadirkan Ruli Tanio, Direktur Engineering PT Agincourt Resources yang akan memaparkan topik Latest Technological Advancement. Ruli mengupas teknologi terkini yang telah diaplikasikan di perusahaan tambang seperti di Tambang Emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources,” kata Katarina, saat menyampaikan materinya Ruli Tanio didampingi moderator perwakilan dari Universitas Gajah Mada yakni Dr. Eng. Ir. Lucas Donny Setijadji, ST., M.Sc., IPU , Dosen dan Peneliti Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada.

Senior Manager Corporate Communications, Katarina Siburian Hardono saat memberikan sambutan dalam ECJ 2021 secara virtual yang digagas PT Agincourt Resources.

Katarina menyatakan, sebuah kehormatan bagi PT Agincourt Resources bisa berkolaborasi kembali dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam konferensi yang merupakan forum bagi para peneliti internasional, akademisi, praktisi, pembuat kebijakan dan komunitas terkait untuk berdiskusi, berbagi dan bertukar penelitian terbaru mereka, kasus terkini, review dan kemajuan terkait bidang teknik geologi dan geosains. 

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Agung Setianto sebagai  Kepala Departemen Teknik Geologi FT UGM dan tim atas kepercayaan pada Agincourt Resources untuk menggelar E-Coaching Jam, ini merupakan kali kedua kami berkolaborasi dengan UGM,” kata Katarina.

ECJ merupakan salah satu program tahunan PT Agincourt Resources, sebagai bentuk dukungan nyata perusahaan dalam meningkatkan kualitas dunia pendidikan di Indonesia. ECJ menjadi ajang komunikasi baik online maupun tatap muka antara para mahasiswa dengan banyak praktisi/ahli pertambangan dari Tambang Emas Martabe. 

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2014, ECJ telah berhasil menjembatani diskusi lebih dari 40 ahli pertambangan dengan 3.000 orang mahasiswa di seluruh Indonesia. Program ini juga telah berhasil mendapatkan penghargaan CSR Indonesia Awards 2019.

Sebagian para peserta saat mengikuti ECJ 2021 secara virtual yang digagas PT Agincourt Resources.

Melalui ECJ, para mahasiswa dari berbagai jurusan terkait pertambangan diharapkan bisa mendapatkan ilmu serta pemahaman baru mengenai industri pertambangan, sehingga nantinya lebih siap dalam menghadapi dunia kerja. “Tentu dengan digelarnya program ECJ ini kami berharap, ilmu dan pengalaman yang diberikan pembicara bisa menjadi bekal para mahasiswa dalam memasuki dunia kerja nanti, khususnya dunia kerja di Industri pertambangan,” kata Katarina.

Katarina menegaskan PT Agincourt Resources tetap berkomitmen untuk terus mengembangkan dan menggelar ECJ agar menjadi sarana untuk memfasilitasi peningkatan mutu akademis para mahasiswa sehingga lebih siap dalam memasuki dunia kerja di industri pertambangan. Katarina pun mengundang para mahasiswa yang ingin berdiskusi lebih lanjut untuk bergabung dalam komunitas ECJ Tambang Emas Martabe dan langsung mengirimkan surat elektronik ke Martabe.eCoachingJam@agincourtresources.com.

Agung Setianto, Kepala Departemen Teknik Geologi FT UGM menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT Agincourt Resources yang sering membantu dan memberikan dukungan kepada UGM khususnya dalam acara Geoweek tahunan ini. “Tentunya harapan kami kerjasama ini akan terus berlangsung ke depan dan semakin lebih baik lagi. Dan kami juga sangat berterima kasih kepada Bapak Ruli Tanio yang bersedia memberikan ilmu tambahan kepada mahasiswa dan juga kepada kami semua,” kata Agung. (rel/mea)

Massa Ricuh, Sidang Habib Rizieq Disarankan Kembali Virtual

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Persidangan dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab disarankan kembali digelar secara virtual atau online. Sebab ketika sidang secara offline, massa pendukung Rizieq membuat kericuhan di luar gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur, hari ini.

Polisi mengamankan sejumlah simpatisan Rizieq karena dinilai memprovokasi. Beberapa orang memaksa masuk gedung pengadilan hingga berujung perdebatan dengan polisi. Kerumunan pun tak bisa dihindari.

“Keputusan awal untuk mengadakan sidang secara online sudah pasti mempertimbangkan hal-hal seperti ini. Dan nyatanya kejadian,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni kepada wartawan, Jumat (26/3/2021).

Sidang kasus Rizieq sempat digelar secara virtual untuk menghindari kerumunan di masa pandemi. Kubu Rizieq protes. Majelis hakim akhirnya mengabulkan keinginan Rizieq dan kuasa hukum agar sidang secara offline. Artinya, Rizieq hadir langsung di ruang pengadilan.

“Namun ternyata memang berakhir rusuh, sehingga saya rasa tidak ada lagi alasan untuk menggelar sidang secara offline,” tegas Sahroni.

Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi mengaku menyayangkan keputusan hakim yang mengabulkan permintaan Rizieq untuk sidang secara offline. Menurut dia, ketika massa berkerumun, maka alat kontrolnya sudah tidak ada. FPI sudah dibubarkan pemerintah. Kemudian, garis komando mantan FPI sudah tumpul.

“Nah sekarang kalau sudah begini, kita minta pertanggungjawaban siapa, pada akhirnya kembali lagi polisi yang disalahkan karena dianggap mungkin tidak bisa mengendalikan massa dan sebagainya,” ungkapnya.

Islah mengaku sejak awal sudah curiga dengan permintaan sidang offline untuk mengerahkan kekuatan massa dan menekan keputusan hakim.

“Supaya hakim terintimidasi. Ini kan sudah terbukti ketika sidang Ahok. Mereka ingin mengulangi lagi pada sidang Rizieq Shihab kali ini. Seharusnya majelis hakim mempertimbangkan ulang itu,” katanya.

Dia mengingatkan bahwa keputusan hukum harusnya antisipatif terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. “Ini kan seharusnya sudah jadi pertimbangan hakim, toh wibawa negara dengan hukum negaranya seharusnya bisa ditegakkan,” ujarnya.

Islah meyakini pihak Rizieq akan berkilah jika dimintai pertanggungjawaban atas kericuhan di sekitar gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Terkait dengan diamankannya sejumlah orang simpatisan Rizieq Shihab dalam kericuhan itu, dia menilai pada akhirnya polisi juga yang jungkir balik. Simpatisan Rizieq yang berkerumun di sekitar gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur sudah tidak punya cantolan organisasi.

“Pihak pengacara yang menjadi penjamin kepada hakim waktu itu, waktu eksepsi permohonan sidang offline, seharusnya mereka lah yang bertanggungjawab. Kalau memang ingin didakwa secara hukum dengan pasal-pasal baru, saya kira dia lah yang harus diberi tindakan,” kata Islah.(bbs/adz)

Tanoto Foundation Dukung Transformasi Pembelajaran Jarak Jauh

MEDAN,SUMUT POS.CO-Tanoto Foundation (TF) terus berkomitmen menjadi katalis untuk perubahan, menciptakan model untuk replikasi, dan mendukung perubahan kebijakan untuk keberlanjutan. Hal ini menurut Provincial Coordinator Tanoto Foundation Sumatera Utara, Yusri Nasution, sejalan dengan keadaan yang terjadi saat ini pasca pandemi Covid-19.

“Komitmen ini kami wujudkan dengan mendukung transformasi pembelajaran jarak jauh pada berbagai tingkat pemangku kepentingan, memodelkan proses transformasi dari model konvensional ke model berbasis teknologi dan menyebarluaskan praktik-praktik baik sementara mengurangi kesenjangan sumber daya,” ujar Yusri saat media gathering Tanoto Foundation yang digelar virtual, Rabu (24/3).

Yusri menyebutkan bentuk dukungan Tanoto Foundation di masa pandemi Covid-19 untuk pembelajaran jarak jauh berbasis teknologi adalah membuat modul dan panduan pembelajaran jarak jauh untuk siswa, guru, kepala sekolah, orang tua dan fasilitator.

“Ini untuk memodelkan penggunaan teknologi. Pelatihan pembelajaran jarak jauh juga kita lakukan lewat video conference hingga pendampingan jarak jauh melalui video call dan lainnya,” ujar Yusri.

Begitupun, imbuh Yusri, pihaknya tetap melakukan pemantauan dan melakukan perbaikan terus menerus berbasis data dengan melakukan pemetaan pembelajaran jarak jauh.

“Tujuannya untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan pembelajaraan jarak jauh di sekolah-sekolah mitra program PINTAR Tanoto Foundation. Memampukan PINTAR program tetap menjalankan fungsinya sebagai fasilitator/katalis perubahan sesuai dengan dinamika lapangan serta memberikan input kepada pemangku kepentingan terkait,” papar Yusri.

Yusri menambahkan, dalam melakukan aktifitas pembelajaran jarak jauh yang dipilih guru terbanyak memberikan tugas berupa soal kepada siswa (85%), meminta siswa belajar dengan menggunakan buku teks pelajaran (63%) dan meminta siswa belajar menggunakan berbagai sumber belajar digital (59%).

Masih kata Yusri, di tahun 2021, pihaknya sudah menyusun sejumlah agenda yang akan dijalankan di kabupaten/kota yang menjadi dampingan.

“Tentunya agenda kita tidak jauh-jauh dari penguatan fasilitator daerah dalam hal ini guru-guru, baik dari tingkat Sekolah Dasar hingga Menengah, termasuk juga kelompok belajar pasca pelatihan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Program Manager Medan Initiative Tanoto Foundation, Jeffrey Jeo menambahkan, di tahun ini pihaknya juga masih membuka kesempatan bagi 165 siswa dari 20 sekolah yang selama ini menjadi mitra Tanoto untuk mendapatkan beasiswa sekolah menengah.

“Sejauh ini baik jumlah penerima beasiswa maupun sekolah yang menjadi mitra masih belum bertambah. Walau demikian, tentunya ada keinginan dari kami agar bisa ditambah, mengingat masih banyak siswa dan sekolah yang membutuhkan bantuan,” ujar Jeffrey.

Dilanjutkannya, di tahun ini juga untuk pertama kalinya mereka akan menggelar gathering alumni Tanoto Youth Scholar.

“Total alumni penerima beasiswa hingga saat ini ada 550 orang. Ini rencananya akan kita kumpulkan pada bulan Juli mendatang. Jika memungkinkan kita lakukan secara tatap muka, jika tidak yah terpaksa masih harus secara virtual,” terangnya.

Sebelumnya, Direktur External Affairs Tanoto Foundation, Ari Gudadi dalam sambutannya menjelaskan, dampak dari pandemi Covid-19 yang belum berakhir turut mempengaruhi dunia pendidikan dimana sekolah-sekolah harus melakukan kegiatan belajar dan mengajar jarak jauh.

“Dalam melakukan pembelajaran jarak jauh semuanya bertransformasi. Karenanya kita membutuhkan dukungan dan gerakan secara bersama-sama untuk menumbuhkan kesadaran baik itu pemangku kepentingan, para orangtua, kepala sekolah, lurah maupun kepala desa. Kiranya kita semua bisa bertahan dan bertrasformasi menghadapi tantangan pandemi Covid-19 ini,” kata Ari Gudadi.(*)

Memutus Mata Rantai Pandemi Covid-19, Wartawan dan Tokoh Labuhanbatu Divaksin

LABUHANBATU, SUMUT POS.CO – Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu fasilitasi penyuntikan vaksin Covid-19 ke puluhan wartawan berbagai media serta sejumlah tokoh publik di Labuhanbatu, Jumat (26/3).

Wartawan, tokoh pemuda dan masyarakat serta Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu foto bersama usai pelaksanaan vaksinasi. (fajar)

Kepala Dinas Kesehatan, Kamal Ilham di aula dinas setempat di kawasan jalan KH Dewantara, Rantauprapat menjelaskan, pihaknya terus melakukan vaksinasi terhadap berbagai kalangan, baik aparatur sipil negara, tenaga kesehatan, Polri/TNI. Kini, mulai menyasar terhadap pekerja profesi seperti wartawan maupun tokoh-tokoh publik masyarakat.

Upaya itu dalam rangka memutus mata rantai sebaran Covid-19 hingga menekan jumlah warga terserang virus berbahaya itu. Namun begitu, pihaknya mengimbau agar semua kalangan tetap mengedepankan protokoler kesehatan.

Sejumlah wartawan Labuhanbatu yang turut dalam penyuntikan vaksinasi itu mengaku optimis dengan vaksin Sinovac. Konon pula, profesi wartawan yang kerap berhadapan dengan berbagai kalangan publik.

Maka, sudah sepantasnya wartawan maupun tokoh publik divaksin agar timbul kekuatan tubuh dalam menghempang sebaran virus.

“Wartawan sosok pekerja yang selalu berhadapan dengan tokoh dari berbagai kalangan ataupun daerah. Jadi, sebaiknya ikut vaksinasi,” ujar wartawan media online, Joko Gunawan diamini Bangun Hasibuan dan rekan lainnya.

Sementara, tokoh masyarakat ataupun tokoh pemuda DR HC Freddy Simangunsong MBA didampingi istrinya Hj Ellya Rosa Siregar SPd usai divaksin memberikan apresiasi kepada wartawan sekaitan keikutsertaan vaksinasi demi secara bersama-sama menekan kasus yang diakibatkan virus itu.

“Salut buat kawan-kawan wartawan yang mengikuti anjuran pemerintah. Karena, wartawan selaku bertemu dengan siapapun dan dari kalangan manapun. Kepada Kepala Dinas Kesehatan kita ucapkan terima kasih atas sambutan buat wartawan maupun para tokoh yang datang untuk divaksin,” papar Freddy Simangunsong. (fdh)

BRI Dorong Kolaborasi Antarlembaga Demi Tingkatkan Keamanan Transaksi Digital di Indonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kolaborasi berbagai pihak dalam penyediaan layanan digital terus dilakukan demi meningkatkan perlindungan terhadap pengguna. Melalui kerjasama antarlembaga, keamanan data masyarakat dapat lebih terjamin, dan potensi terjadinya tindak pidana penipuan (fraud) bisa diminimalisir.

Salah satu kolaborasi yang bisa dilakukan para pelaku industri perbankan, teknologi finansial/tekfin, regulator, dan lembaga penegak hukum adalah membuat pusat penyimpanan ataurepository yang memuat data-data oknum pelaku kejahatan siber. Keberadaan repository tersebut bisa membuat pelaku industri keuangan semakin bergerak cepat untuk menindak akun-akun para penipu.

“Karena memangperkembangan digital ini membawa dua dampak. Pertama, masyarakat akan exciting karena dia memberikan banyak kemudahan, inovasi, jadi bisa bertumbuh signifikan. Tapi yang kedua, (menimbulkan) scary / ketakutan karena risiko sibernya besar sekali. Kalau kita bicara collaborative economy seperti ini, open banking, maka memang kita butuh kolaborasi,” ujar Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo dalam webinar Katadata Indonesia Data and Economic Conference 2021, Rabu (24/3/2021).

Selama ini, BRI sebagai bank terbesar di Indonesia telah memiliki pusat data atau repository berdasarkan kerjasama perusahaan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pembuatan pusat data tersebut harus diperluas ke depannya untuk menghadirkan perlindungan menyeluruh terhadap seluruh pengguna layanan digital, baik yang dilayani oleh perbankan, perusahaan tekfin, atau pelanggan marketplace.

Repository juga bisa disediakan lembaga perbankan, fintek, dan marketplace bekerjasama dengan para operator telekomunikasi di Indonesia. Dengan melibatkan para operator telekomunikasi, pelacakan dan penindakan nomor-nomor telepon yang digunakan untuk fraud bisa berjalan lebih cepat.

Indra juga mengungkapkan, keberadaan repository bisa meminimalisir masalah yang timbul apabila masyarakat ingin mengganti nomor teleponnya. Alasannya, selama ini masih banyak masyarakat yang mengalami kendala pasca mengganti nomor telepon karena layanan perbankan yang mereka akses masih terdaftar di nomor lama.

Selain mendorong penciptaan pusat data terpadu, BRI menilai aksi cepat harus dilakukan lembaga perbankan, tekfin, atau marketplace saat menindaklanjuti dugaan penipuan yang dialami nasabah/pengguna. Penanganan yang cepat harus dilakukan untuk membatasi ruang gerak para penipu dan mencegah timbulnya kerugian yang lebih besar bagi korban.

“Di era seperti ini memang untuk menghadapi kejahatan seperti ini butuh kolaborasi industri. Saya rasa industri bisa bertumbuh cepat kalau kita meng-address problem fraud, cyber risk yang besar ini. Kita bisa bersama-sama bekerja dengan industri telekomunikasi, insyaallah ini akan tumbuh lebih sehat lagi, bisa membuka ekonomi digital di Indonesia yang jauh lebih impactful,” tambah Indra.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) pertumbuhan volume dan transaksi daring di Indonesia meningkat pesat pasca meluasnya pandemi Covid-19. Per Desember 2020, nominal transaksi masyarakat di e-commerce mencapai Rp90,28 triliun atau tumbuh 49,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pada saat yang sama, volume transaksi digital tumbuh 41 persen yoy.

BI juga mencatat pertumbuhan transaksi uang elektronik sepanjang 2020 tumbuh hingga 22 persen yoy. Pertumbuhan ini didukung banyaknya inovasi digital yang dilakukan oleh pelaku industri tekfin, perbankan, dan Industri Keuangan Non Bank (IKNB).(rel)

KPPU Soroti Persekongkolan Tender di Aceh

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kantor Wilayah I Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Ramli Simanjuntak menyoroti persekongkolan tender di Aceh. Sebab, dalam dua tahun ini ada banyak perkembangan perkara di Aceh terkait dengan persekongkolan tender, baik yang berasal dari APBD Provinsi maupun APBD Kota yang ditangani KPPU. “Baru-baru ini kasus persekongkolan tender di RS Rujukan Regional Langsa telah diputus bersalah oleh KPPU. Untuk itu perlu ada perhatian dari Pemerintah Provinsi Aceh agar jangan lagi terjadi pelanggaran UU no 5 tahun 1999,” ujar Ramli.

Dikatakan Ramli, pemerintah harus ikut serta dalam pencegahan terhadap pelaksanaan tender yang terindikasi persengkongkolan. Untuk itu, perlu edukasi dan sosialisasi pencegahan dilakukan kepala daerah kepada internal dan jajarannya.

Dalam sosialisasi dan pencegahan tersebut, Kanwil I KPPU bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh dan melakukan pertemuan dengan Gubernur Aceh, Ir H. Nova Iriansyah MT di Rumah Dinas Gubernur Aceh, Banda Aceh, kemarin.

Dalam audiensi tersebut, Ramli menyampaikan KPPU mempunyai tugas dalam memberikan saran pertimbangan dan penegakan hukum sesuai dengan UU No. 5 tahun 1999. “Pada prinsipnya, KPPU lebih mengutamakan fungsi pencegahan dan siap bersinergi dengan pemerintah Aceh untuk mencegah terjadinya pelanggaran persaingan usaha tidak sehat,” bilang Ramli.

Ramli menyebutkan dari sisi kebijakan, KPPU juga melakukan evaluasi terhadap regulasi atau kebijakan agar inline dengan prinsip persaingan usaha yang sehat. Mengingat kekhususannya, KPPU juga mendorong adanya qanun yang khusus mengatur persaingan usaha di Aceh. “Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2008, KPPU diberi kewenangan untuk mengawasi kemitraan, misalnya kemitraan di sektor perkebunan,” jelas Ramli.

Selain itu, sesuai dengan Rakornas TPID, Presiden memerintahkan KPPU untuk terlibat dalam kegiatan TPID. Untuk itu KPPU siap dilibatkan dalam kegiatan TPID di Provinsi Aceh.

Sementara itu, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyambut baik pertemuannya dengan KPPU. Gubernur sendiri juga sudah sangat memahami UU No 5 Tahun 1999. Pencegahan ini, dapat menghindari jajarannya melakukan tindak pidana korupsi. Ada tiga point yang disampaikannya. Pertama, gubernur sangat mendukung upaya pencegahan dalam penegakan hukum yang dilakukan KPPU, khususnya terkait dengan proses lelang yang dilakukan pemerintah.

Kedua, pertemuan ini sebagai pertemuan awal yang nantinya dapat ditindaklanjuti dalam bentuk MoU antara Pemerintah Aceh dengan KPPU. Ketiga, untuk hal-hal yang lebih teknis, gubernur akan menyesuaikan dari hasil koordinasi antara KPPU Kanwil I dengan dinas teknis terkait. “Pemerintah Aceh berharap KPPU dapat menjadi ruang konsultasi bagi SKPD Pemprov Aceh, khususnya Dinas PUPR ,” ujarnya. (gus/ila)

terkait upaya-upaya pencegahan persekongkolan tender. Apalagi akhir-akhir ini gubernur selalu dikaitkan dengan permasalahan tender di Aceh. Namun apabila ada bukti persekongkolan, silakan KPPU tindaklanjuti sesuai dengan aturan,” ujar Nova. (gus/ila)

Teks foto: Pertemuan Kanwil I KPPU dengan Gubernur Aceh.(ist)

Prakerja Gelombang 16 Resmi Dibuka

TUNJUKKAN: Seorang pria menunjukkan kartu Prakerja miliknya. Prakerja gelombang 16 resmi dibuka.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja resmi membuka Prakerja gelombang 16. PMO telah membuka pendaftaran kepesertaan Kartu Prakerja sebanyak 2,7 juta orang. Seluruh peserta ini tersebar dari gelombang 12 sampai 16. Setiap peserta ada kewajiban untuk membeli program pelatihan dari dana yang telah diberikan ketika terpilih sebagai peserta.

TUNJUKKAN: Seorang pria menunjukkan kartu Prakerja miliknya. Prakerja gelombang 16 resmi dibuka.

Head of Communication PMO Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, dalam aturan yang berlaku, batas waktu membeli program pelatihan berlaku selama 30 hari setelah penetapan. Jika dana pembelian program tidak digunakan dan melewati batas waktu yang ditentukan maka konsekuensinya status kepesertaannya dicabut. “Untuk gelombang 12 batas akhir pembelian pelatihan pertama adalah 1 April 2021 pukul 23.59 WIB. Kami masih memantau kemajuan para penerima Kartu Prakerja dalam membeli pelatihan pertama,” kata Louisa, Kamis (25/3).

Dengan demikian, Louisa mengatakan ada potensi pihak PMO untuk membuka pendaftaran gelombang 17 jika terbukti ada peserta yang statusnya dicabut karena tidak membelanjakan dana untuk program pelatihan.”Bila tidak maka kepesertaannya akan dicabut. Nanti kami mungkin akan membuka gelombang tambahan untuk menampung ini,” ungkapnya.

Melalui program Kartu Prakerja, pemerintah memberikan insentif kepada para pesertanya. Setiap peserta bisa mendapat sebesar Rp 3.550.000. Dari angka tersebut, Rp 1.000.000 tidak bisa diuangkan karena untuk dana pelatihan, jika tidak mengikuti pelatihan maka kepesertaan akan hangus dan uang akan dikembalikan ke kas negara.

Sisanya yakni Rp2.550.000 bisa dipegang masyarakat jika mengikuti pelatihan Kartu Prakerja. Nantinya, manfaat itu diberikan setelah mengikuti pelatihan yang akan ditransfer Rp600.000 selama empat bulan, dan jika mengisi survei sebanyak 3 kali akan dapat insentif tambahan sebesar Rp 150.000. (dtc/ila)

Telkomsel dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kolaborasi Hadirkan Layanan Hotline

Telkomsel dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) berkolaborasi menghadirkan Layanan Hotline Edukasi dan Konseling COVID-19. Layanan ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat dengan menghubungi 081-1974-0-6000 setiap hari Senin sampai Jumat pukul 09:00 – 16:00 WIB.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel memperkuat dedikasinya dalam melayani negeri melalui kolaborasi yang dijalin bersama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Pada upaya kolaboratif ini, Telkomsel menyediakan solusi CloudX Hub yang dimanfaatkan oleh PPNI untuk menghadirkan Layanan Hotline Edukasi dan Konseling COVID-19. Masyarakat sudah bisa memanfaatkan layanan tersebut untuk mendapatkan informasi komprehensif mengenai pandemi dan vaksinasi COVID-19 mulai 17 Maret 2021.

Telkomsel dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) berkolaborasi menghadirkan Layanan Hotline Edukasi dan Konseling COVID-19. Layanan ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat dengan menghubungi 081-1974-0-6000 setiap hari Senin sampai Jumat pukul 09:00 – 16:00 WIB.

SVP Enterprise Account Management Telkomsel Dharma Simorangkir mengatakan, “Telkomsel menyambut positif kolaborasi yang dijalin bersama PPNI. Kami berharap, Layanan Hotline Edukasi dan Konseling COVID-19 yang lahir dari upaya kolaboratif ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan literasi mengenai pandemi dan vaksinasi COVID-19 berbekal informasi yang akurat dari PPNI dan pemanfaatan teknologi digital dari Telkomsel. Dengan begitu, layanan tersebut juga diharapkan dapat mengakselerasikan program vaksinasi yang tengah dijalankan oleh pemerintah.”

Layanan Hotline Edukasi dan Konseling COVID-19 menjadi salah satu bentuk sumbangsih lanjutan dari PPNI bersama Telkomsel untuk kemajuan dunia kesehatan Indonesia. Layanan tersebut terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat agar akses terhadap Edukasi dan Konseling COVID-19 bisa semakin mudah didapatkan oleh setiap orang. PPNI pun memastikan seluruh petugas yang melayani telah memenuhi standar kualifikasi medis sehingga dapat memberikan pelayanan secara terarah bagi masyarakat di setiap kebutuhannya. Masyarakat bisa langsung mengakses Layanan Hotline Edukasi Vaksinasi COVID-19 dengan menghubungi 081-1974-0-6000 setiap hari Senin sampai Jumat pukul 09:00 – 16:00 WIB.

Dalam menyelenggarakan layanan tersebut, Telkomsel berperan dengan menyediakan CloudX Hub sebagai infrastruktur pembangun dari Layanan Hotline Edukasi Vaksinasi COVID-19. CloudX Hub menyediakan layanan Hotline berbasis PABX virtual yang memungkinkan setiap agen pelayanan untuk memberikan pelayanan di manapun dan kapanpun. Fleksibilitas tersebut pun didukung dengan adanya dashboard yang dapat memantau seluruh aktivitas melalui berbagai perangkat dengan mudah.

Selain memberikan tingkat fleksibilitas tinggi, CloudX Hub juga memungkinkan pengguna untuk menjalankan Hotline secara lebih efisien. Pasalnya, pelanggan enterprise tidak perlu mempersiapkan infrastruktur karena seluruh teknologi telah disediakan oleh CloudX Hub. Dengan begitu, CloudX Hub dapat memberikan lebih banyak peluang bagi pengguna untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kegiatan pelayanan, khususnya di tengah pandemi seperti saat ini.

“Ke depan, Telkomsel menatap optimis terhadap kolaborasi dengan PPNI agar dapat berjalan secara jangka panjang, sehingga manfaat dari upaya kolaboratif ini dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Sebagai leading digital telco company, Telkomsel pun akan terus bergerak maju memaksimalkan teknologi dan inovasi terdepan yang dimiliki perusahaan serta memperkuat upaya kolaboratif bersama para pemangku kepentingan untuk menciptakan lebih banyak lagi inisiatif yang mampu membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat dalam menjalani gaya hidup digital yang menyeluruh dan berkelanjutan,” kata Dharma menutup.

Sebagai bagian dari CloudX, layanan komunikasi terintegrasi berbasis cloud, CloudX Hub hadir melalui Telkomsel myBusiness, penyedia solusi bisnis komprehensif untuk segmen perusahaan, pemerintahan, hingga UMKM. Informasi lebih lanjut mengenai CloudX dan berbagai solusi enterprise menarik lainnya dari Telkomsel myBusiness dapat diakses di http://tsel.me/cloudxhub.(rel)