Home Blog Page 3670

Apreasiasi dan Konsisten Berantas Narkoba, Warga Desa Batukarang Bawa Makanan Khas ke Polres Karo

DIABADIKAN: Warga Desa Batukarang diabadikan bersama Kapolres Karo di sela-sela menyerahkan oleh-oleh ke Kapolres Karo.solideo/sumut pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Warga dan Karang Taruna Desa Batukarang, Kecamatan Payung mendatangi Mapolres Karo, Senin (22/3) siang. Mereka membawa oleh-oleh berupa uis beka buluh (Ulos Karo), sekarung beras dan makanan khas berupa cibet.

DIABADIKAN: Warga Desa Batukarang diabadikan bersama Kapolres Karo di sela-sela menyerahkan oleh-oleh ke Kapolres Karo.solideo/sumut pos.

Selain sebagai simbolis pemberantasan narkoba di Desa Batu Karang, oleh-oleh itu juga sebagai bentuk dukungan dan apresiasi warga terhadap keseriusan dan kesigapan Polres Karo dalam memberantas narkoba di desa mereka.

Kehadiran warga diterima langsung oleh Kapolres Karo, AKBP Yustinus Setyo, SH, MH di Aula Pur-pur sage Polres Karo. Turut hadir pula Waka Polres Tanah Karo, Kompol Aron T.T.M Siahaan SH, Kasat Narkoba, AKP Hendri D B Tobing SH berserta personelnya, Kasat Binmas Polres Tanah Karo, AKP Budianta, Kepala Desa Batu Karang Firdaus Bangun dan warga Desa Batu Karang berkisar 20 orang.

Dikesempatan itu, melalui Sekretaris Desa Batu Karang l, warga berterima kasih atas kinerja Polres Tanah Karo dalam memberantas Narkoba di Desa Batu Karang. Kepada Kapolres, warga berharap agar polisi tetap tegas dan konsisten dalam upaya penindakan penyalahgunaan narkoba di Tanah Karo, khususnya di Desa Batu Karang.

“Adanya peredaran narkoba membuat warga sangat resah, pasalnya banyak terjadi pencurian diakibatkan maraknya peredaran narkoba di Desa Batukarang,” ujar warga. Selain itu, lanjutnya, warga juga sangat berharap kepada Polres Tanah Karo untuk memberantas segala perjudian yang meresahkan warga Desa Batu Karang.

Menyahuti permintaan warga, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo mengatakan, bahwa sejak pertama berdinas di Tanah Karo, dia sudah mendapat info yang menyebut banyaknya peredaran narkoba di Desa Batu Karang.

“Untuk itu, dalam waktu yang lalu, kami juga telah merancang agar di Desa Batu Karang menjadi Desa Bersinar yaitu desa bersih dari narkoba,” ujarnya. Kita ketahui, lanjut Kapolres, bahwa warga dari Desa Batu Karang juga banyak yang sudah menjadi pimpinan di Polri, untuk itu mari kita jaga Desa Batu Karang agar terus dapat melahirkan generasi genarasi terbaik yang mampu menjadi pemimpin masa depan dan mari bersama berantas narkoba dari Desa Batukarang.

“Hal ini sudah menjadi tanggung jawab kami sampai ke akar akarnya, tapi kami juga butuh bantuan dari masyarakat apabila ada informasi sekecil apapun tentang peredaran narkoba ataupun perjudian agar disampaikan kepada kami agar kami dapat langsung melakukan tindakan,” ujarnya.

Perlu kita ingat, lanjut Kapolres, bahwa tidak ada orang yang hebat jika sudah menggunakan narkoba, semua bisa hancur jika sudah memakai narkoba. Mari kita bersama perangi narkoba untuk membangun bangsa.

Sementara, Kasat Narkoba Polres Tanah Karo AKP Hendri D Tobing mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Desa Batu Karang atas kerjasamanya dalam pengungkapan kasus narkoba di Desa Batu Karang. Dimana warga ikut serta membantu pihak kepolisian dalam pengungkapannya.

“Harapan kami, kita tetap menjalin kerja sama dan kami berharap kepada masyarakat apabila ada informasi sekecil apapun tentang penyalahgunaan narkoba segera sampaikan kepada kami, pasti akan terus kami tindak lanjuti,” tegasnya. (deo)

Plt Wali Kota Binjai Serahkan Laporan Keuangan

SERAHKAN: Plt Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah menyerahkan LKPD kepada Kepala BPK RI Perwakilan Sumut.SOLIDEO/SUMUT POS.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Binjai Tahun Anggaran 2020 kepada Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Sumut, Eydu Oktain Panjaitan di Kantor BPK Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (22/3).

SERAHKAN: Plt Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah menyerahkan LKPD kepada Kepala BPK RI Perwakilan Sumut.SOLIDEO/SUMUT POS.

Amir Hamzah mengatakan, penyerahan LKPD merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Binjai dalam mengelola keuangan daerah secara akuntabel. Dia menjelaskan, laporan keuangan yang telah diserahkan ini mungkin saja belum sempurna. Ketidaksempurnaan laporan itu turut dipengaruhi masa pandemi Covid-19. Dimana ada ASN Pemko Binjai yang terkonfirmasi positif. “Kami menyadari bahwa laporan keuangan yang akan kami serahkan ini mungkin saja belum sempurna. Kiranya pada audit yang kedua nanti dapat dilakukan koreksi,” kata Amir Hamzah.

Sementara, Kepala BPK RI Perwakilan Sumut mengucapkan terima kasih atas kehadiran kepala daerah yang menyerahkan laporan keuangan tahun 2020 dengan tepat waktu. Penyerahan laporan keuangan ini merupakan kewajiban yang telah ditentukan oleh Undang -undang. (ted)

Gelar Apel Pasukan Cegah Kebakaran Hutan, Kapoldasu: Hotspot di Sumut Berkurang 89 Titik

CEK PERALATAN: Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Dadang Hartanto didampingi perwakilan Kodam I/BB mengecek peralatan yang digunakan untuk antisipasi kebakaran hutan, Selasa (23/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar apel pasukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang ada di Sumatera Utara. Pelaksanaan apel ini dihadiri beberapa perwakilan dari instansi terkait, yakni Kodam I/BB dan jajaran, Basarnas, BPBD, Pemprovsu, serta PJU Polda Sumut, Selasa (23/3).

CEK PERALATAN: Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Dadang Hartanto didampingi perwakilan Kodam I/BB mengecek peralatan yang digunakan untuk antisipasi kebakaran hutan, Selasa (23/3).

Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Dadang Hartanto membacakan amanat Kapoldasu, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, mengatakan Sumatera Utara memiliki daratan seluas 7,2 hektare dengan hutan seluas 3,7 juta hektare dan lahan gambut seluas 261 hektare.

“Di Sumut juga memiliki potensi dalam menyimpan karbon yang berada di wilayah Kabupaten Labuhanbatu, Palas, Paluta, Madina, Dairi, dan Asahan,” katanya.

Dadang mengungkapkan, sebagian kebakaran hutan yang terjadi selain faktor alam dikarenakan faktor manusia baik disengaja maupun karena motif ekonomi. Seperti melakukan pembukaan lahan atau karena kelalaian.

“Sejak 2015 kebakaran hutan menjadi perhatian Presiden Joko Widodo yang selalu memberikan arahan khusus dalam penanganan karhutla,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pada 2020, kebakaran hutan sudah semakin terkoordinasi dimana jumlah kebakaran hutan mengalami penurunan dan tidak menimbulkan polusi udara lintas batas negara.

“Kita patut bersyukur pada 2020 telah terjadi penurunan jumlah 89 titik hotspot di Sumut dikarenakan banyaknya curah hujan. Di mana pada 2019 terdapat 120 titik hotspot,” tuturnya, sembari menambahkan titik hotspot terdapat di Kabupaten Tapteng, Tapsel, Madina, Taput, dan Palas.

Dikatakannya, Polda Sumut telah mengambil langkah-langkah strategis dalam hal penanganan karhutla. Pihaknya telah memprioritaskan upaya pencegahan karhutla melalui konsolidasi dan koordinasi antara TNI, Pemda se tempat, BMKG, dengan menerapkan kemajuan teknologi seperti modifikasi cuaca.

“Kita juga mengoptimalkan Satgas terpadu mendirikan poskotis lapangan serta mengadakan pelatihan dan apel bersama dengan masyarakat yang peduli api dan penindakan hukum. Mari kita berikan edukasi dan sosialisasi terus menerus kepada masyarakat dan perusahaan dengan menekankan korporasi untuk wajib mematuhi regulasi terkait kebakaran hutan di Sumut,” terangnya.

Usai menyampaikan amanat itu, Dadang bersama pejabat yang hadir dalam pelaksanaan apel gabungan melakukan pengecekan kesiapan personel dan sejumlat alat mengantisipasi kebakaran hutan. (mag-1)

Polres Langkat Sumbang 100 Hp dan Buku Bacaan untuk Pelajar Tak Mampu dan Berprestasi

SERAHKAN: Bupati Langkat Terbit Rencana PA didampingi Kapolres AKBP Edi Suranta menyerahkan handphone kepada pelajar berprestasi.ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Ikut serta mencerdaskan dunia pendidikan di Kabupaten Langkat, Kapolres AKBP Edi Suranta Sinulingga menyumbangkan 100 handphone kepada pelajar tingkat SMA seederat yang dinilai kurang mampu dan berprestasi.

SERAHKAN: Bupati Langkat Terbit Rencana PA didampingi Kapolres AKBP Edi Suranta menyerahkan handphone kepada pelajar berprestasi.ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS.

Penyerahan 100 buah handphone tersebut dihadiri Bupati Langkat, Terbit Rencana PA yang digelar di Lapangan Futsal Bharadaksa Polres Langkat, Selasa (23/3). Bupati Langkat Terbit Rencana PA memberikan apresiasi dan respon positif dengan kepedulian Polres Langkat mencerdaskan dan membantu pendidikan putra putri Langkat di tengah pandemi Covid-19.

“Pemkab Langkat siap mendukung penuh semua program Polres Langkat, yang juga merupakan program dari Kapolri,”ujar Bupati Langkat.

Kapolres Langkat menjelaskan, 100 HP android gratis beserta paket data diberikan kepada pelajar SMA sederajat yang kurang mampu tapi berprestasi. Terdiri dari 9 unit diterima oleh siswa SMA kelas X, 52 unit kepada siswa SMA kelas XI dan 26 unit untuk siswa SMA kelas XII.

Dikatakan AKBP Edi Suranta Sinulingga, sebelumnya juga telah menyumbangkan 120 hp kepada siswa siswi tingkat SD, SMP dan SMA sederajat yang berada di wilayah Polres Langkat.

“Terdiri dari 43 unit diberikan kepada siswa SD, 52 unit siswa SMP dan 25 unit siswa SMA, pada oktober 2020 lalu,”sampainya.

Selain itu, sambung Kapolres Langkat, di tahun 2020, pihaknya juga melakukan kerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Langkat, yakni meminjamkan 3.000 buku bacaan, untuk kegiatan perpustakaan keliling dengan sasaran siswa-siswi di kawasan perkebunan sampai dengan daerah pesisir.

perputakaan keliling perkebunan, sambung Kapolres, dilaksanakan oleh 12 Polsek jajaran Polres Langkat. “Dari data yang dihimpun, sebanyak 8.520 pelajar perekebunan telah merasakan manfaat program tersebut. Sedangkan perpustakaan di perairan, ada 471 pelajar yang merasakannya,”papar Kapolres Langkat.

Polres Langkat juga melaksanakan pengadaan wifi corner gratis dengan titik Polres langkat dan seluruh Polsek. (yas)

Sukseskan P4GN, Petugas Lapas Binjai Tes Urine

TES URINE: Kalapas Binjai, Maju Siburian menunjukkan sample urine yang telah diambil oleh petugas BNNK Binjai.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Binjai melakukan pemeriksaan urine terhadap seluruh pegawai, Senin(22/3). Ini dilakukan dalam rangka mendeteksi, mengantisipasi sekaligus pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Lapas Binjai.

TES URINE: Kalapas Binjai, Maju Siburian menunjukkan sample urine yang telah diambil oleh petugas BNNK Binjai.

Kalapas Binjai, Maju Amintas Siburian menyatakan, kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker bagi peserta dan petugas pemeriksa juga dilengkapi dengan alat pelindung diri.

Begitu juga dengan mengatur jarak peserta yang terdiri dari pegawai Lapas Binjai dan menggunakan handsanitizer. Baik itu sebelum dan sesudah pemeriksaan urin.

“Sementara alat yang digunakan memiliki parameter yang melakukan pendeteksian berbagai jenis narkotika. Seperti methamphetamine, kokain (COC) dan K2 atau ganja sintetis,” urai Maju ketika dikonfirmasi, Selasa (23/3).

Dia menambahkan, pemeriksaan urine dilakukan sesuai instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakat. Adalah, agar seluruh Lapas maupun Rumah Tahanan melakukan deteksi dini dalam rangka pencegahan, peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Dia menegaskan, pemeriksaan urine rencananya akan terus dilakukan secara berkala. Ini dilakukan sebagai upaya nyata untuk membersihkan lingkungan Lapas Binjai dari bahaya dan penyalahgunaan barang haram, yang merupakan musuh bangsa tersebut.

“Kami berkomitmen akan terus melakukan aksi P4GN ini secara mutlak di dalam Lapas, sehingga Lapas Binjai ini harus tetap bebas dari narkoba. Karena itu, mari kita bersama-sama melakukan pencegahan narkoba secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Pelaksanaan kegiatan tes urin dilakukan terhadap seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Binjai. Dalam test urine ini terdata ada 125 orang yang mengikuti tes urine dan dinyatakan negatif, 13 orang yang tidak hadir akan melaksanakan pemeriksaan di BNNK Binjai. (ted)

Terkait Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih, DPRD Nisel Ubah Jadwal Kegiatan

NIAS SELATAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nias Selatan menggelar rapat paripurna tentang penetapan perubahan jadwal kegiatan DPRD Kabupaten Nisel, di ruang paripurna DPRD Nias Selatan, Senin (23/3).

Seperti yang diketahui, perubahan jadwal kegiatan ini untuk menindaklanjuti proses dan penetapan calon bupati dan wakil bupati Nisel terpilih tahun 2020.

Ketua DPRD Nisel, Elisati Halawa mengatakan bahwa penjadwalan untuk menggelar rapat paripurna DPRD Nisel ini dalam rangka pengambilan keputusan DPRD terhadap perubahan jadwal kegiatan DPRD Kabupaten Nisel.

“Dengan rapat ini, maka akan ada penyesuaian dengan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. Sehingga, ke depannya akan lebih sinkron,” ujarnya.

Plt Sekwan Nisel, Jhon Leonardo Hulu menyampaikan bahwa perubahan jadwal kegiatan DPRD hanya dapat dirubah melalui Bamus DPRD dan harus mencapai quorum.

“Yang sadir saat ini lebih 20 orang anggota DPRD yang hadir, dan itu memenuhi quorum,” ucapnya.

Bupati Nias Selatan yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Gayus Duha menyampaikan bahwa lembaga DPRD Nisel melalui badan musyawarah (Bamus) atas pemberlakuan perubahan jadwal kegiatan yang disusun hanya dapat dirubah melalui rapat paripurna DPRD, dengan mempedomani UU RI No. 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU No. 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota pasal 160 ayat (2) mengenai tahapan dan mekanisme usulan pemberhentian dan pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih kepada Mendagri RI melalui Gubernur Sumatera Utara.

“Rapat paripurna ini bertujuan untuk menindaklanjuti proses dan penetapan calon bupati dan wakil bupati Nisel terpilih tahun 2020, berdasarkan peraturan pmerintah Provinsi Sumatera Utara nomor : 130/289 tanggal 19 Januari 2021, perihal pengesahan dan pengangkatan serta serahterima jabatan serta didukung lagi dengan adanya surat nomor : 131/634 tentang usul pemberhentian bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota, juga menindaklanjuti surat ketua KPU Nomo : 81/PL.02.7-SD/1214/KPU-KAB/III/2021, Kamis, (20/3) kemarin perihal penyampaian berita acara dan salinan keputusan penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Nisel terpilih,” tutur Gayus.

Gayus Duha juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Nisel terhadap respon cepat dalam menindaklanjuti hasil penetapan paslon bupati dan wakil bupati terpilih.

Dalam acara rapat paripurna penetapan perubahan jadwal kegiatan itu turut hadir perwakilan Kajari Nisel oleh Kasi Intel, Kapolres Nisel diwakili oleh Wakapolres Nisel, para OPD, Camat, Pers dan LSM. (mag-10/ram)

Air Terjun Lawu-Lawu di Nias Barat Dikembangkan dengan Konsep Desa Wisata

ALAMI: Air Terjun Lawu-Lawu di Nias Barat yang terlihat masih alami.istimewa.

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Objek Wisata Air Terjun Lawu-Lawu di Desa Sisobaöhö, Kecamatan Mandrehe Barat, Kabupaten Nias Barat, Kepulauan Nias, Provinsi Sumatera Utara, akan diresmikan bupati pada 7 April mendatang sebagai objek wisata dengan konsep wisata desa.

ALAMI: Air Terjun Lawu-Lawu di Nias Barat yang terlihat masih alami.istimewa.

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Nias Barat, Elvira Hotmulani Manik, didampingi Kabid Promosi Wisata, Odhan Daeli dan juga Kabid Budaya, Manwar Waruwu menyampaikan Informasi tersebut ketika meninjau langsung persiapan yang dilakukan Warga Desa Sisobaöhö, Jumat, (19/3).

“Kami dari Dinas Pariwisata mengapresiasi semangat gotong-royong yang dilakukan tokoh masyarakat warga desa, dan kalau Tuhan menolong tidak ada aral melintang, Objek Wisata Lawu-lawu ini akan dilaunching oleh Bupati Nias Barat tanggal 7 April,” Kata Elvira

Elvira juga memberikan motivasi kepada warga yang menyadari potensi Air Terjun Lawu-Lawu yang dengan suka rela bergotong royong membersihkan lokasi agar layak dikunjungi.

“Nanti kalau ini sudah dilaunching akan berdampak pada perekonomian warga desa,” ujarnya.

Manase Gulo sebagai Kades Sisobaöhö melaporkan bahwa persiapan sejauh ini sudah 80% dan diyakinkan dengan semangat yang dimiliki oleh warga yang terus berbenah objek wisata tersebut siap dilaunching pada tanggal 7 April.

Melihat potensi Air Terjun Lawu-Lawu yang tinggi airnya kurang lebih 30 meter dengan aliran yang cukup deras, air yang dingin dan sangat alami, pasti menarik untuk dikunjungi. Saat ini warga tengah membangun anak tangga dengan julukan tangga 100 menuju lokasi.

Kadis Pariwisata mengatakan, nanti saat launching diharapkan kehadiran perwakilan dari Kemenko Marves dan juga dari Kemenpar.

Elvira berharap Desa Sisobaöhö dapat berbenah menjadi desa wisata, karena akan menjadi perhatian untuk dikembangkan. (mag-11/ram)

Arah Kebijakan Pembangunan Tahun 2022, Nias Barat Siapkan Sistem Digital

PAPAR: Kepala Bappeda Nias Barat, Sabahati Gulo saat memberikan paparan.

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Kepala Bappeda Nias Barat, Sabahati Gulo memaparkan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan daerah Kabupaten Nias Barat Tahun 2022 di hadapan para peserta Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah yang dilaksanakan di Ruang Afo Bappeda Kabupaten Nias Barat, Senin (22/3).

PAPAR: Kepala Bappeda Nias Barat, Sabahati Gulo saat memberikan paparan.

Usai dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Nias Barat, Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Narasumber diantaranya Kepala Bappeda Kabupaten Nias Barat dengan topik Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Kabupaten Nias Barat Tahun 2022.

Dihadapan para Pimpinan OPD, Kepala Bappeda menyampaikan bahwa tema RKPD Nias Barat Tahun Anggaran 2022 adalah “Pengembangan Infrastruktur Dasar, Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Percepatan Pemulihan Ekonomi dalam rangka mewujudkan Nias Barat Bersih, Unggul dan Maju”

Pada Kesempatan itu, Sabahati Gulo memaparkan gambaran umum dan capaian pembangunan daerah Kabupaten Nias Barat pada beberapa di antaranya bidang infrastruktur, ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

Menurut Sabahati, perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Nias Barat disasarkan pada peningkatan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia, pengembangan perekonomian dan percepatan pemulihan ekonomi serta penyelenggaraan pemerintahan berbasis sistem informasi.

Selain itu, penyusunan dokumen perencanaan tahun 2022 wajib memperhatikan visi, misi dan program perioritas Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat terpilih pada Pilkada Serentak Tahun 2020.

“Berdasarkan hasil analisa terhadap kondisi dan permasalahan pembangunan daerah dan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Nias Barat Tahun 2005-2025, maka pembangunan daerah Kabupaten Nias Barat tahun 2022 disasarankan pada peningkatan infrastruktur, pembangunan Sumber Daya Manusia, Pengembangan Perekonomian dan percepatan pemulihan ekonomi serta penyelenggaraan pemerintahan berbasis sistem informasi. Selain itu, penyusunan dokumen perencanaan tahun 2022 wajib memperhatikan visi, misi dan program perioritas Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat terpilih pada Pilkada Serentak Tahun 2020,” ujar Sabahati Gulo. (mag-11/ram)

Sekda Dairi Buka MTQ ke-46

PUKUL BEDUG: Sekda Dairi, Leonardus Sihotang memukul bedug dan Forkopimda memukul gendang rebana pembukaan MTQ ke-46 tingkat Kabupaten Dairi, di Balai Budaya Sidikalang, Selasa (23/3).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi, Leonardus Sihotang membuka secara resmi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 tingkat kabupaten. MTQ memperlombakan 9 cabang dengan peserta 346 orang.

PUKUL BEDUG: Sekda Dairi, Leonardus Sihotang memukul bedug dan Forkopimda memukul gendang rebana pembukaan MTQ ke-46 tingkat Kabupaten Dairi, di Balai Budaya Sidikalang, Selasa (23/3).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Pembukaan juga diikuti peserta secara virtual dari Mimbar Utama MTQ di Desa Bintang, Kecamatan Sidikalang, Selasa (23/3). Hal itu dilakukan untuk menaati protokol kesehatan.

Ketua Panitia MTQ ke-46, Kamidun Solin mengatakan, peserta merupakan utusan dari 15 kecamatan, sekolah dan perguruan tinggi yang ada di Dairi. Pelaksanaan MTQ tahun ini, berbeda dari tahun sebelumnya. Dimana tiap pelaksanaan MTQ menghadirkan masyarakat banyak dan gelar pawai.

“Namun, kendati demikian diharapkan tidak mengurangi hikmah pelaksanaan MTQ ke-46, yang akan dilaksanakan selama 3 hari (Selasa, Rabu, Kamis),” ujarnya.

Sementara itu, Leonardus Sihotang mengatakan, MTQ merupakan kegiatan yang sudah mentradisi dan melekat dalam kultur masyarakat Indonesia, yang juga terbukti menjadi daya dorong pembangunan daerah. Selain itu, MTQ mejadi forum silaturahmi untuk memperkuat rasa persaudaraan lintas agama, etnis, masyarakat.

“Pelaksanaan MTQ digelar secara berjenjang, juara MTQ tingkat kabupaten, akan menjadi perwakilan Kabupaten Dairi mengikuti MTQ tingkat provinsi,” ungkap Leonardus Sihotang.

Leonardus mengharapkan kepada dewan hakim, agar memberikan penilaian seobjektif mungkin. Sehingga MTQ ke-46 bisa menghasilkan juara dan dapat mengharumkan nama Dairi, baik pada tingkat provinsi maupun tingkat nasional.

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh peserta menaati protokol kesehatan yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas (5m).

Pembukaan MTQ ke-46, ditandai pemukulan bedug oleh Sekda, Leonardus Sihotang serta diikuti pemukukan gendang rebana oleh Kapolres Dairi AKBP, Ferio Ginting, Dandim 0206/ Dairi, Letkol Arm Adietya Yuni Nurtono, Kajari Dairi, Syahrul Juaksha Subuki, Ketua DPRD, Sabam Sibarani, Kepala Rutan Kelas 2B Sidikalang, Japaham Sinaga, Ketua MUI Dairi, Wahlin Munthe, Ketua Forkala, Raja Ardin Ujung serta camat. (rud/ram)

Tiga Tokoh Sumut Diusul jadi Pahlawan

istimewa PAHLAWAN: Tiga nama tokoh asal Sumut, masing-masing Sanusi Pane, MH Manullang, dan HM Arsyad Thalib Lubis, diusulkan untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tiga nama tokoh asal Sumut diusulkan untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Ketiga nama tersebut adalah Sanusi Pane, MH Manullang, dan HM Arsyad Thalib Lubis.

PAHLAWAN: Tiga nama tokoh asal Sumut, masing-masing Sanusi Pane, MH Manullang, dan HM Arsyad Thalib Lubis, diusulkan untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.

“Sidang pembahasan dilakukan tiga tahap. Hari ini kita bahas pengusulan nama Sanusi Pane. Malu kita sebagai warga Sumut bila tidak tahu sosok Sanusi Pane. Sebagai pengusung Bahasa Indonesia, menurut saya beliau ini sangat layak dijadikan sebagai Pahlawan Nasional,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina, saat membuka sidang Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Sumut, di Hotel Le Polonia, Medan, Selasa (23/3).

Peserta sidang terdiri dari anggota tim pengusul yakni Balai Bahasa Sumut, perwakilan dari unsur TNI, kepolisian, pejuang, pakar, akademisi, dan sejarawan.

“Tolong berikan masukan yang bermuara pada perbaikan berkas, agar bisa melengkapi apa yang sudah ada, kalau bisa satu kali pengusulan langsung diterima,” ungkap Sabrina.

Disampaikan dia, sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), dirinya sudah membaca buku-buku sastra karya Sanusi Pane. Menurutnya, Sanusi Pane merupakan salah satu pegiat sastra yang turut membela dan memperjuangkan kemerdekaan Bangsa Indonesia.

“Bayangkan saat ini, dari ujung Aceh hingga Papua, kita bisa menggunakan satu bahasa yang dapat dimengerti satu sama lain, yaitu Bahasa Indonesia, itukan luar biasa, satu bangsa dipersatukan dengan bahasa,” ungkapnya.

Kepala Dinas Sosial Sumut Rajali mengatakan, untuk usulan tahun 2021 paling lambat minggu kedua bulan April sudah disampaikan. Karena itu diharapkan sidang TP2GD dapat segera menghasilkan nama yang akan diusulkan dari Sumut.

“Bagi yang belum memenuhi syarat untuk pengusulan, bisa diusulkan kembali tahun berikutnya. Hasil sidang nanti akan dituangkan dalam bentuk laporan yang akan diberikan untuk rekomendasi dari Pemprov Sumut kepada Kemensos,” terangnya.

Dijelaskannya, akan dilakukan tiga kali sidang untuk membahas tiga usulan nama yang diterima oleh TP2GD. Setelah membahas usulan gelar pahlawan untuk Sanusi Pane, 23 Maret 2021, tim akan pengusulan nama MH Manullang dan HM Arsyad Thalib Lubis, pada 25 Maret 2021.

Kepala Balai Bahasa Sumatera Utara (BBSU) Maryanto sebagai pengusul Sanusi Pane untuk mendapat gelar pahlawan mengatakan, ada tiga alasan kenapa Sanusi Pane layak menjadi pahlawan nasional. Pertama, karena beliau melahirkan bahasa persatuan, kemudian melakukan pergerakan pelembagaan (mendirikan Balai Bahasa), dan melakukan gerakan pelopor menggunakan Bahasa Indonesia.

Maryanto mengaku telah menyiapkan dokumen riwayat hidup Calon Pahlawan Nasional Sanusi Pane, dan juga biografinya. “Itu merupakan hasil dari penelitian bukan sembarang mengambil data. Kami sudah melakukan tiga kali kajian untuk pengusulan. Oktober 2020 kami sudah melakukan seminar kajian, dan terakhir di Februari 2021, artinya permohonan yang kami ajukan sudah dilakukan pengkajian,” jelasnya.

Anak Sanusi Pane, Nina Pane menyampaikan rasa terima kasih, dan rasa hormat setinggi tingginya, kepada pihak yang ikut mengusung nama ayahnya guna mendapat gelar Pahlawan Nasional. “Karena sesunguhnya sejak mendengarkan kabar ini, saya dan keluarga merasakan haru, saya juga mengapresiasi terkait kajian yang selama ini dilakukan oleh para peneliti, serta peran dari Pemprov Sumut yang turut mendukung pengusulan nama Sanusi Pane mendapat gelar Pahlawan Nasional,” ujarnya. (rel/prn)