Home Blog Page 3671

Oknum ASN Keroyok Masyarakat yang Mengurus KTP

DINAS: Oknum ASN inisial TAH yang memakai baju dinas ASN.

NISEL, SUMUTPOS.CO – Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) diduga melakukan pengeroyokan kepada masyarakat yang sedang mengurus KTP di Kantor Dinas Penduduk dan Catatan Sipil Kabupaten Nias, Senin (22/2). Oknum ASN tersebut berinisial TAH (55) dan menjabat sebagai Sekretaris Dinas Dukcapil Kabupaten Nias Selatan.

DINAS: Oknum ASN inisial TAH yang memakai baju dinas ASN.

Seorang saksi yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan korban penggeroyokan terlebih dahulu membanting meja sebanyak dua kali. Setelah itu, oknum ASN tersebut keluar dari ruangannya sambil teriak memanggil korban.

Korbanpun langsung lari di halaman kantor sambil dikejar oleh tenaga honorer dan kemudian dikeroyok.

Setelah beberapa orang mencoba melerai pengeroyokan tersebut, oknum ASN mencoba menghalangi wartawan yang mencoba mendokumentasikan peristiwa itu.

Oknum ASN mengeluarkan kata-kata dengan kalimat “Kamera, jangan di video kan,” ucapnya.

Wartawanpun sempat menjawab dan mengatakan, “Kenapa? Saya adalah wartawan,” ujar wartawan.

Oknum ASN tersebut menjawab “Apa wartawan-wartawan,” katanya.

Wartawan mencoba mengkonfirmasi kepada masyarakat yang menjadi korban pengeroyokan tersebut, tetapi sudah terlanjur pergi. Saat akan mengkonfirmasi kepada oknum ASN tersebut, TAH hanya diam dan tidak memberikan menjawab. (mag-10/ram)

Bupati Dairi Serahkan 67 SK PPPK Formasi Tahun 2019, Dairi Masih Kekurangan Guru

SERAHKAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Kepala BKPSDM, Dapot Hasudungan Tamba menyerahkan SK kepada salahsatu PPPK di Gor Sidikalang, Senin (22/2).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 67 orang eks tenaga honorer tenaga pendidik (guru) serta tenaga harian lepas penyuluh pertanian lapangan (THL-PPL) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, menerima SK pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

SERAHKAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Kepala BKPSDM, Dapot Hasudungan Tamba menyerahkan SK kepada salahsatu PPPK di Gor Sidikalang, Senin (22/2).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Seremoni penyerahan SK oleh Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dapot Hasungan Tamba di Gedung Olahraga Sidikalang, Senin (22/2).

Kepala BKPSDM, Dapot Hasudungan Tamba menyampaikan, ke 67 orang PPPK yang menerima SK merupakan formasi tahun 2019 yakni Guru sebanyak 22 orang dan THL-PPL sebanyak 47 orang.

“Kualifikasi pendidikan yang diangkat menjadi PPPK S1, D3 serta SMA,” ucap Dapot.

Bupati Dairi, Eddy KA Berutu menegaskan, pengangkatan tenaga honor menjadi PPPK merupakan langkah awal keseriusan, komitmen dan kepedulian Pemkab Dairi untuk memastikan sumber daya manusia (SDM) Dairi dtingkatkan di bidang pendidikan dan pertanian.

Eddy menyebut, ke 67 PPPK akan ditempatkan diberbagai kecamatan. Untuk PPL lanjut Eddy, akan terus berjuang dengan segala upaya agar setiap desa ada PPL untuk meningkatkan kualitas pertanian.

“PPL ini profesi, saya tekankan kalian harus sensitif dan bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Jangan selalu menggunakan pola lama. Gunakan tehnik budidaya pertanian, sesuai kemajuan jaman. Karena sistem pertanian juga akan memasuki digitalisasi. Mari ajari petani kita untuk berinovasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani itu sendiri,” terangnya.

Begitu juga dengan para guru, Eddy berharap guru tetap semangat mengajari para anak didik.

“Berikan motivasi bagi anak didik. Apalagi di masa pandemi Coronavirus Disiase 2019 (Covid-19) yang mengharuskan anak-anak kita belajar dalam jaringan (Daring), butuh perhatian serius agar mereka tidak tertinggal dalam pelajaran,” ungkapnya.

Bupati Eddy mengungkapkan, Pemkab Dairi masih kekurangan tenaga guru. Karena itu, pihaknya tetap mengusulkan ke pemerintah pusat untuk membuka formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Eddy meminta PPPK, bekerja tulus dari hati, memberikan jiwaraga dan perhatian untuk membantu petani dan anak didik di wilayah kerja masing-masing.

Pada kegiatan ini, hadir Kadis Pendidikan, Jonni Waslin Purba, Kadis Pertanian, Efendi Berutu, Kepala BKAD, Dekman Sitopu serta Kabid Pengadaan Mutasi dan Informasi, Martua Simarmata. (rud/ram)

Melirik Calon Wakil Wali Kota Binjai, Rizky Sitepu Didukung Dampingi Amir Hamzah

SIARAN PERS: Ketua Tim Pemenangan Juliadi-Amir Amzah (kedua dari kiri), Zainuddin Purba memberi keterangan terkait dukungan partai pengusung untuk Rizky Sitepu sebagai Wakil Wali Kota Binjai. teddy akbari/sumut pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kekosongan jabatan Wakil Wali Kota Binjai menjadi perbincangan hangat di sejumlah kedai kopi hingga media sosial warga Kota Rambutan. Karenanya, partai pengusung yang terdiri dari Golkar, Demokrat dan PPP buka suara menanggapi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

SIARAN PERS: Ketua Tim Pemenangan Juliadi-Amir Amzah (kedua dari kiri), Zainuddin Purba memberi keterangan terkait dukungan partai pengusung untuk Rizky Sitepu sebagai Wakil Wali Kota Binjai. teddy akbari/sumut pos.

Ketua Tim Pemenangan, Zainuddin Purba didampingi Ketua DPC Partai Demokrat, H Muhammad Sajali dan Ketua DPC PPP Kota Binjai, Irhamsyah Putra Pohan memberikan keterangan kepada wartawan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan dalam suasana duka atas berpulangnya Almarhum H Juliadi di Sekretariat DPC Partai Demokrat, Jalan Samanhudi, Binjai Kota, Senin (22/2).

Zainuddin yang merupakan politisi Partai Golkar mengimbau kepada pendukung maupun masyarakat Kota Binjai untuk tidak larut dalam kesedihan. “Kita ikhlaskan kepergian beliau (H Juliadi) agar tenang di alam yang telah berbeda dengan kita. Namun tujuan kita bersama dengan Pak Amir, sepakat dengan pendukung untuk mewujudkan cita-cita beliau membangun Kota Binjai ini,” kata pria yang akrab disapa Pak Uda sekaligus mantan Ketua DPRD Binjai ini.

Sejumlah nama dari politisi Partai Golkar disebut-sebut akan mengisi kekosongan jabatan Wakil Wali Kota Binjai periode 2021-2024. Adalah, H Noor Sri Syah Alam Putra, Hj Norasiah, H Muhammad Yusuf dan H Rizky Yunanda Sitepu.

Lantas, siapakah yang berpeluang besar mengisi kursi Binjai 2? “Saya mewakili DPD Partai Golkar Kota Binjai bahwasanya, kami telah sepakat mengusulkan nama yang akan menjadi Wakil Wali Kota Binjai adalah Anggota DPRD Sumut Fraksi Partai Golkar, H Rizky Yunanda Sitepu,” kata Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut ini.

Bagi Pak Uda, Rizky yang merupakan putra kedua dari tiga bersaudara, dari Bupati Langkat dua periode H Ngogesa Sitepu ini adalah sosok muda yang energik dan dapat mendampingi H Amir Hamzah menjalankan roda pemerintahan di Kota Binjai. Pernyataan senada juga diungkapkan Ketua DPC Partai Demokrat, HM Sajali yang sempat menyita perhatian masyarakat lantaran akan menduduki kursi wakil wali kota.

Pun demikian, partai besutan SBY ini telah sepakat mengusul dan merekomendasi H Rizky Yunanda Sitepu sebagai wakil wali kota. “Kami yakin, sosok beliau dapat bersinergi membantu H Amir Hamzah dalam membangun Kota Binjai. Kami harap, bisa mewujudkan keinginan saudara kami, sahabat kami, almarhum H Juliadi yang telah mendahului kita,” kata pria yang akrab disapa Bajor ini.

“Berdasarkan hasil kesepakatan Partai Persatuan Pembangunan, mengusulkan satu nama yang akan jadi Wakil Wali Kota Binjai yakni pemuda yang berenergik, H Rizky Yunanda Sitepu. Kami bersama para pendukung dan partai pengusung berharap, dapat mewujudkan keinginan saudara kami,” timpal Ketua DPC PPP, Irhamsyah Putra Pohan.

Memiliki Kesamaan Visi

Akademisi Kota Binjai, Herry Dani menilai, sosok pendamping H Amir Hamzah harus memiliki kesamaan visi, serta memiliki hubungan komunikasi dan kedekatan emosional yang baik dengan sang walikota. Dia juga tidak mempermasalahkan status dan latar belakang dari sosok pendamping Amir Hamzah nantinya.

Sebab, menurut Herry, hal terpenting yakni sosok Wakil Wali Kota Binjai nantinya merupakan figur yang berkompeten, berintegritas tinggi, memiliki track record baik, dan dekat dengan masyarakat. “Jabatan walikota dan wakil walikota pada dasarnya hampir sama, meskipun berbeda dalam hak kewenangan,” terang mantan Ketua KPU Binjai ini.

Meski demikian, dia tetap mengingatkan sekaligus menyarankan kepada parpol pengusung agar sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan Amir dalam menentukan sosok pendampingnya menjalankan roda pemerintahan di Kota Binjai. Upaya ini penting dilakukan demi menjaga kekompakan dan menyelaraskan visi pasangan kepala daerah, serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya perpecahan di tengah masa jabatan mereka.

“Tujuan utamanya itu tidak lain agar Pak Amir Hamzah dan pendampingnya nanti merasa nyaman, baik dalam bekerja, berkomunikasi, maupun saat bertukar pikiran dalam menentukan suatu kebijakan,” pungkasnya.

Diketahui bahwa saat Pilkada 2020, tiga Partai Politik pengusung yang membawa kesuksesan H Juliadi dan H Amir Hamzah, memperoleh suara terbanyak dengan total 66.623 suara, yaitu oleh Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Usai diangkat menjadi Wali Kota Binjai selanjutnya baru akan dilakukan proses pengangkatan Wakil Wali Kota Binjai. (ted)

Wisatawan Keluhkan Pungli di Pemandian Air Panas

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Karo Munarta Ginting.solideo/sumut pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Wisatawan mengeluhkan banyaknya kutipan liar di objek wisata pemandian Air Panas di Desa Doulu, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo. Anehnya, pengutipan sejumlah uang ini dilakukan oknum warga setempat dengan ‘menjual’ Badan Usaha Desa (Bumdes).

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Karo Munarta Ginting.solideo/sumut pos.

Ironisnya lagi, kutipan liar ini terus berlangsung meski Camat Berastagi telah memberikan surat teguran dan pelarangan. Plt Camat Berastagi, Ijin Gurusinga yang dikonfirmasi wartawan menegaskan, pengutipan retribusi masuk ke lokasi yang dilakukan oknum Bumdes Tunas Baru Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, telah menyalahi prosedur.

Dijelaskannya, unit usaha setiap Bumdes harus memiliki standar operasional prosedur (SOP). Pembahasan SOP-nya memang ditingkat desa, karena yang menandatangani adalah manager dan Kepala Desa. Memang katanya, Bumdes Tunas Baru Desa Doulu telah terbentuk di Desa Doulu pada tanggal 20 Juli 2020. Sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2020 di Kantor Kepala Desa Doulu.

Namun, Perdes Nomor. 05 Tahun 2020 itu bukan terkait Retribusi Dana Pemeliharaan dan Perawatan Jalan Desa Dan Jasa Pelayanan Kebersihan/Sampah Masuk ke Lokasi Doulu. Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Karo Munarta Ginting juga menegaskan pihaknya tidak pernahmemberikan ijin tentang pengutipan tersebut.

Karena hal ini, wisatawan berharap aparat penegak hukum yang berada di Kabupaten Karo segera membentuk tim supaya menangkap pelaku pengutipan liar tersebut. Karena pengutipan ini akan berdampak buruk pada citra baik pariwisata Karo. Wisatawan juga berharap dinas terkait segera melakukan berbagai langkah, agar wisatawan merasa nyaman saat berkunjung ke Tanah Karo. (deo)

BKM Al-Ikhwan Dapat Bantuan Alat Prokes Covid-19

SERAHKAN: Ketua BPBD Langkat menyerahkan bantuan alat prokes kepada ketua BKM Al-Ikhwan, Kecaatan Stabat. Ilyas/Sumut Pos .

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Langkat memberikan bantuan pelaralatan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 kepada BKM Al-Ikhwan, Kecamatan Stabat, Jumat (19/2).

SERAHKAN: Ketua BPBD Langkat menyerahkan bantuan alat prokes kepada ketua BKM Al-Ikhwan, Kecaatan Stabat. Ilyas/Sumut Pos .

Bantuan yang diberikan berupa Masker, Hand Sanitizer dan Disinfektan, atas intruksi Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui BPBD Kabupaten Langkat.

Ketua BKM Al-Ikhwan, Drs. Syahrizal MZ mengucapkan terimakasih kepada Bupati langkat, dan akan menggunakannya untuk keperluan para jamaah yang melaksanakan ibadah.

Syahrizal menyakini, bantuan yang diberikan selain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, juga menambah kenyamanan para jamaa untuk beribadah.

Sementara itu, Kahlakar BPBD Langkat, Iwan Syahri berharap bantuan yang diberikan bermanfaat dan dapat dimanfaatkan dengan baik, oleh BKM Al-Ikhwan. (yas/han)

Gereja Oikumene SPN Hinai Diresmikan, Kapoldasu: Bentuk Personel dan SDM yang Bertoleran

FOTO BERSAMA: Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin bersama Bupati Langkat Terbit Rencana PA, Forkompimda Langkat, dan para PJU Poldasu foto bersama di depan Gereja Oikumene SPN Hinai, Senin (22/2).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Gereja Oikumene yang berada di Sekolah Polisi Negara (SPN) Hinai, Kabupaten Langkat, diresmikan oleh Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin, Senin (22/2).

FOTO BERSAMA: Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin bersama Bupati Langkat Terbit Rencana PA, Forkompimda Langkat, dan para PJU Poldasu foto bersama di depan Gereja Oikumene SPN Hinai, Senin (22/2).

Peresmian Gereja Oikumene SPN Hinai itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kapoldasu, didampingi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto, Ketua DPRD Langkat serta para PJU Polda Sumut.

Kapolda Sumut melakukan pemotongan pita, dan dilanjutkan melihat bangunan Gereja Oikumene SPN Hinai yang mampu menampung 350 jemaat.

Martuani mengatakan, pembangunan Gereja Oikumene dengan tujuan untuk melengkapi sarana dan prasana ibadah di SPN Hinai, yang sebelumnya juga mendirikan Masjid Al Fathonah.

“Pembangunan rumah ibadah ini membentuk siswa Polri seutuhnya yang menjunjung toleransi. Karena SDM Polri di SPN Hinai untuk Indonesia bukan untuk siapa-siapa. Dari sini muncul SDM yang bertoleran,” katanya.

Martuani mengungkapkan, dirinya sengaja mendirikan gereja berhadapan dengan masjid. Di mana, kedua rumah ibadah itu posisinya di halaman depan SPN Hinai Poldasu.

“Siapapun yang datang langsung melihat situasi yang harmoni dan toleran serta menjadi spirit untuk anggota dan masyarakat,” ungkapnya sembari menambahkan dibangunnya Gereja Oikumene berhadapan dengan Masjid Al Fathonah di SPN Hinai menunjukan kebhinekaan.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh personel, siswa bintara maupun masyarakat untuk beribadah dengan keyakinan masing-masing. Tanpa ada menjelekkan, menyinggung dan menginterfensi agama lain. Itulah maknanya gereja ini dibangun di depan halaman,” pungkasnya. (mag-1/han)

PLN Pastikan Pasokan Listrik Food Estate di Sumut Terpenuhi

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – PLN memastikan pasokan listrik bagi Lumbung Pangan (Food Estate) di Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terpenuhi. Komitmen ini tercermin melalui pembangunan jaringan listrik dengan daya sebesar 850 kilo Volt Ampere kVA guna memasok listrik pada lahan seluas 1.000 Hektar are (Ha) tersebut.

BANGUN: PLN membangun JTM sepanjang 42,2 KMS untuk mensuplay Food Estate.


Seperti yang diketahui Sumut merupakan salah satu pilot project Food Estate Nasional yang direncanakan rampung pada tahun 2021. Nantinya, pembangunan food estate ini akan diadopsi provinsi lain untuk mewujudkan program kemandirian pangan nasional.


“Sesuai arahan pemerintah untuk mendukung pembangunan food estate PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 42,2 Kilometer Sirkuit (KMS) serta Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 11,1 KMS untuk menyuplai pasokan daya listrik sebesar 850 kVA,” jelas General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara (UIW Sumut) M Irwansyah Putra.


Irwansyah menambahkan, guna menambah keandalan pasokan, PLN juga membangun Gardu Hubung di Desa Pollung, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan.


Menurutnya, pasokan daya sebesar 850 kVa merupakan tahap awal yang menyesuaikan dengan potensi kebutuhan saat ini. “Nantinya, dengan perkembangan jumlah pelanggan dan perluasan lokasi Food Estate, PLN akan terus menambah pasokan listrik, karena saat ini sistem Sumatera Utara dalam kondisi surplus,” paparnya.


Saat ini, Sistem Kelistrikan Sumatera Bagian Utara memiliki Daya Mampu sebesar 2.820 Mega Watt (MW), sementara realisasi beban puncak sebesar 2.360 MW, sehingga memiliki cadangan daya sebesar 319 MW.


Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang ketenagalistrikan, PLN berkomitmen memenuhi kebutuhan listrik di seluruh tanah air guna menggerakan roda perekonomian bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (rel/ila)

KB Bukopin Siap Menjadi Bintang Finansial Indonesia

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Bukopin hari ini mengumumkan secara resmi pergantian identitas perusahaan menjadi KB Bukopin. Melalui publikasi di media cetak dan di situs web perusahaannya, KB Bukopin menyampaikan perubahan nama dan logo, sebagai salah satu langkah strategis yang dilakukan Perseroan dalam rangkaian proses transformasi yang dimulai sejak September 2020.

Dengan tagline ‘Bersama, Kita Bintang Finansialnya’, Perseroan mengumumkan logo barunya di empat media cetak nasional dan di situs web perusahaan. Pengumuman perubahan nama menjadi KB Bukopin pertama kali disampaikan Perseroan pada 11 Februari 2021 melalui Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia.

Menurut Corporate Secretary KB Bukopin, Meliawati, pengumuman tersebut dilakukan untuk memenuhi ketentuan regulator dan menyampaikan secara luas kepada masyarakat akan branding baru KB Bukopin.

Adapun, katanya, perubahan di berbagai atribut fisik dan digital dilakukan bertahap. KB Bukopin yakin dengan langkah transformasi yang dijalani dapat mewujudkan visi menjadi Top 10 bank di Indonesia dan menjadi pemain digital utama bagi bisnis retail dan segmen UMKM.

“Ditambah dukungan dari Pemegang Saham Pengendali, KB Kookmin Bank yang memiliki reputasi internasional dan terbukti berhasil memperluas ekspansinya di kawasan Asia Tenggara,” ujarnya.

Sementara itu, President Director KB Bukopin, Rivan A Purwantono meyakinkan bahwa transformasi yang dijalankan adalah proses yang komprehensif di berbagai lini di KB Bukopin.

“Pergantian nama dan logo ini bukan sekadar simbol. Ini adalah bentuk keseriusan kita dalam melakukan transformasi untuk menjadi lebih baik lagi, dan wujud keyakinan KB Kookmin Bank dengan potensi yang kita miliki. Sejak tahun 2018, KB memutuskan investasi di Bukopin dengan keyakinan akan terdapat kolaborasi yang sangat baik dengan kami,” ungkapnya.

Kini sebagai PSP, jelas Rivan, dukungan KB Kookmin Bank semakin solid. Kesamaan karakteristik lini bisnis di segmen retail dan UMKM, dan pangsa pasar yang dimiliki oleh KB Kookmin Bank dan KB Bukopin menjadikan kolaborasi yang sempurna dalam menciptakan pertumbuhan kinerja bisnis yang berkelanjutan ke depannya.

“Sehingga dengan penggunaan brand identity KB Bukopin, kami semakin optimis mampu perbaiki kinerja dan melayani nasabah dengan lebih baik lagi,” jelasnya.

Dalam realisasinya, kata Rivan, KB Bukopin sejak beberapa bulan terakhir berhasil meraih nasabah baru dari korporasi Korea yang beroperasi di Indonesia, berkat kuatnya reputasi brand KB.

Dia menjelaskan, KB Kookmin Bank, sebagai salah satu bank nomor satu dan di bawah naungan grup finansial terbesar di Korea Selatan, telah memiliki basis nasabah yang kuat di berbagai negara, dan hal ini juga akan dikembangkan di Indonesia bersama KB Bukopin. Selain KB Bukopin, KB Kookmin Bank sebelumya telah memperluas jaringan dengan mengakuisisi bank di China, Kamboja dan Myanmar.

Sedangkan, tambahnya, kantor cabang KB Kookmin Bank di luar Korea sudah terdapat di 15 kota, mulai dari Tokyo, Auckland, hingga New York dan London.

“KB Kookmin Bank dan KBFG memberikan dukungan yang luar biasa kepada kami, termasuk dalam penggunaan brand identity KB. Dengan iklan KB Kookmin Bank yang ditayangkan di media sejak akhir Desember lalu dengan brand ambassadornya, BTS, ikut membantu familiaritas brand KB dan Bukopin secara paralel,” tambah Rivan.

Dengan bekal serta dukungan karyawan, lanjutnya, nasabah, pemegang saham, regulator, media serta stakeholder lainnya, KB Bukopin akan terus memanfaatkan momentum untuk meningkatkan performa untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

“Pengumuman hari ini adalah milestone selanjutnya bagi kami. Komitmen kami dengan brand KB Bukopin, bersama KB Kookmin Bank untuk menjadi bintang finansial Indonesia,” tutupnya. (Mag-1)

Ini Kelebihan Redmi 9T Dibanding Pesaingnya

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Xiaomi baru saja merilis ponsel terbaru mereka yang menyasar ke kelas entry-level di Indonesia, yaitu Redmi 9T. Meskipun masuk ke dalam kelas entry, tetapi ponsel tersebut hadir dengan spesifikasi melebihi kelasnya. 

Agar dapat membuktikannya, pada kesempatan kali ini ponsel terbaru buatan Xiaomi tersebut akan dibandingkan dengan spesifikasi ponsel di kelasnya seperti Samsung Galaxy A12 dan Vivo Y30.

Kamera
Kamera belakang Redmi 9T dilengkapi dengan sistem quad-camera atau konfigurasi 4 kamera. Kamera ini terdiri dari kamera utama beresolusi 48 MP (f/1.8), kamera lensa ultra lebar beresolusi 8 MP (f/2.2), kamera makro beresolusi 2 MP (f/2.4), dan terakhir adalah kamera depth sensor beresolusi 2 MP.

Di sisi lain, Samsung juga melengkapi kamera belakang Galaxy A12 dengan konfigurasi 4 lensa. Kamera utama memiliki resolusi 48 MP (f/2.0), selanjutnya ada kamera lensa ultra lebar dengan resolusi 5 MP (f/2.2). Kamera ketiga adalah kamera makro beresolusi 2 MP (f/2.4), dan kamera terakhir adalah depth sensor.

Sedangkan Vivo Y30 memiliki pula kamera belakang 4 buah yang terdiri dari kamera utama beresolusi 13 MP (f/2.2), kamera lensa ultra lebar 8 MP (f/2.2), kamera makro beresolusi 2 MP (f/2.4), dan terakhir adalah depth sensor agar dapat memisahkan antara subjek utama dan latar belakang sehingga menampilkan efek bokeh.

Meskipun sama-sama memiliki konfigurasi 4 kamera belakang, tetapi Redmi 9T masih unggul daripada Galaxy A12 maupun Vivo Y30. Ini dibuktikan karena Redmi 9T kamera utama dengan resolusi lebih tinggi dari pada Y30, yang masing-masing menampilkan 48 MP dan 13 MP, dengan demikian detail akan lebih tajam pada Redmi 9T.

Meskipun sama-sama mengusung resolusi 48 MP, kamera utama Redmi 9T tetap lebih unggul jika dibandingkan dengan Galaxy A12. Ini dikarenakan Redmi 9T memiliki aperture yang lebih besar pada f/1.8 ketimbang Galaxy A12 (f/2.0). Sebagai informasi, aperture yang lebih besar akan menampilkan hasil lebih terang karena memungkinkan lebih banyak cahaya masuk. Ini bermanfaat ketika memotret pada minim cahaya.

Hardware
Xiaomi memperkuat ponsel Redmi 9T dengan prosesor mobile Qualcomm Snapdragon 662. Sedangkan Samsung Galaxy A12 dan Vivo Y30 keduanya sama-sama dibekali dengan prosesor mobile Mediatek Helio P35. Baik Snapdragon 662 maupun Helio P35 hadir dengan kelengkapan delapan inti serta kecepatan hingga 1.8 GHz.

Meski memiliki jumlah konfigurasi inti dan kecepatan clock yang sama, Snapdragon 662 hadir dengan basis fabrikasi 11 nm, dan Helio P35 menawarkan basis fabrikasi 12nm. Seperti yang diketahui, semakin kecil fabrikasi, maka semakin banyak transistor yang bisa ditanam dalam sebuah prosesor. Ini berujung pada performa yang semakin kencang, transistor yang lebih kecil juga membutuhkan daya yang semakin rendah.
Intinya, secara teoritis maka Redmi 9T akan lebih berperforma kencang dan efisiensi daya lebih baik jika dibandingkan dengan ponsel di kelasnya seperti Galaxy A12 dan Vivo Y30.

Layar
Redmi 9T memiliki layar berukuran 6,53 inci. Ponsel buatan Xiaomi ini memiliki ukuran layar yang agak sedikit lebih besar daripada Galaxy A12 pada 6,5 inci. Sementara itu, ukuran Redmi 9T juga memiliki ukuran yang lebih besar daripada Vivo Y30 dengan 6,47 inci. Dengan demikian, layar Redmi 9T akan lebih baik jika digunakan untuk menonton film atau bermain gim karena ukurannya lebih besar.

Selain lebih besar, keunggulan layar Redmi 9T terdapat pada resolusinya yang terbilang tinggi untuk sebuah ponsel entry-level pada 1080 x 2340 piksel. Sebagai pembanding, Samsung membekali ponsel entry-level Galaxy A12 dengan resolusi layar 720 x 1600 piksel, sedangkan Vivo Y30 memiliki resolusi layar 720 x 1560 piksel. artinya, Redmi 9T akan menawarkan detail lebih tinggi pada konten apapun, menjadikan pengalaman menonton atau apapun lebih optimal.

Layar ponsel terbaru dari Xiaomi tersebut juga dilapisi dengan proteksi Gorilla Glass sehingga tidak perlu khawatir ketika terjadi benturan yang tidak disengaja. Ada pula fitur Sunlight Mode yang memungkinkan Redmi 9T sangat minim gangguan refleksi pada layarnya ketika digunakan pada penerangan luar ruangan ketika matahari sedang bersinar cerah.
Bagi kamu yang suka membaca artikel di internet, maka tidak ketinggalan Reading Mode 2.0 yang menghindari mata lelah karena terlalu lama menatap layar. Berkat sertifikasi TÜV Rheinland. Berdasarkan spesifikasi layarnya, Redmi 9T memiliki kualitas melebihi kelasnya.

Speaker
Dalam hal speaker, Redmi 9T menjadikan efek stereo berkat integrasi driver ganda di sisi atas dan bawahnya. Fitur ini otomatis menjadikan ponsel tersebut lebih unggul jika dibandingkan dengan Galaxy A12 dan Vivo Y30 yang keduanya hanya dibekali kelengkapan speaker mono.
Sistem speaker stereo dapat meningkatkan pengalaman yang lebih sinematik ketika digunakan untuk menonton dan bermain gim. Ketika bermain gim seperti PUBG Mobile, maka efek suara stereo akan dapat membantu pemain menentukan arah datangnya langkah kaki atau senjata sehingga dapat lebih waspada. Tentu saja pengalaman ini tidak dapat dirasakan ketika ponsel tidak memiliki tata suara stereo.

Baterai
Kini saatnya membandingkan baterai antara ketiga ponsel tersebut. Xiaomi membekali Redmi 9T dengan kapasitas baterai 6.000 mAh. Di sisi lain, ponsel Samsung Galaxy A12 dan Vivo Y30 masing-masing memiliki kapasitas baterai 5.000 mAh. Dengan demikian, Redmi 9T akan memiliki daya tahan lebih panjang untuk menemani pengguna tanpa takut kehabisan baterai.

Kapasitas baterai Redmi 9T yang besar juga diiringi dengan sistem pengisian cepat (fast charging) 18W sehingga pengguna tidak perlu menunggu terlalu lama agar baterainya terisi penuh dari keadaan kosong. Sebagai informasi, Galaxy A12 dan Vivo Y30 juga memiliki sistem fast charging yang masing-masing berdaya 15W dan 10W.

Desain
Meskipun memiliki baterai yang lebih besar, tetapi Redmi 9T memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan dengan Samsung Galaxy A12, yang mana Redmi 9T berbobot hanya 198 gram dan Galaxy A12 adalah 205 gram. Dan jika dibandingkan dengan Vivo Y30 (197 gram) maka Redmi 9T hanya lebih berat 1 gram.

Selain terbilang ringan dengan baterai besar, ponsel buatan Xiaomi tersebut hadir dengan desain bertekstur yang menjadikannya lebih menarik di antara ponsel di kelasnya. Tekstur bergaris-garis kecil ini juga memungkinkan Redmi 9T tidak mudah meninggalkan noda sidik jari dan tidak licin. (rel/adz)

Hari Ini, DPRD Medan Paripurna Usulan Pelantikan Wali Kota Terpilih, Jumat, Bobby-Aulia Bakal Dilantik

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan akan menggelar sidang paripurna pengusulan pelantikan M Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan periode 2021-2024 hari ini, Selasa (23/2) pukul 10.00 WIB. Rencananya, Bobby-Aulia bakal dilantik pada Jumat (26/2) pagi, dan siangnya menyampaikan pidato pertama di sidang paripurna DPRD Medan.

“InsyaAllah untuk rapat paripurna pengusulan pelantikannya, besok (hari ini) jam 10 pagi akan digelar. Tadi pagi kita sudah rapat pimpinan dulu, dan tadi siang jam 2 kita sudah Banmuskan,” kata Wakil Ketua DPRD Medan, Rajuddin Sagala kepada Sumut Pos di ruang kerjanya, Senin (22/2)n

Dikatakan politisi PKS tersebut, paripurna tersebut mereka gelar setelah menerima salinan SK Nomor: 175/PL.02.7-Kpt/1271/KPU-Kot/II/2021 tentang penetapan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dari KPU Kota Medan. Dalam paripurna tersebut, menurut Rajuddin, akan mengusulkan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan terpilih kepada Gubernur Sumatera Utara untuk diteruskan kepada Kemendagri.

“Rencananya kalau tidak ada halangan tanggal 26 Februari nanti akan dilantik. Jadi kalau berdasarkan rencana, Jumat (26/2) pagi dilantik, terus Jumat siangnya, sehabis salat Jumat atau sekitar jam 2 siang akan ada Paripurna DPRD Medan dengan agenda pidato pertama Wali Kota dan Wakil Wali Kota di DPRD Medan,” ungkapnya.

Sedangkan khusus untuk Paripurna DPRD Medan dengan agenda usulan pelantikan yang digelar hari ini, kata Rajuddin, pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman rencananya akan hadir. Menurutnya, DPRD Medan telah mengkonfirmasi Bobby dan Aulia mengenai kehadirannya dalam paripurna hari ini. “Kami sudah konfirmasi ke Bobby dan Aulia, katanya mereka akan hadir besok (hari ini) di paripurna. Walaupun memang sebenarnya, datang ataupun tidak, paripurna tetap dapat digelar. Tapi memang akan lebih baik kalau datang, dan infonya memang akan datang,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga. Ihwan menjelaskan, jika paripurna hari ini akan menjadi dasar bagi DPRD Medan selaku representasi dari masyarakat Kota Medan untuk mengusulkan pelantikan kepada Mendagri melalui Gubernur Sumatera Utara. Selanjutnya, DPRD Medan tinggal menunggu jadwal dari pihak Kementerian Dalam Negeri untuk tanggal pelantikan. “Kita kan hanya mengusulkan pelantikan saja, sedangkan tanggal pelantikannya kita menunggu keputusan dari pihak Kemendagri,” ujarnya.

Sementara, Aulia Rachman yang dikonfirmasi wartawan, memastikan tidak akan hadir pada sidang paripurna DPRD Medan, hari ini. Menurut Aulia, saat ini dirinya masih berada di luar kota untuk sebuah keperluan, sehingga tidak bisa memenuhi undangan DPRD Medan. “Lagi di luar kota, nggak bisa hadir,” kata Aulia ketika dihubungi, Senin (22/2).

Politikus Partai Gerindra itu mengaku sedang di luar kota bersama Bobby Nasution. Sehingga mereka berdua tidak bisa hadir. “Mungkin nanti diwakili saja,” ungkapnya. (map)