Home Blog Page 3718

Program Keringanan Uang Kuliah Tunggal, USU Proses 900 Berkas Mahasiswa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Sumatera Utara (USU) tengah memproses keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang diajukan ratusan mahasiswa, yang terdampak Covid-19. Kebijakan ini, sebagai wujud Pemerintah Indonesia memberikan bantuan.

“Ada sekitar 900 mahasiswa yang telah mengajukan pengurangan UKT, dan kita sudah setujui,” ungkap Rektor USU Dr Muryanto Amin SSos MSi, Jumat (5/3).

Rektor USU ini mengatakan USU telah membuat skema apakah UKT yang diajukan mahasiswa tersebut segera diproses apakah dilakukan kekurangan, cicil atau penundaan.

Dengan itu, USU mengeluarkan kebijakan untuk membantu mahasiswa dalam keadaan tidak mampu untuk mendapatkan bantuan keinginan UKT.”Tiga skema ini akan kita lanjutkan di tahun 2021,” jelas Dr Muryanto.

Dr Muriyanto Amin menambahkan, selain 900 mahasiswa, ada penambahan mahasiswa yang mengajukan untuk pengurangan UKT.

“Kalau dirupiahkan akan ada pengurangan porsi pendapatan dari uang kuliah untuk USU sebanyak Rp120 juta,” jelasnya.

Rektor menyebutkan dalam penyeleksian atau verifikasi mahasiswa yang memeroleh keringanan UKT tersebut, USU tidak memeroses secara fisik.

“Misalnya, kita tidak melihat bagaimana kondisi ekonominya, karena ada juga mahasiswa melampirkan surat PHK orang tuanya. Tapi mereka lah kalau memang melampirkan data kondisi ekonominya, kita tidak memverifikasi secara fisik,” pungkas Dr Muryanto.(gus/azw)

Berkolaborasi Penerapan Konsep Merdeka Belajar, Kementan-Kemendikbud Dukung Duta Petani Milenial

KERJA SAMA: Penandatanganan kerja sama Kementan dan Kemendikbud mendukungan duta petani milenial terhadap penerapan merdeka belajar, kampus merdeka untuk menguatkan ketahanan pangan nasional.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan penandatanganan kerja sama dukungan duta petani milenial terhadap penerapan Merdeka Belajar, Kampus Merdeka untuk menguatkan ketahanan pangan nasional.

KERJA SAMA: Penandatanganan kerja sama Kementan dan Kemendikbud mendukungan duta petani milenial terhadap penerapan merdeka belajar, kampus merdeka untuk menguatkan ketahanan pangan nasional.

Kerja sama ini merupakan kolaborasi dan sinergitas untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang pendidikan dan pertanian.

Dalam kesempatan ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, mengatakan bahwa saat ini Kementan telah menerapkan arah kebijakan strategis, yakni pertanian berkonsep maju, mandiri dan modern.

Tiga konsep tersebut merupakan konsep jangka panjang yang disiapkan untuk mempercepat dan mendorong hadirnya kemakmuran dan kesejahteraan.

“Karena itu yang dibutuhkan kita saat ini adalah riset untuk memperkuat teknologi dan penguasaan mekanisasi. Dan pertanian pasti membutuhkan Kemendikbud untuk mempersiapkan semua kebutuhan anak anak kita. Sebab pertanian tidak pernah surut dengan kepentingan sepanjang manusia hidup,” ujar Mentan, Rabu (3/3).

Terkait hal ini, kata Mentan, konsep Merdeka Belajar merupakan langkah maju yang wajib diterapkan dalam semua lini pembelajaran. Apalagi, Kementan sendiri sudah menetapkan target pencetakan petani muda, yakni sebanyak 2,5 juta.

“Saya ingin konsep ini diterapkan untuk mengejar ketertinggalan. Apalagi target saya adalah mencetak 2,5 juta petani yang tervokasikan di bidang pertanian. Sekali lagi saya menyambut baik merdeka belajar dan saya yakin kerjasama ini membawa berkah. Saya berharap dalam waktu yang tidak lama ada sesuatu yang bisa kita hasilkan,” katanya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyambut baik kerja sama yang dilakukan dua lini kementerian ini.

Menurut Nadiem, pertanian dan pendidikan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.”Pertanian dan pendidikan itu adalah 2 lini sektor strategis, dimana keduanya tidak bisa dipisahkan. Keduanya dituntut berkolaborasi untuk mengoptimalkan potensi yang ada,” katanya.

Nadiem menambahkan, kerja sama ini meliputi penelitian, peningkatan kemampuan kapasitas SDM, penerapan reka cipta dan pengabdian masyarakat. Diharapkan, semua upaya ini mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Kita memiliki generasi emas yang harus difasilitasi dengan baik. Karena itu saya harap kerjasama ini semakin memacu semangat kita untuk bekerja lebih giat demi kesejahteraan masyarakat bangsa dan negara,” tutupnya.

Sementara Kepala Badan PPSDMP, Dedi Nursyamsi menambahkan kerja sama Merdeka Belajar adalah dengan memanfaatkan segala fasilitas kampus, jaringan kerja sama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri, serta memanfaatkan program Kementan untuk mendukung merdeka belajar, khususnya terkait implementasi dengan 8 indikator kinerja utama dan delapan program Kampus Merdeka dalam pendidikan pertanian.

“Dengan demikian, sektor pertanian turut berkontribusi dalam menjamin ketersediaan sumberdaya manusia pertanian milenial yang memiliki kompetensi dan kualifikasi yang dapat diandalkan,” pungkas Dedi. (bbs/azw)

Pendaftaran Seleksi ASN 2021 Dibuka April & Mei

SKB: Peserta CPNS saat mengikuti ujian SKB tahun lalu, di Surabaya.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah akan melakukan rekrutmen untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2021. Adapun, mulai dari seleksi Sekolah Kedinasan, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

SKB: Peserta CPNS saat mengikuti ujian SKB tahun lalu, di Surabaya.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana pun menuturkan, rencana pelaksanaan seleksi ASN 2021, di antaranya pendaftaran seleksi Sekolah Kedinasan 2021 diperkirakan akan dimulai April 2021, seleksi PPPK Guru dengan formasi 1 juta guru diperkirakan akan dilaksanakan pada Mei 2021 dan seleksi CPNS 2021 dan PPPK (Non-Guru) diperkirakan dilaksanakan pada Mei 2021. “Untuk memfasilitasi pendaftaran rekrutmen tersebut, pihaknya tengah mengembangkan platform pendaftaran terintegrasi melalui portal Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN) untuk mengakomodir rangkaian pendaftaran seluruh seleksi ASN,” ujar Bima.

Bima menguraikan, bahwa pendaftaran online untuk seleksi ASN yang disediakan dalam portal SSCASN dibagi menjadi 3 (tiga) platform utama. Antara lain Sistem Seleksi CPNS (SSCN), Sistem Seleksi CPNS melalui Pendidikan Kedinasan (SSCN Dikdin), dan Sistem Seleksi PPPK (SSP3K). Selain itu, pengolahan nilai hasil seleksi juga diintegrasikan ke dalam portal.

“Portal SSCASN juga akan menyediakan fitur pengolahan pengolahan hasil seleksi seperti SKD dan SKB. Proses pengolahan nilai yang masuk akan diproses tanpa campur tangan pihak mana pun dengan mengikuti ketentuan yang sudah ditetapkan,” ujarnya dalam ketera-ngan tertulis, Jumat (5/3).

Selanjutnya SSCASN juga diintegrasikan deng-an data NIK di Dukcapil sebagai data awal pendaftaran. Begitu pula dengan pelamar formasi Guru, SSCASN akan terintegrasi dengan pengecekan data Nomor Unik Pendidik dan Te-naga Kependidikan (NUPTK) untuk validasi yang terdata pada Dapodik yang dikelola Kemdikbud.

Sama halnya dengan pendaftaran sebelum-nya, SSCASN juga akan terintegrasi dengan akreditasi program studi maupun akreditasi universitas dan lembaga pendidikan tinggi, termasuk validasi nomor ijazah. Berikutnya untuk pe-lamar formasi tenaga kesehatan, SSCASN akan terintegrasi dengan data Surat Tanda Registrasi (STR) atas kerja sama BKN dengan Kemenkes.

Dari aspek persiapan penyusunan soal ujian, ia meminta agar penyusunan soaI-soal ujian khususnya soal SKB segera dimutakhirkan oleh masing-masing Instansi Pembina Jabatan Fungsional sesuai dengan kewenangannya. Termasuk, soal ujian untuk calon PPPK dengan menerapkan tingkat kesulitan soal sesuai standar pada level jabatan maupun antar wilayah.

Sementara untuk penyusunan soal SKD, Bima menyebutkan, saat ini sedang difinalisasi oleh Konsorsium Perguruan Tinggi. Adapun untuk pelaksanaan seleksinya, kata Bim, sistem CAT BKN akan memfasilitasi SKD dan SKB bagi CPNS, Sekolah Kedinasan, dan PPPK non-Guru, sedangkan untuk 1Juta Guru PPPK akan difasilitasi dengan UNBK Kemdikbud.

Terakhir, Bima menguraikan gambaran rencana pelaksanaan seleksi ASN 2021, di antaranya, pendaftaran seleksi Sekolah Kedinasan 2021 diperkirakan akan dimulai April 2021, seleksi PPPK Guru dengan formasi 1 juta guru diperkirakan akan dilaksanakan pada Mei 2021 dan seleksi CPNS 2021 dan PPPK (Non-Guru) diperkirakan dilaksanakan pada Mei 2021. (jpnn/ila)

Rutan Kelas IIB Sidikalang Over Kapasitas & Kekurangan Pegawai

Ka Rutan Kelas IIB Sidikalang, Kabupaten Dairi, Japaham Sinaga.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kepala Unit Pelaksana Teknis Rumah Tahanan Negara (UPT-Rutan) Kelas IIB Sidikalang, Japaham Sinaga mengatakan, saat ini penghuni Rutan Sidikalang sudah over kapasitas. Idealnya, Rutan ini hanya untuk 250 tahanan saja, sementara saat ini sudah mencapai 492 orang.

Ka Rutan Kelas IIB Sidikalang, Kabupaten Dairi, Japaham Sinaga.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

“Selain over kapasitas, saat ini Rutan Kelas IIB Sidikalang juga kekurangan pegawai,” ujarnya saat ditemui di Rutan Sidikalang di jalan Rimo Bunga, Desa Sitinjo II, Kecamatan Sitinjo, Kamis (4/3).

Dijelaskannya, kondisi saat ini, yang jaga setiap shif hanya 6 orang. Idealnya, harus ada 10 orang untuk satu shif, dan dijaga tiga tim untuk menjaga kelakuan para narapidana. Begitu juga Pos jaga, sekarang hanya diisi 2 orang.

“Jumlah pegawai Rutan Sidikalang 45 orang sudah termasuk 6 orang calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi 2019 lalu,” jelasnya.

Japaham mengatakan, CPNS itu tidak diberikan tugas untuk menjaga tempat berisiko seperti tempat penjagaan.

“Pekerjaan di Rutan ini resiko tinggi, bisa saja karena lalai, atau tidak tahu akibatnya fatal bisa dibethentikan tidak hormat karena mereka belum PNS. Sehingga CPNS tadi, sifatnya hanya membantu,” tambahnya.

Japaham menambahkan, melonjaknya penghuni di Rutan Sidikalang, kiriman dari Rutan Pancurbatu dan Kabanjahe karena disana sedang renovasi. Rutan Sidikalang memilki 4 blok dengan 34 kamar.

“Fasilitas pengamanan sudah lumayan cukup, kita hanya kekurangan pegawai,” ungkapnya. (rud/ram)

3 ASN di Kabupaten Humbahas Terbukti Langgar Kode Etik

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) kembali menjatuhkan hukuman disiplin kepada tiga ASN Pemkab Humbang Hasundutan. Ketiganya yaitu Ru, MS, dan SM terbukti bersalah terlibat dalam kegiatan politik terkait Pilkada serentak 2020.

Ketiganya merupakan, satu orang kepala bidang di Dinas Pendidikan, satu orang di Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan satu orang di Dinas Tenaga Kerja.

Ketua Bawaslu Kabupaten Humbang Hasundutan Henri Wesly Pasaribu, menerangkan, pelanggaran kode etik terbaru yang diputus oleh KASN itu ialah terkait aktivitas politik ketiga ASN Pemkab Humbang Hasundutan tersebut. Dimana, sesuai dengan temuan pihaknya bermula dalam mengawasi media sosial. Yang kemudian, Bawaslu melakukan klarifikasi dan kajian.

“Ketiga ASN ini diduga melanggar kode etik ASN lantaran menghadiri kemenangan calon Wakil Bupati pada masa masih belum ada penetapan KPU,” jelas Henri kepada wartawan, Kamis (4/3).

Selanjutnya, kata Henri, setelah melakukan kajian, pihaknya kemudian menyampaikan rekomendasi kepada KASN.

KASN pun menyatakan bahwa yang bersangkutan terbukti melanggar ketentuan Pasal 11 huruf c Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil.

Kemudian, surat keputusan bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Ketua KASN, Ketua Bawaslu nomor 05 tahun 2020, nomor 800-2836 tahun 2020, nomor 167/KEP/2020, nomor 6/SKB/KASN/9/2020 dan nomor 0314 tanggal 10 September 2020 tentang pedoman pengawasan netralitas pegawai apatur sipil negara dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020.

Dalam lampiran dinyatakan bahwa salah satu pelanggaran netralitas adalah melakukan foto bersama bakal calon/pasangan calon dengan mengikuti simbol gerakan tangan/gerakan yang mengindikasikan keberpihakan. Perbuatan tersebut dilakukan setelah penetapan calon sehingga termasuk pelanggaran disiplin PNS dan dikenakkan hukuman disiplin yang pelaksanaanya mengacu pada ketentuan PP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

“Jadi, putusan itu menyebutkan bahwa ASN tersebut terbukti telah melanggar kode etik ASN,” katanya.

Atas dugaan pelanggaran tersebut, KASN menyerahkan kepada Bupati kategori sanksi sedang apa yang akan diberikan kepada ketiga ASN tersebut.

“Apakah, sanksi penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun, penundaan gaji maksimal 1 tahun atau penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 tahun,” katanya.

“ Mana yang dipilih kita serahkan ke Bupati selaku pejabat pembina kepegawaian,” ujarnya. (des/ram)

Wakil Bupati Nias Barat Tinjau Lokasi Jembatan Bulago

Wakil Bupati Nias Barat sekaligus Bupati terpilih, Khenoki Waruwu.

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Nias Barat sekaligus Bupati terpilih, Khenoki Waruwu bersama Kepala Dinas PUPR, Hiburan Halawa, langsung turun ke lokasi jembatan yang telah rusak di Desa Lolowau Kecamatan Lahomi Kabupaten Nias Barat, Jumat, (4/3).

Wakil Bupati Nias Barat sekaligus Bupati terpilih, Khenoki Waruwu.

Jembatan Bulago telah rusak karena longsor dan sulit dilewati oleh kendaraan. Padahal jembatan ini, merupakan akses untuk keluar masuk desa yang biasanya dilintasi oleh warga setempat dan juga warga lain.

Oleh karena itu, masyarakat meminta agar Pemda Nias Barat segera menangani jembatan tersebut agar lalu lintas kendaraan warga kembali pulih.

Pada kesempatan tersebut, Khenoki Waruwu menyampaikan kepada Kadis PUPR, agar Jembatan Bulago ini yang telah ambruk dapat di bangun dalam waktu dekat dan di anggarkan di APBD Kabupaten Nias Barat.

‘’Tolong pak Kadis PUPR, agar dapat dianggarkan untuk dibangun kembali jembatan ini secepatnya,” ucap Wabup.

Menanggapi permintaan Wabup Khenoki Waruwu, Kadis PUPR Nias Barat, Hiburan Halawa mengatakan bahwa jembatan ini akan di perhatikan ke depannya. Dirinya berjanji akan mencari solusi terbaik untuk lalu lintas masyarakat sekitar.

“Kita akan pedomani kesanggupan anggaran yang ada,”katanya.

Seorang warga di Desa lolowau menuturkan bahwa jembatan Bulago ini sangat penting bagi masyarakat. Karena, jembatan ini merupakan akses jalan satu satunya yang harus dilewati oleh anak anak setempat ke sekolah dan warga untuk keperluan lainnya.

“Kami berharap supaya jembatan ini dapat di perhatikan dan di bangun oleh pemerintah Nias Barat dalam waktu cepat, sehingga terhindar dari hal hal yang tidak di inginkan,” ujarnya.

Dari pantauan di lapangan, Jembatan Bulago di Desa Lolowau Kecamatan Lahomi merupakan akses jalan masyarakat Lolowau dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga masyarakat berharap agar Pemerintah Daerah Nias Barat dapat segera membangunnya dan memperbaiki dengan secepat mungkin. (mag-11/ram)

Sejumlah Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Sidikalang

RUSAK BERAT: Salahsatu rumah warga rusak berat diterjang angin puting beliung di Kecamatan Sidikalang. Terlihat bagian atap rumah terbuka akibat terjangan angin, Jumat (5/3) di Desa Blang Malum.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Hujan deras dan angin puting beliung merusak sejumlah bangunan, menumbangkan tiang listrik dan pohon di Kota Sidikalang, pada Jumat (5/3). Bencana yang terjadi pada sore hari ini mengakibatkan sejumlah kawasan mengalami padam listrik.

RUSAK BERAT: Salahsatu rumah warga rusak berat diterjang angin puting beliung di Kecamatan Sidikalang. Terlihat bagian atap rumah terbuka akibat terjangan angin, Jumat (5/3) di Desa Blang Malum.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Pantauan wartawan, di Jalan Merdeka Sidikalang, sebanyak 4 tiang listrik tumbang akibat ditimpa pohon tumbang dan mengakibatkan listrik sempat padam. Sedangkan di sepanjang Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, sejumlah baliho dan plang merek juga rusak akibat angin kencang.

Kepala Desa Blang Malum, Sehat Hutauruk mengatakan, sebanyak 7 unit rumah milik warganya rusak, terutama bagian atapnya.

“Terdapat 4 unit rumah mengalami rusak berat dan tiga unit rusak ringan,” katanya.

Untuk rumah yang rusak berat dihuni Sabar Hutauruk (Dusun 2), Binton Simajuntak, Jufrisan Situngkir (Dusun 3), Budiman Berutu (Dusun 5).

Bencana alam itu sudah disampaikan ke BPBD Dairi dan sudah turun ke lokasi, bersama Camat Sidikalang, Babinkamtibmas, Banbisa, untuk melakukan pendataan.

Sementara itu, Camat Sidikalang, Robot Manullang lewat telepon mengatakan, selain Desa Blang Malum, Desa Huta Rakyat, Kelurahan Kuta Gambir, turut diterjang angin puting beliung. Diperkiran kerusakan rumah dari ketiga lokasi itu sekitar 18 unit.

“Masih di lokasi bersama BPBD, untuk melakukan pendataan,” ucapnya.

Dijelaskannya, pendataan dalam hal ini adalah kerugian warga, perolehan bantuan, dan tempat tinggal sementara untuk korban yang rumahnya rusak parah dampak dari bencana alam ini.

Sebelumnya, angin puting beliung juga terjadi di Kecamatan Tigalingga, Dairi, Senin (1/3) sore.

Camat Tigalingga Timbul Tamba, Selasa (2/3) lewat telepon mengatakan, 46 rumah rusak, Kantor Camat Tigalingga dan satu rumah ibadah rusak akibat angin puting beliung disertai hujan es. Bencana itu melanda Desa Tigalingga, Laubagot dan Desa Sireme.

“Sebanyak 20 unit bangunan mengalami rusak berat dan 28 unit mengalami rusak ringan. Kantor Camat Tigalingga mengalami rusak berat. Dan tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu,” kata Timbul.

Selain itu, beberapa pohon durian dan tiang listrik ikut tumbang. Tumbangnya tiang listrik di Barisan tigor Desa Tigalingga mengakibatkan listrik padam di Desa Lau molgab dan Laupakpak. Saat ini, masih proses perbaikan agar listrik segera menyala.

Saat ini, lanjut Timbul, warga yang rumahnya rusak, tinggal sementara di rumah keluarga maupun di rumah dinas camat.

Petugas kecamatan dan BPBD Dairi masih melakukan pendataan dan kalkulasi kerugian akibat bencana itu. Pemerintah akan segera menyalurkan bantuan setelah pendataan valid. “Bantuan akan segera disalurkan setelah selesai pendataan,” katanya. (rud)

Harga Komoditas Cenderung Stabil

RAPI: Pedagang cabai merah saat merapikan barang dagangannya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak awal Januari 2021, harga sejumlah komoditas terus berfluktuasi seperti harga cabai merah, cabai hijau, bawang merah, bawang putih dan lainnya. Nah, pada awal Maret sejumlah harga mulai terpantau cenderung stabil.

RAPI: Pedagang cabai merah saat merapikan barang dagangannya.

Pantauan di Pusat Pasar Kota Medan harga cabai merah terpantau stabil diharga Rp38.000 per kg. Harga hari ini turun Rp2.000 dari harga sehari sebelumnya yang berada di harga Rp40.000 per kg.

“Jumat (5/3), harga cabai merah turun jadi Rp 38.000 per kg, semalam di harga Rp 40.000 per kg. Beda dengan bawang merah harganya saat ini Rp 28.000 per kg, ada kenaikan Rp 4.000 dari satu hari sebelumnya Rp 24.000 per kg. Kalau cabai hijau juga masih biasa saja Rp 24.000 per kg. Bawang bombai Rp 20.000 per kg,” terang Inang Laris salah satu pedagang cabai di Pusat Pasar Medan, Jumat (5/3).

Sementara itu harga tomat turun di harga Rp 10.000 per kg karena beberapa hari lalu sempat diharga Rp 14.000 per kg. Sedangkan untuk stok komoditas ini, dikatakan Inang Laris cukup melimpah sehingga tidak ada kekhawatiran akan stok.

“Kalau untuk stok biasanya saya ambil ke Pasar Induk di Lau Cih atau di Pasar MMTC Pancing sebanyak 100 kg biasanya sampai 200 kg. Tapi sejak pandemi pengambilan stok saya kurangi hingga 50%. Masih banyak pedagang yang tidak bisa jualan di masa pandemi ini. Begitupun saya bersyukur masih bisa stok hingga 100 kg,” jelasnya.

Sementara itu, amatan di Pasar Simpang Limun Medan, harga komoditas ini juga terpantau normal. “Cabai merah hari ini dijual diharga Rp 36.000 per kg, harga cabai hijau Rp 24.000 per kg. Tomat lah yang memang masih bertahan mahal di harga Rp 11.000 per kg,” terang Siska salah satu pedagang cabai di kawasan Pasar Simpang Limun Medan.

Lanjutnya, harga bawang merah yang sedikit mahal di harga Rp 32.000 per kg berbeda dengan harga bawang putih Rp 24.000 per kg.

“Kemarin kan sempat hujan deras itu juga yang buat harga bawang merah sedikit mahal. Kalau hujan terus cepat merusak buahnya. Tapi stok saat ini masih cukup banyak kok,” pungkasnya.(gus/ram)

Pegadaian Perpanjang Program Gadai tanpa Bunga

SAMBUT: Karyawan PT Pegadaian saat menyambut nasabah yang akan melakukan transaksi.penanganan pengaduan Tindak Pidana.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Pegadaian (Persero) memperpanjang program Gadai Peduli yakni gadai tanpa bunga (bunga 0%) untuk pinjaman kurang dari Rp 1 juta, sampai tanggal 30Juni 2021. Perpanjangan program ini dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan masyarakat di tengah pandemi.

SAMBUT: Karyawan PT Pegadaian saat menyambut nasabah yang akan melakukan transaksi.penanganan pengaduan Tindak Pidana.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto mengatakan bahwa program bunga 0% merupakan bukti kepedulian perusahaan terhadap masyarakat selama pandemi Covid-19.

“Program Gadai Peduli ini sudah berlangsung Mei 2020. Hingga akhir Desember 2020 tercatat program ini sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 2,82 juta nasabah dengan total pinjaman Rp1,85 triliun dengan rata-rata pinjaman Rp686 ribu. Kami berharap, program ini bias membantu masyarakat dalam menghadapi kesulitan,” ujarnya.

Lebih lanjut Kuswiyoto mengajak masyarakat untuk terus mematuhi protocol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Ia juga mengajak semua pihak untuk aktif mendukung pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi agar tercipta herd immunity sehingga pandemi Covid-19 segera berlalu.

Program Gadai Peduli merupakan program pemberian pinjaman tanpa bunga yang diberikan kepada masyarakat seperti mahasiswa, ibu rumah tangga, buruh, maupun kalangan masyarakat dengan barang jaminan tertentu. Program ini berlaku untuk nasabah baru dengan pinjaman sampai dengan Rp1 juta, jangka waktu kredit maksimal 90 hari.

Program ini dapat diakses di seluruh outlet Pegadaian dengan cara menggadaikan barang, dan melampirkan fotokopi KTP, Kartu Keluarga serta mengisi formulir yang sudah disiapkan. Agar program ini bermanfaat bagi lebih banyak orang, setiap keluarga hanya boleh mengakses satu transaksi.

“Perpanjangan program ini membuktikan komitmen Pegadaian sebagai Agen Pembangunan sejalan dengan semangat BUMN Untuk Indonesia. Selain melalui program Gadai Peduli, Pegadaian juga terus berperan aktif dalam pemulihan ekonomi nasional baik melalui produk, layanan, bahkan program CSR yang dilakukan,” pungkas Basuki. (rel/ram)

Aceh Bakal Diserbu Turis Arab

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Beberapa waktu ke depan, Indonesia khususnya Aceh bakal dibanjiri turis asal Uni Emirat Arab (UEA). Pasalnya, pemerintah baru saja meneken kerja sama pariwisata dengan UEA.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan UEA baru saja menandatangani letter of intent untuk proyek khusus di Aceh. Presiden Joko Widodo pun sudah memberi lampu hijau untuk proyek ini.

“Saya rasa kita punya peluang investasi baru untuk turis di Aceh. Mereka menandatangani letter of Intent untuk proyek khusus ini. kami melakukan studi ini dengan sangat cepat. Presiden sudah kasih lampu hijau saat kami bertemu di Istana Bogor siang tadi,” kata Luhut dalam konferensi pers di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Jumat (5/3).

Dia menjelaskan dalam dua bulan akan ada pengembangan pariwisata di daerah Singkil, Aceh. Potensi investasi yang bisa bergulir mencapai US$ 500 juta atau sekitar Rp 7 triliun.

“Dalam waktu 2 bulan ke depan kami akan dapat melihat kemajuan proyek ini di daerah Singkil. Menurut saya, dengan teman baik saya, Tuan Suhail, proyek ini bisa mencapai US$ 500 juta,” ungkap Luhut.

Dia menjelaskan pariwisata akan dikembangkan di pulau-pulau kosong yang ada di Aceh, di sana akan ada pembangunan beragam resor wisata.

“Nanti ini adalah resor wisata, ada pulau kosong ini di suatu tempat di sekitar area ini,” ujar Luhut. (dtc/ram)